46 Maka outpuynya akan seperti ini : Program akan mencetak nilai dari 1 sampai 9. Nilai 0 tidak disertakan karena nilai awal yang kita tetapkan mulai dari angka 1. Dan sekarang kita menggunakan step penambahan (increment), step ini dikenal sebagai step dalam bahasa pemograman lain, jika sebelumnya penambahan nilai pada range ditambahkan 1 pada setiap iterasi, sekarang kita coba lakukan penambahan dengan nilai 2 dalam setiap iterasi. Contohnya sebagai berikut :
47 Dan hasil eksekusinya sebagai berikut : Perintah range di atas (1,10,2) yang dimana akan menghasilkan eksekusi deret bilangan dari 1 sampai 9 namun tidak semua nilai akan diambil hanya nilai i+2. Alur algoritmanya adalah pertama program akan mencetak angka 1 kemudian dilakukan iterasi 1+2=3 nilai 3 akan dicetak (sekarang nilai i adalah 3) pada iterasi berikutnya 3+2=5 nilai 5 dicetak begitu seterusnya iterasi dilakukan hingga mencapai batas akhir yang ditetapkan kurang dari 10. Penggunaan (while) Nah sekarang kita akan mempelajari pengulangan yang menggunakan while. Cara pengulangan while yaitu selama kondisi tertentu bernilai true maka pengulangan tersebut akan diteruskan sampai kondisi bernilai false. Yang pastinya dalam kondisi yang dipakai untuk eksekusi while memerlukan operator
48 logika dan perbandingan. Contoh pengulangan menggunakan while sebagai berikut : pada sintak di bawah ini saya mencoba menginput angka 5 Dan outputnya seperti ini : Pada contoh di atas banyak perulangan yang ditentukan dari nilai yang akan dimasukan user ketika program dieksekusi atau dijalankan. Nilai akan ditampung pada variable n dengan tipe integer yaitu bilangan bulat. Nilai i diinisialkan dengan 1, kemudian terdapat kondisi i<=n ketika kondisi bernilai true maka perinta print(i) dan i+=1 akan dijalankan.
49 Contoh di atas merupakan contoh proses perulangan dari nilai yang terkecil ke nilai besar (ascending). Nah selanjutnya kita akan mencoba perulangan menggunakan while secara menurun yang disebut dengan (descending). Contohnya sebagai berikut : Maka hasil outputnya akan seperti ini : Program di atas membuat ariable I dengan nilai 10, lalu pada kondisi pengulangan while didefinisikan sebagai i>=1, jika kondisi tersebut bernilai true maka perintah print(i) akan dijalankan dengan mencetak bilai i, yang akan membuat pengurutan angka dari yang besar ke yang kecil (descending)
50 maka dari itu nilai i akan dikurangi 1 (i=i-1) sehingga awalnya nilai i adalah 10 menjadi 9.
51 VARIABEL DAN TIPE DATA DALAM PYTHON 21. Variabel Variabel merupakan memori yang dicadangkan yang berfungsi untuk menyimpan nilai-nilai. Hal ini berarti bahwa ketika kalian membuat sebuah variabel, kalian akan memesan beberapa ruang di memori. Variabel juga bisa memiliki penyimpanan berbagai macam tipe data. Di dalam bahasa pemograman Python, variabel memiliki sifat yang dinamis, maksudnya variabel bahasa pemograman Python tidak perlu dideklarasikan tertentu dan variabel terebut juga bisa diubah saat program dijalankan. Tipe data adalah media atau memori pada komputer yang digunakan untuk menampung informasi. Bahasa pemograman Python sendiri mempunyai tipe data yang unik ketika kita bandingkan dengan bahasa pemograman yang lain. Contoh membuat variabel di python : BAB 4
52 Aturan Penulisan Variabel • Nama variabel boleh diawali menggunakan huruf atau garis bawah (_). • Karakter selanjutnya dapat berupa huruf, garis bawah (_) atau angka. • Karakter pada nama variabel bersifat sensitif (casesensitif). Artinya huruf besar dan kecil dibedakan. • Nama variabel tidak boleh menggunakan kata kunci yang sudah ada dalam python seperti if, while, for, dsb. Menghapus Variabel Ketika sebuah variabel tidak dibutuhkan lagi, maka kita bisa menghapusnya dengan fungsi del(). Contohnya sebagai berikut : Sekarang saya akan mencoba mengapusnya dengan menambahkan del() pada kode di bawah ini :
53 Pada perintah terakhir, kita akan mandapatkan NameError. Artinya variabel tidak ada di dalam memori alias sudah dihapus. 22. Tipe Data Tipe data merupakan suatu media pada komputer yang digunakan untuk menampung indormasi. Bahasa pemograman Python juga mempunyai tipe data yang unik. Berikut merupakan tipe data di Python yang sering digunakan, yaitu : 1. Bilangan (Number) 2. String 3. List
54 4. Tuple 5. Set 6. Dictionary Tipe Data Bilangan (Number) Tipe data bilangan yang umum ada 2 yaitu, integer dan float. Integer adalah bilangan bulat dan float adalah bilangan pecahan. Selain itu ada tipe bilangan lain, yaitu bilangan kompleks yaitu bilangan yang memiliki bagian real dan imajiner. Integer, float, dan kompleks masing-masing di Python diwakili oleh kelas int, float, dan complex. Tipe Data String String adalah karakter yang diletakkan diantara tanda kutip, baik tanda kutip tunggal ( ‘ ) maupun ganda ( ” ). Huruf, angka, maupun karakter lainnya yang digabung menjadi teks adalah contoh string. Tipe Data List List adalah tipe data yang berisi item yang berurut. Seperti halnya tipe data string, tiap item (anggota) list memiliki indeks sesuai dengan urutannya. Indeks dimulai dari 0 dan bukan dari 1. List berisi anggota dengan tipe yang sama maupun
55 berbeda. Untuk mendeklarasikan list, digunakan tanda kurung [ ] dan masing-masing anggotanya dipisahkan oleh tanda koma. Tipe Data Tuple Tuple adalah jenis tipe data yang memiliki kemiripan tipe data dengan list. Perbedaannya adalah anggotanya tidak bisa diubah (immutable). List bersifat mutable, sedangkan tuple bersifat immutable. Sekali tuple dibuat, maka isinya tidak bisa dimodifikasi lagi. Tuple dideklarasikan dengan menggunakan tanda kurung ( ). dan anggotanya dipisahkan oleh tanda koma. Tuple berguna untuk data yang dimaksudkan tidak diubah isinya. Tipe Data Set Set adalah tipe data di bahasa pemograman Python yang tidak berurut (unordered). Set memiliki anggota yang unik (tidak ada duplikasi). misalnya kalau kita meletakkan dua anggota yang sama di dalam set, maka otomatis set akan menghilangkan yang salah satunya. Set juga memiliki fungsi untuk melakukan operasi himpunan matematika seperti gabungan, irisan, selisih, dan komplemen.Set dibuat dengan meletakkan anggota – anggotanya di dalam tanda kurung kurawal { }, dipisahkan menggunakan tanda koma. Kita juga bisa membuat set dari list dengan memasukkan list ke dalam fungsi set().Set bisa berisi data campuran, baik integer, float, string, dan lain sebagainya.
56 Tipe Data Dictionary Dictionary adalah tipe data yang tiap anggotanya terdiri dari pasangan key-value (kunci nilai). Seperti artinya yaitu kamus, dengan kamus dimana ada kata ada arti. Dictionary biasanya dipakai untuk data yang besar dan untuk mengakses anggota data secara acak. Anggota dictionary tidak memiliki indeks. Dictionary dideklarasikan dengan menggunakan tanda kurung kurawal { }, dimana anggotanya memiliki bentuk kunci: nilai atau key: value dan tiap anggota dipisah tanda koma. Kunci dan nilainya bisa memiliki tipe sembarang. Untuk mengakses nilai dari anggota dictionary, kita menggunakan key-nya. Nah untuk lebih jelasnya tentang List, Dictionary dan Tuple akan dibahas di bab 8.
57 INPUT DAN OUTPUT 23. Penjelasan Input Dan Output Input (memasukan data) Input merupakan pemasukan sebuah data, setiap program yang kita buat atau kita ciptakan nantinya akan berinteraksi dengan user yang mana program akan meminta data yang diperlukan oleh user, misalkan dalam menghitung luas persegi Panjang pastinya memerlukan data berupa Panjang dan lebar dari persegi Panjang tersebut. Output (Menampilkan Data) Output merupakan hasil pencetakan atau menampilkan informasi data yanng dihasilkan oleh program, misalnya dalam program penghitung luas persegi panjang, hasil akhir yang diinginkan adalah luas persegi panjang dengan kata lain algoritma tersebut memiliki satu output yaitu luas persegi panjang. BAB 5
58 24. Penggunaan Input Dan Output pada Python Input (memasukan data) Data yang kita masukan nantinya akan tersimpan dalam Nama Variabel, namun apabila data yang diinput membutuhkan proses pengolahan kembali atau pengevaluasian maka perintah dibuat seperti berikut ini : Tetapi ada juga data yang diproses secara otomatis tanpa meminta user untuk menginputkan, yaitu data yang ditulis langgsung ketika membuat program. Contohnya sebagai berikut: Penjelasannya, “Nama_variabel = isi data” ini artinya ketika program dijalankan maka sistem tidak akan menampilkan perintah tersebut, namun data akan otomatis terbaca oleh sistem.
59 Output (menampilkan data) untuk menampilkan hasil program pada python, menggunakan perintah “print”, penulisan programnya sebagai berikut: Penjelasannya, perintah “print” akan memanggil data yang tersimpan pada Nama_variabel. 25. Cara Menampilkan Input Bahasa pemograman Python sudah menyediakan fungsi input() dan raw_input() untuk mengambil inputan dari keyboard. Contohnya seperti ini : Maksudnya, teks yang kita inputkan dari keyboard akan disimpan ke dalam Nama.
60 Setelah kita menginput maka hasilnya akan seperti ini : Fungsi input() digunakan untuk mengambil data angka dan mengambil teks. 26. Cara Menampilkan Output Output merupakan hasil pencetakan atau menampilkan informasi data yanng dihasilkan oleh program, Setelah data diinput lalu diproses. Untuk memanggil data tersebut gunakan fungsi print(). Contohnya sebagai berikut :
61 27. Menggunakan String Format Cara Lama Penggabungan teks dan variabel cara lama menggunakan simbol persen (%). Contoh sebagai berikut: Maka ketika program diinput lalu dijalankan, hasilnya akan seperti ini. Nah itu tadi merupakan pembahasan input dan output, semoga anda paham dengan penjelasan tersebut. input dan output adalah proses dasar dalam sebuah pemograman, tanpa adanya input dan output mustahil program dapat berjalan dan berinteraksi dengan user, dalam mempelajari bahasa pemograman yang harus kita pahami yaitu struktur pemograman bukan menghafal coding, karena setiap adanya pembaruan/update terkadang terdapat syntaq/coding yang berubah.
62 STRUKTUR KONTROL PERCABANGAN 28. Percabangan Sebelumnya percabangan sudah kita bahas pada bab 3, tetapi di bab ini kita akan membahasnya lagi, agar pembahasan tentang percabangan pada Python semakin paham. Dalam pembuatan program pada umumnya selalu ada seleksinya dimana diperlukan pengecekan suatu kondisi untuk mengarahkan program agar berjalan sesuai apa yang diinginkan. Pada bahasa pemograman Python untuk melakukan pengecekan kondisi, terdapat 4 macam statmen, yaitu : 1. if 2. if-else 3. if-elif-else 4. if bersarang Nah kita akan bahas satu per satu dari empat stetmen di atas. BAB 6
63 29. Perintah If Statmen if biasanya digunakan untuk melakukan penyelesaian dimana jika kondisi bernilai benar (true) maka program akan mengeksekusikan statmen yang berada dibawahnya. Dalam bahasa pemograman Python untuk penulisan pengkondisian dan statmen dipisahkan oleh tanda titik dua. Contoh bentuk umum perintah if : If (kondisi) : Statmen Contoh lainya seperti berikut : Saya akan mencoba menginput angka diatas 90 ribu, contoh saya menginput 95 ribu, maka hasilnya akan seperti ini :
64 Hasilnya jika saya menginput nilai diatas 90 ribu saya akan mendapatkan diskon. Sekarang saya akan mencoba menginput nilai dibawah 90 ribu. Maka hasilnya akan seperti ini :
65 Jika saya menginput angka dibawah 90 ribu, seperti contoh diatas saya menginput angka 85000. Maka hasilnya saya tidak mendapatkan diskon. Dari contoh diatas, jika program dijalankan dan menginput nilai diatas 90 ribu sampai 100 ribu maka akan mencetak string “Anda Mendapatkan Diskon”. Sedangkan menginput nilai diatas 100 ribu juga akan mendapatkan diskon hal itu dikarenakan nilai tersebut bernilai benar (true). 30. Perintah If-Else Stetmen if-else berfungsi untuk melakukan penyelesaian dimana kondisi bernilai benar (true) maka program akan mengeksekusi statmen yang pertama atau ke satu. Jika nilai kondisinya bernilai salah maka statmen kedua akan dieksekusi. Berikut merupakan bentuk sederhana perintah if-else : If (kondisi) : Statmen 1 Else : Statmen 2 Berikut merupakan contoh kode program penggunaan kondisi ifelse.
66 Contoh diatas jika program dijalankan, apabilani nilai yang diinputkan lebih dari 100 ribu makan akan mencetak “Anda Mendapatkan Diskon” sedangkan nilai salah atau di bawah 100 ribu maka akan mencetak “Tidak Ada Diskon”. 31. Perintah If-Elif-Else Perintah if–else-elif berfungsi untuk melakukan penyeleksian kondisi dimana kondisi yang diberikan lebih dari 1 kondisi atau memiliki beberapa kondisi. Jika kondisi pertama bernilai benar (true) maka lakukan seleksi kondisi kedua dan seterusnya. Berikut merupakan bentuk umum perintah if–else-elif
67 Berikut merupakan contoh program perintah if–else-elif. Ketika program diatas dijalankan maka nilai yang diinputkan sesuai salah satu kondisi, walaupun akan sesuai dengan kondisi yang lain namun akan dieksekusi yang lebih tepat. Contohnya saya akan menginput 110 ribu maka hasilnya akan seperti dibawah.
68 Maka hasilnya akan mencetak string “Anda Mendapatkan Bonus Tas Belanja” tidak dengan string lain walaupun bernilai benar. Dan jika bernilai salah maka akan mencetak string “Tidak Ada Bonus Dan Diskon”. 32. Perintah If Bersarang (Nested If) If bersarang berfungsi untuk suatu kondisi di dalam kondisi tertentu. Jika ada dua cabang kondisi maka di dalam salah satu cabang kondisi tersebut juga dapat di isi suatu kondisi tertentu. Contohnya : if x == y: print x, y "mempunyai nilai yang sama" else : if x > y : print x, "lebih besar dari", y if x < y : print x, "lebih kecil dari", y Kondisi yang pertama memiliki dua pilihan kondisi, yang pertama mempunya baris yang sederhana sedangkan pada kondisi kedua mempunyai dua pilihan kondisi didalamnya. Pada dasarnya hindari kondisi bersarang seperti itu.
69 Berikut merupakan contoh if bersarang dengan dua tingkat if dan bercabang : Latihan: Buatlah program di python untuk menentukan lulus atau tidaknya tinggi badan yang di input oleh pengguna dengan batas tinggi badan minimal untuk lulus adalah 175, pesan yang ditampilkan adalah sebagai berikut: jika tidak lulus maka tampilkan “Maaf anda tidak lulus”, jika lulus pada batas tinggi badan maka tampilkan “Anda lulus pada batas tinggi badan”, jika lulus diatas batas tinggi badan minimal maka tampilkan “Anda lulus diatas tinggi badan minimal”, jika tinggi badan tidak ada diantara ketiga
70 pernyataan diatas maka tampilkan “Tinggi badan tidak diketahui”. Jawaban: Jawaban juga bisa seperti ini Nah itu tadi pembahasan tentang struktur control percabangan if, if-else, if-elif-else, if bersarang. Semoga teman-teman paham penjelasan tersebutut.
71 STRUKTUR KONTROL PERULANGAN 33. Apa Itu Perulangan? Penjelasan tentang perulangan (loop) ini sudah kita jelaskan pada bab 3, nah di bab ini kita akan menjelaskannya lagi agar anda lebih memahami tentang perulangan (loop). Perulangan adalah perintah untuk mengulang pengeksekusian statmen hingga berkali-kali sesuai dengan iterasi yang diinginkan. Di dalam bahasa pemograman Python perintah untuk perulangan seperti apa yang sudah disampaikan pada bab sebelumnya yaitu for dan while. 34. Perintah For Pengulangan for melakukan pengulangan dengan mengiterasi elemen dari sebuah list. List merupakan kumpulan karakter, kumpulan string, angka dan kumpulan data yang lainnya. For dalam bahsa pemograman Python memiliki ciri khas tersendiri dibandingkan dengan bahasa pemograman yang lainnya. Tidak hanya mengulang bilangan-bilangan ekspresi aritmatika atau memberikan keleluasan dalam mendefinisikan BAB 7
72 iterasi perulangan dan menghentikan perulangan pada saat kondisi tertentu saja. Statmen for dalam bahsa pemograman Python bekerja berbagai tipe data sekuensial seperti List, String, dan Tuple. Berikut merupakan bentuk umum dari perintah for : For (Variabel) in (objek) : Statmen Else : Statmen Nah berikut merupakan contoh penggunaan for : Contoh 1 Pada contoh diatas, peeintah perulangan terjadi dimana data untuk iterasi yaitu objek berada dalam list, jadi apa yang ada didalam list akan dimasukan (assign) kedalam variabel i.
73 Contoh 2 Contoh ini merupakan tipe data Tuple untuk proses perulangan. Elemen yang ada di Tuple akan di assign kedalam variabel a dan b. Contoh 3
74 35. Perintah While Perintah while pada python merupakan perintah yang paling umum digunakan untuk proses iterasi. Konsep sederhana dari perintah while adalah ia akan mengulang mengeksekusi statemen dalam blok while selama nilai kondisinya benar. Dan ia akan keluar atau tidak melakukan eksekusi blok statemen jika nilai kondisinya salah. Cara pengulangan while yaitu selama kondisi tertentu bernilai true maka pengulangan tersebut akan diteruskan sampai kondisi bernilai false. Yang pastinya dalam kondisi yang dipakai untuk eksekusi while memerlukan operator logika dan perbandingan. Berikut merupakan contoh umum pengulangan while, sebagai berikut : while (kondisi) : statemen Nah berikut merupakan contoh penggunaan while : Contoh 1 Kondisi diatas disebut infinite loop.i, yaitu kondisi dimana program akan terus mengeksekusistatmen dalam while, dikarenakan kondisi selalu benar (true).
75 Contoh 2 Contoh 3 Latihan : Buatlah program membentuk segi tiga pada gambar di samping menggunakan perintah while.
76 Jawaban : Nah itu tadi merupakan pembahasa serta contoh dari perintah while, untuk menjelasan lainya kalian bisa baca lagi pada bab 3.
77 ARRAY 36. Apa Itu Array? Array merupakan struktur data yang dapat menampung lebih dari satu nilai. Array sekumpulan atau rangkaian elemen yang berurutan dan memiliki jenis yang sama. Fungsi utama Array yauitu untuk menghemat waktu seperta pada penjelasan Array, membantu kita mengurangi ukuran kode yang kita buat. Nah kita akan membahas List, Dictionary, dan Tuple. 37. List Seperti yang sudah dijelaskan pada bab sebelumnya bahwa List adalah tipe data yang berisi item yang berurut. Seperti halnya tipe data string, tiap item (anggota) list memiliki indeks sesuai dengan urutannya. Indeks dimulai dari 0 dan bukan dari 1. List berisi anggota dengan tipe yang sama maupun berbeda. Untuk mendeklarasikan List, digunakan tanda kurung [ ] dan masing-masing anggotanya dipisahkan oleh tanda koma. Nah berikut merupakan contoh penggunaan List : BAB 8
78 Contoh 1 Membuat List Sebuah List bisa diisi dengan tipe data seperti String, Integer, Float, Double, Booelan, Objek, dan sebagainya dan kalian juga bisa mencapur isi List tersebut, contohnya seperti ini : Di List meja ada empat tipe data, yang pertama “Pulpen” adalah tipe data String, 3.14 adalah tipe data Float, 13 adalah tipe data Integer, dan True adalah tipe data Boolean. Bagaimana cara mengambil nilai List? Berikut merupakan contohnya :
79 Latihan : Untuk memantapkan pemahaman, silahkan coba latihan berikut. 1. Buat sebuah list untuk menyimpan nama temanmu 2. Isi list sebanyak 4 3. Tampilkan isi list indeks nomer 2 4. Tampilkan semua teman dengan perulangan 5. Tampilkan panjang list Jawaban : pada kode diatas saya mengguanakn len() untuk mengambil List. Hasil outputnya :
80 38. Dictionary Dictionary adalah tipe data yang tiap anggotanya terdiri dari pasangan key-value (kunci nilai). Seperti artinya yaitu kamus, dengan kamus dimana ada kata ada arti. Dictionary biasanya dipakai untuk data yang besar dan untuk mengakses anggota data secara acak. Anggota dictionary tidak memiliki indeks. Dictionary dideklarasikan dengan menggunakan tanda kurung kurawal { }, dimana anggotanya memiliki bentuk kunci: nilai atau key: value dan tiap anggota dipisah tanda koma. Kunci dan nilainya bisa memiliki tipe sembarang. Untuk mengakses nilai dari anggota Dictionary, kita menggunakan key-nya. Ada beberapa hal yang wajib ada dalam pembuatan Dictionary yaitu nama dictionary, key, value, serta buka dan tutupnya menggunakan kurung kurawal. Isi Dictionary dapat berupa string, integer, objek, list, tuple, dictionary. Berikut contoh membuat program Dictionary :
81 Maka akan menghasilkan : 39. Tuple Tuple merupakan struktur data yang berfungsi untuk menyimpan sekumpulan data. Tuple memiliki sifat immutable yang berarti tidak bisa kita ubah dan dihapus. Tuple adalah jenis tipe data yang memiliki kemiripan tipe data dengan list. Perbedaannya adalah anggotanya tidak bisa diubah (immutable). List bersifat mutable, sedangkan tuple bersifat immutable. Sekali tuple dibuat, maka isinya tidak bisa dimodifikasi lagi. Tuple dideklarasikan dengan menggunakan tanda kurung ( ). dan anggotanya dipisahkan oleh tanda koma. Tuple berguna untuk data yang dimaksudkan tidak diubah isinya. Tuple dapat kita isi dengan berbagai macam nilai dan objek. Nah kali ini kita akan membahas cara membuat Tuple, cara mengakses nilai Tuple, dan mengambil panjang Tuple. Mari kita bahas ! Cara Membuat Tuple Seperti penjelasan diatas, Tuple dideklarasikan dengan menggunakan tanda kurung ( ) seperti ini :
82 Atau juga bisa tanpa tanda kurung, seperti ini : Contoh diatas keuda-duanya valid. Cara Mengakses Nilai Tuple Sepeeti penjelasan diatas, Tuple adalah jenis tipe data yang memiliki kemiripan tipe data dengan list. Tuple juga memiliki indeks untuk Mengakses item di dalamnya. Indeks Tuple dan list selalu dimulai dari nol 0. Contohnyha seperti berikut : Mengambil Panjang Tuple Untuk mengambil panjang atau jumlah item di dalam Tuple, kita bisa menggunakan fungsi len(). Contoh sebagai berikut :
83 FUNGSI 40. Apa Itu Fungsi? Pada bab ini kita akan membahas fungsi dasar dan fungsi buatan. Fungsi (Function) program terpisah dalam blok sendiri yang berfungsi sebagai sub-program (modul program) yang merupakan sebuah program kecil untuk memproses sebagian dari pekerjaan program utama. Fungsi dasar dalam fungsi yang telah disediakan oleh Intepreter Python dalam file-file librarynya, contohnya seperti raw_input(), input(), print(), open(), len(), max(), min(), abs() dll. Fungsi buatan merupakan function yang dibuat oleh programer sendiri. Nah kali ini kita akan membahasa fungsi dasar dan fungsi buatan. 41. Membuat Fungsi Pada Python Fungsi pada Pytho pada umumnya dibuat dengan kata kunci def kemudian diikuti dengan nama fungsinya. Statemen def digunakan untuk mendeklarasikan fungsi. Sedangkan statemen return digunakan untuk mengembalikan suatu nilai kepada BAB 9
84 bagian program yang memanggil fungsi. Bentuk umum untuk mendeklarasikan fungsi adalah sebagai berikut : def <nama_fungsi>(arg1, arg2, arg3, …,argN) : <statmen> Sebuah fungsi diawali dengan statemen def kemudian diikuti oleh sebuah nama_fungsi nya. Sebuah fungsi dapat memiliki daftar argumen (parameter) ataupun tidak. Tanda titik dua ( : ) menandakan awal pendefinisian tubuh dari fungsi yang terdiri dari statemen-statemen. Berikut merupakan contoh penggunaan def : Sama seperti blok kode yang lain, kita juga harus memberikan identasi (tab atau spasi 2x) untuk menuliskan isi fungsi. Setelah kita buat fungsinya, kita bisa memanggilnya, seperti ini :
85 Nah sekarang kita akan coba memanggil sebanyak 5 kali : Latihan : Buatlah contoh pemograman yang menggunakan fungsi yang akan ditampilkan sebanyak 3 kali! Jawaban :
86 PYTHON LIBRARY 42. Pendahuluan Pustaka python dapat diibaratkan seperti kotak alat dalam bahasa pemrograman python. Apabila pengguna ingin memakai perlatan yang ada pada kotak alat tersebut maka pengguna harus memanggil terlebih dahulu kotak alat yang ingin digunakan. Pustaka atau library dalam python menyediakan berbagai alat untuk berbagai keperluan. Library pada Python merupakan sebutan untuk kode program tambahan yang digunakan dalam kebutuhan tertentu. Dalam python terdapat banyak library yang tersedia berikut adalah contoh library dalam python: 43. Pustaka Dasar Pustaka dasar adalah pustaka yang sudah tersedia ketika menginstall python 3. Berikut adalah beberapa diantaranya: min() fungus min() yaitu mengembalikan nilai terkecil dari dua atau leibih parameter. Contohnya seperti berikut : BAB 10
87 max() Pustaka ini berfungsi untuk menghasilkan nilai paling besar dari dua parameter ataupun lebih. Contohnya sebagai berikut : hex() Kegunaan dari pustaka ini adalah untuk mengubah bilangan dalam bentuk integer menjadi bentuk string hexadecimal.
88 bin() Pustaka ini memiliki kegunaan untuk mengubah bilangan dalam bentuk integer menjadi bentuk string biner. oct() Berguna untuk melakukan pengubahan bilangan yang berbentuk integer menjadi ke bentuk string octal. bool() Memiliki kegunaan untuk mengubah bilangan dalam bentuk integer kedalam bentuk boolean True atau False int() Pustaka ini melakukan pengubahan pada string sehingga menjadi bentuk integer str() Memiliki kegunaan untuk melakukan pengubahan menjadi bentuk string float() Pustaka ini berguna untuk melakukan pengubahan pada bilangan dengan bentuk integer menjadi bilangan dengan bentuk decimal object() sorted() sum()
89 pow() tuple() type() Dan masih banyak lagi pustaka yang lain di dalam bahasa pemrograman python. 44. Pustaka Penanganan String Python memiliki fungsi untuk mengubah dan mengatur string yang ada. Berikut adalah beberapa diantaranya: Membuat string Upper and Lower Case Dengan adanya fungsi str.upper() maka akan menghasilkan string yang berupa hurufbesar semua dan dengan menggunakan fungsi str.lower() maka akan menghasilkan string yang berupa huruf kecil semua. Berikut adalah contohnya: Outputnya : SELAMAT MALAM SEMUANYA
90 String Boolean Bahasa pemograman Python mempunyai metode string yang nantinya akan dievaluasi ke nilai Boolean. Metode ini berfungsi ketika kita membuat footmulir untuk diisi oleh user. Berikut beberapa string Boolean dalam bahasa python, yaitu : 1. str.isalnum () String hanya terdiri dari karakter alfanumerik (tidak ada simbol) 2. str.isalpha () String hanya terdiri dari karakter alfabet (tidak ada simbol) 3. str.islower () Karakter alfabet String semuanya huruf kecil 4. str.isnumeric () String hanya terdiri dari karakter numerik 5. str.isspace () String hanya terdiri dari karakter spasi putih 6. str.istitle () String dalam kasus judul 7. str.isupper () Karakter alfabet String semuanya huruf besar Metode Join (), Split (), dan Replace () Metode ini merupakan beberapa cara tambahan untuk memanipulasi string dengan Python. Metode ini akan menggabungkan dua string, tetapi dengan cara melewati satu string dengan string lainnya. Contohnya sebagai berikut : ketika program tersebut dijalankan maka akan mengahilskan :
91 sekarang kita akan mencoba menggunakan metode str.split (). Contohnya sebagai berikut : Outputnya akan seperti ini : Sekarang kita akan mencoba str.replace (). Metode ini dapat mengambil string asli dan mengembalikan string yang akan diperlukan dengan menggunakan beberapa pengganti. Contohnya sebagai berikut : Ketika program dijalankan, maka hasil outputnya akan seperti ini: Nah itu tadi merupakan contoh Python Library. Masih banyak lai contoh Python Library seperti pustaka Math, Python PIP, dan pustaka penggunaan table dan waktu.
92 Latihan : Buatlah kode pemograman menggunakan pustaka dasar max () dan min () dalam satu parameter! Jawaban :
93 PEMOSRESAN FILE 45. Pendahuluan Pada bab pemrosesan file kita akan belajar bagaimana cara membaca dan menulis menggunakan python yang merupakan hal dasar yang harus dipahami karena akan digunakan untuk pengolahan data dan pemrosesan file Pada python file dikelompokkan menjadi dua tipe yaitu 1. File Teks: File yang berisi teks. Setiap baris teks memiliki EOL (End of Line). Contoh: TXT, MD, CSV, JSON, dsb. 2. File Binary: File yang bukan teks, hanya bisa diproses oleh program tertentu yang memahami strukturnya. Contoh: EXE, JPG, MKV, M4A, 3GP, dsb. BAB 11
94 46. Membaca file Dengan python Pada Bahasa pemrogaman python sudah menyediakan fungsi open() untuk membaca dan menulis file fungsi ini memiliki dua parameter yaitu nama file dan mode Objek file adalah variable yang menampung isi file supaya kita bias melakukan pemrosesan file Nama file bisa bias langsung kita isi jika file-nya terletak dalam satu direktori dengan skrip python. Namun, apabila file tersebut terletak di direktori yang berbeda, maka kita harus memberikan alamat path file-nya. Kemudian parameter mode fungsinya untuk menentukan hak akses kita tehadap file
95 Ada beberapa mode yang tersedia : mode fungsi “r” hanya membaca file saja “w” akses untuk menulis file, jika file yang ditulis sudah ada, maka file tersebut akan diganti dengan yang baru ditulis “a” digunakan untuk append atau menambah data ke file, Contoh membaca file per baris Sedangakan untuk membaca seluruh file kita dapat menggunakan kode berikut ini