MPU23012 PENGAJIAN ISLAM
ILMU FIQH DALAM
ISLAM
NAMA PENSYARAH : THOHIR BIN BAHADOR
NAMA PELAJAR :
NUR ‘AMIRAH BINTI ABD RAHIM 18DSK21F1007
NUHA NABILA BINTI NOORZAHARUDIN 18DSK21F1031
ISYIKA NUR IQLIMA BINTI HALIM 18DSK21F1037
JABATAN PERDAGANGAN, PROGRAM SAINS KESETIAUSAAN
SESI II 2021/2022
1
MUKADIMAH
Buku in merupakan Syarah-penjelasan yang agak luas dan buku ini kami susun
dengan maksud untuk dapat dijadikan pedoman bagi para Muballigh dan Guru
Agama dalam melaksanakan tugas untuk meningkatkan para jamaah dalam
melaksanakan ibadat hari-hari. Kepada para Ulama yang Kitab-kitabnya kami
jadikan sumber bacaan, kami mengucapkan beribu-ribu terima kasih, dan kami
berdoa semoga beliau-beliau ini termasuk mereka yang disebut dalam Hadis
"...Ilmin yuntafa'u bihi," yaitu para Ulama yang ilmunya dimanfaatkan oleh orang
lain. Buku ini kami susun dengan maksud Li-ibtighaa-i mardhaatillaah yakni untuk
memperoleh keredhaan Allah semata-mata. Kepada Allah s.w.t. kami mohon
taufiq dan hidayahNya semoga usaha ini senantiasa dalam keridhaanNya. Amin.
2
PENGHANTAR UMUM
1. Hukum menuntut ilmu
- “Menuntut ilmu adalah fardu bagi tiap-tiap muslim, baik laki-laki mahupun perempuan”
(Riwayat Ibnu Abdulbari)
- Hukum wajibnya perintah menuntut ilmu itu adakalanya wajib ain dan adakalanya wajib kifayah.
2. Menuntut ilmu sebagai ibadat
- Sangat tinggi nilainya dan pahalanya
- Kerana amal ibadat yang tidak dilandusi dengan ilmu yang berhubungan dengan itu, akan sia
sialah amalnya ( Shaikh Ibnu Ruslan )
3. Derajat orang yang berilmu
- Perbezaan orang yang berilmu tinggi dengan tidak amat jauh sekali
- Dengan ilmu manusia akan memperoleh segala kebaikan dan kedudukan derajat yang mulia
4. Hukum mengajarkan ilmu
- Ilmu yang kita peroleh akan mendapatkan manfaat kepada diri sendiri dan juga orang lain
- Agar manfaat bagi orang lain hendaklah ilmu-ilmu itu kita ajarkan kepada orang lain
SUMBER-SUMBER HUKUM ISLAM
1. Al-Quran
a) Arti Al-Quran
- Wahyu Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW
- Untuk menjadikan hukum dan pedoman hidup
b) Garis-garis besar isi Al-Quran
- Tauhid, kepercayaan kepada Allah, malaikatNya, kitabNya, rasulNya, qada dan qadar
- Tuntunan ibadat sebagai perbuatan yang menghidupkan jiwa tauhid
- Janji dan ancaman
- Inti sejarah orang-orang yang tunduk kepada Allah
c) Al-Quran sebagai dasar hukum
- Untuk menjadikan dasar hukum
- Disampaikan kepada ummat manusia untuk diamalkan segala perintahNya
d) Dasar-dasar al-Quran dalam membuat hukum
- Al-Quran sebagai petunjuk dan pengajaran bagi seluruh ummat
- Al-Quran berpedoman kepada dua hal iaitu tidak memberatkan dan beransur-ansur
- Mengqasharkan solat
- Boleh tidak berpuasa apabila dalam musafir
- Boleh bertayamnum sebagai ganti wudhu
- Boleh makan makanan yang diharamkan ketika keadaan memaksa
e) Mengetahui sebab-sebab turunnya al-Quran
- Untuk mengetahui kemu’jizatan al-Quran
- Tidak mengetahui sebab-sebab turunnya ayat-ayat Al-Quran dapat mendatangkan keragu-raguan
3
f) Memetik pelajaran dari al-Quran
- Ada yang perintahnya jelas tetapi caranya tidak jelas
- Ada yang perintahnya jelas tetapi cara melakukan tidak disebut
- Ada yang tempatnya terang, misalnya tentang menyapu muka dan tangan dalam tayammum
tetapi batasnya tidak jelas
2. Sunnah
- Dari segi Bahasa ialah perjalanan, pekerjaan dan cara dari segi istilah pula ialah syara’ perkataan
Nabi Muhammad SAW perbuatan dan keterangannya
- Sunnah qauliyah ( sabda-sabda Rasulullah )
- Sunnah fi’liyah ( perbuatan Rasulullah )
- Sunnah taqririyah ( diamnya Rasulullah atas ucapan dan perbuatan sahabat )
3. Ijma’
- Dari segi Bahasa ialah sepakat dan setuju atau sependapat
- Menjadi hujjah dengan sendirinya di tempat yang tidak didapati dalil
- Tidak menjadi ijma’ kecuali telah disepakati oleh ulama islam
- Ijma’ tidak dipandang sah kecuali mempunyai sandaran yang kuat
- Ijma’ qauli ( ucapan )
- Ijma’ sukuti ( diam )
4. Qiyas
- Menurut Bahasa ialah mengukur sesuatu dengan lainnya dan mempersamakaan
- Menurut istilah pula ialah menetapkan sesuatu perbuatan yang belum ada ketentuan hukumnya
- Hujjah syar’iyah yang ke-empat
- Asal pangkal yang menjadi ukuran yang merupakan
- Far’un (cabang) yang diukur ( musyabbah)
- ‘Illat iaitu sifat yang menghubungkan pangkal dan cabang
- Hukum yang ditetapkan pada far’I sesudah tetetap pada asal
THAHARAH
1. Arti thaharah
- Menurut Bahasa ialah bersih dari segi istilah pula bersih dari hadas dan najis
- Hadas mempunyai dua jenis iaitu hadas besar dan hadas kecil
2. Macam-macam air dan pembahagiannya
- Air mutlak ( air sungai, air laut, air embun )
- Air makruh ( air yang dipanaskan oleh matahari dalam tempat logam bukan emas )
- Air suci tetapi tidak dapat digunakan untuk bersuci ( air musta’mal dan air berperisa )
- Air mutanajis ( air yang terkena najis )
3. Macam-macam najis dan tingkatannya
- Najis mughallazhah ( najis yang berat )
- Najis mutawassithah ( najis yang sedang )
- Najis yang dapat dimaafkan ( nanah, debu bercampur najis, bangkai binatang yang darahnya
tidak mengalir)
4. Istinja’
- Bersuci dari buang air besar atau kecil
- Membasuh tempat keluarnya najis dengan air sampai bersih
- Membersihkan dengan batu atau kertas sampai bersih
4
- Dibersihkan terlebih dahulu dengan batu kemudian dengan air
5. Mandi
- Menurut istilah ialah meratakan air keseluruh badan untuk membersihkannya
- Sebab-sebab mandi wajib ialah melakukan hubungan kelamin, keluar mani, mati, haidh,
melahirkan anak, dan nifas
- Rukun mandi ialah niat, membasuh badan, menghilangkan najis yang ada dan meratakan air
kesuluruh badan
- Mandi sunat bagi orang yang baru masuk islam, untuk menghadiri solat jumaat, waktu berihram,
masuk negeri Makkah, melempar jamrah dan sebagainya
6. Haidh
- Haidh ialah darah yang keluar dari rahim wanita yang sudah baligh
- Bilangan hari haidh ialah 15 hari tetapi biasanya 6-7 hari
- Warna darah haidh dan nifas ialah merah hitam
7. Nifas
- Nifas ialah darah yang keluar selepas bersalin
- Perempuan yang sedang haidh dan nifas harus meninggalkan solat dan puasa
8. Larangan bagi orang yang sedan berhadas besar
- Mengerjakan solat
- Tawaf
- Membaca dan menyentuh Al-Quran
- Puasa
- Haram bagi suami mentalak isterinya ketika haid
9. Adab buang air
- Sunnat mendahulukan kaki kiri ketika masuk
- Sunnat mendahulukan kaki kanan ketika keluar
- Jangan di tempat yang terbuka
- Jangan di tempat pokok yang sedang berbuah
- Jangan membawa ayat Al-Quran
- Cebok menggunakan tangan kiri
10. Berwudhu
- Wudhu ialah bersih dan indah
- Syarat-syarat wudhu ialah islam, mumayiz, menggunakan air suci, tidak ada anggota wudhu yang
dapat merubah air wudhu dan tidak ada sesuatu benda yang dapat menghalang air
- Fardhu wudhu ialah niat, membasuh muka, membasuh kedua-dua tangan sampai kesiku,
memyapu sebahagian rambut, membasuh kedua-dua belah kaki sampai ke buku lali dan tertib
- Perkara yang membatalkan wudhu ialah keluar sesuatu dari dubur dan qubul, hilang akal, sentuh
kulit dengan lelaki dan sebagainya
11. Bersiwak
- Bersiwak ialah menggosok gigi dengan benda yang kesat dan harum
- Dapat menwangikan mulut, menghilangkan penyakit gusi dan sebagainya
12. Tayammum
- Tayammum ialah menuju, atau mempergunakan tanah yang bersih
- Orang yang diperbolehkan tayammum ialah orang yang sedang sakit yang sulit untuk
mengenakan air, dalam perjalanan yang tiada air dan tiada air
- Syarat sah tayammum ialah telah masuk waktu solat, sudah berusaha mencari air tetapi tiada,
gunakkan tanah atau debu dan akan bertambah sakit ketika menggunakan air
- Hal yang boleh membatalkan tayammum ialah segala yang membatalkan wudhu, melihat air
sebelum melakukan sembahyang dan murtad
13. Mengusap khuffain
- Khuff ialah kasut yang menutup rapat telapak kaki
5
- Syarat-syarat dibolehkan ialah dua khuff, kedua-duanya keadaan suci, kedua-duanya kuat dan
dipakai sehabis selesai bersuci
- Masa mengusap ialah yang menetap dalam negerinya boleh mengusap kedua khuffnya sehari
semalam, bagi musaffir selama 3 hari 3 malam
- Sebab membatalkan khuffain ialah terbuka dan habis batas waktunya
SOLAT
1. Arti solat
- Menurut Bahasa ialah doa, dan istilah pula ialah menghadapkan jiwa dan raga kepada Allah
2. Syarat-syarat wajib mengerjakan solat
- Islam, suci dari haidh dan nifas, sampai dakwah kepadanya, berakal, baligh , ada pendengaran
3. Syarat-syarat sahnya solat
- Suci badanya dari hadas, bersihkan badan, menutupkan aurat, sudah masuk waktu, menghadap
kiblat
4. Rukun solat
- Niat, berdiri, takbiratul ihram, membaca surah Al-fatihah, ruku’, I’tidal, sujud dua kali dengan
thuma’ninah, duduk antara dua sujud, duduk untuk tasyahhud pertama, membaca tasyahhud
akhir, membaca selawat atas Nabi, membagi salam, dan tertib
5. Hal-hal yang membatalkan solat
- hadas kecil dan besar, terkena najis yang tidak boleh dimaafkan, berkata-kata dengan sengaja dan
sengaja meninggalkan sesuatu rukun dalam solat
6. Sunnat sunnat solat
- Azan dan iqamat, solat dan selesai solat
7. Perbuatan yang makruh ketika solat
- Menahan hadas, melihat ke kanan dan kiri, memejamkan mata, angkat kepala dan sebagainya
8. Sunnat sesudah solat
- Membaca zikir, membaca tasbih, bacaan penutup
I’TIKAF
1. Arti I’tikaf
- Dari segi lughah ialah berdiam diri tetap di atas sesuatu dan dari segi istilah pula ialah berdiam
diri di masjid
2. Cara I’tikaf
- Niat, berdiam diri, menghindarkan diri dari segala perbuatan tang tidak guna
3. Rukun I’tikaf
- Niat, berdiam di masjid, di masjid itu dianggap sah, islam dan suci
4. Sujud tilawah
- Sujud yang dikerjakan ketika bertemu dengan ayat dua ( sajdah)
- Cara mengerjakannya ialah menghadap kiblat, takbir dan niat, sujud hanya sekali, kembali duduk
takbir dengan takbir pula, dan memberi salam
5. Sujud Syukur
- Sujud yang dikerjakan ketika seseorang memperoleh kenikmatan yang besar
- Syarat ialah suci dari segala najis, menutup aurat, menghadap kiblat, dan masuk waktu sujud
6
SOLAT JEMAAH
Pengertian Solat Jemaah
Solat Jemaat merupakan solat bersama-sama yang dilakukan oleh sekurang-kurangnya dua orang, seorang
diantara mereka yang lebih fasih bacaannya dan lebih mengerti tentang hukum islam dipilih menjadi imam.
Hukum Solat Jemaah
Hukum bagi solat jemaah ialah sunnat mu’akkad kecuali solat jemaah pada hari jumaat. Pahalanya 27 kali
dibandingkan dengan solat sendirian.
Syarat Solat Jemaah
1. Niat mengikut imam
2. Mengetahui segala yang dikerjakan oleh imam.
3. Tidak ada yang menghalang antara imam dan ma’mum, kecuali bagi perempuan di masjid, hendaklah
diberi antara (dinding) ataupun dengan kain.
4. Jangan mendahului imam di dalam takbir, dan jangan pula mendahului diri untuk mengikuti imam
sampai dua Rukun Fi’li (rukun perbuatan)
Pengertian Masbuq
Masbuq ialah makmum yang terlambat datang pada solat jemaah. Contohnya, telah selesai satu rakaat atau
lebih dan seseorang datang ikut solat jemaah, maka makmum tersebut dinamakan “masbuq”.
SOLAT KETIKA MUSAFIR
Bagi orang yang sedang musafir dibolehkan untuk solat qasar atau jamak.
1. Solat Qasar - solat yang dipendekkan. Contohnya mengqasar solat fardu empat rakaat menjadi dua
rakaat. Solat magrib (3rakaat) dan subuh (2rakaat) tidak boleh diqasarkan.
Syarat solat qasar - a) jarak perjalanan dua marhalah
b) bermusafir bukan tujuan bermaksiat
c) hanya solat 4 rakaat yang boleh diqasarkan
d) tidak makmum kepada orang yang solat bukan musafir
2. Solat Jamak - solat yang dikumpulkan. Contohnya mengumpulkan dua solat (zohor dan asar) di dalam
satu waktu.
a) Jamak taqdim - contohnya jamak zohor dan asar dilakukan pada waktu zohor
b) Jamak takhir - contohnya jamak zohor dan asar dilakukan pada waktu asar
3. Jamak dan Qasar - musafir yang memenuhi syarat-syarat, boleh mengerjakan solat jamak dan qasar
sekaligus iaitu mengumpulkan solat dan memendekkannya.
7
SOLAT BAGI ORANG SAKIT
Sekiranya tidak mampu untuk solat berdiri, maka dibolehkan untuk solat secara duduk. Jika tidak dapat
duduk, boleh juga mengerjakan solat secara dua belah kakinya diarahkan ke arah kiblat, kepalanya di
tinggikan dengan alas bantal dan mukanya diarahkan ke kiblat. Sekiranya duduk dan berbaring juga tidak
dapat dilakukan, boleh berbaring dengan seluruh anggota badan dihadapkan ke kiblat. Ruku’ dan sujudnya
cukup menggerakkan kepala ikut kemampuan. Selain itu juga solat boleh dikerjakan dalam hati, selama akal
dan jiwa masih ada. Boleh dikatakan walau apa pun keadaan, solat adalah wajib.
1. Musuh berada di lain kiblat
- Imam membahagi makmum menjadi dua saf dan
saling bersedia dengan kehadiran musuh
2. Musuh diarah kiblat.
-Sama seperti keadaan yang pertama tetapi cara
susunan solat berlainan.
SOLAT KHAUF
-Solat yang dikerjakan dalam keadaan tidak aman 3. Ketika perang berlaku
atau bahaya perang. - Jika terdapat pertempuran, maka solat dikerjakan
menurut keadaan itu meskipun hanya dengan isyarat.
- Beberapa keadaan solat khauf
SOLAT JUMAAT Hukum solat jumaat
-Solat jumaat ialah fardhu ain bagi setiap
Pengertian solat jumaat muslim yang mukallaf, laki-laki, merdeka, sihat
-Solat jumaat ialah solat fardhu dua rakaat yang & bukan musafir.
dikerjakan pada waktu zohor pada hari jumaat
sesudah dua khutbah. Sunnah-sunnah solat jumaat
-mandi (membersihkan diri)
Syarat-syarat solat jumaat -berhias dengan pakaian yang baik
-diadakan di tempat yang menetap, seperti bandar -memakai wangi-wangian
atau kampung -datang awal ke masjid
-dilakukan dengan berjemaah yang tidak kurang dari
40 orang jemaah. Khutbah Jumaat
-khutbah jumaat terbahagi kepada dua yang
Makmum masbuq antaranya waktu rehat yang pendek dan khutbah
Makmum yang terlambat dan sempat berjemaah satu ini dilakukan sebelum solat.
sahaja hendaklah menambah solatnya satu rakaat lagi
SOLAT SUNAT ATAU NAWAFIL Solat sunat (tidak berjemaah)
Pengertian solat sunat 1. solat rawatib 6. solat hajat
-solat yang diluar daripada solat-solat yang difardhukan.
Solat itu dikerjakan oleh Nabi Muhammad buat 2. solat wudhu 7. solat istikharah
mendekatkan diri dengan Allah dan mengharapkan
tambahan pahala. 3. solat dhuha 8. solat mutlaq
Solat sunat (disunatkan berjemaah) 4. solat tahiyatul masjid 9. solat tasbih
1. Solat tarawih dan witir
2. Solat aidilfitri dan aidiladha 5. solat tahajjud 10.solat taubah
3. Solat gerhana bulan dan matahari
4. Solat isitisqa’ Solat sebelum & selepas solat fardhu
-solat sebelum solat fardhu dinamakan
“Qabliyah”
-solat selepas solat fardhu pula dinamakan
“Ba’diyah”
8
PENYELENGGARAAN TERHADAP JENAZAH
Kewajiban terhadap saudara-mara Syarat-syarat jenazah yang Jenazah yang haram
yang meninggal dunia perlu dimandikan dimandikan
1. Memandikannya 1. jenazah seorang islam 1. orang yang mati syahid
2. Mengkafankannya 2. ada tubuhnya walaupun 2. orang kafir dan munafik
3. Solatkan jenazah 3. mati bunuh diri (tidak
4. Menguburkan jenazah sedikit
3. meninggal bukan kerana disolatkan juga)
4. orang yang batinnya musuhi
mati syahid
Islam
SOLAT JENAZAH Jenazah anak yang keguguran
Rukun solat jenazah - Mayat anak yang baru lahir, bila ia dapat bersuara lalu meninggal.
1. Niat maka hukumnya jenazah orang yang dewasa. Jika meninggal sejak
2. Berdiri bagi yang kuasa (kuat) dari kandungan, maka ada tiga kewajiban iaitu memandikannya,
3. Takbir empat kali mengkafankannya dan menguburkannya.
4. Membaca al fatihah
5. Membaca selawat atas nabi Hal-hal yang berhubungan dengan jenazah
6. Mendoakan mayat -hutang piutang hendaklah diselesaikan segera oleh ahli warisnya
Menyelamatkan si jenazah itu, jika tidak mampu agar dimintakan
kerelaan orang yang menghutangnya.
PUASA
Pengertian puasa
Erti puasa ialah “menahan diri” iaitu menahan diri daripada makan , minum dan daripada perkara-perkara
yang membatalkan puasa bermula dari terbit fajar sidik sehingga terbenam matahari berserta niat .
Lafaz niat puasa Ramadhan sepenuhnya untuk sebulan:
Niatnya: Sahaja aku berpuasa sebulan Ramadan tahun ini kerana Allah Taala.
(Nawaitu sauma syahri ramadana kullihi lillaahi ta’aalaa)
Syarat wajib puasa
• Islam
• Berakal
• Baligh
• Suci dari haid dan nifas
• Bermukim (tidak bermusafir)
• Berkemampuan untuk berpuasa
Perkara yang membatalkan puasa
• Makan dan minum dengan sengaja walaupun pada nilaian dan kadaran yang sedikit, seperti
memakan saki baki makanan kecil yang terlekat pada celah gigi dan lain-lain lagi.
• Muntah dengan sengaja
• Bersetubuh di siang hari
• Mengeluarkan air mani dengan sengaja
9
• Keluar darah haid atau nifas
• Hilang akal (seperti gila) dll
*Hukum puasa bagi puasa di bulan Ramadhan ialah WAJIB kerana ianya salah satu daripada rukun islam
ZAKAT
Pengertian zakat
Zakat ialah derma yang wajib diberikan orang Islam yang mampu kepada 8 golongan asnaf yang berhak
menerimanya atau maksud dari segi syarak pula ialah mengeluarkan sebahagian daripada harta yang tertentu
kepada golongan tertentu apabila cukup syarat-syaratnya.
Syarat wajib zakat
1. Islam
2. Merdeka
3. Sempurna milik
4. Harta usaha yang baik sebagai sumber zakat
5. Cukup nisab (jumlah perolehan untuk berzakat genap atau melepasi nilai minimum)
6. Cukup haul (genap setahun Hijriah atau tahun Masihi)
7. Niat untuk berniaga (zakat perniagaan sahaja)
Jenis zakat
-Zakat fitrah(dibayar pada bulan Ramadhan sahaja mulai 1 Ramadhan hingga 1 Syawal sebelum solat sunat
Aidilfitri)
-Zakat harta(boleh dibayar pada bila-bila masa)
*Hukum membayar zakat ialah WAJIB sekiranya mencukupi syarat wajib zakat
Hikmah zakat
• Mengurangkan jurang antara mereka yang berada dengan mereka yang miskin.
• Membantu mereka yang berjuang dan berdakwah dalam meninggikan kalimah Allah SWT.
HAJI • Wukuf di arafah
• Melontar 3 jamarah
Pengertian Haji
Erti haji ialah mengunjungi baitullahil haram pada bulan bulan haji (ula,wusta dan akabah)
untuk mengerjakan ibadat tertentu menurut syarat-syaratnya. • Melakukan tawaf rukun
Syarat-syarat haji (tawaf ifadah)
1. Beragama islam • Sa’i
2. Merdeka • Mencukur
3. Baligh • Tertib
4. Berakal Jenis haji
5. Berkemampuan -Haji ifrad
-Haji tamattuk
Rukun haji -Haji qiran
• Niat ihram haji
MAKANAN DAN MINUMAN
Makanan - Sumber utama makanan manusia adalah dari haiwan, tumbuh-tumbuhan, bahan semulajadi,
bahan kimia dan mikro-organisma yang mana ada di antaranya yang dihalalkan dan ada yang diharamkan
Minuman- Semua air adalah halal diminum kecuali yang beracun misalnya racun atau ubatan merbahaya,
memabukkan dan membahayakan kesihatan manusia dan bercampur dengan benda-benda najis. Arak,
alkohol adalah haram dan berkaitan dengannya haram statusnya
10
Haiwan yang halal dimakan
- Semua haiwan darat (mamalia maun @ mamalia herbivor) seperti lembu, rusa, kambing dan sebagainya,
serta keluarga burung yang tidak beracun dan muncung paruhnya tumpul dan bengkok seperti itik, ayam,
burung puyuh dan sebagainya halal dimakan
Haiwan yang haram dimakan
• Haiwan yang tidak disembelih mengikut hukum syarak
• Babi
• Anjing
KORBAN
- perlakuan menyembelih binatang tertentu pada Hari Raya Aidiladha atau hari tasyriq dengan tujuan untuk
mendampingkan diri kepada Allah S.W.T. Binatang yang dibolehkan qurban ialah unta, lembu, kerbau,
kambing dan biri-biri (kibas)
-Hukum korban ialah sunnah muakkadah
AKIKAH
- penyembelihan haiwan ternakan yang dilakukan untuk anak yang baru lahir sebagai tanda bersyukur
kepada Allah. Perkataan aqiqah dari kata al-Iqqah bererti rambut makhluk yang baru dilahirkan, baik
manusia atau binatang. Aqiqah afdhal dilakukan dalam tempoh seminggu selepas kelahiran.
-Hukum akikah ialah sunat muakkad
MUAMALAT Jual beli (menukar harta pinjaman atau dijanjikan oleh
dengan harta menurut cara- penerima pinjaman manakala
Pengertian muamalat cara tertentu (akad) dalam pertukaran sesetengah
Muamalat ialah perhubungan -Rukun jual beli barangan dan matawang, ia
manakala dari segi istilah ialah bermaksud perbezaan nilai
urusan seharian manusia yang • Penjual akibat kuantiti yang berbeza
berkaitan dengan aspek • Pembeli ataupun perbezaan waktu
ekonomi dan sosial serta • Barang yang dijual pertukaran.)
seperti jual-beli, tukar- • Harga -Jenis riba
menukar, pinjam-meminjam • Ucapan ijab Kabul
dan sebagainya. 1. Riba fudhuli
Riba (penambahan nilai ke 2. Riba qardhi
atas sesuatu pinjaman yang 3. Riba yadi
disyaratkan oleh pemberi 4. Riba
Qiradh (memberi modal untuk berniaga)
-Rukun qiradh
• Harus dengan wang tunai dan tahu jumlahnya
• Pekerjaan
• Keuntungan
• Orang yang bermodal dan yang akan menjalankan
Rahnu (penggadaian)
-syarat2 gadai-menggadai
1. Ijab kabul 4. Tidak boleh merugikan orang yang menggadai
2. Harta yang digadai ialah benda yang sah dijual 5. Tidak merugikan orang yang menerima gadai
3. Akil baligh
NIKAH
Pengertian nikah
Perkahwinan atau nikah menurut bahsa ialah berkumpul dan bercampur manakala menurut istilah syarak
ialah ijab dan qabul yang menghalalkan persetubuhan antara lelaki dan perempuan yang diucapkan oleh
kata-kata yang menunjukkan nikah, menurut peraturan yang ditentukan oleh Islam
11
Rukun nikah
• Pengantin lelaki
• Pengantin perempuan
• Wali
• Dua orang saksi lelaki
• Ijab dan Kabul ( akad nikah)
Wakil wali/qadi
- orang yang dipertanggungjawabkan oleh institusi Masjid atau jabatan/pusat Islam untuk menerima tuntutan
para Wali untuk menikahkan/mengahwinkan bakal isteri dengan bakal suami
Hukum nikah
• Wajib ( orang yang cukup belanja dan tak dapat menahan nafsunya)
• Sunat ( orang yang cukup belanja dan ingin berkahwin)
• Makruh (orang yang cukup belanja tapi tiada keinginan berkahwin)
• Harus ( mereka yang tidak mempunyai sebab yang mendesak untuk berkahwin dan tidak pula
mengharamkan dia berkahwin)
• Haram ( orang yang tidak mampu dari segi nafkah zahir dan batin atau bertujuan memudaratkan)
Talak
-talak ialah penceraian merupakan sesuatu yang tidak disukai oleh Islam tetapi dibolehkan dengan alasan
dan sebab-sebab tertentu. Penceraian boleh dilakukan dengan cara talak, fasakh dan khuluk atau tebus talak
Iddah
-iddah ialah tempoh masa tertentu yang ditentukan oleh syarak setelah berlaku penceraian
Rujuk
-Rujuk ialah mengembalikan isteri yang telah ditalak pada pernikahan yang asal sebelum diceraikan
Nafkah
-Nafkah ialah harta yang diberikan kepada orang yang wajib menerimanya iaitu isteri , Wanita hamil yang
ditalak, dalam masa iddah, orang tua, anak dan juga haiwan perliharaan . Bentuk nafkah ialah makanan ,
pakaian dan tempat tinggal.
PENGERTIAN TENTANG WARIS
Waris bermaksud orang yang berhak menerima harta warisan peninggalan si mati disebabkan oleh
perkahwinan, dan kekeluargaan .
Sebab-sebab yang mengahalang untuk dapat warisan
• Perbezaan agama
• Pembunuh
• Orang yang jadi budak tidak mendapat pusaka dari orang yang merdeka
Ahli waris yang tidak dapat gugur 4. Ayah
1. Suami 5. Ibu
2. Isteri
3. Anak kandung
RUJUKAN DAN KESIMPULAN
kami mengambil sumber-sumber rujukan yang berada di dalam
buku ILMU FIQIH ISLAM LENGKAP yang ditulis oleh DRS.
H. MOHAMMAD RIFAI. Kesimpulannya, buku ini mempunyai
maklumat yang lengkap tentang ilmu fiqih islam dan kami
ringkaskan menjadi ebook ini supaya pembaca mudah untuk
memahami kerana penulis buku tersebut berasal daripada
Indonesia dan sukar untuk difahami. Kami berharap ebook ini
akan dapat membawa manfaat kepada pembaca dan maaf atas
segala kekurangan yang berada didalam ebook ini.