S E P T EMB E R 202 3 LAPORAN KEGIATAN FAT ( Factory Acceptance Test) Unit Track And Bridge Direktorat Pengelolaan Prasarana PT.KERETA API INDONESIA (Persero) Qinhuangdao Shanghaiguan Railway Material Co.Ltd CHINA
Pada tahun 2023, Unit Track and Bridge Direktorat Pengelolaan Prasarana PT Kereta Api Indonesia (Persero) melaksanakan pengadaan wesel untuk kebutuhan perawatan di lintas sejumlah 80 unit wesel (1:12 kanan sejumlah 32 unit, 1:12 kiri sejumlah 31 unit , 1:10 kanan sejumlah 7 unit, 1:10 kiri sejumlah 6 unit, dan 1:8 sejumlah 4 unit). Pengadaan tersebut di dasari oleh kebutuhan penggantian wesel yang rusak dan peningkatan (wesel bantalan kayu di tingkatkan menjadi wesel bantalan beton yang memiliki endurance dan lifetime material lebih baik) untuk wilayah Sumatera Selatan. Dalam proses PBJ, telah ditunjuk sebagai pemenang tender yakni PT Gumaya Anggun yang bekerja sama dengan manufaktur Qinhuangdao Shanghaiguan Railway Material Co., Ltd. China. Guna menjamin material yang akan di produksi memenuhi kriteria desain PT KAI, maka dilakukan kegiatan Factory Acceptance Test (FAT) pada pabrikan untuk memeriksa proses Quality Assurance dan Quality Control agar menghasilkan produk sesuai Spesifikasi Teknik yang dipersyaratkan. 02 KATA PENGANTAR
03 DAFTAR ISI JUDUL ……………………………………………………………………………….. 1 KATA PENGANTAR ……………………………………………………………… 2 DAFTAR ISI .............................................................................. 3 A. LATAR BELAKANG ……………………………………………………….. 4 B. TUJUAN ………………………………………………………………………. 5 1. INFORMASI UMUM …………………………………………………. 5 2. PROFIL SINGKAT MANUFAKTUR ………………………………. 5 C. KEGIATAN ……………………………………………………………………. 7 1. PROSES PRODUKSI …………………………………………………… 8 2. QA DAN QC PRODUCT ASSEMBLY …………………………….. 11 3. PERFORMANCE TESTING DI LABORATORIUM …………… 20 4. PROSES PENGEMASAN DI PABRIK …………………………….. 23 5. DISKUSI …………………………………………………………………….. 25 PENUTUP ……………………………………………………………………………. 26
L A T A R B E L A K A N G Kegiatan Factory Acceptance Test (FAT) yang dilaksanakan dilatar belakangi oleh pertimbangan sebagai berikut : 1. Keputusan Direksi PT Kereta Api Indonesia (Persero) nomor : EP.U/UM.103/I/1/KA-2013 tanggal 08 Januari 2013 tentang Perjalanan Dinas / Tugas Bagi Pegawai di Lingkungan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Pasal 7 tentang Perjalanan Dinas Luar Negeri ayat (13), "Perjalanan Dinas Luar Negeri harus mendapat izin tertulis dari Direktur Utama"; 2. Perjanjian bersama PT Gumaya Anggun nomor : KL.702/VIII/3/KA-2023 tanggal 3 Agustus 2023 tentang Kontrak Payung Pengadaan Wesel Bantalan Beton Tahun 2023 - 2025; 3. Surat Perintah Kerja Kepada PT. Gumaya Anggun nomor : KM.201/VIII/54/KA-2023 tanggal 14 Agustus 2023 tentang Pengadaan Wesel Bantalan Beton Peruntukan Investasi Tahun 2023; 4. Surat Undangan dari PT Gumaya Anggun nomor : 53/GMY-S/08/2023 tanggal 15 Agustus 2023 perihal Undangan FAT Pengadaan Wesel Bantalan Beton Peruntukan Investasi Tahun 2023. 04
T U J U A N 1. INFORMASI UMUM Adapun tujuan pelaksanaan Factory Acceptance Test (FAT) Pengadaan Wesel Bantalan Beton Peruntukan Investasi Tahun 2023 adalah sebagai berikut: Melakukan inspeksi terhadap proses produksi, design testing, performance testing, setting dan assembling wesel bantalan beton sesuai dengan Spesifikasi Teknik PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang dilaksanakan oleh Qinhuangdao Shanhaiguan Railway Material Co,. Ltd (GWQC); Mengetahui International Standard of Laboratory Testing Material yang menjadi rujukan dalam menjamin kualitas produksi sesuai dengan Spesifikasi Teknik PT Kereta Api Indonesia (Persero); Melakukan diskusi terbuka terkait potensial tipe material wesel yang lebih beragam serta mitigasi guna megurangi laju kerusakan pada lalu lintas angkutan berat yang ada di wilayah Divre III Pg dan Divre IV Tnk. 05
MANUFAKTUR MANUFAKTUR
2. PROFIL SINGKAT MANUFAKTUR Qinhuangdao Shanhaiguan Railway Material Co,. Ltd (GWQC) didirikan pada tahun 2000 sebagai Qinhuangdao City Shanhaiguan Gongwu Equipment Factory, adalah produsen komponen dan wesel profesional. GWQC menawarkan solusi, layanan dan dukungan untuk semua jenis infrastruktur kereta api. Lokasi manufaktur terletak di No.18 Taichang Road Lingang Economic Development Zone, Shanhaiguan, Qinhuangdao, Provinsi Heibei yang berjarak 302 km ke arah Timur kota Beijing. Pabrik manufaktur modern GWQC memiliki luas 210.000 meter persegi . GWQC dilengkapi dengan 79 unit peralatan pengolahan skala besar dan lebih dari 300 unit peralatan manufaktur skala kecil dan menengah. Produksi tahunan GWQC mencapai 5.000 wesel, 18.000 lidah wesel, 8.000 jarum (solid manganese steel), dan lebih dari 30.000 ton aksesoris. Produk GWQC telah digunakan pada rel di setiap provinsi di China, dan pasar luar negeri seperti Amerika Serikat, Kanada, Australia, Selandia Baru, Mesir, Vietnam, Indonesia, Thailand, Pakistan, Mongolia, Angola, Nigeria, Filipina, Mozambik, Ekuador dll. 2. PROFIL SINGKAT MANUFAKTUR 06
KEGIATAN 10 SEPTEMBER 2023 BERANGKAT INDONESIA - CHINA 11 SEPTEMBER 2023 VISIT LANGSUNG PROSES PRODUKSI WESEL 12 SEPTEMBER 2023 PEMERIKSAAN BERSAMA PRODUK WESEL PENGADAAN PT.KAI 13 SEPTEMBER 2023 MELIHAT PROSES PENGUJIAN MATERIAL WESEL DI LABORATORIUM 14 SEPTEMBER 2023 MELIHAT PROSES PERSIAPAN DISTRIBUSI 15 SEPTEMBER 2023 DISKUSI TERKAIT PENGELOLAAN QA-QC PADA MANUFAKTUR 16 SEPTEMBER 2023 KEPULANGAN CHINA - INDONESIA 07
PROSES PRODUKSI MANUFAKTUR
1. PROSES PRODUKSI FLOW CHART PEMBUATAN JARUM (FROG) 2 4 Modelling & Shaping 1 3 5 Smelting & Pouring Failing Sand & Pouring riser cutting Heat Treatment Polish Finishing Modelling and Shaping Proses pembuatan jarum wesel dimulai dengan Proses molding (modelling dan shapping, pencetakan) menggunakan mencairkan bahan baku hingga menjadi cair, kemudian menuangkan ke dalam mold atau cetakan. kemudian ditekan ke dalam cetakan logam menggunakan hydrollic bender dan diproses menjadi bentuk penampang jarum 08
1. PROSES PRODUKSI FLOW CHART PEMBUATAN JARUM (FROG) Modelling and Shaping Proses pembuatan jarum wesel dimulai dengan Proses molding (modelling dan shapping, pencetakan) menggunakan mencairkan bahan baku hingga menjadi cair, kemudian menuangkan ke dalam mold atau cetakan. kemudian ditekan ke dalam cetakan logam menggunakan hydrollic bender dan diproses menjadi bentuk penampang jarum MODELING & SHAPING SMELTING & POURING FAILING SAND & POURING RISER CUTTING HEAT TREATMENT FINISH 08
1. PROSES PRODUKSI Smelting & Pouring Proses pemanasan (heat treatment) untuk membentuk grade kekerasan pada permukaan jarum. Proses pembentukan kekerasan permukaan kepala rel dilakukan setelah proses cutting ujung rel yang tidak sempurna, dan dilanjutkan pada mesin Heat Treatment kemudian ditempatkan pada proses colling Failing Sand & Pouring Riser Cutting Proses pemanasan (heat treatment) untuk membentuk grade kekerasan pada permukaan jarum. Proses pembentukan kekerasan permukaan kepala rel dilakukan setelah proses cutting ujung rel yang tidak sempurna, dan dilanjutkan pada mesin Heat Treatment kemudian ditempatkan pada proses colling Heat Treatment 09
1. PROSES PRODUKSI SAWING AND BLANKING TOP BENDING CNC MILING AND PLANER MEDIUM FREQ QUENCHIS HEAT/AGING TREATMENT QUENCHIS AND STRAIGHTENING TOP BENDING ASSEMBLE FLOW CHART PEMBUATAN LIDAH (SWITCH) 01 02 03 04 09
1. PROSES PRODUKSI Setelah penyimpangan (detailling) apa pun dihilangkan dari rel yang diperkeras, pekerjaan pemotongan dan pengeboran dilakukan dengan tingkat presisi dan detail yang tinggi. Pekerjaan pengolahan ini dilakukan dengan menggunakan MC, planer, saber, milling cutter dan alat lainnya. Dalam beberapa kasus, pemrosesan mungkin memerlukan hingga belasan langkah. Pembuatan lidah dan rel paksa dimulai dengan pemotongan dan bagian-bagian yang digunakan dalam pengerjaan lidah ataupun lantak. Tingkat ketelitian yang tinggi, dan segala penyimpangan pada bahan mentah atau akibat pengelasan juga tidak boleh diabaikan. Bender digunakan selama tahaptahap penting dalam pembuatan komponen untuk menghilangkan penyimpangan. Rel lidah memiliki ujung yang diolah menjadi bentuk pisau. Jadi untuk memastikan efek quenching-nya tidak hilang meski sudah dicukur/dipotong, rel di ketam/serut secara kasar sebelum dikeraskan menggunakan api (heat treatment) Ujung runcing dari lidah, yang digunakan dalam putaran, diolah menjadi bentuk pisau yang mudah terkikis. Jadi bagian kepala rel dikeraskan menggunakan heat tretment untuk meningkatkan ketahanannya terhadap abrasi. 10
QA&QC PRODUCT MANUFAKTUR
2. QA DAN QC PRODUCT ASSEMBLY Pemeriksaan wesel dilakukan secara visual dan pengukuran dimensi untuk memastikan assembly sesuai dengan gambar kerja yang dipersyaratkan.Pemeriksaan wesel dilakukan secara visual dan re check dimensi Lebar jalur, lebar bukaan lidah, kerapatan lidah arah horisontal, kerapatan lidah terhadap plat, kelurusan, Di bawah ini ditunjukkan titik pengukuran yang dilakukan. 11
2. QA DAN QC PRODUCT ASSEMBLY 01 02 03 04 Gauge at beginning point Lebar jalur di titik awal Gauge at switch rail point Lebar jalur di lidah Gauge of straight rails at switch point end Lebar jalur-jalur lurus di pangkal lidah Gauge of straight rails at switch point end Lebar jalur disisi rel pada pangkal lidah 12
2. QA DAN QC PRODUCT ASSEMBLY 05 06 07 08 Main line gauge at the heel end Lebar jalur utama pada ujung pangkal Side line gauge at the heel end Lebar jalur sisi pada ujung pangkal Opening of the actual switch point Bukaan lidah 08 Fitness of actual straight switch point to the stock rail Kerapatan/ketepatan aktual bagian lidah lurus (sisi lengkung kepala lidah) terhadap rel lantak 13
2. QA DAN QC PRODUCT ASSEMBLY 09 10 11 0812 Fitness of straight switch point to stock rail other than above Kerapatan/ketepatan bagian lidah lurus (sisi lengkung kepala lidah) terhadap rel lantak – sampai >0,5 mm Fitness of actual curve switch point to the stock rail Kerapatan/ketepatan aktual bagian lidah belok (sisi lengkung kepala lidah) terhadap rel lantak Fitness of curve switch point to stock rail other than above Kerapatan sisi atas bagian lidah (sisi lengkung kepala lidah) terhadap rel lantak sampai >0,5 mm Gap between straight point rail bottom & slide plate near drawing positions both front and rear Gap/celah antara dasar lidah arah lurus dengan plat landas di sisi depan lidah 14
2. QA DAN QC PRODUCT ASSEMBLY 13 14 15 0816 Gap between straight point rail bottom & slide plate at positions other than above Gap/celah antara dasar lidah arah lurus dengan plat landas di belakang lidah Gap between curve point rail bottom & slide plate near drawing positions both front and rear Gap/celah antara dasar lidah arah lurus dengan plat landas di antara depan dan sisi belakang Gap btwn. curve point rail bottom & slide plate at positions otherthan above Gap/celah antara dasar lidah arah belok dengan plat landas di belakang lidah Fitness of Straightswitch point block Kerapatan lidah arah lurus titik blok penghubung/tg 15
2. QA DAN QC PRODUCT ASSEMBLY 17 18 19 0820 Fitness of curve switch point block Kerapatan lidah arah belok titik blok penghubung /tg Heel spacing of the straight switch point Jarak antar as rel lidah arah lurus 1 Heel spacing of the curve switch point Jarak antar as rel lidah arah belok Lead curve spacing at 1000 behind point heel Jarak antara jalur 1 meter dibelakang 16
2. QA DAN QC PRODUCT ASSEMBLY 21 22 23 0824 Lead curve spacing at 2000 behind point heel Jarak antara jalur 2 meter dibelakang pangkal lidah Lead curve spacing at 2606.9 behind point heel Jarak antara jalur 1 meter dibelakang pangkal lidah Lateral gauge at the end of the guide curve Jarak lateral pada akhir rel paksa Gauge of side rail at 2000 before end of guide curve Lebar jalur sisi rel 2 m dibelakang rel paksa 17
2. QA DAN QC PRODUCT ASSEMBLY Straight guard back spacing to main rail Lebar jalur dari rel lurus dari jalur utama 25 26 27 082 Flangeway width of straight guard rail Lebar alur rel paksa Guard checking spacing of the straightrail against gauge1067 Lebar alur rel paksa Flangeway width of the curve guard rail Lebar jalur dari rel belok 18
2. QA DAN QC PRODUCT ASSEMBLY 29 30 31 082 Guard checking spacing of the curve rail against gauge 1070 Spasi Curve guard back spacing to main rail Jarak antara lengkung rel paks dengan rel utama Overall length of the turnout (rail gap at both ends excl.) Panjang keseluruhan wesel dari ujung ujung sambungan 19
PERFORMANCE TESTING MANUFAKTUR
3. PERFORMANCE TESTING 29 31 082 PERFORMANCE TESTING DI LABORATORIUM Kegiatan performance testing sangat penting dalam menjamin kualitas produksi wesel oleh Qinhuangdao Shanghaiguan Railway Material Co., Ltd. China. sesuai dengan spesifikasi teknik PT KAI. Qinhuangdao Shanghaiguan Railway Material Co., Ltd. China.Technology Co., Ltd mengacu pada Japan Industrial Standard (JIS) EN13674-1,2,3 (lidah).; EN15689 (jarum) EN13481 (penambat) yang dilakukan terdiri dari : a. Microcomputer screen impact testing equipment JB-W300A (Mechanical property test) -> Uji pukulan b. Microcomputer controlled electro-hydraulic servo universal testing machine WAW-300B (Mechanical property test) -> uji Tarik/tensile strength c. Orient Spectrometer (Chemical component analysis) -> uji kandungan d. Hardness tester(Brinell)KB-3000E (Hardness measurement) -> uji kekerasan e. Magnetic defect detector CDX-Ⅲ (Flaw detection test) -> uji kepadatan dan defect f. Digital ultrasonic flaw detector UT-510S (Flaw detection test) -> uji kepadatan dan defect g. Metalloscope MDS (Metallography detection) -> uji kepadatan dan defect/crack 20
21 HASIL UJI LAB
22
PROSES PENGEMASAN MANUFAKTUR
4. PROSES PENGEMASAN DI PABRIK 23
P E N G E M A S A N P A B R I K Dalam kegiatan pengecekan pengemasan ini, setiap komponen telah di berikan penomoran ataupun marking untuk marking sudah tertera jelas di setiap komponen dan Aksesoris. Selain itu juga, bagian telah ditandai dengan warna yang berbeda sesuai dengn daop/ divre yang menerima. Merah : Daop 1 , 2 , 3 dan 4(stock pile di BY Jembatan Kiaracondong) Kuning : Daop 5, 6 (stock pile di PKLG YK) Hijau : Daop7,8 & 9(stockpile di PKLG SGU) Putih : Divre IV TNK (stock pile Rejosari) Biru : Divre III Pg(stockpile di Payakabung) 24
5. DISKUSI Diskusi membahas sejumlah temuan dari pelaksaan FAT. Secara garis besar terdapat pembahasan mengenai temuan dilapangan (wesel double slip/wesel inggris kustom terhadap desain yang diajukan PT KAI), pembahasan mengenai kajian peruntukan wesel jalur lurus untuk kecepatan V 160 yang dicanangkan oleh D3, dan evaluasi progress produksi dan shipping sesuai dengan jadwal yg ditentukan dalam kontrak. 25
P E N U T U P Dari pelaksanaan Factory Acceptance Test (FAT) Wesel ke Qinhuangdao Shanhaiguan Railway Material Co,. Ltd (GWQC); di Heibei, China dapat disimpulkan bahwa: 1. Proses produksi yang dilaksanakan oleh Qinhuangdao Shanhaiguan Railway Material Co,. Ltd (GWQC); sesuai standar serta pengendalian kualitas di dalam manufaktur dan laboratorium terkontrol dengan baik; 2. Dalam menjamin kualitas produksi wesesl Proses produksi, inspeksi, dan pengujian mengacu pada Japan Industrial Standard (JIS) EN13674-1,2,3 (lidah).; EN15689 (jarum) EN13481 (penambat); 3. Qinhuangdao Shanhaiguan Railway Material Co,. Ltd (GWQC) berkomitmen untuk melakukan distribusi wesel sesuai dengan jadwal. 26
PUJI SYUKUR KEPADA TUHAN YANG MAHA ESA, RANGKAIAN FAT TELAH TERLAKSANA DENGAN BAIK DAN LANCAR
MANUFAKTUR