BAHAN AJAR
KELAS IV
MATEMATIKA
Siklus I
Pertemuan 1
A. Pengertian Sudut
Sudut adalah daerah yang dibatasi oleh dua garis dan berpotongan di satu
titik
B. Jenis-jenis Sudut
1. Sudut Siku-siku
Sudut yang memiliki besar sudut tepat 90 (Sembilan puluh derajat)
2. Sudut Lancip
Sudut yang memiliki besar sudut antara 0 sampai 90 (Sembilan
puluh derajat)
3. Sudut Tumpul
Sudut yang memiliki besar sudut antara 90 sampai 180 (Sembilan
puluh derajat)
4. Sudut Lurus
Sudut yang memiliki besar sudut tepat 180 (Sembilan puluh derajat)
Contoh sudut pada benda di sekitar kita
1. Sudut Siku-siku
Sudut di ujung pintu, sudut di ujung jendela dan sudut di ujung buku.
2. Sudut Lancip
Sudut di ujung kanan kiri gantungan baju, sudut pada cone es krim, dan sudut pada ujung
bendera segitiga.
3. Sudut Tumpul
Sudut pada kursi malas, sudut ketika laptop dibuka lebar, dan sudut pada ujung gantungan
baju bagian atas.
BAHAN AJAR
KELAS IV
MATEMATIKA
Siklus I
Pertemuan 2
A. Alat Ukur dan Cara Mengukur Sudut
Mengukur sudut dapat dilakukan menggunakan satuan baku dan satuan tidak
baku.
Jika kalian mengukur sudut menggunakan satuan baku, kalian membutuhkan
alat yang dinamakan busur derajat.
Busur derajat adalah alat untuk mengukur besar sudut
Busur derajat mempunyai bagian-bagian sebagai berikut :
Busur derajat memiliki dua garis berlawanan yakni di bagian dalam
lengkungannya dan di bagian luar. Sehingga busur derajat berguna
untukmengukur sudut dari dua sisi yaitu sisi dalam dan sisi luar.
Satuan sudut yang digunakan untuk mengukur sudut adalah derajat (°)
Perhatikan contoh cara mengukur besar sudut dengan menggunakan busur
derajat berikut ini !
Cara mengukur besar sudut di atas :
a. Impitkan pusat busur derajat dengan titik sudut.
b. Impitkan pula garis alas busur dengan kaki sudut OA, sehingga 0° berimpit
dengan kaki OA.
c. Bacalah tepi skala dengan tepat pada kaki sudut lainnya (OB)
Terlihat besar sudut AOB adalah 60° atau AOB = 60°
B. Mengukur sudut yang ditunjukkan Jarum Jam
Perhatikan gambar permukaan jam berikut ini !
Letak jarum panjang semula tepat pada angka 12, kemudian bergerak ke kanan
melewati angka 1,2,3,4 dan seterusnya kemudian kembali ke posisi semula,
yaitu angka 12. Berarti jarum panjang tersebut berputar satu putaran penuh atau
sebesar 360° . Permukaan jam terbagi atas 12 bagian. Setiap bagian besarnya
360° ∶ 12 = 30°
Hal ini berarti besar sudut yang dibentuk oleh jarum jam pada setiap jarak dua
angka adalah sama yaitu 30°
BAHAN AJAR
KELAS IV
MATEMATIKA
Siklus 2
Pertemuan 1
A. Pengukuran sudut segitiga
Segitiga memiliki 3 titik sudut yaitu sudut a, sudut b dan sudut c.
Setiap titik-titik sudutnya diukur menggunakan busur derajat.
Besar sudut a ketika diukur menggunakan busur derajat yaitu 60°
Besar sudut b ketika diukur menggunakan busur derajat yaitu 60°
Besar sudut c ketika diukur menggunakan
busur derajat yaitu 60°
Jika dijumlahkan 60° + 60° + 60° = 180°
Semua sudut pada bangun segitiga jika digabungkan maka akan
membentuk sudut lurus yang besarnya 180°
Maka, dapat disimpulkan jika a + b + c = 180°
Perhatikan contoh di bawah ini
Diketahui : A = 70°
C = 30°
Ditanyakan : B …. ?
Jawab : B = 180° - 70° - 30°
= 80°
BAHAN AJAR
KELAS IV
MATEMATIKA
Siklus 2
Pertemuan 2
A. Pengukuran sudut segiempat
Segiempat memiliki 4 titik sudut yaitu sudut a, sudut b, sudut c dan sudut
d. c
a
bd
Setiap titik-titik sudutnya diukur menggunakan busur derajat.
Besar sudut a ketika diukur menggunakan busur derajat yaitu 90°
Besar sudut b ketika diukur menggunakan busur derajat yaitu 90°
Besar sudut c ketika diukur menggunakan busur derajat yaitu 90°
Besar sudut d ketika diukur menggunakan busur derajat yaitu 90°
Jika dijumlahkan 90° + 90° + 90° + 90° = 360°
Semua sudut pada bangun segiempat jika digabungkan maka akan
membentuk sudut lurus yang besarnya 360°
Maka, dapat disimpulkan jika a + b + c + d = 360°
Perhatikan contoh di bawah ini