The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by permadhi, 2020-03-13 23:12:12

Visual Basic Net 2015

Visual Basic Net 2015

Keywords: visual,basic,net,2015

18
2.4.5 Mengenal IDE Visual BASIC 2015

Selanjutnya Anda akan memahami dan mempelajari tampilan IDE pada sebuah project
Visual BASIC 2015, bagaimana mengenal toolbox, properties, Design window dan Solution
Explorer. Berikut penjelasannya :

Toolbox: merupakan kelengkapan grafis dan komponen yang dapat ditambahkan seperti
textbox, botton, label dan sebagainya.

Gambar 2.12 Toolbox
Design window: merupakan tampilan antar muka untuk melakukan desain.
Solution Explorer: merupakan tampilan yang memuat project, form, module, class dan
komponen.

19

Gambar 2.13 Solution Explorer
Properties: mengatur karakteristik dari setiap objek

Gambar 2.14 Properties
LATIHAN Membuat Aplikasi Hallo User (sambungan)

Selanjutnya untuk mendesain tampilan form1.vb, akan ditambahkan control seperti
gambar berikut :

Gambar 2.15 Form Latihan Hallo User
Gantilah properti masing-masing komponen seperti tertera dibawah ini :

20

Tabel 2.2 Pengaturan Properties Latihan Hallo User

Object Properties Value

Form1 Text Latihan : Form Hallo

User

Label1 Text Masukkan Nama

Botton1 Text OK

Botton2 Text Tutup

Untuk memasukkan code pada sebuah objek atau komponen anda bisa melakukan
double-click pada objek tersebut, kode ini disebut event handler atau sebutan lain adalah event
procedure.

Private Sub Button1_Click(sender As Object, e As EventArgs) Handles Button1.Click
End Sub

Listing Program/code diletakkan diantara Private Sub dan End Sub, tambahkan code dibawah
ini pada botton1 :

Public Class Form1
Private Sub Button1_Click(sender As Object, e As EventArgs) Handles Button1.Click
'Menampilkan Nama pada Textbox1 ke Pesan Dialog
MessageBox.Show("Hallo, " & TextBox1.Text &
"! Selamat Datang di Visual BASIC 2015",
"Pesan : Hallo User")
End Sub

End Class

Tambahkan kembali Listing Program/code pada botton2 atau tombo tutup :

Private Sub Button2_Click(sender As Object, e As EventArgs) Handles Button2.Click
'Menutup Aplikasi
Me.Close()

End Sub

Hasil dari kode program diatas, dapat dilihat pada gambar 2.16 berikut ini :

Gambar 2.16 Hasil Form Latihan Hallo User

21

Ketika tombol OK di klik maka akan muncul pesan seperti pada gambar 2.17 berikut ini :

Gambar 2.16 Hasil Form Latihan Hallo User

2.5 Rangkuman
1. Banyak Aplikasi yang bisa dibangun oleh Visual Studio 2015 dengan berbagai Bahasa

pemrograman yang disediakan dari C++, C#, F# ASP, Java hingga BASIC.
2. Banyak Pilihan Produk yang disediakan Microsoft, dari berbagai versi Microsoft Visual

Studio Community merupakan pilihan baik bagi pelajar.
3. Visual BASIC 2015 tetap tergantung dengan adanya .NET Framework sebagai target

aplikasi nantinya akan dijalankan.
4. Anda mulai mengenal mengembangkan aplikasi dasar dengan Visual Dasar 2015 sangat

mudah. Denga IDE yang disediakan Anda dapat membuat aplikasi dengan mudah dan
cepat.

2.6 Tugas/ Soal Latihan
1. Jelaskan apa perbedaan Microsoft Visual Studio 2015 dan Microsoft Visual BASIC 2015!
2. Sebutkan produk yang disediakan Microsoft Visual Studio 2015!
3. Sebutkan dan Jelaskan Fungsi dari Properties dan Toolbox!
4. Sebutkan dan jelaskan beberapa fitur yang terdapat pada Visual Studio 2015!
5. Buatlah aplikasi dengan hallo user, Contoh tampilannya adalah sebagai berikut.

Saat tombol OK di klik maka akan muncul pesan dengan nama dan alamat.

22

2.7 Daftar Bacaan
1 Del Sole, Alessandro. 2010. Visual Basic 2010 unleashed. Indiana: Sams Teach.
2 Foxall, James. 2015. Visual Basic 2015 in 24 Hours. Indiana: Sams Teach.
3 Halvorson, Michael. 2013. Microsoft Visual Basic 2013 Step by Step. California:

Microsoft Corporation by: O’Reilly Media, Inc
4 Newsome, Bryan. 2016. Beginning Visual Basic 2015. Indiana: John Wiley & Sons, Inc.
5 Stephens, Rod. 2012. Visual Basic 2012 Programmer’s Reference. Indianapolis: John

Wiley & Sons, Inc.
6 Sur, Abhishek. 2014. Visual Studio 2013 and .NET 4.5 Expert Cookbook, Second edition.

Birmingham: Packt Publishing Ltd.
7 Torre, de la, Cesar and Carmona, David. 2013. .NET Technology Guide for Business

Applications. Washington: Microsoft Press.
8 Zak, Diane. 2012. Clearly Visual Basic: Programming with Microsoft Visual Basic 2010,

Second Edition. USA: Course Technology, Cengage Learning.
9 Zak, Diane. 2014. Programming with Microsoft Visual Basic 2012, Sixth Edition. USA:

Course Technology, Cengage Learning.

BAB III
MENULIS KODE

Ringkasan
Merancang user interface (Tampilan Antar Muka) dan menambahkan kontrol pada desain
saja tidak akan berfungsi tanpa menambahkan kode. Pada bab ini Anda akan mempelajari
bagaimana menulis kode Visual Basic 2015 untuk semua kontrol sehingga mereka dapat
berinteraksi dengan berbagai event yang diinginkan.

3.1 Konsep Event-Driven Programming
Pada dasarnya Visual BASIC 2015 adalah bahasa Event-Driven Programming, yaitu

penggunaan kode untuk memicu interaksi terhadap kontrol dengan berbagai peristiwa-
peristiwa (event) yang diinginkan. Event biasanya tidak terbatas, sebagai contohnya click,
double click, drag and drop dan sebagainya. Pada umumnya, untuk memasukkan kode pada
Kontrol hanya double-click pada objek tersebut. Tetapi, Anda juga bisa membuka viev kode
dan memilih objek atau event dan pada menu sebelah kanan yang menunjukan prosedur yang
berhubungan. Untuk ilustrasi seperti pada gambar 3.1 berikut ini:

Gambar 3.1 View Kode Editor
Dalam hal ini, prosedur untuk memuat Form1 dimulai dengan Private Sub dan diakhiri
dengan End Sub, Prosedur ini termasuk class Form1 dan Load. Kode ditulis diantaranya
Private Sub dan End Sub.

3.2 Kontrol
Beberapa kontrol yang umum digunakan adalah label, text box, button, list box, combo

box, picture box, timer dan lainnya. Untuk Kontrol lainnya akan dipelajari pada bab
selanjutnya.

23

24

3.2.1 Text Box dan Label

Text Box adalah kontrol standar dalam Visual Basic 2015 yang berfungsi sebagai

penerima input dari user serta untuk menampilkan output. Text Box dapat menampilkan teks

dan data numerik. String dalam kotak teks dapat dikonversi ke data numerik dengan

menggunakan fungsi Val (teks). Contoh berikut mengilustrasikan sebuah program sederhana

yang memproses masukan dari pengguna.

LATIHAN 3.1 Membuat Kalkulator Sederhana

Pada latihan ini, Anda menambahkan dua buah text box dan tombol untuk menghitung

jumlah dari dua angka menggunakan fungsi penambahan.

Gambar 3.2 Latihan Kalkulator Sederhana

Gantilah properti masing-masing komponen seperti tertera dibawah ini :

Tabel 3.1 Pengaturan Properties Latihan Kalkulator Sederhana

Object Properties Value

Form1 Text Kalkulator Sederhana

TextBox1 - -

TextBox2 - -

Botton1 Text +

Program ini nantinya akan menambah nilai pada kotak TextBox1 dan TextBox2 dan
hasil pada pesan dialogbox. Masukkan kode pada Botton1 berikut ini:

Private Sub Button1_Click(sender As Object, e As EventArgs) Handles Button1.Click
MsgBox(“Jumlah “ & Val(TextBox1.Text) + Val(TextBox2.Text))

End Sub

Hasil dari kode program diatas, dapat dilihat pada gambar 3.3 berikut ini :

25

Gambar 3.3 Hasil Form Latihan Kalkulator Sederhana

Label adalah objek dimana kita dapat menampilkan teks dan data numerik. Teks tidak

dapat dapat diubah oleh pemakai, mengubah teks dapat diubah pada properti dan juga pada

saat runtime.

LATIHAN 3.2 Membuat Kalkulator Sederhana

Pada latihan ini, hasil perhitungan tidak ditampilkan dalam bentuk kotak pesan, tetapi

jumlah akan ditampilkan pada labelnya.

Gambar 3.3 Latihan Kalkulator Sederhana

Gantilah properti masing-masing komponen seperti tertera dibawah ini :

Tabel 3.2 Pengaturan Properties Latihan Kalkulator Sederhana

Object Properties Value

Form1 Text Kalkulator Sederhana

TextBox1 - -

TextBox2 - -

Label1 Text +

Label2 Text =

Label3 Text Hasil

Label3 Font : Size 14

Botton1 Text Hitung

Masukkan kode pada Botton1 berikut ini:

Public Class Form1

26

Private Sub Button1_Click(sender As Object, e As EventArgs) Handles Button1.Click
Dim num1 As Single = Val(TextBox1.Text)
Dim num2 As Single = Val(TextBox2.Text)
Dim Sum As Single = num1 + num2
Label3.Text = Sum.ToString

End Sub
End Class

Hasil dari kode program diatas, dapat dilihat pada gambar 3.4 berikut ini :

Gambar 3.4 Hasil Form Latihan Kalkulator Sederhana

3.2.2 List Box dan Combo Box
List Box adalah kontrol yg digunakan sebagai alat untuk menampilkan daftar dari

beberapa pilihan. Fungsi dari List Box adalah untuk menampilkan daftar item dimana
pengguna dapat klik dan pilih item dari daftar. Item dapat ditambahkan dan dihapus pada
waktu desain dan pada saat runtime.

Ada dua cara untuk menambahkan item pada List Box; String Collection Editor dan
Item.Add. Menggunakan String Collection Editor silakan klik-kanan pada list box pilih Edit
Item dan masukkan item satu per satu dan tekan enter untuk menambahkan, seperti pada
gambar 3.5 berikut ini :

Gambar 3.5 String Collection Editor List Box
Menggunakan kode Item.Add Anda harus memasukkan pada event load form berikut
ini :

Public Class Form1
Private Sub Form1_Load(sender As Object, e As EventArgs) Handles MyBase.Load

27

ListBox1.Items.Add(“Visual Studio 2015”)
End Sub
End Class

Pada Visual Basic 2015, fungsi dari Combo Box juga untuk menyajikan daftar item
dimana pengguna dapat klik dan pilih item dari daftar. Namun, item yang disajikan dalam
bentuk drop-down.

Cara untuk menambahkan item pada combo box juga sama yaitu; String Collection
Editor dan Item.Add. Menggunakan String Collection Editor silakan klik-kanan pada combo
box pilih Edit Item dan masukkan item satu per satu dan tekan enter untuk menambahkan,
seperti pada gambar 3.5.

Untuk menggunakan metode tambah, masukan kode pada event load form berikut ini :

Public Class Form1
Private Sub Form1_Load(sender As Object, e As EventArgs) Handles MyBase.Load
ComboBox1.Items.Add(“Visual Studio 2015”)
End Sub

End Class

3.2.3 Picture Box
Picture Box adalah kontrol yang digunakan untuk menampilkan gambar. Untuk

menambahkan gambar pada Picture Box selanjutnya pengaturan property seperti gambar 3.6
berikut ini :

Gambar 3.6 Properti Picture Box

28

Selanjutnya pada tampilan Source Dialog pilih tombol import dan pilih gambar pada
drive komputer, hasil Picture Box seperti gambar 3.7 berikut ini :

Gambar 3.7 Hasil Picture Box

3.3 Informasi dan Data

Dalam kehidupan kita sehari-hari, kita harus berurusan dengan berbagai jenis informasi

dan data. Sebagai contoh, kita perlu untuk menangani data seperti nama, uang, nomor telepon,

alamat, tanggal, dan sebagainya. Demikian pula dalam Visual BASIC 2015, kita perlu

berurusan dengan segala macam data, sebagian dapat dihitung secara matematis sedangkan

sebagian datanya dalam bentuk teks atau bentuk non-numerik lainnya. Dalam Visual Basic

2015, data dapat disimpan sebagai variabel, konstanta atau array. Nilai-nilai data yang

disimpan sebagai variabel selalu berubah sementara nilai konstan tetap sama.

3.3.1 Tipe Data Visual BASIC

Tipe data dibagi menjadi dua jenis; yaitu tipe data numerik dan tipe data non-numerik.

1. Tipe data numerik

Pada Visual BASIC 2015, jenis data numerik yang jenis data terdiri angka yang dapat

dihitung secara matematis dengan menggunakan berbagai perhitungan aritmatika standar

seperti penambahan, pengurangan, perkalian, pembagian, dan lainnya. Contoh tipe data

numerik seperti tinggi, berat badan, jumlah siswa dalam satu kelas, harga barang, tagihan

bulanan, biaya, tarif bus dan sebagainya. Dalam Visual BASIC 2015, data numerik dibagi

menjadi tujuh jenis berdasarkan nilai penyimpanan. Perhitungan yang hanya melibatkan

angka bulat dapat menggunakan Integer atau long integer. Tipe data numerik dapat dilihat

pada table 3.3 berikut ini :

Tabel 3.3 Tipe data numerik

Type Storage Range

Byte 1 byte 0 to 255

Integer 2 bytes -32,768 to 32,767

29

Long 4 bytes -2,147,483,648 sampai 2,147,483,648
Single 4 bytes -3.402823E+38 sampai -1.401298E-45
Double 8 bytes -1.79769313486232e+308 sampai

4.94065645841247E-324
Currency 8 bytes -922,337,203,685,477.5808 sampai

922,337,203,685,477.5807
Decimal 12 bytes +/79,228,162,514,264,337,593,543,950,335

2. Tipe data non-numerik

Jenis data non-numerik adalah data yang tidak dapat dihitung secara matematis dengan

menggunakan perhitungan aritmatika standar. Data non-numerik terdiri teks atau data

string, tipe data Date, tipe data Boolean yang menyimpan hanya dua nilai (benar atau

salah). Tipe data non-numerik dapat dilihat pada table 3.4 berikut ini :

Tabel 3.4 Tipe data non-numerik

Type Storage Range

String(fixed Length of 1 sampai 65,400 karakter

length) string

String(variable Length + 0 sampai 2 miliar karakter

length) 10 bytes

Date 8 bytes January 1, 100 sampai December

31, 9999

Boolean 2 bytes True dan False

Object 4 bytes Objek

Variant(numeric) 16 bytes Nilai Double

Variant(text) Length+22 Sama seperti variable-length

bytes string

3.4 Variables dan Constants
Dalam Visual BASIC 2015, data dapat disimpan sebagai variabel atau sebagai konstanta.

3.4.1 Variables
Variabel adalah sesuatu yang menyimpan nilai melalui algoritma. Anda dapat

membuat algoritma berdasarkan nilai yang (misalnya, "Apakah nilai sama dengan 7? "atau,"

30

Apakah nilai lebih dari 4? "), atau Anda dapat melakukan perhitungan pada nilai menjadi
sesuatu yang lain (misalnya, "Tambahkan nilai 2," "Kalikan dengan 6, "dan seterusnya).

Anda perlu mendeklarasikan variabel sebelum menggunakannya. Untuk
mendeklarasikan variabel, Anda harus menetapkan nama variabel dan tipe datanya. Variabel
biasanya dinyatakan dalam bagian umum dari jendela kode dengan menggunakan pernyataan
Dim. Sintaks untuk mendeklarasikan variabel dalam Visual BASIC 2015 adalah sebagai
berikut:

Dim VariableName As Data Type

Jika Anda ingin mendeklarasikan lebih banyak variabel, Anda dapat mendeklarasikan
mereka dalam baris yang terpisah atau Anda juga dapat menggabungkan lebih dalam satu
baris, pemisahan setiap variabel dengan menggunakan koma, sebagai berikut:

Dim VariableName1 As DataType1, VariableName2 As DataType2, VariableName3 As DataType3

LATIHAN 3.3 Variabel

Pada latihan ini menggunakan fungsi variabel.

Gambar 3.8 Latihan variabel

Gantilah properti masing-masing komponen seperti tertera dibawah ini :

Tabel 3.5 Pengaturan Properties Latihan variabel

Object Properties Value

Form1 Text Variable

Botton1 Text Variable

Masukkan kode pada Botton1, sehingga hasil kode seperti berikut ini:

Private Sub Button1_Click(sender As Object, e As EventArgs) Handles Button1.Click
Dim Nama As String = ”Muhammad Wali”
Dim Pesan As String
Pesan = “Selamat Ulang Tahun!”
MsgBox(Pesan & ”,” & Nama)

End Sub

31

Hasil dari kode diatas, dapat dilihat pada gambar 3.9 berikut ini :

Gambar 3.9 Hasil Form Latihan Variabel

3.4.2 Constants

Konstanta berbeda dengan variabel dalam arti bahwa nilai-nilai Konstanta tidak

berubah selama sintaks program dijalankan. Sintaks untuk mendeklarasikan Konstanta dalam

Visual BASIC 2015 adalah sebagai berikut :

Const Constant Name As Data Type = Value

LATIHAN 3.4 Konstanta

Pada latihan ini menggunakan fungsi Konstanta.

Gambar 3.10 Latihan Konstanta

Gantilah properti masing-masing komponen seperti tertera dibawah ini :

Tabel 3.6 Pengaturan Properties Latihan Konstanta

Object Properties Value

Form1 Text Konstanta

Botton1 Text Konstanta

Masukkan kode pada Botton1, sehingga hasil kode seperti berikut ini:

Private Sub Button1_Click(sender As Object, e As EventArgs) Handles Button1.Click
Const Pi As Single = 3.142
Dim R As Single = 10
Dim LuasLingkaran As Single
LuasLingkaran = Pi * R ^ 2

MsgBox(“Luas Lingkaran ” & “Radius” & R & “=” & LuasLingkaran)
End Sub

Hasil dari kode diatas, dapat dilihat pada gambar 3.11 berikut ini :

32

Gambar 3.11 Hasil Form Latihan Konstanta

3.5 Array

Array adalah sekumpulan nilai data yang dikelompokkan dalam sebuah variabel. Array

sendiri digunakan jika ada sebuah nilai data yang mempunyai tipe sama dan akan

mendapatkan perlakukan yang sama. Misalnya kita mempunyai 100 data dengan tipe yang

sama dan akan diperlakukan yang sama pula, maka lebih mudah menggunakan array

dibanding 100 variabel yang berbeda.

Setiap nilai data di dalam array disebut elemen array dan masing-masing dibedakan

dengan nomor indeks. Array sendiri dideklarasikan dengan cara yang sama dengan variabel,

yaitu menggunakan perintah Dim, kemudian diikuti tanda kurung dan jumlah elemennya

dikurangi satu (karena indeks dimulai dari angka nol).

LATIHAN 3.5 Array

Pada latihan ini, Anda akan memasukkan nama sebanyak 6 kali pada sebuah kotak input,

nama yang dimasukkan akan ditampilkan pada List Box.

Gambar 3.12 Latihan Array

Gantilah properti masing-masing komponen seperti tertera dibawah ini :

Tabel 3.7 Pengaturan Properties Latihan Array

Object Properties Value

Form1 Text Array

ListBox1 - -

Masukkan kode pada Form Load, sehingga hasil kode seperti berikut ini:

Public Class Form1
Private Sub Form1_Load(sender As Object, e As EventArgs) Handles MyBase.Load

33

Dim num As Integer
Dim NamaMhs(5) As String
For num = 0 To 5

NamaMhs(num) = InputBox(“Masukkan Nama Mahasiswa”, “Masukkan Nama”)
ListBox1.Items.Add(NamaMhs(num))
Next
End Sub
End Class

Hasil dari kode diatas, dapat dilihat pada gambar 3.13 dan 3.14 berikut ini :

Gambar 3.13 Hasil Input Box Latihan Array

Gambar 3.14 Hasil Form Latihan Array

3.6 Arithmetic Operations

Faktanya, Komputer dapat melakukan perhitungan aritmatika lebih cepat dari manusia.

Namun, komputer itu sendiri tidak dapat melakukan operasi aritmatika tanpa menerima

instruksi dari pengguna. Pada Visual Basic 2015, kita dapat menulis kode untuk

menginstruksikan komputer untuk melakukan perhitungan matematis seperti penambahan,

pengurangan, perkalian, pembagian dan jenis lain dari operasi aritmatika. Agar Visual Basic

2015 untuk melakukan perhitungan aritmatika, kita perlu menulis kode yang melibatkan

penggunaan berbagai operator aritmatika. Pada tabel 3.6 Anda akan megetahui fungsi

penggunaan aritmatika dasar seperti di bawah ini:

Tabel 3.8 Operator Aritmatika

Operator Fungsi Contoh

+ Penambahan 1+2=3

34

– Pengurangan 10-4=6

^ Pangkat 3^2=9

* Perkalian 5*6=30

/ Pembagian 21/7=3

Mod Modul (pembagian 15 Mod 4=3

bilangan bulat)

\ Integer/ Bilangan 19/4=4

Bulat

LATIHAN 3.6 Aritmatika

Pada latihan ini, pengguna akan memasukkan 2 buah nilai pada prosesnya aplikasi akan

melakukan empat operasi dasar aritmatika.

Gambar 3.15 Latihan Aritmatika

Gantilah properti masing-masing komponen seperti tertera dibawah ini :

Tabel 3.9 Pengaturan Properties Latihan Aritmatika

Object Properties Value

Form1 Text Aritmatika

Label1 Text Nilai 1

Label2 Text Nilai 2

Label3 Text Hasil

TextBox1 - -

TextBox2 - -

TextBox3 - -

GroupBox1 Text Operator

RadioButton1 Text +

RadioButton1 Text -

RadioButton1 Text *

RadioButton1 Text /

35

Botton1 Text Hitung

Masukkan kode pada Form, sehingga hasil kode seperti berikut ini:

Public Class Form1
Dim Nilai1, Nilai2 As Double

End Class

Selanjutnya masukkan kode pada Botton1, sehingga hasil kode seperti berikut ini:

Private Sub Button1_Click(sender As Object, e As EventArgs) Handles Button1.Click
Nilai1 = TextBox1.Text
Nilai2 = TextBox2.Text

If RadioButton1.Checked = True Then
TextBox3.Text = Nilai1 + Nilai2

End If
If RadioButton2.Checked = True Then

TextBox3.Text = Nilai1 - Nilai2
End If
If RadioButton3.Checked = True Then

TextBox3.Text = Nilai1 * Nilai2
End If
If RadioButton4.Checked = True Then

TextBox3.Text = Nilai1 / Nilai2
End If
End Sub

Hasil dari kode diatas, dapat dilihat pada gambar 3.16 berikut ini :

Gambar 3.16 Hasil Input Box Latihan Aritmatika
3.7 Strings

Pada Visual Basic 2015, string adalah satu unit data yang terdiri dari serangkaian karakter
yang mencakup huruf, angka, simbol alfanumerik seperti @ , # , $ , % , ^ , & , *, dan lainnya.
Berikut ini fungsi-fungsi string dalam Visual Basic 2015 :

36

1. String Built-in Functions
String Built-in Functions berguna untuk mengambil suatu string dari dalam suatu string.

String Built-in Functions dibagi menjadi :
Len Function
Right Function
Left Function
Mid Function
Trim Function
Ltrim Function
Rtrim Function
InStr function
Ucase dan Lcase Functions

Berikut Contoh kode untuk penggunaan Right Function berikut ini :

Private Sub Form1_Load(sender As Object, e As EventArgs) Handles MyBase.Load
Dim MyText As String

MyText = ”Visual Basic”

MsgBox(Microsoft.VisualBasic.Right(MyText, 4))
End Sub

2. Manipulasi String Menggunakan tanda + dan &
Adalah perintah melakukan penggabungan string. Sebagai contoh, menggabungkan kata "

Visual ", " Basic " dan " 2015" menjadi "Visual Basic 2015" menggunakan " Visual " & "
Basic " atau " Visual " + " Basic ". Berikut Contoh kode berikut ini :

Private Sub Form1_Load(sender As Object, e As EventArgs) Handles MyBase.Load

Dim str1 = “Visual “, str2 = “Basic “, str3 = “2015”, str As String
str = str1 + str2 + str3
MsgBox(str)

End Sub

3.8 If…Then…Else
IF…Then…Else merupakan kode pada Visual Basic 2015 untuk membuat keputusan

terhadap kondisi tertentu. IF…Then…Else terbagi menjadi 2 (dua) yaitu;

37

1. Conditional Operators

Conditional Operators menyerupai operator matematika. Operasi ini memungkinkan

program Visual Basic 2015 untuk membandingkan nilai data dan kemudian memutuskan

tindakan apa yang akan diambil. Mereka juga dikenal sebagai operasi perbandingan numerik

yang digunakan untuk membandingkan dua nilai untuk melihat apakah mereka sama atau satu

nilai lebih besar atau lebih kecil dari nilai lainnya, Perbandingan akan mengembalikan hasil

benar atau salah.

Tabel 3.10 Conditional Operators

Operasi Uraian

= Sama Dengan

> Lebih Besar

< Lebih Kecil

>= Sama Dengan atau Lebih Besar

<= Sama Dengan atau Lebih Kecil

<> Tidak Sama Dengan

2. Logical Operators

Pada kasus-kasus tertentu kita mungkin perlu untuk membuat lebih dari satu perbandingan

untuk menentukan keputusan. Dalam hal lain menggunakan operasi perbandingan numerik

saja mungkin tidak cukup dan kita perlu menggunakan operasi logika. Operasi logika dapat

digunakan untuk membandingkan data numerik serta data non-numerik seperti string.

Tabel 3.11 Logical Operators

Operasi Uraian

And Kedua nilai benar

Or Satu nilai benar

Xor Salah satu nilai benar tetapi bukan

keduanya benar

Not Tidak ada nilai yang benar

LATIHAN 3.7 If… Then… Else Statement

Pada latihan ini, Anda akan membuat kondisi tertentu untuk melakukan tindakan yang

ditentukan. Program akan meminta pengguna memasukkan nilai tertentu dan akan dihasilkan

pernyataan dari nilai tersebut.

38

Gambar 3.17 Latihan If… Then… Else

Gantilah properti masing-masing komponen seperti tertera dibawah ini :

Tabel 3.12 Pengaturan Properties Latihan If… Then… Else

Object Properties Value

Form1 Text If… Then… Else

Label1 Text Masukkan Nilai

Botton1 Text Cek Grade Nilai

Selanjutnya masukkan kode pada Botton1, sehingga hasil kode seperti berikut ini:

Private Sub Button1_Click(sender As Object, e As EventArgs) Handles Button1.Click
Dim Nilai As Integer

Dim Grade As String

Nilai = TextBox1.Text
If Nilai >= 80 And Nilai <= 100 Then

Grade = “A”

ElseIf Nilai >= 60 And Nilai < 80 Then

Grade = “B”

ElseIf Nilai >= 40 And Nilai < 60 Then

Grade = “C”

ElseIf Nilai >= 0 And Nilai < 40 Then

Grade = “D”
Else

Grade = “Out of Range”

End If

39

MsgBox(“Grade Nilai Anda Adalah ” & Grade)
End Sub

Hasil dari kode diatas, dapat dilihat pada gambar 3.18 berikut ini :

Gambar 3.18 Hasil Latihan If… Then… Else

3.9 Select Case

Bentuk Select Case digunakan untuk percabangan banyak. Select Case biasa dipakai

untuk alternatif Bentuk If..Then..Else, karena kode-kodenya lebih mudah dipahami. Berbeda

dengan struktur kontrol If..Then..Else yang agak sedikit membingungkan dengan kondisinya

yang lebih banyak.

LATIHAN 3.8 Select Case

Pada latihan ini, Anda akan membuat program untuk melihat hasil nilai, latihan Select

Case merupakan perbandingan pada latihan 3.7 sebelumnya.

Gambar 3.19 Latihan Select Case

Gantilah properti masing-masing komponen seperti tertera dibawah ini :

Tabel 3.13 Pengaturan Properties Latihan Select Case

Object Properties Value

Form1 Text If… Then… Else

Label1 Text Masukkan Nilai

Label2 Font : Size 10

Botton1 Text Cek Grade Nilai

40

Selanjutnya masukkan kode pada Botton1, sehingga hasil kode seperti berikut ini:

Private Sub Button1_Click(sender As Object, e As EventArgs) Handles Button1.Click

Dim Nilai As Single
Nilai = TextBox1.Text
Select Case Nilai
Case 0 To 49
Label2.Text = “E”
Case 50 To 59
Label2.Text = “D”
Case 60 To 69
Label2.Text = “C”
Case 70 To 79
Label2.Text = “B”
Case 80 To 100
Label2.Text = “A”
Case Else
Label2.Text = “Error, Masukkan Nilai”
End Select

End Sub

Hasil dari kode diatas, dapat dilihat pada gambar 3.20 berikut ini :

Gambar 3.20 Hasil Latihan Select Case

3.10 Looping
Dalam Visual Basic 2015, looping adalah proses yang melibatkan prosedur yang

berjalan berulang-ulang sampai kondisi tertentu terpenuhi. Ada 3 (tiga) jenis looping yaitu:
1. For…..Next loop

Merupakan proses berulang selama data bernilai “True” dan berhenti bila “False”
2. Do loop

Merupakan proses berulang bila bernilai “False” dan berhenti ketika bernilai”True”
3. While…..End While loop.

Merupakan proses berulang otomatis tanpa memasukkan rumus aritmatika.

41

LATIHAN 3.9 Looping

Pada latihan ini prosedur akan menambahkan nomor 1 dan ditampilkan dalam pada list

box hingga diulang sampai berakhir pada nomor 100.

Gambar 3.21 Latihan Looping

Gantilah properti masing-masing komponen seperti tertera dibawah ini :

Tabel 3.13 Pengaturan Properties Latihan Looping

Object Properties Value

Form1 Text Looping

Botton1 Text Loop

ListBox1 - -

Selanjutnya masukkan kode pada Botton1, sehingga hasil kode seperti berikut ini:

Private Sub Button1_Click(sender As Object, e As EventArgs) Handles Button1.Click
Dim sum, n As Integer

ListBox1.Items.Add(“n” & vbTab & “Sum”)
ListBox1.Items.Add(“———————-”)
Do

n += 1
sum += n
ListBox1.Items.Add(n & vbTab & sum)
If n = 100 Then

Exit Do
End If
Loop
End Sub

Hasil dari kode diatas, dapat dilihat pada gambar 3.20 berikut ini :

42

Gambar 3.22 Hasil Latihan Looping

3.11 Mengenal Sub Procedures
Procedure adalah blok kode program yang berisi perintah-perintah untuk mengerjakan

tugas tertentu.Bila di dalam kode program yang kita buat ada perintah-perintah untuk
melakukan tugas yang sama di beberapa tempat, maka akan lebih baik perintah-perintah
tersebut dibuat dalam sebuah procedure. Kemudian, procedure itu bisa di-‘panggil’ bila
diperlukan.

Penggunaan procedure sangat menghemat penulisan kode program, karena kode-kode
program yang sama dibeberapa tempat cukup dibuat pada satu bagian saja. Selain itu,
procedure akan memudahkan perbaikan kode program bila terjadi perubahan atau kesalahan,
karena perbaikan cukup dilakukan pada satu bagian saja.
LATIHAN 3.10 Procedures
Pada latihan ini, Anda akan mempelajari membuat aplikasi login password cheker, jika
password dinyatakan benar maka login akan berhasil.

Gambar 3.23 Latihan Procedure

Gantilah properti masing-masing komponen seperti tertera dibawah ini :

Tabel 3.13 Pengaturan Properties Latihan Procedure

Object Properties Value

Form1 Text Procedure : Password

Checker

Label1 Font : Size 14

Botton1 Text Check

43

Timer1 - -

Masukkan kode pada form, sehingga hasil kode seperti berikut ini:

Public Class Form1
Dim password As Integer
Dim crackpass As Integer

End Class

Selanjutnya masukkan kode pada timer1 prosedur tick, sehingga hasil kode seperti berikut ini:

Private Sub Timer1_Tick(sender As Object, e As EventArgs) Handles Timer1.Tick

generate()
If crackpass = password Then

Timer1.Enabled = False
Label1.Text = crackpass

MsgBox(“Password Benar!Login Sukses!”)
Else Label1.Text = crackpass

Label2.Text = “Loading…”
End If

End Sub

Selanjutnya masukkan kode pada form, sehingga hasil kode seperti berikut ini:

Sub generate()
crackpass = Int(Rnd() * 100) + 100

End Sub

Masukkan kembali kode pada form, sehingga hasil kode seperti berikut ini:

Private Sub Form1_Load(sender As Object, e As EventArgs) Handles MyBase.Load

password = 123

End Sub

Hasil dari kode diatas, dapat dilihat pada gambar 3.22 berikut ini :

44

Gambar 3.22 Hasil Latihan Procedure

3.12 Functions
Fungsi (function) Visual BASIC 2015 adalah sebuah prosedur biasa tetapi mempunyai

sebuah tujuan utama mengolah data dan menampilkannya sesuai dengan hasil olahan fungsi
tersebut. Ada dua macam fungsi di dalam visual basic yaitu built-in functions (atau internal
functions) dan fungsi yang dibuat oleh seorang pengembang untuk tujuan tertentu. Fungsi
(function) ini mirip dengan sub prosedur yang membedakannya adalah fungsi (function)
mengembalikan nilai sementara sub prosedur tidak.
LATIHAN 3.11 Function
Pada latihan ini, Anda akan mempelajari membuat aplikasi untuk mengitung sejumlah uang
dengan bunga berdasarkan periode tertentu hingga menghasilkan jumlah pokok.

Gambar 3.23 Latihan Function

Gantilah properti masing-masing komponen seperti tertera dibawah ini :

Tabel 3.14 Pengaturan Properties Latihan Function

Object Properties Value

Form1 Text Function

Label1 Text Nilai Awal

Label2 Text Suku Bunga

Label3 Text Jumlah Tahun

45

Label4 Text Nilai Akhir
Label5 Font : Size 14
TextBox1 - -
TextBox2 - -
TextBox3 - -
Botton1 Text Hitung

Buatlah Function baru dan masukkan kode seperti berikut ini:

Private Function Bank(pv As Single, i As Single, n As Integer) As Double
Bank = pv * (1 + i / 100) ^ n

End Function

Selanjutnya masukkan kode pada botton1, sehingga hasil kode seperti berikut ini:

Private Sub Button1_Click(sender As Object, e As EventArgs) Handles Button1.Click

Dim Hasil As Single
Dim NilaiAwl As Single
Dim Bunga As Single
Dim Tahun As Integer
NilaiAwl = TextBox1.Text

Bunga = TextBox2.Text
Tahun = TextBox3.Text

Hasil = Bank(NilaiAwl, Bunga, Tahun)
Label5.Text = Format(Hasil, “Rp#,##0.00”)

End Sub

Hasil dari kode diatas, dapat dilihat pada gambar 3.24 berikut ini :

Gambar 3.24 Hasil Latihan Function

46

Format Fungsi (Function) sangat dibutuhkan untuk menampilkan nomor serta tanggal
dan waktu dalam berbagai format.
1. Built-in Format function untuk nomor

Ada dua jenis format Function untuk nomor yang telah ditetapkan (Built-in Format
function) atau didefinisikan oleh pengguna. Berikut ini contoh kode Built-in Format
function sebagai berikut :

Label1.Text = Format(8972.234, “General Number”)
Label2.Text = Format(8972.2, “Fixed”)
Label3.Text = Format(6648972.265, “Standard”)
Label4.Text = Format(6648972.265, “Currency”)
Label5.Text = Format(0.56324, “Percent”)

Berikut ini contoh kode didefinisikan oleh pengguna sebagai berikut :

Label1.Text = Format(8972.234, “0.0”)
Label2.Text = Format(8972.2345, “0.00”)
Label3.Text = Format(6648972.265, “#,##0.00”)
Label4.Text = Format(6648972.265, “$#,##0.00”)
Label5.Text = Format(0.56324, “0%”)

2. Format Date dan Time
Ada dua jenis format Function untuk tanggal (date) dan waktu (time) yaitu yang telah
ditetapkan (Built-in Format function) atau didefinisikan oleh pengguna. Berikut ini contoh
kode Built-in Format function sebagai berikut :

Label1.Text = Format(Now, “General Date”)
Label2.Text = Format(Now, “Long Date”)
Label3.Text = Format(Now, “short Date”)
Label4.Text = Format(Now, “Long Time”)
Label5.Text = Format(Now, “Short Time”)

Berikut ini contoh kode didefinisikan oleh pengguna sebagai berikut :

Label1.Text = Format(Now, “m”)
Label2.Text = Format(Now, “mm”)
Label3.Text = Format(Now, “mmm”)
Label4.Text = Format(Now, “mmmm”)
Label5.Text = Format(Now, “dd/mm/yyyy”)
Label6.Text = Format(Now, “mmm,d,yyyy”)
Label7.Text = Format(Now, “h:mm:ss tt”)
Label8.Text = Format(Now, “MM/dd/yyyy h:mm:ss tt”)

47

LATIHAN 3.12 Format Function
Pada latihan ini, program akan menampilkan berbagai format tanggal dan waktu pada

sebuah label.

Gambar 3.25 Latihan Format Function

Gantilah properti masing-masing komponen seperti tertera dibawah ini :

Tabel 3.15 Pengaturan Properties Latihan Format Function

Object Properties Value

Form1 Text Format Function

Label1 Font : Size 10

Label2 Font : Size 10

Label3 Font : Size 10

Label4 Font : Size 10

Label5 Font : Size 10

Label6 Font : Size 10

Label7 Font : Size 10

Label8 Font : Size 10

Timer1 Interval 100

Timer1 Enabled True

Masukkan kode pada objek Timer1 seperti berikut ini:

Private Sub Timer1_Tick(sender As Object, e As EventArgs) Handles Timer1.Tick
Label1.Text = Format(Now, “m”)
Label2.Text = Format(Now, “mm”)
Label3.Text = Format(Now, “mmm”)
Label4.Text = Format(Now, “mmmm”)
Label5.Text = Format(Now, “dd/mm/yyyy”)
Label6.Text = Format(Now, “mmm,d,yyyy”)
Label7.Text = Format(Now, “h:mm:ss tt”)
Label8.Text = Format(Now, “MM/dd/yyyy h:mm:ss tt”)

End Sub

48

Hasil dari kode diatas, dapat dilihat pada gambar 3.26 berikut ini :

Gambar 3.26 Hasil Latihan Format Function

3.13 Checkboxes
Checkboxes merupakan kontrol yang berfungsi sebagai alat memilih satu atau lebih.

LATIHAN 3.13 Checkboxes
Pada latihan ini, Anda akan membuat program perhitungan belanja dengan memilih setiap

item barang sehingga akan menghasilkan jumlah pembayaran.

Gambar 3.27 Latihan Checkboxes

Gantilah properti masing-masing komponen seperti tertera dibawah ini :

Tabel 3.15 Pengaturan Properties Latihan Checkboxes

Object Properties Value

Form1 Text Checkboxes

CheckBox1 Text Modem

CheckBox2 Text Printer

CheckBox3 Text Flash Disk

CheckBox4 Text LCD

CheckBox5 Text Mouse

CheckBox6 Text Keyboard

49

Label1 Font : Size 14
Label1 Text Align Middle Center
Botton1 Text Hitung
Botton2 Text Reset

Masukkan kode pada botton1 seperti berikut ini:

Private Sub Button1_Click(sender As Object, e As EventArgs) Handles Button1.Click
Const Modem As Integer = 150000
Const Printer As Integer = 430000
Const Flashd As Integer = 55000
Const Lcd As Integer = 890000
Const Mouse As Integer = 60000
Const Keyboard As Integer = 50000
Dim sum As Integer

If CheckBox1.Checked = True Then
sum += Modem

End If

If CheckBox2.Checked = True Then
sum += Printer

End If

If CheckBox3.Checked = True Then
sum += Flashd

End If
If CheckBox4.Checked = True Then

sum += Lcd
End If

If CheckBox5.Checked = True Then
sum += Mouse

End If

If CheckBox6.Checked = True Then
sum += Keyboard

End If
Label1.Text = sum.ToString(“c”)
Label1.Text = Format(sum, “Rp#,##0.00”)
End Sub

50

Selanjutnya masukkan kode pada botton2 seperti berikut ini:

Private Sub Button2_Click(sender As Object, e As EventArgs) Handles Button2.Click
CheckBox1.Checked = False
CheckBox2.Checked = False
CheckBox3.Checked = False
CheckBox4.Checked = False
CheckBox5.Checked = False
CheckBox6.Checked = False

End Sub

Hasil dari kode diatas, dapat dilihat pada gambar 3.28 berikut ini :

Gambar 3.28 Hasil Latihan Checkboxes
3.14 Radio Buttons

Jika checkboxes bisa memilih lebih dari satu maka radio buttons kebalikanya, yang
berarti pengguna hanya dapat memilih satu item dari sejumlah pilihan.
LATIHAN 3.14 Radio Buttons

Pada latihan ini, pengguna hanya dapat memilih salah satu warna pada pilihan radio
botton sehingga warna latar belakang form berubah sesuai pilihan.

Gambar 3.29 Latihan Radio Buttons
Gantilah properti masing-masing komponen seperti tertera dibawah ini :

51

Tabel 3.16 Pengaturan Properties Latihan Radio Buttons

Object Properties Value

Form1 Text Radio Buttons

RadioButton1 Text Merah

RadioButton2 Text Biru

RadioButton3 Text Kuning

Label1 Text Warna Terpilih

Label2 Font : Size 10

Botton1 Text Konfirmasi

Masukkan kode pada botton1 seperti berikut ini:

Private Sub Button1_Click(sender As Object, e As EventArgs) Handles Button1.Click
Dim Warna As String
If RadioButton1.Checked Then
Warna = “Merah”
Me.BackColor = Color.Red
ElseIf RadioButton2.Checked Then
Warna = “Biru”
Me.BackColor = Color.Blue
Else
Warna = “Kuning”
Me.BackColor = Color.Yellow

End If

Label2.Text = Warna
End Sub

Hasil dari kode diatas, dapat dilihat pada gambar 3.30 berikut ini :

Gambar 3.30 Hasil Latihan Radio Buttons

52

3.15 Membuat Web Browser
Browser apa yang Anda gunakan untuk berselancar di Internet? Pada umumnya,

banyak yang menggunakan Google Chrome, Internet Explorer, FireFox, Safari, Opera dan
sebagainya. Namun, Anda bisa membangun sebuah browser sendiri dengan menggunakan
Visual BASIC 2015.
LATIHAN 3.15 Web Browser

Pada latihan ini, anda akan membuat sebuah browser dan memiliki navigasi standar yaitu;
Go, Search, Home Page, Back, Forward dan Refresh.

Gambar 3.31 Latihan Web Browser

Gantilah properti masing-masing komponen seperti tertera dibawah ini :

Tabel 3.16 Pengaturan Properties Latihan Web Browser

Object Properties Value

Form1 Text Web Browser

Botton1 Text Search

Botton2 Text Home Page

Botton3 Text Back

Botton4 Text Forward

Botton5 Text Refresh

Botton6 Text Go

WebBrowser1 - -

Masukkan kode pada botton1 seperti berikut ini:

Private Sub Button1_Click(sender As Object, e As EventArgs) Handles Button1.Click
WebBrowser1.Navigate(TextBox1.Text)

End Sub

Masukkan kode pada botton2 seperti berikut ini:

Private Sub Button2_Click(sender As Object, e As EventArgs) Handles Button2.Click

53

WebBrowser1.GoSearch()
End Sub

Masukkan kode pada botton3 seperti berikut ini:

Private Sub Button3_Click(sender As Object, e As EventArgs) Handles Button3.Click
WebBrowser1.GoHome()

End Sub

Masukkan kode pada botton4 seperti berikut ini:

Private Sub Button4_Click(sender As Object, e As EventArgs) Handles Button4.Click
WebBrowser1.GoBack()

End Sub

Masukkan kode pada botton5 seperti berikut ini:

Private Sub Button5_Click(sender As Object, e As EventArgs) Handles Button5.Click
WebBrowser1.GoForward()

End Sub

Masukkan kode pada botton6 seperti berikut ini:

Private Sub Button6_Click(sender As Object, e As EventArgs) Handles Button4.Click
WebBrowser1.Refresh()

End Sub

Hasil dari kode diatas, dapat dilihat pada gambar 3.32 berikut ini :

Gambar 3.32 Hasil Latihan Web Browser
3.16 Rangkuman
1. Mendesain user interface dan beberapa kontrol tanpa menggunakan kode maka program

tidak akan berfungsi.
2. Algoritma pemrograman sangat dibutuhkan dalam pengembangan perangkat lunak.

54

3. Konsep dalam penulisan kode program tidak hanya digunakan pada Visual BASIC 2015,
tetapi juga untuk semua bahasa pemrograman.

4. Konsep variable yang paling umum digunakan yaitu pada tipe data; Integer, Double,
String, Date, dan Boolean.

5. Dengan menggunakan beberapa teknik untuk membuat suatu kondisi menjadikan
perangkat lunak lebih efisien.

3.17 Tugas/ Soal Latihan
1. Jelaskan Fungsi dari Right Function, Left Function dan Mid Function!
2. Sebutkan dan Jelaskan perbedaan If… Then… Else dan Select Case!
3. Sebutkan dan Jelaskan Fungsi dari For…..Next loop, Do loop dan While…..End While

loop!
4. Sebutkan dan Jelaskan perbedaan Functions dan Procedure, beserta contohnya!
5. Buatlah sebuah aplikasi perhitungan grade nilai mahasiswa, dengan ketentuan :

Absensi 10%, Quiz 10%, Midtest 30%, Tugas 20% dan Final 30%
Kriteria grade nilai rata-rata mahasiswa; >85 = A, >75 = B, >55 = C, >40 = D, < 45 =
E.

3.18 Daftar Bacaan
1 Del Sole, Alessandro. 2010. Visual Basic 2010 unleashed. Indiana: Sams Teach.
2 Foxall, James. 2015. Visual Basic 2015 in 24 Hours. Indiana: Sams Teach.
3 Halvorson , Michael. 2013. Microsoft Visual Basic 2013 Step by Step. California:

Microsoft Corporation by: O’Reilly Media, Inc
4 Halvorson , Michael. 2010. Step by Step Microsoft Visual Basic 2010. Washington:

Microsoft Press.
5 Liew Voon Kiong, 2013. Visual Basic 2013 Made Easy. Creativespace.com, an

Amazon.com publisher.
6 Newsome, Bryan. 2016. Beginning Visual Basic 2015. Indiana: John Wiley & Sons, Inc.
7 Zak, Diane. 2012. Clearly Visual Basic: Programming with Microsoft Visual Basic 2010,

Second Edition. USA: Course Technology, Cengage Learning.
8 Zak, Diane. 2014. Programming with Microsoft Visual Basic 2012, Sixth Edition. USA:

Course Technology, Cengage Learning

BAB IV
GRAFIK VISUAL BASIC 2015

Ringkasan
Membuat grafik relatif mudah daripada menggunakan Versi Visual BASIC
sebelumnya. Untuk membuat objek kotak persegi, oval dan lainnya Anda hanya
menggunakan tool drawing tetapi setiap kemudahan penggunaan memiliki keterbatasan dalam
menciptakan gambar yang diinginkan. Dengan menggunakan kode, seorang programmer bisa
membuat berbagai bentuk dan gambar.

4.1 Graphics Object
Seluruh form yang ada pada Visual BASIC 2015 memiliki sebuah koordinat. Koordinat

ini berguna untuk menentukan posisi gambar atau graphik pada form, apakah dikiri, tengah,
atas, dan sebagainya. Untuk membuat objek grafik menggunakan statement sebagai berikut:

Dim myGraphics As Graphics = PictureBox1.CreateGraphics

Atau menggunakan Text Box sebagai dasar gambar, dengan menggunakan kode :

Dim myGraphics As Graphics = TextBox1.CreateGraphics

Untuk membuat objek diperlukan tool Pen sebagai alat menggambar.

4.2 Pen
Menggunakan pen dapat menggunakan statement

Dim Pensaya As Pen
Pensaya = New Pen(Drawing.Color.Blue, 5)

Srgumen pertama menentukan warna pada contoh berwarna biru dan argumen kedua adalah
menentukan lebar garis gambar.

4.3 Line
Line biasanya digunakan untuk membuat garis, agar tampilan aplikasi lebih menarik,

bermacam-macam bentuk garis bisa dibuat begitu juga ketebalan dari garis tersebut. Contoh
kode pembuatan Line sebagai berikut :

Dim Grafik As Graphics = Me.CreateGraphics

55

56

Dim Pensaya As Pen
Pensaya = New Pen(Brushes.DarkMagenta, 20)
Grafik.DrawLine(myPen, 60, 180, 220, 50)

4.4 Rectangles

Rectangle digunakan untuk membuat persegi panjang. Contoh kode penggunaan rectangle

sebagai beikut; Grafik.DrawRectangle(myPen, X, Y, width, height)

Garis rectangle bisa diubah menjadi garis putus, garis tebal dan sebagainya.

LATIHAN 4.1 Rectangle

Pada latihan ini, Anda akan membuat persegi panjang dengan garis putus berwarna biru.

Gambar 4.1 Latihan Rectangle

Gantilah properti masing-masing komponen seperti tertera dibawah ini :

Tabel 4.1 Pengaturan Properties Latihan Rectangle

Object Properties Value

Form1 Text Rectangle

Botton1 Text Menggambar

Masukkan kode pada Botton1 berikut ini:

Private Sub Button1_Click(sender As Object, e As EventArgs) Handles Button1.Click
Dim Pensaya As Pen
Pensaya = New Pen(Drawing.Color.Blue, 5)
Dim Grafik As Graphics = Me.CreateGraphics
Pensaya.DashStyle = Drawing.Drawing2D.DashStyle.Dot
Grafik.DrawRectangle(Pensaya, 10, 10, 100, 50)

End Sub

Hasil dari listing program/ script/ kode diatas, dapat dilihat pada gambar 4.2 berikut ini :

Gambar 4.2 Hasil Form Latihan Rectangle

57

4.5 Ellipses dan Circles
Pada dasarnya Ellipse merupakan persegi panjang yang berbentuk oval sedangkan Circle

bentuk bulat. Kita dapat menggunakan metode DrawEllipse (Pen,x,y,lebar,tinggi) pada objek
grafik untuk mengambar ellipse pada koordinat x,y dengan ukuran lebar dan tinggi tertentu.
Contoh kode pembuatan ellipse sebagai berikut :

Private Sub Button1_Click(sender As Object, e As EventArgs) Handles Button1.Click
Dim Pensaya As Pen
Pensaya = New Pen(Drawing.Color.DarkTurquoise, 5)

Dim Grafik As Graphics = Me.CreateGraphics

Dim myRectangle As New Rectangle

myRectangle.X = 40
myRectangle.Y = 30
myRectangle.Width = 200
myRectangle.Height = 100

Grafik.DrawEllipse(Pensaya, myRectangle)
End Sub

Contoh kode pembuatan Circle sebagai berikut :

Private Sub Button1_Click(sender As Object, e As EventArgs) Handles Button1.Click
Dim Pensaya As Pen

Pensaya = New Pen(Drawing.Color.DarkTurquoise, 5)

Dim Grafik As Graphics = Me.CreateGraphics

Grafik.DrawEllipse(Pensaya, 90, 30, 100, 100)
End Sub

4.6 Text
Menggambar teks pada sebuah form bisa menggunakan metode

Grafik.DrawString(myText, myFont, mybrush, X , Y). MyText merupakan adalah teks
yang akan ditampilkan, MyFont merupakan bentuk font yang akan digunakan dan Mybrush
model bentuk font yang ingin dihasilkan. Contoh penggunaan kode menggambar text sebagai
berikut :

Private Sub Button1_Click(sender As Object, e As EventArgs) Handles Button1.Click
Dim Grafik As Graphics = Me.CreateGraphics

58

Dim myFont As Font
Dim myBrush As Brush

myBrush = New Drawing.SolidBrush(Color.DarkOrchid)
myFont = New System.Drawing.Font(“Verdana”, 20, FontStyle.Underline)
Grafik.DrawString(“Visual Basic 2015”, myFont, myBrush, 10, 10)
End Sub

4.7 Polygons dan Pies
Polygon merupakan kurva tertutup yang dibentuk oleh garis-garis, untuk menggambar

poligon anda perlu menyediakan array yang berisi koordinat (x,y) dari sudut-sudut polygon.
Contoh penggunaan kode menggambar Polygon sebagai berikut :

Private Sub Button1_Click(sender As Object, e As EventArgs) Handles Button1.Click
Dim Pensaya As Pen
Dim A As New Point(10, 10)
Dim B As New Point(100, 50)
Dim C As New Point(120, 150)
Dim D As New Point(60, 200)
Dim myPoints As Point() = {A, B, C, D}
Pensaya = New Pen(Drawing.Color.Blue, 5)
Dim Grafik As Graphics = Me.CreateGraphics
Grafik.DrawPolygon(Pensaya, myPoints)

End Sub

Sedangkan Arc adalah kurva dengan sudut awal dan akhir, demikian juga pie, bedanya
adalah pie merupakan kurva tertutup. Contoh penggunaan kode menggambar pie sebagai
berikut :

Private Sub Button1_Click(sender As Object, e As EventArgs) Handles Button1.Click
Dim Pensaya As Pen
Pensaya = New Pen(Drawing.Color.Blue, 5)
Dim Grafik As Graphics = Me.CreateGraphics
Grafik.DrawPie(Pensaya, 50, 50, 150, 150, 0, 60)

End Sub

4.8 Filling Shapes Dengan Warna
Dengan menggunakan filling shape Anda dapat mengubah bentuk serta warna baik pada

garis maupun di dalam objek. Untuk memberikan warna pada bentuk menggunakan sintaks
berikut ini :

myBrush = New SolidBrush(Color.myColor)

59

Pada fungsi myColor Anda dapat mengubah dengan warna apapun seperti merah, biru dan

lainnya. Contoh penggunaan kode memberikan warna pada bentuk persegi sebagai berikut :

Private Sub Button1_Click(sender As Object, e As EventArgs) Handles Button1.Click
Dim Pensaya As Pen
Dim myBrush As Brush
Dim Grafik As Graphics = Me.CreateGraphics
Pensaya = New Pen(Drawing.Color.Blue, 5)
myBrush = New SolidBrush(Color.Coral)
Grafik.DrawRectangle(Pensaya, 65, 50, 150, 150)
Grafik.FillRectangle(myBrush, 65, 50, 150, 150)

End Sub

4.9 Timer
Timer adalah kontrol yang digunakan untuk membuat aplikasi berhubungan dengan

waktu. Dengan menggunakan timer Anda dapat membuat jam, stop watch, dadu, animasi dan
sebagainya.

LATIHAN 4.2 Timer : Jam Digital

Pada latihan ini, Anda akan membuat jam digital dengan menggunakan kontrol timer.

Gambar 4.3 Latihan Jam Digital

Gantilah properti masing-masing komponen seperti tertera dibawah ini :

Tabel 4.2 Pengaturan Properties Latihan Jam Digital

Object Properties Value

Form1 Text Jam Digital

Label1 Text Kosong

Label1 Font : Size 22

Label1 Back Color Black 20%

Timer1 Enabled True

60

Masukkan kode pada timer1 berikut ini:

Private Sub Timer1_Tick(sender As Object, e As EventArgs) Handles Timer1.Tick
Label1.Text = TimeOfDay

End Sub

Hasil dari kode program diatas, dapat dilihat pada gambar 4.4 berikut ini :

Gambar 4.4 Hasil Form Latihan Jam Digital

LATIHAN 4.3 Timer : Role Dadu

Pada latihan ini, Anda akan membuat dadu digital dengan menggunakan kontrol timer.

Dadu akan menghasilkan angka acak menggunakan fungsi Rnd. Rnd menghasilkan angka

antara 0 dan 1. Pernyataan berikut menghasilkan bilangan bulat acak dari 1 hingga 6.

Gambar 4.5 Latihan Role Dadu

Gantilah properti masing-masing komponen seperti tertera dibawah ini :

Tabel 4.3 Pengaturan Properties Latihan Role Dadu

Object Properties Value

Form1 Text Role Dadu

Label1 Text Kosong

Label1 Font : Size 48

Label1 Back Color Black 20%

Botton1 Text Role

Masukkan kode pada form1 berikut ini :

Dim n, m As Integer

61

Masukkan kode pada timer1 berikut ini:

Private Sub Timer1_Tick(sender As Object, e As EventArgs) Handles Timer1.Tick
m = m + 10
If m < 1000 Then
n = Int(1 + Rnd() * 6)
label1.Text = n
Else
Timer1.Enabled = False
m=0
End If

End Sub

Masukkan kode pada botton1 berikut ini:

Private Sub Button1_Click(sender As Object, e As EventArgs) Handles Button1.Click
Timer1.Enabled = True

End Sub

Hasil dari kode program dapat dilihat pada gambar 4.6 berikut ini :

Gambar 4.6 Hasil Form Latihan Role Dadu

4.10 Membuat Animasi
Visual BASIC banyak digunakan sebagai pengembang aplikasi bisnis dan industri dan

bukan dikhususkan membuat animasi tetapi Visual BASIC 2015 dapat digunakan membuat
animasi dengan menggunakan kontrol timer.

62

LATIHAN 4.4 Animasi Dadu

Pada latihan ini, Anda akan membuat Animasi dadu digital dengan menampilkan bentuk

dadu bukan angka. Untuk membuat animasi menggunakan sintaks n = Int (6 * Rnd ()) + 1.

Selain menggunakan timer, Anda akan menggunakan picturebox untuk menampilkan gambar

objek dadu.

Gambar 4.7 Latihan Animasi Dadu

Gantilah properti masing-masing komponen seperti tertera dibawah ini :

Tabel 4.3 Pengaturan Properties Latihan Animasi Dadu

Object Properties Value

Form1 Text Animasi Dadu

PictureBox1 - -

Botton1 Text Role

Masukkan kode pada botton1 berikut ini :

Private Sub Button1_Click(sender As Object, e As EventArgs) Handles Button1.Click
Timer1.Enabled = True

End Sub

Masukkan kode pada timer1 berikut ini:

Private Sub Timer1_Tick(sender As Object, e As EventArgs) Handles Timer1.Tick
Dim t As Integer
t=0
Do
PictureBox1.Refresh()

Dim n As Integer
Dim Pensaya As Pen

Pensaya = New Pen(Drawing.Color.DarkTurquoise, 10)

63

Dim Grafik As Graphics = PictureBox1.CreateGraphics
n = Int(6 * Rnd()) + 1

Select Case n

Case 1
Grafik.DrawEllipse(Pensaya, 80, 80, 10, 10)

Case 2
Grafik.DrawEllipse(Pensaya, 40, 40, 10, 10)
Grafik.DrawEllipse(Pensaya, 120, 120, 10, 10)

Case 3
Grafik.DrawEllipse(Pensaya, 40, 40, 10, 10)
Grafik.DrawEllipse(Pensaya, 80, 80, 10, 10)
Grafik.DrawEllipse(Pensaya, 120, 120, 10, 10)

Case 4
Grafik.DrawEllipse(Pensaya, 40, 40, 10, 10)
Grafik.DrawEllipse(Pensaya, 120, 40, 10, 10)
Grafik.DrawEllipse(Pensaya, 40, 120, 10, 10)
Grafik.DrawEllipse(Pensaya, 120, 120, 10, 10)

Case 5
Grafik.DrawEllipse(Pensaya, 40, 40, 10, 10)
Grafik.DrawEllipse(Pensaya, 120, 40, 10, 10)
Grafik.DrawEllipse(Pensaya, 80, 80, 10, 10)
Grafik.DrawEllipse(Pensaya, 40, 120, 10, 10)
Grafik.DrawEllipse(Pensaya, 120, 120, 10, 10)

Case 6
Grafik.DrawEllipse(Pensaya, 40, 40, 10, 10)
Grafik.DrawEllipse(Pensaya, 120, 40, 10, 10)
Grafik.DrawEllipse(Pensaya, 40, 80, 10, 10)
Grafik.DrawEllipse(Pensaya, 120, 80, 10, 10)
Grafik.DrawEllipse(Pensaya, 40, 120, 10, 10)
Grafik.DrawEllipse(Pensaya, 120, 120, 10, 10)

End Select
t=t+1
Loop Until t > 1000
Timer1.Enabled = False
End Sub

64

Hasil dari kode program dapat dilihat pada gambar 4.6 berikut ini :

Gambar 4.6 Hasil Form Latihan Animasi Dadu

4.11 Rangkuman
1. Dengan menggunakan beberapa kontrol Visual BASIC 2015 tidak hanya digunakan

sebagai pengembangan aplikasi bisnis dan industri.
2. Menggunakan kontrol untuk membuat grafik tidak akan berjalan tanpa menggunakan

kode tambahan untuk membuat objek grafik tanpa batas.
3. Kontrol timer sebagai control pendukung sebagai alat pengatur waktu dalam membuat

aplikasi animasi.

4.12 Tugas/ Soal Latihan
1. Jelaskan penggunaan grafik pada kasus tertentu
2. Buatlah sebuah program untuk mengubah form berbentuk bulat!
3. Buatlah sebuah program untuk mengubah form berbentuk persegi panjang!
4. Buatlah sebuah program stop watch!
5. Buatlah sebuah aplikasi splash screen!

4.13 Daftar Bacaan
1 Del Sole, Alessandro. 2010. Visual Basic 2010 unleashed. Indiana: Sams Teach.
2 Foxall, James. 2015. Visual Basic 2015 in 24 Hours. Indiana: Sams Teach.
3 Halvorson , Michael. 2013. Microsoft Visual Basic 2013 Step by Step. California:

Microsoft Corporation by: O’Reilly Media, Inc
4 Halvorson , Michael. 2010. Step by Step Microsoft Visual Basic 2010. Washington:

Microsoft Press.

65

5 Liew Voon Kiong, 2013. Visual Basic 2013 Made Easy. Creativespace.com, an
Amazon.com publisher.

6 Newsome, Bryan. 2016. Beginning Visual Basic 2015. Indiana: John Wiley & Sons, Inc.
7 Zak, Diane. 2012. Clearly Visual Basic: Programming with Microsoft Visual Basic 2010,

Second Edition. USA: Course Technology, Cengage Learning.
8 Zak, Diane. 2014. Programming with Microsoft Visual Basic 2012, Sixth Edition. USA:

Course Technology, Cengage Learning

BAB V
DATABASE

Ringkasan
Penggunaan database menjadi kebutuhan utama dalam penanganan data dan berbagai
informasi dalam pembuatan aplikasi. Sebelum adanya database, dalam penanganan data
ditangani dengan secara manual seperti menggunakan folder maupun berbagai media lainnya.
Namun, perkembangan global membutuhkan informasi data lebih cepat dan tepat yang tidak
mungkin mengelola data secara manual. Sebagian besar data sekarang dikelola menggunakan
sistem manajemen database berbasis komputer. Sistem manajemen database (database
management system) berbasis komputer dapat menangani data lebih cepat dan lebih efisien
daripada manusia lakukan. Dengan munculnya jaringan dan teknologi internet, data sekarang
dapat dikelola secara lokal dan remote. Sistem manajemen database dapat digunakan untuk
menjalankan sistem informasi penggajian, sistem informasi persediaan, sistem informasi
akuntansi. Beberapa sistem database management system (DBMS) komersial adalah Oracle,
Microsoft SQL Server dan Microsoft Access.

5.1 Mengenal SQL Server
Microsoft SQL Server 2015 yang mendukung ADO.NET adalah teknologi database

terbaru Microsoft yang dapat bekerja dengan banyak database. Ada beberapa objek
ADO.NET yang diperlukan untuk membangun database yaitu :
1 SqlConnection; berfungsi sebagai penghubung ke sumber data dalam SQL Server
2 DataTable; berfungsi sebagai navigasi dan manipulasi data
3 DataAdapter; berfungsi sebagai pengisian DataReader

5.1.1 Sejarah SQL Server
Awal terbentuknya Microsoft SQL Server bermula dari kerjasama yang dilakukan

oleh Sybase dan Microsoft untuk membuat RDBMS Sybase agar dapat berjalan pada OS/2.
Pada akhir tahun 80-an dan awal tahun 90-an. RDBMS Sybase menjadi salah satu sistem
database yang banyak digunakan. Sistem yang baru ini disebut SQL Server. SQL Server
mempunyai banyak fungsi dan kemampuan yang sebelumnya hanya dapat dilakukan oleh
sistem database yang berjalan dibawah sistem operasi Unix atau Netware.

66

67

Pada saat Microsoft mengeluarkan sistem operasi Windows NT, Microsoft mulai
membangun SQL Server yang terintegrasi dengan sistem operasi Windows NT. Hal ini
membuat hubungan kerjasama antara Microsoft dan Sybase menjadi renggang. Akhirnya
Microsoft dan Sybase mengumumkan akhir dari kerjasama mereka setelah Microsoft
mengeluarkan SQL Server versi 6.0 untuk Windows NT, Sybase mengembangkan SQL
Server versi mereka sendiri.

5.1.2 Penggunaan Sintaks SQL
Penggunaan kode SQL Server merupakan bagian SQL sendiri, SQL (Structure Query

Language) merupakan bahasa pengembangan database dalam pengelolaan manajemen data.
Sebelum memulai menggunakan sintaks SQL Anda harus mengetahui konsep database
sebelumnya. Dalam istilah sederhana, database adalah kumpulan data. Beberapa pendapat
menafsirkan database sebagai mekanisme terorganisir yang memiliki kemampuan menyimpan
informasi, di mana pengguna dapat mengambil informasi yang tersimpan secara efektif dan
efisien. Pada gambar 5.1 menjelaskan konsep database secara sederhana.

Gambar 5.1 Konsep Database
Sebuah database memiliki relasi database dan dibagi menjadi unit logis disebut tabel,
di mana tabel terkait satu sama lain dalam database. Sebuah relasi database memungkinkan
data yang akan dipecah menjadi logis, lebih kecil, mudah dikelola, memungkinkan perawatan
lebih mudah dan memberikan kinerja database lebih optimal sesuai dengan tingkat
permasalahannya.

Gambar 5.2 Relasi Database


Click to View FlipBook Version