The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Muamar Kadafi, A.Md.P
Peserta Latsar CPNS Tahun 2022
Golongan II Angkatan II Kelompok 4
NDH 31
BPSDMD Provinsi Kalimantan selatan

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by latsargol2thn2022, 2022-04-13 02:35:14

UPAYA MEWUJUDKAN SMART GOVERNANCE DENGAN PERSPEKTIF MANAJEMEN ASN DAN SMART ASN

Muamar Kadafi, A.Md.P
Peserta Latsar CPNS Tahun 2022
Golongan II Angkatan II Kelompok 4
NDH 31
BPSDMD Provinsi Kalimantan selatan

UPAYA MEWUJUDKAN

SMART GOVERNANCE

DENGAN PERSPEKTIF
MANAJEMEN ASN DAN SMART

ASN

Muamar Kadafi, A.Md.P

PESERTA LATSAR CPNS TAHUN 2022
GOLONGAN II ANGKATAN II
KELOMPOK 4
NDH 31
BPSDMD PROVINSI KALIMANTAN SELATAN

SMART GOVERNANCE

Merupakan tata kelola pemerintah cerdas yang tertuju pada perealisas
ian dalam pelayanan publik di bidang pemerintahan secara efektif dan

efisien

Identifikasi Beberapa Isu

Isu Pertama

01 Masih kurangnya sarana prasarana di tingkat BPP

02 Isu Kedua
03
Masih kurang efektifnya penggunaan teknologi
informasi dan komunikasi di era digital

Isu Ketiga

Masih kurang efektifnya penggunaan media
penyuluhan di era digital

Analisis Masalah Dengan Metode USG
(Urgency, Seriousness, Growth)

ISU U S G Total Ranking

Masih kurangnya sarana prasarana di 9 3
tingkat BPP untuk menunjang kinerja 3 3 3
penyuluh

Masih kurang efektifnya penggunaan 4 33 10 2
teknologi informasi dan komunikasi
di era digital

Masih kurang efektifnya penggunaan 4 44 12 1
media penyuluhan di era digital

U : Seberapa mendesak isu tersebut untuk diselesaikan
S : Seberapa serius isu tersebut perlu dibahas
G : Seberapa kemungkinan-kemungkinannya isu tersebut menjadi berkembang

Analisis Dampak Isu

Dampak MASIH KURANG
1. Penyuluh akan tertinggal jauh dari EFEKTIFNYA

karena tidak bisa mengikuti PENGGUNAAN MEDIA
perkembangan zaman PENUYULUHAN
2. Kegiatan penyuluhan kurang menarik DI ERA DIGITAL

Fakta

Selama ini kegiatan penyuluhan
yang dilakukan di Balai Penyuluh
Pertanian masih menggunakan
cara konvensional

Gagasan Penyelesaian

Gagasan 1

Gagasan 2 Gagasan 3

Sarana Kompetensi Pelaku Utama

Penyuluh diberikan Penyuluh diberikan Membiasakan
fasilitas untuk pelatihan untuk membuat menggunakan
media penyuluhan digital media penyuluhan
membuat media
penyuluhan digital digital

Terima Kasih

Mohon maaf jika terdapat kekurangan dalam uraian di atas
Semoga Bermanfaat Untuk Kita Semua

Dan Apa Yang Kita Kerjakan Bernilai Ibadah dan Menjadi Amal Jariah

#LatsarBanggaMelayaniBangsa


Click to View FlipBook Version