The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by vitriayusra, 2024-02-21 17:53:20

eksplorasi konsep (2)

eksplorasi konsep (2)

tugas Mandiri EKS P L O RAS I K O NS E P YUSRA VITRIA REZKI CGP Angkatan 9 KOTA PADANG PANJANG


KASUS 1


KASUS 1 Pak Frans merupakan guru matematika di SMP Karunia. Pak Frans dikenal sebagai guru yang rajin, ramah, penyabar, dan disukai murid-muridnya. Suatu hari ia sedang mengajar di kelas 8A, guru piket tergopoh-gopoh tiba di depan kelasnya dan mengatakan ada ayahnya Andreas, salah satu murid di kelas 8A di ruang tamu sekolah. Guru piket mengatakan pada pak Frans bahwa ayahnya Andreas ingin menjemput Andreas dan memintanya untuk membantunya bekerja di ladang. Ia juga mengatakan bahwa ayah Andreas datang sambil marah-marah bahkan mengacung-acungkan parang. Pak Frans pun memanggil Andreas dan mengatakan bahwa ia dijemput ayahnya pulang.


KASUS 1 Andreas langsung memohon sambil menangis agar Pak Frans tidak mengizinkan ia pulang bersama ayahnya. Andreas berkata ia ingin belajar di sekolah dan ia takut dimarah-marahi oleh ayahnya bila membantu ayahnya di ladang, bila melakukan kesalahan sedikit saja. Pak Frans bimbang, antara memenuhi permintaan Andreas atau tidak. Dalam situasi dan kondisi seperti itu, akhirnya Pak Frans memutuskan untuk membawa Andreas ke ruang kepala sekolah, dan meminta saran dari kepala sekolah. Bila Anda adalah kepala sekolahnya, saran apa yang akan anda berikan pada Pak Frans, dan apa alasannya?


ANALISIS KASUS 1 Jika situasinya adalah situasi dilema etika, paradigma mana yang terjadi pada situasi tersebut? Apa nilai-nilai yang saling bertentangan dalam studi kasus tersebut? Menurut saya, kasus 1 merupakan bujukan moral karena kita akan mengambil keputusan diantara hal yang benar dan salah. Sikap ayah Andreas pada kasus ini salah karena tidak memberikan hak anak (Andreas) sebagaimana mestinya. Ayah Andreas datang ke sekolah dan marah-marah sambil mengacungkan senjata tajam untuk memaksa anaknya pulang agar membantunya di ladang, padahal anaknya sedang belajar di sekolah. Hal ini tentu tidak dapat dibenarkan, karena merampas hak anak yaitu belajar. Sedangkan, Andreas sudah melakukan yang benar yaitu tetap datang ke sekolah walaupun ayahnya meminta untuk membantu di ladang.


ANALISIS KASUS 1 Apakah ada unsur pelanggaran hukum dalam situasi tersebut? (Uji legal). Pada kasus ini terdapat pelanggaran hukum yaitu ayah Andreas melakukan pengancaman di sekolah. Ia marahmarah dan mengacung-acungkan parang kepada guru piket sehingga guru tersebut merasa takut dan terancam. Di sini juga terjadi pelanggaran Hak Asasi Manusia yaitu hak mendapat pendidikan. Andreas yang sedang belajar di sekolah dijemput dengan tujuan membantu ayahnya di ladang. Hal itu tentu merampas hak Andreas yaitu belajar.


ANALISIS KASUS 1 Apakah ada pelanggaran peraturan/kode etik profesi dalam kasus tersebut? (Uji regulasi). Pada kasus ini juga terdapat pelanggaran kode etik atau peraturan dimana ayah Andreas datang menjemput anak untuk pulang saat jam pelajaran masih berlangsung. Ayah Andreas juga tidak sopan saat datang ke sekolah dan bahkan membuat keributan dengan marah-marah sambil mengacungkan parang kepada guru piket


ANALISIS KASUS 1 Berdasarkan perasaan dan intuisi Anda, apakah ada yang salah dalam situasi ini? (Uji intuisi). Menurut saya, ada beberapa hal yang salah dalam situasi ini, yaitu : ·ayah Andreas yang datang menjemput anaknya saat jam pelajaran berlangsung agar anaknya membantunya bekerja di ladang. ·Ayah Andreas tidak sopan saat datang ke sekolah, ia juga marah-marah sambil mengacungkan parang hingga guru piker merasa takut dan terancam


ANALISIS KASUS 1 Apa yang Anda rasakan bila keputusan Anda dipublikasikan di media cetak/elektronik atau menjadi viral di media sosial? Apakah Anda merasa nyaman? Di satu sisi, saya lega karena dengan kasus ini dipublikasi di media cetak ayah Andreas akan merasa malu, publik akan lebih peduli dan melindungi Andreas sehingga ia akan aman bersekolah. Namun, disisi lain, saya merasa tidak nyaman karena menghargai ayah Andreas dan dapat merusak citra sekolah di mata publik.


ANALISIS KASUS 1 Kira-kira, apa keputusan yang akan diambil oleh panutan/idola Anda dalam situasi ini ? 1.Menemui ayah Andreas dengan tenang, berbicara baik-baik dan menenangkan ayah Andreas. Jika sudah tenang akan mengajak ayah Andreas berdiskusi, berbicara dari hati ke hati dengan untuk memecahkan permasalahan Andreas dan ayahnya.


ANALISIS KASUS 1 Apakah ada sebuah penyelesaian yang kreatif dan tidak terpikir sebelumnya untuk menyelesaikan masalah ini (Investigasi Opsi Trilemma)? memberikan kesempatan pada Andreas dengan mengijinkan untuk tidak pulang bersama ayahnya, dan tetap mengikuti pelajaran di sekolah sampai selesai.


ANALISIS KASUS 1 Apa keputusan yang Anda ambil? Menemui ayah Andreas dengan tenang, berbicara baikbaik dan menenangkan ayah Andreas. Jika sudah tenang akan mengajak ayah Andreas berdiskusi, berbicara dari hati ke hati dengan menggunakan teknik coaching untuk memecahkan permasalahan Andreas dan ayahnya.


ANALISIS KASUS 1 Prinsip mana yang Anda gunakan, dan mengapa? Prinsip pengambilan keputusan pada masalah ini ada 3, yaitu : ·Berpikir berbasis peraturan Keputusan yang diambil berdasarkan peraturan sekolah, yaitu tidak dibenarkan meninggalkan sekolah jam h sayang kepada Andreas. Andreas sangat menginginkan sekolah dan takut dimarahi ayahnya karena bersekolah. ·Berpikir berbasis hasil akhir Keputisan yang diambil juga memikirkan dampak ke depan yang akan dirasakan oleh Andreas. Jika Andreas tidak mengikuti pelajaran dengan baik tentu akan merugikan dirinya di masa depan. Andreas tidak mendapat pendidikan yang sangat dibutuhkan olehnya di masa depan


ANALISIS KASUS 1 ·Berpikir berbasis rasa peduli Keputusan yang diambil berdasarkan rasa peduli dan kasih sayang kepada Andreas. Andreas sangat menginginkan sekolah dan takut dimarahi ayahnya karena bersekolah. ·Berpikir berbasis hasil akhir Keputisan yang diambil juga memikirkan dampak ke depan yang akan dirasakan oleh Andreas. Jika Andreas tidak mengikuti pelajaran dengan baik tentu akan merugikan dirinya di masa depan. Andreas tidak mendapat pendidikan yang sangat dibutuhkan olehnya di masa depan


TERIMAKASIH


Click to View FlipBook Version