31. MENGAPA SUNGAI-SUNGAI DI KOTA
TERLIHAT KOTOR DAN TIDAK BANYAK
IKANNYA?
Oleh Bambang Sunarwan (Pakar Hidrogeologi)
Air sungai pada awalnya bersih. Kalau Adik-adik ikut ayah dan ibu
ke daerah pegunungan, misalnya ke Puncak – Bogor, Adik-adik
akan melihat bersih dan segarnya air sungai. Sayangnya, ketika
memasuki kota besar, banyak sekali pencemaran yang dilakukan
oleh penduduk di sekitar sungai. Banyak orang yang membuang
sampah sembarangan.
Ada juga pabrik yang membuang limbah (kotoran) langsung ke
sungai tanpa dibersihkan terlebih dulu.Karena itulah, kondisi air
sungai lama-lama akan menjadi kotor, berwarna hitam (bahkan
bisa juga loh berubah menjadi biru atau hijau), dan berbau tidak
sedap. Kalau sudah begitu, ikan-ikan tidak dapat hidup di sungai
karena mereka tidak mendapat oksigen dan makanan yang
cukup dalam air.
Hal itu terjadi, misalnya, pada Sungai Cikapundung di Bandung.
Pada tahun 2010, Ibu Bethy Matahelumual dari Badan Geologi
telah mengukur kandungan beberapa unsur dalam air sungai
tersebut. Beliau menemukan bahwa kandungan besi dan amo-
nium di Sungai Cikapundung melampaui batas normal. Kedua
Anak Bertanya, Pakar Menjawab 2a 101
unsur tersebut merupakan zat pencemar dari limbah domestik
(yang berasal dari rumah tangga).
Selain besi dan amonium, limbah logam dari industri seperti
timbal (Pb), krom (Cr), tembaga (Cu), juga bisa terbawa oleh air
sungai. Ini sangat berbahaya bagi kesehatan. Air sungai juga bisa
dikotori oleh bakteri, misalnya bakteri E. coli (dibaca: “i kolai”)
yang menyebabkan diare.
Kondisi air sungai yang buruk ini tentunya sangat merugikan
masyarakat karena PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) se-
tempat biasanya akan mengambil air sungai ini sebagai bahan
baku. Kalau air sungai kotor, maka biaya pembersihannya akan
semakin tinggi, dan akibatnya harga air yang dibayar oleh Ayah
atau Ibu bertambah besar.
Sudah jelas bukan apa penyebab air sungai kotor dan bau. Kalau
Adik-adik jadi ikan, mau tidak berenang di air yang kotor? Pasti
tidak kan. Oleh karenanya, Adik-adik jangan buang sampah ke
sungai ya. Adik-adik juga harus berani menegur orang-orang
yang melakukan hal buruk itu. □
102 Hendra Gunawan & Dasapta Erwin Irawan
32. BAGAIMANA PROSES TERBENTUKNYA
TANAH?
Oleh Dasapta Erwin Irawan (Geolog)
Adik-adik, cerita tentang “pembentukan tanah” akan sangat
berkaitan dengan cerita tentang “Mengapa Terjadi Erosi?” Jadi
ada baiknya jawaban tentang erosi itu dibaca lagi.
Percaya atau tidak, tanah yang lunak terbentuk dari batuan yang
keras. Perjalanan terbentuknya tanah memakan waktu yang
sangat lama. Tidak akan terjadi dalam sehari dua hari.
Tanah berasal dari bebatuan keras yang mengalami pelapukan,
yaitu proses disintegrasi batuan. Sederhananya begini, pelapuk-
an akan menyebabkan batuan yang keras menjadi lunak. Batu-
an yang tadinya menyatu menjadi rapuh dan akhirnya hancur
menjadi tanah. Begitulah singkat ceritanya tentang proses pem-
bentukan tanah.
Coba lihat gambar pada halaman berikut ini, yang menunjukkan
gambaran umum proses pelapukan (dipinjam dari situs Prof.
Martha Mamo).
Proses pelapukan sendiri terdiri dari tiga macam. Para ahli
sepakat tiga jenis pelapukan itu adalah: pelapukan fisik atau
mekanik, pelapukan kimiawi, pelapukan biologis.
Anak Bertanya, Pakar Menjawab 2a 103
[Sumber gambar: passel.unl.edu]
Pelapukan fisik atau mekanik
Cerita tentang pelapukan fisik telah dibahas dalam artikel
“Mengapa Terjadi Erosi”. Dalam artikel itu sudah disampaikan
bahwa tetesan air hujan, pengikisan air sungai bisa menyebab-
kan proses pelapukan. Selain itu perubahan suhu udara yang
sangat ekstrim juga bisa menyebabkan proses pelapukan.
Saat hujan maka akan ada air yang masuk ke retakan-retakan
pada batuan. Air itu akan membeku menjadi es saat musim
dingin. Saat air membeku maka volumenya akan bertambah.
Akibatnya retakan yang tadinya sempit menjadi makin lebar
bukan? Bila ini terjadi terus-menerus, maka lama kelamaan
batuan akan pecah, sehingga batuan keras bisa berubah men-
jadi butiran-butiran tanah.
Pelapukan jenis ini juga bisa diakibatkan oleh kegiatan manusia
loh, misalnya aktivitas penambangan batu hias atau penam-
104 Hendra Gunawan & Dasapta Erwin Irawan
bangan mineral. Para penambang akan menggunakan alat berat
saat menghancurkan atau memotong bebatuan, bahkan bahan
peledak. Karena itu, batuan yang tadinya berukuran besar dan
utuh berubah menjadi pecahan kecil-kecil.
Proses pelapukan mekanis akan lebih cepat bekerja pada per-
mukaan yang lebih kecil dan telah hancur. Sketsa di bawah ini
menunjukkan secara sederhana, bagaimana cuaca bisa me-
nyebabkan pelapukan.
[Sumber gambar: passel.unl.edu]
Pelapukan kimiawi
Proses pelapukan kimiawi akan banyak berhubungan dengan
proses-proses kimia yang menyebabkan butir pada batuan yang
tadinya menyatu menjadi terlepas-lepas. Salah satu sumbernya
adalah cairan kimia yang berasal dari tumpukan sampah atau
kotoran hewan.
Kandungan kimia dalam cairan sampah (atau disebut air lindi)
atau cairan kotoran hewan itu bereaksi dengan kandungan kimia
batuan. Yang mengakibatkan butiran-butiran batuan yang keras
Anak Bertanya, Pakar Menjawab 2a 105
menjadi lunak serta memperlebar retakan-retakan. Tapi ingat
perubahannya sangat lama, tidak terjadi dalam sehari atau dua
hari.
Pelapukan biologi
Pelapukan biologi adalah proses pelapukan yang diakibatkan
oleh aktivitas makhluk hidup. Salah satu contohnya adalah
pelapukan lumut. Lumut dapat tumbuh di segala permukaan
batuan dan hebatnya bisa menghancurkan batuan itu menjadi
tanah. □
106 Hendra Gunawan & Dasapta Erwin Irawan
33. DI MANA HUTAN TERLUAS DI DUNIA?m
Oleh Yohanida Nuruzzahra (Mahasiswa S1 SITH-
ITB)
Halo, Adik-adik! Sebelum kita beranjak ke jawaban atas per-
tanyaannya, kalian harus tahu pengertian hutan dan peran
hutan bagi kehidupan. Nah, hutan merupakan sebuah tempat
yang didominasi oleh pepohonan dan tumbuhan. Hutan me-
miliki manfaat yang sangat banyak bagi kehidupan manusia, baik
secara langsung ataupun tidak langsung. Dari hutan, kita bisa
mendapatkan kayu untuk rumah dan meja belajar, kertas untuk
buku sekolah, getah pohon karet yang selanjutnya digunakan
untuk ban mobil, dan masih banyak lagi.
Selain itu, hutan juga menjaga kita agar tetap dapat menghirup
oksigen untuk bernapas. Hal tersebut terjadi karena pohon-
pohon di hutan melakukan fotosintesis yang menghasilkan oksi-
gen. Air yang kita gunakan untuk mandi dan minum juga me-
rupakan salah satu kebaikan yang hutan berikan untuk kita se-
bagai penjaga siklus air di bumi.
Saat ini, luas hutan di dunia semakin berkurang, karena hutan
banyak yang diubah menjadi rumah, perkebunan, pertambang-
an, dan tidak sedikit yang dilakukan secara ilegal atau me-
langgar hukum. Padahal, manfaat hutan bagi manusia sangat
banyak, seperti yang sudah kita bahas tadi.
Anak Bertanya, Pakar Menjawab 2a 107
Negara yang memiliki luas hutan terbesar adalah Rusia, dengan
luas hutan mencapai 809,9 juta hektar atau setara dengan 788,3
juta lapangan bola. Wow, besar sekali ya? Sementara luas hutan
di Indonesia yang tersebar dari Pulau Sumatera sampai Pulau
Papua adalah 99,6 juta hektar.
Meskipun hutan di Indonesia tidak seluas di Rusia, banyak hutan
kita yang memiliki keunikan khusus sehingga harus dilindungi
dan tidak diubah menjadi lahan lain. Contohnya adalah hutan di
Taman Nasional Bukit Barisan Selatan yang merupakan rumah
dari bunga padma raksasa atau Rafflesia arnoldii. Contoh lain
adalah Taman Nasional Way Kambas yang merupakan rumah
dari Gajah Sumatera.
Nah, sekarang Adik-adik sudah tahu kan di mana hutan terluas
di dunia dan manfaat hutan? Karena itu, kita semua harus bisa
menjaga hutan kita dengan baik. Memanfaatkan hasil hutan
seperti kayu itu boleh, asalkan kita mengelolanya dengan bijak
dan tidak merusak. □
108 Hendra Gunawan & Dasapta Erwin Irawan
34. BAGAIMANA TUMBUHAN BISA
MENGANDUNG ZAT BERBEDA-BEDA?g
Oleh Slamet Hariono (Guru)
Ada berbagai macam tumbuhan. Tumbuhan yang berbeda
menghasilkan zat yang berbeda. Itulah sebabnya buah se-
mangka berbeda dengan buah apel, walaupun sama-sama buah.
Ada cabai yang rasanya pedas, ada jeruk yang rasanya masam.
/LK
Anak Bertanya, Pakar Menjawab 2a 109
Zat yang berbeda ini dibuat oleh tanaman agar dapat hidup
sesuai dengan lingkungannya dan menjaga agar tumbuhan ter-
sebut dapat bertahan hidup.
Apa kegunaan zat-zat ini? Bermacam-macam. Ada zat yang
berfungsi sebagai cadangan makanan seperti yang ditemukan
pada buah-buahan. Ada yang berfungsi sebagai pelindung dan
memberi bentuk, misalnya pada kulit kayu. Ada juga yang ber-
fungsi menangkap energi dari sinar Matahari; zat seperti ini
biasanya ditemukan pada daun.
Nah, beberapa zat yang terdapat pada tumbuhan ternyata me-
miliki dampak baik pada manusia, oleh karena itu dijadikan
sebagai obat-obatan, misalnya kulit pohon kina untuk obat
malaria. Tetapi ada juga zat dari tumbuhan yang berbahaya bagi
manusia karena bersifat racun, misalnya zat risin pada biji kasturi
atau jarak pohon (Ricin communis). □
110 Hendra Gunawan & Dasapta Erwin Irawan
35. MENGAPA TOKEK BISA MENEMPEL DI
DINDING?
Oleh Djoko T. Iskandar (Biolog)
Adik-adik tahu lagu “Cicak-cicak di dinding”, kan? Kok cicak dan
tokek ngga jatuh-jatuh ya, padahal kan tokek ngga pakai lem di
tangannya? Nah, bagaimana tokek bisa menempel di dinding,
berikut ini penjelasannya.
Kalau Adik-adik pernah lihat badan atau kaki tokek, di bagian
bawah kaki tokek terdapat jari-jari yang kalau dipegang sedikit
lengket. Jari-jari inilah yang jadi alat tokek untuk menempel di
semua benda, termasuk benda-benda yang licin seperti kaca,
keramik dan lain-lain. Jika dilihat dan diraba lebih teliti, akan
terasa permukaan jari-jari
tokek seperti ada lipatan-
lipatan kulit. Pada lipatan kulit
ini, terdapat bulu-bulu halus
yang berfungsi untuk
menempel pada permukaan
dinding. Bulu-bulu halus ini
sangat sangat kecil sehingga
tidak terlihat oleh mikroskop
cahaya. Bulu-bulu ini hanya
Anak Bertanya, Pakar Menjawab 2a 111
bisa terlihat oleh mikroskop elektron, seperti di atas. [Sumber
gambar: en.wikipedia.org]
Sekarang Adik-adik perhatikan permukaan kaca yang terlihat
licin seperti pada gambar di bawah ini.
[Sumber gambar: 3.bp.blogspot.com dan images.anandtech.com]
Nah, ternyata, kalau kita melihatnya di bawah mikroskop
elektron, permukaan kaca yang kita pikir licin itu sebetulnya
tidak rata loh, seperti pada gambar di sebelahnya.
Di permukaan kaca yang tidak rata itu terdapat lekukan dan
cekungan. Bulu-bulu halus tokek akan masuk ke dalam cekung-
an itu dan menahan jari-jari tokek untuk tetap menempel di
permukaan kaca.Kalau tokek bisa menempel di permukaan kaca
yang licin, apalagi di dinding yang lebih kasar. Tentu lebih banyak
cekungan atau lekukan, sehingga tokek bisa lebih menempel di
dinding daripada di kaca.
Jelas kan jawabannya? Yuk kita sekarang bernyanyi “Tokek-
tokek di dinding." □
112 Hendra Gunawan & Dasapta Erwin Irawan
36. MENGAPA SETIAP HARI SAYA HARUS
MAKAN DAN MINUM?m
Oleh Aggy Agatha (Mahasiswa S1 SITH-ITB)
Mungkin terkadang Adik-adik suka lupa makan atau malas
minum. Padahal dengan begini kita jadi merasa lapar dan haus.
Kalau sudah begini, untuk beraktivitas rasanya malas kan?
Sebetulnya ketika kita sedang asyik bermain bersama teman-
teman atau berkonsentrasi belajar di kelas, tubuh kita sedang
melakukan proses yang disebut metabolisme. Metabolisme ini
berguna agar kita mempunyai energi untuk beraktivitas.
Sumbernya tentu saja dari makanan dan minuman yang kita
konsumsi setiap hari.
Karena itu, sarapan di pagi hari sangat penting. Adik-adik tentu
tahu jam tidur yang ideal untuk anak seumuran kalian adalah 10-
11 jam. Ketika tidur, tubuh juga “beraktivitas” loh, seperti
mencerna makan malam, memperbaiki sel-sel yang rusak,
bahkan menyimpan memori di otak. Dan setelah berjam-jam
tanpa makanan, tubuh kita membutuhkan nutrisi baru sebagai
bensin kita untuk beraktivitas. Dengan begini kalian bisa ber-
pikir dan berkonsentrasi lebih baik di kelas, bermain di lapang-
an lebih semangat, tidak mengantuk, dan merasa ceria.
Bagaimana dengan minum? Faktanya adalah hampir 60% dari
tubuh kita terdiri dari air. Di otak hampir 70% bagiannya me-
Anak Bertanya, Pakar Menjawab 2a 113
rupakan air, dan kalau di paru-paru komposisi airnya 90%. Tubuh
membutuhkan air untuk menyeimbangkan suhu tubuh, pelumas
sendi, memelihara dan melindungi otak, serta membantu
pembuangan sisa-sisa metabolisme lewat keringat, urin, dan
feses. Bayangkan bila tubuh kita tak punya suplai air yang cukup
untuk memenuhi semua kebutuhan tersebut. Tubuh kita bisa
menjadi lemah. Akibatnya sakit deh.
[Sumber gambar: www.mausehat.com]
Jadi kita perlu makan dan minum setiap hari supaya bisa ber-
aktivitas dan menjaga kesehatan. Bila kita tidak makan dengan
baik, bisa terjadi malnutrisi. Tetapi makan berlebihan pun tidak
baik karena akan mengakibatkan kegemukan atau obesitas.
Minum air juga harus rutin karena bila kekurangan bisa me-
nyebabkan dehidrasi. Nah, itu sebabnya pola makan dan menu
makanan harus dijaga supaya keseimbangan gizi bisa terpenuhi.
Menu makanan yang seimbang bisa dicermati lewat gambar
piramida di bawah ini.
114 Hendra Gunawan & Dasapta Erwin Irawan
Sesungguhnya meminum air putih dalam satu hari tidak harus
mencapai 8 gelas, karena asupan air bisa berasal dari makanan,
teh, jus, soda, atau minuman lainnya. Namun meminum air putih
sangat direkomendasikan karena paling sehat dan tidak
mengandung bahan tambahan seperti pengawet atau pun gula
buatan yang biasa kita temukan di minuman bersoda dan
minuman kemasan lainnya.
Naah, sekarang kalian mengerti pentingnya makan dan minum
setiap hari. Selain makan dan minum yang sehat, selalu ingat
untuk olahraga ya.. Sayang kan kalau harus melewatkan ke-
giatan seru di sekolah hanya gara-gara sakit? □
Anak Bertanya, Pakar Menjawab 2a 115
116 Hendra Gunawan & Dasapta Erwin Irawan
37. MENGAPA KITA BISA SAKIT?
Oleh Budi Setiabudiawan (Dokter)
Anak-anak pernah sakit? Sakit atau terkena penyakit itu ‘ngga
enak ya. Mengapa kita bisa terkena penyakit? Penyakit terdiri
dari dua macam, yaitu penyakit infeksi dan penyakit non-infeksi.
Penyakit infeksi bisa terjadi karena adanya kuman yang masuk
ke dalam tubuh. Kuman tersebut bisa berupa virus atau bakteri.
Daya tahan tubuh kita penting dalam menghadapi serangan
penyakit. Sebanyak dan seganas apapun kuman yang masuk,
kalau daya tahan tubuh kita kuat dan bisa melawan kuman itu,
kita tidak akan sakit.
Beberapa penyakit infeksi seringkali kita alami. Sakit karena
infeksi yang cukup akrab dengan kita misalnya demam, batuk,
dan flu. Penyakit non-infeksi biasanya berupa penyakit bawaan
genetik atau penyakit keturunan. Penyakit ini baru akan muncul
kalau lingkungan sekitar mendukung munculnya penyakit
tersebut. Contohnya, penyakit alergi. Misalnya, kalian alergi
udang. Selama kalian tidak makan apapun yang mengandung
udang, penyakit alergi kalian tidak akan kumat.
Bagaimana dengan penyakit yang parah, seperti misalnya
kanker? Ada banyak faktor yang dapat menimbulkan kanker.
Salah satu faktor yang dapat memicu timbulnya kanker adalah
Anak Bertanya, Pakar Menjawab 2a 117
lingkungan. Penggunaan zat kimia berlebihan, polutan, dan
radiasi nuklir bisa menjadi pemicu timbulnya penyakit kanker.
/AA
Supaya kita tidak gampang sakit, kita harus meningkatkan daya
tahan tubuh kita. Caranya dengan makan makanan bergizi, ber-
olahraga secara teratur, dan istirahat yang cukup. Tidak boleh
lebih, tidak boleh kurang, ya! □
118 Hendra Gunawan & Dasapta Erwin Irawan
38. MENGAPA KITA BISA BERMIMPI
KETIKA TIDUR?
Oleh Achmad Djunaidi (Psikolog)
Mimpi adalah pengalaman alam bawah sadar yang melibatkan
indera, pikiran, dan perasaan. Mimpi mempunyai banyak sekali
ciri khas, tetapi ciri khas yang paling sering muncul adalah:
Di dalam mimpi selalu ada emosi yang berasal dari alam
bawah sadar, kebanyakan berupa rasa cemas, takut, atau
kaget.
Mimpi muncul dengan tidak terorganisir dan tidak logis.
Apakah ketika kalian bermimpi, mimpi kalian tidak ber-
urutan dan selalu berpindah tempat? Seperti itulah mimpi.
Ada mimpi yang terjadi di awal kita tertidur dan ada yang terjadi
di akhir tidur. Namun, kebanyakan mimpi terjadi di akhir tidur,
yakni sebelum kita bangun. Tidak lama setelah bermimpi, tiba-
tiba terbangun. Apa kalian pernah mengalaminya?
Ketika kita bermimpi, otak kita bekerja dan mengeluarkan
gelombang-gelombang yang bisa dilihat dengan alat-alat
scanning (pemindai) seperti MRI dan EEG. Gelombang mimpi
indah ber-beda bentuk dengan gelombang mimpi buruk. Ada
cabang ilmu yang meneliti ini loh, yaitu Oneirologi.
Anak Bertanya, Pakar Menjawab 2a 119
/DL
Mimpi muncul karena adanya keinginan kita akan sesuatu dan
mempengaruhi alam bawah sadar kita. Misalnya, kalian sangat
ingin jalan-jalan ke luar negeri. Tetapi, karena kalian tidak yakin
akan bisa berlibur ke luar negeri, maka kalian hanya memendam
keinginan itu. Sampai suatu malam, ketika kalian tidur pulas,
kalian bermimpi sedang jalan-jalan ke luar negeri.
Mimpi bisa juga terjadi karena adanya keinginan kita akan
sesuatu tapi rasa-rasanya kurang baik untuk dibicarakan.
Misalnya, kalian marah dengan orang tua kalian. Karena marah
ke orang tua tidak sopan, jadi kalian hanya diam saja. Malam-
nya, ketika kalian tidur, kemarahan kalian terbawa mimpi.
Selain karena keinginan, mimpi juga bisa muncul karena adanya
perasaan yang sangat berpengaruh kepada kita, misalnya rasa
takut dan panik dapat mendorong munculnya mimpi buruk.
120 Hendra Gunawan & Dasapta Erwin Irawan
Pernah mendengar nama Sigmund Freud? Beliau adalah orang
yang sangat berpengaruh dalam ilmu Psikologi. Menurut Freud,
isi dari mimpi itu ada dua macam, yaitu isi manifes dan isi laten.
Wah, istilah apa itu ya?
Isi manifes adalah tampilan mimpi seseorang. Misalnya,
kalian menceritakan mimpi buruk kalian ke teman kalian,
“Aku semalam mimpi dikejar sosok hitam besar. Aku takut
sekali.” Berarti, tampilan mimpi kalian adalah mimpi dikejar
sosok hitam besar mengerikan.
Isi laten adalah arti dari tampilan mimpi tersebut. Misalnya,
sosok hitam mengerikan yang ada dalam mimpi tadi adalah
lambang dari rasa takut kita yang sampai terbawa mimpi.
Tanpa kita sadari, mimpi selalu berhubungan dengan peng-
alaman sehari-hari kita. Tidak hanya perasaan dan keinginan,
tetapi hal-hal di sekitar kita yang berkesan bisa juga muncul di
dalam mimpi. Misalnya, tiba-tiba di dalam mimpi ada hewan
peliharaan kesayangan. □
Anak Bertanya, Pakar Menjawab 2a 121
122 Hendra Gunawan & Dasapta Erwin Irawan
39. MENGAPA ORANG BISA MEMILIKI
WARNA KULIT BERBEDA-BEDA?m
Oleh Diryati Widyantari (Mahasiswa S1 FK-Unpad)
Halo Adik, pertanyaan yang bagus nih. Pertanyaan Adik se-
benarnya bisa ditinjau dari berbagai macam bidang ilmu loh.
Mulai dari Geografi, Biologi Evolusi, sampai Biologi Molekuler.
Tapi sekarang Kakak akan menjawab dari bidang yang Kakak
dalami saja ya, yaitu ilmu kedokteran umum.
Adik tahu embriologi? Embriologi adalah salah satu cabang ilmu
kedokteran yang mempelajari tentang embrio manusia beserta
seluruh tahapan perkembangan manusia selama dalam kan-
dungan. Saat sel sperma dan sel telur bersatu (pembuahan),
kedua inti sel pun bergabung menjadi satu. Dan ternyata warna
kulit seseorang juga ditentukan dalam proses ini.
Contohnya, ada seorang anak bernama Desi, dia berkulit putih.
Ternyata, ayahnya berkulit putih dan ibunya berkulit cokelat.
Jadi, saat proses pembuahan, Desi mendapat gen warna kulit
putih dan cokelat. Namun, warna kulit putih yang dominan dan
menjadi warna kulit Desi, sementara warna kulit cokelat menjadi
resesif yang tidak nampak. Saat Desi sudah besar dan
mempunyai anak, anaknya bisa saja berkulit cokelat padahal
Desi dan suaminya sama-sama berkulit putih. Anak Desi men-
dapat gen kulit cokelat dari neneknya.
Anak Bertanya, Pakar Menjawab 2a 123
Selain dari gen turunan orang tua, warna kulit manusia juga
dipengaruhi oleh lingkungan. Coba Adik perhatikan, kenapa ya
orang-orang dia Eropa berkulit putih sedangkan di Indonesia
kebanyakan berkulit cokelat? Padahal sama-sama manusia ya…
Kecuali pada kasus kelainan warna kulit (misalnya albino: orang
yang tidak memiliki melanin), manusia memiliki struktur kulit
yang sama. Nah, sekarang ayo kita intip histologi (ilmu yang
mempelajari struktur tubuh lewat mikroskop) kulit normal…
[Sumber gambar: raygates.me]
Warna kulit manusia dipengaruhi oleh banyaknya melanin (zat
pigmen kulit) pada kulit. Semakin banyak melanin, semakin
gelap warna kulit seseorang. Melanin diproduksi oleh melano-
sit, sel khusus di lapisan dermis kulit. Oh ya, kulit manusia terdiri
dari lapisan epidermis yang paling luar, lapisan dermis di tengah-
tengah, dan lapisan subkutan yang paling bawah. Banyak hal
124 Hendra Gunawan & Dasapta Erwin Irawan
yang bisa memengaruhi produksi melanin, contohnya hormon
dari otak, dan sinar ultraviolet Matahari.
Sekarang, Adik bisa tahu kan mengapa warna kulit orang Eropa
dan Indonesia berbeda? Karena Matahari bersinar sepanjang
tahun di Indonesia, sementara di Eropa bervariasi di setiap
musimnya. Jadi, kalau tinggal di Indonesia, kita lebih banyak
terkena sinar ultraviolet Matahari yang membuat melanosit
memproduksi melanin lebih banyak, sehingga warna kulit kita
kecokelatan deh… Tetapi jangan lupa ada juga faktor gen
orangtua, sehingga jangan heran kalau ada orang Eropa yang
tinggal di Indonesia tetap saja berkulit putih.
Kesimpulannya, warna kulit setiap orang berbeda karena gen
warna kulit yang didapat dari orang tua dan juga pengaruh
lingkungan tempat tinggal. Ingat warna kulit, ingat kerja keras
melanosit ya… □
Anak Bertanya, Pakar Menjawab 2a 125
Biodata Pakar
126 Hendra Gunawan & Dasapta Erwin Irawan
Anak Bertanya, Pakar Menjawab 2a 127
A1. Mirzam Abdurrachman mendapatkan
gelar Sarjana dan Magister dalam bidang
Teknik Geologi dari ITB pada tahun 1999 dan
2004. Ia kemudian melanjutkan studi di
Akita University, Jepang, dan meraih gelar
doktor pada tahun 2008. Saat ini ia bekerja
sebagai dosen pada Program Studi Teknik Geologi ITB, dengan
fokus penelitian dalam bidang Petrologi.
A2. Alfred V. Abidondifu adalah Sarjana
Fisika dari Fakultas Matematika dan Ilmu
Pengetahuan Alam, Institut Teknologi
Bandung, angkatan 2009. Ia adalah alumnus
SMA Negeri 3 Jayapura. Ia aktif dalam
komunitas BUP (Buku untuk Papua).
A3. Aggy Agatha adalah mahasiswa Program
Sarjana Biologi, Sekolah Ilmu Teknologi
Hayati, Institut Teknologi Bandung, angkatan
2013. Ia pernah men-jabat sebagai Ketua
Seksi Olahraga OSIS SMA Santa Ursula,
Jakarta.
128 Hendra Gunawan & Dasapta Erwin Irawan
A4. Andry Alamsyah meraih gelar Sarjana
Matematika dari Institut Teknologi Bandung
dan magister dari Informatika Universite
Picardie Perancis. Menjadi fotografer
profesional pada 2004-2011 dan saat ini
menjadi dosen TIK dan Bisnis Konten/Media
di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Telkom, Bandung
A5. Yogi Alwendra meraih gelar Sarjana
dalam bidang Teknik Geofisika dari ITB pada
tahun 2007. Ia kemudian bekerja di Pusdatin
ESDM, dan saat ini tercatat sebagai
mahasiswa Program Doktor Ilmu Kebumian
di University of Melbourne, Australia.
A6. Jane C. Arifin adalah seorang fisikawan. Ia
meraih gelar magister dalam bidang
Photonics dari Abbe School of Photonics,
Friedrich Schiller University di Jena, Jerman,
pada tahun 2013. Ia adalah salah seorang
pendiri Bengkel Sains yang “mengajarkan”
sains melalui eksperimen.
Anak Bertanya, Pakar Menjawab 2a 129
A7. Bambang Ariwahjoedi meraih gelar doktor
dalam bidang Rekayasa Material Karbon dari
University of Sheffield, Inggris, pada tahun
1992, dan mengajar di Jurusan Kimia, Institut
Teknologi Bandung hingga tahun 2006. Sejak
tahun 2006, ia menjadi dosen di Universiti
Teknologi Petronas, Malaysia.
C1. Devi N. Choesin mengajar di Sekolah Ilmu
& Teknologi Hayati (d/h Departemen Biologi)
sejak tahun 1988. Ia meraih gelar doktor
dalam bidang Ekologi dari Ohio State
University, AS, pada tahun 1997, dan pernah
menjabat sebagai Ketua Program Studi S1
Teknik Kehutanan dan Teknik Pertanian ITB pada tahun 2013.
D1. Budi Dermawan adalah seorang astro-
nom yang menekuni Sistem Keplanetan,
Asteroid, dan Komet, khususnya dalam gerak
orbitnya. Ia mengajar di FMIPA ITB sejak
tahun 1993 dan meraih gelar doktor dari
University of Tokyo Jepang pada tahun 2004.
130 Hendra Gunawan & Dasapta Erwin Irawan
D2. Achmad Djunaidi meraih gelar doktor
dalam bidang Psikologi dari Universitas
Padjadjaran (Unpad) pada tahun 2013. Selain
mengajar di Fakultas Psikologi Unpad dalam
bidang Psikoanalisis, ia tergabung dalam Biro
Psikologi NSPRO untuk bidang keahlian
Psikometri dan Peneliti Keperilakuan.
F1. Zulfikar Fahmi adalah Sarjana Pendidikan
Fisika dari Universitas Negeri Malang, yang
melanjutkan studi di Program Magister
Pengajaran Fisika di Institut Teknologi
Bandung. Ia pernah mengajar di SMA Advent
Dwi Abdi Malang dan menjadi tentor di
sebuah lembaga bimbingan belajar di Malang.
H1. Slamet Hariono adalah guru Kimia di
Stamford International School Bandung. Ia
meraih gelar Sarjana Kimia dari Institut
Teknologi Bandung pada tahun 2004, dan
sejak itu mengajar di berbagai sekolah
national plus dan international di Indonesia.
Anak Bertanya, Pakar Menjawab 2a 131
I1. Dasapta Erwin Irawan adalah seorang
geolog yang mendalami Ilmu Air Tanah. Ia
meraih gelar doktor dalam bidang Ilmu Air
Tanah dari Institut Teknologi Bandung pada
tahun 2009. Dunia pendidikan adalah
passion-nya, sehingga ia memutuskan untuk
menjadi dosen di almamaternya, yaitu ITB.
I2. Alexander A. Iskandar mengajar di FMIPA
ITB sejak 1990. Ia mendapatkan gelar doktor
dalam bidang Fisika dari University of
Durham, Inggris, pada tahun 1995. Selain
mengajar, ia bersama dengan beberapa
dosen lainnya mendirikan Eureka! yang
mempromosikan sains terpadu.
I3. Djoko T. Iskandar mengajar di Sekolah
Ilmu & Teknologi Hayati (d/h Departemen
Biologi) ITB sejak tahun 1978. Ia memper-
oleh gelar doktor dalam bidang Zoologi dari
Universite des Sciences et Techniques du
Languedoc, Perancis, pada tahun 1984. Atas
prestasinya, ia meraih Anugerah Habibie pada tahun 2005.
132 Hendra Gunawan & Dasapta Erwin Irawan
K1. Dennis Kwaria adalah mahasiswa
Program Magister Kimia di Fakultas
Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam,
Institut Teknologi Bandung, angkatan 2013.
Ia sering menulis berbagai ide di blog-nya,
denniskwaria.wordpress.com.
M1. E. Sungging Mumpuni tercatat sebagai
mahasiswa Program Doktor Astronomi,
Institut Teknologi Bandung. Ia dikenal pula
sebagai penulis dan peneliti di LAPAN
(Lembaga Penerbangan dan Antariksa
Nasional) dan Himpunan Fisika Indonesia,
khususnya dalam bidang Astronomi dan Sains Antariksa.
M2. Felita Ariella Mustika adalah mahasiswa
Program Sarjana Matematika, Fakultas
Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam,
Institut Teknologi Bandung, angkatan 2013.
Ia adalah lulusan SMA Negeri 9 Binsus,
Manado.
Anak Bertanya, Pakar Menjawab 2a 133
N1. Yohanida Nuruzzahra adalah mahasiswa
Program Sarjana Rekayasa Kehutanan,
Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati, Institut
Teknologi Bandung, angkatan 2012. Sebagai
mahasiswa, ia aktif di Himpunan Mahasiswa
Rekayasa Hayati (HMRH) ITB dan Lingkung
Seni Sunda (LSS) ITB.
R1. Dimitrij Ray adalah mahasiswa Progam
Sarjana Matematika, Fakultas Matematika
dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut
Teknologi Bandung, angkatan 2011. Ia aktif
di Paduan Suara Mahasiswa (PSM) dan
Himpunan Mahasiswa Matematika ITB.
S1. Ni Luh Putu Ananda Saraswati saat ini
tercatat sebagai mahasiswa Program Sarjana
Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu
Pengetahuan Alam, Institut Teknologi
Bandung, angkatan 2013. Ia adalah lulusan
SMA Negeri 1 Singaraja, Bali. Ia telah
menyukai bidang Kimia sejak di SMA.
134 Hendra Gunawan & Dasapta Erwin Irawan
S2. Imam A. Sadisun adalah seorang geolog
yang menjadi dosen di Kelompok Keahlian
Geologi Terapan, Fakultas Ilmu dan
Teknologi Kebumian, Institut Teknologi
Bandung. Ia mendapatkan gelar doktornya
dalam bidang Rekayasa Sumberdaya Bumi
dari Universitas Kyushu, Jepang.
S3. Awang Satyana adalah seorang geolog
yang tidak hanya menekuni Bumi tetapi juga
mengagumi Jagat Raya. Ia meraih gelar
Sarjana Geologi dari Universitas Padjadjaran
pada tahun 1989, dan sekarang menjabat
sebagai Kepala Staff Ahli di SKK Migas.
S4. Budi Setiabudiawan, dr., SpA(K), MKes.,
Dr., menjabat sebagai Guru Besar dalam
bidang Ilmu Kesehatan Anak pada Fakultas
Kedokteran Universitas Padjadjaran,
Bandung, sejak Januari 2014. Selain aktif
mengajar sebagai dosen dan peneliti, ia juga
menjadi pimpinan redaksi Majalah Kedokteran Bandung.
Anak Bertanya, Pakar Menjawab 2a 135
S5. Hendra Setiawan adalah mahasiswa
Program Sarjana Kimia, Fakultas Mate-
matika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut
Teknologi Bandung, angkatan 2013. Ia adalah
lulusan SMA Negeri 1 Semarapura, Bali. Di
ITB, ia juga aktif di unit Keluarga Mahasiswa
Hindu, Maha Gotra Ganesha, dan Pers Mahasiswa.
S6. Agoes Soehianie mengajar di Fakultas
Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam,
Institut Teknologi Bandung sejak 1989. Ia
mendapatkan gelar doktor dalam bidang
Fisika dari The University of New South
Wales, Australia, pada tahun 1995. Bidang
yang ditekuninya adalah Fisika Magnetik dan Fotonik.
S7. Bambang Sunarwan mendapat gelar
doktor dalam bidang Hidrogeologi dari
Fakultas Ilmu & Teknologi Kebumian, Institut
Teknologi Bandung, pada tahun 2014 yang
lalu. Disertasi doktornya adalah tentang
Kualitas Air Sungai dan Air Tanah di Sungai
Cikapundung.
136 Hendra Gunawan & Dasapta Erwin Irawan
S8. Rusmawan Suwarman meraih gelar
sarjana dan magister dalam bidang
Meteorologi dari Institut Teknologi Bandung,
dan kemudian menyelesaikan pendidikan
doktor-nya di Kumamoto University, Jepang.
Bidang keahliannya adalah Sains Atmosfer.
Saat ini Kak Rus mengajar di Fakultas Ilmu dan Teknologi
Kebumian ITB.
S9. Emmy Suparka adalah Guru Besar pada
Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian,
Institut Teknologi Bandung. Ia merupakan
perempuan pertama yang diangkat sebagai
Guru Besar dalam bidang Geologi di
Indonesia dan dalam bidang teknik di ITB.
Saat ini ia menjabat sebagai anggota Senat Akademik ITB.
T1. Hanief Trihantoro adalah pengelola
DuniaAstronomi.com. Ia mendapatkan gelar
Sarjana dalam bidang Astronomi dari
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan
Alam, Institut Teknologi Bandung. Sekarang
ia bekerja di Puspa Iptek, Kota Baru
Parahyangan, Padalarang – Bandung.
Anak Bertanya, Pakar Menjawab 2a 137
V1. Sparisoma Viridi mengajar di FMIPA ITB
sejak 1999 dan meraih gelar doktor dalam
bidang Fisika dari TU Dortmund, Jerman,
pada tahun 2007. Ia mempunyai kepedulian
terhadap pengajaran Fisika secara umum,
baik di sekolah maupun perguruan tinggi.
W1. Diryati Widyantari tercatat sebagai
mahasiswa Program Sarjana Fakultas
Kedokteran Unpad sejak tahun 2012. Selain
Ilmu Kesehatan, ia tertarik dengan Ilmu
Psikologi Kognitif, Sejarah Islam, dan juga
Ilmu Komunikasi. Saat ini, ia juga aktif di
berbagai kegiatan kemanusiaan, sebagai relawan.
W2. Suhardja D. Wiramihardja adalah
seorang astronom. Ia menjadi dosen di
FMIPA ITB sejak 1977 dan telah pensiun pada
tahun 2010 yang lalu. Selama menjadi dosen,
ia pernah menjabat sebagai Ketua Kelompok
Keilmuan Astronomi pada periode 2007-
2010.
138 Hendra Gunawan & Dasapta Erwin Irawan
Y1. Avivah Yamani mendapatkan gelar
magister dalam bidang Astronomi dari
Institut Teknologi Bandung pada tahun 2007.
Hijrah dari kajian Sistem Keplanetan yang
sempat digeluti saat kuliah ke bidang
Komunikasi Sains, ia saat ini aktif sebagai
astronom komunikator dan pengelola langitselatan.com.
Y2. Farica E. Yosafat meraih gelar Sarjana
Fisika pada tahun 2008 dan kemudian
menjadi dosen di Universitas Katolik
Parahyangan. Ia melanjutkan studi dan
meraih gelar Magister Sains Kebumian dari
Institut Teknologi Bandung. Saat ini ia aktif
di Bengkel Sains yang “mengajarkan” sains melalui eksperimen.
Anak Bertanya, Pakar Menjawab 2a 139