The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by permadhi, 2021-08-01 12:03:08

Buku Siswa - SD Kelas IV Tema 5 Pahlawanku R2017

Kurikulum 2013

Keywords: buku,siswa,kurikulum,2013,tema,kelas,iv,pahlawanku

Sikap apa yang mereka miliki? Bagaimana strategi mereka dalam berjuang?
Ayo, kita cari tahu lebih lanjut.

Berikut adalah pahlawan yang dimiliki bangsa Indonesia pada masa penjajahan.
Sikap kepahlawanan mereka tidak jauh berbeda dari sikap kepahlawanan yang
dimiliki raja-raja pada masa Islam yang memerangi penjajah.

Amatilah gambar berikut!

Cut’nyak Dhien Pangeran Antasari Pattimura dpcgmnipasuruan1.wordpress.com
dari Aceh dari Banjarmasin, dari Maluku
Kalimantan Selatan

Sisingamangaraja
dari Sumatra Utara

Dewi Sartika Pangeran Diponogoro Silas Papare
dari Jawa Barat dari Yogyakarta dari Papua

Berdasarkan gambar pahlawan yang telah kamu amati, jawablah pertanyaan
berikut!

Apa yang kamu ketahui tentang Apa yang ingin kamu ketahui lebih
sikap kepahlawanan yang dimiliki lanjut tentang sikap kepahawanan dari

para pahlawan nasional? para pahlawan nasional?

Diskusikan jawabanmu dalam kelompokmu.

Subtema 3: Sikap Kepahlawanan 95

Sajikan hasil diskusi kelompokmu di depan kelas, kemudian buatlah tulisan
yang memuat semua informasi.

Tindakan apa saja yang dilakukan oleh tokoh-tokoh tersebut sehingga mereka
disebut sebagai pahlawan nasional? Ayo, kita pelajari lebih lanjut!

Bacalah kembali sejarah pahlawan Kapitan Pattimura berikut ini!

PAKTATPIMITAUNRA

Kapitan

Pattimura adalah

pahlawan dari Maluku.

Beliau lahir pada tanggal 8 Pattimura

Juni 1783 dan meninggal bangkit memimpin

pada tanggal 16 rakyat Maluku melawan kekejaman

Desember 1817. Belanda. Pihak Belanda menguasai

perdagangan rempah-rempah di seluruh

Kepulauan Maluku. Rakyat diharuskan

menjual hasil pertaniannya dengan sangat

murah dan bahkan harus menyerahkan

beberapa bahan pangan kepada

Belanda.

Pada

tahun 1817, perlawanan

rakyat Maluku yang dipimpin

oleh Pattimura berhasil merebut

Benteng Duurstede di Saparua.

Perlawanan Pattimura meluas ke

Ambon, Seram, dan tempat-tempat

lainnya.

Setelah

berulang kali kalah

melawan pasukan Pattimura, Belanda

akhirnya meminta bantuan pasukan dari Jakarta.

Keadaan menjadi berbalik, Belanda makin kuat

dan rakyat Maluku terdesak. Akhirnya, Pattimura

tertangkap Belanda. Pada tanggal 16 Desember

1817, Pattimura menjalani hukuman mati di

tiang gantungan.

96 Buku Siswa SD/MI Kelas IV

Tulislah sikap kepahlawanan yang dimiliki oleh Pattimura dan raja-raja pada
masa Islam!

Tulislah sikap-sikap kepahlawanan yang dimiliki oleh masyarakat sekitar!

Bacakan tulisanmu kepada temanmu!
Pattimura berjuang melawan penjajah Belanda supaya kekayaan alam
Indonesia yang berupa rempah-rempah tidak dikuasai oleh mereka.
Selain Pattimura, Indonesia memiliki pahlawan nasional lainnya, yaitu Bung
Tomo.

Subtema 3: Sikap Kepahlawanan 97

Bacalah teks berikut dalam hati!

www.travel.detik.comtugu-pahlawan-monas-nya-surabaya, 2 Perjuangan Bung Tomo turut
April 2016 pukul 12.00 membakar semangat pemuda Indonesia
untuk berjuang. Karena itulah, beliau
pantas dijuluki Pahlawan Nasional.
Untuk mengenang jasa Bung Tomo, ada
beberapa barang milik Bung Tomo yang
disimpan di Tugu Pahlawan Surabaya.

Salah satu peninggalan Bung Tomo adalah mobil.

Mobil Bung Tomo berjenis Opel
Kapitan. Mobil itu berwarna hitam dan
menjadi koleksi Museum Tugu Pahlawan
di Surabaya.

www.travel.detik.comtugu-pahlawan-monas-nya-surabaya,
2 April 2016 pukul 12.00

Salah satu hal yang membedakan mobil Bung Tomo dengan mobil
sekarang adalah posisi kaca spion. Mobil Bung Tomo hanya memiliki satu kaca
spion yang berada di dalam mobil.

Salah satu bagian mobil yang penting adalah kaca spion. Kaca ini bisa
menghasilkan bayangan yang lebih kecil dari ukuran benda sebenarnya.
Tahukah kamu bagaimana sifat cermin? Bagian lain dari mobil adalah lampu.
Pada lampu terdapat permukaan cekung yang menyerupai cermin cekung.
Cermin cekung ini berfungsi untuk memfokuskan cahaya sampai jarak jauh.

98 Buku Siswa SD/MI Kelas IV

Sekarang kamu akan melakukan percobaan tentang cermin. Siapkan peralatan
berikut!
Cermin cembung: Bagian cembung sendok atau spion
Cermin cekung : Bagian cekungan sendok
Cermin datar

Lihatlah bayangan pada tiap cermin, lalu tulislah bayangan yang dihasilkan.

No. Nama cermin Bayangan yang dihasilkan
1.

2.

3.

Mobil Bung Tomo mengingatkan kita akan perjuangannya.

Kamu telah belajar tentang pahlawan-pahlawan nasional. Bagaimana
perasaanmu?

Subtema 3: Sikap Kepahlawanan 99

Apa yang telah kamu pelajari hari ini?
Apa yang ingin kamu ketahui lebih lanjut tentang pembelajaran hari ini?
Sikap kepahlawanan apa yang sudah kamu terapkan dalam kehidupan sehari-
hari?

Ceritakan kepada orang tuamu arti pahlawan menurut kamu. Mintalah
pendapat orang tuamu tentang arti pahlawan menurut mereka.
Tulislah pendapat orang tuamu dan sampaikan kepada gurumu.

100 Buku Siswa SD/MI Kelas IV

Kamu telah belajar tentang
sikap-sikap kepahlawanan.
Sikap-sikap tersebut telah
mengaplikasikan nilai-nilai
Pancasila. Ayo kita pelajari

bersama

Setelah kamu mempelajari sikap kepahlawanan, tentunya kamu merasa
bangga terhadap mereka. Tulislah sikap-sikap kepahlawanan yang sudah
kamu pelajari.

Sikap
kepahlawanan

dalam kehidupan

sehari-hari

Subtema 3: Sikap Kepahlawanan 101

Apakah nilai-nilai tersebut mencerminkan sila Pancasila? Jelaskan jawabannya!

Sikap Sila Pancasila

Perhatikan gambar-gambar berikut. Apakah sikap mereka sudah
mengaplikasikan nilai- nilai Pancasila?

Menyumbang untuk Kerja bakti Minta maaf kepada
korban bencana Alasan teman
alam
Alasan
Alasan

Berkat perjuangan para pahlawan, Indonesia mencapai kemerdekaannya.
Coba bayangkan seandainya para pahlawan tidak berjuang? Apa yang akan
terjadi?
Sekarang, nyanyikan lagu “Hari Merdeka”!

102 Buku Siswa SD/MI Kelas IV

Nyanyikan lagu “ Hari Merdeka” sesuai dengan tinggi rendah nada. Nyanyikan
secara berkelompok dengan temanmu.

Hari Merdeka

H. Mutahar

| j0k.s5 5js .k 5s | 3j .k 3 j3.k 3 | 2j k.3 4j k.2 | 1 s5 | j0k.5s j5s .k s5 | j5k.5s j5s .k s5 | 4j k.5 6j .k 4 | 3 . |

Tu-juh be- las A- gustus tahun empat li- ma i- tu lah ha-ri ke-mer de-ka-an ki- ta

| 0j k.1 1j k.1 | 6 6 | j0.k 4 5j .k 6 | 5 3 | 0j .k s5 5js .k 5s | j1.k 1 1j k.1 | 3j k.3 j2j 1 | 2 5 . |

Ha-ri mer- de- ka nusa dan bangsa hari la- hirnya bangsa In-do-ne-si- a mer

| 4 . 2 | j3.k 3 3j k.3 | 2j .k 3 4j .k 2 | 1 a1 | 0j k.5 6j .k 4 | 3j .k 3 j3.k 3 | 2j .k 3 j4.k 2 | 1 . |

de ka skali merde- ka te-tap mer-de-ka se-la-ma hayat masih dikandung ba-dan

| j0j 5 6sj j s7 | 1 .j 5s | 2 .j s5 | 3 .j 2 | 4 .j 3 | j5j 1a 5j j 4 | 3 2 | 4 3 |

Ki-ta te- tap se- tia te- tap se- dia memper- ta-hankan In- do- ne- si

| j2j s5 6sj j s7 | 1 .j s5 | 2 .j s5 | 3 .j 2 | 4 j.3 | 5j j 1a 5j j 4 | 3 2 | 1 . +

A kita te- tap se- tia te- tap se- dia mem- bela ne-ga- ra ki- ta

Subtema 3: Sikap Kepahlawanan 103

Sekarang kita akan kembali belajar tentang sudut. Menurutmu sikap apa yang
harus kamu aplikasikan saat kamu mempelajari sudut? Apakah sikap tersebut
mencerminkan sikap kepahlawanan?

Amati gambar berikut.

A 41 85
32 76

KL

Berapa sudut yang terbentuk pada gambar di atas? Tulislah sudut-sudut yang
terbentuk.

Sekarang praktikkan dengan tali.
Pegang tali dan bentuk seperti gambar berikut.

O P
A 41 85

32 76

KL

104 Buku Siswa SD/MI Kelas IV

Delapan orang akan masuk ke dalam sudut yang dibentuk oleh tali. Setiap
M orang menghadap ke titik sudut masing-masing. Pasangan mana saja yang

menghadap ke arah yang sama?

O P
A 41 85

32 76

KL

O P
A 41 85

32 76

KL

Setiap orang membelakangi titik sudut masing-masing. Siapa orang yang
menghadap ke arah yang sama?

Orang pada sudut 1 dan 3 saling membelakangi. Sudut 1 dan 3 dinamakan
sudut bertolak belakang. Tulislah pasangan-pasangan sudut yang bertolak
belakang.

Subtema 3: Sikap Kepahlawanan 105

Orang pada sudut 1 dan 5 menghadap ke arah yang sama. Sudut 1 dan sudut 5
dinamakan sudut sehadap. Tulislah pasangan-pasangan sudut yang sehadap.

O P
A 41 85

32 76

KL

106 Buku Siswa SD/MI Kelas IV

Gambarlah kesimpulanmu!
Apa yang dimaksud dengan sudut sehadap?
Apa itu sudut bertolak belakang?

Subtema 3: Sikap Kepahlawanan 107

Gambarlah pasangan sudut yang sehadap!

Gambarlah pasangan sudut yang bertolak belakang!

Identifikasi sudut-sudut yang sehadap dan bertolak belakang pada gambar
berikut!

A
B

LM
0C

OF
P

K NE
D

108 Buku Siswa SD/MI Kelas IV

Nilai-nilai apa yang kamu pelajari hari ini?
Adakah sikap yang masih perlu kamu perbaiki? Jelaskan jawabanmu!
Sampaikan kepada orang tuamu hubungan nilai-nilai kepahlawanan dengan
Pancasila. Diskusikan cara-cara agar kamu bisa mengamalkan nilai-nilai
tersebut!

Subtema 3: Sikap Kepahlawanan 109

Setelah mengetahui perjuangan
para pahlawan, sikap apakah yang

dapat kamu tiru dari mereka?
Apakah sikap kepahlawanan itu
hanya ditunjukkan pada masa
perjuangan melawan penjajah saja?

Adakah tokoh-tokoh pada
masa sekarang yang tindakan

mencerminkan sikap
kepahlawanan?

Mari kita cari tahu bersama!

Sebelum belajar tentang sikap kepemimpinan, kamu akan belajar bersama
guru olahragamu.
Kamu sudah belajar tentang memar, luka, dan lepuh. Kamu juga sudah paham
cara mengobati memar, luka, dan lepuh. Sekarang, kamu bersama teman-
temanmu akan mempraktikkan lagi cara menangani ketiga jenis cedera
tersebut. Setelah selesai berpraktik, kamu dan gurumu dapat melakukan
refleksi bersama.

•• Langkah mana yang sudah dapat kamu lakukan dengan baik?
•• Langkah mana yang belum dapat kamu lakukan dengan baik?
•• Tuliskan rencanamu untuk lebih meningkatkan keterampilanmu dalam

mengobati memar, cedera luka dan lepuh.

110 Buku Siswa SD/MI Kelas IV

Masih ingatkah kamu dengan perjuangan para tokoh pada masa kerajaan
Hindu, Buddha, Islam, dan masa penjajahan? Bagaimana sikap kepahlawanan
yang mereka miliki?
Bagaimana pengaruh sikap kepahlawanan mereka terhadap masyarakat di
sekitarmu?
Ayo, kita buat urutan atau lini masa perjuangan dan sikap kepahlawanan
mereka!

Masa Hindu

Raja
Purnawarman

Sikap
kepahlawanan:
Mencintai
rakyat
Berani melawan
perompak

Apa yang dapat kamu temukan tentang sikap kepahlawanan dari masa ke
masa?
Apakah ada persamaan dan perbedaannya?
Sikap kepahlawanan bisa kamu temukan di lingkunganmu. Kamu bisa belajar
tentang sikap kepahlawanan dari kisah seorang penjaga pintu perlintasan
kereta api.

Subtema 3: Sikap Kepahlawanan 111

Isilah tabel berikut. Yang ingin aku ketahui lebih lanjut
tentang sikap kepahlawanan dari
Yang aku ketahui tentang sikap penjaga pintu perlintasan kereta api
kepahlawanan dari penjaga
pintu perlintasan kereta api

Diskusikanlah tabelmu dengan teman kelompokmu.

Untuk menambah pengetahuanmu tentang sikap kepahlawanan dari penjaga
pintu kereta api, bacalah teks berikut dalam hati!

Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

Gimin tinggal di Desa Lemah Abang, Karawang. Pekerjaannya sangat
mulia. Banyak orang yang telah ia selamatkan. Namun demikian, banyak
orang yang tidak peduli terhadap pekerjaan yang ia lakukan. Tidak ada
ucapan terima kasih yang diberikan kepadanya. Pendapatannya sangat
kecil dan tentunya kurang untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Jam
istirahatnya tidak menentu. Bahkan suatu saat, ia tidak bisa menikmati
makan siangnya karena tiba-tiba ada pekerjaan yang harus ia lakukan. Hari
raya pun terkadang ia harus masuk bekerja. Namun, Gimin tetap berusaha
untuk bekerja sepenuh hati. Gimin sangat mencintai pekerjaannya. Ia
sudah melakukan pekerjaannya hampir 30 tahun lamanya. Apa sebenarnya
pekerjaan Gimin? Mengapa ia sangat senang dengan pekerjaannya?

Gimin adalah seorang penjaga pintu perlintasan kereta api.
Ia sangat bangga dengan pekerjaan yang ia lakukan karena ia bisa
menyelamatkan banyak orang, mulai dari pejalan kaki, pengguna sepeda
motor, penumpang mobil atau pengguna kendaraan lainnya. Panas terik
atau guyuran air hujan tidak pernah ia pedulikan. Begitu juga dengan
suara bising kendaraan. Ia tidak pernah terganggu dengan semua itu.
Bahkan, umpatan dari mereka yang marah karena Gimin menutup pintu
rel pun ia abaikan. Di dalam pikirannya yang ada hanyalah usaha untuk
menyelamatkan orang-orang.

112 Buku Siswa SD/MI Kelas IV

Menjadi penjaga pintu perlintasan kereta api yang bertanggung jawab adalah
salah satu cerminan sikap kepahlawanan.
Jawablah rasa ingin tahumu pada kolom sebelah kanan tabel. Kamu dapat
mengisinya berdasarkan teks yang sudah kamu baca atau berdasarkan hasil
diskusimu dengan teman kelompokmu serta jawaban dari gurumu.
Tulislah semua informasi yang ada pada tempat yang sudah disediakan.

Sikap kepahlawanan pun dimiliki oleh mereka yang bekerja di kapal selam.
Mereka menjaga perairan Indonesia tetap terjaga dari gangguan orang-orang
yang tidak bertanggung jawab.
Biasanya kapal selam menggunakan sebuah ‘jendela’ yang membantunya
melihat keadaan sekeliling. Jendela ini berfungsi seperti mata pengintip.
‘Jendela’ pada kapal selam ini disebut periskop.
Periskop bisa kita buat secara sederhana dengan menggunakan bahan-bahan
yang ada. Kamu juga bisa berkreasi untuk menghias periskop yang kamu buat.
Ayo, membuat periskop bersama teman dan gurumu!

Subtema 3: Sikap Kepahlawanan 113

Alat dan bahan:
Kardus bekas
Cermin datar 2 buah dengan ukuran yang sama
Lem/selotip
Busur derajat
Gunting
Kertas biasa atau kertas koran atau kertas pembungkus kado.

Prosedur Pembuatan

Bentuklah kardus bekas menjadi sebuah balok dengan ukuran:

• Tinggi antara 30-50 cm

• Panjang dan lebar masing

Buatlah lubang pada bagian sisi bidang AB dan lubang lain pada sisi bidang EF,
dengan ukuran lubang yang disesuaikan dengan besarnya cermin.

Rekatkan cermin masing-masing dengan posisi seperti pada gambar. pastikan
cermin saling berhadapan (posisi cermin dengan kemiringan masing-masing
450 ).

AE

Sinar melalui Cermin
lubang atas menghadap
ke bawah

•• Amati gambar cara kerja Pantulan
priskop berikut ini melalui lubang
bawah
Cermin
menghadap
keatas

BF Mata manusia

114 Buku Siswa SD/MI Kelas IV

Setelah melakukan percobaan membuat perioskop, jawablah pertanyaan-
pertanyaan berikut!
1. Apa yang kamu temukan dalam percobaan ini?
2. Bagaimana bayangan yang dihasilkan periskop?
3. Apa kesimpulan yang kamu peroleh tentang percobaan ini?
4. Di manakah prinsip kerja periskop ini kamu jumpai dalam kehidupan

sehari-hari?
Buatlah laporan percobaanmu.

Laporan Kegiatan Percobaan

Nama percobaan:

Tujuan percobaan:

Alat-alat:

Langkah kerja:

Kesimpulan:

Udin sangat senang bisa membuat periskop. Udin sangat berterima kasih
kepada gurunya. Udin menyebut gurunya sebagai Pahlawan.

Subtema 3: Sikap Kepahlawanan 115

•• Apa yang kamu pelajari hari ini?
•• Apa yang ingin kamu ketahui lebih lanjut tentang pembelajaran hari ini?
•• Apakah kamu sudah bersikap baik kepada gurumu?

Ceritakan kepada orang tuamu ciri-ciri memar, cedera luka, dan lepuh serta
penanganannya. Kamu bisa mempraktikkan cara-cara mengobati memar,
luka, dan lepuh bersama mereka.
Ceritakan hasil praktik bersama orang tuamu kepada temanmu di sekolah!

116 Buku Siswa SD/MI Kelas IV

Tahukah kamu kapan Hari
Pahlawan diperingati?

Mengapa peringatan tersebut
merupakan hari besar
Nasional?

Peristiwa apa yang terjadi
pada tanggal itu?

Sebelum kita pelajari lebih lanjut. Tulislah hal-hal yang kamu ketahui tentang
hari pahlawan!

Bacalah teks berikut!
Bung Tomo
Sutomo, yang lebih dikenal dengan
sapaan akrab Bung Tomo, adalah seorang
pahlawan. Beliau terkenal karena perannya
dalam membangkitkan semangat rakyat
untuk menantang kembalinya penjajah
Belanda yang membonceng tentara NICA.
Perlawanan itu diakhiri dengan Pertempuran
10 November 1945 yang hingga kini diperingati
sebagai Hari Pahlawan.
Bung Tomo adalah tokoh populer pada peristiwa Pertempuran 10
November di Surabaya. Beliau merupakan pembakar semangat juang rakyat
untuk bertempur sampai titik darah penghabisan.

Subtema 3: Sikap Kepahlawanan 117

Beliau berjuang mempertahankan harga diri, tanah air, dan bangsa
yang telah diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945.
Berdasarkan teks di depan tulislah informasi mengenai Hari Pahlawan.

Bandingkan informasi awal yang kamu tulis sebelumnya dengan sekarang.
Apa kesimpulanmu?

Tulislah sikap-sikap Bung Tomo!

Apakah sikap-sikap Bung Tomo mencerminkan nilai-nilai Pancasila?

118 Buku Siswa SD/MI Kelas IV

Apa yang bisa kamu contoh dari Bung Tomo?

Ceritakan pengalamanmu mengaplikasikan nilai-nilai Pancasila!

Gigih mempertahankan kemerdekaan. Itulah sikap dari Bung Tomo Sikap itu
harus kita contoh. Kamu harus gigih dalam belajar, termasuk mempelajari
garis berikut

Subtema 3: Sikap Kepahlawanan 119

Ambilah kertas, lalu buat gambar seperti berikut!

O P
A 41 41

32 32

KL
Berilah nama tiap bagian sama dengan gambar di atas!

Gunting sudut sesuai dengan garis. Berapa sudut yang kamu hasilkan?

120 Buku Siswa SD/MI Kelas IV

Tempelkan sudut satu ke sudut lainnya, tulislah pasangan sudut yang sama
besar.

Apa kesimpulanmu!

Apa hubungan posisi sudut (berhadapan, bertolak belakang) dengan besar
sudut?

Sampaikan hasilnya di depan kelas!

Subtema 3: Sikap Kepahlawanan 121

Perhatikan gambar sudut berikut. Tulislah pasangan sudut yang sama besar!

A
B

LM
0C

OF
P

K NE
D

Hal-hal baik apa yang kamu pelajari hari ini?
Bagaimana supaya sikapmu semakin baik dari hari kehari?

Sampaikan kepada orang tuamu tentang Hari Pahlawan. Diskusikan juga cara
memperingati hari terselamat.

122 Buku Siswa SD/MI Kelas IV

Salah satu tokoh
yang berjuang untuk
kemakmuran rakyatnya
adalah Sultan Iskandar

Muda. Bagaimana
perjuangan Sultan

Iskandar?

Amati gambar dan baca teks berikut!

Sultan Iskandar Muda

Sultan Iskandar Muda adalah sultan yang memimpin
Kesultanan Aceh. Beliau berani melawan penjajah yang
ingin menguasai perdagangan di Nusantara. Sultan
Iskandar Muda membangun militer yang kuat sehingga
wilayah kekuasaannya makin luas.

Subtema 3: Sikap Kepahlawanan 123

Buatlah pertanyaan berdasarkan gambar dan teks tentang Sultan Iskandar
Muda!

Mintalah temanmu menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut!

Carilah informasi lebih lanjut dari berbagai sumber dan tuliskan dalam bentuk
peta pikiran berikut.

Nama tokoh

Perjuangan yang Sikap yang bisa
dilakukan diteladani

Sultan Iskandar
Muda

124 Buku Siswa SD/MI Kelas IV

Sultan Iskandar Muda, mengabdikan seluruh hidupnya bagi negara dan
kebesaran bangsa. Beliau sangat peduli terhadap kesejahteraan rakyat
Aceh.
Bagaimana seluruh rakyat di Aceh menikmati kesejahteraan yang
berkeadilan dan meraih kemerdekan di bawah Negara Kesatuan Republik
Indonesia?

Sultan Iskandar Muda
adalah salah satu

pahlawan nasional yang
mencurahkan hidupnya

demi kemerdekaan
rakyatnya.

Ayo, Menyanyikan lagu Hari Merdeka!
Setelah kamu berlatih menyanyikan notasi dan lirik lagu Hari Merdeka,
sekarang saatnya kamu menampilkan lagu tersebut di depan kelas secara
berkelompok. Sebelum kamu tampil, perhatikan arahan dari guru tentang
kriteria menyanyikan lagu dengan baik.
Ajukan pertanyaan kepada guru jika ada hal-hal yang belum kamu pahami!

Subtema 3: Sikap Kepahlawanan 125

Hari Merdeka

H. Mutahar

| 0j .k 5s 5sj .k s5 | j3.k 3 j3k.3 | 2j k.3 4j .k 2 | 1 s5 | j0.k 5s j5s .k s5 | 5j k.5s js5.k s5 | 4j k.5 6j .k 4 | 3 . |

Tu-juh be- las A- gustus tahun empat li- ma i- tu lah ha-ri ke-mer de-ka-an ki- ta

| 0j k.1 j1k.1 | 6 6 | 0j k.4 j5.k 6 | 5 3 | j0k.5s js5.k 5s | j1.k 1 j1.k 1 | 3j k.3 2j j 1 | 2 5 . |

Ha-ri mer- de- ka nusa dan bangsa hari la- hirnya bangsa In-do-ne-si- a mer

| 4 . 2 | j3.k 3 j3.k 3 | 2j k.3 j4.k 2 | 1 a1 | j0k.5 6j k.4 | j3k.3 3j k.3 | 2j .k 3 j4.k 2 | 1 . |

de ka skali merde- ka te-tap mer-de-ka se-la-ma hayat masih dikandung ba-dan

| 0j j 5 js6j 7s | 1 j.5s | 2 .j s5 | 3 j.2 | 4 j.3 | 5j j 1a 5j j 4 | 3 2 | 4 3 |

Ki-ta te- tap se- tia te- tap se- dia memper- ta-hankan In- do- ne- si

| 2j j s5 js6j s7 | 1 .j s5 | 2 .j 5s | 3 j.2 | 4 j.3 | j5j a1 5j j 4 | 3 2 | 1 . +

A kita te- tap se- tia te- tap se- dia mem- bela ne-ga- ra ki- ta

Ketika kelompok lain tampil, kamu dapat membuat catatan atas penampilan
mereka dari berbagai aspek, misalnya tinggi rendah nada, tempo, kekompakan,
dan ekspresi.

Setelah menyanyikan
lagu Hari Merdeka, ayo
kita pelajari lebih lanjut
tentang garis sejajar dan

berpotongan

126 Buku Siswa SD/MI Kelas IV

Amati gambar berikut! 2

6 8
1
5
10

7
9

12

4
11

3

Berdasarkan gambar tersebut, tulislah sebanyak mungkin garis yang sejajar.

Subtema 3: Sikap Kepahlawanan 127

Jelaskan alasanmu!
Tulislah sebanyak mungkin garis yang berpotongan!
Jelaskan alasanmu!

128 Buku Siswa SD/MI Kelas IV

Buatlah gambar kombinasi bangun yang memiliki garis paralel dan garis
berpotongan (sedikitnya terdiri atas tiga pasang garis paralel dan tiga pasang
garis berpotongan pada kertas berpetak.

Presentasikan gambar yang kamu buat dalam kelompok.

Subtema 3: Sikap Kepahlawanan 129

Materi pelajaran bagian mana yang sudah kamu pahami dengan baik? Jelaskan
jawabanmu!
Materi bagian mana yang belum kamu pahami?
Apakah materi pelajaran tersebut bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari?
Bagaimana perasaanmu selama belajar?
Apakah ada hal-hal lain yang ingin kamu ketahui?

Ceritakan kepada orang tuamu tentang perjuangan Sultan Iskandar Muda.
Minta orang tuamu menuliskan komentar tentang ceritamu!

130 Buku Siswa SD/MI Kelas IV

Banyak sikap kepahlawanan
yang ditunjukkan oleh

orang-orang di sekitar kita.
Siapa saja mereka? Ayo, kita

cari tahu!

Baca teks berikut dalam hati!

Setiap orang bisa menjadi pahlawan, asalkan dia melakukan hal-hal yang
berguna untuk lingkungannya.

Apakah sikap yang dimiliki sosok di bawah ini mencerminkan sikap
kepahlawanan?

Kakek Penyelamat Lingkungan Tanpa Pamrih

Berbuat baik tidak harus menunggu
kaya. Itulah falsafah hidup seorang
pria 65 tahun yang tinggal di
Sumedang, Jawa Barat. Dengan
ketekunan dan kesederhanaan,
sang kakek mampu mengubah
lahan yang tandus di kaki Gunung
Tampomas menjadi lahan hijau.

Kaki Gunung Tampomas dulunya

hanyalah padang tandus yang

rusak karena penambangan pasir.

news.liputan6.com/read/275732/kakek-penyelamat-lingkun- Setelah pasir habis ditambang,
gan-tanpa-pamrih, 2 April 2016 pukul 12.00 tempat tersebut ditinggal begitu

  gersang. Tidak ada yang bertanggung jawab.
saja kering dan

Tidak ada yang dikenai sanksi karena kerusakan ekosistem ini.

Subtema 3: Sikap Kepahlawanan 131

Duha Juhaeri menjadi penyelamat lahan yang rusak. Selama 26
tahun tanpa dibayar, tanpa pamrih, terus berupaya supaya lahan kering
menjadi hijau. Usaha kakek ini tidak sia-sia. Kini puluhan petani dan
peternak menggantungkan hidup dari jerih payah Juhaeri.
Karena itu ketekunannya pula, sang kakek rajin ini berhasil menjadi
peternak. Namun, Juhaeri bukanlah tipe orang egois. Ketika berhasil, dia
membagi kebahagiaan itu kepada penduduk sekitar untuk diajak menjadi
peternak.
Kini Kakek Juhaeri menuai kebahagiaan dari benih kebaikan
yang ditabur. Hanya dengan upaya sederhana, Juhaeri ternyata mampu
mengubah dari tiada menjadi ada. Dari kerusakan menjadi keteduhan.
Untuk berbuat baik, perlu usaha yang tiada henti.(JUM)Sumber: Liputan6.
com
Tulislah pertanyaan sebanyak mungkin tentang Kakek Duha Juhaeri.

Tukarkan pertanyaanmu dengan teman dan minta teman tersebut menjawab
pertanyaan yang kamu tulis.
Cari informasi penting dari teks di atas dan tuliskan pada kolom berikut.

132 Buku Siswa SD/MI Kelas IV

Presentasikan hasil temuanmu dalam kelompok.
Kakek Duha Juhaeri mempunyai tanggung jawab sosial yang sangat
tinggi. Tindakan yang dilakukan oleh Kakek Juhaeri adalah sejalan dengan
nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.

Jelaskan maksud dari pernyataan di atas sehubungan dengan sila kelima
Pancasila.

Kamu juga dapat menerapkan sikap yang menunjukkan tanggung jawab sosial
dalam kehidupan sehari-hari, khususnya terhadap lingkungan. Berikan contoh!

Apa yang akan terjadi jika kita tidak mempunyai tanggung jawab sosial dalam
kehidupan sehari-hari?

Subtema 3: Sikap Kepahlawanan 133

Membantu orang-orang di sekitar kita yang mengalami kecelakaan merupakan
salah satu bentuk tanggung jawab sosial yang sesuai dengan sila kelima
Pancasila.
Kamu telah belajar cara-cara menangani cedera akibat luka, luka memar, dan
luka melepuh.
Sekarang, kamu akan mencoba melakukan simulasi secara berkelompok
tentang cara-cara memberi pertolongan kepada orang-orang yang mengalami
cedera tersebut.
Kamu akan dibagi ke dalam beberapa kelompok yang terdiri atas 4-5 siswa.
Setiap kelompok mendiskusikan dan menuliskan skenario untuk simulasi.

Setiap kelompok menampilkan simulasi secara bergiliran!

134 Buku Siswa SD/MI Kelas IV

• Hal-hal penting apa yang kamu pelajari dalam satu pekan ini?
• Apa manfaat pelajaran tersebut untuk dirimu, orang lain, dan lingkungan?
• Sikap baik apa yang dapat kamu terapkan dalam kehidupan sehari- hari?
Jelaskan dan peragakan kepada orang tuamu cara mengatasi luka,
memar dan melepuh. Minta mereka menulis komentar tentang penjelasan
dan peragaanmu!

Subtema 3: Sikap Kepahlawanan 135

1. Apa perbedaan antara, garis, sinar, dan segmen? Buat gambar dan
penjelasan untuk menjawab pertanyaan tersebut!

2. Gambarlah garis sejajar pada kolom berikut. Jelaskan hal-hal yang kamu
ketahui tentang garis sejajar!

3. Gambarlah garis berpotongan pada kolom berikut. Jelaskan apa yang kamu
ketahui tentang garis berpotongan?

4. Tuliskan contoh penerapan prinsip garis sejajar dan garis berpotongan
dalam kehidupan sehari-hari. Jelaskan jawabanmu.

136 Buku Siswa SD/MI Kelas IV

5. Tuliskan tiga contoh sikap kepahlawanan yang bisa kamu terapkan dalam
kehidupan sehari-hari.

6. Tuliskan tiga contoh sikap dalam kehidupan sehari-hari yang merupakan
penerapan dari sila kelima Pancasila.

7. Tulislah kisah singkat dari salah satu pahlawan nasional yang kamu ketahui
beserta perjuangannya!

Subtema 3: Sikap Kepahlawanan 137

8. Apa yang kamu ketahui tentang sifat-sifat cahaya? Jelaskan!
9. Tuliskan 2 contoh penerapan sifat cahaya dalam kehidupan sehari-hari.

Jelaskan!

138 Buku Siswa SD/MI Kelas IV

Aku Cinta Membaca

Cintailah membaca, karena
semakin banyak membaca,
semakin banyak tempat yang kamu pahami.
Semakin sering membaca, semakin sering kamu berpetualang.
Semakin beragam bacaanmu,
semakin beragam pula pengalaman yang kamu rasakan.
Apa yang kamu baca akan membuatmu kaya.
Karena apa yang kamu baca akan mengisi dirimu dengan ilmu, menambah
jiwamu dengan pengetahuan,
dan membuka wawasan cakrawala benakmu, seluas-luasnya!

Aku Cinta Membaca 139

Kakek, Pahlawanku

Aku pulang sekolah sambil menangis. Kesal sekali hatiku hari ini. Lagi-
lagi teman- teman mengejekku. “Si hitam..., si hitam..!” begitu mereka
selalu memanggilku. Kulitku memang hitam, rambutku juga hitam. Mau
bagaimana lagi? Ayah dan ibuku juga berkulit hitam, bagaimana mungkin aku
bisa berkulit putih? Awalnya aku hanya diam. Diam tak menjawab. Tetapi,
teman-temanku tidak berhenti mengejekku. Semakin aku diam, semakin
banyak teman yang ikut mengejek. Aku tidak tahu lagi harus bagaimana.
Aku diam..., dan diam..., menahan tangis, yang akhirnya tak tertahan lagi di
perjalanan pulang.

Sampai di depan rumah, ternyata ada kakek yang duduk di teras depan.
Aku mengusap air mata, berusaha menyembunyikan tangisku. Tetapi, kakek
selalu tahu. Ia selalu tahu ketika aku sedang sedih. Kakek hanya tersenyum dan
memintaku duduk di sampingnya. Kakek diam tak bertanya, hanya mengusap
punggungku lembut, menunggu tangisku reda. Akhirnya aku bercerita pada
kakek. Aku menumpahkan kesal hatiku pada teman-teman yang mengejekku.
Kakek tersenyum dan tersenyum lagi. Aku hampir saja bertambah kesal.
Mengapa kakek tidak ikut marah pada teman- temanku?

140 Buku Siswa SD/MI Kelas IV

Setelah habis ceritaku, kakek berkata “Jangan memberatkan hati dengan
masalah yang kecil. Coba cari akal untuk meringankan beban hatimu.”

“Bagaimana caranya, Kek? Aku sudah diam.., dan diam tidak menanggapi.
Tetapi, teman-temanku tidak berhenti mengejekku.” aku menjawab permintaan
Kakek dengan cepat.

“Besok, ketika teman-teman mengejekmu... ’Si hitam... Si hitam...!’ kamu
jawab saja ‘tapi manis, ‘kan?” Kakek memberiku saran.

Aku heran. Saran apa itu? Aku takut teman-teman akan semakin
mengejekku. Tetapi, kakek meyakinkan aku. Ia malah memintaku melatihnya
berulang-ulang. Sore itu, aku bisa tertawa. Biarlah. Aku coba saja besok.
Mungkin saja Kakek benar, begitu pikirku.

Ternyata, Kakek benar! Esok harinya, ketika teman-teman mengejekku lagi,
aku langsung menjawab. Aku menjawab dengan kalimat yang sudah berulang
kali aku latih.

“Tapi maniiiiss, ‘kan?”
Ajaib! Teman-temanku lalu diam termangu mendengar jawabanku.
Lalu, salah seorang temanku menjawab pelan “Iya sih..., kamu memang
hitam, tetapi memang maniis juga...” begitu katanya. Temanku yang lain lalu
tertawa. Lalu, aku juga tertawa. Kami memang berteman dekat, walau kadang-
kadang kami lupa batas ketika bercanda.
Benar kata Kakek! Tak perlu memberatkan hati dengan masalah yang kecil.
Gunakan akal yang cerdik untuk meringankan beban hati. Kakek membelaku
dengan caranya yang cerdik. Kakek mengajarku untuk membela diri dengan
akal pikiranku. Terima kasih atas nasihatmu..., Kakek, Pahlawanku!

Santi Hendriyeti

Aku Cinta Membaca 141

Idolaku, Pahlawanku

Sore ini aku termangu di teras rumah. Aku menyaksikan teman-
teman bermain sepeda dengan riang. Mereka berputar mengelilingi
lapangan di depan rumahku. Aku ingin seperti mereka. Aku ingin bisa
mengendarai sepeda. Aku ingin bisa ikut pawai sepeda hias minggu depan.
Tetapi aku belum bisa mengendarai sepeda! Ayah selalu pulang di malam
hari. Tidak ada yang mengajariku naik sepeda. Aku tidak mungkin minta
teman-teman mengajariku. Aku malu!

Aku masih termangu ketika kulihat pagar depan terbuka. Abang pulang!
Abangku sekolah di SMA kabupaten, kelas 10. Umurnya enam tahun di atasku.
Abang hanya pulang pada akhir pekan. Pada hari sekolah, ia tinggal dengan
paman, yang rumahnya dekat dengan SMA kabupaten.

Abang duduk di sebelahku. Ia menanyakan kabarku. Aku langsung bercerita
tentang keinginanku. Aku bercerita bahwa aku iri dengan teman-teman yang
bersepeda di depan rumah.

Abang langsung menggandeng tanganku. Ia mengajakku mengambil
sepeda di belakang rumah. Diperiksanya ban sepeda. Agak kempis karena
jarang dipakai. Abang meminjam pompa sepeda kepada tetangga sebelah
rumah. Aku hanya memperhatikan Abang. Apa yang akan dilakukannya?

142 Buku Siswa SD/MI Kelas IV

Setelah memompa ban sepeda, Abang membawa sepeda ke luar rumah. Ia
memanggilku. “Ayo, belajar naik sepeda dengan Abang!” begitu katanya. Aku
pun tersenyum riang. Oh..iya..! Abang ‘kan pandai bersepeda. Ia malah pernah
menjadi pemenang lomba balap sepeda di kabupaten. Aku lupa, Abang sudah
cukup besar. Ia bisa mengajariku bersepeda. Aku tidak usah menunggu ayah
punya waktu pada akhir pekan untuk mengajarku.

Sore itu Abang membimbingku dengan sabar. Dipegangnya sepeda dari
belakang. Diajarnya aku mengayuh dengan benar. Beberapa kali aku jatuh,
tetapi aku tidak menyerah. Abang terus memberiku semangat. Langit mulai
jingga, matahari hampir terbenam. Aku sudah mulai lancar bersepeda! Abang
hanya mengikutiku dari belakang. Sepeda tidak perlu dipegangnya lagi. Aku
senang sekali. Kalau aku rajin bersepeda setiap sore, minggu depan pasti aku
sudah bisa ikut pawai sepeda hias.

Abangku adalah idolaku. Tidak dihiraukannya tubuh lelah setelah
menempuh perjalanan dari kabupaten. Abang sabar membantuku belajar
bersepeda. Abangku adalah pahlawanku. Terima kasih, Abang!

Santi Hendriyeti

Aku Cinta Membaca 143

Pahlawan Tak Terduga

Boni menggaruk-garuk kepalanya. Rambutnya berantakan. Sudah sepuluh
menit Boni berkeliling kelas, dari satu meja ke meja lain.Isi tasnya
pun berantakan di atas meja. Pensilnya hilang! Boni hanya membawa
sebatang pensil ke sekolah. Sekarang pensil itu hilang! Padahal sebentar lagi
ulangan matematika akan dimulai. Duh..bagaimana ini?

Boni berkeliling mendatangi teman-temannya. Ia ingin meminjam pensil.
Tetapi,...teman-temannya menolak. Mereka hanya membawa pensil yang
cukup bagi mereka. Lagipula, teman-teman kesal dengan Boni. Ia jarang
membawa alat tulis dari rumah, hanya mengandalkan pinjaman dari teman-
temannya. Lalu, menghilangkan pensil pinjamannya entah ke mana. Boni
tidak bertanggung jawab!

Hari itu muka Boni yang memelas tidak dihiraukan oleh teman-temannya.
Gawat! Jika Pak Halim tahu Boni tidak siap, pasti ia tidak diz inkan mengikuti
ulangan matematika. Tidak membawa alat tulis bisa dianggap tidak siap
mengikuti ulangan. Boni terduduk lemas di mejanya. Ia tahu ini akibat
keteledorannya sendiri. Boni bingung bagaimana nanti harus menjawab
pertanyaan Pak Halim.

Tiba-tiba..., ada tangan menyentuh punggung Boni. Tangan Bima. Ia
menyodorkan sebatang pensil. “Ini, kamu boleh pinjam pensilku. Aku membawa
pensil lebih hari ini,” katanya

Boni terdiam. Boni ragu untuk mengambil pensil itu, tetapi Bima sudah
meletakkannya di atas meja. Boni malu! Boni sering mengejek Bima. Tubuhnya
kecil, tak banyak bicara, walaupun ia pandai. Ia hanya diam tak membalas
ketika Boni terus-terusan mengejeknya.

Hari ini Boni yang terdiam. Bima, yang sering diejeknya, menjadi
penyelamatnya. Boni bisa mengikuti ulangan matematika karena Bima,
pahlawan tak terduga.

Santi Hendriyeti

144 Buku Siswa SD/MI Kelas IV


Click to View FlipBook Version