PEMBULUH DARAH
◦ Ada 3 macam pembuluh darah,
yaitu arteri, vena, dan kapiler.
Ketiganya punya ciri-ciri dan fungsi
yang berbeda.
◦ Sistem peredaran manusia terdiri
atas jantung, pembuluh darah, dan
darah
51
Pembuluh Darah ◦ Pembuluh darah arteri juga dikenal
ARTERI dengan sebutan pembuluh nadi.
◦ Berfungsi mengalirkan darah dari jantung
ke seluruh tubuh.
◦ Darah arteri kaya akan oksigen → Darah
bersih
◦ Denyut dari pembuluh darah arteri ini
terasa dan kalau terjadi luka maka
darahnya mengucur deras.
◦ Namun, dinding pembuluh darah arteri ini
kuat, tebal, dan elastis
52
Pembuluh Darah VENA Pembuluh darah vena disebut pembuluh balik.
berfungsi mengalirkan darah masuk ke dalam
◦ jantung.
◦ Darah yang diangkut tinggi karbon dioksida/
◦ Darah Kotor.
◦
Dinding pembuluh darah vena ini tipis, tdk elastis.
◦
Denyut pembuluh darah vena tidak terasa, jika
terjadi luka darahnya menetes.
Pembuluh vena ini bisa terlihat dari permukaan
kulit, berupa garis bercabang yang warnanya
kebiruan. Ini karena letak pembuluh vena dekat
dengan permukaan tubuh
53
Pembuluh Darah Kapiler
❑ Pembuluh kapiler merupakan bagian cabang yang
menghubungkan pembuluh arteri dan pembuluh
vena. Merupakan Pembuluh darah TERKECIL
ditubuh.
❑ Pembuluh darah kapiler → kecil, halus,
dindingnya tipis, dan berpori.
❑ Dalam pembuluh kapiler terjadi aktifitas
pertukaran air,oksigen dan karbon dioksida serta
nutrient dan zat kimia sampah antara darah dan
jaringan sekitarnya.
54
Fungsi Pembuluh Kapiler
a. Penghubung antara Pembuluh darah
arteri dan Vena
b. Tempat Pertukaran Zat seperti Darah,
oksigen, air dan karbondioksida
c. Mengambil hasil pengeluaran dari
kelenjar tubuh
d. Menyerap nutrient dari usus
e. Menyaring darah dari organ ginjal
f. Pusat pengendapan Toksin dan
Oxydant.
55
Akibat Perlukaan Kulit Terlalu dalam 56
➢
➢
➢→
(Perlu Prinsip Kehati-hatian dalam Proses Perlukaan Kulit saat Bekam)
Darah
Bekam
57
HATI-HATI MAL PRAKTEK BEKAM
58
Etika Profesi
Terapis Bekam
59
Etika Terapis Bekam adalah sebuah Profesi dalam bidang Kesehatan
Terapis tradisional. Maka harus menjunjung tinggi Etika Profesi sebagai terapis.
Bekam
1. Berniat yang baik/ Positif
2. Berdoa sebelum memulai
3. PHBS dan K3 jalankan
4. Iklas membantu
5. Keadaan Bersih, suci/berwudhu
6. Pasrah penyembuhan hanya pada allah
7. Lakukan 5s (Senyum, sapa salam,sopan santun)
8. Selalu melakukan observasi dan wawancara untuk menentukan
kondisi boleh dibekam
9. Kuku, rambut, baju bersih
10.Alat bekam higienis
11. Menjaga rahasia klien bekam
12.Kondisi terapis sehat
60
Perhatian 1. Pahami jenis penyakit mulai ringan s.d berat
Bagi 2. Perlu belajar observasi wawancara, pemeriksaan fisik tanda dan
Pebekam gejala penyakit bisa dari analisis medis seperi TD, Nadi, Kondisi
Junior gula darah, dll, maupun pemeriksaan non medis seperti
pemeriksaan iridiologi dll.
3. Belajar menstabilkan emosi, mental kejiwaan klien
4. Belajar lebih teliti dan hati hati sebelum dilakukan pembekaman
5. Bekamlah diri sendiri baru bekam klien, agar bisa merasakan
manfaatnya
6. Junior Jangan sekali2 membekam tanpa pemantau ahli
7. Jika klien masih menggunakan obat2 perlu dijelaskan cara
penggunaanya jika ingin dibekam
8. Lakukan SOP Bekam dengan Benar
9. Fahami regulasi praktek Pelayanan Bekam di tempat anda.
61
Patofisiologi
Bekam
62
✓ Prinsip terapi bekam basah hampir sama dengan
prinsip yang mengatur fungsi ekskresi ginjal.
✓ Terapi bekam basah merupakan prosedur
ekskresi bedah minor dengan melakukan
perlukaan pada permukaan kulit untuk
mengeluarkan cairan yang mengandung toksik.
✓ Terapi bekam basah dianggap sebagai ginjal
buatan yang melakukan filtrasi kapiler melalui
kulit. Ginjal mengekskresi bahan hidrofilik.
✓ Terapi bekam basah dapat mengeluarkan bahan
hidrofilik dan hidrofobik yang berupa lipoprotein
63
IN TWO OR ◦TEORI
THREE BEKAM
COLUMNS MENURUT
TCM
64
65
66
67
68
69
K3 DAN PHBS
Dalam Pelayanan Bekam Universal
70
IN TWO OR PHBS di Tempat kerja adalah kegiatan untuk memberdayakan
THREE para pekerja agar tahu dan mau untuk melakukan Perilaku
COLUMNS Hidup Bersih dan Sehat dan berperan dalam menciptakan
tempat kerja yang sehat.
Manfaat PHBS di tempat kerja yaitu para pekerja mampu
meningkatkan kesehatannya dan tidak mudah sakit,
meningkatkan produktivitas kerja dan meningkatkan citra
tempat kerja yang positif.
71
IN TWO OR ◦ Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) adalah
THREE segala kegiatan untuk menjamin dan melindungi
COLUMNS keselamatan dan kesehatan tenaga kerja melalui
upaya pencegahan kecelakaan kerja dan
penyakit akibat kerja.
72
RESIKO BERBEKAM DAN PEMBEKAM
✓ Tertular penyakit dari pasien
✓ Penularan penyakit dari pasien ke pasien
✓ Infeksi pasca bekam meskipun hal ini belum ada
laporan
✓ Penyebaran virus hepatitis B
✓ Sumber penularan ada pada DARAH
PERHATIAN KHUSUS pada alat dan perlengkapan
yang terKONTAMINASI darah
73
Cuci Tangan 6 Langkah
IN TWO OR
THREE
COLUMNS
74
Sanitasi & Sterilisasi
Peralatan Bekam
75
Sanitasi,Dekontaminasi
dan Steriliasai
Sanitasi adalah proses pembersihan sesuatu
atau mengurangi jumlah kehidupan mikroba
pada produk tertentu.
Dekontaminasi adalah upaya mengurangi dan
menghilangkan kontaminasi oleh mickoorganisme pada
orang, peralatan, bahan, dan ruang melalui disinfeksi dan
sterilisas
Sterilisasi Adalah proses membunuh semua
mikroorganisme termasuk spora bakteri pada benda
yang telah didekontaminasi dengan tepat.
76
Pencegahan Infeksi pada
Luka Bekam
aseptis didefinisikan sebagai prosedur kerja yang
meminimalisir kontaminan mikroorganisme dan dapat
mengurangi resiko paparan
Antiseptik adalah bahan yang dapat menghancurkan
atau menghambat mikroorganisme yang ada di jaringan
hidup tanpa menyebabkan luka pada permukaan tubuh
atau jaringan hidup tersebut.
77
Tahap 1. Dekontaminasi : direndam
dengan cairan disinfectan
pengelolaan peralatan
2. Pencucian biasa
yang terpapar darah 3. Pengeringan
4. Sterilisasi
5. Penyimpanan
78
79
Disinfeksi tempat tidur dan celemek
dengan alcohol 70%
SARUNG BANTAL, HANDUK ,SELIMUT , PERLAK
SOLUSI : GANTI BARU JIKA TERKONTAMINASI atau
SEMPROT ALKOHOL PADA PERLAK
80
Cara Disinfeksi
GAGANG PISAU / LANCING DEVICE • POMPA KOP
BEKAM • BOTOL MINYAK HERBAL → Solusi SEMPROT
ALKOHOL •
BOX KASA • SARUNG TANGAN DIDALAM BOX SOLUSI :
ADA SATU TANGAN YANG BERSIH ATAU GUNAKAN
KORENTANG UNTUK AMBIL KASA
Pasca dipakai KOP BEKAM • NAMPAN WADAH KOP →
SOLUSI : DEKONTAMINASI, DESINFEKSI DAN STERILISASI.
SARUNG TANGAN • PISAU BEKAM → SOLUSI : SEKALI
PAKAI BUANG / SINGLE USE ONLY
81
Cara Disinfeksi
TUTUP TEMPAT SAMPAH → SOLUSI : GANTI
DENGAN TEMPAT SAMPAH INJAK / SEMPROT
ALKOHOL JIKA TERKONTAMINASI
Limbah Jarum Buang di Kotak Khusus
Jarum
82
STERILISASI dan
DIsinfeksi
Sterilasasi alat bekam plastic dan Logam bisa
menggunakan sterilisasi kering
Sterilisasi Basah Bisa dengan Air Mendidih 100 derajat
alat direndam selama 30 menit minimal
Untuk Proses Disinfeksi, Rendam menggunakan
Larutan Klorin (Bayclin) 15 – 20 Menit atau
menggunakan Alkohol 70%
Keuntungan Klorin Kerugian Klorin
✓ Baik melawan Virus ✓ Bersifat korosif pada logam
Hepatitis B dan HIV ✓ Natrium Hipoklorit mudah
✓ Tersedia luas sebagai rusak setelah dilarutkan
pemutih pakaian ✓ Saat Mengencerkan larutan
✓ Lebih murah serimg terjadi kesalahan
83
IN TWO OR
THREE
COLUMNS
84
Proses Sterilisasi 1. Kop bekam bersihkan terlebih dahulu jika masih ada
darahnya degan disemprot air dan lap tissue, kemudian
masukan ke dalam larutan klorin yang telah di
encerkan perbandingan 1:9 rendam selama 20 menit.
2. Setelah itu dicuci dengan sabun dan dibilas diair
menalir kemudian dikeringkan
3. Setelah kering, taruh di alat Sterilisator seperti gambar. Alat
Sterilisator di atas ada 2 pintu. Pintu atas suhunya sekitar
60ºC (Untuk gelas bekam yang tidak tahan panas). Agar
kuman-kuman mati, alat tersebut melakukan proses
Ozonisasi. Alat tersebut selain ada Ozon juga ada Infra
Merahnya untuk membunuh kuman.
4. Pintu bawah, suhu mencapai 150ºC (untuk bahan logam)
Pen Bekam pun sebaiknya ujungnya saja yang ditaruh di
situ, khawatir pen bagian dalam dari plastic.
5. Setelah tahap strelisator selesai, kop simpan di tempat
yang bersih dan kering (b0x)
85
Definisi
Limbah Bekam
Adalah Limbah yang dihasilkan setelah melaksanakan bekam,
berupa darah, lancet, bisturi, kassa, tissue, sarung tangan dll.
Limbah Bekam
Termasuk berbahaya, infeksius dan bahkan
dangerious infeksius, sehingga dikategorikan
limbah Bahan Berbahaya dan Beracun/B3.
2 Jenis Limbah
Bekam
1. Infeksius → Limbah yang terkena Darah Klien (B3)
2. Non Infeksius → Limbah tidak terkena darah
Tujuan 1. Menghindari Penyebaran
Penanganan penyakit yg ditularkan dari
Limbah bekam
Limbah
2. Terjaganya Lingkungan dari B3
3. Terjaganya Keseimbangan Alam,
hewan dan Manusia
89
Penanganan Limbah
Bekam Oleh Petugas B3
1. Buat Mou Rumah terapi bekam
dengan Petugas B3 R.s / Puskesmas
2. Limbah Infeksiun dimasukan kresek
Kuning/1 kresek/1 klien
3. Limbah berupa jarum dan bisturi
masukan dalam savety box
90
Penanganan Limbah
Bekam Secara Mandiri
1. Non Logam
Darah, kasa, tissue masukan tong besi
kemudian dibakar Kondisi ditutup
2. Logam
Jarum, scapel, lancing
Dimasukan savety box
91