The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

MODUL AJAR MENYEDIAKAN ROOM SERVICE - SAEPUDIN

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Saepudin Saepudin, 2024-01-15 09:29:54

MODUL AJAR MENYEDIAKAN ROOM SERVICE - SAEPUDIN

MODUL AJAR MENYEDIAKAN ROOM SERVICE - SAEPUDIN

YAYASAN SERBA BAKTI PONDOK PESANTREN SURYALAYA SMK PLUS YSB SURYALAYA SK : 02.00/324/BAP-SM/2013 NSS. : 402320638008 NIS ; 400080 NPSN : 20210707 Desa Tanjungkerta Kec. Pagerageung Tlp. (0265) 457158 – 457162 Tasikmalaya 46158 Fax. (0265) 2461076 E-mail : [email protected] MODUL AJAR A. INFORMASI UMUM 1. Identitas Modul Nama Penyusun : Saepudin, S.M Nama Sekolah : SMK Plus YSB Suryalaya Kab. Tasikmalaya Mata Pelajaran : Konsentrasi Keahlian Fase / Kelas : F/ XI (Sebelas) Materi : • Room Service Section • Peralatan Room Service • Sequence of Room Service Tahun Pelajaran : 2023/2024 Alokasi Waktu : 1 JP × 45 menit (1x Pertemuan) 2. Profil Pelajar Pancasila Profil Pelajar Pancasila yang diharapkan tampak setelah peserta didik menyelesaikan pembelajaran ini adalah: Bergotong Royong : Melalui kegiatan diskusi di dalam pembelajaran peserta didik diharapkan memiliki kemampuan bergotong royong yaitu kemampuan untuk melakukan kegiatan secara bersama-sama dengan sukarela agar kegiatan yang dikerjakan dapat berjalan lancar, mudah, dan ringan. Mandiri : Melalui kegiatan diskusi di dalam pembelajaran peserta didik diharapkan memiliki kemampuan yang bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya. Bernalar Kritis : Melalui model pembelajaran yang diterapkan peserta didik diharapkan mampu secara objektif memproses informasi baik kualitatif maupun kuantitatif, membangun keterkaitan antara berbagai informasi, menganalisis informasi, mengevaluasi dan menyimpulkannya. 3. Sarana dan Prasarana Laptop Infokus 4. Bahan Ajar : Buku Ajar, LKPD-Liveworksheet, Canva-PPT, Quizizz, Formulir 5. Target Peserta Didik Peserta didik reguler 6. Model Pembelajaran Yang Digunakan Moda Pembelajaran Luring ( daring jika ada yang membutuhkan) dengan model pembelajaran: Problem Based Learning A. KOMPONEN INTI


1. TUJUAN PEMBELAJARAN 1. Peserta didik mampu menganalisis (C4) bagian room service 2. Peserta didik mampu menganalisis (C4) Peralatan dalam proses mencatat pemesanan room servie 3. Peserta didik mampu mengevaluasi (C5) langkah-langkah dalam menyediakan room service 4. Peserta didik mampu menyediakan (C6) room service 2. PEMAHAMAN BERMAKNA Pertemuan 1 Dengan mempelajari materi prosedur kesehatan dan keselamatan kerja kita dapat memahami, melaksanakan, dan mematuhi prosedur kesehatan dan keselamatan kerja yang disampaikan. 3. PERTANYAAN PEMANTIK Pertemuan 1 Beberapa pertanyaan yang dapat memancing rasa ingin tahu peserta didik: 1. Apa manfaatnya kita meakukan aktifitas dalam video 2. Apa saja peralatan yang dibutuhkan dalam proses kegiatan tersebut 3. Bagaimana sikap yang harus dikuasai dalam kegiatan tersebut 4. KEGIATAN PEMBELAJARAN Pertemuan 1 Kegiatan Deskripsi Kegiatan Pendahuluan 1. Melakukan pembukaan dengan salam dan berdoa untuk memulai pembelajaran. 2. Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin 3. Guru melakukan asesment diagnostik non kognitif sebelum melakukan proses pembelajaran (melalui mentimeter.com) Join Menti.com 26 38 08 3 4. Guru melakukan apersepsi dengan menyampaikan tentang Room Service 5. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai. Inti Sintaks Model Pembelajaran Deskripsi Problem Based Learning Fase 1 Orienta`si siswa pada masalah a. Siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok dengan tiap kelompok terdiri atas 5-6 peserta didik b. Peserta didik diminta untuk mengerjakan soal di LKPD tentang Room Service


Fase 2 Mengorganisasi siswa untuk belajar a. Peserta didik menganalisis Bagian Room Service b. Peserta didik menganalisis peralatan Room Service c. Peserta didik di minta untuk Mengevaluasi SOP Room Service – Mencatat Pesanan Tamu Fase 3 Membimbing penyelidikan kelompok a. Peserta didik membahas topik permasalahan yang ada di ruang lingkup LKPD secara berkelompok b. Peserta didik mengumpulkan informasi yang sesuai untuk mendapatkan penjelasan dan pemecahan masalah c. Selama peserta didik bekerja di dalam kelompok, guru mendorong semua peserta didik untuk terlibat diskusi, dan mengarahkan bila ada kelompok yang pembahasannya tidak sesuai. Fase 4 Mengembangkan dan menyajikan hasil karya a. Peserta didik diminta untuk mencari tahu masalah yang terjadi b. Peserta didik dapat memecahkan permasalahan c. Peserta didik dalam kelompok dapat mempersiapkan hasil perkerjaan yang akan di presentasikan (powerpoint) Fase 5 Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah a. Memilih salah satu kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusi didepan kelas b. Peserta didik dari kelompok lain dapat menanggapi dan memberi tanggapan apa yang dipresentasikan secara langsung Penutup a. Guru dan peserta didik membuat kesimpulan dari materi yang telah disampaikan tentang Menyediakan Room Service b. Guru memberikan pesan untuk tetap belajar,serta mengingatkan materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya tentang praktik menyediakan room service c. Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan meminta bantuan ketua kelas untuk berdoa d. Guru menutup pembelajaran dengan mengucapkan salam 5. ASESMEN Pertemuan ke 1 a. Asesmen Non Diagnostik


b. Asesmen Formatif Peserta didik mengerjakan soal di Quizizz joinmyquiz.com 7067 3634 https://quizizz.com/join?gc=70673634 Formulir Masukan Presentasi Masukkan untuk Tim: Masukkan dari Tim: NO KETERANGAN MASUKKAN Y-Ya T – Tidak Jika Tidak, berikan penjelasan Berikan saran untuk perbaikan (jika ada) 1. Mengapa room service sangat penting? 2. Hal apa yang bisa menjadi kendala saat menyediakan room service 3. Bagaimana menangani keluhan tamu seperti hidangan lama, sudah dingin, terlalu manis\asin Masukkan /saran perbaikan lain (bila ada) 4. REFLEKSI PESERTA DIDIK dan GURU Setelah mempelajari materi tentang prosedur kesehatan dan keselamatan kerja, silahkan melakukan penilaian pada diri kalian apakah sudah menguasai materi tersebut. a. Refleksi peserta didik Pertemuan ke 1 Materi Pembelajaran Pembelajaran 1 2 3 4 Bagaimana perasaan anda hari ini?


Room Service 1.1 Apakah saya sudah memahami materi Room Service – Mencatat Pesanan Tamu 1.2 Apa kendala yang dihadapi selama proses pembelajaran 1.3 Apakah manfaat yang dapat diambil dari kegiatan belajar hari ini 1.4 Bagaimana anda mengembangkan kemampuan selanjutnya terkait Room Service – Mencatat Pesanan Tamu b. Refleksi Guru Pertemuan ke 1 Apakah Tujuan Pembelajaran tercapai? Apakah seluruh peserta didik mengikuti pembelajaran dengan baik? Apakah pembelajaran yang saya lakukan sudah sesuai menarik? Bagaimana memotivasi siswa menjadi lebih aktif terkait dengan pembelajaran problem based learning?


C. LAMPIRAN A. LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK


B. BAHAN BACAAN PENDIDIK DAN PESERTA DIDIK 1.1.Room Service Setiap hotel yang berukuran standar dipastikan akan memiliki salah satu fasilitas yang diberikan kepada tamu, yakni tamu dapat menikmati makanan untuk disantap saat menginap. Dan bagian di hotel yang menangani pelayanan pesanan tamu ke kamar tersebut dikenal dengan nama Room Service atau istilah lainnya Room in Dinning. Room Service secara organisasi adalah salah satu bagian yang berada dibawah bagian tata hidang (F&B Departement), yang tugasnya melayani kepreluan tamu yang ingin makan didalam kamarnya. Di samping itu, Room Service juga menyajikan makanan dan minuman di tempat tempat lain dalam hotel, seperti di lobby, toko dan kantor yang ada di hotel 1.2.Ciri dan Fungsi Room Service di Suatu Hotel Ciri – ciri room service a. Melayani tamu 24 jam b. Melayani makan dan minum c. Memesan makanan dan minuman melalui telephone atau door knob menu d. Mengantarkan makanan dan minuman dengan alat khusus e. Mamiliki menu special Pada pokoknya fungsi Room Service sama dan sejalan dengan Restaurant dan Bar. Kalau restaurant dan bar menjual atau menyajikan makanan dan minuman di bar maupun restaurant, sedangkan Room Service melayani di kamar-kamar hotel. Dalam fungsi ini juga termasuk mengambil pesanan (taking the order), menyiapkan dan menyajikan dikamar dan mengambil kembali peralatan yang telah digunakan dari kamar. Selain itu Room Service juga bertujuan untuk : a. Mampu menjelaskan ciri khas Room Service dan menerangkan mengapa letak Room Service harus disentralisasikan. b. Megidentifikasi komponen-komponen yang mendukung suksesnya operasional room service. c. Membuat daftar dan menjelaskan perlengkapan dan peralatan penting yang umumnya digunakan di Room Service. d. Menjelaskan penataan atau set-up alat makan yang digunakan saat pelayanan pagi di atas baki, daftar perlengkapan, dan peralatan yang dibutuhkan. Fungsi Room Service Melayani tamu makan dan minum mulai dari menerima pesanan, menyiapkan , mengantar, menyajikan , dan clear-up. 1.3.Operasional Room Service


Pada umumnya room service beroperasi selama satu harian penuh siap menyajikan makanan dan minuman untuk Breakfast (makan pagi), Lunch (makan siang), Dinner dan Supper (makan malam). Dan puncak kesibukannya itu biasanya terjadi pada waktu makan pagi. Tugas pokok Room Service : 1. Preparation, menyiapkan dan mengatur peralatan yang diperlukan. 2. Ordertaking, mengambil dan mencatat pesanan tamu secara tepat, baik yang langsung masupun melalui telepon atau bahkan tertulis melalui door knob menu. 3. Service, menyajikan makanan secara benar da tepat mengenai jumlah, jenis,makanan serta minuman secara tepat dan benar. 4. Clear-up, mengambil serta memeriksa semua alat-alat Room Service yang telah digunakan, dan selanjutnya membawa ketempat pencucian. 1.4. Peralatan dan Formuir Room Service Pada dasarnya penggunaan Peralatan Dan Bahan Keperluan Room Service sama dengan outlet yang berada dibawah bagian tata hidang. Peralatan dan Bahan Keperluan tersebut antara lain : 1. Daftar menu 2. Door knob menu dan pulpen 3. Mini bar 4. Ruangan Room service 5. Telephone 6. Denah kamar 7. Kertas buram 8. Rak / room rak 9. Gudang alat hidang 10. Slip Order 11. Table acesoris 12. Alat hidang/ peralatan makan (Chinaware,Silverware,Glassware) 13. Lenan 14. Tray( baki ) atau Trolly 15. Furniture (meja dan kursi) Di samping itu dalam menunjang operasionalnya, room service juga harus menggunakan peralatan khusus antara lain : 1. Rolling And Folding Tables Adalah suatu meja khusus yang memiliki roda diempat kakinya dan memiliki keistimewaan yaitu bisa dilipat menjadi bentuk bundar dan persegi pada waktu dipergunakan di dalam kamar tamu.


Sumber: www.sicoinc.com 2. Built In Rechaud Merupakan alat pemanas makanan yang mudah dibawa dan di pindahkan, biasanya alat ini terbuat dari bahan stainless ditambah dengan spiritus, atau bahkan menggunakan tenaga listrik. Alat ini biasa disimpan pada rak bagian bawah rolling table. Sumber: www.betterkitchen.eu 3. Room Service Electric Car Sumber: www.indiamart.com Merupakan sebuah kendaraan yang dirancang khusus dengan sedemikian rupa untuk membawa makanan ke kamar-kamar tamu di resort hotel yang terdiri dan bungalow atau cottage. 4. Plastic Wrap Yaitu plastik tipis yang digunakan untuk menutupi pesanan, khususnya makanan dingin yang


berupa fruit coctail, schrimp coctail, fruit salad, fruit basket. Sumber: www.ecoenclose.com 5. Thermos Yaitu yang digunakan untuk menyimpan air panas atau air dingin atas pesanan tamu untuk keprluannya di kamar Pelayanan di room service memerlukan kecermatan dan lebih rumit bila dibandingkan dengan pelayanan yang ada pada outlet lainnya yang berada di bawah bagian food and beverage service. Setiap waiter diwajibkan untuk mengecek dua kali perlengkapan terhadap rolling tables yang akan digunakan dan kelengkapan set-up sebelum meninggalkan Room Service, agar jauh menghindari terjadinya kekurangan peralatan setelah tiba di kamar yang jarak antara Room Service dan kamar tamu cukup jauh. Perbedaan paling utama antara penyajian makanan di Room Service dengan Restoran 1. Semua makanan dan minuman mulai dari appetizer sampai dengan dessert dibawa pada saat yang bersamaan 2. Set-up peralatan harus lebih lengkap (elaborate), untuk menghindari terjadinya kekurangan alat. Ilustrasi Room Service Ilustrasi Restaurant Untuk mencapai efisiensi dalam operasionalnya, diperlukan beberapa peralatan yang menunjang, antara lain:


1. Alat komunikasi tersendiri, yakni telepon. 2. Perlengkapan dan peralatan penyajian makanan dan minuman. 3. Dilengkapi dengan persediaan antara lain: liquor (minuman beralkohol) dan lena 4. Perlengkapan khusus seperti: room rack dan papan pengumunan. Fasilitas tersebut harus diketahui kegunaan dan maknanya oleh semua petugas yang terkait. 1.5. Menangani Pemesanan Room Service A. Sistem Pengambilan dan Prosedur Menerima Pesanan Dalam rangka memberikan kepuasan kepada tamu, para tamu dapat memesannya melalui room service pada umumnya dengan dua cara dan para petugas harus menyadari beberapa hal, yaitu : 1. Door Knop Menu Doorknob menu biasanya dikumpulkan oleh petugas room service yang bertugas malam hari. Waktu pengumpulan biasanya dimulai dari pkl 24.00 sampai dengan pk 06.00 pagi. Biasanya digunakan untuk makan pagi dengan menggunakan Breakfast Menu, dan kemudian Order-Taker mencatatnya ke dalam Order Pad (Kertas Pesanan). Untuk mengumpulkan doorknob menu dapat dilakukan dengan cara sbb: a. Petugas berkeliling di setiap floor setiap satu jam sekali b. Mengambil doorknob menu yang tergantung didepan pintu tamu dan mencocokan nomor kamar yang tertera serta memperhatikan waktu pengiriman order tersebut. c. Mengumpulkan doorknob menu di room service sesuai dengan waktu delivery. d. Menyalin order yang tertulis pada doorknob menu ke dalam captain order dengan teknik ‘triplicate checking system’. e. Mempersiapkan peralatan yang sesuai dengan order tersebut (set-up). Pastikan peralatan yang digunakan bersih termasuk tray dan atau trolley. 2. Telephone Melalui panggilan telepon. Pemesanan melalui telepon diterima dan dicatat oleh ordertaker dengan bagaimana semestinya oleh order taker di dalam order pad (kertas pesanan). Untuk itu, dalam peningkatan efisiensi penggunaan telepon, sebaiknya nomor kamar sudah teridentifikasi oleh operator room service agar order-taker dapat mengucapkan salam dengan menyebut nama tamunya. Dan sistem ini dapat


meyakinkan petugas Room Service sekaligus untuk mengecek ulang terhadap nomor kamar tamu itu sendiri. Ada dua cara yang biasanya dipakai dalam mencatat pesanan, duplicate checking system (rangkap dua) dan triplicate checking system (rangkap tiga). Instrumen lainnya yang dapat digunakan dengan interkom dan komputer. Order-taker merupakan petugas yang terkait langsung dengan tamu. Maka dari itu, dalam menjalankan tugas ia harus bersungguh-sungguh, bersikap menyenangkan, dan terutama menguasai menu yang tersedia untuk Room Service. 1. Menjawab dengan ramah, ucapkan selamat pagi, siang, atau malam. Dengarkan pesanan tamu dengan baik dan hati-hati. 2. Catat pesanan pada buku pesanan dalam 3 rangkap dengan data : Nomor kamar, Jumlah tamu, Nama tamu, Pesanan catat berurutan, Jam berapa harus diantar. 3. Baca ulang pesanan tamu masuk : Nomor kamar, Jam berapa harus diantar. 4. Setelah tamu selesai dan menutup telepon, berikan Slip Order lembar pertama dan kedua kepada room service waiter. 5. Baca dan cek ulang lembar pesanan sebelum dikirim ke dapur dan bar. 6. Siapkan peralatan yang diperlukan. 7. Siapkan Guest Bill langsung ke kamar tamu, sesuai dengan pesanannya. B. Faktor Yang Harus Dipertimbangkan 1. Penguasaan Menu Room Service Mempelajari menu sangat penting karena Order-Taker harus dapat menjelaskan kepada tamu mengenai jenis makanan yang tercantum dalam menu seperti berapa lama makanan tersebut harus dimasak, memberikan informasi mengenai makan spesial hari ini, menawarkan makanan lain apabila makanan yang dipesan telah habis. Tingkat kematangan hidangan, penyajian dengan manis atau tidak (minuman). 2. Menghubungi Kembali Untuk mencegah terjadinya kesalahpahaman antara order-taker dengan pihak tamu yang memesan. Dan janganlah order-taker bertindak menentukan sendiri mengenai kepastian pesanan dari tamu yang bersangkutan. 3. Pemesanan Awal (Pre-Order) Biasanya pemesanan ini dilakukan oleh tamu pada malam hari untuk persiapan makan pagi esok harinya dengan melakukan pemesanan sama seperti biasanya (pesan lebih dulu, disajikan kemudian).


4. Ketepatan Waktu catat secara lengkap setiap jenis makanan dan lama pengolahannya, pihak dapur juga melakukannya, apabila terjadi kesalahan atau perbedaan antara informasi yang diberikan kepada tamu dengan kenyataan yang terjadi , dengan segera order-taker memberitahukan dan meminta maaf kepada tamu. 5. Pembayaran Tamu bias membayar tagihan room servisnya nanti pada saat check-out jika ada deposit. Namun jika tamu tidak menyimpan uang berlebih, maka system pembayarannya harus cash basis. Hal tersebut sering menjadi dilemma di lapangan, saat tamu merasa tersinggung karena harus membayar langsung di kamar C. Telephone Courtesy Teknik menerima telepon dari tamu di room service yang menjadi kunci utama, karena itu merupakan kesan pertama dari jawaban yang diberikan oleh order taker. Beberapa peraturan yang harus diketahui dan dikuasai oleh order taker disaat menerima telepon dari tamu, antara lain : 1. Cepat : Dering pesawat telephone sebaiknya tidak lebih dari 3 kali dan yang paling baik adalah menjawab panggilan telephone sesegera setelah dering pertama berhenti 2. Tepat : Jawaban paggilan telephone secara tepat dengan mengatakan “ selamat pagi / selamat siang / pelayanan kekamar…..” 3. Konsentrasi: Pusatkan perhatian pada pembicaraan tamu agar tidak terjadi kesalahan. Tamu tidak mau tau apakah kita sedang sibuk atau tidak, karena telephonya sangat penting. Cara yang terbaik adalahpusatkan perhatian pada pembicara / tamu, janganlah menjawab sambil berbicara dengan teman pada waktu melaksanakan tugas 4. Terang dan Jelas : Berbicara dengan jelas tanpa dalam keadaan mengunyah sesuatu didalam mulut ataupun yang lainnya . 5. Tenang : Jangan berbicara terlalu cepat sebab ada kemungkinan keseleo lidah. Selain itu kalau berbicara terlalu cepat tamu akan merasa seakan – akan diburu – buru dan hal ini merupakan sesuatu yang tidak menyenangkan buat tamu. 6. Jarak : Perhitungan jarak antara mulut dengan transmitter yang terdapat ada gagang telephone. Terlalu dekat akan menyusahkan kita dalam berbicara , sedang jarak yang terlalu jauh akan berakibat bahwa suara kita akan susah di dengar dari seberang sana. 7. Menyenangkan : Bicaralah seakan- akan kita sedang berhadapan dengan orangnya. Berteriak , berbisik ataupun bergumam semuanya adalah hal yang tidak berkenan di hati tamu. berbicaralah dengan suara alamiah yang anda miliki


8. Nama tamu : Panggilah tamu dengan namanya setelah kita tau hal ini akan dapat memberikan kesan kepadda tamu bahwa sangatdiperhatikan di hotel kita, telebih – lebih bila dia orang yang sangat pentig disebuah hotel 9. Bersifat menolong : Untuk dapat memberikan bantuan kepada tamu pada waktu berbicara melalui telephone, seorang order taker harus menyiapkan dirinya sebaik mungkin . pengetahuan mengenai menu adalah syarat utama selanjutnya pengetahuan penunjang lainya juga sangat diperlukan 10. Meminta maaf : Mungkin semuanya berjalan tidak sesuai dengan yang kita inginkan , maka dalam hal ini jangan segan – segan untuk lansung meminta maaf kepada tamu dengan cara yang sesopan – sopannya 11. Berterimakasih : Jangan lupa untuk selalu mengucakan terimakasih setelah pembicaraan selesai. 1.6. Memproses Pesanan 1. Set – up pesanan Room Service 2. Etika memasuki kamar tamu a. Mendekati kamar dengan tenang b. Ketuk kamar dengan sopan dan ucapkan “ room service secara jelas dan penuh kepercayaan. Ingat bahwa suara anda harus menembus pintu yang ter tutup. c. Dengarkan jawab tamu dan lakukan reaksi yang sesuai, menunggu diluar atau masuk didalam kamar bila tidak ada jawaban , ketuk kembali dan ucapkan Room Service jangan masuk sebelum tamu membukakan pintu atau anda diminta masuk. d. Bila anda telah masuk, sapa tamu dengan menyebut namanya atau kata – kata lain yang diperlukan. 3. Penyajian pesan tamu a. Troli didorong masuk kekamar , kemudian troli dibuka sehingga berfungsi sebagai meja makan b. Setelah selesai Room Service Biil disodorkan kepada tamu untuk diminta tandatangan atau pembayaran. c. Pramusaji harus memeriksa kembali apakah no kamar , nama tamu pada Room Service Bill yang ditanda tangani tamu sudah lengkap d. Pramusaji meninggalkan kamar dengan mengucapkan ‘ mohon menelephone kembali apabila selesai makan.“Selamat menikmati 4. Komunikasi dengan tamu ketika pengantaran Dalam komunikasi waiter harus jelas dan tidak terburu – buru saat berbicara agar tamu mudah mengerti apa yang kita katakan.


C. DAFTAR PUSTAKA Betterkitchen.eu.Built in Rechaud. <https://betterkitchen.eu/kisag-rechaud-blackcast.html> diakses 11 Januari 2024 CAL..MIL..Room Service Trays. <https://www.gourmetdisplay.com/products/resources/flyers-andlookbooks/room-service-trays.html> Diakses tanggal 11 Januari 2024 Idah,Yuli .2023.Food and Beverage Service. PT.Lini Suara Nusantara Motorcomcom.doorknobmenu.<https://www.motorcomcom.com/2023/09/door-knob-menu-adalah.html> (Diakses 11 Januari 2024) Pdfcofffee.com.<https://www.google.com/url?sa=i&url=https%3A%2F%2Fpdfcoffee.com%2Fdownload%2F room-attendant-servicing-pdf-free.html&psig=> diakses tanggan 11 Januari 2024 Rewardmanufacturing.com.Room Service Trolley. <https://www.rewardmanufacturing.com/hotel_trolleys/ideal-standard-room-service-table-2.html> diakses tanggal 11 Januari 2024 Rohaminah (2018). Food and Beverage. Direktorat Pembinaan SMK Kemdikbud. Sekar.Balkis.Room Seervice (Tata Hidang) 2017. <https://www.scribd.com/document/338871869/RoomService-Tata-Hidang> diakses tanggal 11 Januari 2024 https://www.scribd.com/document/338871869/Room-Service-Tata-Hidang diakses 9 Januari 2024 Pukul 19.55 https://www.sederet.com/tutorial/memesan-makanan-di-hotel-via-telepon-dalam-bahasa-inggris diakses 9 Januari 2024 Pukul 19.55 https://standarku.com/room-service-adalah/ diakses 9 Januari 2024 Pukul 20.18


Click to View FlipBook Version