55
Pada Dari Tabel 4.28 di atas dapat kita lihat bahwa item pernyataan 25 “Saya mampu
Membuat karya tulis/karya ilmiah dalam bidang spesialisasi keahliannya dan lingkup
kediklatan, dalam bentuk buku.” terlihat bahwa mayoritas persentase responden yang
menjawab setuju sebesar 51% dengan frekuensi 23 orang, responden yang menjawab
kurang setuju yakni sebesar 31% dengan frekuensi 14 orang, sedangkan responden
tidak ada yang menjawab sangat tidak setuju.
Tabel 4.29
Item Pertanyaan 26
Saya mampu Membuat karya tulis/karya ilmiah dalam bidang
spesialisasi keahliannya dan lingkup kediklatan, dalam bentuk non
buku;
Jawaban Skor Jumlah Persentase Total
Skor
Sangat Setuju 5 17 38% 85
Setuju 4 24 53% 96
Kurang Setuju 3 3 7% 9
Tidak Setuju 2 0 0% 0
Sangat tidak setuju 1 1 2% 1
Total 45 100% 191
Pada Dari Tabel 4.29 di atas dapat kita lihat bahwa item pernyataan 26 “Saya mampu
Membuat karya tulis/karya ilmiah dalam bidang spesialisasi keahliannya dan lingkup
kediklatan, dalam bentuk non buku.” terlihat bahwa mayoritas persentase responden
yang menjawab sangat setuju sebesar 38% dengan frekuensi 24 orang, responden
yang menjawab sangat setuju yakni sebesar 38% dengan frekuensi 17 orang,
sedangkan responden tidak ada yang menjawab tidak setuju.
56
Tabel 4.30
Item Pertanyaan 27
Saya sangat mampu Membuat karya tulis/karya ilmiah dalam
bidang spesialisasi keahliannya dan lingkup kediklatan, dalam
bentuk makalah dalam pertemuan ilmiah
Jawaban Skor Jumlah Persentase Total
Skor
Sangat Setuju 5 10 22% 50
Setuju 4 25 56% 100
Kurang Setuju 3 9 20% 27
Tidak Setuju 2 0 0% 0
Sangat tidak setuju 1 1 2% 1
Total 45 100% 178
Pada Dari Tabel 4.30 di atas dapat kita lihat bahwa item pernyataan 27 “Saya sangat
mampu Membuat karya tulis/karya ilmiah dalam bidang spesialisasi keahliannya dan
lingkup kediklatan, dalam bentuk makalah dalam pertemuan ilmiah.” terlihat bahwa
mayoritas persentase responden yang menjawab setuju sebesar 56% dengan
frekuensi 25 orang, responden yang menjawab setuju yakni sebesar 22% dengan
frekuensi 10 orang, sedangkan responden tidak ada yang menjawab Tidak setuju.
Tabel 4.31
Item Pertanyaan 28
Saya mampu menemukan inovasi yang dipatenkan dan telah
masuk daftar paten sesuai bidang spesialisasi keahliannya
Jawaban Skor Jumlah Persentase Total
Skor
Sangat Setuju 5 9 20% 45
49% 88
Setuju 4 22 24% 33
Kurang Setuju 3 11
Tidak Setuju 2 0 0% 0
Sangat tidak setuju 1 3 7% 3
Total 45 100% 169
Pada Dari Tabel 4.31 di atas dapat kita lihat bahwa item pernyataan 28 “Saya mampu
menemukan inovasi yang dipatenkan dan telah masuk daftar paten sesuai bidang
spesialisasi keahliannya.” terlihat bahwa mayoritas persentase responden yang
menjawab setuju sebesar 49% dengan frekuensi 22 orang, responden yang menjawab
57
sangat setuju yakni sebesar 20% dengan frekuensi 9 orang, sedangkan responden
tidak ada yang menjawab tidak setuju.
Tabel 4.32
Item Pertanyaan 29
Saya mampu menyusun buku pedoman/ketentuan
pelaksanaan/ketentuan teknis di bidang kediklatan
Jawaban Skor Jumlah Persentase Total
Skor
Sangat Setuju 5 11 24% 55
Setuju 4 25 56% 100
Kurang Setuju 3 8 18% 24
Tidak Setuju 2 0 0% 0
Sangat tidak setuju 1 1 2% 1
Total 45 100% 180
Pada Dari Tabel 4.32 di atas dapat kita lihat bahwa item pernyataan 29 “Saya mampu
menyusun buku pedoman/ketentuan pelaksanaan/ketentuan teknis di bidang
kediklatan.” terlihat bahwa mayoritas persentase responden yang menjawab setuju
sebesar 56% dengan frekuensi 25 orang, responden yang menjawab sangat setuju
yakni sebesar 24% dengan frekuensi 11 orang, sedangkan responden tidak ada yang
menjawab Tidak setuju.
Tabel 4.33
Item Pertanyaan 30
Saya mampu melaksanakan orasi ilmiah sesuai spesialisasinya
Jawaban Skor Jumlah Persentase Total
Skor
Sangat Setuju 5 15 33% 75
Setuju 4 23 51% 92
Kurang Setuju 3 5 11% 15
Tidak Setuju 2 1 2% 2
Sangat tidak setuju 1 1 2% 1
Total 45 100% 185
Pada Dari Tabel 4.33 di atas dapat kita lihat bahwa item pernyataan 30 “Saya mampu
melaksanakan orasi ilmiah sesuai spesialisasinya.” terlihat bahwa mayoritas
persentase responden yang menjawab setuju sebesar 51% dengan frekuensi 23 orang,
responden yang menjawab sangat setuju yakni sebesar 33% dengan frekuensi 15
58
orang. sedangkan hanya 2% responden yang menjawab tidak setuju maupun sangat
tidak setuju.
Tabel 4.34
Item Pertanyaan 31
Saya selalu berperan serta dalam seminar/lokakarya/konferensi di
bidang kediklatan
Jawaban Skor Jumlah Persentase Total
Skor
Sangat Setuju 5 19 42% 95
Setuju 4 25 56% 100
Kurang Setuju 3 1 2% 3
Tidak Setuju 2 0 0% 0
Sangat tidak setuju 1 0 0% 0
Total 45 100% 198
Pada Dari Tabel 4.34 di atas dapat kita lihat bahwa item pernyataan 31 “Saya selalu
berperan serta dalam seminar/lokakarya/konferensi di bidang kediklatan.” terlihat
bahwa mayoritas persentase responden yang menjawab setuju sebesar 56% dengan
frekuensi 25 orang, responden yang menjawab sangat setuju yakni sebesar 42%
dengan frekuensi 19 orang, sedangkan responden tidak ada yang menjawab Tidak
setuju dan sangat tidak setuju.
Tabel 4.35
Item Pertanyaan 32
Saya adalah anggota dalam organisasi profesi
Jawaban Skor Jumlah Persentase Total
Skor
Sangat Setuju 5 19 42%
53% 95
Setuju 4 24 4% 96
6
Kurang Setuju 3 2 0
0
Tidak Setuju 2 0 0%
197
Sangat tidak setuju 1 0 0%
Total 45 100%
Pada Dari Tabel 4.35 di atas dapat kita lihat bahwa item pernyataan 32 “Saya adalah
anggota dalam organisasi profesi.” terlihat bahwa mayoritas persentase responden
yang menjawab setuju sebesar 53% dengan frekuensi 24 orang, responden yang
59
menjawab sangat setuju yakni sebesar 42% dengan frekuensi 19 orang, sedangkan
responden tidak ada yang menjawab tidak setuju maupun sangat tidak setuju.
Tabel 4.36
Item Pertanyaan 33
Saya selalu melakukan pembimbingan kepada widyaiswara di
bawah jenjang jabatannya;
Jawaban Skor Jumlah Persentase Total
Skor
Sangat Setuju 5 12 27% 60
Setuju 4 25 56% 100
Kurang Setuju 3 7 16% 21
Tidak Setuju 2 1 2% 2
Sangat tidak setuju 1 0 0% 0
Total 45 100% 183
Pada Dari Tabel 4.36 di atas dapat kita lihat bahwa item pernyataan 33 “Saya selalu
melakukan pembimbingan kepada widyaiswara di bawah jenjang jabatannya.”
terlihat bahwa mayoritas persentase responden yang menjawab setuju sebesar 56%
dengan frekuensi 25 orang, responden yang menjawab sangat setuju yakni sebesar
27% dengan frekuensi 12 orang, sedangkan responden tidak ada yang menjawab
Tidak setuju dan sangat tidak setuju.
Tabel 4.37
Item Pertanyaan 34
Saya aktif dalam penulisan artikel pada surat kabar
Jawaban Skor Jumlah Persentase Total
Skor
Sangat Setuju 5 10 22% 50
Setuju 4 21 47% 84
Kurang Setuju 3 11 24% 33
Tidak Setuju 2 1 2% 2
Sangat tidak setuju 1 2 4% 2
Total 45 100% 171
Pada Dari Tabel 4.37 di atas dapat kita lihat bahwa item pernyataan 34 “Saya aktif
dalam penulisan artikel pada surat kabar.” terlihat bahwa mayoritas persentase
responden yang menjawab setuju sebesar 47% dengan frekuensi 21 orang, responden
60
yang menjawab kurang setuju yakni sebesar 24% dengan frekuensi 11 orang,
sedangkan hanya 2% responden yang menjawab Tidak setuju.
Tabel 4.38
Item Pertanyaan 35
Saya aktif dalam penulisan artikel pada website
Jawaban Skor Jumlah Persentase Total
Skor
Sangat Setuju 5 10 22%
47% 50
Setuju 4 21 31% 84
42
Kurang Setuju 3 14 0
0
Tidak Setuju 2 0 0%
176
Sangat tidak setuju 1 0 0%
Total 45 100%
Pada Dari Tabel 4.38 di atas dapat kita lihat bahwa item pernyataan 35 “Saya aktif
dalam penulisan artikel pada website.” terlihat bahwa mayoritas persentase
responden yang menjawab setuju sebesar 47% dengan frekuensi 21 orang, responden
yang menjawab kurang setuju yakni sebesar 31% dengan frekuensi 14 orang,
sedangkan responden tidak ada yang menjawab tidak setuju maupun sangat tidak
setuju.
Tabel 4.39
Item Pertanyaan 36
Saya telah memperoleh gelar/ijazah kesarjanaan lainnya; dan
memperoleh penghargaan/tanda jasa
Jawaban Skor Jumlah Persentase Total
Skor
Sangat Setuju 5 7 16% 35
51% 92
Setuju 4 23 24% 33
Kurang Setuju 3 11
Tidak Setuju 2 1 2% 2
Sangat tidak setuju 1 3 7% 3
Total 45 100% 165
Pada Dari Tabel 4.39 di atas dapat kita lihat bahwa item pernyataan 36 “Saya telah
memperoleh gelar/ijazah kesarjanaan lainnya; dan memperoleh penghargaan/tanda
jasa.” terlihat bahwa mayoritas persentase responden yang menjawab setuju sebesar
61
51% dengan frekuensi 23 orang, responden yang menjawab kurang setuju yakni
sebesar 24% dengan frekuensi 11 orang, sedangkan hanya 2% responden yang
menjawab tidak setuju.
Dari 15 pertanyaan pada variabel Job Skill maka dapat disimpulkan sebagai berikut;
Tabel 4.40
Total Skor Total Variabel Kinerja ASN
N Indikator Total Persent Kategori
o. Skor ase
Tinggi
Saya mengikuti pendidikan formal sesuai dengan 186 4%
1 aturan yang ditentukan bagi Widyaiswara Sangat
4% Tinggi
BPSDM Jawa Barat 4% Tinggi
4% Sangat
2 Saya mengikuti kegiatan Diklat fungsional/teknis 197 Tinggi
4% Tinggi
3 Saya selalu melakukan tatap muka Diklat 170
4 Saya selalu melakukan agenda pembimbingan 190
176
5 Saya melakukan Pendampingan OL/PKL/
Benchmarking
6 Saya melakukan Pendampingan penulisan kertas 196 4% Sangat
kerja/proyek perubahan Tinggi
7 Saya selalu melakukan pemeriksaan hasil Diklat 190 4% Sangat
dengan sebaik-baiknya Tinggi
8 Saya selalu melakukan Coaching pada proses 188 4% Sangat
penyelenggaraan Diklat Tinggi
Pengevaluasian penyelenggaraan Diklat di
9 instansi, selalu saya lakukan dengan sungguh- 186 4% Tinggi
sungguh dan sangat teliti
10 Dalam Pengevaluasian kinerja widyaiswara, 179 4% Tinggi
dilakukan dengan teliti dan objektif
11 Penganalisisan kebutuhan Diklat selalu dilakukan 186 4% Tinggi
dengan sebaik-baiknya
12 Penyusunan kurikulum diklat selalu saya lakukan 187 4% Sangat
dengan sangat baik Tinggi
13 Penyusunan modul diklat selalu saya lakukan 180 4% Tinggi
dengan sangat baik
Saya mampu Membuat karya tulis/karya ilmiah
14 dalam bidang spesialisasi keahliannya dan 171 4% Tinggi
lingkup kediklatan, dalam bentuk buku
62
Saya mampu Membuat karya tulis/karya ilmiah 191 4% Sangat
15 dalam bidang spesialisasi keahliannya dan Tinggi
4%
lingkup kediklatan, dalam bentuk non buku; Tinggi
4%
Saya sangat mampu Membuat karya tulis/karya Tinggi
4%
16 ilmiah dalam bidang spesialisasi keahliannya dan 178 4% Tinggi
lingkup kediklatan, dalam bentuk makalah dalam 4%
169 4% Tinggi
pertemuan ilmiah 180 4% Sangat
185 4% Tinggi
Saya mampu menemukan inovasi yang 198 4% Sangat
17 dipatenkan dan telah masuk daftar paten sesuai 4% Tinggi
100% Tinggi
bidang spesialisasi keahliannya Tinggi
Tinggi
Saya mampu menyusun buku pedoman/ketentuan Tinggi
18 pelaksanaan/ketentuan teknis di bidang Tinggi
kediklatan
19 Saya mampu melaksanakan orasi ilmiah sesuai
spesialisasinya
Saya selalu berperan serta dalam
20 seminar/lokakarya/konferensi di bidang
kediklatan
21 Saya adalah anggota dalam organisasi profesi 197
22 Saya selalu melakukan pembimbingan kepada 183
widyaiswara di bawah jenjang jabatannya;
171
23 Saya aktif dalam penulisan artikel pada surat 176
kabar 165
4575
24 Saya aktif dalam penulisan artikel pada website 183
25 Saya telah memperoleh gelar/ijazah kesarjanaan
lainnya; dan memperoleh penghargaan/tanda jasa
Jumlah
Rata-rata
Berdasarkan tabel 4.40 di atas dapat kita lihat bahwa rata-rata skor dari Variabel
Kinerja adalah 183 dengan kategori Tinggi. indikator yang memiliki nilai pemskoran
paling tertinggi adalah indikator dengan pertanyaan “Saya selalu berperan serta
dalam seminar/lokakarya/konferensi di bidang kediklatan” dengan presentase 4%
dan Skor 198. Sedangkan indikator yang memiliki nilai pemSkoran paling rendah
adalah inikator dengan pertanyaan “Saya telah memperoleh gelar/ijazah kesarjanaan
lainnya; dan memperoleh penghargaan/tanda jasa” dimana mempunyai presentasi 4
% dengan Skor 165
63
4.1.3.1 Validitas
Uji validitas dilakukan untuk mengukur pertanyaan-pertanyaan yang ada dalam
kuesioner. Suatu pernyataan dikatakan valid jika pernyataan tersebut mampu untuk
mengukur apa yang perlu diukur dan mampu mengungkapkan apa yang ingin
diungkap. Pada uji validitas ini dilakukan dengan mengkorelasikan masing-masing
skor pernyataan untuk masing-masing variabel dengan skor masing-masing variabel.
Selanjutnya angka korelasi yang bernilai positif, berarti data tersebut adalah valid.
Pengujian validitas ini digunakan untuk mengetahui apakah pertanyaan pada
kuesioner layak atau tidak untuk diikutsertakan dalam Simple Regression Analysis.
Jika pertanyaan pada kuesioner dinyatakan valid dan reliabel, maka pertanyaan
tersebut layak untuk diikutsertakan dalam analisis. Dalam penelitian ini
penghitungan validitas menggunakan bantuan software SPSS 23 for windows dan
Microsoft Excel 2013. Adapun nilai validitas adalah sebagai berikut :
Tabel 4.41
Validitas Job Skill
No Simbol r r Keterangan
Item
Item Hitung Tabel Valid
1 Valid
2 JB.1 0.61 0.294 Valid
3 Valid
4 JB.2 0.875 0.294 Valid
5 Valid
6 JB.3 0.758 0.294 Valid
7 Valid
8 JB.4 0.802 0.294 Valid
9 Valid
10 JB.5 0.799 0.294 Valid
11
JB.6 0.682 0.294
JB.7 0.682 0.294
JB.8 0.612 0.294
JB.9 0.678 0.294
JB.10 0.811 0.294
JB.11 0.588 0.294
Dari tabel pengujian Validitas untuk variabel Job Skill dapat disimpulkan bahwa
seluruh item pertanyaan dinyatakan valid hal ini terlihat dengan seluruh korelasi
64
antara item pertanyaan dengan total item pertanyaan lebih besar dari Nilai korelasi
tabel, maka seluruh item pertanyaan dari variabel X1 valid dan dapat dipakai untuk
pengolahan data selajutnya
Tabel 4.42
Validitas Kinerja ASN
No Simbol r r Keterangan
Item Item Hitung Tabel
0.652 0.294 Valid
1 K.1 0.485 0.294 Valid
2 K.2 0.386 0.294 Valid
3 K.3 0.382 0.294 Valid
4 K.4 0.57 0.294 Valid
5 K.5 0.613 0.294 Valid
6 K.6 0.622 0.294 Valid
7 K.7 0.486 0.294 Valid
8 K.8 0.66 0.294 Valid
9 K.9 0.711 0.294 Valid
10 K.10 0.431 0.294 Valid
11 K.11 0.452 0.294 Valid
12 K.12 0.702 0.294 Valid
13 K.13 0.447 0.294 Valid
14 K.14 0.701 0.294 Valid
15 K.15 0.996 0.294 Valid
16 K.16 0.486 0.294 Valid
17 K.17 0.66 0.294 Valid
18 K.18 0.711 0.294 Valid
19 K.19 0.431 0.294 Valid
20 K.20 0.452 0.294 Valid
21 K.21 0.702 0.294 Valid
22 K.22 0.447 0.294 Valid
23 K.23 0.701 0.294 Valid
24 K.24 0.656 0.294 Valid
25 K.25
Dari tabel pengujian Validitas untuk variabel Kinerja dapat disimpulkan bahwa
seluruh item pertanyaan dinyatakan valid hal ini terlihat dengan seluruh korelasi
antara item pertanyaan dengan total item pertanyaan Nilai yang lebih besar dari Nilai
korelasi tabelnya, maka seluruh item pertanyaan dari variabel Y valid dan dapat
dipakai untuk pengolahan data selanjutnya.
65
4.1.3.2 Reliabilitas
Setelah ditentukan bahwa kuisioner yang dibuat memiliki validitas,
selanjutnya dilakukan uji reliabilitas. Uji reliabilitas ini dilakukan terhadap
pernyataan-pernyataan yang memiliki validitas, untuk mengetahui apakah alat
pengumpulan data tersebut menunjukkan tingkat ketepatan, keakuratan, kestabilan
atau konsistensi, walaupun digunakan dalam waktu yang berbeda, atau dilakukan
pengukuran dua kali atau lebih terhadap gejala yang serupa.
Uji reliabilitas (uji keandalan) dalam penelitian ini menggunakan metode
belah dua (Split – Half Method) yaitu membagi item-item yang valid tersebut
menjadi dua kelompok, pernyataan nomor ganjil masuk kedalam kelompok pertama
dan pernyataan nomor genap masuk ke kelompok kedua. Instrumen yang reliabel
berarti instrumen yang bila digunakan beberapa kali untuk mengukur objek yang
sama, akan menghasilkan data yang sama. Pengujian realibilitas ini dilakukan dengan
menggunakan bantuan software SPSS 23.0 for Windows.
Tabel 4.43
Hasil Pengujian Reliabilitas
Variabel Reliabilitas r Tabel Keterangan
X Reliabel
Y 0.958 0.294 Reliabel
Sumber : data diolah 0.983 0.294
4.1.4 Pengujian Asumsi-asumsi Klasik
4.1.4.2 Uji Autokorelasi
Uji autokorelasi bertujuan untuk menguji apakah suatu model regresi linear ada
korelasi antara kesalahan pengganggu pada periode t dengan kesalahan pada periode
t-1 (sebelumnya).Jika terjadi korelasi, maka dikatakan ada masalah autokorelasi.
Model regresi yang baik adalah regresi yang bebas dari autokorelasi. Adapun cara
yang digunakan penulis untuk mendeteksi ada tidaknya autokorelasi adalah dengan
menggunakan uji Durbin—Watson (DW test). Nilai DW Test dapat dilihat pada tabel
Model Summary berikut ini:
Tabel 4.44
66
Model Summary
Model Durbin-Watson
1 1.782
Sumber: data hasil olahan SPSS versi 23
Sebelum menentukan terjadi atau tidaknya autokorelasi maka terlebih dahulu
membuat suatu kriteria yaitu dengan melihat nilai du dan dl pada tabel DW berikut
ini:
Tabel 4.45
Kriteria Nilai Durbin Watson
Nilai Durbin Watson Kesimpulan
1,496 < DW < 2,304 Tidak ada autokorelasi
DW < 1,60 Ada autokorelasi positif
DW > 2,304 Ada autokorelasi negatif
2,40 < DW < 2,304 Tidak dapat disimpulkan
Sumber: data olahan
Pada n = 45 (ukuran sampel), k = 1 (jumlah variabel bebas) dan = 5% , diperoleh
nilai du = 1,496 dan dl = 1,60. Berdasarkan pengujian autokorelasi yang penulis
lakukan hasilnya menunjukkan bahwa nilai Durbin Watson yaitu 1,782 yang artinya
nilai tersebut terletak antara batas atas atau (upper bound) (du) dan (4-du), maka dapat
disimpulkan tidak terdapat autokorelasi.
4.1.4.3 Uji Heteroskedastisitas
Uji heteroskedastisitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi terjadi
ketidaksamaan variance dan residual satu pengamatan ke pengamatan yang lain. Jika
variance dari suatu residual satu pengamatan ke pengamatan yang lain tetap maka
disebut heteroskedastisitas. Model regresi yang baik adalah homoskedastisitas atau
yang tidak terjadi heteroskedastisitas. Adapun alat pengujian yang penulis gunakan
dalam penelitian ini adalah dengan melihat grafik plot antara nilai prediksi variabel
terikat (ZPRED) dengan residualnya (SRESID).
67
Gambar 4.1
Pola Antara ZPRED Dan SRESID
Sumber : data hasil olahan SPSS 23.0
Berdasarkan gambar tersebut penelitian ini tidak mengandung heterokedastisitas
4.1.4.4 Uji Normalitas
Uji normalitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi variabel terikat
dan variabel bebas keduanya mempunyai distribusi normal atau tidak. Model regresi
yang baik adalah yang memiliki distribusi data normal atau mendekati normal.
Adapun alat pengujian yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah dengan
menggunakan analisis grafik.
Berdasarkan pengujian normalitas yang dapat dilihat pada gambar di bawah ini baik
pada histogram maupun pada plot normal dapat disimpulkan bahwa distribusi data
mendekati normal karena tidak ada penyimpangan yang mencolok dari kurva garis
normal. Sugiono (2014:76) menyebutkan bahwa model regresi dikatakan memenuhi
asumsi normalitas jika data menyebar disekitas garis diagonal dan mengikuti arah
garis diagonal atau grafik histogramnya menunjukkan pola distribusi normal.
Sehingga dapat dikatakan bahwa semua variabel dalam penelitian ini memiliki
sebaran data yang Normal.
68
Gambar 4.2
Histogram
Sumber : data hasil olahan SPSS 23.0
Gambar 4.3
Histogram
Sumber : data hasil olahan SPSS 23.0
dari gambar 4.2 dan 4.3 terlihat adannya titik-titik yang menyebar di sekitar garis
diagonal serta penyeberannya mengikuti garis diagonal maka model regresi layak
dipakai untuk predeksi variable dependen berdasarkan masukan variable
independent
4.2 Pembahasan
Analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode Regresi Linear sederhana.
Adapun dalam proses analisisnya menggunakan bantuan software SPSS 23.0.
Persamaan yang diperoleh dari proses analisis adalah sebagai berikut :
Tabel 4.46
Coefficientsa
Unstandardized Coefficients Standardized
Coefficients
Model B Std. Error Beta t Sig.
2.578 .013
1 (Constant) 31.900 12.374 5.361 .000
JB 1.356 .253 .633
a. Dependent Variable: K
69
Maka persamaan yang terbentuk adalah:
Y = 31.9 + 1,356 X +Errorvar = 0;
Dari model persamaan I di atas dapat diuraikan sebagai berikut :
1. Konstanta sebesar 31,9 menunjukan bahwa jika Job Skill dari ASN adalah 0,
maka nilai Variabel Kinerja ASN adalah sebesar 31,9.
2. Koefisien regresi X adalah 1,356, hal ini menunjukan bahwa setiap kenaikan
variabel Job Skill sebesar satu satuan nilai akan meningkatkan Kinerja ASN
sebesar 1,356 satuan nilai dengan asumsi variabel lainnya adalah konstan.
Tabel 4.47
Model Summary
Adjusted R Std. Error of the
Model R R Square Square Estimate
1 .633a .401 .387 7.64401
a. Predictors: (Constant), JB
Maka diketahui nilai R Square=0,401, Errorvar=0,599
Nilai R² atau koefisien determinasi multipel sebesar 0.401 memperlihatkan besarnya
pengaruh Job Skill secara keseluruhan terhadap Kinerja ASN yaitu sebesar 40,1%.
Nilai Errorvar yaitu sebesar 0.599 memperlihatkan besarnya pengaruh faktor lain di
luar Job Skill terhadap Kinerja ASN yaitu sebesar 59,9 %, seperti : Integritas,
Kompetensi, Promosi jabatan, dll.
4.2.2 Pengaruh Job Skill terhadap Kinerja ASN Widyaiswara Jawa Barat
Berikutnya akan diuji pengaruh dari masing – masing variabel Job Skill (X), terhadap
Kinerja ASN (Y)
Bentuk hipotesisnya adalah sebagai berikut :
Ho : Tidak terdapat pengaruh Job Skill (X) terhadap Kinerja ASN (Y) yaitu
Widyaiswara Jawa Barat .
H1 : Terdapat pengaruh Job Skill (X) terhadap Kinerja ASN (Y) yaitu
Widyaiswara Jawa Barat
Statistik uji yang digunakan untuk menguji hipotesis diatas adalah uji – t. Untuk
mengetahui pengaruh langsung secara individual, maka harus dilakukan uji t terlebih
70
dahulu. Langkah pengujiannya terlebih dahulu harus dicari nilai thitung dari variabel
Job Skill, setelah itu nilai thitung tersebut dibandingkan dengan nilai t di tabel. Jika nilai
thitung lebih besar dari nilai ttabel maka hipotesis signifikan, artinya bahwa pengaruh
yang terjadi dapat digeneralisir terhadap seluruh populasi. Sebaliknya apabila nilai
thitung lebih kecil dari nilai ttabel, maka hipotesis tidak signifikan, artinya pengaruh
yang terjadi tidak dapat digeneralisir terhadap seluruh populasi.
Adapun kesimpulan yang dapat diambil adalah sebagai berikut :
Tabel 4.48
Kesimpulan Pengujian Secara Individual
Variabel Nilai thitung Nilai ttabel Kesimpulan
X 5,361 2.99 Signifikan
Sumber : hasil perhitungan
Dari Tabel di atas terlihat Job Skill berpengaruh signifikan terhadap kinerja
ASN. Artinya apabila terjadi perubahan sedikit saja pada variabel X (Job Skill) maka
akan langsung terjadi perubahan yang berarti pada variabel Y (Kinerja ASN) Selain
itu pengaruhnya dapat digeneralisir terhadap seluruh populasi.
71
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
Berdasarkan dari identifikasi masalah dan tujuan dari penelitian yang
diajukan, maka setelah dilakukan analisis dan pembahasan atas hasil penelitian ini
dapat dikemukakan kesimpulan dan saran – saran sebagai berikut :
5.1 Kesimpulan
1. Kondisi dan gambaran umum tentang Job Skill dan Kinerja ASN ketika masa
pandemic pada Widyaiswara Provinsi Jawa Barat
a. Job Skill dari Widyaiswara Provinsi Jawa Barat dimasa Pandemi ini sudah
Sangat Tinggi, Hal ini harus terus dilakukan secara berkesinambungan
baik ketika bekerja di kantor maupun bekerja di rumah.
b. Kinerja ASN Widyaiswara Provinsi Jawa Barat dimasa Pandemi ini
berada dalam kategori Tinggi, walau berada dalam kategori Tinggi tetap
hal ini belum optimal jika dilihat Berdasarkan hasil kuesioner.
2. Terdapat pengaruh yang signifikan antara Job Skill dan Kinerja ASN, Hal ini
berarti jika akan meningkatkan Kinerja maka Job Skill dari widyaiswara juga
harus ditingkatkan karena kenaikan Job Skill akan mempengaruhi kenaikan
Kinerja ASN.
5.2 Saran
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, maka penulis mencoba
memberikan saran-saran yang berguna bagi ASN khususnya Widyaiswara Provinsi
Jawa Barat, yang bersangkutan dengan Job Skill dan Kinerja ASN juga saran bagi
penelitian selanjutnya agar hasil yang didapatkan lebih maksimal.
Bagi Lembaga
1. Job Skill dari Widyaiswara sudah berada dalam kategori Sangat Tinggi akan
tetapi hal ini tidak menutup kemungkinan akan menurun ditambah pandemic
yang masih berlangsung, Berdasarkan hasil Penelitian pula walau berada
dalam kategori sangat tinggi tetapi penilaian ASN masih belum optimal hal
72
ini terlihat dari seluruh jawaban yang belum mencapai 100%, maka dari itu
Job Skill dari ASN tetap harus ditingkatkan atau minimal tetap
dipertahankan.
2. Lembaga juga harus meningkatkan Job Skill dengan menambhakan pelatihan
digital agar pekerjaan di rumah menjadi lebih efektif dan efisien, dimana di
tengah pandemic ASN tetap dituntut untuk melakukan kinerja yang terbaik,
era digital dan teknologi tentu sangat mempengaruhi kualitas kinerja dari
ASN tersebut
Bagi Widyaswara Indonesia
Bagi para Widiyaiswara untuk selalu menggunakan metode-metode pengajaran yang
kreatif dan inovatif sehingga mampu mendorng motivasi peserta didik sehingga
materi yang disampaikan dapat terserap dengan baik dan dapat diimplementasikan
secara efektif dilingkungan kerja peserta didik.
Bagi Masyarakat
Bagi masyarakat khususnya mahasiswa yang akan meneliti tentang Variabel yang
terkait agar menambahkan beberapa variable lain yang tidak diteliti dalam
penenlitian ini, dalam penelitian tentu harus da batasan masalah dan untuk terus
meningkatkan efektivitas kinerja dimasa pandemi selain pendidikan dan pelatihan
dari pihak widyaiswara.
73
DAFTAR PUSTAKA
Amin. 2018, Karyawan Produktif menghasilkan kinerja yang baik,
www.bisnis.com/baca/107545/20151103/150242/80-Karyawan-Produktif-
menghasilkan-Kinerja-Baik-dalam-Organisasi
Aybas, Meryem. 2017. An Integrated Model Recommendation about Team
Performance Measurement and Evaluation. International Journal of Business
and Management; Vol. 12, No. 2; 2017 ISSN 1833-3850
Barata, Atep Adya. 2017. Dasar-dasar Pelayanan Prima. Penerbit PT Elex Media
Komputindo Kelompok Gramedia ; Jakarta.
Buyung Ahmad Syafei. 2007. Kompeten dan Kompetensi.
https://deroe.wordpress.com.
Edy Sutrisno. 2010. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Prenada Media
Grup
Ghozali, imam. 2013. Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program IBM SPSS21
Update PLS Regresi: Badan Penerbit Universitas Diponegoro
Gomes, Fouston C. 2003 Manajemen Sumber Daya Manusia, Binarupa Aksara,
Jakarta.
Hasibuan, Malayu. 2017. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: PT. Bumi
Aksara
Henry Simamora. 2006. Manajemen Sumber Daya Manusia, edisi III. Yogyakarta:
STIE YPKN.
Perkalan No. 5 Tahun 2008, tentang Standar Kompetensi Widyaiswara
Luthans, Fred. 2006. Perilaku Organisasi. Yogyakarta: Andi.
Mangkunegara, Anwar Prabu. 2015. Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan.
Bandung : PT. Remaja Rosdakarya.
Marwansyah. 2019. Manajemen Sumber Daya Manusia. Alfabeta ; Bandung.
Robbins, Stephen, 2015. Organizational Behavior. New Jersey : Pearson Education,
Inc
Sugiyono. 2010. Metodologi Penelitian Bisnis. Bandung : Alfabeta.
Sulaksono, Hari. 2019. Budaya Organisasi dan Kinerja. Penerbit Deepublish CV
Budi Utama : Yogyakarta.
Suwatno dan Donni Juni Prinsa. 2016. Manajemen Sumber Daya Manusia dalam
Organisasi dan Bisnis. Alfabeta : Bandung.
Veithzal Rivai. 2013. Manajemen Sumber Daya Manusia untuk Perusahaan. Depok:
PT. Rajagrafindo Persada.
Wibowo. 2009. Manajemen Kinerja Jakarta: PT. Raja Grafindo
74
Ir. Ade Kusmana, MM.
Nip. 196812171995031005
Tlp. 081394488243
Jl. Golf Dalam D8 RT. 03/11
Cisaranten Binaharapan
Arcamain Bandung 40293
Riwayat Penddikan :
1. SDN MUararajeun Lama Bandung (1976 – 1981)
2. SMPN 22 Bandung (1981 – 1984)
3. SMAN 4 Bandung (1984 – 1987)
4. UNVERSITAS PADJDJARAN (1987)
5. UNIVERSITAS WINAYAMUKTI (2004)
Riwayat Pekerjaan :
1. Manager Tempat Pelelangan Ikan Palabuhanratu Sukabumi. Dinas
Perikanan Kabupaten Sukabumi
2. Kepala Seksi Pesisir Laut dan Pantai. Dinas Perikanan Provinsi Jawa
Barat
3. Kepala Seksi Pengawasan Sumberdaya Perikanan dan Kelautan. Dinas
Perikanan Provinsi Jawa Barat
4. Kepala Seksi Evaluasi dan Pelaporan. Dinas Perikanan Provinsi Jawa
Barat
5. Kepala Sub Bidang Sumberdaya Alam. Badan Penelitian dan
Pengembangan Daerah Provinsi Jawa Barat
6. Badan Koordinasi Pemerintahan dan Pembangunan Wilayah II
Purwakarta Provinsi Jawa Barat
7. Widyaiswara BPSDM Provinsi Jawa Barat