The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by kak_hasto, 2020-09-22 00:57:54

Bercerita Melalui Foto dan Video (Smartphonegraphy)

Oleh: Kang Dudi Sugandi

BERCERITA
MELALUI
FOTO&VIDEO

”BAGAIMANA MEMBUAT FOTO/VIDEO
YANG MENARIK DENGAN
MENGGUNAKAN SMARTPHONE”

T2he Power of PowerPoint | thepopp.com ▪Pilot Drone
▪Editor Tamu
DUDI SUGANDI Pesona.Travel
VISUAL NARRATOR
▪Influencer :

Canon Indonesia, Eiger Adventure,
Speed jersey, Honda Motor,

▪P h o t o g rRaedpDohorez r
Journalist & Accessor B N
▪2S5P+ Y e a r s E x p e r i e n
c e - Pikiran Rakyat
Newspaper





“MEMAHAMI
FOTOGRAFI &
VIDEOGRAFI

ARTINYA
MENGUASAI
UNSUR TEKNIS
DAN NON TEKNIS.”

MEREKAM
(FOTO/VIDEO)

▪Membagikan apa
yang dirasakan…
▪Bisa
menggambarkan
apa yang dilihat…
▪Mampu
menceritakan apa
yang dialami…

Hal utama dalam
merekam cerita

adalah bagaimana
saat “membagikan
memori” ini bisa

menginspirasi

orang yang melihat
ceritanya.

MEREKAM FOTO/VIDEO
= PESAN VISUAL

KARYA FOTO/VIDEO tidak
fotogsrepakfeaendrg/avarildmameeoargenkrasaifmernya
saja, namun fungsi utamanya
adalah sebagai jejak dari

(pmeerimstbiweakuykaanngwtearkjatud)i.
Olheahrkuasriennfaoritmu faottiof /tivdiadkeo

sekedar bagus, tetapi
mengandung pesan agar

tetapcdeirinitgaantyka.arena

.

Belajar foto/video nggak terlalu
susah, kita hanya perlu belajar

3 hal :

1. Mengerti fungsi alat.

2. Memahami
pencahayaan.

3. Memahami komposisi.

”MEREKAM CERITA
MENGGUNAKAN

SMARTPHONE WAJIB
MENGERTI KONTEN

YANG INGIN
DISAMPAIKAN.

SEMUA JENIS KAMERA BISA
MENGHASILKAN REKAMAN YANG

KEREN!

Kita hanya perlu tahu bagaimana cara menggunakannya!!!

Pilihan Menggunakan
Smart Phones

• Kecil dan Ringkas
• Banyak Aplikasi
• Cepat Berbagi.

• Kontrol terbatas.
• Kualitas foto/video terbatas
• Harga bisa lebih mahal.

TIPS
SMARTPHONE

▪ Sebelum menggunakan smartphone, perhatikan lensa
selalu bersih. Jika lensa kotor gunakan kain halus atau
yang nggak berserat.

▪ Perhatikan cara memegang
karena hp biasanya
memiliki leg time
(kecepatan rekam) yang
lambat sehingga rentan
goyang. Pegang hp dengan
dua tangan agar kokoh.

▪ Agar foto kita ngga blur,
sebaiknya gunakan tripod
atau monopod. Tripod
membantu
pendokumentasian lebih
stabil dan enak dipegang.
Khusus video, cara
memegang hp diam
sangat penting. Saat
merekam gambar goyang
hasilnya akan susah
dinikmati.

▪ Pada umumnya, kamera
hp memiliki fitur untuk
menyesuaikan resolusi,
pakai resolusi tertinggi di
hp. Kualitas foto/video
bagus dihasilkan dari
resolusi yang maksimal.

▪Saat membuat foto/video
memotret, pastikan objek foto
berada di area dengan cahaya yang
cukup. Sebab, kamera pada hp
tidak punya sensor cahaya sebaik
kamera DSLR.

▪ tKeorpmepnotisnisgi adalah unsur enak
agar gambar
dilihat dan dinikmati. Saat
mendokumentasikan, format
horizontal lebih disarankan.

▪ Pahami Exposure Value dan
jangan hanya bergantung
pada auto mode manfaatkan
fitur seperti EXPOSURE,
white balance, focus,
Shutterspeed, dan ISO
manual. Coba atur hingga
hasilnya sesuai dengan yang
diinginkan.

▪ Hindari penggunaan fitur digital zoom agar gambar kita
nggak bernoise. Sebaiknya dekatkan atau jauhkan posisi HP
secara manual, jadi kita yang maju mundur saat merekam.

▪ Sebisa mungkin
jangan gunakan flash
pada hp karena ia
akan “mematikan”
cahaya alami di
foreground dan
background

▪ Setiap merekam
foto/video yang
diambil usahakan
memiliki pesan atau
ada cerita yang bisa
disampaikan agar
mudah diingat.

▪ Sudut pandang : point of
view, cara kita dalam
mengangkat cerita.
▪Sudut pengambilan :
angle, posisi kamera
saat
mendokumentasikan.

SAAT MEREKAM FOTO/VIDEO,
KITA WAJIB KREATIF, DALAM
HAL

1. SELALU ADA CERITA yang
menjadi POINT OF INTEREST
(POI) .

2. TELITI MENCARI SUDUT
PANDANG & SUDUT
PENGAMBILAN.

3. TEPAT MENENTUKAN
KOMPOSISI.

4. TEPAT DALAM MEMBUAT
EKSPOSURE DAN TEKNIS
FOTO/VIDEO.

5. SABAR MENENTUKAN MOMEN.

▪ Entire ▪Detil ▪ Frame

Mengambil Mengambil detil dari Mempergunakan
suasana suasana. bingkai untuk
keseluruhan. memperlihatkan
kedalaman, foreground
dan background.

METODA EDFAT

▪ Angle ▪ Time

Sudut pengambilan Mempertimbangkan
yang berbeda tidak waktu pengambilan,
selalu eye level view. momen.







WIDELENS 25MM SATU SUDUT CERITA (ANGLE)
ZOOM 30X = 750MM
ZOOM 60X = 150MM



1. Filmora
2. Quik
3. InShot
4. Kinemaster
5. Power Director
6. Viva Video
7. Video Guru
8. Adobe Premiere Clip
9. VlogNow VN
10. Imovie

▪ Tilt ▪Crab / Slide ▪Pan in dan out

Teknik menggerakkan Teknik menggerakkan Teknik menggerakkan
kamera ke atas dan kamera dengan kamera dengan
bawah dengan badan bergerak kiri kanan tangan dan badan ikut
diam. atau sebaliknya, bergerak.
badan diam.

PERGERAKAN KAMERA

▪ Track in dan out ▪ Follow

Teknik menggerakkan Teknik menggerakkan
kamera dengan kamera dengan
bergerak kamera maju mengikuti objek yang
atau mundur. bergerak.

MENGENAL
MACAM2

KOMPOSISI

“Komposisi adalah cara menata
elemen-elemen dalam gambar yang
mencakup garis, bentuk, warna, dan

gelap terang.”

Tujuan utama dari membuat komposisi adalah
menghasilkan dampak visual langsung saat pertama kali

melihat rekaman visualnya.

Teori Rule of Third membagi
bidang visual dengan dua
garis vertikal dan dua garis
horizontal ke dalam 9
bidang sama besar. Pada
titik pertemuan inilah
baiknya kita menempatkan
subyek atau obyek saat
akan mengaplikasikan teori
ini.

Pastikan ruang wajah
pada objek (bagian
depannya) lebih luas dari
ruang belakangnya untuk
memperlihatkan arah
gerak atau arah
menghadap. Ada Head
Room juga buat profil.

Guiding Line / Garis Penuntun

Guiding line adalah
memanfaatkan garis
atau elemen yang
tersusun seperti garis
untuk menuntun mata
penikmat foto ke point
of interest yang
terdapat di dalam foto.

Horisontal/Vertikal

Diagonal Line / Garis Diagonal

Garis diagonal akan
memberikan efek yang
hampir sama dengan
garis penuntun. Namun
karena posisi yang
umumnya dimulai dari
pojok dan memotong
bidang foto.

Cur ve

Garis melengkung
bisa memberikan
efek kedalaman dan
perspektif ruang
pada foto.

Simetris

Foto-foto yang
simetris atau
seimbang selalu
menarik bagi
mereka yang
melihatnya.

Negatif Space

Menampilkan negative
space atau ruang kosong
yang banyak pada foto akan
membuat mata orang yang
melihat langsung tertuju
pada poin utama yang
ditampilkan.

Framing

Framing adalah
menggunakan
obyek yang berada
lebih dekat dengan
fotografer untuk
membingkai obyek
atau subyek yang
ingin difoto.

Fotografer harus mempunyai pemahaman tentang warna untuk
membantu menghasilkan karya yang menarik. Roda warna dapat
dijadikan penuntun untuk mengetahui warna yang saling kontras.

Pattern atau Pola

Keteraturan di dalam
foto menjadi suatu
hal yang menarik.

Break the Pattern

Sesuatu yang
menyimpang dari
pola yang rapi akan
langsung menarik
perhatian mereka
yang melihatnya.

“Manfaatkan Fotografi
dengan Bijak”

Haturnuhun


Click to View FlipBook Version