The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by lkpjhoci, 2021-11-08 19:18:36

e book Managemen Baby SPA dan Aplikasi

e book Managemen Baby SPA dan Aplikasi

Keywords: baby SPA

BUKU PANDUAN

Managemen Bisnis Baby SPA,
Aplikasi Senam Bayi, Pijat Bayi dan

Berenang Bayi

Penulis :
Team LKP Jannah Holistic Care Indonesia
(Nurul Jannah, M.Tr.Keb , Mudy Oktiningrum, M.Keb, Tri Riwayati
Ningsih, M.Kes, Ameilia Woro Srikandi, S.Pd)

BUKU PANDUAN

Managemen Bisnis Baby SPA,

Aplikasi Senam, Pijat dan Berenang Bayi

Penulis :
Team LKP Jannah Holistic Care Indonesia
(Nurul Jannah, M.Tr.Keb , Mudy Oktiningrum, M.Keb, Tri Riwayati Ningsih,
M.Kes, Ameilia Woro Srikandi, S.Pd)

ISBN : 978-623-94456-5-2

Editor:
Mudy Oktiningrum, M.Keb

Penyunting:
Nurul Jannah, M.Tr.Keb

Desain sampul dan tata letak:
A Rizaqul Huda, SE

Penerbit:
LKP Jannah Holistic Care Indonesia (JHOCI)

Redaksi :
Jl. Tentara Pelajar no.9 Komplek Kampus UNDARIS
RT 007 RW 01, Kel.Gedang anak, Kec. Ungaran Timur
Kab. Semarang Prov. Jawa Tengah
Telp +6289631376237
Email : [email protected]

Hak cipta dilindungi undang-undang
Dilarang memperbanyak karya tulis ini dalam bentuk dan dengan cara apapun
tanpa ijin tertulis dari penerbit

Managemen dan Aplikasi Baby SPA – LKP Jannah Holistic Care Indonesia

1

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, yang telah berkenan
memberikan Rahmat Nya, sehingga penulisan Modul Kursus dan Pelatihan
Managemen BISNIS Nany SPA, Aplikasi Pijat Bayi, Senam Bayi dan
Berenang Bayi dapat kami selesaikan sebagai bahan acuan bagi peserta didik
Di LKP Jannah Holistic Care Indonesia. Modul ini membahas Perawatan Tubuh
dan permasalahan nya secara komprehensif, sehingga diharapkan dapat
dimanfaatkan sebagai bahan bacaan untuk mengikuti Uji Kompetensi Pijat Bayi

Materi Modul ini telah disesuaikan dengan Standar Kompetensi Nasional
Bidang Keahlian Baby Massage yang menjadi acuan dalam pelaksanaan
pembelajaran di LKP Jannah Holistic Care Indonesia. Standar Kompetensi
Nasional dikembangkan untuk memberikan keterampilan, pengetahuan, sikap,
kecakapan hidup dan pengalaman belajar yang dapat membangun integritas
sosial dan mewujudkan karakter nasional.

Standar Kompetensi Nasional memberikan pengalaman belajar yang sejalan
dengan prinsip belajar sepanjang hayat (learning to life) yang mengacu pada
empat pilar pendidikan universal, yaitu belajar mengetahui (learning to know),
belajar melakukan (learning to do), belajar menjadi diri sendiri (learning to be),
dan belajar hidup dalam kebersamaan (learning to life together).

Standar Kompetensi Nasional mempunyai kedudukan yang strategis untuk
menciptakan tatanan yang kompeten dan cerdas dalam membangun identitas
budaya bangsa. Modul ini diharapkan memberi manfaat bagi peserta didik
dengan penyajian materi yang dapat menjadi sumber belajar yang berkualitas.

Kami mengharapkan Modul ini akan selalu dikaji dan disempurnakan melalui
masukan dan koreksi agar selalu dapat menyesuaikan dengan tuntunan
perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Semarang, Agustus 2020
Team Penulis

Managemen dan Aplikasi Baby SPA – LKP Jannah Holistic Care Indonesia

2

DAFTAR ISI 4
4
Bagian 1 Solus Per Aqua (SPA) 4
A. Sejarah SPA 4
B. Pengertian SPA 5
C. Manfaat Baby SPA 6
D. Tahapan Baby SPA 6
6
Bagian 2 Baby massage 6
A. Baby massage 7
1. Pengertian 9
2. Patofisiologi 9
3. Manfaat Baby massage 10
B. Waktu melakukan Baby massage 11
1. Obsevasi perilaku 11
2. Kelompok usia 11
C. Tempat untuk melakukan Baby massage 11
D. Yang boleh untuk melakukan Baby massage 12
Kontraindikasi Baby massage 22
E. Prosedur Baby massage 24
F. Langkah Baby massage 26
26
Bagian 2.1 Pijat Colic 26
Bagian 2.2 Pijat Batuk Pilek 26
Bagian 3 Senam Bayi (Baby Gym) 26
26
A. Pengertian 27
B. Manfaat 34
C. Syarat 34
D. Saat tepat melakukan baby Gym 34
E. Persiapan 34
F. Gerakan Baby Gym 34
Bagian 4 Bayi Berenang (Baby Swim) 35
A. Bayi Berenang (Baby Swim) 36
36
1. Pengertian 36
2. Manfaat berenang 36
3. Mekanisme dasar terapi air 36
4. Manfaat Air 36
B. Syarat Baby Swim 37
1. Karakteristik Bayi
2. Frekuensi dan durasi 38
3. Kondisi bayi
4. Lokasi Berenang 3
5. Syarat Kolam air
C. Prosedur Pelaksanaan Baby Swim
D. Pijat Kondisi Anak Batuk pilek, ganguan mata, sembelit, tumbuh
Gigi, susah tidur, imunitas, kecerdasan

Managemen dan Aplikasi Baby SPA – LKP Jannah Holistic Care Indonesia

BAGIAN 1
Solus Per Aqua (SPA)

A. Sejarah SPA
SPA berasal dari nama desa kecil di Provinsi Leige Kota kecil di Selatan Belgia,

yang merupakan sebuah tempat dimana mata air yang diyakini memiliki daya
penyembuhan dan daya pemeliharaan kesehatan. Sejalan dengan popularitasnya,
nama SPA berkembang menjadi nama generik bagi semua sumber-sumber air mineral
di seluruh dunia yang memiliki khasiat menyehatkan. SPA dalam berbagai temperatur
dan tekanan dapat menghasilkan perubahan aktivitas metabolisme sel maupun
kelompok sel yang menjadi tujuan perawatan. Pada dasarnya air digunakan dengan
cara yang terkendali untuk menghasilkan transformasi fisiologis, terutama dalam sel
dan cairan dalam tubuh.

B. Pengertian SPA
SPA merupakan ungkapan latin dari salus per aqua yang secara harfiah berarti

sehat melalui air. SPA berarti suatu upaya kesehatan tradisional dengan pendekatan
holistik berupa perawatan menyeluruh menggunakan kombinasi keterampilan
hidroterapi, pijat, aromaterapi, dan ditambahkan pelayanan makanan, minuman sehat
serta olah aktifitas fisik.Melalui kegiatan SPA, bayi dapat merasakan relaksasi karena
ketika lahir bayi harus beradaptasi dengan perubahan lingkungan. Bayi yang berada
selama sembilan bulan terlindung di perut ibu yang gelap dan hangat, sedangkan
ketika lahir harus menghadapi suhu yang dingin. Selain itu, relaksasi pada bayi bukan
hanya untuk menghilangkan stres, tetapi merupakan hal yang penting bagi proses
tumbuh kembang anak. Oleh karena itu, baby SPA dapat diartikan sebagai rangkaian
kegiatan yang diberikan kepada bayi dengan tujuan untuk memberikan relaksasi pada
bayi.

C. Manfaat Baby SPA
1. Pola tidur teratur, pengenalan terhadap lingkungan, serta ketenangan emosi
yang lebih baik. Bayi yang dipijat selama ± 15 menit akan merasa lebih santai,
tidur lebih lelap, dan lebih lama. Apabila bayi tidur lelap, perkembangan dan
pertumbuhan bayi akan semakin baik.
2. Merangsang dan menyeimbangkan hormon kortisol dan oksitosin. Hormon
kortisol adalah hormon penyebab stres. Penurunan hormon kortisol akan
membuat bayi lebih riang dan tidak suka menangis. Hormon oksitosin akan
meningkat sehingga dapat menimbulkan rasa nyaman dan kasih sayang.
3. Memperbaiki sistem imunitas bayi sehingga membuat bayi lebih sehat.
4. Menstimulasi enzim-enzim yang ada di perut sehingga penyerapan nutrisi dalam
tubuhnya lebih optimal.
5. Merangsang hormon yang berpengaruh dalam meningkatkan nafsu makan bayi
yaitu hormon gastrin dan insulin yang berperan penting dalam proses
penyerapan makanan. Bila produksi kedua hormon ini meningkat maka

Managemen dan Aplikasi Baby SPA – LKP Jannah Holistic Care Indonesia

4

penyerapan makanan dan nafsu makan juga akan meningkat sehingga berat
badannya akan naik.
6. Memperlancar peredaran darah dan membantu menguatkan otot-otot bayi.
7. Mencegah bayi mengalami kembung dan kolik.
8. Mempengaruhi perkembangan motorik kasar yang membutuhkan keseimbangan
dan koordinasi antara anggota tubuh dengan otot-otot besar, seperti otot lengan
atau tungkai. Salah satu stimulasi motorik kasar yang bisa dilakukan yaitu bayi
dalam posisi mengambang pada saat berenang yang memungkinkan eksplorasi
tubuh sekaligus sehingga otot-otot akan terlatih dan terstimulasi secara optimal.
9. Mempengaruhi perkembangan motorik halus yang berhubungan dengan
keterampilan fisik yang melibatkan otot kecil dan koordinasi mata dan tangan.
Stimulasi bisa dilakukan dengan cara kegiatan bermain secara rutin.
10. Mempengaruhi perkembangan otak secara optimal. Stimulasi bisa dilakukan
dengan cara dipijat. Sentuhan pada pijatan akan merangsang saraf dan otot
untuk disampaikan ke otak sehingga merangsang tumbuh kembang fisik dan otak
yang lebih baik. Semakin sering bagian otak tersebut mendapat stimulasi maka
sinapsis akan sering diaktifkan sehingga menjadi semakin kuat.
11. Mempengaruhi personal sosial yang dalam hal ini adalah interaksi sosial.
12. Mempengaruhi kemampuan berbahasa yang mencerminkan kemampuan
intelektual atau kecerdasannya. Komunikasi nonverbal sangat penting karena
membantu perkembangan sel sensorik. Stimulasi bisa dilakukan pada saat
memijat, ibu sebaiknya mengajak bayi berbicara dengan menerangkan kegiatan
yang dilakukan, diiringi dengan ekspresi muka seperti tersenyum dan tertawa.
13. Menyehatkan organ tubuh dan mengoptimalkan kemampuan organ sensoris,
seperti indra peraba, penciuman, penglihatan, pendengaran serta keseimbangan.
Berenang dapat meningkatkan keseimbangan dan koordinasi karena gravitasi air
tidak telalu besar.

D. Tahapan Baby SPA
1. Tahap Senam Bayi (Baby Gym)
2. Tahap Berenang (Baby Swim)
3. Tahap Baby massage (Baby Massage)

Managemen dan Aplikasi Baby SPA – LKP Jannah Holistic Care Indonesia

5

BAGIAN 2
BABY MASSAGE (Baby Massage)

A. Baby massage (Baby Massage)
1. Pengertian
Pijat (Massage) adalah teknik perawatan tubuh dengan cara usapan dan
penekanan menggunakan anggota gerak tubuh seperti tangan, jari, siku dan atau
alat bantu lainnya pada permukaan tubuh yang memberikan efek stimulasi dan
relaksasi, melancarkan sistem peredaran darah, melancarkan sistem peredaran
limfe (getah bening) dan penguatan sistem tubuh lainnya, dimaksudkan untuk
meningkatkan kesehatan dan kebugaran (Permenkes no 8, 2014).Baby massage
adalah sensasi sentuhan yang di berikan kepada bayi dengan cara usapan pada
permukaan tubuh yang memberikan efek stimulasi positif dan relaksasi, untuk
meningkatkan kesehatan dan jalinan kasih sayang dengan bahasa komunikasi
cinta yang berfungsi meningkatkan energi positif rasa percaya diri dan
kemampuan tumbuh kembang.

2. Patofisiologi
Alasan mengapa Baby massage itu sangat bermanfaat bagi bayi dapat kita jawab
dengan ilmiah, Karena Tekanan adalah rasa raba yang menetap. Serabut saraf
sensorik Aβ yang menyalurkan implus dari reseptor raba ke susunan saraf pusat
memiliki diameter 5-12 µm dan memiliki kecepatan konduksi 30-70 m/det.
Sebagian implus dihantarkan melalui serabut aferen C untuk reseptor suhu panas
yang berkaitan erat dengan rasa raba, selanjutnya saraf tersebut mengirimkan
pesan-pesan ke otak melalui jaringan saraf yang berada di medula spinalis.
Rangsangan ini mengaktifkan sistem saraf otonom parasimpatis pada area
Nukleus Rafe dan Nukleus Solitarius, yang merupakan regio sensorik medula dan
pons memasuki otak melalui saraf-saraf vagus dan glosovaringeus, yang dapat
menimbulkan keadaan tidur. Terangsangnya aktifitas sistem saraf otonom
parasimpatis nukleus rafe menyebabkan perubahan gelombang otak yaitu
penurunan gelombang alpha dan peningkatan gelombng beta. Semua bentuk
rangsangan sensorik dapat menyebabkan hambatan alpha akan digantikan.
Irama alpha yang teratur adalah respons siaga atau waSPAda dengan frekuensi
irama EEG pada bayi adalah pola lambat 0,5-2 Hz. Selain irama alpha dijumpai
irama beta yang merupaakan harmonisasi irama alpha.
Neuron yang mengandung serotonin berproyeksi ke bagian-bagian
hipotalamus, sistem limbik, neokorteks, serebelum, dan medula spinalis yang
berfungsi mensekresi hormon serotonin. Serotonin dirubah menjadi 5-
hidroksitripthophan (5HTP) menjadi N-asetil serotonin yang berubah menjadi
melatonin, mempunyai peran membuat tidur lebih lama dan lelap saat malam
hari karena melatonin lebih banyak diproduksi pada keadaan gelap saat cahaya
yang masuk ke mata berkurang. Serotonin juga meningkatkan kapasitas sel
reseptor untuk mengikat glukokortikoid (adrenalin) yang dapat menyebabkan
penurunan hormon kortisol, menyebabkan perasaan releks, lebih nyaman dan
tenang saat bayi tidur. Penurunan hormon kortisol seperti adrenalin atau

Managemen dan Aplikasi Baby SPA – LKP Jannah Holistic Care Indonesia

6

hormon stress akan meningkakan daya tahan tubuh terutama IgM dan Ig G.
Nukleus Rafe juga berproyeksi ke hipotalamus, menyebabkan

disekresikannya Corticotropin Releasing Factor (CFR). Selanjutnya CFR
merangsang kelenjar pituitary untuk meningkatkan produksi
Proopioidmelanocortin (POMC). Produksi Proopioidmelanocortin (POMC)
menyebabkan produksi enkephalin oleh medula adrenal meningkat. Kelenjar
pituitary menyebabkan tubuh menjadi rileks, perasaan tenang sehingga
ketegangan berkurang dan memudahkan bayi untuk tidur. β-endorphin
merupakan polipeptida yang berperan dalam peningkatan asupan makan
(oreksigenik). Terangsangnya aktifitas sistem saraf otonom menyebabkan
respon pankreas (Pulau Langerhans) pada respon implus kolinergik terjadi
peningkatan sekresi insulin dan glukagon. Peningkatan produksi enzim
penyerapan seperti gastrin dan insulin dapat meningkatkan penyerapan
makanan menjadi lebih baik. Lambung dan usus (sfingter) terjadi relaksasi dan
pada respon implus noradrenergik terjadi kontraksi sehingga lambung yang
kosong (kontraksi lapar) akan merangsang nafsu makan.

3. Manfaat
Beberapa manfaat Baby massage antara lain :
a. Manfaat untuk bayi
1) Stimulasi. Baby massage dapat menstumulasi perkembangan, pertumbuhan
dan sistem tubuh.

PERKEMBANGAN PERTUMBUHAN KELANCARAN SISTEM

 Sosial dan bahasa  Perkembangan  Sirkulasi darah
 Peningkatan otot  Pencernaan
 Hormonal
kemampuan  Pertambahan  Imunitas
belajar berat badan  Saraf
 Keaktifan  Pernafasan
 Kesadaran tubuh  Pertambahan  Vestibular (koordinasi
dan pikiran tinggi badan
dan keseimbangan)

2) relaksasi
Memperbaiki gangguan tidur
Meningkatkan mekanisme adaptasi pada lingkungan
Pengaturan status perilaku
Menjadi lebih tenang
Normalisasi tonus otot
Meningkatkn fleksibilitas
Meningkatkan hormon reileks (oksitosin, serotonin)
Menurunkan tingkat stres dan hormon streas
(kortisol, norepineprin)
Meningkatkan dopamin

Managemen dan Aplikasi Baby SPA – LKP Jannah Holistic Care Indonesia

7

3) Interaksi

 Komunikasi verbal dan non-verbal
 Kemampuan komunikasi pra-bahasa
 Meningkatkan rasa cinta, respek perasaan, nutrisi

sentuhan, toleransi dan empati
 Mendukung bonding attachment

4) Membantu meringankan :

 Konstipasi
 Serangan kolik
 Kram perut
 Rasa sakit yang tumbuh
 Tekanan otot
 Ketidaknyamanan pertumbuhan gigi
 Tekanan fisik dan psikologi
 Lendir liur yang berlebihan
 Disorganisasi sistem saraf
 Sensitivitas sentuhan
 Melembutkan kulit

b. Manfaat untuk lingkungan

 Menstimulasi laktasi
 Mengurasi depresi post natal
 Meningkatkan respek dan empati
 Lingkungan yang santai nyaman
 Mengurangi konflik, pelecehan, kekerasan, kejahatan
 Pengurangan anggaran pemerintah karena masyarakat yang

lebih sehat

Managemen dan Aplikasi Baby SPA – LKP Jannah Holistic Care Indonesia

8

B. Waktu melakukan Baby massage
1. Obsevasi perilaku dan bahasa tubuh
a. Keadaan perilaku
1) Tidur
a) Deep sleep
 Bayi bernafas perlahan, dalam dan teratur
 Mata tertutup, tidak ada gerakan mata cepat yang dapat dilihat dibawah
kelopak mata.
 Secara umum tidak bergerak, sesekali terkejut, gerakan tersentak.
b) Light sleep
 Pernafasan lebih cepat, tidak teratur, dan dangkal.
 Ada gerakan mata cepat yang dapat dilihat dibawah kelopak mata yang
tertutup (REM sleep), dapat terjadi pembukaan mata sewaktu-waktu
 Dapat dilihat gerakan menghisap, mendesah, dan tersenyum.
 Tingkat aktifitas rendah, gerakan kaget sesekali.
2) Transisi
 Tampak lelah
 Mengerutkan mata, mata dapat dibuka tampak berat mengantuk dan
linglung
 Merengek, menangis
 Mencoba untuk menenangkan diri kembali tidur, atau mungkin mencoba
untuk bangun.
3) Bangun
a) Sadar penuh
 Wajah dan mata cerah dan reseptif
 Perhatian terrfokus pada lingkungan mereka
 Gerakan pernafasan bagus untuk stimulasi
 Dapat berpaling dari stumulasi yang tidak biasa untuk mempertahankan
keadaan yang cukup waSPAda
 Saat yang tepat untuk memberi makan, memegang, dan berinteraksi
 Ini adalah waktu yang ideal untu memijat bayi, karena bayi mampu
merespon dan belajar dengan baik pada keadaan ini.
b) Rewel
 Aktivitas tubuh yang lumayan dan gerakan rewel
 Pernafasan tidak teratur
 Vokalisasi yang rewel
 Kesulitan dalam memperhatikan atau fokus pada apapun
 Tanda sensitif terhadap rangsangan
 Tanda overstimulasi
 Kebosanan
c) Menangis
 Gerakan konstan dan aktivitas tinggi
 Tinggkat nada suara berbeda intensitas menunjukkan makna dibalik
teriakan
 Wajah sering dengan mata tertutup

Managemen dan Aplikasi Baby SPA – LKP Jannah Holistic Care Indonesia

9

 Perubahan warna wajah dapat dilihat.
 Membutuhkan perubahan memenuhi kebutuhan dan hiburan
 Jika dalam memijat, keadaan ini menuntut perhatian untuk mendengar

kebutuhan bayi fisik maupun emisional
 Juga bermakna menjadi pelepas emosional sensitif yang membutuhkan

perhatian.

b. Bahasa isyarat bayi
1) Menerima dipijat
 Mata terbuka lebar dan terang yang cerah
 Melihat orang tua secara langsung dan tersenyum
 Mengoceh, merasa puas dan tertawa
 Merilekskan badan untuk siap dipijat
 Gerakan halus pada lengan dan kaki
 Bahasa tubuh terbuka
2) Menolak dipijat
 Mata tertutup dalam keadaan bangun, menguap atau tertidur
 Menatap dan mengerutkan dahi, menangis rewel
 Mencoba menghindar, merangkak pergi, berguling, melengkungkan
punggung, gerakan menegang tidak terkendali
 Menarik diri, mendorong atau menendang
 Bahasa tubuh tertutup.

2. Kelompok usia
a. Usia 1 – 3 tahun
 Lebih senang merangkak, berjalan dan bermain
 Pemijatan tidak harus selalu ditidurkan
 Bisa sambil dipangku diajak bermain
 Bisa dipijat pada saat mandi
 Pijat pada bagian yang paling disukai terlebih dahulu, tidak harus urut
 Bernyanyi dan musik akan membantu
 Cari waktu yang tepat untuk memijat

b. Usia 3 – 5 tahun
 Lebih banyak berimajinasi
 Dapat dipijat sambil bercerita (sebaiknya gunakan cerita yang sama)
 Biasanya paling senang dipijat didaerah punggung
 Bisa sambil bermain
 Terkadang tidak mau membuka baju
 Hindari area – area yang tidak suka dipijat baginya.

c. Usia 5 – 7 tahun
 Lebih banyak mencari sosok pengagum (seperti film kartun kesayangan)
 Merubah judul nama pijatan sesuai dengan tokoh film yang disukai
 Biasanya dilakukan sebelum tidur atau saat bersantai.

Managemen dan Aplikasi Baby SPA – LKP Jannah Holistic Care Indonesia

10

C. Tempat / lingkungan untuk Baby massage
Mengatur lingkungan yang optimal yaitu lingkungan yang hangat sesuai suhu ruangan
32oC, rendah kebisingan/tenang, sinar lampu lembut, aman, peralatan yang nyaman
seperti alas yang empuk, tikar yang tahan air, handuk lembut, gunakan minyak yang
diperbolehkan, memperhatikan isyarat bayi, hindari jam tangan, gelang, cincin ,
kalung panjang, dan selendang.

D. Yang boleh untuk memberikan Baby massage ?
1. Bayi dianjurkan diberi pijatan oleh orang tuanya dengan syarat sudah berlatih
kepada ahlinya.
2. Terapis baby massage yang profesional yang terlatih untuk menghindari cidera
yang dapat terjadi ketika proses pemijatan, karena organ tubuh bayi masih
sangat rentan terhadap benturan dan tekanan.

E. Kontraindikasi Baby massage
1. Memijat bayi anda dalam keadaan sakit. Tanda dan gejala bayi sakit : demam,
badan hangat, kejang, sesak, batuk berat, muntah sering
2. Memijat bayi anda saat bayi menagis keras atau dengan cara memaksa
3. Memaksa posisi saat memijat bayi anda meskipun posisinya tidak benar.
4. Memijat bayi tidak lama setelah ia makan/minum susu.
5. Membangunkan bayi anda untuk dipijat.
6. Bayi dalam keadaan lapar dan kehausan
7. Bayi dalam keadaan tidak nyaman dan rewel

F. Prosedur Baby massage
1. Persiapan
a. Bahan:
 Minyak : gunakan minyak yang terbuat dari minyak organik seperti grape
seed oil, sunflower seed oil, olive oil, palm oil, coconut oil, dll tanpa
menggunakan minyak esensial (dapat merusak otak karena overstimulasi)
pada bayi kurang dari 1 tahun. Minyak dengan kualitas yang tinggi yaitu
“coldpressed oil” minyak perasan pertama tanpa proses pemanasan. Jika
susah menemukan sepanjang minyak tersebut aman dikonsumsi boleh
digunakan untuk baby massage.
 Air hangat, Sabun bayi
 Minyak telon
 ASI dan atau susu formula
b. Alat:
 Alas yang empuk dan perlak yang tahan air
 Handuk 2 buah dan 1 buah ekstra
 Waslap 2 buah
 Baju ganti bayi
 Waskom 2 buah
 Mainan bayi bila perlu

Managemen dan Aplikasi Baby SPA – LKP Jannah Holistic Care Indonesia

11

2. Prosedur Baby massage
Lakukan terlebih dahulu hal dibawah ini :
1. Doa. Awali kegiatan terapis/ortu berdoa.
2. Pujian dan mohon ijin
 Berikan pujian kalimat positif pada bayi meliputi keaktifan, rupawan dan
senyumannya.
 Sampaiakan ijin pada bayi bahwa bayi akan mulai dipijat sambil meletakkan
telapak tangan pemijat di tempat yang hangat.

G. Langkah Pijat Pada Bayi
1. Gerakan Pijat Pada Bagian Kaki
1) Sentuhan India
 Pegang pada pangkal paha kaki bayi,
dengan posisi jempol dan empat jari
membentuk huruf C.
 Gerakkan tangan dari paha ke arah
pergelangan kaki secara bergantian.

2) Jari merapat dan putar
 Pegang kaki bayi pada pangkal
paha dengan kedua tangan, Peras
dan putar kaki bayi dengan
lembut dimulai dari pangkal paha
ke arah mata kaki

3) Usap Jempol

 Usaplah telapak kaki dengan kedua
ibu jari secara bergantian. Dimulai
dari tumit kearah jari-jari meliputi
di seluruh bagian telapak kaki.

4) Jari jemari kaki

 Pijat jari-jari kakinya satu per satu dengan
gerakan memutar dari pangkal jari kearah
ujung jari kaki.

 Akhiri dengan tarikan yang lembut pada
tiap ujung jari

.

Managemen dan Aplikasi Baby SPA – LKP Jannah Holistic Care Indonesia

12

5) Kunci Talapak Kaki  Kunci telapak kaki dengan jari
6) hujani jempol telunjuk dibawah jari kaki dan jempol
7) Usap Punggung Kaki dibawah tumit, tekan pijat telapak
kaki kearah dalam. Kemudian ulangi
lagi dari dengan jari telunjuk di
pertengahan telapak kaki dan ibu jari
tetap di bawah tumit.

 Tekan-tekanlah kedua ibu jari seperti
titik-titik hujan.

 Lakukan diseluruh permukaan
telapak kaki dari arah tumit ke jari-
jari

 Dengan menggunakan kedua ibu
jari secara bergantian.

 Usaplah punggung kaki dari arah
jari-jari ke pergelangan kaki secara
bergantian.

8) Cincin Pergelangan Kaki
 Buatlah gerakan seperti membuat lingkaran sebesar cincin.
 Dengan cara mempergunakan ibu jari
dan jari-jari lainnya di pergelangan
kaki bayi.

9) Sentuhan Swedia

 Peganglah pergelangan kaki bayi,

dengan posisi jempol dan empat

jari membentuk huruf C. Gerakkan

tangan bergantian dari

pergelangan kaki ke pangkal paha.

Managemen dan Aplikasi Baby SPA – LKP Jannah Holistic Care Indonesia

13

10) Menggulung
 Pegang pangkal paha dengan kedua tangan seperti bersalaman.

 Buatlah gerakan maju dan
mundur dari pangkal paha
menuju pergelangan kaki.

11) Lingkaran Bokong

 Letakkan kedua tangan secara
bersamaan, posisi 4 jari tangan pada
bokong bayi dan pangkal paha Usap
kedua bokong bayi dengan tekanan
lembut kearah dalam.

12) Mengusap 1
 Usaplah mulai dari bokong melalui paha ke arah pergelangan kaki hingga
keseluruh bagian kaki sampai ujung jari kaki
 Ini adalah gerakan akhir bagian
kaki.

2. Gerakan Massage Pada Perut
1) Roda Air bagian 1

 Lakukan gerakan memijat pada perut
bayi seperti roda air dengan posisi
telapak tangan sejajar dari atas
kebawah perut, Bergantian dengan
tangan kanan dan kiri

2) Roda Air bagian 2
 Angkat kedua kaki bayi dengan salah satu tangan kiri.
 Dengan tangan kanan, pijat perut bayi
dari perut bagian atas sampai ke jari-
jari kaki.

Managemen dan Aplikasi Baby SPA – LKP Jannah Holistic Care Indonesia

14

3) Membuka buku bagian 1

 Letakan kedua ibu jari dibawah
pusar perut.

 Usapkan kedua ibu jari ke arah
tepi kanan dan kiri.

4) Matahari-Bulan
Buatlah lingkaran searah jarum jam dengan jari tangan kiri mulai dari perut pada
jam 8 keatas kemudian kembali ke jam 8 (seloah membentuk gambaran
matahari) ulangi lingkaran beberapa kali yang disusul dengan gerakan tangan
kanan.
Gunakan tangan kanan untuk
membuat gerakan setengah lingakaran
searah jarum jam mulai dari bagian
perut pada jam 10 sampai dengan
bagian kiri perut pada jam 5 (seolah
membentuk gambar bulan) lakukan
kedua gerakan tangan kiri dan kanan
ini secara bersama-sama.

Tangan kiri selalu membuat gerakan lingkaran penuh (matahari) sedangkan
tangan kanan akan membuat gerakan setengah lingkaran (bulan).

5) I Love You
“I” Usap perut bayi mulai dari bagian
kiri atas ke bawah dengan
menggunakan palmar tangan kanan
membentuk huruf “I”

“LOVE” Usap perut bayi membentuk huruf
“L” terbalik, mulai dari kanan atas ke kiri
atas kemudian dari kiri atas ke kiri bawah
perut bayi

“YOU” Usap perut bayi membentuk
huruf “U” terbalik, mulai dari perut
kanan bawah ke atas, kemudian ke kiri,
dilanjutkan ke bawah dan berakhir di rut
kiri bawah.

Managemen dan Aplikasi Baby SPA – LKP Jannah Holistic Care Indonesia

15

6) Berjalan

Letakkan empat ujung jari tangan kanan
pada perut bayi bagian kanan lalu gerakan
berjalan ke kiri, untuk mengeluarkan
gelembung udara.

3. Massage Pada Bagian Dada
1) Membuka buku bagian 2
 Buatlah usapan seperti membuka buku secara melingkar dengan
meletakkan kedua telapak tangan di tengah dada/ ulu hati.
Usaplah ke atas sampai di bawah leher,
kemudian ke samping, lalu melengkung
ke bawah membentuk lingkaran dan
kembali ke tengah dada.

2) Sayap Kupu-kupu
 Usaplah menyilang dada seperti sayap kupu-kupu dimulai dengan tangan kanan
membuat gerakan menyilang dari dada bagian tengah ke arah bahu kanan, dan
kembali ke tengah dada.
 Ulangi usapan dengan tangan kiri
dari dada bagian tengah kearah bahu
kiri dan kembali ke tengah dada.

3) Mengusap 2
Usaplah mulai dari dada melalui
perut ke belakang bokong melalui
paha ke arah pergelangan kaki hingga
keseluruh bagian kaki sampai ujung
jari kaki

4. Gerakan Massage Pada Bagian Tangan
1) Ketiak

Usaplah pada daerah ketiak dari atas
ke bawah.

Managemen dan Aplikasi Baby SPA – LKP Jannah Holistic Care Indonesia

16

2) Sentuhan India
 Pegang pada lengan bahu bayi,
dengan posisi jempol dan empat
jari membentuk huruf C.
Gerakkan tangan dari bahu ke
arah pergelangan tangan secara
bergantian.

3) Jari merapat dan putar
 Pegang lengan bayi pada pangkal atau bahu dengan kedua tangan.
Peras dan putar lengan bayi dengan
lembut dimulai dari lengan atas ke
arah pergelangan tangan.

4) Usap telapak tangan
Usaplah telapak tangan dengan kedua ibu jari
secara bergantian, dimulai dari pergelangan
tangan kearah jari-jari meliputi di seluruh
bagian telapak tangan.

5) Lingkaran Jari jemari

Pijat jari-jari tangannya satu per satu
dengan gerakan memutar dari
pangkal jari kearah ujung jari tangan.
Akhiri dengan tarikan yang lembut
pada tiap ujung jari

6) Bagian Atas Tangan
Himpit tangan bayi diantara jari telunjuk dan
jari tengan dengan jempol diatas punggung
tangan bayi. Usap punggung tangannya dari jari
tangannya ke arah pergelangan tangan dengan
lembut.

Managemen dan Aplikasi Baby SPA – LKP Jannah Holistic Care Indonesia

17

7) Cincin Pergelangan tangan
 Himpit tangan bayi diantara jari telunjuk dan jari tengan dengan jempol
diatas pergelangan tangan bayi

Buatlah gerakan seperti membuat
lingkaran sebesar cincin dengan
mempergunakan ibu jari di pergelangan
tangan bayi.

8) Sentuhan Swedia

 Peganglah pergelangan tangan
bayi , dengan posisi jempol dan
empat jari membentuk huruf C.

 Gerakkan tangan anda secara
bergantian dari pergelangan
tangani kearah bahu.

9) Menggulung

 Pegang lengan bahu dengan

kedua tangan seperti

bersalaman.

 Buatlah gerakan maju dan

mundur dari lengan bahu

menuju pergelangan tangan.

5. Gerakan Massage Bagian Muka
1) Membuka buku bagian 3
Letakkan ujung jari-jari kedua tangan
secara berhadapan pada pertengahan
dahi, usapkan jari-jari dengan lembut
mulai dari tengah dahi keluar ke samping
kanan dan kiri seolah membuka buku.

2) Alis
Letakkan kedua ibu jari di antara
kedua alis, Usapkan kedua ibu jari
secara lembut pada alis mata dan di
atas kelopak mata, mulai dari tengah
kesamping.

Managemen dan Aplikasi Baby SPA – LKP Jannah Holistic Care Indonesia

18

3) Toward bridge nose and under the checkbone
 Letakkan kedua ibu jari pada ujung hidung
 Usapkan ibu jari kearah atas sampai pertengahan alis mata
Lanjutkan usapan ibu jari dari pertengahan
kedua alis tururn melalui tepi hidung lalu
ke bawah mata dan arah pipi dengan
membuat gerakan ke samping sampai di
tepi mata seolah membuat bayi
tersenyum.

.

4) Smile above upper lip
 Letakkan kedua ibu jari di atas mulut di
bawah hidung pada lengkung sekat hidung.
 Usapkan kedua ibu jari ke samping dan ke
atas ke daerah pipi sampai di tepi mata
seolah membuat bayi tersenyum.

5) Smile below lower lip
Letakkan kedua ibu jari pada tengah dagu,
Usapkan kedua ibu jari dari dagu dengan
gerakan dari tengah kesamping dan keatas
kedaerah pipi sampai di tepi mata seolah
membuat bayi tersenyum

6) Lingkaran di pipi

Dengan ibu jari kedua tangan, buatlah
lingkaran-lingkaran kecil di daerah pipi bayi.

7) Bawah Dagu
Dengan menggunakan kedua ujung jari
tengah pijat lembut tulang rahang di
belakang telinga lanjutkan usapan pada
bawah dagu dari belakang telinga ke arah
pertengahan dagu sampai di bawah dagu
dengan ujung-ujung keempat jari kedua
tangan.

Managemen dan Aplikasi Baby SPA – LKP Jannah Holistic Care Indonesia

19

6. Gerakan Pijat Pada Bagian Punggung
1) Usapan kenyamanan
 Tengkurapkan bayi dengan posisi kepala dan kaki sejajar dengan anda, sisi kaki
ada didepan dekat anda dan kepala pada sisi yang jauh didepan anda.
Letakkan kedua telapak tangan pada
punggung bayi, usaplah seluruh bagian
punggung bayi mulai dari tengah
punggung keatas sampai dibawah leher
kembali kebawah melalui tepi punggung
sampai ke bokong kemudian kembali lagi
keatas ke punggung bagian tengah.

2) Bolak balik kesamping Usaplah sepanjang punggung bayi
3) Menyapu bagian 1 dengan gerakkan kesamping secara
4) Menyapu bagian 2 bolak balik menggunakan kedua
telapak tangan, dari bawah leher
sampai ke bokong bayi, ulangi
usapan beberapa kali.

Pegang bokong bayi dengan
tangan kiri, Usaplah dengan
menggunakan telapak tangan
kanan mulai dari leher ke bawah
sampai bertemu dengan tangan
kiri yang menahan bokong bayi
seolah menyapu punggung

Tangan kiri memegang pergelangan
kaki bayi, Ulangi usapan menyapu
punggung dengan telapak tangan
kanan dari bawah leher dilanjutkan
sampai ke tumit.

Managemen dan Aplikasi Baby SPA – LKP Jannah Holistic Care Indonesia

20

5) Lingkaran Jempol

Dengan ibu jari kedua tangan,
buatlah usapan-usapan melingkar
kecil-kecil kearah luar dimulai dari
bokong bayi naik keatas sampai ke
bahu melalui sebelah kanan dan kiri
tulang belakang

6) Menyisir punggung
 Dan hindari usapan pada tulang belakang bayi.
Usaplah lembut dengan kelima ujung
jari-jari tangan kanan dan kiri secara
bergantian pada punggung bayi
seolah menyisir punggung bayi dari
bawah leher kaarah bawah
memanjang sampai ke bokong bayi.

Managemen dan Aplikasi Baby SPA – LKP Jannah Holistic Care Indonesia

21

Bagian 2.1
PIJAT KETIKA SERANGAN KOLIK

A. MENANGIS
Menangis dapat merupakan tanda nyeri, distres, lapar, atau lelah. Memahami tangisan
harus memperhatikan karakteristiknya dalam hal waktu, durasi, frekuensi dan
intensitas.
a. Durasi menangis sebagian besar bayi pada :
o 2 minggu pertama kehidupan, lebih sedikit menangis.
o 2 – 6 minggu, durasi total menangis per hari meningkat dari rerata 2 jam sehari
menjadi 3 jam sehari.
o 12 minggu, rerata durasi menangis adalah 1 jam sehari.
b. Frekuensi menangis memiliki variasi lebih kecil dibandingkan durasi menangis.
o Pada usia 6 minggu, rerata frekuensi gabungan menangis dan rewel adalah 10
episode dalam 24 jam.
o Variasi menangis merupakan hal yang umum dijumpai, dimana menangis lebih
banyak terjadi pada sore hari dan menjelang malam.
c. Intensitas tangisan bayi bervariasi, dengan deskripsi mulai rewel hingga menjerit.
Tangisan bayi yang intens (nada dan kelantangan) lebih besar menyebabkan
kekhawatiran dibandingkan bayi yang rewel dalam diam. Tangisan nyeri memiliki
frekuensi lebih tinggi dibandingkan tangisan lapar, jika tidak dipedulikan untuk
waktu yang lama. Sebagian besar tangisan bayi memiliki intensitas lebih rendah,
yang sesuai dengan tangisan rewel.

B. KOLIK
Kolik sering didiagnosis menggunakan rule of three yaitu menagis lebih dari 3 jam
sehari, lebih dari 3 hari per minggu, selama lebih dari 3 minggu. Keterbatasan definisi
ini adalah tidak adanya definisi menagis (apakah rewel termsuk didalamnya?) dan
keharusan menunggu 3 minggu untuk menegakkan diagnosis.tangisan pada kolik
seringkali dideskripsikan sebagai tangisan yang paroksismal (suatu serangan yang
secara sering dalam waktu yang singkat dan mempunyai gejala yang sama) dan dapat
dikenali dari ekspresi tertentu dari wajah, kaki yang ditekuk dan keluarnya flatus.

Pijat Kolik
Lakukan pijatan dengan di ulang 2-3 seri dalam sehari, setidaknya lakukan untuk 2 minggu,
lakukan 1 seri pijatan selama 5-10 menit,
Berikut urutan pijatan untuk meringannkan colic dalam 1 seri :
a. Sentuh dan usap perut

letakkan kedua telapak tangan ibu diatas perut bayi
sambil menarik nafas dalam untuk releks.

Lakukan dalam 6 hitungan pada setiap tangan
dengan mengusap dari perut kearah/ sampai
kaki.

Managemen dan Aplikasi Baby SPA – LKP Jannah Holistic Care Indonesia

22

b. Tekan lutut kearah perut

rapatkan lutut dan tekan keatas perut bayi, pegang
dan hitung selama 6 hitungan, gunakan usapan perut
dan tekuk lutut kaki kea rah perut bayi.

c. Matahari-Bulan

Lakukan dalam 6 hitungan, satu tangan kiri
menggambar lingkaran penuh searah jarum jam,
tangan lainnya gambar sebagian lingkaran searah
jarum jam dari pukul 10 sampai 5

d. tekan lutut kearah perut

Rapatkan lutut dan tekan keatas perut bayi, pegang
dan hitung selama 6 hitungan, gunakan touch
relaxation dan bouncing kaki bayi.

Managemen dan Aplikasi Baby SPA – LKP Jannah Holistic Care Indonesia

23

Bagian 2.2
PIJAT KETIKA BATUK PILEK

A. Patofisiologi
Batuk terjadi akibat stimulasi reseptor iritan dimukosa jalan nafas. Batuk akut

biasanya berhubungan dengan infeksi respiratorik atau paparan iritan (asap) dan akan
hilang jika paparan tersebut teratasi. Batuk kronik didefinisikan sebagai batuk yang
terjadi setiap hari berlangsung lebih dari 3 minggu, yang disebabkan infeksi, alergi atau
paparan iritan. Khususnya pada kasus infeksi saluran nafas, sekret lendir yang keluar
akan lebih banyak dan kental
1. Terapi pijat

Berikan 1 set baby massage, kemudian tambahkan ekstra pijat untuk terapi dada
dan pengeluaran lendir sebagai berikut :

1). Usapan hudung dan tulang pipi. 2). Ketukan pipi

3). Buka buku 4). Sayap kupu-kupu

5). Usapan rongga dada 6). Ketukan rongga dada

7). Bolak balik kesamping 8). Menyapu bagian 1

Managemen dan Aplikasi Baby SPA – LKP Jannah Holistic Care Indonesia

24

9. Menyapu bagian 2 10. Lingkaran Jempol
11. Ketuk punggung 12. Cubitan punggung

2. Heating therapy/ terapi pemanasan
Sesuai dengan namanya terapi ini memanfaatkan kekuatan panas yang dapat
digunakan pada jaringan tubuh bagian dalam. Bila difungsikan untuk otot gunakan
micro diathermy, sedangkan pemanasan yang paling aman dan alami yang dapat kita
berikan pada bayi adalah sinar matahari pagi yang banyak sekali manfaatnya sebagai
terapi tubuh. Terapi pemanasan biasanya diberikan bersamaan dengan jenis terapi
lain yang akan lebih menguntungkan untuk mengurangi penggunaan obat-obatan.

3. Terapi Clapping
Ketika proses penyakit mengganggu, pembersihan sekret sistem pernafasan /
saluran respiratori dapat membantu mempertahankan terbukanya saluran
respiratori dengan salah satu metodenya adalah “perkusi dada” yang dapat
memindahkan sekret menuju saluran respiratori besar / sentral untuk kemudian
dibatukkan. Perkusi dada dapat dilakukan dengan clupping atau tepukan dada dan
punggung, yang dilakukan secara kontinyu dan ritmik, dengan pengaturan posisi
kepala lebih rendah dari badan sehingga lendir dapat mengalir dan dibatukkan.

Managemen dan Aplikasi Baby SPA – LKP Jannah Holistic Care Indonesia

25

BAGIAN 3
SENAM BAYI (BABY GYM)

A. Pengertian
Senam bayi (baby gym) merupakan latihan untuk membantu stimulasi pertumbuhan
dan perkembangan sistem syaraf dan motorik bayi secara optimal. Melalui baby
gym, kedekatan (bonding) antara ibu dan si kecil akan semakin kuat. Dengan senam
bayi kita juga bisa mengetahui perkembangan yang salah pada bayi secara dini,
sehingga kita dapat melakukan tindakan antisipasi yang tepat agar bayi tumbuh
normal.

B. Manfaat
a. Menguatkan otot-otot dan persendian.
b. Meningkatkan perkembangan motorik.
c. Meningkatkan fleksibilitas atau daya kelenturan tubuh.
d. Meningkatkan koordinasi dan keseimbangan.
e. Meningkatkan ketahanan tubuh.
f. Meningkatkan kemampuan dan keterampilan fungsi tubuh.
g. Meningkatkan kewaSPAdaan.
h. Memperkuat interaksi antara orang tua dan bayi.
i. Mempelancar peredaran darah dan menguatkan jantung.

C. Syarat
a. Si kecil berusia minimal 3 bulan.
b. Anak dalam keadaan sehat.
c. Otot kepala dan leher bayi sudah kuat.
d. Anak tidak menderita kelainan bawaan, demam, diare, kejang-kejang, atau
penyakit lain yang disarankan dokter tidak melakukan banyak aktivitas.
e. Si bayi tidak dalam keadaan lapar.
f. Anak sudah selesai makan satu jam lalu.
g. Jangan memaksa si kecil melakukan posisi dan gerakan tertentu.
h. Pada waktu melakukan baby gym sebaiknya anak sudah tidak memakai baju.

D. Saat Tepat Melakukan Baby Gym
a. Pada pagi hari
b. Dilakukan satu atau dua kali dalam sehari.
c. Lama melakukan 5-10 menit.

E. Persiapan
a. Sediakan atau sisihkan waktu khusus selama kurang-lebih 10 menit untuk
melakukan baby gym ini, sehingga Anda benar-benar bebas dari segala bentuk
“gangguan”.
b. Tangan Anda harus bersih, hangat dan sebaiknya berkuku pendek.

Managemen dan Aplikasi Baby SPA – LKP Jannah Holistic Care Indonesia

26

c. Lepaskan semua perhiasan yang Anda pakai pada kedua belah tangan, seperti
cincin dan gelang, untuk meminimalkan kemungkinan kulit bayi tergores.

d. Pastikan aliran udara dalam ruangan lancar, hangat dan tidak pengap.
e. Baringkan bayi di atas tempat yang permukaannnya rata, misalnya kasur atau

busa tebal.
f. Putarlah atau perdengarkan musik berirama lembut dan menyenangkan untuk

didengar.

F. Gerakan Baby Gym
a. Gerakan baby gym untuk bayi 3 – 5 bulan
1) Posisi Terlentang
Gerakan 1:
 Pegang jari-jari tangan bayi.
 Gerakkan kedua lengannya
menyilang di atas dada, lalu
kembalikan ke samping tubuhnya.
 Lakukan secara bergantian letak
lengan yang saling menyilang.

Gerakan 2 :
 Pegang jari-jari tangan bayi. Rasakan

genggaman tangannya pada ibu jari
Anda.

 Rentangkan lengan kirinya setinggi bahu dan sejauh mungkin ke arah atas.
Gerakkan kembali ke samping tubuh.

 Lakukan gerakan ini secara bergantian antara lengan kiri dan lengan kanan.
Masing-masing 3 – 5 ulangan.

Gerakan 3:
Silangan kedua (Second Cross).
Telusuri sisi kiri bayi dari tangan sampai ke
pergelangan kaki bayi, silangkan ujung lutut
kaki kanan dan ujung tangan kiri bayi diatas
tubuh bayi sehingga membentuk garis
diagonal Lakukan sebanyak 3 hitungan
dengan ritme satu – dua – tiga – hap
bergantian yang diatas dan dibawah.

Managemen dan Aplikasi Baby SPA – LKP Jannah Holistic Care Indonesia

27

Gerakan keempat
Silangan ketiga (Third Cross). Telusuri sisi bayi
sampai ke kedua pergelangan kaki bayi dan
silangkan keduanya di atas tubuh diawali kaki
kanan diatas.

Lalu luruskan kembali kedua kaki bayi ke bawah sebanyak 3 hitungan lakukan
secara bergantian yang diatas dan dibawah dengan ritme satu – dua – tiga – hap..

Gerakan kelima
Up and down. Lanjutkan pegang
pergelangan kaki kanan dan kiri bayi dalam
posisi kaki bayi lurus,

Lalu tekuk lutut kaki perlahan menuju ke arah perut dengan 5 hitungan dengan ritme
satu –hap – dua – hap – tiga – hap...

Gerakan keenam
Mengayuh (Pedaling). Masih lanjutkan
memegang pergelangan kaki kanan dan kiri
bayi Lalu gerakkan satu persatu kaki bayi
sama seperti menekuk kaki, tetapi dengan
menggunakan kaki secara bergantian seperti
mengayuh sepeda sebanyak 5 kali ayunan.

2) Posisi tengkurap

Gerakan 1:
 Tidurkan bayi dengan posisi miring ke sisi

kanan.
 Tekuk tungkai kanannya.

 Luruskan lengan kanan bayi seperti hendak mengambil mainan di sisi kanan.
 Bantu dengan tangan Anda yang menekan dan mendorong bokong dan

punggung bayi secara perlahan-lahan.

Managemen dan Aplikasi Baby SPA – LKP Jannah Holistic Care Indonesia

28

Gerakan 2:
Baringkan bayi dengan posisi tengkurap.

 Pegang kedua tungkai bawah bayi di daerah betis dengan ibu jari Anda pada
bagian depan dan keempat jari lainnya di bagian belakang. Angkat tungkai kanan
bawah bayi ke atas dengan perut tetap menempel di alas. Lakukan bergantian
dengan tungkai kiri.

Gerakan 3:
 Baringkan bayi dengan posisi tengkurap.

Angkat kaki kanannya menyilang ke kaki kiri
sampai telapak kakinya menapak. Kembalikan
ke posisi semula. Lakukan bergantian dengan
kaki kirinya.

Gerakan 4:
Pertemukan kedua telapak kaki bayi sampai saling
menempel. Buka kedua telapak kaki dengan sisi-sisi
dalam kaki tetap menempel satu sama lain.
Lakukan gerakan seperti buka tutup.

Manfaat gerakan 2 – 4 posisi tengkurap:
 Meningkatkan kekuatan otot perut dan tulang belakang bagian bawah.
 Menambah kemampuan gerak serta kelenturan otot tubuh bayi

b. Gerakan bayi gym untuk bayi 6 – 8 bulan
Gerakan 1
Baringkan tubuh bayi dengan posisi telentang.
Pegang kedua tangan dan kakinya sambil ditekuk
siku serta lututnya. Tarik perlahan-lahan
kepalanya sampai terangkat dari alas, sehingga
posisi bayi menjadi setengah duduk.
Turunkan kepalanya hingga kembali menyentuh
alas.

Manfaat :
 Melatih dan menguatkan otot leher serta kepala bayi.
 Melatih otot lengan, otot kaki, otot batang tubuh, dan otot perut.
 Merangsang aktivitas otot-otot yang digunakan untuk duduk.

Managemen dan Aplikasi Baby SPA – LKP Jannah Holistic Care Indonesia

29

Gerakan 2:
 Baringkan tubuh bayi dengan posisi telentang.
 Pegang kedua tangan dan kakinya sambil ditekuk siku

serta lututnya Tarik perlahan-lahan kepalanya sampai
terangkat dari alas, sehingga posisi bayi menjadi
setengah duduk. Miringkan tubuh bayu ke sisi kanan
dan kiri secara bergantian

Manfaat :
 Melatih dan menguatkan otot-otot samping tubuh bagian atas.
 Melatih otot perut dan bagian belakang punggung.

Gerakan 3:
 Baringkan bayi dengan posisi tengkurap.
 Pegang tubuh bagian atas bayi dengan kedua

tangan. Letakkan kedua ibu jariu di atas
punggungnya, di antara kedua tulang belikat.
Tarik perlahan-lahan kepalanya sampai
terangkat dari alas, sehingga posisi bayi
menjadi setengah duduk. Miringkan tubuh bayi
ke sisi kanan dan kiri secara bergantian.
Gerakan 4
 Letakkan tubuh bayi dengan posisi tengkurap.
 Pegang tubuh bagian atas bayi dengan kedua

tangan Anda Letakkan kedua ibu jari Anda di atas
punggungnya, di antara kedua tulang belikat.
 Aturlah sedemikian rupa sehingga kedua lengan
atas bayi lurus dan digunakan untuk menopang
tubuh bagian atas.
 Dorong tubuhnya ke depan dengan bertumpu pada kedua lengannya, sehingga
tubuhnya membebani kedua lengannya. Tahan 10-20 detik. Kembali ke posisi semula.
Ulangi.

Gerakan 5:
 Letakkan tubuh bayi dengan posisi tengkurap.
 Pegang tubuh bagian atas bayi dengan kedua

tangan Anda.
 Letakkan kedua tangan Anda di antara dada dan

perutnya.
 Angkat seluruh tubuh bayi dan biarkan dia

menopang berat tubuhnya dengan kedua
lengannya.
 Gerakkan tubuhnya ke depan sehingga berat tubuh bayi benar-benar ditopang kedua
lengannya.

Managemen dan Aplikasi Baby SPA – LKP Jannah Holistic Care Indonesia

30

Manfaat gerakan 4-5:
 Menguatkan kedua lengan bayi, juga otot perut serta otot batang tubuhnya.
 Menguatkan sendi bahu dan sendi lengan.
 Merangsang kekuatan otot lengan.

c. Gerakan Baby Gym untuk bayi usia 9-10 bulan
Gerakan 1:
 Letakkan bayi di atas alas dengan posisi jongkok
di atas kedua kakinya.

 Biarkan tubuhnya ditopang dengan cara bertumpu pada kedua lengannya dan
posisi sikunya lurus.

 Angkat dan turunkan bokongnya sehingga tumpuan tubuh berganti-ganti ke depan
dan belakang.

Manfaat :
 Menguatkan lengan, perut, panggul dan batang tubuh bayi.
 Melatih keseimbangan tubuhnya pada saat duduk.
 Mempersiapkan si kecil belajar merangkak.

Gerakan 2:
 Letakkan bayi di atas alas dengan posisi
duduk bersila. Biarkan kedua tangannya
bertumpu miring ke sisi kiri. Pegang bayi
pada kedua sisi panggulnya sambil Anda
dorong dan tekan tubuhnya ke arah
depan.
 Lakukan gerakan yang sama dengan kedua
tangannya bertumpu miring ke sisi kanan.

 Lakukan gerakan ini secara bergantian, ke sisi kiri dan kanan.

Gerakan 3:
 Duduklah di lantai bersama bayi, di atas alas.

Atur sedemikian rupaagar bayi dalam posisi
jongkok Tekan dan dorong tubuh Anda bagian
atas ke tubuh bayi ke arah depan. Biarkan bayi
menopang tubuhnya dengan menggunakan
lengannya yang mengarah ke depan.

Managemen dan Aplikasi Baby SPA – LKP Jannah Holistic Care Indonesia

31

Manfaat gerakan 2 dan 3:
 Menguatkan otot panggul, tungkai dan lengan.
 Melatih keseimbangan tubuhn pada waktu bayi berjongkok.
 Mempersiapkan bayi belajar merangkak dan berdiri.

d. Gerakan Baby Gym untuk bayi usia 11-12 bulan
Gerakan 1a:
 Duduklah di lantai dengan salah satu kaki Anda ditekuk.
 Biarkan bayi berjongkok di atas paha Anda.
 Naikkan paha Anda secara perlahan-lahan sehingga bayi
menjadi berdiri

Gerakan 1b:
 Doronglah tubuhnya dengan bagian atas tubuh

Anda ke depan dan ke belakang
 Biarkan beban tubuh bayi bertumpu pada jari-

jari kakinya secara bergantian.

Manfaat gerakan 1a dan 1b:
 Merangsang bayi belajar berdiri.
 Melatih keseimbangan bayi pada waktu berdiri.
 Melatih dan menguatkan otot-otot tungkai bawah.

Gerakan 2:
 Duduklah di lantai dengan alas. Biarkan bayi

berdiri di depan Anda.
 Pegang lututnya dengan satu tangan agar

tetap dalam posisi lurus
Manfaat gerakan 2:
 Melatih keseimbangan bayi.
 Merangsang bayi belajar berjalan.
 Menguatkan tungkai bawah.

Managemen dan Aplikasi Baby SPA – LKP Jannah Holistic Care Indonesia

32

Gerakan 3:
 Duduklah di lantai dengan salah satu kaki Anda

ditekuk.
 Biarkan bayi berjongkok di atas paha Anda.
 Doronglah tubuhnya dengan bagian atas tubuh Anda

ke depan dan ke belakang Biarkan beban tubuh bayi
bertumpu pada jari-jari kakinya secara bergantian.

Manfaat :
 Melatih keseimbangan bayi.
 Merangsang bayi belajar berjalan.
 Menguatkan tungkai bawah.

Managemen dan Aplikasi Baby SPA – LKP Jannah Holistic Care Indonesia

33

BAGIAN 4
BAYI BERENANG (BABY SWIM)

A. Bayi Berenang (Baby Swim)
1. Pengertian Berenang
Berenang merupakan olahraga yang mampu melatih tulang dan otot
untuk meningkatkan kesehatan dan merupakan olahraga tanpa gaya grafitasi
bumi (non weight barring). Bayi beberapa bulan dalam rahim didalam cairan
sudah punya reflek menyelam, hal ini mendukung untuk diajarkan berenang
sedini mungkin, dengan bertambah usia dan otak semakin berkembang, refleks
ini justru menghilang, berakibat anak harus belajar lagi untuk menahan nafas di
dalam air.

2. Manfaat Berenang

Berenang sejak lahir sangat baik.
Pengenalan awal akan menghindari rasa
takut air yang dapat berkembang pada
masa kanak-kanak.

 Air membantu meningkatkan koordinasi dan keseimbangan
 Meningkatnya perkembangan motorik, keterampilan social dan

kecerdasan.
 Memperkuat jatung, paru-paru dan system pernafasan , yang pada

gilirannya membantu perkembangan otak.
 Belajar untuk merespon perintah dapat membuat bayi lebih tajam secara

mental dan meningkatkan tingkat pemahaman.
 Latihan yang melibatkan bergerak secara independen dalam air dan

berpegang pada sisi yang indah untuk kepercayaan diri bayi.
 Mencegah fobia air dikemudian hari dengan memberikan intervensi

berenang pada bayi sejak dini.

3. Mekanisme Dasar Terapi Air
Pengetahuan dasar tentang air perlu diketahui agar penggunaan air

sebagai hidroterapi dapat memenuhi sasaran. Richard Eidson (2009) Pakar
hidroterapi mengungkapkan dalam buku SPA pengetahuan, aplikasi dan
manfaatnya bahwa molekul air mengandung muatan listrik positif di atom H
dan muatan listrik negative di atom 0. Atom dengan muatan listrik yang
berlawanan saling menarik sehingga terjadi gaya kohesif diantara molekul-
molekul air yang disebut Hydrogen bond atau ikatan hidrogen, dengan

Managemen dan Aplikasi Baby SPA – LKP Jannah Holistic Care Indonesia

34

demikian air mampu bertahan dalam bentuk cairan dalam suhu antara 0o -
100o Celcius.

Gaya adhesif air memungkinkan molekul air tertarik di permukaan
substansi lain, seperti permukaan gelas, daun maupun bunga. Gaya adhesif ini
membuat aliran air tertahan karena molekul air tertarik oleh molekul
permukaan substansi yang dilewatinya seperti plasma darah dalam sistem
sirkulasi tubuh kita.

4. Manfaat Air
Terapi air digunakan berdasarkan manfaat dari sifat dan perilaku air antara
lain:
 Daya Turbulence. Berupa gerakan air yang memutar kesegala arah dapat
digunakan untuk meningkatkan keseimbangan dan koordinasi anggota
tubuh.
 Daya Bow Wave. Berupa daya tekanan positif di depan benda yang
bergerak, seperti gerakan air di bagian depan kapal yang menahan kapal
bergerak maju yang bermanfaat untuk memperkuat otot dan persendian.
 Daya Dragging. Berupa daya tekanan negatif dibelakang benda yang
bergerak maju dalam air. Daya ini terjadi karena adanya aliran air yang
segera mengisi kekosongan tekanan dibelakang benda yang bergerak
tersebut, sifat air tersebut bermanfaat untuk memperkuat keseimbangan
tubuh.
 Daya Buoyancy. Ketika di dalam air, berat seseorang menjadi sama berat
dengan air yang dipindahkannya dan terjadi pembebasan dari sebagian
besar pengaruh gravitasi bumi, hal ini memungkinkan penderita cedera
otot atau penderita yang sukar menggerakkan anggota tubuhnya di darat,
dapat lebih mudah menggerakkannya di dalam air. Kemudahan tersebut
sangat bermanfaat bagi latihan untuk proses penyembuhan, serta dapat
mengurangi resistensi vascular atas kerja jantung dalam memompa darah
sehingga meringankan kerja jantung.
 Daya Massage. Daya pijat diberikan air secara konsisten terhadap tubuh
maupun bagian-bagian tubuh yang dirawat dengan daya-daya tertentu.
Efek pijat tertentu yang dikehendaki dapat dicapai dengan membuat deras
aliran, mengubah arah, atau membuat aliran berputar.
 Daya Thermal. Rangsangan panas dan dingin dapat dimanfaatkan air pada
reaksi tubuh, ujung-ujung saraf perasa di kulit memghantarakan sinyal-
sinyal yang diterima kedalam organ tubuh yang lebih dalam. Rangsangan
tersebut bermanfaat untuk meningkatkan sistem kekebalan, mengurangi
timbulnya hormon stres, merangsang perbaikan sirkulasi darah dan getah
bening, memperbaiki sistem pencernaan, mengurangi kepekaan saraf
pengantar rasa sakit.

Managemen dan Aplikasi Baby SPA – LKP Jannah Holistic Care Indonesia

35

B. Syarat Baby Swim
1) Karakteristik Bayi
SPA untuk bayi berenang diberikan pada bayi dimulai bayi usia 2-3 bulan dengan
berat badan minimal 5 kg sampai 1,5 tahun (atau batas ukuran kolam jika kaki
sudah menyentuh dasar lantai, kolam kurang efektif).
2) Frekuensi dan durasi
a. Berdasarkan penelitian frekuensi dan durasi untuk aktivitas bermain air
pada bayi diberikan sekitar 15 – 20 menit per hari dengan frekuensi 2 kali
dalam seminggu, dapat diberikan maksimal 3 kali dalam seminggu.
b. Hindari aktivitas bermain air lebih dari 30 menit karena dapat
meningkatkan risiko kedinginan/ hipotermia pada bayi.
c. Aktivitas bermain air kurang dari 15 menit atau terlalu pendek, tidak
memberikan cukup waktu bagi bayi untuk beradaptasi mempelajari
lingkungannya dan belum terjadi exercises dalam air (kurang efektif).
3) Kondisi Bayi
a. Bayi dalam kondisi sehat, Quiet Alert, tidak mengantuk dan lapar.
b. Sebelum SPA anjurkan bayi kenyang dulu 15 menit sebelumnya. Jika bayi
lapar akan meningkat kerewelannya.
c. Jangan melakukan SPA bayi pada jam-jam tidur bayi dan tidak boleh
dipaksakan. Sebelum menentukan jadwal kita pastikan aktivitas tidur dan
makan bayi.
d. Bayi memiliki sepasang refleks yang dapat membuat mereka berenang
dengan baik yaitu refleks menyelam (dive reflek) dan reflek berenang (Swim
reflek), reflek menyelam menyebabkan bayi untuk menahan nafas dan
membuka mata ketika terendam.
4) Lokasi
a. Ruang nyaman, tidak silau dengan suhu ruangan sekitar 32oC.
b. Sirkulasi udara dan cahaya yang cukup.
c. Bersih dan tidak terkontaminasi bau yang menyengat.
5) Kolam Air
a. Usia bayi untuk 0-2 tahun, ukuran dalam kolam 110 x 90 x 90 cm tidak
terlalu sempit sehingga bayi dapat leluasa menggerakkan kaki, tangan dan
anggota tubuh lainnya sedangkan untuk usia > 2 tahun menggunakan
kolam dengan tinggi ± 50 cm seperti kolam bermain anak.
b. Air yang digunakan untuk berenang bersih, hangat dengan suhu 34 oC – 36
oC, bebas kaporit, bebas klorin sehingga bayi nyaman dan aman.
c. Pelampung leher ( neck ring) yang digunakan berkualitas yaitu aman dan
nyaman digunakan (pengaitnya berupa klip, jangan yang perekat).
d. Mainan bayi digunakan untuk menghibur bayi dikolam, gunakan yang
mengapung dalam air, berbunyi untuk menarik perhatian dan aman untuk
bayi
e. Perlu berikan mainan bola kecil yang menutupi permukaan kolam agar
bayi tidak takut, yang fungsinya untuk menutupi kedalaman air agar bayi
tetap merasa berada dalam keadaan rendah.

Managemen dan Aplikasi Baby SPA – LKP Jannah Holistic Care Indonesia

36

C. Prosedur Pelaksanaan Baby Swim
1. Lakukan baby gym (pemanasan pada tubuh bayi)
2. Siapkan air hangat dalam kolam dengan suhu sekitar 34 oC – 36 oC.
3. Pasang neck ring tepatkan dagu pada tempat dagu dengan pengunci berada
dibelakang.
4. Pengenalan air dengan tujuan
menghindari bayi mengalami
ketakutan air

5. Pengenalan air sebatas kaki dengan memperhatikan gerakan kaki bayi jika mau
menggerakkan kaki dan tidak menangis selanjutnya dimasukkan sampai perut
hingga tangan menyentuh air lalu lepaskan dengan keadaan aman.

6. Awasi dan biarkan bayi bergerak dan bermain
mengapung di dalam air selama 15- 20 menit .

7. Amati gerakkan kaki, tangan dan badan bayi

8. Awasi posisi dagu bayi jika keluar dari tempat dagu air jangan sampai terminum,
bayi akan lebih mudah tertelungkup kedepan jika bayi berpegangan pada
pelampung bagian depan.

9. Angkat bayi dari kolam, keringkan dengan handuk
10. Bilas bayi dengan air sabun untuk kenyamanan bayi lalu keringkan dengan

handuk kering
11. Pakaikan minyak telon, bedak baju bayi.
12. Ucapkan terimakasih pada bayi ,SPA bayi selesai di beri minum/ makan untuk

bayi.

Managemen dan Aplikasi Baby SPA – LKP Jannah Holistic Care Indonesia

37

PIJAT KONDISI ANAK

a. Batuk dan Pilek
Pijat usap meridian Paru, usus besar
Pijat usap titik Lu 9, Lu 5, Lu 1 dan BL 13

b. Ganguan Mata
Pijat usap meridian Hati
Pijat usap titik Yintang, BL 12, GB 1, TE 21 dan ST 2, LR 2 dan LR 3

Managemen dan Aplikasi Baby SPA – LKP Jannah Holistic Care Indonesia

38

c. Sembelit dan Tidak Nafsu Makan
Pijat usap meridian usus besar, usu kecil, lambung dan limpa
Pijat usap titik ST 25, ST 27 dan ST 28, ST 36, St 37, St 39 dan SP 9

d. Tumbuh Gigi
Pijat usap titik ST 4, ST 5, ST6, ST 7, LI 4, ST 44

Managemen dan Aplikasi Baby SPA – LKP Jannah Holistic Care Indonesia

39

e. Sulit Tidur
Usap titik meridian jantung, dan titik Yintang

f. Imunitas
Pijat usap titik Ki 1, Ki 3, SP 6, SP 9, ST 36, ST 37, ST 39, Zona sensorik
dan Motorik

Managemen dan Aplikasi Baby SPA – LKP Jannah Holistic Care Indonesia

40

g. Kecerdasan anak
Pijat usap titik SP 1, SP 2, SP 6, HT 7, GV 20

Managemen dan Aplikasi Baby SPA – LKP Jannah Holistic Care Indonesia

41

DAFTAR PUSTAKA

1. American Academy Of Pediatrics, Committee On Sports Medicine And Fitness And
Committee On Injury And Poison Prevention. Swimming Programs For Infants And
Toddlers. Pediatrics. 2000

2. Arora J, Kumar A, Ramji S. Effect Of Oil Massage On Growth And Neurobehavior In
Very Low Birth Weight Preterm Neonates. Indian Pediatr.2005

3. Dias JA, Manoel Ede J, Dias RB, Okazaki VH. Pilot Study On Infant Swimming Classes
And Early Motor Development. Percept Mot Skills. 2013.

4. Field TM, Schanberg SM, Scafidi F, Bauer CR, Vega-Lahr N, Garcia R, Et Al. Tactile/
Kinesthetic Stimulation Effects On Preterm Neonates. Pediatrics. 1986.

5. Gahagan S. Gangguan Perilaku: Tidur Normal Dan Gangguan Tidur Pada Anak. In:
Marcdante KJ, Kliegman RM, Jenson HB, Behrman RE, Editors. Nelson Ilmu Kesehatan
Anak Esensial. Indonesia: Elsevier (Singapore); 2014. P. 62-6.

6. Ganong W.F. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. In: Novrianti A, Editor. Jaringan Peka
Rangsang Saraf. 22 Ed. Jakarta: EGC; 2008. P. 56-66.

7. Ganong W.F. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. In: Novrianti A, Editor. Sistem Saraf
Otonom. 22 Ed. Jakarta: EGC; 2008. P. 235-42.

8. Ganong W.F. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. In: Novrianti A, Editor. Dasar Neurologis
Perilaku Insting & Emosi. 22 Ed. Jakarta: EGC; 2008. P. 269-79.

9. Guyton A C, Hall J E. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran Edisi Sebelas. 11 Ed. Jakarta: EGC;
2007.

10. Kelmanson IA, Adulas EI. Massage Therapy And Sleep Behaviour In Infants Born With
Low Birth Weight. Complement Ther Clin Pract 2006.

11. Kulkarni A, Kaushik JS, Gupta S, Sharma H, Agrawal RK. Massage And Touch Therapy
In Neonates: The Current Evidence. Indian Pediatr. 2010

12. Leonard J. Exploring Neonatal Touch. The Wesleyan Journal Of Psychology.2008.
13. Mc. Clure., V. (2005), IAIM : USA.
14. Peraturan Mentri Kesehatan Republik Indonesia. Nomor 8 Tahun 2014 . Tentang

Pelayanan Kesehatan SPA
15. Permenkes Nomor : 1205/Menkes/Per/X/2004, Tentang Pedoman Persyaratan

Kesehatan Pelayanan SPA, (2004).
16. Permenkes Nomor : 8/Menkes/Per/2014, Tentang Pelayanan Kesehatan SPA, (2014).
17. Roesli U. Pedoman Baby massage Edisi Revisi. Jakarta: PT Trubus Agriwidya; 2013. 47

P.
18. Sutanto K, Batihalim. M.L. SPA Pengetahuan, Aplikasi Dan Manfaatnya. Jakarta: PT

Gramedia Pustaka Utama; 2015.
19. Van Tubergen A, Van Der Linden S. A Brief History Of SPA Therapy. Ann

Rheum Dis.2002.
20. Sudarsini. 2017. Fisioterapi. Malang : Penerbit Gunung Samudera.
21. Gahagan S. Gangguan perilaku: Menangis dan kolik. In: Marcdante KJ, Kliegman RM,

Jenson HB, Behrman RE, editors. Nelson ilmu kesehatan anak esensial. Indonesia:
Elsevier (singapore); 2014. p. 47-8.
22. Carter, E R dan Susan G M. Sistem Respiratori: Evaluasi sistem respiratori. In:
Marcdante KJ, Kliegman RM, Jenson HB, Behrman RE, editors. Nelson ilmu kesehatan
anak esensial. Indonesia: Elsevier (singapore); 2014. p. 501-8.

Managemen dan Aplikasi Baby SPA – LKP Jannah Holistic Care Indonesia

42


Click to View FlipBook Version