Perkantas Riau News
Menjadi Murid Dan
Memuridkan Seumur Hidup
"Menjaga Semangat Pelayanan tetap Menyala"
Biasanya api pelayanan menyala-nyala ketika masa-masa baru menerima
pelayanan, dan baru mengikuti sebuah retret. Ada tekad yg kuat dan bulat untuk
membawa jiwa bagi Tuhan. Ingin memenangkan dunia. Hidup hanya bagi Kristus
sekalipun dengan harga yang mahal. Rela beri diri penuh; waktu, uang dan talenta
hanya bagi Tuhan. Sungguh sebuah kondisi yang paling indah, berenergi dan
menjanjikan. Tetapi perlahan-lahan semangat itu bisa menurun. Penyebabnya adalah
ketidakdisiplinan menangani kelemahan diri, terutama kelemahan diri yang sudah
dianggap biasa. Perlahan-lahan kelemahan diri ini merenggut semangat yang
membara untuk hidup hanya bagi Kristus.
Penyebab kedua adalah hidup yang tidak berakar pada firman Tuhan. Seseorang
yang senang belajar FT tetapi tidak berakar di dalamnya, yaitu menjadi pelaku firman
Tuhan, semangatnya mudah melemah. Seperti perkataan Tuhan Yesus terhadap
orang-orang yang membangun rumahnya di atas pasir sangat mudah dihancurkan
oleh hujan deras, demikianlah orang-orang yang senang belajar firman Tuhan tapi
tidak melakukannya, akan mudah goyah dengan masalah-masalah yang ada yakni
masalah pribadi, keluarga, study/pekerjaan, relasi dan juga masalah yang berkaitan
dengan satu pelayanan.
Penyebab ketiga adalah hidup dalam dosa. Hidup yang tidak kudus akan
mengganggu relasi dengan Kristus sehingga aliran semangat dan kuasa yang berasal
dari Kristus “terganggu”. Hidup dan pelayananpun dikerjakan asal-asalan, tanpa
ketulusan, hanya sekedar tanggung jawab tanpa roh atau spirit mencapai apa yang
Tuhan mau. Tentu masih ada penyebab yang lain apakah masalah kompetensi,
masalah tim work dan lain-lain. Tetapi 3 penyebab di atas bisa menjadi penyebab
teratas yang membuat semangat bisa memudar.
Tentu semua pelayan Tuhan rindu memiliki semangat yang tetap membara.
Karena semangat ini memang perlu dimiliki untuk melayani Tuhan. Seperti yang
dikatakan Paulus di dalam Rom. 12: 11:” Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor,
biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan.
Oleh karena itu semua penyebab semangat memudar yang dialami di pelayanan
harus diselesaikan di dalam anugrah Tuhan. Dengan kekuatan manusia tidak akan
mampu karena hal-hal tersebut sudah terlanjur melemahkan. Sehingga hal pertama
yang perlu dilakukan adalah datang ke tahta kasih karunia Allah untuk menerima
kekuatan, pemulihan, kesadaran, pertobatan dan mendapatkan pengalaman
dibaharui oleh Tuhan. Dan perlahan-lahan semangat pelayanan akan pulih kembali.
Api pelayanan kembali menyala. Muncul komitmen baru. Tekad hidup bagi Kristus
kembali menyala di dada. Tapi kemudian masalah-masalah dan tantangan-tantangan
akan muncul kembali. Ada masalah-masalah dan tantangan-tantangan yang sama
seperti yang sudah dihadapi sebelumnya. Tapi ada juga muncul masalah-masalah
dan tantangan-tantangan yang baru. Dan itu menjadi ritme yang berulang terjadi.
Pada akhirnya, muncul suatu kesadaran yaitu kebutuhan kuasa yang lebih besar di
luar diri manusia supaya dia tetap bersemangat melayani Tuhan. Benarlah kidung
pujian Hidup bagi Kristus dengan syair sebagai berikut:
Hidup bagi Kristus hanya mungkin karena kasihNya
Hidup bagi Kristus hanya mungkin karena anugrah
Mengasihi yang Dia kasihi
Melakukan yang Dia kerjakan
Kumau hidup bagi Kristus
Kiranya kasih dan anugrah dari Yesus Kristus yang terus kita andalkan supaya kita
tetap dapat berkobar-kobar mengasihi dan melayani Dia dengan setia. Amin!
DARI REDAKSI
Pimpinan Cabang Perkantas Riau
Asnah Suryati Saragih
Oleh Donny Panggabean* Renungan Warta
TAAT KEPADA ALLAH TAAT KEPADA PEMERINTAH
”Tiap-tiap orang harus takluk kepada pemerintah yang di atasnya, sebab tidak ada pemerintahan yang tidak
”berasal dari Allah;dan pemerintah-pemerintah yang ada ditetapkan oleh Allah
(Roma 13:1)
Ketaatan dalam bahasa Yunani mengandung pengertian mendengar, menyimpan,
merenungkan, serta siap melaksanakan. Bisa digambarkan seperti seorang tentara
yang dipimpin oleh seorang perwira atasnnya. Seorang prajurit tentara tentunya
mendengarkan komando yang diberikan oleh perwira atasnnya. Jika seorang prajurit
tidak mendengarkan atasannya maka berbagai konseskuensi akan diterimanya
bahkan termasuk kehilangan nyawanya sendiri.
Kitab Roma ditulis oleh rasul Paulus sekitar tahun 50an Masehi di mana pada
waktu itu kehidupan orang percaya masih diliputi oleh ketakutan karena mereka
mereka mendapat tekanan bukan saja oleh orang-orang yang belum mengenal
Kristus, tetapi juga oleh pemerintah Romawi yang pada waktu itu berkuasa. Orang-
orang percaya dihina, dikejar-kejar, dipandang rendah bahkan dibunuh
Puluhan tahun setelah surat Roma ditulis, Kaisar Roma melakukan tindakan yang
mengerikan dengan membakar kota Roma hanya karena kebenciannya yang
mendalam kepada orang percaya. Kaisar memfirnah orang percaya pada waktu itu
sebagai kelompok yang bertanggung jawab atas terbakarnya kota Roma pada waktu.
Keadaan itu semakin membuat orang percaya tertindas, tertekan, dan mati dibunuh.
Namun, seperti suaratnya dalam Roma 13:1”Tiap-tiap orang harus takluk kepada
pemerintah yang di atasnya, sebab tidak ada pemerintahan yang tidak berasal dari
Allah;dan pemerintah-pemerintah yang ada ditetapkan oleh Allah”, Rasul Paulus tetap
meminta kepada orang-orang percaya di Roma agar tetap mematuhi pemerintah
meskipun mereka mengalami penderitaan yang hebat. Pertanyaan yang muncul
adalah “Mengapa orang-orang percaya harus tetap taat kepada pemerintah
sementara pemerintah memperlakukan mereka begitu keji?”
Seperti yang disampaikan oleh Paulus bahwa tidak ada pemerintahan yang tidak
berasal dari Allah dan pemerintah-pemerintah yang ada ditetapkan oleh Allah. Paulus
mengajak orang percaya pada waktu itu bahwa ketaatan kepada pemerintah haruslah
dilakukan meskipun disertai pengorbaban dan penderitaan karena di atas penderitaan
itu ada Allah yang berdaulat di atas semua yang mereka alami.
Bagaimana dengan kehidupan orang percaya saat ini, apakah ketaatan yang
demikian masih terlihat nyata atau sudah menjadi abu-abu? Ketaatan kepada
pemerintah seharusnya tetap menjadi bagian dari kehidupan orang percaya, karena
bagaimanapun seperti yang Paulus sampaikan bahwa pemerintah berasal dari Allah.
Hanya mungkin saja dalam pelaksanaannya ada orang-orang dalam pemerintahan
yang tidak melakukan tanggung jawab yang semestinya. Namun demikian, sebagai
orang percaya kepada Allah kita tetap harus mematuhi pemerintahan kita.
Terkhusus dengan pandemi yang melanda beberapa negara bahkan negara kita
sendiri yang sudah berlangsung selama setahun lebih. Kalau kita melihat begitu besar
dan luasnya dampak yang ditimbulkan dari keadaan ini tidak hanya ekonomi tetapi
juga semua bidang termasuk kesehatan mental dan fisik. Korban meninggal juga
begitu banyak bahkan dalam sehari bisa mencapai ribuan. Kengerian ini membuat
orang-orang menjadi ketakutan yang berdampak kepada kesehatan fisik maupun
psikis.
Di tengah kondisi ini, pemerintah sudah melakukan berbagai cara untuk menekan
penularan covid-19, mulai dari mengeluarkan anjuran protokol kesehatan dari 3M
menjadi 5M, PPKM mikro dan makro, dan percepatan vaksinasi. Pemerintah
berusaha mengatasi keadaan pandemi ini dengan sekuat tenaga agar masyarakat
bisa terlindungi dari bahaya covid-19. Semua yang dilakukan pemerintah hanya untuk
kebaikan kita sebagai masyarakat.
Namun, disamping pemerintah berupaya menanggulangi musibah ini masih banyak
juga kita yang belum mendukung dengan taat kepada aturan yang diberikan oleh
pemerintah. Hasilnya kondisi pandemi semakin parah. Siapa yang bertanggung
jawab? Seharusnya kita semua, apalagi kita yang notabene sebagai “Murid Kristus”
seharusnya taat dan mendukung apa yang dilakukan oleh pemerintah.
Mematuhi protokol kesehatan dan PPKM yang sedang berlangsung adalah
salah satu panggilan kita bukan malah bersikap cuek apalagi sepele.
Kita terus berdoa untuk pemulihan bangsa. Namun doa ini haruslah sejalan dengan
tindakan ketaatan kita kepada aturan pemerintah. Kalau kita berdoa agar Allah
memulihkan negara kita dari covid ini namun kita masih saja mementingkan diri
sendiri dengan tidak mematuhi aturan pemerintah pada saat pandemi sekarang ini,
maka saya merenungkan bagaiamana mungkin Allah bisa bekerja untuk memulihkan
bangsa kita ini. Kita beriman bahwa Allah mampu memulihkan keadaan bangsa kita
harus disertai dengan tindakan taat kita kepada aturan yang ada. Saya percaya
bahwa Allah sedang bekerja melalui pemerintah kita.
Saya percaya bahwa ketaatan kita kepada Allah tercermin dari ketaatan kita
kepada pemerintah. Dalam bukunya yang berjudul “The Man In The Mirror”, Patrick M
Morley mengatakan bahwa ketaatan kepada Allah adalah kehormatan bagi orang
“Kristen Alkitabiah” Ketaatan merupakan cara kita memperlihatkan kasih kita kepada
Allah. Kita mengasihi Allah berarti mengasihi bangsa kita juga. Oleh karena itu, sambil
tekun kita bedoa mari kita terus taat kepada aturan yang dibuat oleh pemerintah kita
di masa pandemi ini. Janganlah kita hanya mementingkan diri sendiri namun
mementingkan orang lain juga, mementingkan bangsa kita.
Kita pasti punya pengharapan yang sama bahwa dengan memperingati
kemerdekaan bangsa kita yang ke-76, maka kita juga meninginkan kemerdekaan
bangsa kita dari pandemi covid-19 ini. Solideo Gloria
(Penulis adalah alumni FAPERTA UR tahun 2006 yang berdomisili di Pekanbaru
dan berprofesi sebagai Guru serta merupakan salah satu BPC Perkantas Riau 2019-2021)
ALAMAT RUPER
Sekretariat:
||Perkantas Riau-Jln. Melayu No. 48-Kom
plek GBKP-Arengka-Panam-Pekanbaru-
Riau-28294||
||Jam Kerja Kantor: Hari Selasa-Sabtu; Pukul 09.00—17.00 WIB||
||Telp: 0761-66145, 0852 7854 1627||
||Email: [email protected]||
||Rekening Operasional Perkantas Riau||
||Bank BCA Pekanbaru Sudirman No. Rek. 0342172979 a.n Elisa Magdalena||
||Bank Mandiri No. Rek. 1080006485925
a.n Korry Rohana Evelina Sidauruk/Dermawan Sihombing||
||BRI No. Rek. 107901023830507 a.n Jose Bonatua Hasibuan||
BADAN PENGURUS CABANG (BPC) PEMIMPIN CABANG (PC)
Jose Bona Tua Hasibuan, S.Pd, M.Si Asnah Suryati Saragih, SE, M.Div
Mikaron Antonius Purba, S.Pd Veronika ISdaTATFamSIpSuWbAolon, S.Pd
Teresia Handayani Sinaga, S.Sos
Dony Panggabean, SP STAF ALUMNI
Jon Prisno Riduan, ST
Susilawati Sidabutar, S.IP Elisa Magdalena Panjaitan, S.IP, M.A
Ironius Sidabukke, SE
STAF MAHASISWA Erika JSulTiaAnFaKGANirTsaOnRg, S.Pd
Korry Rohana Evelina Sidauruk, SP, M.AK
Fredrico Mangatas Sitorus, S.Pd
BIRTHDAY GREETINGS
Keluarga Besar Perkantas Riau mengucapkan :
Selamat Ulang Tahun kepada
abang. kakak, dan rekan
Pengurus Komponen Pelayanan Perkantas Riau
yang berulang tahun di bulan Juli-Agustus 2021.
JULI Julio William Siregar -08 (TPS)
Tresia Pakpahan-08 (FKGR)
Bella Aryanti Pasaribu-12 (PMKI)
Ira Imelia Tumanggor-13 (TPS)
Indah Martiani Hutagaol-13 (PMKI)
Menanti Sinaga-15 (TPPM)
Jordan Valentino Panjaitan-15 (PMKI)
Erika Juliana Girsang-17 (Staf Kantor)
Henokh Anjulius Turnip-17 (TPS)
Samuel Anugerah Sinambela-21 (TPPM)
Elsha Nauli Sidebang-28 (PMK Kota)
Novika Purba-29 (TPPM)
Yosnita-02 (TPS) AGUSTUS
Helen Sinaga-06 (Pasutri)
Esra Rumahorbo-08 (TPS)
Kaisar Agustus Simanullang-10 (PAK)
Hosea Wisanta-12 (TPPM)
Nela Agnesia-16 (PAK)
Febrina Harianja-28 (Tim Acara PAK)
SEPTEMBER Sulastri Sibarani-05 (FKGR)
Junjung Parsaulian-11 (PMKI)
Elisa Panjaitan-15 (Staf)
Ferdi Purba-15 (TPPM)
Syefti Hutasoit-15 (TPS)
Korry Sidauruk-21 (Staf)
Melfa Margaretta -27 (PMK)
Albert Christoper-28 (PMK)
Debora Kristiani Sihotang -27 (TPS)
“UMUR PANJANG ADA DI TANGAN
KANANNYA,
DI TANGAN KIRINYA KEKAYAAN DAN
KEHORMATAN”
Amsal 3 : 16
PELAYANAN KONSELING
Bagi tedmapaant-tmemenagnhyuabnugngriinpdauraunktounksedliolaryyaannigdatelartmerapedlai byaanwaanhkinoni:seling,
Elisa Panjaitan : 0
853 7636 9854
Korry Sidauruk : 0823 3295 6047
Bintang Sinulingga : 0812 7522 143
Ester Tjandra : 0812 7542 149
Eriyanti Sitinjak : 0813 7978 5954
Dermawan Silaban : 0812 7592 8524
PELAYANAN BPC-STAF
PELANTIKAN TIM DONASI STUDY LANJUT STAF
Berkaitan dengan salah seorang staf
Perkantas Riau yang akan melakukan
study lanjut, maka dibentuklah tim donasi
dalam rangka memfasilitasi kebutuhan staf
tersebut selama mengikuti study lanjut.
Pelantikan tim ini dilaksanakan melalui
media online pada tanggal 01 Juli 2021. Tim
yang dikoordinir oleh Mindo Panjaitan ini
terdiri atas 5 orang.
Bersyukur untuk setiap pribadi yang mau memberi diri untuk mengerjakan pelayanan
dalam tim ini.
HADONAS PERKANTAS RIAU
Hari Doa Nasional Perkantas Riau dilaksanakan pada tanggal 19 Agustus 2021, dengan
mengambil tema "Perkantas For Indonesia". Dalam ibadah ini setiap yang hadir diajak
kembali untuk merenungkan peran masing-masing yang strategis di tiap aspek bagi
kemajuan Indonesia. Dengan tujuan utama menghadirkan kerajaan Allah ditengah-tengah
dunia ini melalui keberadaan Perkantas yang tentu saja perwujudannya melalui
keberadaan siswa, mahasiswa dan alumni yang akan memberi warna nilai integritas yang
seutuhnya pada bangsa Indonesia. Ibadah ini dihadiri oleh sebanyak 64 akun.
Kali ini firman Tuhan disampaikan oleh Jose Hasibuan yang merupakan ketua BPC
Perkantas Riau periode 2019-2021. Dalam moment ini, seluruh peserta yang hadir
berdoa bersama bagi bangsa Indonesia dalam seluruh bidang. Beberapa bidang yang
didoakan pada sesi jam doa ini meliputi bidang politik, hukum, keamanan, bidang
perekonomian, bidang pembangunan manusia dan kebudayaan serta bidang kemaritiman
dan investasi.
5
PELAYANAN BPC-STAF
RAKER PERKANTAS RIAU
Persiapan raker yang meliputi pelaksanaan evaluasi program dan pembuatan program
dilaksanakan kurun waktu Juli-Agustus 2021, baik di tim staf, komponen siswa,
mahasiswa termasuk PMKI UIR dan alumni juga (PAK, FKGR dan Pasutri).
Raker Perkantas Riau tahun ini dilaksanakan menggunakan media online. Selama 3 hari
berturut-turut, mulai tanggal 27 Agustus 2021 hingga 29 Agustus 2021. Selain
pemaparan tentang hasil evaluasi tiap komponen serta rencana pelayanan tiap
komponen satu 1 tahun ke depan, dalam raker ini juga diadakan pelantikan terhadap
pengurus komponen di Perkantas Riau. Beberapa komponen yang mengalami regenerasi
adalah: PMK Kota, PMKI UIR, TPPM, TPS, PAK, FKGR serta Tim Media Digital Perkantas
Riau. Untuk kepengurusan Pasutri masih terus mendoakan calon pengurus ke depan.
Bersyukur untuk pelaksanaan Raker yang berjalan dengan baik. Meskipun melalui
media online, seluruh peserta raker merasakan lawatan Tuhan dalam setiap sesi yang
dilalui.
Bersyukur untuk renungan pembuka di hari pertama raker, menolong setiap peserta
untuk melihat bahwa semua yang dikerjakan ini adalah semata-mata untuk mengerjakan
visi Allah melalui keberadaan Perkantas. Dan di hari terakhir ditutup dengan renungan
singkat bagaimana diam dalam hadirat Tuhan menjadi pilihan mutlak agar bisa tetap
efektif menjalani pelayanan yang serba penuh tantangan pada masa ini. Tuhan kiranya
yang memampukan setiap pengurus yang akan mengerjakan pelayanan ke depan. Dan tak
lupa diucapkan terimakasih untuk rekan-rekan yang sudah tidak lagi menjadi pengurus
secara struktural di Perkantas. Kiranya Tuhan juga yang menolong dalam mengerjakan
pelayanan dimana saja Tuhan tempatkan.
HADONAS
PERKANTAS
RIAU
RAKER
PERKANTAS
RIAU
6
PELAYANAN MAHASISWA
PMK KOTA Managemen persekutuan kampus (mpk) Pmk kota
Ibadah MPK ini merupakan sarana yang digunakan oleh PMK
untuk menolong seluruh pengurus baru di kampus dalam
mengerjakan pengelolaan pelayanan terkhusus di era digital.
Melalui acara ini pengurus ditolong bagaimana mengerjakan perencanaan program,
bagaimana mengaktualisasikan, kemudian mengontrol dan akhirnya mengevaluasi kesemua
kegiatan pelayanan yang sudah dilaksanakan tadi. Acara ini dilaksanakan sebanyak 4x
pertemuan (13 Agustus, 20 Agustus, 21 Agustus, dan 22 Agustus 2021) menggunakan
media Zoom. Dengan pembawa materi adalah Staf Perkantas Rau yaitu: Asnah Saragih,
Korry Sidauruk & Rico Sitorus. Acara ini diikuti oleh pengurus pelayanan kampus yang
berasal dari kampus UR dan kampus UIR.
Bersyukur untuk kehadiran para pengurus di tiap pertemuan. Kiranya melalui
pelaksanaan kegiatan ini, pengurus semakin dimampukan dalam mengerjakan pengelolaan
pelayanan di fakultas mereka masing-masing.
MPK PMK KOTA
PERKANTAS
RIAU
PENGURUS PMK KOTA YANG BARU
7
PELAYANAN MAHASISWA
PMK KOTA webinar memimpin & mengelola acara online
Webinar ini dilaksanakan pada tanggal 16 September 2021
dengan menggunakan media online. Kali ini acara pembinaan PMK
Kota dilayani oleh Staf Perkantas Jakarta yang bernama
Raynaldi Philipus. Dalam kegiatan ini, setiap peserta yang hadir belajar bagaimana
memimpin dan mengelolaa acara terkhusus di masa pandemi yang semuanya serba online.
Kegiatan ini dihadiri oleh para mahasiswa yang dalam pelayanannya mengerjakan
pengelolaan acara di kampus tempat mereka melayani. Ada sebanyak 35 orang yang
hadir dalam acara ini.
perjalanan pemuridan pmk kota
Kurun waktu Juli-September 2021, pengurus PMK Kota sedang dalam proses
penjangkauan terhadap mahasiswa baru di kampus-kampus perintisan yang berlokasi di
wilayah Gobah dan Rumbai. Dimana nantinya, mahasiswa yang sudah berhasil dijangkau
akan dimuridkan dalam KTB.
PMKI UIR perjalanan pemuridan pmki uir
Berdasarkan data yang berasal dari Komisi Pembinaan di PMKI
UIR, tercatat ada 36 orang PKK yang memimpin KTB di kampus
ini. Dengan total jumlah KTB sebanyak 40 KTB dengan kategori
27 KTB yang lama dan 13 KTB yang baru terbentuk pada periode 2020-2021. Jumlah
AKK yang terdapat di kampus UIR sebanyak 138 orang. Untuk kondisi perjalanan KTB
juga mengalami kemandegan. Hanya beberapa KTB saja yang berjalan dikarenakan
adanya libur semester.
Untuk bulan September, pengurus dan PKK baru sedang mengupayakan penjangkauan
dan penginjilan terhadap mahasiswa kristen baru yang berkuliah di UIR. Setelah mereka
melakukan penjangkauan, nantinya adik-adik ini akan dimuridkan dalam KTB yang dikelola
oleh pelayanan PMKI UIR.
PENGURUS PMKI YANG BARU
ibadah pra pmb pmki uir
PMKI UIR Ibadah ini dilaksanakan pada tanggal 17 September 2021.
Mengangkat tema "You Are Never Alone", seluruh peserta yang
hadir belajar untuk melihat bahwa Tuhan tidak pernah
meninggalkan kita. Tuhan turut bekerja di dalam kehidupan kita. Oleh karena itu, kita
tidak perlu merasa takut dalam menjalani hidup dan selalu berpengharapan kepada Dia
saja. Pembicara dalam acara ini adalah Asnah Saragih, yang merupakan Staf Perkantas
Riau. Acara ini dihadiri oleh 117 orang, dimana yang hadir terdiri atas mahasiswa baru,
dan para AKK yang ada di PMKI UIR.
8
PELAYANAN MAHASISWA
ibadah pmb pmki uir
Ibadah PMB PMKI UIR dilaksanakan pada tanggal 24 September 2021 dengan tema
"Gereja Adalah Kita". Pembicara dalam acara kali ini adalah Korry Sidauruk, yang juga
merupakan Staf Perkantas Riau. Dalam acara ini seluruh peserta yang hadir belajar
tentang arti dari gereja yang sesungguhnya, belajar tentang apa itu tugas gereja,
menghargai keberagaman gereja (interdenominasi) dan akhirnya setiap pribadi didorong
untuk melayani di gereja masing-masing. Acara ini dihadiri oleh 117 orang yang terdiri
atas mahasiswa baru dan para AKK di PMKI UIR.
TPPM regenerasi tppm
Bersyukur untuk 7 orang pengurus baru yang memberi diri untuk
mengerjakan pelayanan di TPPM periode 2021-2022. Untuk
memperlengkapi pengurus TPPM yang baru, maka diadakanlah
pembinaan terhadap pengurus TPPM tersebut pada tanggal 06 Agustus 2021 dengan
materi pembahasan: Perkenalan tentang wadah pelayanan TPPM kepada calon pengurus.
Acara ini dihadiri oleh 2 orang pengurus lama dan 7 orang pengurus TPPM yang baru.
PEMBINAAN
TPPM
PERKANTAS
RIAU
PENGURUS TPPM YANG BARU
POMKRIS UR ibadah persiapan
lpj kmk dan pomkris ur
ibadah lpj fakultas-fakultas di universitas riau
Kurun waktu bulan Juli-Agustus 2021, merupakan masa pelaksanaan evaluasi
program, pelaksanaan ibadah LPJ dan pembuatan program tiap fakultas periode 2021-
2022. Bersyukur untuk LPJ dan regenerasi yang sudah terlaksana di tiap fakultas di
UR.
9
PELAYANAN MAHASISWA
Berikut tanggal kegiatan ibadah LPJ tiap KMK yang sudah terlaksana di bulan Juli
beserta jumlah pengurus yang baru:
IK2FPIK, tanggal 09 Juli 2021. Jumlah pengurus 6 orang.
FMIPA UR, tanggal 15 Juli 2021. Jumlah pengurus 7 orang.
KMK FISIP, tanggal 10 Juli 2021. Jumlah pengurus 7 orang.
KMK FT, tanggal 19 Juli 2021. Jumlah pengurus 7 orang.
KMK FEB, tanggal 17 Juli 2021. Jumlah pengurus 11 orang.
KMK FKIP, tanggal 13 Juli 2021. Jumlah pengurus 9 orang.
KMK FAPERTA, tanggal 12 Juli 2021. Jumlah pengurus 9 orang.
PMK HUM UR, tanggal 8 Juli 2021. Jumlah pengurus 3 orang.
POMKRIS UR, tanggal 20 Juli 2021. Jumlah pengurus 6 orang.
POMKRIS UR ibadah pembinaan kmk & pomkris
universitas riau
POMKRIS Ibadah kgp dan rpp pomkris-ur
UR
Acara ini merupakan moment dimana tiap-tiap pengurus KMK, PMK
Kota serta TPPM mempresentasikan program yang sudah mereka buat.
Acara ini dilaksanakan dengan menggunakan media online. Acara ini
dilaksanakan pada tanggal 24 Agustus, 25 Agustus, 26 Agustus, 01
September dan 02 September 2021.
Acara ini diikuti oleh pengurus KMK, PMK Kota serta pengurus TPPM. Mereka hadir
sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan oleh POMKRIS.
KMK pertemuan pkk kmk faperta
FAPERTA
Acara ini dilaksanakan pada tanggal 14 September 2021, dan dihadiri
oleh 14 orang yang merupakan pengurus dan PKK di KMK Faperta.
Pertemuan ini membahas mengenai kondisi pemuridan yang ada di KMK
Faperta.
ibadah pengisian konselor kmk faperta
Acara ini dilaksanakan pada tanggal 18 September 2021, dan dihadiri oleh 20 orang
konselor di KMK Faperta. Acara ini dilayani oleh Asnah Saragih yang merupakan Staf
Perkantas Riau. Dalam pertemuan ini, seluruh peserta yang hadir belajar bagaimana
melakukan penginjilan terhadap adik-adik mahasiswa baru.
ktb pengurus kmk faperta
Pembinaan ini dilaksanakan pada tanggal 20 September 2021, dan dihadiri oleh 6
orang pengurus KMK Faperta. KTB pengurus kali ini membahas tentang teamwork dan
dilayani oleh Doni Panggabean, yang merupakan salah satu alumni dari KMK Faperta.
ibadah kata kmk faperta
Ibadah penyambutan mahasiswa baru KMK Faperta dilaksanakan pada tanggal 25
September 2021. Kegiatan ini diikuti oleh 104 orang yang terdiri atas pengurus KMK
Faperta, AKK, mahasiswa baru dari Fakultas Pertanian serta undangan dari kampus
lain. Ibadah ini dilayani oleh Asnah Saragih.
Dalam acara ini, seluruh yang hadir belajar tentang bagaimana mencintai Kristus
secara totalitas dalam hidup kita.
jam doa pemuridan kmk faperta
Jam doa pemuridan KMK Faperta dilaksanakan pada tanggal 26 September 2021.
Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk media online, berupa membagikan renungan melalui
IGTV dimana renungannya dibawakan oleh Desi Manurung.
10
PELAYANAN MAHASISWA
Dalam renungan disampaikan tentang pentingnya untuk tetap terus menjaga relasi
dengan Tuhan dalam keseharian kita.
ibadah kata kmk fmipa
KMK Ibadah penyambutan mahasiswa baru di KMK FMIPA dilaksanakan pada
FMIPA tanggal 30 September 2021 melalui media online, dengan tema Who Are
You?. Dihadiri oleh 100 orang peserta yang terdiri atas mahasiswa
baru FMIPA, AKK, PKK serta mahasiswa kristen di FMIPA.
Ibadah ini dilayani oleh Fredrico Sitorus selaku pembawa firman. Dalam ibadah ini,
seluruh yang hadir belajar tentang kita adalah manusia yang berdosa dan memerlukan
Juruselamat, yaitu Yesus Kristus. Dialah satu-satunya jalan keselamatan bagi umat
yang berdosa.
KMK kamis manis kmk fisip
Acara ini dilaksanakan dalam bentuk talkshow bersama alumni dan
FISIP membukakan mengenai pentingnya komunitas dalam kehidupan mahasiswa.
Acara ini juga memperkenalkan KMK FISIP sebagai sebuah komunitas
Kristen yang ada di kampus bagi seluruh mahasiswa baru dikampus FISIP.
Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 16 September 2021 melalui media online.
Dilayani oleh Ramses dan Noviani Rosa, dimana keduanya merupakan alumni dari
kampus FISIP. Ada 78 orang mahasiswa kampus Fisip yang baru, 7 orang pengurus, dan
10 orang alumni yang menghadiri acara tersebut.
ibadah kata kmk fisip
Ibadah penyambutan mahasiswa baru di KMK Fisip dilaksanakan pada tanggal 28
September 2021, dengan pembicara Habel Ginting. Dalam acara ini, seluruh yang hadir
belajar tentang satu-satunya jalan keselamatan adalah melalui Yesus Kristus. Itu
adalah kebenaran yang mutlak. Acara ini dihadiri oleh 150 orang yang terdiri atas
mahasiswa baru KMK Fisip, AKK, PKK, pengurus, alumni dan undangan dari kampus lain.
KMK ibadah kata kmk ft
Ibadah penyambutan mahasiswa di KMK FT dilaksanakan pada tanggal 26
FT September 2021, dengan tema Everything in Christ. Dengan pembicaranya
adalah Asnah Saragih. Acara ini dihadiri oleh 81 orang yang merupakan
mahasiswa baru, AKK, PKK, pengurus dan undangan dari kampus lain.
Dalam ibadah ini, seluruh yang hadir belajar bahwa kita harus menyerahkan segalanya
didalam Tuhan. Keberserahan itu ditandai dengan mau menerima Yesus sebagai Tuhan
dan Juruselamat hidup kita, dan akhirnya seluruh kontrol hidup kita berada dalam
tangan-Nya.
ibadah kata ik2fpik
Ibadah penyambutan mahasiswa di IK2FPIK dilaksanakan pada tanggal 24
IK2FPIK September 2021, dengan tema Pengorbanan Pribadi Kristus Yang
Menyelamatkan. Dengan pembicaranya adalah Habel Ginting. Acara ini
dihadiri oleh 122 orang yang merupakan mahasiswa baru, AKK, PKK,
mahasiswa kristen di Fakultas Perikanan dan undangan dari kampus lain.
Dalam ibadah ini, seluruh yang hadir belajar tentang Keselamatan adalah anugerah
dari Allah yang telah dinyatakan melalui pengorbanan Yesus Kristus di Kayu Salib untuk
menebus manusia dari belenggu dosa. Untuk menerima keselamatan tersebut kita harus
mengakui segala dosa-dosa kita kepada Yesus dan memohon pengampunan dosa serta
beriman kepada Tuhan Yesus Kristus dengan cara mengakui Yesus sebagai Tuhan dan
Jurus’lamat kita pribadi.
11
PELAYANAN MAHASISWA
Jam doa pkk ik2fpik
Jam doa ini dilakukan pada tanggal 30 September 2021, dengan pembawa renungan
Novika Purba. Acara ini dihadiri sebanyak 14 orang yang terdiri atas PKK dan pengurus.
Dalam renungan ini seluruh yang hadir diingatkan kembali akan komitmennya dalam
mengerjakan pemuridan di kampus Faperika.
KMK ibadah kata kmk fkip
FKIP
Ibadah penyambutan mahasiswa di KMK FKIP dilaksanakan pada tanggal
22 September 2021, dengan tema Jesus is My Saviour. Dengan
pembicaranya adalah Asnah Saragih. Acara ini dihadiri oleh 179 orang
yang merupakan mahasiswa baru, AKK,PKK, pengurus dan undangan dari
kampus lain.
KMK ibadah kata kmk feb
Ibadah penyambutan mahasiswa baru di KMK FEB dilaksanakan pada
FEB tanggal 29 September 2021, dengan pembicara Asnah Saragih. Acara ini
diikuti oleh 68 orang yang terdiri atas mahasiswa baru FEB, AKK, PKK
serta Pengurus KMK FEB.
Firman yang disampaikan membahas tentang hanya Yesuslah Sumber Air Hidup dan
Pemuas kebutuhan hidup terdalam yang dapat mengisi dan memberi arti bagi hidup ini.
Jadi, berbaliklah kepada-Nya dan izinkan Dia menjadi pusat dalam kehidupan kita.
perjalanan pemuridan kampus ur
pemuridan kampus ur
Perjalanan pemuridan di Universitas Riau (UR) sudah mulai berjalan sejak 23 Agustus
2021 berketepatan dengan masuknya pembelajaran tahun ajaran baru 2021/2022.
Dimana sebelumnya dikarenakan libur semester, maka untuk semnetara KTB pun tidak
berjalan.
Berdasarkan data KOMCIL POMKRIS per Agustus 2021, jumlah AKK dikampus UR
berjumlah 598 orang, dengan jumlah PKK sebanyak 178 orang. Sementara jumlah
Kelompok Tumbuh Bersama (KTB) yang terdapat dikampus UR berjumlah 193 KTB.
Sekitar 40% KTB dikampus sudah memulai KTB nya, ada yang baru memulai pembuatan
Program Planning dan ada juga yang sudah masuk bahan. Beberapa kendala PKK belum
memulai KTB nya ialah belum memiliki jadwal tetap ber-KTB, kondisi PKK yang kurang baik
dengan memiliki pergumulan masing-masing sehingga menyebabkan kurang bergairah dalam
memimpin adik-adiknya. Untuk penjangkauan mahasiswa baru angkatan 2021 akan
dilakukan oleh PKK baru sebanyak 10 orang. Semoga mereka segera bisa mendapatkan
adik-adik untuk dibina dalam KTB.
PELAYANAN KERINCI
Perjalanan ktb siswa
KTB siswa yang dipimpin oleh Mitro kurun waktu Jul-Agustus 2021 hanya melakukan
KTB sebanyak 1x saja. Di bulan Agustus, KTB ini sudah tidak melakukan KTB lagi. Dengan
kata lain, KTB ini sudah tidak lagi lanjut untuk melakukan KTB seperti biasanya.
Perjalanan ktb alumni (single dan pasutri)
Kurun waktu Juli-Agustus 2021, KTB Pasutri yang berada di Kerinci hanya melakukan
KTB secara online sebanyak 1x. Lebih lanjut dikatakan bahwa kesepakatan KTB Pasutri
di Kerinci untuk ber-KTB memang sebanyak 1x per bulan.
Untuk KTB alumni single, masih sama seperti kondisi sebelum-sebelumnya. KTB ini sudah
lama sekali tidak berjalan. Dan sampai sekarang pun, KTB ini belum juga memulai
pertemuan KTB nya.
12
PELAYANAN MEDIA PERKANTAS RIAU
tim media digital perkantas riau
Untuk mengelola pelayanan media digital di Perkantas Riau, maka dibentuklah Tim Media
Digital yang akan mengerjakan pelayanan Perkantas Riau melalui media sosial. Bersyukur
untuk 6 orang pengurus yang memberi diri untuk mengerjakan pelayanan media digital di
Perkantas Riau. Tuhan yang menolong pengurus dalam mengerjakan pelayanan media ini.
Jangan lupa untuk mengikuti akun media sosial Perkantas Riau di IG :@perkantas.riau ;
FB: Perkantas Riau.
PENGURUS TIM MEDIA DIGITAL
PELAYANAN SISWA
keikutsertaan tps di knps 2021 (Kamp Nasional Pelayan Siswa 2021)
KNPS 2021 dilaksanakan pada tanggal 05 s/d 08 Agustus 2021. Kegiatan ini
dilaksanakan melalui media online. Acara ini diikuti oleh 21 orang peserta dengan rincian
2 orang staf, 15 orang pelayan siswa dari Pekanbaru dan 6 orang pelayan siswa dari
Kerinci. KNPS 2021 kali ini mengusung Tema “BE BOLD” yaitu empat nilai yang perlu
dimiliki oleh Pelayan Siswa: Be Biblical (Bersikaplah Alkitabiah), Be Obedient (Jadilah
Taat), Be a Leader (Jadilah Pemimpin) dan Be a Disciple (Jadilah Seorang Murid). Nats
Alkitab yang menjadi dasar selama kegiatan KNPS 2021 berlangsung diambil dari Kitab
2 Timotius, yaitu tentang surat Paulus terhadap Timotius.
PESERTA
KNPS 2021
DARI RIAU
PENGURUS TPS YANG BARU
ibadah scoop tps perkantas riau
Ibadah SCOOP kali ini bertema "Aku Istimewa" dan dilaksanakan pada tanggal 12
September 2021 dengan menggunakan media Zoom. Acara ini dihadiri oleh 35 orang
dengan pembawa renungan Fredrico Sitorus. Dalam renungan yang disampaikan
disampaikan bahwa kita adalah orang-orang yang sangat berharga di mata Tuhan dan Ia
sangat mengasihi kita. Bahkan Ia telah mengorbankan Anak-Nya untuk menyelamatkan
kita (Yesaya 43: 1-4).
13
PELAYANAN SISWA
perjalanan pemuridan TPS perkantas riau
Kurun waktu Juli-September 2021, pengurus TPS sedang mengupayakan untuk
pelaksanaan penjangkauan dan penginjilan terhadap siswa-siswa baru. Beberapa
sekolah yang masih tetap menjadi sekolah fokus untuk pelaksanaan penjangkauan
meliputi SMPN 40, SMAN 12, SMAN 1, SMAN 5, SMK Pertanian, SMK Kehutanan, SMAN 8.
Sementara itu, KTB-KTB yang sudah terbentuk pun tetap terus diupayakan agar
pemuridannya tetap berjalan dengan menggunakan sarana yang ada seperti media
online.
PELAYANAN ALUMNI
PAK regenerasi pak perkantas riau
Bersyukur untuk regenerasi kepengurusan PAK. Ada 10 orang
pengurus PAK yang akan mengerjakan pelayanan di PAK periode 2021-
2023. Tuhan yang menolong pengurus dalam mengelola pelayanan di
komponen PAK.
perjalanan pemuridan pak perkantas riau
Bersyukur kepada Allah untuk penyertaanNya dalam perjalanan periode 2019-2021
dalam pengerjaan pemuridan yang tidak mudah, dan dalam perjalanan dimana dunia
mengalami pandemi. Sehingga harus beralih mengerjakan pemuridan dengan media virtual.
Ada saatnya semangat mengerjakan pemuridan mengalami pasang surut baik dalam hal
kuantitas dan kualitas.
Saat ini terdapat 26 KTB yang dikelola dalam pelayanan PAK. Dimana KTB tersebut
terdiri dari 75 AKK dan 24 PKK. Jika kita kelompokkan terdapat 6 KTB pria (6 PKK &
20 AKK pria), 20 KTB wanita (18 PKK & 55 AKK wanita).
Seiring perjalanan pemuridan, ada beberapa KTB yang akan direvitalisasi dengan
melakukan beberapa hal yaitu me-merger KTB, serta menanyakan komitmen AKK baik
PKK dalam ber-KTB.
Beberapa hal yang menjadi kendala sehingga perjalanan KTB kurang berjalan dengan
kontinue diantara: sulitnya bertemu waktu dalam virtual didalam anggota KTB,
kesulitan untuk menentukan waktu, ada juga saling menunggu.
Berharap setiap anggota tidak lagi mengandalkan PKK untuk ber-KTB, tetapi AKK
juga harus berinisiatif. Untuk hal ini mari kita bersama berdoa agar kedepannya
rencana pengerjaan revitalisasi ini bisa menjadikan pemuridan alumni menjadi pemuridan
yang bertumbuh dan berdampak ditengah banyaknya tantangan kehidupan alumni.
PENGURUS PAK YANG BARU
ibadah bia "providensia allah"
Ibadah ini dilaksanakan pada tanggal 15 September 2021 melalui media Zoom dengan
tema Providensia Allah, dengan pembicara Asnah Saragih. Acara ini dihadiri oleh 49
orang. Dalam ibadah ini seluruh yang hadir belajar tentang bahwa Allah adalah Allah
yang selalu memelihara dan memperhatikan kehidupan kita. Dia adalah Allah yang peduli
dan tahu apa yang kita butuhkan. Dia adalah pemilik kehidupan kita
14
FKGR PELAYANAN ALUMNI
regenerasi pengurus fkgr
Bersyukur juga untuk regenerasi pengurus yang sudah berjalan. Ada
6 orang pengurus yang akan melanjutkan pelayanan di FKGR untuk
periode 2021-2023. Tuhan juga yang menolong pengurus dalam
mengerjakan pelayanan ke depan.
FKGR perjalanan pemuridan FKGR perkantas riau
Kurun waktu Juli - Agustus 2021 komisi pembinaan FKGR mencatat
ada 6 KTB guru (5 KTB wanita, 1 KTB pria) yang dikelola dalam
pelayanan FKGR. Jumlah AKK secara keseluruhan sebanyak 22
orang.
Selain memimpin KTB alumni guru, ada 1 orang pengurus FKGR yang memimpin 1 KTB pra
alumni.
Bersyukur untuk proses perjalanan KTB guru selama masa pandemi yang terus
diupayakan melalui media online dan offline. Dimana kebanyakan KTB dilakukan melalui
media online, sementara yang melakukan secara offline hanya sedikit saja.
Bersyukur untuk komitmen setiap anggota KTB dalam menyediakan waktu untuk ber-
KTB. Mereka merasakan betapa pentingnya sebuah KTB terkhusus di masa pandemi ini.
Untuk bulan Juli ini ada KTB-KTB yang belum aktif ber-KTB dikarenakan libur sekolah.
Doakan kira nya bisa kembali menentukan waktu untuk ber-KTB kembali.
Biarlah setiap anggota KTB boleh menikmati KTB, baik online maupun offline. Setiap
aplikasi Firman Tuhan yang di dapat baik melalui KTB maupun waktu-waktu pribadi
dengan Tuhan dapat dikerjakan oleh setiap anggota KTB guru, sehingga menjadi
pribadi-pribadi yg berakar kuat dalam kebenaran Firman Tuhan serta menjadi berkat
baik bagi rekan kerja, orangtua murid, dan juga murid-murid yang di didik.
Di akhir bulan Juli ini guru-guru mulai mempersiapkan tahun ajaran yang baru terkait
hal-hal apa yang mau di kerjakan di tempat masing-masing mengajar. Tuhan kiranya
yang menolong setiap pribadi guru, supaya bisa mempersiapkan perencanaa dengan
seturut kehendak Tuhan.
FKGR ibadah bulanan fkgr perkantas riau
Ibadah pembinaan guru ini dilaksanakan pada tanggal 26 September
2021 dengan mengusung tema "Pembelajaran Sosial Emosional".
Dengan pembicaranya adalah Doni Panggabean, salah seorang
tenaga pendidik yang sekarang mengajar di Sekolah Filiasophia
Pekanbaru.
Acara ini dihadiri oleh 11 orang guru yang mengajar di kota Pekanbaru. Dalam
pembinaan ini dipaparkan materi ada 5 kompetensi dalam Pembelajaran Sosial Emosional
yaitu Kesadaran Diri, Manajemen Diri, Kesadaran Sosial, Kemampuan Berelasi, dan
Pembuatan Kemampuan Bertanggung jawab.
PEMBINAAN
GURU
OLEH FKGR
PENGURUS FKGR YANG BARU
15
Sharing Alumni Oleh Maria Tambunan
Perkenalkan nama saya Maria Kurnia Sari Tambunan,S.Pi.
Saya alumni jurusan Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan UNRI,
angkatan 2002. Saya Koordinator Penyuluh Perikanan Kota
Gunungsitoli dari Kementerian Kelautan dan Perikanan/KKP
(2017 – sekarang). Sebelumnya saya adalah Penyuluh Perikanan
Daerah Pemko Kota Gunungsitoli (2010 -2017), dan Fasilitator Kab
Nias Utara di PNPM (2009 -2010). Saya juga adalah admin & Logistik di NGO Jerman “
The Johanniter International Asistantance” (2007-2008), serta Fasilitator Perikanan di
LSM Wahana Lestari di Nias (2007-2008).
Meyakini melayani di Pulau Nias (visi hidup) adalah bagian dari hasil doa saya yang
saya gumulkan ketika di semester terakhir perkuliahan. Saat itu penginjilan di hati saya
begitu berkobar – kobar. Saya mencintai Nias karena Nias butuh mendengar Injil dan
karena saya telah menerima Injil saat di perkuliahan maka bagi saya pemberitaan Injil
adalah suatu keharusan dan merupakan amanat Agung dari Tuhan. Sangking saya
mencintai Pulau Nias, saya pernah ditawarkan beasiswa kuliah S2 ke luar negeri
namun saya memilih untuk tidak bisa menunggu S2 dulu baru kembali ke Nias. Karena
kecintaan akan Nias, saya memilih teman hidup yang juga mencintai Nias dan bersedia
datang dan tinggal di Nias. Harapan saya setelah tamat dari perikanan UNRI adalah
saya dapat memberikan kontribusi nyata terhadap masyarakat di Pulau Nias terutama
dibidang perikanan, mulai dari pemberdayaan, penyuluhan, dan pendampingan
terhadap pengelolaan hasil tangkapan nelayan. Saya juga rindu bagaimana
mendongkrak potensi perikanan menjadi sektor unggulan dalam rangka
mensejahterakan masyarakat Nias. Nias memerlukan para alumni perikanan yang mau
terjun ke lapangan dan mengupayakan bagaimana perikanan disana dikelola dengan
baik.
Perjalanan menjadi seorang penyuluh perikanan memiliki banyak sekali tantangan.
Bagi saya penyuluhan tidak hanya sekedar mendampingi atau memberikan informasi
tetapi bisa berdampak bagi mereka. Bagi saya pemyuluhan adalah proses
pembelajaran bagi pelaku seperti nelayan. Hadir sebagai penyuluh berarti harus siap
meninggalkan kenyamanan dan ego pribadi dan bagaimana mengupayakan
memberikan kenyamanan bagi orang lain. Hadir ditengah mereka berarti bersedia
mendengar keluh kesah mereka, memberi solusi untuk mereka dan mau berdoa untuk
mereka.
Memiliki pekerjaan sebagai seorang Penyuluh Perikanan berarti bahwa panggilan
yang Tuhan berikan kepada saya adalah sebagai seorang penyuluh. Dalam artian,
pekerjaan saya sebagai seorang penyuluh adalah ladang pelayanan saya juga.
Mengerjakan pekerjaan sebagai pejabat publik berarti mengerjakan pelayanan kepada
masyarakat yang saya berikan arahan dan penyuluhan.
Lebih lanjut lagi, bagi saya pribadi pekerjaan bukan objek identitas, bukan sarana
untuk memuaskan keinginan hati. Bukan pula tempat untuk mendapatkan rasa aman,
mendapatkan rasa hormat dari keluarga, teman atau dari rekan kerja. Bagi saya
pekerjaan adalah sebagai misi untuk melayani orang lain melalui pekerjaan.
Bagi saya pekerjaan adalah anugerah yang diberikan Tuhan supaya saya bisa
berkontribusi bagi dunia ini. Khususnya para pelaku utama perikanan dan masyarakat
nelayan. Mungkin bagi kebanyakan orang, melihat pekerjaan sebagai penyuluh tidak
memiliki faktor keren. Namun dalam mengerjakan semua peran sebagai seorang
penyuluh memberikan sukacita yang luar biasa Saya bersukacita ketika saya menyuluh
di tepi pantai, ketika saya ke laut menaiki perahu, menaiki kapal, turun ke kolam,
mengajari ibu ibu pembudidaya ikan dan istri – istri nelayan masak memasak (membuat
bakso ikan , mie ikan ) bahkan ketika mengadakan pertemuan dengan nelayan maupun
pembudidaya ikan serta pemasar ikan. Terkadang saya sengaja mengundang tokoh
masyarakat dan tokoh agama seperti Ustad di pertemuan kelompok yang saya bina.
Terkadang saya juga melibatkan pemerintah desa seperti Kepala Desa, Lurah, Pak
Camat sehingga persahabatan menjadi efektif. Meskipun tak jarang saya harus berjerih
lelah dalam menghadapi situasi dilapangan, namun sekali lagi saya melihat bagaimana
anugerah dari Tuhan menolong saya untuk tetap bersukacita dalam setiap jerih lelah
yang saya alami (Pengkhotbah 3: 13).
Bukan penyuluh namanya jika tidak mengenal baik nelayan dan pembudidaya
ikannya. Bagi saya pribadi, hampir semua nelayan di wilayah kecamatan binaan saya
(+/- 500 an nelayan) dapat saya ingat nama lengkap dan marganya bahkan saya
mengenal nama panggilan mereka. Saya juga mengenal sebagian besar dari istri – istri
nelayan. Mencintai mereka (Nelayan, pembudidaya, pemasar ikan), menjadi sebuah
pendorong bagi saya agar bisa melayani mereka dengan sepenuh hati dan penuh
pengorbanan. Jikalau saya tidak mencintai mereka, maka tentu saja saya akan ogah-
ogahan untuk mengerjakan peran saya terhadap mereka.
Firman Tuhan berkata, “Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang,
supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di
sorga” (Matius 5:16). Ayat ini menguatkanku untuk bermisi juga bagi kaum kedar.
Meluangkan waktu bagi mereka untuk mengajari mereka cara pembuatan Probiotik
dalam pembudidayaan ikan. Saya juga memberikan waktu untuk mengunjungi mereka,
bahkan hadir juga di hari besar keagamaan mereka, dan menolong mereka untuk
memperjuangkan kesejahteraan mereka. Dengan landasan firman Tuhan yang saya
imani tadi, mengingatkan saya bahwa tidak ada kata mengeluh dan bersungut sungut
untuk pekerjaan tersebut.
Dalam Amsal 22: 29 dikatakan "Pernahkah engkau melihat orang yang cakap dalam
pekerjaannya? Di hadapan raja-raja ia akan berdiri, bukan di hadapan orang-orang
yang hina. Saya mengimani ayat ini di pekerjaan saya. Mulai tahun 2016 saya
memfasilitasi pendirian 9 koperasi perikanan dengan berbadan hukum sampai ke
Kemenkop dan berbadan hukum dari Kemenhumkan. Sejak saat itu banyak anggota
DPRD Kota Gunungsitoli-Nias yang mengenal saya karena memfasilitasi pendirian 9
koperasi tersebut. Pernahkah kalian membayangkan bagaimana seorang Ketua DPRD
menunggu saya selama 2 jam di kantor Dinas Perikanan disaat saya sedang
dilapangan dengan ponsel yang sudah kehabisan baterai. Pernah juga, saya didatangi
oleh anggota dewan kerumah saya untuk mengantarkan KTP –KTP para nelayan
supaya saya dapat memasukkan data mereka kedalam aplikasi Kusuka. Tak hanya itu
saja, Wakil Walikota, Asisten I dan Asisten II dan pejabat lainnya banyak yang
mengenal saya dan sering mengikutsertakan saya dalam rapat mereka jika membahas
tentang perikanan. Hal ini disebabkan karena pada kurun waktu tahun 2011 s/d Januari
2017, hanya saya satu satunya penyuluh perikanan yang ada di kota Gunungsitoli.
Sebelumnya, banyak para penyuluh perikanan yang masih dalam kurun waktu 3 bulan
menyuluh, mereka telah pindah ke bagian struktural. Banyak juga ASN orang Batak
yang telah pindah keluar dari Pulau Nias. Jadi, bisa dikatakan bahwa saya adalah salah
satu penyuluh yang masih setia mengabdi di Nias bersama suami, termasuk salah satu
alumni perikanan yang berdomisili juga di Nias yang bernama Wati Laia. Saya juga
merasa terharu ketika saya diikutsertakan dalam Grup WA Ekonomi Kota Gunungsitoli,
dimana peserta didalam grup tersebut adalah para pejabat yang terdiri atas Wakil
Walikota, Sekda, sebagian besar para Kepala Dinas dan pejabat lainnya. Ada sekitar 6
orang anggota dewan yang selalu meminta pendapat saya, terkait apa yang bisa
dikontribusikan mereka untuk pembangunan ekonomi desa pesisir. Ketika mereka
menanyakan pendapat saya, disitulah saya menyampaikan ide – ide saya ke mereka.
Disuatu waktu, saya juga pernah berdebat dengan pejabat karena saya menggagalkan
salah satu koperasi penerima bantuan dimana koperasi tersebut mendapat dukungan
dari pejabat. Sementara sudah jelas bahwa koperasi tersebut tidak memenuhi kriteria.
Kemudian pada bulan November 2020, saya pernah juga pernah bolak-balik menerima
telepon dari anggota dewan yang baru dikarenakan saya membatalkan beberapa
nelayan yang hendak mendapatkan bantuan mesin kapal. Hal itu karena saya
mengenal dengan baik nelayan saya. Saya memprioritaskan bantuan kepada nelayan
miskin yang hanya memiliki perahu dayung (tanpa mesin) dan saya melihat kondisi
rumahnya yang sangat sederhana sekali. Mereka yang miskin tersebutlah yang layak
mendapatkan bantuan mesin kapal. Penyuluh juga wajib tahu membedakan mesin
kapal rusak berat atau rusak ringan.
Supaya bisa memprioritaskan nelayan mana yang tepat untuk mendapatkan bantuan
mesin kapal. Pernah juga saya berdebat keras dengan Kepala Dinas dan Kasubag
Program terkait Data Produksi untuk menaikkan data produksi budidaya. Ada juga
peristiwa lainnya, dimana sekelompok masyarakat mengaku nelayan dengan membawa
dukungan nama bapak Walikota, mereka hendak membentuk kelompok nelayan.
Namun saya membatalkan pembentukan kelompok nelayan mereka, karena setelah
saya telusuri dari 11 orang tersebut hanya 3 orang saja yang berprofesi sebagai
nelayan. Bapak Kadis tersebut marah dan memaksa saya menandatangani berita acara
pembentukan kelompok tersebut didepan pengurusnya. Namun saya tetap tidak mau
dan hal itu membuat Bapak Kadis bertambah marah. Namun saya tetap berpegang
teguh kepada kebenaran yang ada. Saya berkata kepada beliau: tolong sampaikan
kepada bapak Walikota kalau saya yang bernama Maria Penyuluh tidak bersedia
menandatangani berkas kelompok palsu tersebut. Hal itu saya lakukan karena
keberanian yang berasal dari Tuhan dan semuanya untuk memuliakan Tuhan saja.
Terlepas dengan semua kejadian yang sudah saya alami, saya tetap bersyukur
karena sampai hari ini Tuhan yang menolong saya di dalam mengerjakan bagian saya
sebagai seorang penyuluh. Saya sangat menyadari sepenuhnya bahwa pekerjaan saya
ini adalah panggilan Tuhan kepada saya dan pekerjaaan ini sebagai sarana pelayanan
saya kepada masyarakat yang saya bina. Saya juga semakin mengaminkan bahwa
melalui pekerjaan saya ini, saya juga dapat mengerjakan misi pemberitaan Injil bagi
khalayak ramai. Akhir kata kiranya kita semua alumni Perkantas Riau dimana saja
Tuhan tempatkan, mari tetap bersukacitalah dalam pekerjaan, mari memiliki
pemahaman bahwa pekerjaan bukan sumber objek identitas diri, mari mencintai objek
dari pekerjaan kita supaya kita rela berkorban demi mereka yang kita layani. Dengan
melayani di pekerjaan, sesungguhnya kita sedang melayani Tuhan. Mari kita
meninggalkan zona nyaman kita dan siap diutus kemana Tuhan inginkan.
*Penulis adalah alumni Ik2FPIK UR tahun 2002 yang bekerja sebagai Koordinator
Penyuluh Perikanan Kota Gunungsitoli dari Kementerian Kelautan dan Perikanan
PELAYANAN ALUMNI
PASUTRI regenerasi pasutri perkantas riau
Tuhan juga kiranya yang menyediakan pribadi-pribadi yang
akan melanjutkan regenerasi kepengurusan di komponen
Pasutri periode 2021-2023.
Tuhan juga yang menolong pengurus Pasutri periode 2019-2021 dalam
merampungkan pembuatan program komponen Pasutri untuk periode 2021-2022.
PASUTRI pengelolaan ktb pasutri
Tidak jauh dari bulan sebelumnya, perjalanan KTB Pasutri
ditengah pandemi covid pun terus diupayakan. Beberapa KTB
ada yang tetap berjalan dengan menggunakan media online.
Selain itu pengurus Pasutri juga tetap mengupayakan
pelaksanaan mentoring perjalanan KTB dengan tujuan supaya
KTB-KTB yang ada bisa terus berjalan dengan kontinue. Dari hasil database yang
dimiliki oleh pengurus Pasutri, tercatat ada 12 KTB Pasutri yang dilayani dalam
wadah Pasutri Perkantas Riau dengan jumlah total KK sebanyak 76 KK.
18
LAPORAN KEUANGAN
OPERASIONAL PERKANTAS RIAU
Allah yang memulai pelayanan ini, Dia jugalah yang akan
meneruskan sampai kesudahannya
Untuk semua dukungan Abang/Kakak/Saudara/Saudari sekalian,
kami mengucapkan terima kasih.
Mari bersyukur karena Allah berkenan memakai kita menjadi saluran
kasih karuniaNya.
Soli Deo Gloria
19
KABAR STAF PERKANTAS RIAU
ASNAH SURYATI SARAGIH, SE., M.DIV
STAF MAHASISWA
0813 7170 7261
Bersyukur:
Untuk menikmati Tuhan setiap harinya melalui Firman Tuhan dan doa.
Pengalaman-pengalaman menyaksikan pekerjaan Tuhan dalam hidupku,
dalam diri orang-orang yang kulayani dan juga melalui 2 event besar
Perkantas yaitu Raker Online Perkantas dan Retret Komponen Perkantas Online.
Begitu takjub dan terharu mengalami pekerjaan-pekerjaan Tuhan di dalamnya.
berdoa:
Supaya Tuhan yang memampukan untuk mengasihi diri sendiri, sesama dan mengasihi
Tuhan.
Supaya Tuhan yang memberikan hikmat untuk memimpin kemajuan pemberitaan Injil dan
pemuridan di pelayanan siswa, mahasiswa dan alumni Perkantas Riau.
Supaya terus setia menggunakan dan mengembangkan karunia yang diberikan Tuhan
kepadaku.
Supaya tetap bergaul karib dengan Yesus melalui perenungan dan study FT dan juga hidup
yang taat pada pimpinan Roh Kudus.
Supaya Tuhan yang menolongku dan rekan-rekan staf yang lainnyamempersiapkan staf
siswa, mahasiswa, media digital dan kantor.
ELISA MAGDALENA PANJAITAN, S.IP., MA
STAF ALUMNI/0853 7636 9854
berdoa:
Untuk kesembuhan suami (Sabam),pola makan, berjemur dan menggunakan
obat herbal kiranya Tuhan pakai untuk pemulihan kesehatan suami.
Untuk kekuatan, kesehatan dan kesabaran bagi saya dan Samuel dalam merawat suami.
Untuk kondisi syaraf terjepit yang sedang kambuh yang rasanya sakit sekali, dimana hal ini
mempengaruhi kemaksimalan dalam merawat suami.
Supaya peka dengan pimpinan Tuhan untuk melakukan pelayanan dalam situasi saat ini.
Supaya tetap bisa menikmati relasi yang intim dengan Tuhan.
Supaya komponen dan AKK yang dilayani terus bertumbuh dan mengalami kepuasan di
dalam Tuhan.
VERONIKA IDA TAMPUBOLON, S.PD
STAF SISWA/0823-8572-8636
Per akhir Juli 2021, sedang mengikuti study lanjut di STT Bandung. Mari
berdoa supaya Tuhan yang menolong dalam study lanjut tersebut.
KABAR STAF PERKANTAS RIAU
KORRY ROHANA EVELINA SIDAURUK, S.P,. M.A.K.P
STAF MAHASISWA
0823 3295 6047
Bersyukur:
Untuk kesehatan yang Tuhan anugerahkan.
Karena Tuhan yang menolong dalam mengerjakan pelayanan.
Atas pembentukan yang dialami dalam hidup.
berdoa:
Supaya dapat mengelola pelayanan dengan baik di Perkantas Riau maupun nasional.
Supaya Tuhan anugerahkan hati yang lapar & haus akan DIA dan Firman-Nya pada orang-
orang yang dilayani.
FREDRICO MANGATAS SITORUS, S.PD
STAF SISWA/0853 7208 8742
Bersyukur:
Untuk pemeliharaan Tuhan atas hidupku.
Untuk setiap kesempatan melayani Tuhan.
Untuk pertolongan Tuhan dalam setiap pelayanan yg dikerjakan.
berdoa:
Supaya aku dari hari ke hari dapat mengalami pertumbuhan dan semakin serupa dengan
Kristus.
Supaya adik-adik yang dimuridkan boleh mengalami pertumbuhan.
Agar setiap pelayanan yang dikerjakan berkenan bagi Tuhan.
Untuk proses menjangkau adik-adik siswa yang baru.
ERIKA JULIANA GIRSANG, S.PD
STAF KANTOR
0852 7854 1627
Bersyukur:
Untuk pemeliharaan Tuhan bagi ku dan keluarga terkhusus di masa
pandemi
Untuk kekuatan yang Tuhan beri menghadapi masa-masa sulit
kehilangan seorang Bapak.
Untuk relasi bersama Dia yang bisa terus dikerjakan sehingga menolong
dalam proses pemulihan.
berdoa:
Supaya boleh terus merasakan Tuhan yang terus menghiburkan di masa-masa perkabungan
pasca kepergian Bapak.
Supaya bisa berjuang mengerjakan peran sebagai staf kantor dan juga sebagai PKK di masa-
masa perkabungan ini.
Supaya tetap bisa mengelola seluruh aspek kehidupan dengan baik, terkhusus kesehatan agar
bisa menjaga dengan maksimal dan bisa tetap fit menjalani hari-hari.