Andik Wijaya,MD,MRepMed
Founder YADA Institute
PERSEVERANCE
Perseverance: persistence in
doing something despite difficulty or
delay in achieving success.
[Oxford Languages, 2020]
Bagi seorang pelari marathon,
perseverance berarti tetap berlari
meskipun jalanan sepi, tidak ada
penggembira yang bertepuk tangan,
kaki penuh luka, dan garis akhir tidak
kunjung terlihat.
Bagi seorang petani, perseverance
berarti tetap menanam meskipun
hasil panen pada musim sebelumnya
tidak menggembirakan, tetap
memupuk dan menyiram meskipun
pertumbuhan tanaman tampak tidak
sesuai harapan.
Bagi seorang prajurit, perseverance
berarti tetap berada di medan
pertempuran, meskipun banyak
rekan seperjuangan telah
berguguran.
Andik Wijaya,MD,MRepMed // PERSEVERANCE // Work From Home: August – September 2020 a
Apa makna perseverance bagi
saudara?
99% manusia di muka bumi yang
hidup pada saat ini, tidak ada yang
memiliki pengalaman menghadapi
pandemi, yang dalam waktu hanya 9
bulan ini telah merenggut satu juta
kehidupan.
Kita sepakat, covid-19 pandemic
membuat hampir semua orang di
seluruh dunia mengalami berbagai
kesulitan yang tidak diketahui kapan
akan berakhir.
Dalam situasi seperti sekarang ini,
kualitas seseorang bisa dilihat dari
kadar perseverance yang ada pada
dirinya.
Bila saudara memiliki perseverance,
saudara akan memiliki ketahanan
untuk melewati musim dingin yang
penuh badai ini, dan tetap mencapai
Divine Purpose yang Allah tetapkan
bagi saudara.
Andik Wijaya,MD,MRepMed // PERSEVERANCE // Work From Home: August – September 2020 b
June 2021. The world has been in
pandemic mode for a year and a half.
The virus continues to spread at a slow
burn; intermittent lockdowns are the new
normal. An approved vaccine offers six
months of protection, but international
deal-making has slowed its distribution.
An estimated 250 million people have
been infected worldwide, and 1.75
million are dead. [The Pandemic’s Future;
Journal Nature; August 6, 2020]
Scientific prediction, menyatakan:
Pada Juni 2021, SARS-CoV2 masih
terus menyebar meskipun lambat;
Buka tutup dalam pembatasan sosial
di suatu wilayah akan sering
dilakukan; Vaksin sudah bisa
dimanfaatkan, meskipun hanya
memberikan kekebalan selama 6
bulan, dan setelah itu perlu divaksin
ulang; 250 juta orang di seluruh
dunia akan terinfeksi dan 1,75 juta
meninggal dunia.
Tahun 2021 akan menjadi tahun
transisi menuju kondisi sebelum
terjadi pandemi. Diharapkan pada
Andik Wijaya,MD,MRepMed // PERSEVERANCE // Work From Home: August – September 2020 c
tahun 2022 semua orang diberbagai
belahan dunia telah beradapsi
dengan normal baru sehingga
kehidupan sosial dan ekonomi bisa
kembali pada level sebelum pandemi
terjadi.
Dengan kata lain, bagi mayoritas
orang, tahun 2020-2021 adalah
seperti musim dingin ekstrim dan
berlangsung sangat lama; Dalam
kondisi seperti ini, ada baiknya kita
memahami hibernation yang
dilakukan oleh species tertentu
sebagai manifestasi perseverance
agar bisa survive melewati ganasnya
musim dingin.
Hibernation, a state of greatly reduced
metabolic activity and lowered body
temperature adopted by certain
mammals as an adaptation to adverse
winter conditions. The true hibernator
spends most of the winter in a state
close to death; in fact, the animal may
appear to be dead. The body
temperature is close to 0° C (32° F); the
respiration is only a few breaths per
Andik Wijaya,MD,MRepMed // PERSEVERANCE // Work From Home: August – September 2020 d
minute; and the heartbeat is so slow and
gradual as to be barely perceptible.
Exposed to moderate warmth, the
animal slowly awakens, requiring an
hour or more to reach an alert state.
[Zoology/Encyclopædia Britannica, 2020]
Survival mode adalah “tombol yang
harus ditekan” oleh mereka yang
terdampak covid-19 pandemic agar
survive melewati “turbulence” yang
sedang terjadi.
Di “musim dingin” yang penuh badai
ini, ada 4 dimensi kehidupan (tubuh,
jiwa, sosial-ekonomi, spiritual) yang
harus dikelolah dengan bijak
menggunakan strategi hibernation –
survival mode.
Pada prinsipnya, hibernation adalah
menurunkan semua proses
metabolisme tubuh ketingkat yang
paling rendah, sehingga kebutuhan
energi sangat minimal. Hibernation
adalah strategi yang dilakukan untuk
efisiensi energi tubuh agar survive
melewati winter.
Andik Wijaya,MD,MRepMed // PERSEVERANCE // Work From Home: August – September 2020 e
Strategi hibernasi, harus dilakukan di
level negara, perusahaan, dan rumah
tangga. Tulisan ini akan fokus pada
strategi hibernasi di level rumah
tangga.
Survival mode untuk dimensi
tubuh. Hidup mati memang ada di
tangan Tuhan, tetapi merawat
kesehatan tubuh adalah tanggung
jawab manusia.
Tubuh manusia adalah sasaran
utama SARS-CoV2, karena itu
survival mode pada dimensi ini
adalah fokus melakukan upaya
perlindungan diri agar tidak tertular
virus yang mematikan ini.
Berdasarkan scientific prediction di
atas, kita harus melihat tahun 2020-
2021 sebagai suatu gap year.
A gap year is a period of time during
which a student takes a break from
studying after they have finished school
and before they start college or
university. [Collins Dictionary, 2020]
Andik Wijaya,MD,MRepMed // PERSEVERANCE // Work From Home: August – September 2020 f
Dalam pemahaman yang lebih luas,
suatu gap year adalah masa dimana
kita menunda pencapaian berbagai
goals yang telah kita tetapkan
sebelumnya.
Bagi seorang pelajar, gap year
berarti menunda kuliah; Bagi
profesional, gap year bisa memiliki
arti berhenti melakukan pekerjaan
formal dalam kurun waktu tertentu;
Bagi pengusaha gap year bisa
memiliki arti menunda pembukaan
cabang baru; Bagi pasutri gap year
bisa memiliki arti menunda
kehamilan.
Apa makna gap year bagi saudara?
Banyak orang yang menganggap gap
year sebagai pemborosan waktu.
Kelompok seperti ini cenderung
memilih hidup tanpa jeda, yang
berpotensi mengalami burn out dan
semakin tidak produktif hidupnya.
Apakah gap year merupakan bentuk
pemborosan waktu yang sia-sia?
Andik Wijaya,MD,MRepMed // PERSEVERANCE // Work From Home: August – September 2020 g
In fact, in the United Kingdom and in the
United States, students who had taken a
Gap Year were more likely to graduate
with higher grade point averages than
observationally identical individuals who
went straight to college, and this effect
was seen even for gap year students
with lower academic achievement in
high school [Crawford and Cribb 2012,
Clagett 2013].
Penelitian di atas menyatakan gap
year memiliki dampak positif pada
prestasi akademik mahasiswa yang
bersangkutan.
Gap year bagi para pekerja biasanya
disebut sabbatical leave.
Sabbatical leave: a period of time during
which someone does not work at his or
her regular job and is able to rest, travel,
do research, etc. [Merriam-Webster, 2020]
Apakah hal seperti ini hanya ada
pada zaman kita? Tentu tidak, di
Alkitab sudah ada fenomena gap
year atau sabbatical leave; Seperti
kisah berikut ini:
Andik Wijaya,MD,MRepMed // PERSEVERANCE // Work From Home: August – September 2020 h
Lalu berkatalah Elia, orang Tisbe, dari
Tisbe-Gilead, kepada Ahab: "Demi
Tuhan yang hidup, Allah Israel, yang
kulayani, sesungguhnya tidak akan ada
embun atau hujan pada tahun-tahun ini,
kecuali kalau kukatakan." Kemudian
datanglah firman TUHAN kepadanya:
"Pergilah dari sini, berjalanlah ke timur
dan bersembunyilah di tepi sungai Kerit
di sebelah timur sungai Yordan.
[1 Raja-Raja 17: 1-3]
Elia dipakai Tuhan untuk
menubuatkan terjadinya kemarau
panjang, yang mengakibatkan krisis
hebat pada masyarakat zaman itu.
Saat krisis terjadi akibat kemarau
panjang yang dinubuatkannya,
Tuhan memberi perintah kepada Elia
untuk mengambil gap year –
sabbatical leave. Dalam kurun waktu
tersebut, Elia berhenti melakukan
pekerjaan yang biasanya dia
lakukan.
Kita hidup dalam masyarakat di
mana produktifitas, efisiensi bahkan
Andik Wijaya,MD,MRepMed // PERSEVERANCE // Work From Home: August – September 2020 i
filosofi time is money mengalir dalam
darah hampir semua orang.
Di kelas kepemimpinan, produktifitas
seringkali disebut sebagai salah satu
ukuran penting kualitas
kepemimpinan seseorang.
Semua hal tersebut menyebabkan
kesibukan, jadwal, itinerary dianggap
sebagai simbol keberhasilan
seseorang. Bahkan ada orang
tertentu yang membanggakannya.
Sungguh sangat mengejutkan ketika
Tuhan sendiri memberi perintah
kepada Elia untuk mengambil gap
year, berhenti melakukan pekerjaan
rutin yang biasa dilakukannya,
selama 3 tahun.
Bukankah kisah ini menyatakan:
pada masa tertentu, it’s okay for
“doing nothing”.
Elia menjalani masa “hibernasi”
selama 3 tahun; Dalam kurun waktu
tersebut Elia mengambil sabbatical
Andik Wijaya,MD,MRepMed // PERSEVERANCE // Work From Home: August – September 2020 j
leave, berhenti melakukan pekerjaan
yang biasanya dia lakukan.
Elia adalah seorang pemimpin yang
hebat. Pemimpin yang hebat tahu
saat yang tepat untuk mengambil gap
year – sabbatical leave, karena pada
saat tertentu, siapapun kita, termasuk
para pemimpin, it’s okay for “doing
nothing”.
Pada masa covid-19 pandemic ini,
mungkin Tuhan menghendaki
saudara untuk mengambil gap year –
sabbatical leave – “hibernation”.
Tidak perlu merasa bersalah jika
produktifitas saudara turun, tidak
perlu merasa malu jika saudara tidak
sesibuk dulu, percayalah pada saat
tertentu, it’s okay for “doing nothing”.
“Doing nothing” pada waktu tertentu
terbukti memiliki banyak manfaat
bagi orang yang melakukannya:
You’ll be mentally stronger. While a
2014 study from University of Virginia
Andik Wijaya,MD,MRepMed // PERSEVERANCE // Work From Home: August – September 2020 k
showed that more people would rather
receive electric shocks than be alone
with their thoughts, research shows that
mentally strong people take time to be
alone with their thoughts.
You’ll be more compassionate. When
you disengage the distractions and
stresses of every day, the solitude gives
you a chance to consider and better
understand the human condition, and
delve more deeply into your innermost
feelings and convictions.
You’ll cope better with change and
the unexpected. The HSE Laboratory
of Positive Psychology tested 200
students and found that those who felt
good about alone time tended to be
more mature and more resilient to life’s
challenges.
You’ll feel more well-rested. A survey
of 18,000 participants showed that
“spending time on my own” and doing
nothing was one of the top choices on
how to recharge.
You’ll be happier. A 2016 study
published in the British Journal of
Psychology asked 15,000 adults about
their levels of life satisfaction, and found
Andik Wijaya,MD,MRepMed // PERSEVERANCE // Work From Home: August – September 2020 l
that people who spent more time alone
with less social interaction felt more
fulfilled.
You’ll be more productive. People
who take some down time find that
when they return to the usual daily
activities, they feel rejuvenated and
better equipped to get things done.
You’ll be more creative. A 2017 study
from the University of Buffalo showed
that individuals who spent time alone
were better able to express themselves
creatively.
You’ll be better at solving problems.
Stepping back and clearing your mind,
even sleeping on a problem, is often the
shortest distance between you and your
best answers.
You’ll be more self-reliant. Being fully
engaged in our work, family and social
circles breeds a dependence on others,
while being alone generates self-
esteem, self-dependency and self-
reliance.
You’ll reboot your brain. Seizing some
unscheduled time can give you a break
to let many thoughts settle, which
Andik Wijaya,MD,MRepMed // PERSEVERANCE // Work From Home: August – September 2020 m
makes it easier to restart your mental
processes.
You’ll concentrate better. The influx of
email, texts, phone messages and other
communications eat our bandwidth and
clutter our thinking. Declaring a
moratorium on such input makes it
possible to take back control of your
thoughts and mental capacity.
You’ll think more deeply. Our days are
so packed with stuff to do and think
about, it’s hard to separate out a little
time to ponder the most important things
in life. Taking a little time out gives you
an opportunity to ruminate on your key
values, beliefs and organizing principles.
You’ll be less stressed. A research
project at the University of Rochester in
2017 showed that quiet time slowed
down the parts of the brain that caused
heightened awareness, which led to
easier access to relaxed states.
[Dr.Agasar Andrew, The Secret Benefits of
Doing Nothing, 2017]
Pada masa gap year – sabbatical
leave – “hibernation” ini saudara bisa
fokus merawat kesehatan tubuh
Andik Wijaya,MD,MRepMed // PERSEVERANCE // Work From Home: August – September 2020 n
saudara, agar bisa perseverance
menanti datangnya “musim semi”
dan siap melanjutkan semua
tanggung jawab saudara, dengan
kualitas yang lebih baik.
Saat ini, merawat kesehatan dengan
baik berarti melakukan berbagai
upaya agar saudara tidak tertular
SARS-CoV2. Ikuti panduan praktis
dalam e-book yang saya tulis berikut
ini: https://bit.ly/EBookAdaptation
Survival mode untuk dimensi jiwa.
Berdiam diri bukan sesuatu yang
mudah untuk dilakukan, terutama
bagi para workaholic. Tetapi ada saat
di mana kita harus banyak berdiam
diri dihadiratNya.
Saya yakin, covid-19 pandemic yang
sedang terjadi saat ini, sedang
dipakai Tuhan agar kita banyak
berdiam diri dihadiratNya.
Diamlah dan ketahuilah, bahwa Akulah
Allah! Aku ditinggikan di antara bangsa-
bangsa, ditinggikan di bumi.[Mazmur 46:10]
Andik Wijaya,MD,MRepMed // PERSEVERANCE // Work From Home: August – September 2020 o
Selama masa gap year – sabbatical
leave – “hibernation” saudara harus
merawat kesehatan mental saudara
dengan baik, agar saudara bisa
memiliki perseverance. Karena itu
saudara harus trampil mengelola
stress yang saudara alami. Ikuti
panduan praktis yang saya paparkan
dalam rekaman webinar ini:
https://bit.ly/Covid19STRESSvideo
Cara terbaik untuk mengelolah stress
adalah mengucap syukur.
Janganlah hendaknya kamu kuatir
tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah
dalam segala hal keinginanmu kepada
Allah dalam doa dan permohonan
dengan ucapan syukur. Damai sejahtera
Allah, yang melampaui segala akal,
akan memelihara hati dan pikiranmu
dalam Kristus Yesus. [Efesus 4:6-7]
Bila hati kita dilingkupi oleh damai
sejahtera, maka perseverance akan
menjadi bagian hidup kita.
Sebaliknya, kekuatiran, kepanikan
akan menguras energi mental kita.
Andik Wijaya,MD,MRepMed // PERSEVERANCE // Work From Home: August – September 2020 p
Bila energi mental kita terkuras, kita
akan sulit bertahan, apalagi
melanjutkan perjalanan.
Siapakah di antara kamu yang karena
kekuatirannya dapat menambahkan
sehasta saja pada jalan hidupnya?
[Matius 6:27]
Saat menjalani gap year – sabbatical
leave, kita “hibernation”, kita “doing
nothing”. Inilah saat di mana kita
berdiam diri menanti-nantikan
pertolongan Tuhan; Ketahuilah:
Orang-orang yang menanti-nantikan
TUHAN mendapat kekuatan baru:
mereka seumpama rajawali yang naik
terbang dengan kekuatan sayapnya;
mereka berlari dan tidak menjadi lesu,
mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.
[Yesaya 40:31]
Survival mode untuk dimensi
sosial. Kita hidup di era hyper social,
yang diakselerasi oleh berbagai
platform social media.
Social media memang memiliki
manfaat yang luar biasa, tetapi
Andik Wijaya,MD,MRepMed // PERSEVERANCE // Work From Home: August – September 2020 q
perbagai penelitian menunjukan,
dampak negatifnya sangat banyak
juga.
Evidence is mounting that there is a link
between social media and depression.
In several recent studies, teenage and
young adult users who spend the most
time on Instagram, Facebook and other
platforms were shown to have a
substantially (from 13 to 66 percent)
higher rate of reported depression than
those who spent the least time. A 2017
study of over half a million eighth
through 12th graders found that the
number exhibiting high levels of
depressive symptoms increased by 33
percent between 2010 and 2015. In the
same period, the suicide rate for girls in
that age group increased by 65 percent.
[Increases in Depressive Symptoms, Suicide-
Related Outcomes, and Suicide Rates Among
U.S. Adolescents After 2010 and Links to
Increased New Media Screen Time; Journal
Clinical Psychological Science, 2017]
Survival mode yang harus kita
lakukan, di area kehidupan sosial
agar perseverance kita diperkuat
adalah: memilih dan membatasi
Andik Wijaya,MD,MRepMed // PERSEVERANCE // Work From Home: August – September 2020 r
diri dalam penggunaan social media.
Pilihlah social media yang membuat
saudara memiliki informasi yang baik,
benar, akurat dan membangun.
Sebaiknya saudara keluar dari
kelompok social media tertentu yang
tidak bisa menyaring informasi, selalu
menyebar hoax, yang membuat
saudara menjadi konsumtif, yang
terus menerus memprovokasi
persaingan hidup yang tidak sehat,
debat kusir, bahkan pertengkaran.
Batasi penggunaan social media.
Jangan terhubung dengan social
media selama 24/7, saudara bisa
atur waktu 1 jam sehari untuk
memeriksa berbagai social media
yang baik yang saudara pilih.
Dengan melakukan social media
distancing, saudara akan memiliki
banyak waktu untuk berdiam diri,
dalam masa gap year – sabbatical
leave yang saudara jalani, sehingga
Andik Wijaya,MD,MRepMed // PERSEVERANCE // Work From Home: August – September 2020 s
saudara bisa menjalani masa
“hibernation”, dengan efektif.
Janganlah kamu sesat: Pergaulan yang
buruk merusakkan kebiasaan yang baik.
[1 Korintus 15:33]
Melakukan social media distancing,
tidak berarti memutus semua relasi
sosial. Kita justru harus merawat
relasi sosial yang baik, di mana kita
bisa memberikan kontribusi yang
positif pada hidup orang lain, dan di
saat yang bersamaan menerima
kontribusi yang baik dari komunitas
sosial kita, seperti yang
difirmankanNya:
Bertolong-tolonganlah menanggung
bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi
hukum Kristus. [Galatia 6:2]
Yang terkait erat dengan dimensi
sosial adalah area ekonomi. Covid-
19 Pandemic menghantam keras
perekonomian global. Saat ini banyak
negara telah masuk dalam jurang
resesi ekonomi.
Andik Wijaya,MD,MRepMed // PERSEVERANCE // Work From Home: August – September 2020 t
Some 1.6 billion people employed in the
informal economy – or nearly half the
global workforce - could see their
livelihoods destroyed due to the
continued decline in working hours
brought on by lockdowns to curb the
spread of COVID-19.
Due to lockdowns, or because they work
in hard-hit sectors, these workers
globally have seen a 60 per cent drop in
income during the first month of the
crisis.
This translates into a more than 80 per
cent decline in Africa and the Americas,
70 per cent in Europe and Central Asia,
and 21.6 per cent in Asia and the
Pacific. [ILO, April 28, 2020]
Saya tidak bermaksut mengulas
perekonomian global, karena hal
tersebut di luar kompetensi saya.
Saya hanya ingin memaparkan
kepada saudara bahwa berdasarkan
data di atas, hampir separuh tenaga
kerja di seluruh dunia, terdampak
bahkan kehilangan pekerjaan akibat
Covid-19 Pandemic ini.
Andik Wijaya,MD,MRepMed // PERSEVERANCE // Work From Home: August – September 2020 u
Jadi kalau kita tarik dalam skala yang
lebih kecil, sekitar setengah anggota
group sosial media di mana kita
bergabung, separuh anggota jemaat
gereja di mana kita berjemaat
bergumul dalam soal keuangan.
Kalau kita paham akan situasi ini,
seharusnya kita bisa lebih peka atas
kondisi komunitas kita.
Dalam situasi saat ini, tentu ada yang
justru sedang mengalami loncatan
ekonomi. Perusahaan farmasi, alat
kesehatan, sarana kerja-pendidikan
jarak jauh adalah beberapa jenis
usaha yang sedang booming saat ini.
Jadi secara sederhana, ada tiga
kelompok kondisi financial akibat
Covid-19 Pandemic, yaitu kelompok
yang ekonominya sedang tumbuh
pesat, kelompok yang mengalami
penurunan ekonomi, dan kelompok
yang mengalami defisit ekonomi.
Akan sangat baik jika kelompok yang
Andik Wijaya,MD,MRepMed // PERSEVERANCE // Work From Home: August – September 2020 v
sedang mengalami pertumbuhan
ekonomi mengulurkan tangan
kepada kelompok yang mengalami
defisit ekonomi, sebagaimana
diperintahkan dalam Firman Tuhan:
Janganlah kamu lupa berbuat baik dan
memberi bantuan, sebab korban-korban
yang demikianlah yang berkenan
kepada Allah. [Ibrani 13:16]
Saya tahu, mayoritas pembaca
tulisan ini adalah kelompok yang di
tengah, yaitu kelompok yang sedang
mengalami penurunan ekonomi.
Jika saudara sedang mengalami
penurunan ekonomi, saudara harus
segera menekan tombol survival
mode, agar saudara tidak masuk ke
dalam jurang defisit ekonomi.
Engkau dapat minum dari sungai itu,
dan burung-burung gagak telah
Kuperintahkan untuk memberi makan
engkau di sana. [1 Raja-Raja 17:4]
Pada saat Tuhan memberi perintah
Andik Wijaya,MD,MRepMed // PERSEVERANCE // Work From Home: August – September 2020 w
kepada Elia untuk mengambil gap
year – sabbatical leave, Elia harus
menjalani “hibernation”.
Selama masa “hibernation” ini Elia
harus menjalani kehidupan yang
sederhana, sekedar memenuhi basic
need nya; Minum dari sungai dan
makan kiriman buruk gagak.
Seperti yang saya uraikan di atas,
kita harus menyiapkan diri agar bisa
melewati “musim dingin” ekstrim ini,
yang kemungkinan akan berlanjut
sampai akhir 2021.
Jadi masih ada 5 trimester [oktober –
desember 2020; januari – maret 2021; april –
juni 2012; juli – september 2021; oktober –
desember 2021], yang kemungkinan
harus kita jalani dengan survival
mode.
Salah satu cara sederhana dalam
mengelolah keuangan keluarga
adalah: Jika kita tidak bisa
menambah penghasilan, setidaknya
Andik Wijaya,MD,MRepMed // PERSEVERANCE // Work From Home: August – September 2020 x
kita harus trampil dalam mengurangi
pengeluaran.
Sekarang ini adalah saat yang tepat
untuk menerapkan financial wisdom
di atas.
Berikut ini adalah beberapa langkah
yang saya lakukan di keluarga saya,
yang bisa saudara pertimbangkan:
1. Buatlah daftar pengeluaran yang biasa
saudara belanjakan.
2. Coret pengeluaran yang tidak
esensial.
3. Jika memungkinkan, carilah substitusi
yang lebih murah untuk pengeluaran
esensial saudara.
Jika saudara melakukannya dengan
teliti maka saudara bisa
memproyeksikan berapa kebutuhan
hidup saudara setiap bulan, dan total
sampai akhir tahun 2021.
Setelah itu buatlah perencanaan
bagaimana saudara memenuhi
kebutuhan tersebut. Setidaknya ada
tiga sumber keuangan yang bisa
Andik Wijaya,MD,MRepMed // PERSEVERANCE // Work From Home: August – September 2020 y
saudara gunakan untuk memenuhi
basic need keluarga saudara, yaitu:
1. Penghasilan saat ini.
2. Tabungan.
3. Aset.
Sedapat mungkin basic need
keluarga kita terpenuhi dari hasil
kerja saat ini, jika tidak pikirkanlah
sumber penghasilan tambahan yang
tidak memiliki resiko atau beresiko
sangat kecil.
Berhati-hatilah dengan berbagai
tawaran usaha, kerjasama, investasi
yang menjanjikan keuntungan besar
dalam waktu yang cepat.
Jika sangat diperlukan jangan
merasa sayang untuk menggunakan
tabungan yang saudara miliki. Dalam
situasi saat ini, dalam hemat saya
jauh lebih baik saudara
menggunakan tabungan untuk
memenuhi basic need, dibandingkan
dengan menggunakan tabungan
untuk merintis usaha baru yang
Andik Wijaya,MD,MRepMed // PERSEVERANCE // Work From Home: August – September 2020 z
memiliki potensi tidak berhasil dan
menimbulkan kerugian besar.
Jika penghasilan saat ini ditambah
tabungan yang dimiliki tidak cukup
untuk memenuhi basic need sampai
akhir 2021, maka saudara harus
membuat perencanaan untuk
melepas sebagian aset yang saudara
miliki. Dengan perencanaan yang
baik, saudara bisa melepas sebagian
aset saudara, terutama yang liquid,
dengan harga baik.
Dalam situasi seperti sekarang ini
jangan menambah pinjaman, karena
bunga pinjaman yang harus saudara
bayar akan semakin membebani
kondisi keuangan saudara.
Bila saudara memiliki pinjaman di
bank dan saudara mengalami
kesulitan untuk membayar, datanglah
ke bank yang memberi saudara
pinjaman untuk menegosiasikan
jadwal pelunasan yang paling sesuai
dengan kondisi saudara. Tidak perlu
Andik Wijaya,MD,MRepMed // PERSEVERANCE // Work From Home: August – September 2020 aa
merasa inferior, karena saat saudara
mengambil kredit di bank, tangan
saudara di atas – memberi
keuntungan pada bank tersebut.
Jangan pernah mengabaikan kredit
yang jatuh tempo, karena saudara
akan diangap wanprestasi, tidak
memiliki itikad baik, dan pada
akhirnya saudara pasti akan
mendapat penalty. Tetapi jika
saudara melakukan negosiasi,
saudara bisa meminta penjadwalan
baru, sampai “musim semi” tiba.
Dalam skala kecil, berhati-hatilah
dengan kartu kredit. Dalam masa
seperti ini, kartu kredit bisa menjadi
jerat keuangan bagi orang tertentu.
Jika saudara menggunakan kartu
kredit pastikan saudara bisa
membayar semua tagihan tepat
waktu. Jangan terkecoh oleh tawaran
pembayaran dengan cicilan, karena
bunganya akan makin membebani
keuangan saudara.
Andik Wijaya,MD,MRepMed // PERSEVERANCE // Work From Home: August – September 2020 bb
Jangan pernah menerima tawaran
ready cast yang di transfer dari kartu
kredit ke rekening saudara, karena
pada akhirnya bunga yang harus
saudara bayar akan semakin
membebani keuangan saudara.
Pengalaman saya membuktikan,
strategi pengelolaan keuangn
sederhana di atas sangat efektif
untuk merawat kesehatan keuangan
keluarga; Ingat:
Janganlah kamu menjadi hamba uang
dan cukupkanlah dirimu dengan apa
yang ada padamu. Karena Allah telah
berfirman: "Aku sekali-kali tidak akan
membiarkan engkau dan Aku sekali-kali
tidak akan meninggalkan engkau."
[Ibrani 13:5]
Pada akhirnya, kunci perseverance,
yang memungkinkan kita bisa
bertahan sampai garis akhir adalah
anugerah Tuhan.
Perseverance dalam dimensi spiritual
bukan sekedar bertahan dalam
Andik Wijaya,MD,MRepMed // PERSEVERANCE // Work From Home: August – September 2020 cc
menghadapi badai covid-19
pandemic, tetapi semua badai yang
akan kita alami di sepanjang
kehidupan kita di muka bumi.
Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut
bekerja dalam segala sesuatu untuk
mendatangkan kebaikan bagi mereka
yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka
yang terpanggil sesuai dengan rencana
Allah. [Roma 8:28]
Apakah yang dimaksutkan dengan
kebaikan dalam ayat di atas? Dan
bagaimana supaya kita bisa
mengalami kebaikan itu? Silahkan
baca uraiannya dalam e-book yang
saya tulis berikut ini: bit.ly/GODPandemic
Roma 8 : 28 bekerja seiring dengan
kaidah perseverance.
Survival mode dalam 3 dimensi
(tubuh, jiwa, sosial) yang kita bahas di
atas memerlukan peran aktif
manusia, akan tetapi perseverance
dalam dimensi spiritual yang menjadi
penentu keberhasilan survival mode
Andik Wijaya,MD,MRepMed // PERSEVERANCE // Work From Home: August – September 2020 dd
yang kita lakukan, seutuhnya
bergantung pada anugerah Tuhan.
Akan hal ini aku yakin sepenuhnya,
yaitu Ia, yang memulai pekerjaan yang
baik di antara kamu, akan
meneruskannya sampai pada akhirnya
pada hari Kristus Yesus. [Filipi 1:6]
Semua hanya karena anugerahNya.
Di luar Kristus kita adalah manusia
berdosa, yang mengalami kerusakan
total dan mati rohani.
Tidak ada seorangpun yang berakal
budi, tidak ada seorangpun yang
mencari Allah; Semua orang telah
menyeleweng, mereka semua tidak
berguna, tidak ada yang berbuat baik,
seorangpun tidak; Karena semua orang
telah berbuat dosa dan telah kehilangan
kemuliaan Allah. [Roma 3: 11,12, 23]
Tanpa anugerahNya kita tidak
mungkin bisa merespon kasih Allah.
Karena itu di dalam kedaulatan
kasihNya, Allah memilih kita tanpa
syarat, sebelum dunia dijadikan,
untuk menerima anugerahNya.
Andik Wijaya,MD,MRepMed // PERSEVERANCE // Work From Home: August – September 2020 ee
Sebab di dalam Dia Allah telah memilih
kita sebelum dunia dijadikan, supaya
kita kudus dan tak bercacat di hadapan-
Nya. Dalam kasih Ia telah menentukan
kita dari semula oleh Yesus Kristus
untuk menjadi anak-anak-Nya, sesuai
dengan kerelaan kehendak-Nya, supaya
terpujilah kasih karunia-Nya yang mulia,
yang dikaruniakan-Nya kepada kita di
dalam Dia, yang dikasihi-Nya. Sebab di
dalam Dia dan oleh darah-Nya kita
beroleh penebusan, yaitu pengampunan
dosa, menurut kekayaan kasih karunia-
Nya, yang dilimpahkan-Nya kepada kita
dalam segala hikmat dan pengertian.
Sebab Ia telah menyatakan rahasia
kehendak-Nya kepada kita, sesuai
dengan rencana kerelaan-Nya, yaitu
rencana kerelaan yang dari semula
telah ditetapkan-Nya di dalam Kristus.
[Efesus 1: 4-9]
Kita sungguh bersyukur, saat kita
bisa menyebut Yesus Kristus sebagai
Tuhan dan Jurus selamat pribadi. Ini
adalah karya Roh Kudus yang
melahir-barukan orang pilihan. Jika
kita bisa masuk ke dalam kelompok
orang pilihan yang jumlahnya sedikit,
Andik Wijaya,MD,MRepMed // PERSEVERANCE // Work From Home: August – September 2020 ff
dari begitu banyak orang yang
dipanggil, kita harus bersyukur,
sebab bukan kita yang memilih
Tuhan, tapi Tuhanlah yang memilih
kita karena anugerahNya.
Tetapi ketika nyata kemurahan Allah,
Juruselamat kita, dan kasih-Nya kepada
manusia, pada waktu itu Dia telah
menyelamatkan kita, bukan karena
perbuatan baik yang telah kita lakukan,
tetapi karena rahmat-Nya oleh
permandian kelahiran kembali dan oleh
pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh
Kudus, yang sudah dilimpahkan-Nya
kepada kita oleh Yesus Kristus,
Juruselamat kita, supaya kita, sebagai
orang yang dibenarkan oleh kasih
karunia-Nya, berhak menerima hidup
yang kekal, sesuai dengan
pengharapan kita. [Titus 3: 4-7]
Bukan kamu yang memilih Aku,
tetapi Akulah yang memilih kamu.
Dan Aku telah menetapkan kamu,
supaya kamu pergi dan menghasilkan
buah dan buahmu itu tetap, supaya apa
yang kamu minta kepada Bapa dalam
nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.
[Yohanes 15:16]
Andik Wijaya,MD,MRepMed // PERSEVERANCE // Work From Home: August – September 2020 gg
Sebab banyak yang dipanggil, tetapi
sedikit yang dipilih. [Matius 22:14]
Kalau kita melihat ke belakang, kita
sadar dan sangat bersyukur karena
Allah tidak pernah menyerah dan
berhenti mengasihi kita, meskipun
kita tidak segera merespon kasihNya
pada kita.
Kasih Allah yang penuh kesetiaan
inilah yang pada akhirnya membuat
kita membuka hati menerima
anugerahNya. Kita bersyukur, karena
kasih dan pilihan Allah atas hidup
orang percaya tidak pernah gagal,
karena Allah itu setia.
Jika kita tidak setia, Dia tetap setia,
karena Dia tidak dapat menyangkal diri-
Nya. [2 Timotius 2: 13]
Jika Allah telah sejauh itu
melimpahkan kasihNya kepada kita,
sudah sepatutnya kita meyakini
bahwa Allah akan memelihara iman
kita sampai akhir, sehingga semua
yang dijanjikannya kita terima secara
Andik Wijaya,MD,MRepMed // PERSEVERANCE // Work From Home: August – September 2020 hh
sempurna di dalam kekekalan.
Saat Petrus berada pada titik
terendah imannya, Tuhan Yesus
menopang dan memulihkannya.
Simon, Simon, lihat, Iblis telah menuntut
untuk menampi kamu seperti gandum,
tetapi Aku telah berdoa untuk engkau,
supaya imanmu jangan gugur. Dan
engkau, jikalau engkau sudah insaf,
kuatkanlah saudara-saudaramu.
[Lukas 22:31-32]
Inilah yang membuat Petrus yang
pernah menyangkal Tuhan pada
akhirnya memiliki perseverance.
Anugerah yang sama dialami oleh
Paulus, sehingga dia bisa berkata:
Aku telah mengakhiri pertandingan yang
baik, aku telah mencapai garis akhir dan
aku telah memelihara iman.
Sekarang telah tersedia bagiku mahkota
kebenaran yang akan dikaruniakan
kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil,
pada hari-Nya; tetapi bukan hanya
kepadaku, melainkan juga kepada
semua orang yang merindukan
kedatangan-Nya. [2 Timotius 4: 7-8]
Andik Wijaya,MD,MRepMed // PERSEVERANCE // Work From Home: August – September 2020 ii
Rasul Petrus, Rasul Paulus, dan
semua orang pilihan di segala zaman
memiliki iman sampai akhir, karena
Allah yang memanggil mereka
adalah Allah yang setia. Allah yang
setia berkata:
"Aku sekali-kali tidak akan membiarkan
engkau dan Aku sekali-kali tidak akan
meninggalkan engkau." [Ibrani 13: 5b]
Inilah yang membuat semua orang
pilihan memiliki perseverance.
Perseverance dalam hidup orang
pilihan tidak bersumber dari kekuatan
dirinya sendiri, tetapi bersumber dari
kesetiaan Allah.
Jika perseverance yang Allah
limpahkan pada kita menjamin kita
sampai di garis akhir dengan
selamat, apa yang kita takutkan saat
kita melewati “musim dingin” di masa
covid-19 pandemic ini? Ketahuilah,
Pencobaan-pencobaan yang kamu
alami ialah pencobaan-pencobaan
biasa, yang tidak melebihi kekuatan
Andik Wijaya,MD,MRepMed // PERSEVERANCE // Work From Home: August – September 2020 jj
manusia. Sebab Allah setia dan karena
itu Ia tidak akan membiarkan kamu
dicobai melampaui kekuatanmu. Pada
waktu kamu dicobai Ia akan
memberikan kepadamu jalan ke luar,
sehingga kamu dapat menanggungnya.
[1 Korintus 10:13]
Be persevere!
Surabaya, 1 Oktober 2020
Andik Wijaya,MD,MRepMed
Founder YADA Institute
http://bit.ly/HeWillCarryYou
Andik Wijaya,MD,MRepMed // PERSEVERANCE // Work From Home: August – September 2020 kk
Dear friends
BBC
Be Best Campaigne adalah program
US First Lady untuk anak-anak
terlantar.
BBC bertujuan untuk memastikan
setiap anak mendapatkan care and
support of loving, permanent
families. [FoxNews, July 30, 2020]
Setiap anak memiliki kebutuhan
dalam 4 dimensi hidupnya (fisik,
psikologis, sosial, spiritual); Jika
kebutuhan tersebut dipenuhi sesuai
dengan tahap pertumbuhannya,
maka anak akan berkembang
maksimal dan mencapai tujuan
ilahinya; Para orang tua perlu
memperlengkapi diri agar bisa
"mengasah" anak-anaknya, sebab:
Seperti anak-anak panah di
tangan pahlawan, demikianlah
anak-anak pada masa muda.
[Mazmur 127:4]
Be WiSe!
Sabtu, 1 Agustus 2020
Draw/YADA Institute
Andik Wijaya,MD,MRepMed // Work From Home // August – September 2020 // Day 1 of 61
Dear friends
Kfar Kama
Kota kecil dekat Mount Tabor,
Israel.
Dalam suatu penggalian
archeology ditemukan reruntuhan
bangunan gereja tua yang sangat
artistik, berumur sekitar 1300th, di
Kfar Kama. [The Times of Israel, July 28,
2020]
Bangunan gereja bisa saja runtuh
karena bencana alam,
peperangan, bahkan alih fungsi
yang kadang tidak bisa dihindari;
Tetapi gerejaNya akan tetap ada
sampai kekekalan; Karena itu,
sebagai bagian dari gerejaNya:
Sujudlah menyembah kepada
TUHAN dengan berhiaskan
kekudusan, gemetarlah di
hadapan-Nya, hai segenap bumi!
[Mazmur 96:9]
Have a blessed sunday!
Minggu, 2 Agustus 2020
Draw/YADA Institute
Andik Wijaya,MD,MRepMed // Work From Home // August – September 2020 // Day 2 of 61
Dear friends
GMT
Greenwich Mean Time adalah "garis
waktu" yang disepakati sebagai
patokan waktu internasional.
180° ke arah timur maupun ke arah
barat dari GMT disebut sebagai
IDL/International Date Line; IDL
adalah the line of demarcation, di
mana "hari baru" di mulai. [Time and
Date, 2020]
Akan tetapi setiap negara/kota
melakukan penyesuaian waktu
setempat berdasarkan perhitungan
derajad GMT dan IDL serta
mempertimbangkan saat terbit dan
terbenamnya matahari di daerah
tersebut; Kita bersyukur jika hari ini
kita masih bisa melihat terbitnya
matahari; Sesungguhnya:
Tak berkesudahan kasih setia
TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-
Nya, selalu baru tiap pagi; besar
kesetiaan-Mu! [Ratapan 3:22-23]
Be WiSe!
Senin, 3 Agustus 2020
Draw/YADA Institute
Andik Wijaya,MD,MRepMed // Work From Home // August – September 2020 // Day 3 of 61
Dear friends
LamPORE
Metode-alat yang dikembangkan
untuk mendeteksi SARS-CoV-2
oleh the Oxford Nanopore, UK.
LamPORE mampu menyelesaikan
analisa 96 specimens swab dalam
waktu kurang dari 2 jam; LamPORE
diharapkan akan menjadi rapid test
SARS-CoV-2 yang bisa dilakukan
secara masal dan murah. [The Oxford
Nanopore, August 3, 2020]
Jika deteksi SARS-CoV-2 bisa
dilakukan dengan cepat, masal dan
murah, maka Covid-19 Pandemic
diharapkan bisa segera terkendali;
Covid-19 Pandemic semakin
menyadarkan kita bahwa hidup itu
sangat berarti; Karena itu:
Biarlah segala yang bernafas
memuji TUHAN! Haleluya!
[Mazmur 150:6]
Be WiSe!
Selasa, 4 Agustus 2020
Draw/YADA Institute
Andik Wijaya,MD,MRepMed // Work From Home // August – September 2020 // Day 4 of 61
Dear friends
RLF-100
RLF-100 (Aviptadil) adalah suatu
Vasoactive Intestinal Polypeptide.
Penderita Covid-19 yang mengalami
gangguan pernafasan berat,
ternyata cepat membaik ketika diberi
RLF-100; Kini FDA memberi ijin fast
track untuk ujiklinis RLF-100.
[NeuroRx Pharma, August 4, 2020]
Ada banyak hasil penelitian obat
maupun vaksin untuk Covid-19 yang
menjanjikan; Tetapi yang terpenting
bagi masyarakat luas adalah:
melindungi diri sendiri agar tidak
tertular, dan waspada agar tidak
terkecoh dengan berbagai tawaran
produk yang tidak memiliki bukti
ilmiah, karena itu:
Arahkanlah perhatianmu kepada
didikan, dan telingamu kepada
kata-kata pengetahuan.
[Amsal 23:12]
Be WiSe!
Rabu, 5 Agustus 2020
Draw/YADA Institute
Andik Wijaya,MD,MRepMed // Work From Home // August – September 2020 // Day 5 of 61
Dear friends
Article-915
UU di Korea Selatan yang mengatur
pendisiplinan anak oleh orang tua
mereka.
Sebagian orang tua di Korsel
terbukti menganiaya anak mereka
dan berlindung pada Article-915
tersebut; Untuk melindungi anak-
anak, the Ministry of Justice
mendesak untuk amendment
produk hukum tersebut.
[The Korea Herald, August 4, 2020]
Agar anak-anak bertumbuh dan
berkembang menjadi pribadi yang
Tuhan inginkan, disiplin dan kasih
harus berjalan seimbang
(http://bit.ly/InfoParenting) ; Karena itu:
Bapa-bapa (dan para ibu),
janganlah bangkitkan amarah di
dalam hati anak-anakmu, tetapi
didiklah mereka di dalam ajaran
dan nasihat Tuhan. [Efesus 6:4]
Be WiSe!
Kamis, 6 Agustus 2020
Draw/YADA Institute
Andik Wijaya,MD,MRepMed // Work From Home // August – September 2020 // Day 6 of 61
Dear friends
Nintendo
Perusahaan digital game asal Jepang
ini memperoleh peningkatan profit
sebesar 428%.
Lockdown di berbagai negara
menyebabkan banyak orang
mengalami kebosanan, kejenuhan,
'kelebihan waktu'; Digital game seperti
nintendo dipilih oleh sebagian orang
untuk mengatasi situasi tersebut.
[CNBC, August 6, 2020]
Covid-19 Pandemic membuat irama
hidup terasa "melambat"; Namun
waktu yang kita miliki di muka bumi
akan terus berkurang dengan
kecepatan yang konstan.
Karena itu, perhatikanlah dengan
saksama, bagaimana kamu hidup,
janganlah seperti orang bebal,
tetapi seperti orang arif, dan
pergunakanlah waktu yang ada,
karena hari-hari ini adalah jahat.
[Efesus 5:15-16]
Be WiSe!
Jumat, 7 Agustus 2020
Draw/YADA Institute
Andik Wijaya,MD,MRepMed // Work From Home // August – September 2020 // Day 7 of 61
Dear friends
Personality
Karakterisitik unique seseorang yang
dibentuk oleh patterns of thinking,
feeling and behaving. [APA, 2020]
Dibentuk sejak dalam kandungan;
Dipengaruhi oleh faktor genetik,
hormonal dan pola asuh orang tua.
Firman Tuhan serta pengetahuan
medis-psikologis sangat bermanfaat
bagi para orang tua yang ingin
melakukan peran parenting dengan
baik; Para orang tua, mari kita kerjakan
tugas parenting dengan berorientasi
pada kekudusan, supaya generasi
mendatang hidup dalam kesucian,
sebab:
Jika seorang (anak-anak kita)
menyucikan dirinya dari hal-hal yang
jahat, ia akan menjadi perabot rumah
untuk maksud yang mulia, ia
dikuduskan, dipandang layak untuk
dipakai tuannya dan disediakan
untuk setiap pekerjaan yang mulia.
[2 Timotius 2:21]
Be WiSe!
Sabtu, 8 Agustus 2020
Draw/YADA Institute
Andik Wijaya,MD,MRepMed // Work From Home // August – September 2020 // Day 8 of 61
Dear friends
tVNS
transcutaneous Vagus Nerve
Stimulation: alat yang digunakan
untuk menstimulasi syaraf Vagus.
tVNS terbukti meningkatkan
kemampuan orang dewasa dalam
mempelajari bahasa asing sebesar
13% dibandingkan tanpa tVNS.
[Journal Science of Learning, August 6,
2020]
Bahasa adalah "pintu kesempatan";
Mempelajari bahasa asing akan
membuka banyak "pintu
kesempatan" baru; Akan tetapi,
Sekalipun aku dapat berkata-kata
dengan semua bahasa manusia
dan bahasa malaikat, tetapi jika
aku tidak mempunyai kasih, aku
sama dengan gong yang
berkumandang dan canang yang
gemerincing. [1 Korintus 13:1]
Have a blessed sunday!
Minggu, 9 Agustus 2020
Draw/YADA Institute
Andik Wijaya,MD,MRepMed // Work From Home // August – September 2020 // Day 9 of 61
Dear friends
Justin Schmidt
Entomologist yang dijuluki sebagai the
King of Sting.
Ahli serangga ini sangat tertarik untuk
meneliti rasa nyeri yang timbul akibat
sengatan serangga tertentu; Untuk
mengetahui proses dan derajat nyeri
akibat sengatan beragam serangga,
Ph.D in entomology dari University of
Georgia tersebut dengan sengaja telah
disengat serangga setidaknya 1000
kali. [CNN, August 8, 2020]
Demi science ada orang yang mau
melakukan tindakan "gila" seperti itu;
Motivasi yang kuat akan mengalahkan
banyak rintangan; Sebagai orang
percaya, sepatutnya kita memiliki
motivasi yang bukan hanya kuat, tetapi
benar dan bernilai kekal, karena itu:
Apa pun juga yang kamu perbuat,
perbuatlah dengan segenap hatimu
seperti untuk Tuhan dan bukan
untuk manusia. [Kolose 3:22]
Be WiSe!
Senin, 10 Agustus 2020
Draw/YADA Institute
Andik Wijaya,MD,MRepMed // Work From Home // August – September 2020 // Day 10 of 61
Dear friends
100-DWCS
New Zealand berhasil mencapai
predikat: 100 Days without
community spread.
Total konfirmasi positif Covid-19 di
NZ sejak pebruari adalah 1219;
Meninggal dunia, "hanya" 22; Masih
dalam perawatan, 21; Dalam 100 hari
terakhir sudah tidak ada penularan di
masyarakat luas. [NZ Ministry of Health,
August 10, 2020]
Bila prinsip kesehatan masyarakat
dijalankan dengan baik, penyebaran
Covid-19 terbukti bisa dikendalikan,
walaupun vaksin/obat yang efektif
dan aman masih dalam penelitian;
Covid-19 Pandemic
mempertontonkan:
Orang cerdik bertindak dengan
pengetahuan, tetapi orang bebal
membeberkan kebodohan.
[Amsal 13:16]
Be WiSe!
Selasa, 11 Agustus 2020
Draw/YADA Institute
Andik Wijaya,MD,MRepMed // Work From Home // August – September 2020 // Day 11 of 61
Dear friends
Youth
Hari ini, 12 Agustus adalah
International Youth Day.
Youth adalah mereka yang berusia
15 - 24 tahun; Kelompok usia ini
berada pada masa terpenting
dalam perjuangan menggapai
masa depan. [UN/IYD, 2020]
Setiap orang tua diberi
kehormatan untuk mendampingi
anak-anaknya, agar setiap youth
bisa mengetahui dan memenuhi
calling hidupnya; Untuk mencapai
tujuan Ilahinya, orang muda harus
hidup dalam kekudusan;
Pertanyaannya,
Dengan apakah seorang muda
mempertahankan kelakuannya
bersih? Dengan menjaganya
sesuai dengan firman-Mu.
[Mazmur 119:9]
Be WiSe!
Rabu, 12 Agustus 2020
Draw/YADA Institute
Andik Wijaya,MD,MRepMed // Work From Home // August – September 2020 // Day 12 of 61