The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by permadhi, 2020-09-25 16:37:37

Warta GKT3 2020-09-27

Warta GKT3 2020-09-27

Keywords: warta,gkt

SAAT TEDUH

VOTUM

“Ibadah kita hari ini kita mulai dalam nama Allah Bapa, Putra, dan Roh
Kudus; kiranya Allah Tritunggal memberkati ibadah kita dari awal
sampai kepada akhirnya.” Amin.

PUJIAN BERSAMA :

DATANG MENYEMBAH RAJA YANG MULIA (KPPK 19)

VERSE 1

Datang menyembah Raja yang mulia,
'ku mau memuji tentang kasih-Nya
Sejak dahulu Dialah Pelindungku
Ia bertakhta di sorga penuh mulia

VERSE 2

Datang memuji kasih besar-Nya
terang jubah-Nya, langit tirai-Nya
Allah datang menembus awan gelap
guntur angin topan tak merintangi-Nya

VERSE 3

Ku mau tuturkan kasih rahmat-Nya
tiupan napas-Nya pancarkan t'rang-Nya
Sumber dari bukit turun ke ladang
Ia curahkan hujan sejukkan bumi

VERSE 4

Kuasa-Nya besar, kasih-Nya ajaib
malaikat sorga memuji Dia
Meski 'ku rendah suaraku lemah
namun 'ku mau puji Tuhan Penebus

INTROITUS – Mazmur 118 : 28 - 29

" Allahku Engkau, aku hendak bersyukur kepada-Mu, Allahku, aku
hendak meninggikan Engkau. Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia
baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya."

PUJIAN BERSAMA :

SUCI SEPUTIH SALJU (PPR 171) MEDLEY UBAH HATIKU

VERSE 1

Ya, Tuhan ku rindu diselamatkan
Kini kupandang pada salib Tuhan
Ya, darah Yesus membri keampunan
Sucikan hatiku seputih salju
Sputih salju hatiku rindu
Sucikan hatiku seputih salju

VERSE 2

Ya Tuhan aku rindu disucikan
Kuasa darah-mu membri kelepasan
Kutinggalkan smua dan ikut Tuhan
Sucikan hatiku seputih salju
Sputih salju hatiku rindu
Sucikan hatiku seputih salju.

VERSE 3

Ya, Tuhan ku rindu di sempurnakan
Ya, Tuhan brikanlah Roh kebenaran
Tolong daku mencapai kesucian
Sucikan hatiku seputih salju
Sputih salju hatiku rindu
Sucikan hatiku seputih salju.

VERSE

Ubah hatiku seputih salju
Ubah hatiku s’perti diri-Mu
Engkau Penjunan, Ku tanah liat
Bentuklah saja ini doaku
Ubah hatiku seputih salju
Ubah hatiku s’perti diri-Mu

DOA PENGAKUAN DOSA

BERITA ANUGERAH – Yeremia 33 : 8

“Aku akan mentahirkan mereka dari segala kesalahan yang mereka
lakukan dengan berdosa terhadap Aku, dan Aku akan mengampuni
segala kesalahan yang mereka lakukan dengan berdosa dan dengan
memberontak terhadap Aku.”

PETUNJUK HIDUP BARU – Yohanes 14 : 21

“Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang
mengasihi Aku. Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh
Bapa-Ku dan Aku pun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-
Ku kepadanya."

PENGAKUAN IMAN RASULI

Aku percaya kepada Allah, Bapa yang Mahakuasa,
Khalik langit dan bumi.
Dan kepada Yesus Kristus, Anak-Nya yang Tunggal, Tuhan kita.

Yang dikandung dari Roh Kudus, lahir dari anak dara Maria.
Yang menderita sengsara di bawah pemerintahan Pontius Pilatus,
disalibkan, mati dan dikuburkan, turun ke dalam kerajaan maut.
Pada hari yang ketiga bangkit pula dari antara orang mati.

Naik ke surga, duduk di sebelah kanan Allah Bapa yang Mahakuasa.
Dan dari sana Ia akan datang untuk menghakimi
orang yang hidup dan yang mati.

Aku percaya kepada Roh Kudus, Gereja yang kudus dan am,
persekutuan orang kudus, pengampunan dosa,
kebangkitan tubuh, dan hidup yang kekal. Amin

KHOTBAH oleh Ev. Christian Reeve

Yohanes 4 : 20 - 26

PEMBUKAAN
Judul kotbah hari ini adalah Ibadah yang relevan. Apa arti relevan?
Menurut KBBI relevan artinya, terkait, sangkut menyangkut, terpaut.
Sedangkan dalam terjemahan lain, relevan berarti cocok untuk satu
masa, periode, atau keadaan tertentu. Jadi apakah berarti ibadah yang
relevan berarti ibadah yang "cocok/sesuai dengan saya?"

Bisa jadi bahaya kalau ibadah disesuaikan dengan selera kita saja.
Mengapa? Karena manusia secara natur sudah jatuh dalam dosa,
sehingga kecenderungan sesuai dengan selera kita adalah menuju
pada dosa. Jadi hari ini kita akan belajar memahami apa itu ibadah
yang sesungguhnya yang berkenan kepada Tuhan?

1. Menyembah Tuhan adalah soal "kehausan" terdalam (ay. 13-15)

Perjumpaan Yesus dan perempuan Samaria ini merupakan
perjumpaan yang disengaja oleh Yesus untuk menjangkau dia,
menolong dia. Siapa perempuan Samaria ini? Seorang wanita yang
mengambil air di tengah hari bolong, dan tidak bersama2 dengan
orang pada umumnya mengambil air, menunjukkan bahwa dia
mengalami sanksi sosial (mungkin karena moral).

Tuhan Yesus sengaja meminta air (fisik) untuk menyatakan
kerinduan si perempuan yang terdalam sesungguhnya yaitu air
hidup. Perempuan samaria mencoba memenuhi kerinduan batinnya
dengan cara dari luar (ganti2 pasangan). Itu adalah hal yang dari luar
yang tampaknya bisa memuaskan tapi sebenarnya tidak. Jadi Yesus
menawarkan sesuatu yang memuaskan dari dalam yaitu air hidup.

Menyembah/ beribadah adalah soal siapa yang kita sembah, yang
dapat memenuhi dan memuaskan kerinduan batin kita. Bukan
sekedar hal2 fisik yang tampak, tapi Yesuslah yang dapat memenuhi
hasrat kita, sehingga kita tidak "haus" lagi. Ibadah tetap akan relevan
ketika Yesus Kristus menjadi satu-satunya jawaban akan dahaga
rohani kita.

2. Menyembah Tuhan dibutuhkan pertobatan (ay. 16-18)

Kenapa dari air tiba-tiba Yesus alihkan dengan menyuruh
perempuan Samaria itu memanggil suaminya? Karena selama ini
perempuan Samaria mencari pemenuhan dahaganya melalui pria,
ganti-ganti pasangan, dan terbukti, itu tidak berhasil. Yesus di sini
tidak sedang mengganti topik, tetapi justru Dia masuk lebih dalam.

Apa itu? Memahami anugerah Tuhan dimulai dengan memahami
betapa berdosanya kita. Setelah paham bagaimana? perlu
pertobatan. Jadi menyembah Tuhan itu membutuhkan pertobatan
(kita bisa lihat bagaimana perempuan Samaria bertobat di akhir
perikop ini). Ibadah akan tetap relevan ketika kita senantiasa
mengakui keberdosaan kita dan mau bertobat di hadapan-Nya.

3. Menyembah Tuhan bukan cuma soal tempat (ay. 21-22)

Perempuan Samaria setelah disentuh bagian paling privasinya oleh
Yesus (yaitu dosa seksualnya), dia justru mengalihkan pembicaraan
ke soal yang paling kontroversi saat itu yaitu tempat yang

paling benar untuk beribadah. Orang Israel menyembah Allah di bait
suci di Yerusalem, orang samaria menyembah Allahnya di gunung
gerizim. Keduanya mengklaim mereka yang paling benar. Tapi apa
jawab Yesus? Yesus tidak mengatakan yang ini benar yang itu salah,
Yesus berkata bukan soal "dimana" tapi "siapa" dan "bagaimana"
menyembah, itulah yang seharusnya menjadi perhatian setiap kita.

Siapa yang kita sembah? Yesus me-mention "Bapa" 3 kali dalam 2
ayat. mengapa? karena mereka sibuk pada hal2 yang tampak dan
bukan esensi. Oleh karena itu Yesus berkata, kamu menyembah apa
yang tidak kamu kenal... Yesus menyebut Bapa menunjukkan bahwa
ada relasi intim antara Dia dengan Allah sehingga Allah itu dipanggil
Bapa. Jadi menyembah Tuhan adalah soal relasi pribadi dengan Dia,
bukan soal tempatnya. Menyembah di sini lebih kudus, menyembah
di gedung ini lebih terasa sakral dan kudus, lebih dekat dengan
tuhan. Bukan itu! Menyembah adalah soal pengenalan kita akan Dia,
yang kita sembah, sehingga kita dapat memanggil Dia dengan
sebutan Bapa. Ibadah/menyembah akan tetap relevan ketika kita
fokus pada yang esensi, yaitu pengenalan akan Bapa, lebih dari
sekedar ekspresi.

4. Menyembah Tuhan itu melibatkan pikiran (knowledge) dan hati
(heart)
(ay 23-24)

Yesus berkata : ...penyembah-penyembah yang benar akan
menyembah dalam roh dan kebenaran... Kita sering menjumpai
berbagai jemaat gereja yang terjebak dalam salah satu ekstrim ini.
Entah yang hanya berfokus pada knowledge saja, jadi ketika beribadah,
berkomunitas dengan kelompok ini, nuansanya begitu "dingin." Ekstrim
satunya begitu emosional ketika beribadah, tetapi dangkal akan
pemahaman imannya. Bapa sendiri tidak ingin setiap kita terjebak

dalam salah satu ekstrim ini. Apa yang Bapa inginkan? Orang yang
menyembah dalam roh dan kebenaran.

Disentuh soal kebenaran oleh Yesus untuk perempuan samaria,
mengapa? Karena orang samaria hanya mengakui taurat saja,
sedangkan mereka menolak kitab2 lainnya. Artinya pemahamannya
tentang Allah sangat terbatas sekali.

Bapa tidak mau setiap kita tidak mengenal siapa yang kita sembah.
Bapa juga tidak mau kita penuh dengan pemahaman tentang Dia
tetapi hati kita tidak dipakai untuk merasakan kasih-Nya. Kita harus
memikirkan tentang kasih Allah, tapi bukan hanya memikirkan, tetapi
juga merasakannya!

Menyembah harus menggunakan pikiran, menyembah juga harus
melibatkan emosi. Kebenaran tanpa emosi menghasilkan ortodoksi
yang mati dan gereja yang penuh dengan pejuang yang tidak spiritual.
Emosi tanpa kebenaran menghasilkan hiruk-pikuk kosong dan
memupuk orang-orang lemah yang menolak disiplin pemikiran yang
keras. Ibadat sejati datang dari orang-orang yang sangat emosional
dan yang mencintai doktrin yang dalam dan sehat. Ibadah akan tetap
relevan ketika kita melibatkan pikiran dan emosi saat menyembah Dia.

PENUTUP
Jadi apa itu ibadah yang relevan / ibadah yang sesuai? Ketika
ibadah/penyembahan kita ada di dalam esensinya yaitu : in spirit and in
truth - dalam roh dan kebenaran. Bagaimana soal bahasa beribadah?
Saya lebih terbiasa dengan hymne dan alat musik akustik, atau saya
lebih terbiasa dengan alat musik band dan lagu-lagu baru. Ingat
bahwa kita satu di dalam tubuh Kristus. Dan bagi saya mengubah
bahasa beribadah tidak seperti membalikkan telapak tangan. Artinya
memang ada segmentasi untuk model ibadah yang berbeda sekalipun
satu gereja, itu tidak apa. Apa yang perlu kita lakukan sebagai tubuh
Kristus? Saling support antar sesama anggota tubuh Kristus. Dengan
cara yang paling simple : berdoa, menanyakan keperluan dan
pergumulan pelayanan, saling membantu i dalam pelayanan ibadah
sekalipun ibadah yang berbeda. Ini adalah bentuk ibadah yang relevan
dan sejati. Amin.

PUJIAN BERSAMA (PERSEMBAHAN) :

HANYA OLEH DARAH YESUS (PPR 59)

VERSE 1

Terlepas dari dosa, hanya oleh Darah Yesus
Ku mendapat sentosa, hanya oleh Darah Yesus
Tuhan disalibkan, hapus s’gala dosa
Hatiku Sucilah, hanya oleh Darah Yesus

VERSE 2

S’karang ku dibenarkan, hanya oleh Darah Yesus
Hatiku disucikan, hanya oleh Darah Yesus
Tuhan disalibkan, hapus s’gala dosa
Hatiku Sucilah, hanya oleh Darah Yesus

VERSE 3

Tiap hari ku menang, hanya oleh Darah Yesus
Aku masuk surga trang, hanya oleh Darah Yesus
Tuhan disalibkan, hapus s’gala dosa
Hatiku Sucilah, hanya oleh Darah Yesus

DOA PERSEMBAHAN DAN DOA SYAFAAT

1. Mari berdoa bagi bangsa dan negara kita yang sendang menguji vaksin
Corona. Kita berdoa supaya vaksin ini dapat terproduksi sesuai denga
waktu yang sudah ditetapkan dan berdoa juga bagi setiap relawan
supaya mereka tetap dalam kondisi yang baik.

2. Kita berdoa bagi setiap kita, orang-orang Kristen, biarlah Tuhan yang
terus meneguhkan hati dan iman kita ditengah kondisi yang tidak
mudah ini.

DOXOLOGY – Owen

Puji Allah, Sumber berkat
Pujilah Dia, Makhluk di bumi
Pujilah Dia, Malak di Surga
Pujilah Bapa, Putra, Roh Kudus
Amin

DOA BERKAT – Bilangan 6 : 24 - 26

TUHAN memberkati engkau dan melindungi engkau;
TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya
dan memberi engkau kasih karunia;
TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu
dan memberi engkau damai sejahtera.

SAAT TEDUH


Click to View FlipBook Version
Previous Book
LEGENDA O KRAKOWSKIM HEJNALE
Next Book
Harvest Collection Brochure