The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

e book panduan managemen bisnis SPA Pregnancy

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by lkpjhoci, 2021-11-08 19:17:10

e book panduan managemen bisnis SPA Pregnancy

e book panduan managemen bisnis SPA Pregnancy

Keywords: pregnancy massage

SELF HEALING & HEALING TOUCH

SEHAT DENGAN SELF HEALING
“Karena Tiap Orang Adalah Penyembuh Terbaik Bagi Diri Sendiri”

Self-healing adalah suatu proses pengkondisian pikiran, tubuh, dan jiwa
menjadi keadaan relaks, tenang, dan positif. Tujuannya adalah untuk menciptakan
harmonisasi di dalam tubuh kita agar semua jaringan tubuh bekerja sesuai dengan
fungsinya sehingga tubuh menjadi sehat.

“Self-healing is a phrase applied to the process of recovery (generally from
psychological disturbances, trauma, etc.), motivated by and directed by the patient,
guided often only by instinct. Such a process encounters mixed fortunes due to its
amateur nature, although self-motivation is a major asset. The value of self-healing lies
in its ability to be tailored to the unique experience and requirements of the individual.
The process can be helped and accelerated with introspection techniques such
as Meditation.”

HEALING TOUCH

Healing touch berhubungan dengan penyembuhan spiritual atau penyembuhan
energi, sentuhan therapeutic, serta penyembuhan jarak jauh. Tahun 1970an, para
perawat mengembangkan bentuk healing touchkhusus yang disebut therapeutic
touch untuk menyediakan pendekatan penyembuhan yang lebih menyeluruh (melihat
badan dan pikiran secara keseluruhan, bukan sebagai komponen-komponen yang
terpisah).

Inti dari healing touch adalah percaya bahwa energi-energi yang vital atau
tekanan hidup mengalir secara bebas melalui ruang dan terus secara berkelanjutan
dalam kehidupan setiap mahluk hidup. Pada orang yang sehat, energi ini bergerak
masuk dan keluar tubuh dengan cara yang seimbang. Dipercayai bahwa penyakit
diakibatkan oleh aliran energi yang tidak seimbang. Para pelaku healing
touch menggunakan tangan mereka untuk mengubah aliran energi dan
mengembalikan kesehatan. Healing touch tidak membutuhkan kontak antara praktisi

dengan pasien selama masa pengobatan. Para praktisi menggerakkan tangannya
beberapa inci di atas tubuh pasien. Seperti obat pelengkap lainnya, healing
touch dimulai dengan ide bahwa orang-orang pada dasarnya sehat. Gaya hidup dan
cara berpikir mengganggu energi alami mereka, dan menyebabkan mereka
sakit. Healing touch berfokus pada penyembuhan energi untuk mengembalikan
kesehatan.

Fungsi Healing touch
Orang menggunakan healing touch untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Para
pendukung healing touch percaya ini berguna untuk menyembuhkan luka,
menyembuhkan infeksi, mengurangi rasa sakit dan cemas. Berikut ini beberapa reaksi
yang diharapkan dapat muncul dalam proses self healing:
 Menurunkan hormon stres yang secara fisik dapat mempengaruhi fungsi tubuh.
 Mengurangi ketegangan di dalam otot yang dapat memperburuk atau

menambah rasa sakit terhadap otot, tendon, dan persendian ketika terdapat
suatu trauma di dalam tubuh.
 Memperbaiki kualitas tidur melalui relaksasi yang berguna untuk meningkatkan
metabolisme dan fungsi fisiologis tubuh.
 Mengendalikan tekanan emosional, depresi, amarah, dan emosi lainnya yang
mungkin dapat mempengaruhi kurang baiknya hubungan di dalam lingkungan
sosial dan atau lingkungan pekerjaan.

RESPON HEALING
Bagian pertama adalah relaksasi secara fisik melalui stretching. Proses ini melibatkan
pengkondisian tubuh melalui gerakan gerakan dasar pemanasan yang sering kita
lakukan. Tujuannnya adalah untuk membuat badan kita menjadi lentur dan
mengurangi bagian bagian tubuh yang kaku sehingga energi dalam tubuh kita dapat
mengalir dengan lancar. Semakin jarang seseorang melakukan stretching, umumnya
semakin kaku tubuh orang tersebut. Karena itu, durasi stretching bagi tiap orang bisa
jadi berbeda-beda. Bagian kedua adalah pengkondisian pikiran. Sebelum
melakukan self-healing, seseorang harus melepaskan beban pikirannya atas berbagai
macam masalah yang dihadapi agar tidak menimbulkan stres. Cara paling mudah
adalah membangkitkan kembali memory yang positif seperti makanan favorit yang
lezat, perjalanan liburan yang menyenangkan, prestasi yang membanggakan,
pencapaian tujuan, dan semua pengalaman yang menyenangkan yang pernah dialami
oleh orang tersebut. Tujuannya adalah agar tubuh menghasilkan
hormon endorphine yang bertanggung jawab atas timbulnya perasaan senang,
bahagia, dan dapat menekan rasa sakit atau stres. Bagian ketiga atau bagian terakhir
yang tidak kalah penting adalah fokus pernapasan, Tujuannnya adalah untuk
menghasilkan energi dan juga bertindak sebagai kendali energi yang mengalir di dalam
tubuh kita. Pernapasan yang dijelaskan di sini bukanlah mengenai teknik pernapasan
tenaga dalam yang digunakan untuk memukul benda keras atau yang bisa membuat
orang terpental. Fokus pernapasan yang saya maksud adalah bentuk pernapasan biasa
yang kita lakukan setiap saat, setiap hari. Bedanya hanya di “fokus”-nya saja. Harus
diakui bahwa sejak awal kita hidup hingga sekarang kita jarang berpikir untuk peduli
dan “memperhatikan” aliran pernapasan kita sendiri. Dalam proses self-healing ini,

dengan memfokuskan diri terhadap tiap tarikan dan embusan napas kita, secara tidak
langsung kita dapat mengendalikan aliran energi KI melalui pernapasan.

Tahapan Self Healing:
1. Berdoa. Berdoalah dahulu sebelum melakukan aktivitas apapun, karena segala

sesuatu termasuk kesembuhan dan kesehatan adalah atas seizin–Nya.
2. Lakukan stretching secara menyeluruh dari kepala hingga ujung kaki.

Stretching sangat penting dilakukan setiap hari. Dalam tahapan ini,
proses stretching berbeda durasinya bagi tiap orang. Lakukan secara maksimal
agar tiap bagian tubuh kita bergerak, dan yang paling penting adalah
hindari stretching berlebihan agar tidak cedera. Lakukan minimal 5 Menit.
3. Lakukan Breathing dengan posisi tubuh telentang (ibu hamil miring). Setelah
badan kita lentur karena stretching, rebahkan tubuh Anda di lantai atau di kasur
tanpa menggunakan penyangga (bantal). Posisikan tubuh senyaman mungkin
dalam posisi miring. Lakukan pernapasan senormal mungkin tanpa harus ditahan-
tahan. Nikmati tiap tarikan dan embusan napas Anda. Bernapas secara teratur,
tarik melalui hidung dan embuskan melalui mulut. Lakukan terus-menerus hingga
senyaman mungkin. Kemudian, bayangkan energi terkumpul di tanden Anda
semakin banyak dan semakin banyak. Perlahan-lahan, lupakan fokus pernapasan
Anda. Bayangkan tubuh Anda seperti es yang mencair, lalu menggenang dan
meluas.
4. Aktivasikan energi positif dalam pikiran Anda. Tahapan berikutnya ini dilakukan
secara bersamaan, ketika tubuh merebah telentang bersamaan dengan itu
hilangkan segala pikiran yang negatif dan mulailah membayangkan hal-hal positif
yang pernah Anda alami. Tiap tarikan dan embusan napas Anda mengingatkan
Anda pada hal positif yang menyenangkan dan membahagiakan, dan secara tidak
sadar Anda pun tersenyum dan semakin menikmati kondisi tersebut.
5. Fokuskan pikiran ke tanden dan mulai alirkan energi keluar menuju ujung-ujung
jari tangan dan kaki. Pada tahapan ini, bayangkan tubuh Anda seperti labirin yang
rumit dan luas dengan tandenAnda sebagai pusat labirin tersebut. Bayangkan
energi yang terkumpul di tanden bagaikan udara yang dipampatkan kemudian
terlepas mengisi labirin-labirin dan keluar menuju tiap ujung jari tangan dan kaki
Anda. Rasakan energi tersebut berjalan melalui organ-organ di dalam tubuh Anda
dengan halus dan lembut.
6. Proses relaksasi maksimum, kondisi pikiran, tubuh, dan jiwa menjadi keadaan
relaks, tenang, dan positif. Dalam kondisi tubuh completely relax seperti ini,
biasanya kita dapat merasakan bagian tubuh kita yang kurang fit atau bagian
tubuh kita yang cedera/sakit. Fokuskan aliran energi ke bagian tersebut dan
bayangkan aliran energi tersebut bergerak seperti gerakan memijat.


Click to View FlipBook Version