Jenis, Fasilitas, Peralatan, dan Keselamatan Kesehatan Kerja (K3) dalam Pelayanan Sosial Anissa Chusnul Ayusyah Disusun Oleh:
Pelayanan Sosial dalam Pekerjaan Sosial Romanyshyn (1979) mendefinisikan pelayanan sosial sebagai usaha-usaha untuk mengembalikan, mempertahankan, dan meningkatkan keberfungsian sosial individu-individu dan keluarga-keluarga melalui: (1) sumber-sumber sosial pendukung, dan (2) prosesproses yang meningkatkan kemampuan individuindividu dan keluarga untuk mengatasi stres dan tuntutan-tuntutan kehidupan sosial yang normal. Sementara, definisi yang lebih luas dikemukakan oleh Khan (1979): pelayanan sosial merupakan program yang disediakan untuk tujuan meningkatkan kehidupan masyarakat dan keberfungsian sosial individual untuk memudahkan akses pada pelayanan-pelayanan dan lembaga-lembaga pada umumnya, dan untuk membantu mereka yang kesulitan dalam memenuhi kebutuhan.
Menurut Muhidin (1992), secara garis besar, pengertian pelayanan sosial dibagi menjadi 2, yaitu dalam arti luas dan sempit. Dalam arti luas, pelayanan sosial mencakup fungsi pengembangan bidang kesehatan, pendidikan, perumahan, tenaga kerja, dan lainnya. Dalam arti sempit, pelayanan kesejahteraan sosial mencakup program pertolongan dan perlindungan pada orangorang yang tidak beruntung seperti anak terlantar, orang miskin, disabilitas, dan lainnya. Jadi, secara umum, pelayanan sosial dapat diartikan suatu upaya untuk membantu individu, keluarga, dan masyarakat dalam mengatasi masalah sosial dan memenuhi kebutuhan sosial mereka. Pekerjaan sosial adalah profesi yang berfokus pada memberikan pelayanan sosial tersebut.
a. Bantuan Sosial Umum Pelayanan sosial dengan memfokuskan pada orang yang membutuhkan langsung, termasuk asistensi sosial untuk menanggulangi kemiskinan, bantuan lansia, disabilitas, dan anak yatim piatu. Bantuan sosial dapat berupa uang, barang, atau jasa, dan tujuannya adalah untuk melindungi individu atau kelompok tersebut dari kemungkinan terjadinya resiko sosial dan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara umum. Pelayanan sosial telah berkembang selama bertahun-tahun dan mengalami perubahan yang signifikan dalam jenis dan metodenya. Terlepas dari jenis layanan sosial yang diberikan, tujuan utama dari pelayanan sosial ialah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan membantu mereka mencapai potensi maksimal dalam kehidupan mereka. Berikut adalah beberapa jenis pelayanan sosial. 1.Jenis-Jenis Pelayanan Sosial
b. Asuransi Sosial Asuransi sosial didirikan dan dikelola oleh pemerintah, bersifat wajib untuk semua penduduk dengan harga premi yang ditetapkan sama rata dalam satu negara. Program asuransi sosial bertujuan untuk memberikan jaminan dasar bagi masyarakat tanpa tujuan untuk mendapatkan keuntungan komersial. Pemberian bantuan kepada para pekerja yang kehilangan pekerjaan akibat hilangnya mata pencaharian karena usia, pengangguran, kecelakaan kerja atau penyakit. Contoh asuransi sosial di Indonesia meliputi BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, Taspen, Asabri, dan Jasa Raharja. Asuransi sosial memiliki kelebihan dalam memberikan perlindungan yang meliputi berbagai aspek penting, seperti biaya pengobatan akibat kecelakaan, dana pensiun, dan perlindungan jiwa.
c. Pelayanan Sosial Dasar Pelayanan yang diberikan kepada masyarakat untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka, seperti makanan, tempat tinggal, pakaian, dan kesehatan. Pelayanan ini diberikan oleh organisasi-organisasi seperti pemerintah, LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat), organisasi berbasis komunitas, organisasi keagamaan, dan lainnya. d. Pelayanan Kesehatan dan Pengobatan Pelayanan yang diberikan untuk memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat. Ini meliputi pelayanan kesehatan dasar, pelayanan kesehatan lanjut, serta pelayanan rehabilitasi medis dan sosial. Misalkan layanan dasar kesehatan yang difasilitasi oleh puskesmas. e. Pelayanan Kesejahteraan Anak Pelayanan yang diberikan kepada anak-anak, termasuk pendidikan, perlindungan, dan kesehatan. Layanan ini diberikan oleh pemerintah ataupun organisasi-organisasi yang berfokus pada anak-anak, seperti lembaga pengasuhan anak, rumah sakit anak, dan lembaga pendidikan. Pelayanan anak misalkan adopsi anak, pengasuhan dalam panti/balai, pengasuhan di luar panti/bersama keluarga, bantuan finasial, dan lainnya.
f. Pelayanan Disabilitas Pelayanan bagi penyandang disabilitas merupakan upaya yang dilakukan oleh pemerintah dan lembaga terkait untuk memberikan aksesibilitas, akomodasi, dan perlindungan yang layak bagi individu yang mengalami hambatan fisik, mental, atau sensorik dalam berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. Pelayanan yang diberikan kepada orang-orang dengan disabilitas, termasuk pelayanan kesehatan, rehabilitasi, dan perawatan jangka panjang. Pelayanan ini juga dapat dilakukan berbasis keluarga, layanan balai/panti, pelayanan pendidikan, dan sebagainya. g. Pelayanan Lansia Pelayanan yang diberikan kepada orang-orang yang sudah berusia lanjut dengan tujuan untuk mencapai kualitas hidup lebih baik. Pelayanan yang diberikan misalkan pelayanan mengisi waktu luang, olah raga bersama, menyalurkan hobi, pelayanan kesehatan, perawatan jangka panjang dan jangka pendek, perawatan berbasis lembaga dan di luar lembaga.
h. Pelayanan Penyalahgunaan Narkoba Pelayanan yang diberikan kepada orang-orang yang mengalami masalah penyalahgunaan narkoba, misalkan pelayanan rehabilitasi, termasuk terapi, konseling, dan pertemuan sebaya, pendampingan pengobatan, dan lainnya. i. Pelayanan Kesehatan Jiwa Pelayanan Kesehatan Jiwa adalah upaya yang dilakukan oleh pemerintah dan lembaga terkait untuk memberikan perlindungan dan rehabilitasi bagi individu yang mengalami gangguan jiwa. Pelayanan ini mencakup berbagai aspek, seperti terapi medik, laboratorium pemeriksaan narkoba, dan pelayanan rehabilitasi sosial. Tujuan dari pelayanan ini adalah untuk memulihkan individu yang mengalami gangguan jiwa baik secara fisik, mental, dan sosial, sehingga mereka dapat kembali melaksanakan fungsi sosial dan reintegrasi dalam masyarakat.
j. Pelayanan Psikososial Pelayanan yang diberikan untuk memberikan dukungan bagi klien yang mengalami masalah psikososial. Pelayanan ini misalkan anak yang sedang mengalami trauma paska kejadian gempa diberikan termasuk konseling individu, terapi individu dan kelompok, dukungan keluarga, permainan dan layanan rekreasi, dan lainnya. k. Pelayanan Kesejahteraan Bidang Penempatan Tenaga Kerja Pelayanan yang berfokus pada pemberian kesempatan pekerjaan, perlindungan buruh, keselamatan kerja, pendidikan, dan pelatihan. l. Pelayanan Kesejahteraan Bidang Kejahatan Pelayanan yang berfokus pada bantuan pendampingan dan dukungan dalam dignosis dan pengobatan, bimbingan sosial individual, pelayanan percobaan dan pengadilan, bimbingan sosial kelompok. m. Pelayanan Kesejahteraan Sosial Masyarakat Pelayanan sosial yang berfokus pada perencanaan, pengorganisasian dan dana-dana sosial untuk mendukung badan kesejahteraan sosial masyarakat.
L L KPD embar Kerja Peserta Didik KELAS X dasar-dasar program keahlian
IMPORTANT NOTES Tentu kamu masih ingat tentang pandemi Covid-19 yang pernah melanda negara kita di awal tahun 2020. Dari gambar diatas deskripsikan pelayanan sosial apa yang terdapat saat pandemi Covid-19 PETUNJUK : IDENTITAS Name Anggota Kelompok : _________________________________________ _________________________________________ Kelas : ___________________________________ JAWABAN :