The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Bahan Ajar Keterampilan Kerajinan Batik Daerah Semarang

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Hanif Thalia Regina, 2024-04-24 14:02:49

Bahan Ajar Keterampilan Kerajinan Batik Daerah Semarang

Bahan Ajar Keterampilan Kerajinan Batik Daerah Semarang

Keywords: Bahan Ajar Keterampilan Kerajinan Batik Daerah Semarang

BAHAN AJAR KETERAMPILAN KERAJINAN BATIK DAERAH SEMARANG KELOMPOK 1


Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT karena dengan rahmat, karunia, serta taufik dan hidayah-Nya kami dapat menyelesaikan Bahan ajar tentang “Keterampilan Kerajinan Batik Daerah Semarang” ini dengan baik meskipun banyak kekurangan didalamnya. Dan juga kami Berterima kasih kepada Ibu Ika Ratnaningrum, S. Pd., M. Pd. selaku Dosen Pengampu Mata Kuliah Pengembangan Kurikulum Muatan Lokal yang telah memberikan tugas ini kepada kami. Kami sangat berharap bahan ajar ini dapat berguna dalam rangka menambah wawasan serta pengetahuan kita mengenai “Kerajinan Batik Daerah Semarang” Kami juga menyadari sepenuhnya bahwa di dalam bahan ajar ini terdapat kekurangan dan jauh dari kata sempurna. Oleh sebab itu kami berharap adanya kritik, saran dan usulan demi perbaikan bahan ajar yang telah kami buat di masa yang akan datang, mengingat tidak ada sesuatu yang sempurna tanpa saran yang membangun. Semoga makalah sederhana ini dapat dipahami bagi siapapun yang membacanya. Sekiranya laporan yang telah disusun ini dapat berguna bagi kami maupun orang yang membacanya.Sebelumnya kami mohon maaf apabila terdapat kesalahan kata-kata yang kurang berkenan dan kami memohon kritik dan saran yang membangun demi perbaikan di masa depan. Kelompok 1 PRAKATA


Keterampilan Kerajinan Batik Batik Daerah Semarang Pengertian Potensi Keterampilan Lokal Potensi Keterampilan Lokal merujuk pada kemampuan dan keunggulan khas suatu daerah dalam pengembangan keterampilan yang unik dan terkait dengan lingkungan serta budaya setempat Pengertian Kerajinan Batik Kerajinan Batik menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) yaitu kain bergambar yang pembuatannya secara khusus dengan menuliskan atau menerakan malam pada kain itu, kemudian pengolahannya melalui proses tertentu.


MOTIF DAN CIRI WARNA BATIK SEMARANG Motif Batik Semarang Batik Semarang memang tidak memiliki motif yang baku. Namun, produknya bisa dikenali dari pemakaian motif yang naturalis dan realistis seperti burung merak yang melambangkan keindahan dan perlindungan keluarga, bangau yang menjadi simbol panen dan kemakmuran, ayam jago sebagai simbol kejantanan, dan kupu-kupu yang melambangkan keindahan, kesuburan, dan harapan mencapai kedudukan yang tinggi. Ciri Warna Batik Semarang Ciri-ciri lain dari batik semarang adalah pemakaian warna yang cerah. Kultur pesisir yang terus terang dimanifestasikan dalam pilihan warna terang seperti merah, oranye, ungu, dan biru.


MOTIF BATIK SEMARANGAN Motif Batik Tugu muda Motif batik tugu muda merupakan batik kreasi Oentoeng Suwardi dan Istrinya Tamsiyati, pemilik perusahaan batik Sri Retno tahun 1973 hingga 1982. Motif batik ini menggambarkan Tugu Muda dikelilingi sulur atau tanaman menjalar. Pola ini terinspirasi Tugu Muda sebagai monumen Pertempuran Lima Hari di Semarang untuk menghormati jasa pahlawan. Tugu Muda terletak di Jalan Pemuda, Jalan Pandanaran Semarang.


Motif Batik Lawang Sewu motif batik Lawangsewu Kekiteran Asem merupakan motif varian dari Tugumuda Kekiteran Sulur. Pada motif ini, ikon yang ditampilkan adalah Lawang Sewu, bangunan bersejarah di Kota Semarang. Motif ini melambangkan semangat pelestarian warisan budaya dan juga pelestarian lingkungan.


Motif Batik Warak Ngendog Batik motif batik warak ngendog merupakan batik Kreasi Neni Asmarayani pada tahun 1970, Batik warak ngendog konon dibuat sebagai lambang keberagaman budaya di Semarang. Berasal dari kata wara’ yang berarti suci, dan ngendog yang artinya bertelur. Warak merupakan makhluk rekaan alias karangan yang wujudnya terbentuk dari gabungan beberapa binatang. Mainan warak biasa ditemui saat dugderan.


Motif Batik Asam Arang Semarang juga cukup dikenal dengan kekayaan alamnya. Salah satunya pohon asam. Motif batik Semarang kali ini yakni mengusung konsep asam arang. Asam di sini mengacu pada habitat pohon asam, serta asam dalam bahasa Jawa artinya jarang. Sehingga, filosofi batik ini merujuk pada pohon asam yang tumbuh saling berjauhan.


Motif Batik Blekok Srondol Blekok srondol Ini adalah sejenis burung kuntul perak yang hidup dan tinggal di pepohonan asam, khususnya di pusat kota Semarang. Dikenal juga sebagai burung air karena hidupnya bergantung dengan sumber air di sekitarnya. Seiring waktu, populasi burung-burung ini semakin sulit ditemukan.


Motif Batik Semarang


Hananto, B. A., & Syarief, A. (2018). Pengembangan Motif Batik Semarangan Menggunakan Tipografi Sebagai Gagasan Visual. Jurnal Seni dan Reka Rancang: Jurnal Ilmiah Magister Desain, 1(1), 1-18. Sintawati, D. A., Sadono, P. F., Masitha, Y., Kholifah, I., Nabilah, Z. J., Alifiah, M. D., & Susana, Y. (2023). Strategi Memajukan UMKM Batik Semarangan dengan Pewarnaan Alami yang Ramah Lingkungan Sebagai Kearifan Lokal Kota Semarang. Jurnal Implementasi, 3(1), 79-86. Wibowo, J. E. (2022). INOVASI PRODUK BATIK SEMARANGAN DI KAMPUNG BATIK SEMARANG (Doctoral dissertation, Universitas Katholik Soegijapranata Semarang). Yuliati, D. (2010). Mengungkap sejarah dan motif batik Semarangan. Paramita: Historical Studies Journal, 20(1). DAFTAR PUSTAKA


Click to View FlipBook Version