klik : www.dharmawulan.org WULAN EDISI 139, JULI - SEPTEMBER 2020 1
2 WULAN EDISI 139, JULI - SEPTEMBER 2020 klik : www.dharmawulan.org
Dari Redaksi
REDAKSI Bersama Melewati
MAJALAH WULAN Perubahan Zaman
Penerbit : Mungkin tak sedikit yang merasa bosan mendengar
Yayasan Dharma Wulan perilaku 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan
mencuci tangan). Namun, fakta yang terjadi di
Pemimpin Umum : lapangan, masih banyak yang tak melakukan itu. Karenanya,
Ir. Lanny Soewandi, MBA Redaksi Majalah WULAN tetap mengajak warga WULAN untuk
Ir. H. Subagjo Hardjosubroto, M.Sc., Ph.D terus bersama-sama menurunkan risiko tertular Covid-19
Pemimpin Redaksi/ dengan meneggakkan perilaku 3M.
Penanggung Jawab Isi : Selain 3M sebagai tatanan hidup baru, beberapa kebiasaan baru lain perlu
dicermati dan dilaksanakan sesuai kondisi individu. Kebiasaan baru apakah yang
Lusia Soetanto diharapkan menjadi kunci memutus mata rantai penyebaran virus Corona? Bisa
Wakil Pemimpin Redaksi : disimak dalam Rubrik Masalah Kita bertajuk Kunci-Kunci Tatanan Hidup Baru plus
saran dari Bapak A.B. Susanto tentang bagaimana kelompok usia lanjut menghadapi
JP. Soetadi Martodihardjo pandemi. Semoga bermanfaat.
Pemimpin Perusahaan : Sejak Corona mewabah di dunia dan terjadi juga di Indonesia, segala kegiatan
Drs. Sutikno Hardjopranoto yang biasa diselenggarakan Yayasan Dharma Wulan dan Paguyuban Dharma Wulan
praktis terhenti, mengingat pentingnya lebih mengedepankan kesehatan anggota.
Staf Redaksi : Sejumlah pengurus cabang tetap menyusun program kerja yang bersifat
Nuke N. Dirgantari kegiatan individu atau dikerjakan di rumah seperti membuat kerajinan tangan atau
Sekretaris, Iklan & Tata Usaha : mengadakan pertemuan virtual. Di Bulan Agustus 2020 ini, PDW Cabang Sukabumi
Hesti Juwartiningsih yang mengadakan kegiatan tatap muka tentu saja dengan menerapkan protokol
kesehatan yang ketat.
Desain Artistik Sementara PDW Cabang lain menggelar kegiatan virtual, seperti dilaksanakan
Cover, Setting & Layout : PDW Cabang Jakarta IOTA yang mengadakan pertemuan secara daring, dan LOMBA
17-an tetap dilaksanakan secara virtual dengan hadiah yang cukup menarik, untuk 10
A. Sri Widodo Pemenang. Walaupun waktu terbatas, dirasa cukup melepaskan rasa rindu.
Keadaan “buruk” jangan sampai memutus harapan warga WULAN untuk terus
Staf Ahli : menjalani kehidupan. Tumbuhkan rasa optimisme, bahagia, selalu berdoa kepada
Uripto Widjaja Tuhan, yakinlah kita akan mampu melewati perubahan zaman ini. Amin.
Dr. Ir. Januar K. Darmawan Mari tetap memberdayakan Majalah WULAN dengan mengirimkan naskah
Drs. Titus K. Kurniadi dan foto tentang kegiatan Bapak/Ibu, bisa juga pengalaman pribadi atau opini yang
Harjoko Trisnadi muatannya positif terhadap warga usia lanjut. Naskah dapat dikirim via surat ke
Ir. Royanto Rizal alamat: Darmawan Park, Jalan Babakan Madang No. 99, Sentul Selatan, Bogor, atau
melalui faximile di nomor 021-87953477, atau melalui surat elektronik (e-mail) ke
B. Kusuma alamat [email protected]. Terima kasih.
Ir. Adharta Ongkosaputra, MBA
Salam Sehat
Alamat Redaksi/Iklan/Tata Usaha :
Darmawan Park Lusia Soetanto
Jl. Babakan Madang No. 99 WULAN EDISI 139, JULI - SEPTEMBER 2020 3
Sentul Selatan, Bogor
Telpon : 021-87953476/87953477
Fax : 021-87953477
Email : [email protected]
[email protected]
website : www.dharmawulan.org
Rekening Yayasan Dharma Wulan :
BCA Cabang SCBD Jakarta
No Ac. 0063003333
klik : www.dharmawulan.org
daftar isi
masalah kita dari cabang
5 Kunci-kunci Tatanan Hidup Baru
16 PDW Cabang Sukabumi Peringati Hari
jelajah Kemerdekaan RI
8 Berwisata di Kawasan Sentul 19 PDW Jakarta IOTA Merayakan HUT ke-75
Indonesia Secara Virtiual
20 WULAN Surabaya Peduli COVID-19
ragam HUT RI ragam wulan
12 Pandemi Tak Padamkan Gelora Hari 21 Khasiat Si Legit Kurma
Kemerdekaan kesehatan
22 Sampai Usia Lanjut, Hidup Sehat dan Seimbang
berita yayasan
15 Arisan Sosial Sosial Dharma wulan dengan Yoga
diselenggarakan kembali Tahun 2021
44 WWUULLAANN EEDDIISSII 113399,, JJUULLII -- ASGEPUTSETMUBSE2R0220020 kkllikik::wwwwww..ddhhaarrmmaawwuullaann..oorrgg
masalah kita
Kunci-Kunci
Tatanan Hidup Baru
Tatanan hidup baru
sudah dilaksanakan,
jumlah orang yang
terinfeksi Corona
belum kunjung
melandai. Sudah
disiplinkah kita untuk
memutus rantai
penyebaran virus
Covid-19?
Apa yang dapat diharapkan Di hari libur, dua warga sedang melakukan olahraga jalan kaki minimal 30 menit dengan tetap
oleh kelompok usia lanjut disiplin menerapkan protokol kesehatan dengan menggunakan masker.(Foto Majalah Wulan)
menghadapi tatanan hidup
baru setelah nantinya ditemukan Orang tua secara unik rentan secara total. Orang yang lain setelah
Vaksin Covid-19. Bayangkan skenario karena sistem kekebalan mereka tahun 1945 tetapi sebelum 1965
ini, mungkin 1 atau 2 tahun ke depan, cenderung memburuk seiring merasa yakin dengan semua manfaat
Vaksin Covid-19 yang efektif tersedia bertambahnya usia. Bagi sebagian dari pengobatan modern, mereka dapat
secara rutin dan dunia kembali bergerak mereka jauh lebih sulit melawan tidak hidup bertahun-tahun. “Pandemi
maju. Tetapi hidup, bagaimanapun, hanya Covid-19 tetapi semua penyakit mengubahnya,” kata Merdad dikutip
kemungkinan besar tidak akan pernah menular. Mereka juga lebih mungkin dari Khn. org.
sama, terutama untuk orang yang menderita karena kondisi kesehatan
berusia di atas 60 tahun. lain, seperti penyakit jantung dan Sejak pandemi Covid-19 muncul,
pernapasan, yang membuatnya lebih hampir semua orang mengalami
Demikian pandangan dokter sulit untuk pulih dari penyakit. kendala untuk menjalani kehidupan
medis geriatric, ahli penuaan, dan normal akibat pembatasan yang perlu
spesialis industri di dunia. Para Jadi besar kemungkinan saat ini, dilakukan untuk mencegah penularan
ahli mengatakan setelah Pandemi, bahkan mungkin di masa depan, ketika virus Corona. Pemerintah Indonesia
segalanya akan berubah, dari cara orang Vaksin Covid-19 tersedia secara luas telah menganjurkan kita untuk mulai
tua menerima perawatan kesehatan dan digunakan secara luas, kebanyakan melakukan kegiatan seperti biasa,
hingga cara mereka bepergian dan warga usia lanjut akan mengambil tentunya sambil mematuhi protokol
berbelanja. Juga, kehidupan kerja dan tindakan pencegahan tambahan. pencegahan Covid-19.
hubungan mereka satu sama lain.
Dr. Merhdad Ayati, pengajar Hal ini mendorong lebih gencar
kedokteran geriatric di Stanford lagi dalam menerapkan langkah
University School of Medicine pencegahan dasar, seperti mencuci
mengatakan pandemic mengubah tangan dengan sabun dan air mengalir
klik : www.dharmawulan.org WULAN EDISI 139, JULI - SEPTEMBER 2020 5
masalah kita
khusus untuk menganalisa contoh urine
dan tinja secara teratur, lalu mengirim
hasilnya ke dokter secara virtual.
Perjalanan
Perjalanan jarak jauh
kemungkinan akan lebih banyak
ditempuh melalui darat bukan
penerbangan. Jumlah perjalanan
regional diyakini akan lebih banyak
perjalanan luar negeri. Bahkan setelah
ada vaksin. Kenapa? Kecenderungan
ingin bepergian ke luar negeri akan jauh
lebih sedikit karena ingin menghindari
Ilustrasi fasilitas telemedik. Konsultasi medis secara virtual diharapkan menjadi upaya memutus kerumunan orang dalam jumlah besar.
penyebaran virus Corona.(Sumber foto Google) Perjalanan popular untuk warga usia
lanjut adalah mengunjungi cucu.
atau dengan hand sanitizer, tidak aman untuk mencegah penularan virus
menyentuh wajah dengan tangan yang Corona, khususnya bagi orang-orang Bagi pelancong yang usia lebih
belum dicuci, menerapkan physical dengan penyakit yang rentan terpapar tua tapi mampu secara finansial,
distancing, serta mengenakan masker Covid-19, seperti diabetes atau penyakit tetap memilih untuk terbang. Mereka
dalam setiap aktivitas, terutama di jantung. akan memesan kursi kelas bisnis yang
tempat umum. lapang karena tidak ingin duduk terlalu
Bukan tidak mungkin, demi berdekatan dengan penumpang lain.
Di samping langkah pencegahan menghindari rumah sakit, masyarakat Membeli 3 kursi untuk 2 orang, akan
dasar, tatanan kehidupan baru untuk cukup mendatangi toko obat atau dilakukan oleh pasangan suami istri.
warga usia lanjut sudah gencar apotek untuk mendapatkan vaksinasi
disosialisasikan. Berikut hal-hal yang rutin seperti suntikan flu. Bahkan bukan Sementara hotel-hotel akan
harus dilaksanakan: tidak mungkin juga beberapa tahun lagi, berlomba menjadi tempat menginap
Perawatan medis setiap rumah akan tersedia perangkat lengkap dengan protokol kesehatan
Disarankan untuk mulai
belajar memakai fasilitas komunikasi
telemedik atau telemedicine. Cara
konsultasi jarak jauh di Indonesia telah
disediakan sejumlah rumah sakit, jauh
sebelum pandemi. Sekarang fasilitas
telemedicine makin banyak tersedia.
Pelayanan telemedicine
merupakan pelayanan kesehatan
yang dilakukan oleh dokter dengan
menggunakan teknologi informasi
dan komunikasi untuk mendiagnosis,
mengobati, mencegah, dan/atau
mengevaluasi kondisi kesehatan
pasien sesuai dengan kompetensi dan
kewenangannya.
Berkonsultasi secara online Aneka sayur dan buah-buahan dengan mudah dibeli untuk kita konsumsi demi menjaga
lewat aplikasi kesehatan dinilai lebih kekebalan tubuh.(Sumber foto dokumentasi pribadi Amar Bandung)
6 WULAN EDISI 139, JULI - SEPTEMBER 2020 klik : www.dharmawulan.org
masalah kita
maksimal, plus sarana perawatan medis tetap dengan protokol kesehatan. pola hidup sehat, seperti tidur yang
terdekat. Karyawan hotel akan sering Terasa berat tetapi untunglah tersedia cukup, rutin berolahraga, mengelola
membawa perlengkapan disinfektan fasilitas komunikasi virtual sebagai stress dengan baik, serta tidak merokok.
lalu lalang sambil menyeka semua pengobat rindu.
sarana 10 kali lebih sering. Memperkuat Imunitas Penting untuk diingat, jangan
Makan dan Belanja memaksakan diri untuk pergi, bila
Sudah 6 bulan Pandemi Covid-19 tidak sedang sehat, apalagi jika
Kepercayaan pada restoran dan kendati kehidupan dengan tatanan kamu mengalami gejala Covid-19,
lokal akan meningkat karena hidup baru telah mulai diterapkan, seperti demam, batuk, sesak napas,
mereka mengenal dan mempercayai virus Corona belum hilang dan masih pilek dan sakit tenggorokan. Segera
pemiliknya. Keamanan menjadi poin menjadi ancaman. Oleh karena itu, kita lakukan Isolasi Mandiri. Hubungi
utama khususnya untuk menarik tetap harus memperkuat daya tahan hotline COVID-19 di 119 Ext 9 untuk
pengunjung yang lebih tua. tubuh dengan memperhatikan asupan mendapatkan pengarahan lebih lanjut.
nutrisi dan cairan serta menerapkan (Ken)
Restoran secara mencolok
menampilkan papan petunjuk A.B Susanto: Hadapi Pandemi dengan
inspeksi keselamatan dan secara jelas
menandakan standar kebersihan yang Pandai Mengelola Diri
baik. Bapak A.B Susanto mengatakan
ketika negeri ini dilanda Para lanjut usia diharapkan
Pengelola restoran dan tempat pandemi Covid-19, warga lanjut menganggap keadaan saat ini
belanja juga mempekerjakan karyawan sebagai situasi untuk lebih dapat
khusus untuk membersihkan meja, usia merupakan kelompok paling lebih mendalami, menggunakan
kursi, dan semua titik yang banyak terdampak karena kerentanan kondisi dan bermain main dengan gadget,
dipegang. Karyawan ini akan mudah fisik menjadikan mereka tidak leluasa atau memperluas wawasan dengan
dikenali karena memakai perlengkapan melaksanakan aneka kegiatan yang mengikuti berbagai webinar atau
berbeda dari pegawai lain. pernah dilakukan sebelum terjadi kegiatan yang diadakan secara digital.
Kehidupan di Rumah wabah. “Saya juga menganjurkan untuk
“Situasi Pandemi mengharuskan menekuni hobi baru yang bersifat aktif
Belakangan jumlah orang yang warga senior untuk banyak menahan seperti umpamanya belajar menyanyi
terinfeksi dalam 1 rumah melonjak diri tidak ke tempat tempat yang yang bagus untuk suasana hati, kendali
karena anggota keluarga yang usia lebih umum, apalagi yang berpotensi terjadi diri dan positif bagi paru-paru kita.
muda masih bekerja kantoran tidak kerumunan massa,” ujar penggiat Atau berkebun yang membuat kita
serius menerapkan protokol kesehatan warga lanjut usia Pak A.B saat dimintai lebih dekat dengan alam, berada di
saat pulang ke rumah. tanggapan kepada Majalah WULAN udara terbuka dan tidak berada di
melalui WA. ruangan terus menerus,” saran Pak A.B
Warga usia lanjut yang semula Pak A.B melanjutkan reuni secara yang pada tanggal 12 September 2020
dititipkan di panti jompo juga diprediksi fisik dengan teman-teman lama, yang menyelenggarakan webinar dalam
akan lebih banyak kembali ke rumah menjadi sarana bernostalgia tidak lagi rangka peresmian AB Susanto Center
sehingga setiap anggota keluarga dimungkinkan. “Bahkan pertemuan dan peluncuran Buku Manajemen Bela
harus benar-benar melaksanakan dengan anak cucu juga menjadi Negara.
hidup bersih dan sehat demi menjaga lebih terbatas serta diwarnai dengan Yang paling penting penting
orangtua atau kakek-nenek mereka. batasan karena protokol kesehatan,” harus pandai-pandai mengelola diri
kata beliau. agar menjadi dan tetap bahagia. Saya
Untuk memenuhi kebutuhan Untuk itu guna menjaga sering mengingatkan untuk jangan
pangan, pengiriman barang secara semangat hidup teman-teman warga menggantungkan kebahagiaan kita
daring akan semakin dibutuhkan. senior yang sekarang diminta lebih pada kebendaan,manusia atau kondisi.
Orangtua yang hidup mandiri akan lebih banyak lagi untuk tinggal di rumah “Ini masa untuk benar menghilangkan
banyak mendapat kiriman barang dari harus pandai mengelola keadaan dan keterikatan dan keterlekatan yang
anak melalui jasa online. Cara ini dinilai “mood” diri dengan baik. berlebih,” ujar Pak A.B(*)
aman karena mengurangi sentuhan,
tentu saja pelaksanaan pengiriman
klik : www.dharmawulan.org WULAN EDISI 139, JULI - SEPTEMBER 2020 7
jelajah
Vihara Dewa Rejeki dulu disebut Bio Chen It Thian Klun berada
di kawasan Sumur Batu Raya, Babakan Madang, Sentul.
Berwisata di Kawasan Sentul
Kawasan Sentul telah Warga Dharma Wulan di Sentul, kawasan itu masih sepi
berkembang menjadi “Kota mengenal Sentul, karena merupakan daerah perkebunan, lain
Satelit”, belokasi di perbukitan markas Yayasan Dharma dengan keadaan sekarang kawasan
memiliki puluhan objek wisata Wulan berada di sana, namun kiranya Sentul sudah sangat berkembang,
alam. Tepat sebelum pandemi tidak banyak yang mengenal dan merupakan kota satelit baru, disebut-
pernah berwisata di kawasan Sentul. sebut sebagai Sentul City, memiliki
Covid-19, penulis sempat Umumnya para Wulan berkunjung banyak objek wisata alam.
auto-touring berduaan wae ke Sentul, hanya mendatangi Griya
Dharma Wulan ataupun Rukun Senior Pada hari-hari tertentu, lalu
berwisata. Karena sering Living yang berada di Darmawan Park. lintas di kawasan Sentul sering terjadi
bertanya cari jalan, akhirnya kemacetan, karena banyak orang
meminta seorang pengendara Memang pada dua dekade yang datang berwisata, ada sekitar 30-
lalu, saat peletakan batu pertama an objek wisata menarik di kawasan
motor jadi penunjuk jalan, pembangunan Griya Dhama Wulan Sentul.
kemudian dibawa dalam
mobil menjadi pemandu dan
tukang foto. Akhirnya penulis
memperoleh foto-foto indah
pasangan suami istri sepuh,
mejeng bagaikan pasangan
anak baru gede (ABG) sedang
pacaran di Sentul.
8 WULAN EDISI 139, JULI - SEPTEMBER 2020 klik : www.dharmawulan.org
jelajah
Vila Aman D’Sini selain menawarkan tempat
menginap tersedia juga kafe dan kolam renang
yang bisa digunakan oleh pengunjung yang ingin
menikmati suasana alam tanpa menginap.
Meski tidak sempat mengunjungi upacara peringatan hari ulang tahun Madang. Tepatnya berada tak jauh dari
seluruh objek wisata, baru-baru ini Toapekong dengan mengadakan suatu pintu belakang kompleks Darmawan
penulis sempat mendatangi beberapa ritual menginjak kaki di bara api, yang Park.
lokasi menarik di Kawasan Sentul, menarik minat pengunjung untuk Villa Aman D’Sini
sebagai berikut: menonton acara langka itu. Ritual
Vihara Dewa Rejeki itu masih tetap berlangsung sampai Beralamat di Bojong Koneng,
sekarang. Kecamatan Babakan Madang, ada
Ada sebuah rumah ibadah sebuah kompleks Villa, yang awalnya
Buddha sangat tua, sekarang dikenal Adapun lokasi vihara berada di hanya digunakan oleh pemiliknya,
sebagai Vihara Dewa Rejeki, dahulu Jalan Sumur Batu Raya No. 50, Babakan
disebut Bio Chen It Thian Kiun,
lebih dikenal lagi sebagai Kelenteng Warung Jurang seringkali didatangi wisatawan
Babakan Madang. Rumah Ibadah itu yang ingin beristirahat sambil menikmati
sudah tua sekali, tidak tercatat kapan aneka camilan dan air kelapa muda.
dibangunnya, hanya dipekirakan sekitar
3 abad yang lalu.
Sejak dulu bangunan asli vihara
ini berukuran kecil dan sederhana saja,
hanya pada atapnya terdapat ornamen
berupa naga, dan di sisi muka terdapat
tungku untuk bakar kertas sembahyang,
dengan demikian menandakan sebuah
wihara, rumah ibadah Buddha.
Sekarang sudah ada perluasan di
bagian belakang, berupa bangsal luas
persegi empat tanpa dinding pemisah
ditempatkan banyak meja altar.
Sejak dulu, tiap tahun ada suatu
klik : www.dharmawulan.org WULAN EDISI 139, JULI - SEPTEMBER 2020 9
jelajah
Semula disebut Curug Cikoneng kemudian supaya keren dan menarik perhatian namanya diubah menjadi Curug Bidadari dilengkapi dengan
Pancuran Tujuh Bidadari.
tapi sejak tahun 2000 cantik. Penulis berbangga yang berada di ketinggian, dengan ruang tukar pakaian,
dibuka untuk umum. Villa dapat turut mejeng seperti pengunjung dapat melihat sehingga pengunjung dapat
hanya menerima sekitar tamu lainnya. dari jauh air terjun berenang di bawah kucuran
20 orang tamu, tersedia sekaligus berfoto di sebuah air terjun. Sayang, sewaktu
kafe, restoran, dan kolam Curug Bidadari panggung berhias nama penulis berkunjung sedang
renang. Suasana villa yang Melanjutkan per- Curug Bidadari, simbol hati musim kemarau, sehingga
ditawarkan bergaya Bali. jalanan menuju lokasi air lambang cinta, dan kayu- volume air terjun tidak besar.
terjun Curug Bidadari. kayu sederhana. Meski
Pengunjung yang Umumnya sarana jalan harus membayar untuk Kesempatan berfoto
tidak mau bermalam, dapat dan semua lokasi wisata di sewa lokasi pemotretan, dengan latar air terjun cukup
masuk dengan membeli Sentul sudah diperbaiki dan pengunjung tetap berminat menarik, para pemandu
tiket. Tiket dapat ditukarkan dikelola investor dan BUM untuk berfoto di sana. disana sudah biasa mengatur
dengan minuman dan Desa, maka para pengunjung Pungutan biaya kiranya gaya para tamu, supaya
camilan. Sambil duduk- harus membayar biaya jalan untuk mengembalikan biaya hasil foto bagus bak gaya
duduk santai di sana dapat masuk dan semua sarana di investasi. foto model. Kami, pasangan
melihat panorama alam tempat. Untuk mencapai suami istri kolot juga diatur
sangat indah, memandangi Air terjun itu semula Curug bisa berjalan kaki untuk bergaya ABG. Jadi
lembah dan Gunung Pancar, benama Curug Cikoneng, atau naik ojek dengan lucu, membuat kami merasa
terlihat juga air terjun karena pertimbangan tarif khusus. Perjalanan sungkan sendiri.
Bidadari di kejauhan. promosi pemasaran untuk ditempuh melalui jalan Warung Jurang
menarik pengunjung, maka terjal dan berkelok-kelok
Para tamu dapat diganti dengan nama yang sekitar 2 kilometer. Di lokasi Dalam perjalanan
berfoto sepuasnya dengan lebih keren, maka dipilih air terjun tersedia aneka kembali melalui jalan
latar belakang pemandangan Curug Bidadari dilengkapi fasilitas seperti jalan setapak di sisi tebing, dengan
alam. Juga disediakan Pancuran 7 Bidadari. dengan 2 buah jembatan pemandangan alam lembah
sepasang payung berwarna- Dari areal parkir kayu, kolam renang lengkap indah, di tepi jalan itu banyak
warni, untuk para tamu dapat dibangun gubuk-gubuk
berfoto-foto, berinstagram
10 WULAN EDISI 139, JULI - SEPTEMBER 2020 klik : www.dharmawulan.org
jelajah
Penulis beserta istri berpose di antara pepohonan pinus di kawasan Pusat kuliner Ah Poong atau Pasar Apung.
Gunung Pancar.
dijadikan tempat menjual mereka dapat membuat trik- Areal makan merupakan terlalu jauh dari Jakarta.
jajanan, disebut “Warung trik foto yang cantik, dengan ruang terbuka. Udaranya Kalau anda ingin lebih santai
Jurang”. Kami singgah latar belakang pohon-pohon sejuk dapat dinikmati sambil dapat bermalam di Griya
duduk-duduk sebentar pinus. Sungguh spot itu mendengar gemericik Dharma Wulan, yang oleh
sambil minum-minum dan sangat instagramable. aliran air Sungai Cikeas. pengelola dinamakan Ole
makan camilan, menyeruput Ah Poong-Pasar Apung Tersedia pula sarana air yang Suites Hotel, atau di Rukun
es kelapa muda masih dalam Sentul mengasyikan. Senior Living dan ada banyak
batok kelapa dan combro. Karena waktu terbatas, hotel berbintang berlokasi di
Lagi-lagi sambil menikmati Selesai melihat lokasi- kami hanya mengunjungi kawasan Sentul. (B.Kusuma)
panorama lembah hijau lokasi wisata, kami kembali beberapa objek wisata saja
perbukitan Sentul, terlihat meluncur ke Jakarta, di antara sekian banyak spot
juga banyak bangunan melewati Jalan Ir. Juanda, menarik. Silahkan berwisata
bungalow. jalan utama di kawasan di kawasan Sentul, yang tidak
Hutan Pinus Gunung Pancar Sentul. Tepat di ujung jalan
utama berlokasi di bantaran Jalan sehat di kawasan Rukun Senior Living
Karena masih ada Kali Cikeas, terdapat pusat
waktu, kami melanjutkan kuliner Ah Poong, dikenal
wisata ke Hutan Pinus, pula sebagai Pasar Apung.
terlihat banyak pengunjung
berkemah di antara Para pengunjung dapat
kelebatan pohon pinus memilih aneka makanan,
teduh menghijau. Hutan minuman, maupun camilan
Pinus bagus untuk spot yang disenangi, karena di
foto, sehingga kembali kami pusat kuliner itu ada tersedia
diatur para pemandu untuk sekitar 80 kios, yang menjual
berfoto-foto. Menariknya berbagai makanan favorit
dari Bogor dan Jakarta.
klik : www.dharmawulan.org WULAN EDISI 139, JULI - SEPTEMBER 2020 11
ragam HUT RI
Pandemi Tak Padamkan Gelora
Hari Kemerdekaan
detik-detik peringatan
kemerdekaan yang
berlangsung di Istana Negara
Jakarta yang disiarkan
melalui televisi. 2
Terasa janggal
karena baru pertama
kali mengikuti upacara
virtual, karena selama ini semua rencana kenduri
selalu mengikuti upacara Bangsa, bahkan sebagian
dan perayaan di sekolah. besar rencana mungkin telah
“Walaupun mengikuti disusun dari jauh-jauh hari.
upacara memperingati
Kemerdekaan secara virtual Ibu Maryam maklum
tetapi masih bisa merasakan Pemerintah membatasi sekali
detik-detik pengibaran ruang gerak masyarakat
bendera yang mengingatkan untuk mengadakan acara
kita bagaimana perjuangan yang sifatnya mengumpulkan
para pahlawan sampai bisa massa. “Anjuran itu demi
mengibarkan Merah Putih kesehatan,” kata Ibu Maryam
saat kemerdekaan sudah yang saat ini bermukim di
1 digenggaman,” kata Ibu kawasan Cilebut, Kabupaten
Bogor, Jawa Barat. Kondisi
Guru dan pelajar di tengah Pandemi Covid-19 tetap bersemangat Maryam kepada Majalah saat ini jangan memadamkan
WULAN usai mengikuti semangat dan gelora dalam
mengikuti upacara virtual peringatan HUT Kemerdekaan RI yang ke- jiwa. “Kita tetap harus
S75.(Foto Majalah Wulan) bisa mengisi kemerdekaan
upacara virtual. dengan kegiatan positif,”
enyapnya peringatan Negara (ASN) Memang setiap 17 ujarnya.
Kemerdekaan Selepas bardandan, Agustus rakyat Indonesia
Indonesia gegara beralih ke selalu menyelenggarakan Adanya virus Corona
perhatiannya perayaan-perayaan meriah yang tidak hanya mewabah
Pandemi Covid-19 dimana ruang tengah rumah, melihat di Indonesia tapi menjangkiti
masyarakat dilarang seperangkat proyektor untuk menyemarakkan Hari seluruh dunia, memang
bepergian dan berkumpul di atas meja yang sudah Bersejarah itu. Tua muda patut dipahami benar oleh
dalam jumlah banyak, tidak tersambung ke televisi dan apalagi anak-anak bersuka berbagai kalangan usia, tidak
mematahkan semangat Siti dinding rumahnya. Wajahnya cita mengikuti ragam terkecuali anak-anak. Seperti
Maryam, seorang guru SMP pun ceria. Tepat pukul 10.00 kegiatan yang diadakan di juga Ibu Maryam, anak-anak
21 Jakarta. Selasa, tanggal WIB dengan berdiri sikap setiap sudut wilayah. sekolah diminta mengikuti
17 Agustus 2020, sebelum sempurna Ibu Maryam Pada peringatan ke-75 upacara Peringatan HUT
matahari menyingsing Ibu mengikuti peringatan yang jatuh di tahun 2020 ini, Kemerdekaan RI dari balik
Maryam sudah memakai Hari Kemerdekaan ke-75 seluruh rakyat bak menelan layar televisi.
batik Korpri, seragam Indonesia secara virtual. pil pahit, karena Pandemi
kebanggaan Aparatur Sipil Beliau serius menyaksikan Covid-19 menggagalkan
12 WULAN EDISI 139, JULI - SEPTEMBER 2020 klik : www.dharmawulan.org
ragam HUT RI
diimbau tidak bepergian kemerdekaan ke 61 waktu itu,
ke luar negeri dan banyak seperti yang diceritakannya
Negara juga menutup kembali kepada Majalah
diri dari kedatangan turis WULAN.
Internasional demi mencegah
penyebaran virus Corona. Expedisi 16 hari
Senior Dharma Wulan Bapak dimulai dari Murmansk,
Wisnu Lohanatha merasakan Rusia, letaknya 66°U (66
sekali perbedaan situasi derajat Lintang Utara),
perayaan kemerdekaan diselenggarakan oleh Quark
sekarang yang jauh berbeda Expedition, dengan biaya
dari suasana sebelum terjadi US.$.20.000/orang (sekitar
3 pandemi. Rp.200juta dengan kurs
Ingatan Pak Wisnu waktu itu).
Kisah Menancapkan Merah melayang ketika beliau
Putih di Kutub Utara menancapkan Bendera Menggunakan kapal
Meski terasa sedikit Merah Putih di Kutub Utara. “ice breaker” (Rusia),
aneh karena harus upacara Di masa Pandemi Inilah kisah perjalanan 14 bermesin 2 reaktor nuklir,
di rumah mengikuti siaran Civid-19 masyarakat pun tahun yang lalu, sebagai yang dapat berjalan siang
peringatan dari televisi, Kyra hadiah untuk Ibu Pertiwi dan malam. Kapal harus bisa
Nabit Anshori atau Keke, menjelang ulang tahun menembus Lautan Arctic
murid SDN Kebon Pedes 3 dengan lapisan es 1 - 5
Kabupaten Bogor mengerti meter tebalnya. Diberi nama
alasan sekolah tidak
mengadakan upacara secara Foto mengesankan ketika Bapak Wisnu
langsung. “Karena berisiko Lohanatha berhasil menancapkan
penularan virus Corona. Bendera Merah Putih di Kutub Utara
Tetapi aku tetap lebih suka saat perayaan kemerdekaan ke-61
upacara tatap muka,” ungkap Indonesia.(Foto dokumentasi pribadi
Keke. Tahun depan Keke Bapak Wisnu Lohanatha)
berharap dapat kembali
memperingati Kemerdekaan
bersama teman-teman dan
guru di sekolah.
Sedangkan Aldan
R.A, murid Al Fath Primary
School BSD, Tangerang,
yang pertama kali baru
ikut upacara Kemerdekaan,
merasa senang karena dia
seperti sedang menghadiri
perayaan ulang tahun
seperti layaknya orang
berulangtahun. Seperti juga
Keke, Aldan mengaku paham
kenapa dirinya tidak boleh
ke sekolah karena khawatir
tertular virus Corona.
klik : www.dharmawulan.org WULAN EDISI 139, JULI - SEPTEMBER 2020 13
ragam HUT RI
Pada hari ke 8, merupakan ‘Ujung Dunia”
menjelang detik-detik Yamal yang adalah pula “Ujung
sampai ke tujuan, kami Poros Perputaran Bumi”.
bergerombol di haluan. Kutub Utara yang penuh
Saat itu malam hari, tetapi misteri, yang mempunyai
langit tidak pernah gelap. daya-tarik begitu “magisnya”
Udara dingin, dan Yamal hingga manusia sejak
berguncang dengan hebat berabad yang lalu berusaha
dengan suara gaduh sekali. untuk “menaklukkannya”.
Berusaha menembus lapisan Ternyata cuma suatu
es yang lebih dari 3 meter “Titik Imaginer” yang
tebalnya. ditunjukkan oleh GPS.
Akhirnya, tibalah Oleh karena di tempat
juga kami melakukan Titik tersebut tidak bisa
“countdown” bersama. Pada dibuat suatu Monumen
saat hitungan mencapai atau Pertanda lainnya.
“Zero” meledaklah Disebabkan letaknya bukan
kegembiraan kami. Jam di bumi tetapi di atas lautan
menunjukkan pukul 01.27 es, yang selalu bergerak,
Waktu Rusia dan GPS (Global bergeser ke arah Laut Utara.
Posistioning System) pada Sejak kecil aku
Berfoto dengan kapal ice breaker bernama “Yamai” yang artinya Ujung angka 90°. Berarti Yamal mendambakan untuk suatu
Bumi yang membawa Pak Wisnu beserta peserta ekspedisi sampai ke benar-benar telah tiba di ketika dapat berbuat sesuatu
Kutub Utara. (Foto dokumentasi pribadi Bapak Wisnu Lohanatha)
“Yamal” yang artinya “Ujung bertautan dengan langit Kutub Utara. bagi Ibu Pertiwi tercinta. Puji
di atasnya. Tetapi lumayan Menjaga jarak” sudah Tuhan, “kini” kesempatan itu
Bumi”. untuk menghilangkan tidak kami perhatikan terbuka.
Pada hari ke 3, Yamal
bersiap akan memasuki kebosanan harus mengikuti lagi! Kami bersalaman, Disaksikan 4 peserta
“lectures” setiap hari dari berpelukan, tidak peduli dari Indonesia, yaitu
lautan es sepenuhnya. ahli-ahli biota laut dan ilmu dengan siapa pun! Sirna pasangan suami-istri
Mulai saat itu kapal
berguncang terus dengan pengetahuan Benar-benar sudah keletihan 8 hari Kristanto, Juliani dan istriku
menjalani suatu expedisi pelayaran yang telah tercinta, serta peserta dari
suara berisik, tiada henti- bukan jalan-jalan semata. menjajal ketahanan fisik dan beberapa negara lainnya, aku
hentinya. Tradisi pelaut
untuk meminta keselamatan Suatu ketika kami mental kami. hujamkan tiang bertuliskan
sedang makan pagi, Pukul 10.00 pagi para NORTH POLE 90°N sambil
dari penguasa laut yang terdengar pengumuman: peserta diperkenankan mengibarkan BENDERA
bernama “Poseidon”
(menurut mithologi Yunani). “Tampak beruang!” Segera untuk turun dari kapal, MERAH PUTIH pada Sabtu,
kami bubar ke “cabin” menapakkan kaki di Kutub 8 Juli 2006, sekitar pukul 11
Upacaranya singkat, ujung- masing-masing, memakai Utara. Kami berkumpul siang.
ujungnya para peserta
berpesta “barbeque” dan baju dingin, menyambar membentuk suatu lingkaran Pencapaian ini patut
kamera, lalu bergegas ke besar yang di tengahnya dicatat sebagai tonggak
minum-minum. gladak. Di kejauhan tampak berdiri suatu tiang. Di ujung sejarah terutama bagi
Waktu udara cerah
kami “tamasya” dengan seekor Beruang Kutub. atasnya terpampang papan pribadi Pak Wisnu. “Suatu
Untung dan “happy” banget yang bertuliskan “NORTH obsesi telah terpenuhi untuk
naik helikopter, yang bisa melihat si Raja Kutub POLE 90°N”, yang berarti suatu ketika mengibarkan
memang dibawa di kapal.
Pemandangan hanyalah di habitatnya. Rasanya mata “KUTUB UTARA 90 derajat Bendera Merah Putih di
ingin terus melihatnya hingga Lintang Utara”. Kutub Utara,” ungkap Pak
si perkasa Yamal dan sang mahluk menghilang di Itulah Kutub Utara Wisnu (*)
menyaksikan putihnya lautan
es yang di segala penjurunya kejauhan. Lupa makan..... yang sesungguhnya,
14 WULAN EDISI 139, JULI - SEPTEMBER 2020 klik : www.dharmawulan.org
berita yayasan
Arisan Sosial Dharma Wulan
Diselenggarakan Kembali Tahun 2021
Dampak Pandemi tetap dipertahankan.
Corona, semua Panitia Pelaksana mendapat
kegiatan Yayasan tugas baru dari Yayasan
Dharma Wulan dan untuk menyusun sistem
Paguyuban Dharma Wulan dan ketentuan baru Arisan
dihentikan sementara, salah Sosial Dharma Wulan untuk
satunya penyelenggaraan Periode 2021-2023.
Arisan Sosial Dharma Wulan Arisan Sosial Dharma
Periode 2020-2022. Bila Wulan mengingat dari
situasi dinilai kondusif, sejarahnya, saat diadakan
kegiatan Arisan Sosial pertama kali dinamai Arisan
Dharma Wulan yang selalu Wulan. Launching perdana
dinantikan anggota Dharma tanggal 8 maret 1997 di
Wulan dan masyarakat Restoran Hong Bin Lou,
luas, akan kembali dan dihadiri 130 orang.
diselenggarakan tahun 2021. Tujuan pengumpulan dana
berbentuk arisan, awalnya
Demikian dikatakan untuk pembangunan Pusat
Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan Wulan (Wulan
Arisan Sosial Dharma Center) di Sentul, dan cita-
Wulan Periode 2020- cita tersebut sudah tercapai.
2022 Bapak Jim Mintarja Lantas karena
di Jakarta. Penundaan dirasakan sebagai sebuah
sementara kegiatan sesuai kebutuhan oleh warga
arahan Pengurus Yayasan Wulan, menumbuhkan
Dharma Wulan dan sudah perasaan guyub dan
dituangkan dalam bentuk menyenangkan karena selalu
Surat Keputusan. Dari diisi acara menarik sekaligus
dikeluarkannya keputusan menambah wawasan,
penundaan kegiatan Arisan pertemuan Arisan terus
maka terkait uang arisan yang diselenggarakan sampai
sudah disetor ke rekening tahun 2020 ini.(Ken)
Yayasan sudah dikembalikan
kepada peserta. Ket. Foto-foto:
Suasana Arisan Sosial Dharma
Panitia Arisan Sosial Wulan sebelum terjadi Pandemi
Dharma Wulan Periode
2020-2022 yang sudah mulai Covid-19. Acara-acara yang
bekerja mempersiapkan diadakan di acara Arisan
dan menyelenggarakan
Pertemuan Perdana Arisan, selalu memberikan kenangan
pada Februari 2020 lalu, mendalam bagi para peserta.
kepengurusannya akan
klik : www.dharmawulan.org WULAN EDISI 139, JULI - SEPTEMBER 2020 15
dari cabang
Dengan menerapkan protokol kesehatan dan dihadiri sedikit anggota, PDW Cabang Sukabumi bersuka cita
memperingati kemerdekaan ke-75 Republik Indonesia, pada hari Kamis, tanggal 20 Agustus 2020.
PDW Cabang Sukabumi
Peringati Hari Kemerdekaan RI
Berhubung dalam terjadi saat merayakan kegiatan yang sifatnya pertemuan tatap muka.
masa New Normal, Hari Kemerdekaan, lalu pengumpulan massa seperti Kesempatan bertemu
anggota Paguyuban kegiatan ke dua rekreasi anjuran Pemerintah.
Dharma Wulan Cabang menikmati udara sejuk baru terbuka Agustus 2020
di Situ Gunung. Selain Pengurus mengarah- bertepatan perayaan Hari
Sukabumi tidak bisa kumpul jumlah peserta dibatasi, kan anggota melakukan Kemerdekaan RI. Bertempat
pengurus menerapkan pula kegiatan di rumah masing- di Gedung Keluarga Kudus,
semua sekaligus, jadi protokol kesehatan di setiap masing, yaitu membuat Jalan Suryakencana, Suka-
kegiatannya. aneka kerajinan tangan bumi, Pengurus mengadakan
kegiatan dibagi dalam 2 seperti gantungan kunci, pertemuan, pada tanggal
Sejak wabah Corona masker, rosario atau 20 Agustus. Dihadiri tidak
acara tetapi dengan tema melanda 6 bulan silam dan mewarnai gambar. Anggota banyak anggota sesuai
hingga sekarang belum merespons baik kegiatan ketentuan 50 persen, semua
sama, yaitu memperingati terlihat masa pandemi ini dengan berlomba-lomba datang berpakaian atasan
akan berakhir, Pengurus membuat karya terbaik, merah celana putih lengkap
Hari Kemerdekaan Indonesia PDW Cabang Sukabumi sebab hasil pekerjaan dengan masker berwarna
memutuskan menghentikan mereka akan dinilai saat senada. Mereka dicek suhu
yang ke-75 Tahun.
Kegiatan pertama
pada hari Kamis, tanggal
20 Agustus 2020 diadakan
pertemuan tanpa
kemeriahan yang biasanya
16 WULAN EDISI 139, JULI - SEPTEMBER 2020 klik : www.dharmawulan.org
dari cabang
Juri menilai kerajinan buah karya WULAN Sukabumi. Pengurus yang
mengarahkan membuat kerajinan untuk mengisi waktu sejak wabah
virus Corona, dimana warga usia lanjut diharuskan di rumah saja.
Pengurus juga mengadakan kegiatan di luar ruangan yaitu ke Situ
Gunung, Sukabumi dipimpin Ibu Sri Ruslim, pada hari Jumat, tanggal
22 Agustus 2020. Selama berwisata anggota yang ikut tetap mematuhi
protokol kesehatan.
badan lalu duduk dengan kehati-hatian, perasaan
jarak yang sudah ditentukan. senang begitu meluap di
hati para anggota. Mereka
Acara berlangsung berharap Pandemi segera
hanya 2 jam dengan diawali berlalu sehingga dapat
doa, makan tumpeng mini, bertemu lagi. Sebelum acara
lalu penilaian 13 aneka hasil ditutup, Pengurus memberi
kerajinan tangan anggota. pekerjaan rumah untuk
Setiap produk kerajinan dikerjakan selama 3 bulan
dipilih 3 atau 5 karya dan kembali akan dinilai
terbaik. Di kesempatan kali pada pertemuan berikutnya,
ini, tidak ada acara nyanyi- akhir Desember 2020.
nyanyi dan line dance,
karena ingin anggota tetap (Naskah dan foto kiriman Ibu
waspada bahwa orang
lanjut usia rentan terpapar Annawati, Pengurus PDW
virus Corona, sehingga
harus membatasi diri dalam Cabang Sukabumi)
aktivitasnya.
Ibu Sri Budiana Novianti, anggota PDW Sukabumi, mengerjakan
kerajinan kerut Yoyo kreasi dari kain perca yang akan digabung jadi Meski diadakan dalam
sarung bantal. situasi prihatin dan penuh
klik : www.dharmawulan.org WULAN EDISI 139, JULI - SEPTEMBER 2020 17
dari cabang
SUSUNAN DEWAN PENGURUS SUSUNAN PENGURUS
PAGUYUBAN DHARMA WULAN
PAGUYUBAN DHARMA WULAN
CABANG SUKABUMI CABANG JAKARTA UTARA
Periode Februari 2020 – Januari 2021
PERIODE 2020 – 2022
PENASEHAT : Rukuniah Tanurachman Penasehat : Irene Lingga
dr. Hj. Satya Gumbira
drh. J.M. Iskandar Ida Rusdawati
Chotty Lumbantobing
dr. Emilia Darsono
dr. Meitiawati Sunarti
Hj. Nurhayati Coffa Ketua : Stephen Jusuf Mandagi, MBA (alm.)
Ketua Sementara & Sekretaris : Desyane Kaunang
Bendahara : Lanny Widyawati
PEMBINA : Dr. H. Muljono Maksum, Sp.A
Sulani Indrawati
Sie Arisan & Rekreasi : Elly Setyawati
KETUA UMUM : Hj. Ongky Fatimah Ellen Pantouw
KETUA I : Sri Wahyuni Ruslim
SEKRETARIS : Annawati Suparman
BENDAHARA I : Lies Setiatin Sekretariat :
Paguyuban Dharma Wulan Cabang Jakarta Utara
BENDAHARA II : Yaya Soniwati Bukit Pamulang Indah Blok C12/6
Bidang Konsumsi : Leha Widjaja Pamulang, Tangerang 15417
Bidang Olahraga Melina Telp : 021-7427260
Bidang Rekreasi : Sri Rusmeli Hp : 0812-9000684
: Julianingsih
Sofianah Santoso
Sekretariat : Catatan :
Paguyuban Dharma Wulan Cabang Sukabumi Dengan adanya kekosongan Ketua yang dijabat oleh
Bapak Stephen Mandagi yang telah dipanggil oleh
Jl. Suryakencana No. 86 (Carramel) Tuhan Yang Maha Kuasa pada 24 Mei 2020 lalu, maka
Sukabumi 43113 sesuai kesepakatan bersama dari anggota; semua tu-
gas Ketua sementara dijalankan oleh Desyane Kaunang
HP : 0816 4630 363 (Annawati) sampai dengan adanya pengganti Ketua.
Selamat merayakan
HUT PERNIKAHAN
Ke - 50
Bapak M. Tjahja Wintaka
Ibu Aryati
Semoga tetap rukun
& bahagia selalu
18 WULAN EDISI 139, JULI - SEPTEMBER 2020 klik : www.dharmawulan.org
dari cabang
PDW Jakarta IOTA Merayakan
HUT ke-75 Indonesia Secara Virtual
Sebelumnya tanggal 8 Tepat pada tanggal 17
Agustus 2020, pengurus dan Agustus 2020, pengumuman
anggota PDW Jakarta IOTA pemenang lomba menulis 5
mengadakan pertemuan kalimat diumumkan melalui
virtual menggunakan WA Grup dan pesan langsung
aplikasi Zoom Meeting. kepada 10 peserta yang
Kegiatan yang menang. Hadiah dikirim ke
diadakan sekitar pukul 16.00 rumah setiap pemenang.
WIB sampai 17.00 WIB, Selain tempat kacamata dan
diikuti 16 peserta Arisan atau pensil terbuat dari kain,
yang serius membicarakan hadiah juga ditambah buket
aneka hal antara lain berbagi bunga segar dan Majalah
pengalaman terkena virus Wulan. Tempat kacamata
Corona yang dialami Bapak terbuat dari kain dipesan
Adharta Ongkosaputra. dari UMKM Gresik, Jawa
Sharing ini menambah Timur.
pengalaman kami semua,
Pemenang menerima hadiah Lomba Menulis 5 Kalimat bertema Demikian kekompakan
Covid-19, HUT Kemerdekaan Indonesia, dan perasaan Peserta Arisan PDW Jakarta IOTA, tidak
Sosial Dharma Wulan atas nama PDW Jakarta IOTA. juga senantiasa bersyukur surut walaupun Pandemi
tiada henti karena Pak Covid-19 terjadi di Indonesia.
Bangsa Indonesia Ada 22 peserta Arisan Adharta diberi Tuhan Yel PDW Jakarta IOTA tetap
sungguh bersyukur, yang mengirimkan tulisan kesembuhan. menggema: Semangat,
pada hari Senin, sebagai peserta lomba Arisan Sosial Dharma Kompak, Prestasi, Prestasi.
tanggal 17 Agustus 2020 tersebut. Panitia lomba Wulan atas nama PDW (Naskah dan foto kiriman Ibu
merayakan Hari Ulang Tahun menilai Bobot tulisan yang Jakarta IOTA tercatat Lusia Soetanto)
Kemerdekaan Republik masuk dengan Dewan Juri sebanyak 100 nomor
Indonesia yang ke-75. sebanyak 5 orang dipilih guru masih tetap berlangsung, Tempat kacamata atau tempat
Paguyuban Dharma Wulan atau dosen Bahasa Indonesia walaupun 18 nomor terpaksa pensil sebagai hadiah lomba.
(PDW) Jakarta IOTA tidak yang tidak mengenal para mengundurkan diri karena Hadiah produksi UMKM Gresik,
melewatkan hari bahagia peserta karena secara virtual situasi dan terdampak Jawa Timur.
tersebut, walaupun masa dipilih Dewan Juri dari 5 pandemi Covid-19.
pandemi Covid-19 masih daerah, yaitu dari Flores, Penanggung Jawab Arisan
terus berlangsung di Tanah Bali, Ambarawa, Jakarta, dan Ibu Lusia Soetanto, Arisan
Air. Kami mengungkapkan Bandar Lampung. PDW Jakarta IOTA tetap
rasa syukur dengan Meskipun lomba 17 berlangsung hingga saat
mengadakan lomba menulis Agustus-an dilaksanakan ini, dan tetap berakhir pada
5 kalimat yang berhubungan secara virtual tetapi Bulan Januari 2021.
dengan Covid-19, HUT sungguh seru terbukti dari Melepas rindu melalui
Kemerdekaan ke-75 RI, dan antusiasnya para peserta Zoom Meeting ternyata
perasaan peserta Arisan dengan dukungan penuh sangat efektif, sehingga akan
Sosial Dharma Wulan atas segenap peserta Arisan PDW diadakan kembali di waktu
nama PDW Jakarta IOTA. Jakarta IOTA. mendatang.
klik : www.dharmawulan.org WULAN EDISI 139, JULI - SEPTEMBER 2020 19
dari cabang
WULAN Surabaya Peduli Covid-19
12
Pandemi virus Corona mengulurkan tangan kehidupan yang bermakna. Foto 1,2 dan 3
melanda dunia. Salam Sehat! Semangat! Pengurus PDW Cabang
Seluruh penjuru bumi membantu semampunya. (Naskah dan foto kiriman Surabaya melaksanakan
Ibu Dewi Muninggar, PDW bakti sosial peduli Covid-19
Di akhir minggu bulan Juli Cabang Surabaya) dengan membagikan nasi
bungkus dan masker untuk
terkena dampak negatifnya. 2020, Wulan Surabaya warga yang membutuhkan
serta paket sembako untuk
Demikian pula di negara berkesempatan membagikan sejumlah guru.
kita. Puluhan ribu orang 200 nasi bungkus kepada 3
telah menjadi korbannya. warga yang tinggal di sekitar
Berbagai macam tindakan sekolah Don Bosco Jalan
telah dilaksanakan oleh Tidar, Surabaya.
pemerintah. Tetapi tetap Masih di bulan Juli,
saja si virus ini merajalela. Wulan Surabaya juga
Dampak ekonomi membagikan 600 masker
pun tak terelakkan. Banyak untuk warga yang bermukim
usaha tutup. Pemutusan di kawasan Jalan Kranggan.
Hubungan Kerja (PHK) Di akhir bulan Agustus juga
terjadi dimana-mana, dan diserahkan sumbangan 100
korban tenaga kerja tidak paket sembako kepada guru-
bisa menghindar, terutama guru SD dan SMP Indriasana
anggota masyarakat kecil. di Jalan Petemon Kidul.
Mereka terengah-engah di Pelaksanaan bakti
bawah himpitan ekonomi social ini dimaksudkan
yang semakin berat. sebagai ekspresi empati dari
Para anggota anggota Wulan bagi mereka
Paguyuban Dharma yang membutuhkan. Juga
Wulan Cabang Surabaya sebagai pelaksanaan salah
pun terketuk untuk satu sesanti Dharma Wulan:
20 WULAN EDISI 139, JULI - SEPTEMBER 2020 klik : www.dharmawulan.org
ragam wulan
Khasiat Si Legit Kurma
Kurma Palmfruit yang masih di pohon, banyak terdapat di diantara jenis lainnya yang berasal dari Irak dan sering
Tunisia (foto : google.com) dijual di Indonesia. Kurma disebut dengan “welcome
yang berasal dari Madinah kurma”, karena sering
Buah kurma, memiliki tik dengan oleh-oleh saat dan punya nama lain kurma diberikan untuk menyambut
banyak manfaat berkunjung ke Arab atau nabi ini memiliki bentuk yang tamu.
bagi tubuh. Selain buah tangan saat pergi padat dan keras tapi memiliki Kurma Palmfruit:
di Bulan Ramadhan buah haji. Selain dalam bentuk rasa yang paling enak dan
ini juga terbilang tetap laris buah utuh, kurma sering nikmat. Ciri-ciri dari kurma Jenis kurma ini paling
dibeli orang. Kurma sendiri diolah untuk pembuatan Ajwa adalah warnanya sering diperjual belikan.
minuman kemasan hingga hitam pekat, ukurannya agak Kurma Palmfruit berasal
sirup, dan tambahan untuk besar, tidak lembab, kering, dari Tunisia. Ciri-ciri kurma
obat herbal. Di dunia dan rasa manisnya hampir ini memiliki bentuk yang
sendiri terdapat belasan menyerupai kismis. lonjong dan panjang,
jenis kurma yang dapat Kurma Lulu: memiliki warna coklat
dikonsumsi. Di Indonesia kemerahan, dan cenderung
ada 5 jenis kurma bisa kita Jenis kurma ini lebih kenyal. Kurma Palmfruit juga
beli di pasar tradisional atau murah dibandingkan dengan terkenal dengan rasanya
supermarket, yaitu: kurma Ajwa namun rasa dan yang cukup manis.
Kurma Ajwa: bentuknya hampir sama. Kurma Muda:
Kurma Lulu memiliki ukuran
memiliki nama latin Phoenix Kurma Ajwa adalah yang lebih kecil dari kurma
dactylifera. Kurma memilki jenis yang paling mahal Ajwa.
banyak kandungan zat Kurma Amer Hajj:
bergizi seperti kalsium, zat
besi, fosfor, sodium, kalium, Kurma Amer Hajj atau
magnesium, dan zinc. Buah Amir Haji ini juga berasal
khas Timur Tengah ini juga dari Irak. memiliki daging
mengandung thiamin, ribo- yang sangat lembut dan
flavin, niacin, folat, vitamin A juga tebal. Kurma Amer Hajj
dan vitamin K.
Manfaat kurma yaitu Seperti namanya,
kurma muda memang dijual
membantu merasa kenyang ketika belum matang. Kurma
lebih lama, meningkatkan
sistem imunitas, mengurangi ini memiliki warna kuning
gading dan memiliki tekstur
konsumsi gula, mencegah agak keras. Kurma muda
sembelit, bagus untuk
kesehatan jantung, biasanya dimanfaatkan
untuk obat kesuburan
mencegah penyakit mata wanita, dan cocok untuk
karena usia, sumber energi
dan meningkatkan fungsi dikonsumsi kepada wanita
yang sedang melakukan
sistem saraf, dan baik untuk program hamil.(*)
memperkuat tulang.
Memang, kurma iden-
klik : www.dharmawulan.org WULAN EDISI 139, JULI - SEPTEMBER 2020 21
kesehatan
Sampai Usia Lanjut, Hidup Sehat dan pikiran. Yoga mejadikan
dan Seimbang dengan Yoga tubuh kuat, lentur, tegap
dan seimbang. Olahraga ini
juga membantu seseorang
menjadi lebih percaya diri,
lebih semangat menjalani
hidup, fokus mengerjakan
suatu hal, dan lebih ikhlas
dalam menghadapi cobaan
kehidupan.
Yoga untuk kelompok
usia lanjut dapat dilakukan di
mana saja tanpa memerlukan
peralatan khusus bahkan
dapat dilakukan oleh mereka
yang berkursi roda.
Teknik bernapas
penting dalam praktik
Yoga. Pada prinsipnya, Yoga
ialah penyatuan (union)
melalui penguasaan tubuh
dan napas. Cara bernapas
yang benar saat melakukan
Asana atau Pose dapat
meningkatkan ketentraman
serta memberi energi baru.
Pranayama
Menerapkan pola hidup sehat dan melakukan Yoga, seseorang akan sehat secara pikiran tubuh dan jiwa. dilakukan dalam salah
Y(Sumber foto Google)
oga adalah sebuah orang adalah penyembuh hidup sehat era modern. satu postur duduk Yoga
aktivitas olah fisik yang terbaik bagi dirinya. Semua Bahkan orang yang berusia 55 (Asana) dengan posisi
menggabungkan unsur teknik Yoga mengajarkan dan tahun ke atas yang mengalami tulang punggung yang tegak
dari tulang ekor hingga ke
psikologis dan fisikologis. menciptakan ketenangan masalah persendian seperti puncak kepala. Posisi ini
Melakukan pola hidup sehat, bahwa kondisi alami manusia radang sendi atau asam urat
pola makan sehat, dan adalah dalam keadaan disarankan melakukan Yoga, memaksimalkan kapasitas
paru-paru saat bernapas
melakukan Yoga, seseorang tenang. karena membuat tulang dan serta menjaga aliran Prana
akan sehat secara holistik Postur Yoga (Asana) sendi lebih luwes.
(pikiran, tubuh, dan jiwa). merupakan jenis olah tubuh Perpaduan gerakan dapat mengalir dengan lancar
di sepanjang Sushumna nadi
Melalui Yoga, seseorang akan yang meditative, yang dan relaksasi pada Yoga di tulang punggung.
lebih baik mengenal pikiran, dilakukan secara bertahap berdampak menenangkan
tubuh, dan jiwa. Semakin serta diiringi dengan fisik dan pikiran. Demikian Contoh Teknik Perna-
pasan:
ia mengenal seluruh aspek pernapasan. Dalam kegiatan menurut Profesor Ilmu Dhiirga Swasam (pernapasan
dirinya, maka semakin dekat Yoga, ada 2 hal yang sangat Olahraga San Diego J.
ia dengan Sang Pencipta. dasar untuk dilakukan, Matthews. Yoga penuh)
Dhiirga Swasam
Dengan ber-Yoga, yaitu teknik pernapasan Bagi warga usia Pranayama merupakan
ibarat punya bengkel sendiri, (Pranayama) dan Pose lanjut dengan kemampuan
dimana seseorang mampu (Asana). gerak yang lebih terbatas, teknik bernapas dasar
yang paling penting dalam
merawat dan memperbaiki Sebagai salah satu melakukan Yoga sangat pranayama dan dalam
dirinya sendiri. Yoga olahraga yang cocok untuk bermanfaat untuk
membantu dalam proses segala usia, Yoga telah kesehatan tubuh serta kehidupan. Manfaatnya
dapat mengoptimalkan
self healing, karena setiap menjadi bagian dari gaya dapat menyegarkan jiwa kapasitas paru-paru saat
22 WULAN EDISI 139, JULI - SEPTEMBER 2020 klik : www.dharmawulan.org
Pemerintah Moskow mempertahankan bangunan bersejarah sebagai salah satu daya tarik kepada wisatawan.
kesehatan
paru-paru dan melintang di bawahnya. Lebih jauh,
memisahkan rongga dada diafragma akan tertekan ke
dan perut. arah bawah dan memijat
organ pencernaan dan hati.
Duduklah dalam 1 Sebaliknya saat
postur duduk Yoga. Letakkan membuang napas diafragma
1 tangan di atas abdomen/ akan balik menekan ke
perut, lalu tangan lainnya di arah atas dan memijat
atas dada. Pertahankan agar jantung. Ini sangat baik
tulang punggung tetap tegak untuk menguatkan jantung,
dan ke dua pundak nyaman. menenangkan pikiran, dan
meredakan ketegangan
Saat Puraka tubuh.
(menarik napas), rasakan Setelah menguasai
napas mengalir dan teknik pernapasan
mengembangkan daerah dilanjutkan dengan berlatih
perut, kemudian meregang Pose (Asana) bagi yang
tulang rusuk dan seluruh memiliki keterbatasan dapat
bagian dada, lalu mengangkat dilakukan di kursi atau
bahu. Saat Rechaka memakai alat bantu.
(mengeluarkan napas) udara Pada masa Pandemi
akan mengempis mulai dari dan melawan virus yang
bagian bawah paru-paru, menyerang pernapasan
tulang rusuk, dan terakhir dengan Yoga, kita dapat
seluruh badan. menguatkan sistem
pernapasan dan melancarkan
Saat menarik napas, peredaran darah di tubuh
udara terlebih dahulu akan dan di otak.(Penulis Ibu
mengisi Alveoli (kantung-
bernapas, mengoptimalkan otot/membran diafragma kantung udara) yang terdapat Winani, PDW Jakarta Bintaro
yang terdapat tepat di bawah pada paru-paru bagian
jumlah oksigen yang masuk ke bawah. Kondisi ini akan & Instruktur Yoga untuk
mengembangkan paru-paru
dalam tubuh, meningkatkan bagian bawah dan diafragma Senior)
ketenangan pikiran,
meningkatkan imun tubuh, Selamat merayakan
mengurangi kecemasan dan
depresi. Aman dilakukan HUT PERNIKAHAN
untuk semua orang.
Dhiirga Swasam Ke - 55
menggabungkan 3 langkah
dalam bernapas, yaitu napas-
pendek-bahu (clavicular
breathing) , napas-sedang-
dada (intercostal breathing), Bapak Saleh Maswi
dan napas-dalam-diafragma Ibu Wani Ngaginta
(abdominal breathing).
Selalu bernapas Semoga langgeng,
melalui hidung (dengan tetap rukun & bahagia selalu
mulut tertutup) dan lakukan
pernapasan secara perlahan,
dalam dan berirama.
Pernapasan ini mengaktifkan
klik : www.dharmawulan.org WULAN EDISI 139, JULI - SEPTEMBER 2020 23
Anggota Baru
PDW DKI Jakarta 8920 Tjok Tina Novitasari 8971 Nanik Sidarwati
8869 Grace Anggrany Widjaya 8921 Fen Setiyati 8972 Indra Gunawan
8870 Heliana Halimin 8922 Tan Mey Cin 8973 Aijie Gunawan
8871 Lanny Anggrahini 8923 Pauline Halim Saputro 8974 Sie Sioe Ay
8872 Poppy Pudjaswati 8924 Sugeng Suryadi/Tjien Hwa 8975 Loe Djing Gwat/Djing Wat
8873 Rimayati 8925 Marcelina Suryadi/Fong Mey 8976 Tan Bie Liong
8874 Ruth Kukuh 8926 Lauw Djoi Jing/Say Ing 8977 Alien/Woen Lian Tjauw
8875 Shirley Saputra 8927 Maria Heribertha Kristiyanti 8978 Lily Nurhaida
8876 Josh Sudiro 8928 Oei Liong Tien 8979 Dian Lizty Lioe
8877 Yunita H. Sunandar 8929 Fenny Kartikasari 8980 Agustina Juwono
PDW Solo 8930 Kwik Henny Kusumawati 8981 Soelistyawati
8878 Daniel Tandiosaputro/Hong Djien 8931 Andi Sutrisno 8982 Liem Tjing Yoe/Agus Yudianto
8879 Andri Santoso 8932 Tuti Rahayu 8983 Erna Ratnawati
8880 Tan Bie Sioe 8933 Edy Martono Masbudi 8984 Kamtini Tanojo
8881 Edy Soetjahyo 8934 Jang Pik Sia 8985 Sri Adhanti P
8882 Devi Wonoaputro 8935 Budhi Prayogi 8986 Listyawati
8883 Rudi Hermanto 8936 Wiwik Irawati 8987 Tan Jiu Kek
8884 Sri Suwarni/Kim Swan 8937 Joni Hermanto Wibowo 8988 Umpo Budiarto
8885 Siswojo/Kwik Sing Sioe 8938 Evan Fransisca Wibowo 8989 Sinta Tejakusuma
8886 Chatarina/Ong Ming Kio 8939 Indrawati/Bu Ping 8990 Sugeng Wahono
8887 Sri Mardani/Tiong Han 8940 Ellen Juliawati 8991 Herman Kurniawan
8888 Evie Suwantini 8941 Elly Sindrawati 8992 Tjia Fie Yoen
8889 Yap Tiong Hwe/Widayat Yatno S 8942 Liem Samuel Abraham 8993 CH. Titik Wuryati
8890 Sri Paryuni/Ninik 8943 Esther Sri Wahyuni 8994 Any Ekawati/A. Pik
8891 Sugeng Pranawa/Lie Kong Hauw 8944 Yapto Sugiarto 8995 Kwik Jian Lan
8892 Jeny Purwanti 8945 Shinta Sugiarto 8996 Indra Wiryawan
8893 Endang Pudjiati/Ing The 8946 Kusnadi Chandra Samudra 8997 Liem Gwat Hwie
8894 Liem Henny Setyawati 8947 Indira Halim/Bu Kusnadi 8998 Hendy Agus Saputro/Gek Je
8895 Liem Giok Lien 8948 Tjerdiko 8999 Mira Santoso
8896 Norawati 8949 The Giok Gun 9000 Djoenaidi Yarwono
8897 Swie Nio 8950 Liem Giok Gwee/Ratna Linawati 9001 Tjoe Lie Kauw
8898 Sie Sian Iem 8951 Sri Wulan Surodijo 9002 Lani Ekayati
8899 Lanny Susilowati 8952 Widjajanti/Ong Tham Huang 9003 Ng Yoe Hwa
8900 Bambang Sutiksno 8953 Tan Lian In/Arijati 9004 Ng Khee Hwe
8901 Ninik Handajani 8954 Tan Lian Hwa/Minarsih 9005 May Lan
8902 Oei Kiok Ay/Adyasari Wihargia 8955 Susylowati 9006 Tik Hauw
8903 Liem Kung Hwa/Wahyu Hidajati 8956 Lauw May Lie 9007 Liem Jenggot Purnomo
8904 Margareta Wongsa Djaya 8957 Hwang Cin Ling 9008 Ratna Dewi
8905 Jeanny Wardojo 8958 Thung Fu Ing/Tang Linda Her- 9009 Andiyanto
8906 Djoko Santika Santoso 8959 awati 9010 Melissa Candra Winata
8907 Ratih/Bomie 8960 Kiem Tjoe 9011 Bagus Sulistiawan
8908 Swandayani 8961 Lily Aryani, SE 9012 Kwik Soe Ing
8909 Susanti D 8962 Retno Swardani 9013 Lien Tek
8910 Herlani 8963 Sri Kustining Prawata/S.K. 9014 Wahyuni
8911 Eyang Suryo 8964 Prawata 9015 Lioe Lie Lidya
8912 Soeprapto/Kwan Kwik Giat 8965 Sentot Santoso 9016 Helen/ Tan Giok Hwa
8913 Yuliana Kurniawan/Tjoeng Djwie Lien 8966 Mie Ling 9017 Han Hananto
8914 Budhianto/Nyou Tay Ming 8967 Wenny Endrawaty 9018 Marie New Leader/Marijati
8915 Ong Hong Ling 8968 Kwik Giok Lan/Nunuk 9019 Mangun Sujono
8916 Harry Soetantyo 8969 Ayrina Winangun/Ririn 9020 Endi
8917 Tan Ay Hwa/Rita 8970 Whilson Santoso/Wilson 9021 Liesda Tjandra
8918 Elly Tjeng Lusia Sekar Ayuningtyas/Lusi/ 9022 Supau
8919 Liem Kiem Eng Djing Hwa 9023 John Wely Santoso
Eko Susantoso 9024 Ninik Suryanti
24 WULAN EDISI 139, JULI - SEPTEMBER 2020 klik : www.dharmawulan.org
Anggota Baru
9025 Sri Peni Suryani 9075 Lie Tjien Al Mariana PDW Jakarta Timur
9026 Siu Tenny Wati 9076 Weny GS 9124 Willy Solaiman
9027 Lie Bieng 9077 Bu Purnomo 9125 Regina Giok
9028 Inge Chiynthia Go 9078 Hartini
9029 Honggowati 9079 Han Lie/Toha PDW Sukabumi
9030 Handoyo Subagyo 9080 Lies Tjandrakusuma 9126 Wang Ham Ming
9031 Nike Wulandari Tantomo 9081 Naniek Indrawati
9032 Tan Ariestika Ninik Sulastri 9082 Santi PDW Bandar Lampung
9033 Silvia 9083 Liem Gwat Ong 9127 Leny (Agiok)
9034 Sri Mujiati 9084 Linda Octaviana Sutianto 9128 Suwandi Gunawan (Sin Hon)
9035 Linawati Tanjung Sari 9085 Swanny 9129 Vony Afrianti
9036 Linda 9086 Wiyono 9130 Sulistiowati
9037 Hwa Hwa 9087 Steven 9131 Hendra Satya
9038 Aida Mariana 9088 Erly Susilowati Hadi 9132 Engelina
9039 Ay King 9089 Jiu Mey 9133 Edy Susanto
9040 Indiyanti 9090 Gunawan 9134 Diana K (Fi Ling)
9041 Lies Setyowati 9091 Noto Pranoto Tandoyo/Tan Toen 9135 Fumiyaty (Ahue)
9042 Mia Friskawati 9092 Ijang 9136 Yusmini (Khe Mei Mei)
9043 Liem Christin Diana 9093 Lilianawati/Ije Ing 9137 Wely Josal
9044 Wulandari/Mei Mei 9094 Sia Siu Hwa 9138 Lanny Effendy
9045 Herman Sulistyo 9095 Kristie 9139 Yulinana Acen
9046 Woen Hjoe Tiauw 9096 Swie Lan/Lany 9140 Susy (Ay Ay)
9047 Herman Widjajanto Her- 9097 Yulianti Wardoyo 9141 Lenawati
9048 mawan 9098 Kusrini 9142 Tuti Sundari (Iphing)
9049 Purnamaningrum 9099 Sie Paula Ratna Dewi 9143 Tjung Lun Sioe
9050 Widyastuti Purnomo 9100 Endang Widyastuti 9144 Kwee Ai Lin
9051 Yulia Harsiti 9101 Sakti Widyaningsih 9145 Bong Siu Tin
9052 Yuli 9102 Singgih Gunawan 9146 Rianawati
9053 Djie Soek Lan 9103 Irawati Sugiarto 9147 Tjhia Bie Bee
9054 Je Hwa Ing 9104 Lilidiana 9148 Hauw Lie Giok
9055 The Tjin Ijang 9105 Tiang Lie Jong
9056 Loe Djing Hwie 9106 Edna PDW Jakarta Utara
9057 Lie Mie Chong 9107 Anni Anajanti Jojok
9058 Wang Sioe Ing 9108 Natalia Wijaya 9149 Ina Tabaluyan
9059 Kartika Salon 9109 Gian Syadi Wijaya 9150 Handayani Botan
9060 Yenny Herawati 9110 Inge Theresia Senjaya 9151 Henny Wisnu
9061 Herliani Budiani G 9111 Beny Santoso 9152 Beta Sudarman
9062 Hendrawati Gunawan 9112 Ester Lietter 9153 Retno Kemala
9063 Fabiola Fenny F 9113 Herry Frans 9154 Ani Kusmiyati
9064 Kristi Wahyuni 9114 Mulyadi
9065 Musri Harlini HS 9115 Yenny PDW Denpasar
9066 Budi Santoso 9116 Phoan Mee Diauw 9155 Meylinda
9067 Yenik Kurniawati 9117 Ong Ade Tuhuteru
9068 Sonny Irawan 9118 Kwik Pik Liem Selamat Bergabung
9069 Ana Maria 9119 Yenny Susilowati
9070 Loe Nam Kong/Loekito Budi 9120 Ika Dyah Wulandari SIAPA MENYUSUL ???
9071 Purnomo 9121 Surya Budianto
9072 IE. Fong Me 9122 Sie Djai Pien
9073 Hong Ing 9123 Hasan
9074 Bing Soen Lulu
Silvia Poernawati
Liem Hong
klik : www.dharmawulan.org WULAN EDISI 139, JULI - SEPTEMBER 2020 25
Mari Menjadi Orang Tua Asuh
Donatur yang menjadi “Cahaya Harapan” bagi anak yang kurang
beruntung, membantu di bidang pendidikan melalui Program Orang Tua Asuh
(OTA) YAYASAN DHARMA WULAN (YDW) bekerja sama dengan Yayasan Anak
Indonesia (YAI)
Nama PDW JML Anak Asuh yang dikenang
Anak
Bpk. Wisnu Lohanatha DKI Jakarta Wahyu Aji Saputro Pengurus Yayasan Dharma Wulan
2 Putri Lestari Pengurus Pusat PDW dan
Ibu Natalia Simon DKI Jakarta Via Lutvianti PDW Jakarta Selatan
Bpk. Danau Limborro Bandung 1 Ardan Maulana Putra
Bpk. Hanadi Rahardja 1 Rudi Kurniawan turut berduka cita atas meninggalnya :
DKI Jakarta 2 Nana Tri Wahyuningsih
Ibu Hesti Juwartiningsih Eko Winarsih Soeharti Soesilo Hardjoprakoso
Ibu Retno Astoeti N. Sekretariat 1 Wahyu Budi Setiawan Anggota PDW Jakarta Selatan
Bandung 3 Arif Ahmad Hasuna
Bpk. Royanto Rizal Eri Listiyanto Lahir : 17 Oktober 1929 (91 th)
DKI Jakarta 2 Slamet Kristiawan Wafat : Senin, 17 Agustus 2020
Ibu Ju Siauw Rina Dea Astuti Dimakamkan : Selasa, 18 Agustus 2020
Bpk. Haerul Bestari Bengardi Bandar Lampung 1 Petra Hamesa Yudatama
Bogor 2 Verataningrum di TPU Bonoloyo, Solo
Bpk. Johanes Hamdono Aris Nur Hidayat Semoga keluarga yang ditinggalkan
Surabaya 5 Yudha Maysa Perdana
Ibu Hj. Niniek Wulijarni Soetjipto Fuah Siti Aisah diberi ketabahan
Bpk. Sumarsono Bogor 1 Sherly Calista Anggraeni
Bpk. Hardi Siswanto Kwik Majalah Wulan 1 Edi Saputra Pengurus Yayasan Dharma Wulan
Arisan Wulan 3 Dimas Aldo Armadani Pengurus Pusat PDW dan
Ibu Wahjuni Jahja Fajar Enjang Redaksi Majalah Wulan
DKI Jakarta 2 Kaesang El Sanjoko
Ibu SA. Tobing Silitonga Abdi Prastyo turut berduka cita atas meninggalnya :
Ibu Hj. Dini Faisal DKI Jakarta 1 Aulia Rahmawati
Ibu Hj. Nurhayatie Abdullah Bogor 1 Naufal Abid Pratama Ari Sri Mulyati
Ibu Hj. Indraningsih, M.Sc Bogor 1 Joko Listiyanto Istri Bpk. Sumarsono
Bapak Bob Hendrik Hage Bogor 1 Lidia Novita (Redaktur Majalah Wulan 1996-2013)
Sentul 2 Septiana Wulandari
Bpk. Titus K. Kurniadi Eva Anggraini Usia : 58 th
Ibu Wiliarti Budihardjo Jakarta Pusat 1 Zaidan Nova Arziki Wafat : Kamis, 17 September 2020
Jakarta Pusat 1 Lutfi Apriyanto Dimakamkan : Jumat, 18 September 2020
Ibu Hj. Herni Sulastri Subagyo Muhamad Lutfi Hakim
Bogor 1 Tirta Aji Ariyanto di TPU Bonoloyo, Solo
Ibu Corry Surya Robby Andrian Semoga keluarga yang ditinggalkan
DKI Jakarta 1 Andini Kusuma Rah-
TOTAL 37 mawati diberi ketabahan
Hanna Sayidah Zahira
MR
Tania Saraswati
26 WULAN EDISI 139, JULI - SEPTEMBER 2020 klik : www.dharmawulan.org
ATRIBUT
PAGUYUBAN DHARMA WULAN
BENDERA, PIN & PATAKA
klik : www.dharmawulan.org WULAN EDISI 139, JULI - SEPTEMBER 2020 27
28 WULAN EDISI 139, JULI - SEPTEMBER 2020 klik : www.dharmawulan.org