Pelita_SMP Maarif 1 Pamekasan ││ 1
Cover ......................................................................................... 1
Daftar Isi ................................................................................... 2
Sapa Redaksi ............................................................................. 3
ArtikelQ ..................................................................................... 4
Kabari Kita ................................................................................ 6
Kata Mutiara............................................................................... 9
Cerpen ....................................................................................... 10
Komik ........................................................................................ 23
Humor ....................................................................................... 26
Puisi ........................................................................................... 28
Nyanyian Kita ............................................................................ 31
Be Creatif ................................................................................... 32
TTS .............................................................................................. 33
AutoBiografi ............................................................................... 34
Biografi ....................................................................................... 35
Profil tokoh ................................................................................. 36
Salam Pembaca .......................................................................... 37
Cerita Fantasi ............................................................................. 39
Kajian Ilmu Agama .................................................................... 40
Pamflet ....................................................................................... 43
Galeri Kita ................................................................................... 44
Tim Redaksi ................................................................................. 46
Pelita_SMP Maarif 1 Pamekasan ││ 2
Asalamu’alaikum warahmatullahi wabarokatuh.
Halo guys selamat datang di majalah Pelita yang siap Menemani Waktu Kalian.
Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah menganugrahkan kita ide-ide yang kreatif
dan mampu mengembangkan dalam majalah perdana yang penuh inspirasi untuk
mencerdaskan anak-anak bangsa lewat majalah yang sederhana ini. Semoga Allah SWT
tetap melindungi kita dan memberkati perjuangan tim pengurus majalah Pelita
Majalah ini sebagai bentuk pengabdian kita sebagai generasi anak bangsa mendorong kami
untuk terus lebih Eksis lewat majalah ini. Majalah PELITA lahir dari tangan-tangan
kreatif siswa SMP Ma’arif 1 Pamekasan. Kami bukan hanya bisa berdiam diri dan
mengkritik minim solusi, lewat majalah ini kami bisa menawarakan solusi. Kami pun akan
terus berkarya meski dari selembar tulisan sekali menulis pantang untuk kami berhenti.
Majalah PELITA tidak lahir begitu saja. Banyak sekali rintangan yang ekstrim dan
menarik, yang terkadang mengundang kemalasan untuk membuat majalah ini. Tetapi
dengan kerja sama dari semua tim redaksi yang terus menginspirasi sehingga pada
akhirnya majalah ini sampai ditangan pembaca.
Sebagai sebuah harapan, kita berharap dengan lahirnya majalah PELITA ini akan membawa
bejuta-juta ide dan menginspirasi anak-anak bangsa demi kemajuan dunia pendidikan di
negara kita pada umumnya, khususnya disekolah tercinta kita SMP Ma’arif 1 Pamekasan.
Tentu kami dari tim redaksi majalah PELITA tidak henti-hentinya mengucapkan terima
kasih yang setinggi-tinggi kepada semua pihak yang telah mensupport dengan terbitnya
majalah ini. Akhir kata satu tulisan lebih bermakna dari seratus ucapan.
SALAM ANAK BANGSA
Pelita_SMP Maarif 1 Pamekasan ││ 3
Disiplin Terhadap Waktu
By: Khofifatul Aliyah(IXA)
Disiplin merupakan suatu sikap yang dimiliki seseorang untuk taat
dan bisa mematuhi aturan yang telah dibuat atau disepakati. Banyak
orang yang mengatakan bahwa kedisiplinan dapat membangun karakter
bangsa dan merupakan salah satu kunci kesuksesan.
Disiplin terhadap waktu termasuk dalam contoh kedisiplinan,
disiplin terhadap waktu merupakan salah satu cara untuk melatih
seseorang agar bisa melakukan sesuatu tepat pada waktunya. Hal ini
dilakukan agar seseorang terhindar dari kelalaian yang dapat merugikan
dirinya dan juga orang lain.
Seringkali kita temui seorang siswa yang terlambat ke sekolah
dengan alasan bangun kesiangan. Hal tersebut merupakan salah satu
contoh dari kurangnya kedisiplinan terhadap waktu. Sehingga siswa
tersebut harus melaksanakan hukuman yang telah ditetapkan oleh pihak
sekolah. Sebagai seorang siswa, tentu kamu tidak ingin hal tersebut
terjadi bukan?
Oleh sebab itu, kita sebagai penerus bangsa harus pandai dalam
mengatur waktu, jangan sampai kita membuang buang waktu dengan hal
hal yang tidak ada manfaatnya. Mulailah kedisiplinan dengan
mempraktekkannya dalam kehidupan sehari-hari, dengan berjalannya
waktu kita akan terbiasa hidup dengan kedisiplinan yang sudah tertanam
dalam diri kita, sehingga semuanya tidak akan terbengkalai dan akan
terlaksana dengan baik.
Pelita_SMP Maarif 1 Pamekasan ││ 4
Manfaat Makan Tepat Waktu
Oleh : Adista Mauluna (IXB)
Makan adalah kebutuhan setiap manusia, agar lebih kuat untuk
melakukan semua aktivitas. Apakah semua orang akan terasa lemah
jika tidak makan? Tentu seluruh tubuh akan terasa lemah, karena
dengan makan bagi semua orang adalah sebuah energi untuk
melakukan segala aktivitas.
Begitu pentingnya kita makan, apakah kita semua sudah makan
dengan tepat waktu? Gak hanya makan aja yang penting, tetapi
makan tepat waktu Juga penting bagi kita semua. Sudah taukah
manfaat makan tepat waktu ? Manfaat kita makan tepat waktu
sangatlah banyak, seperti asam lambung tidak naik, tidak mengundang
penyakit dalam perut. Contohnya kita saat makan tetapi tidak tepat
waktu, pernahkah merasakan sakit perut dan agak perih meskipun
sudah makan. Hal seperti itu di sebabkan karena asam lambung naik
duluan dan telat makan.
Penyebab kita makan tidak tepat waktu, dikarenakan terlalu
sibuk dengan aktivitas sehari-hari, sehingga makan dengan tepat
waktu di tunda dengan kata nanti. Oleh karena itu, stop kebisaan
seperti itu, sesibuk apapun kita ayo sempatkanlah makan dengan
tepat waktu. Ayo mulai dari sekarang hidup sehat dan makan dengan
tepat waktu, tubuh sehat, kuat ,aktivitas pun lancar.
Pelita_SMP Maarif 1 Pamekasan ││ 5
Pamekasan : SMP Maarif 1 Pamekasan (04/10/2022) mengadakan
kegiatan wajib kunjung ke perpustakaan. Biasanya dilakukan oleh tiap-tiap kelas
dan pada jam yang sudah ditentukan oleh guru mapel. Kegiatan ini bertujuan
supaya murid-murid menjadi lebih lancar membaca dan bisa memahami isi buku
dan untuk mencari sumber pengetahuan yang baru. Menurut salah satu guru
yang bertugas bagian perpustakaan tentang kegiatan wajib kunjung ke
perpustakaan "Artinya setiap siswa diwajibkan ke perpustakaan sekolah melalui
guru mapel masing-masing" Ucap bapak Nadir, salah satu guru yang bertugas
menjaga perpustakaan.
Menurutnya, ada juga kendala dari kegiatan wajib kunjung perpustakaan
ini yaitu "Ya tetap ada diantaranya ada siswa hanya ingin bebas dan males
belajar" menurut bapak nadir selaku guru yang bertugas bagian perpustakaan.
Biasanya kegiatan ini dilakukan oleh guru mapel yang mengajak anak muridnya
untuk ke perpustakaan, Masing-masing murid di suruh untuk membaca buku
dan setelah membaca buku biasanya guru akan memberikan murid ataupun
menyuruh untuk menceritakan kembali tentang apa isi cerita yang ada di dalam
buku yang sudah semua murid baca.
Kegiatan wajib kunjung perpustakaan sangat bagus menurut salah satu
murid SMP Maarif 1 Pamekasan yang juga merupakan sekretaris OSIS . "Sangat
bagus karena dengan adanya wajib kunjung perpus bisa menambah
pengetahuan. Bukan hanya tentang mapel pelajaran saja tetapi juga banyak
buku yang bisa memperluas wawasan." menurut khofifatul aliyah memberikan
pendapat tentang kegiatan wajib kunjung perpustakaan. Dan dia juga
memberikan himbauan untuk semua siswa dan siswi."Mari memperluas
pengetahuan dengan menanamkan minat baca dalam diri kita supaya menjadi
pribadi yang pintar sehingga bermanfaat bagi orang lain." (Ref : Nurdiana/VIIIB)
Pelita_SMP Maarif 1 Pamekasan ││ 6
Pamekasan : SMP Ma'arif 1 Pamekasan melaksanakan ANBK
(Asesmen Nasional Berbasis Komputer) pada hari Senin dan Selasa
tepatnya pada tanggal 19-20 September 2022, di ruang lab komputer SMA
Ma'arif 1 Pamekasan. Namun yang melaksanakan ANBK bukan seluruh
siswa melainkan hanya siswa siswi kelas VIII.
Kepala sekolah SMP Ma'arif 1 Pamekasan yaitu bapak Makmun
abrori ST, dalam amanatnya pada upacara bendera menjelaskan bahwa
pelaksanaan ANBK ini dibagi menjadi 3 sesi. Sesi pertama mulai dari pukul
07.30-09.40 WIB. sesi kedua mulai dari pukul 10.40-12.50 WIB. Sedangkan
sesi ketiga mulai dari pukul 14.00-15.30 WIB.
Bapak Makmun juga
berpesan, pada saat pelaksanaan ANBK
siswa diharap untuk membaca soal
terlebih dahulu karena ANBK ini
penentu nilai sekolah. Pada saat
pelaksanaan ANBK kebanyakan siswa
mengerjakannya terburu buru bahkan
ada yang tidak membaca soal karena
kepepet dengan waktu.
Nurhidayana Ahmad salah satu siswi kelas VIIIB yang termasuk
dalam sesi kedua menyampaikan bahwa pada saat pelaksanaan ANBK
keadaan didalam ruangan sangat kondusif dan soalnya juga tidak terlalu
sulit. Ana juga mengatakan bahwa ada kendala di beberapa komputer
temannya yang tiba tiba eror, sehingga harus memakai komputer yang lain.
Pada saat pelaksanaan ANBK ada guru yang memang
ditugaskan untuk mengawasi peserta yang mengikuti ANBK, agar siswa
tetap kondusif dan semuanya berjalan dengan lancar.(Ref: Khofifah IXA)
Pelita_SMP Maarif 1 Pamekasan ││ 7
Pamekasan : Pelaksanaan upacara bendera rutin dilakukan oleh SMP
Maarif 1 Pamekasan setiap hari senin. Pada senin (19 /09/2022) Petugas
upacaranya adalah kelas 9A. Upacara merupakan kegiatan yang bermanfaat.
Upacara bendera ini dilakukan untuk menumbuhkan rasa nasionalisme yang
mencakup nilai-nilai moral, disiplin, percaya diri, dan kerja sama. Upacara
bendera dilakukan pada hari senin karena merupakan hari pertama berbagai
macam aktivitas dilakukan oleh orang –orang Indonesia.
Bapak Muktadir (bendahara
sekolah) selaku pembina pada upacara kali
ini menyampaikan “Ketika tidak ada
gurunya, siswa tidak boleh berbicara atau
pun berisik dan lain sebagainya di dalam
kelas. Dan ketika sudah tiba waktu sholat
berjamaah jangan menunggu disuruh oleh
guru, langsung saja berangkat ke masjid”.
Roqi Abror selaku koordinator upacara dan olahraga mengatkan bahwa
tujuan melaksanakan upacara untuk mengenang jasa para pahlawan, sekaligus
untuk melatih kekompakan, kedisiplinan, dan bisa menambah wawasan yang
lebih luas.
Taufiqurrohman dari kelas VIIIB selaku peserta upacara mengatakan
bahwa perasaannya sangat menyenangkan saat mengikuti upacara. “Senang dan
Seru, karena bisa bertemu bersama teman –teman”.Pungkasnya. (Ref:Ida)
(Ref: Mauidatul Hasanah VIIIB)
Pelita_SMP Maarif 1 Pamekasan ││ 8
Pelita_SMP Maarif 1 Pamekasan ││ 9
Matahari mulai menampakkan Anastasya atau yang sering
dipanggil Tasya adalah salah satu
senyumnya dari timur bersamaan siswi di SMA Andromeda. Terlahir
dari keluarga terpandang dengan
dengan burung burung yang sedang kecantikan dan prestasi yang
gemilang menjadikannya most
barkicauan menari-nari mengelilingi wanted di sekolah tersebut. Tasya
mempunyai 3 sahabat barnama
bunga yang bermekaran. Tampak Rara, Tania, dan Karin yang selalu
ada untuk menyempurnakan hari-
seorang gadis yang berada di depan harinya.
cermin dengan seragam sekolah yang Pagi itu, Tasya sudah siap
untuk berangkat ke sekolah, seperti
sudah terpasang rapi di tubuhnya. Tak biasa dia berangkat diantar oleh
supir pribadinya. Tasya terlihat
lupa pula dengan senyuman manis yang sedikit gelisah karena hari ini dia
akan menghadapi ulangan harian
terukir Sempurna di bibirnya matematika. Dia takut jika nilainya
dibawah 90 pasti orangtuanya akan
menjadikan penyempurna memarahinya. Jarum jam masih
menunjuk pada angka 06.30 Tasya
kecantikannya. Dia adalah Anastasya sudah sampai di sekolah. Seperti
biasa sebelum bel masuk berbunyi,
Putri Maheswari, anak tunggal dari biasanya dia pergi ke kantin
bersama sahabatnya tersebut untuk
pasangan Andika Maheswari dan Erika sarapan. Tepat jam 07.00 bel masuk
berbunyi, semua siswa sudah
Purnamasari. Gadis berparas cantik, berada di dalam kelas masing
masing. Keadaan di kelas 12 IPA
penyuka hujan, ceria, baik dan pintar, sangat hening, semua siswa fokus
mengerjakan soal yang diberikan Bu
bahkan orang-orang sering Salma, selang 30 menit semua siswa
sudah mengumpulkan
menyebutnya gadis sempurna. Namun
Pelita_SMP Maarif 1 Pamekasan ││ 10
tidak di mata kedua orangtuanya.
Apapun yang dia lakukan selalu salah di
mata kedua orang tuanya. Gadis yang
terlahir dengan harta yang melimpah
namun sangat kekurangan kasih sayang
dari orangtuanya. Gadis malang yang
selalu terlihat baik-baik saja, tapi
sebenarnya memiliki banyak luka.
mengumpulkan lembar jawabannya, Tasya melangkahkan kaki ke dalam
kamarnya dengan rasa takut yang
Tasya sangat lega karena dapat menghantuinya. Dia tidak tau apa
yang harus dia katakan pada
mengerjakan semua soal walaupun orangtuanya nanti, dia sudah pasrah.
Tasya langsung bergegas mandi,
dia sempat kesusahan di beberapa setelah mandi dia keluar dari kamar
untuk makan siang kemudian
soal, tapi dia begitu yakin dengan beranjak ke kasur empuknya untuk
beristirahat.
jawabannya. Selang 30 menit, Ibu
Saat ini jarum
Salma sudah mengoreksi dan jam sudah
mengumumkan nilai hasil ulangan menunjukkan
angka 21.00,
tadi. namun Tasya
masih sibuk
Seperti biasa dengan buku-bukunya. Orang tua
Tasya sudah ada di rumah sejak 1
nilai Tasya-lah jam yang lalu. Tasya menghentikan
aktivitasnya saat mendengar orang
yang tertinggi tuanya memanggilnya. Tasya sangat
takut namun dia tetap
di kelas, namun memberanikan diri untuk menemui
orangtuanya. Tepat dugaannya,
kali ini Tasya ternyata orangtuanya benar- benar
menanyakan nilai ulangannya,
kecewa karena dengan sekuat tenaga dia
mengumpulkan keberanian untuk
nilainya dibawah mengatakan yang sebenarnya.
Terlihat dari raut wajah kedua
90. Ada rasa takut yang orangtuanya, sudah dapat dipastikan
bahwa orangtuanya sangat marah,
menyelimutinya, namun dia tetap walaupun Tasya sudah mengatakan
bahwa nilainya tertinggi di kelas,
semangat dan meyakinkan dirinya namun tetap saja kedua orangtuanya
menganggapny
bahwa semuanya akan baik baik
Pelita_SMP Maarif 1 Pamekasan ││ 11
saja.
Tak terasa kini sudah tiba
saatnya pulang, Tasya sedang
menunggu jemputannya sendirian
di halte dekat sekolah. Sebenarnya,
tadi sahabatnya sudah mengajaknya
untuk pulang bersama, tapi Tasya
menolaknya karena supirnya sudah
dalam perjalanan menuju sekolah.
Selang 10 menit berlalu, akhirnya
jemputan Tasya sudah datang,
Tasya pun bergegas untuk pulang.
Tidak sampai 45 menit, Tasya sudah
sampai di rumahnya, rumah yang
mewah layaknya istana namun sepi
layaknya kuburan. Tasya
melangkahkan
Menggapainya sebagai anak bodoh Hari ini dilaksanakan upacara
dan tidak dapat membanggakan di SMA Andromeda. Dibawah sinar
keluarga Maheswari. Tasya selalu matahari yang lama kelamaan mulai
dituntut untuk sempurna, namun apa menyengat, selang 30 menit
dayanya dia hanya manusia biasa upacara selesai. Sebelum bel masuk
yang pastinya punya kekurangan berbunyi siswa diberi kesempatan
seperti yang lainnya. Dia sudah beristirahat selama 15 menit.
berusaha melakukan yang terbaik, Waktu ini digunakan siswa untuk ke
namun tetap saja masih kurang. kantin, main sepak bola, dan ada
Tasya ingin seperti teman-temannya juga yang sibuk bergosip. Namun
yang disayangi kedua orangtuanya. berbeda dengan Tasya dan
Tasya butuh dukungan bukan sahabatnya yang memanfaatkan
tekanan. Tasya selalu merasa waktu untuk bersantai di taman
sendirian, ingin rasanya menyerah belakang sekolah sesekali mereka
pada dunia, namun perjalanannya bercanda dan tertawa bersama.
masih panjang, dia harus tetap kuat Itulah yang membuat Tasya selalu
untuk bisa membuktikan bahwa dia merasa bahagia apabila didekat
bisa menjadi apa yang diinginkan sahabatnya dan bisa melupakan
kedua orangtuanya. masalahnya sejenak. Tasya
bersyukur setidaknya walau
Hari-hari berlalu begitu cepat keadaan keluarganya yang tidak
namun belum ada perubahan, tetap baik, tetapi masih ada sahabatnya
sama seperti hari-hari sebelumnya. yang menjadi pendorong
Tekanan, tekanan, dan tekanan. Dia semangatnya. Bel masuk sudah
hanya bisa sabar dan berdoa semoga berbunyi semua siswa masuk ke
dia diberi kekuatan untuk dalam kelas masing masing, proses
menghadapi cobaan ini dan semoga belajar-mengajarpun dimulai.
pintu hati kedua orangtuanya bisa
segera terbuka, dan bisa Jarum jam sudah menunjukkan
menyayanginya dengan tulus. angka 12.15 bertepatan dengan
bunyi bel pertanda pulang, semua
siswa berhamburan keluar dari
kelas dan bergegas pulang. Seperti
biasa Tasya masih berada di halte,
menunggu jemputannya. Sudah 20
menit menunggu, namun
jemputannya belum datang
Pelita_SMP Maarif 1 Pamekasan ││ 12
datang sampai langit yang tadinya kembali lagi.
Pemakaman sudah selesai,
cerah berubah menjadi mendung,
para pelayat sudah pulang, hanya
hujan pun turun dengan lebatnya. tersisa Rara, Tania, Karin dan kedua
orang tua Tasya. Semua ini seperti
Tasya bosan karena kelamaan mimpi buruk, mereka benar-benar
tidak menyangka bahwa Tasya akan
menunggu, Tasya berdiri di tengah meninggalkan mereka secepat ini.
Sekarang hanya tersisa kenangan
jalan menikmati air hujan yang Tasya dan penyesalan dari kedua
orang tuanya. Tasya sudah pergi,
mengguyur tubuhnya. Inilah kesukaan tidak ada lagi sosok Tasya yang
ceria, dan kuat. Inilah akhir dari
Tasya bisa menari-nari di bawah kisah Anastasya Putri Maheswari,
gadis periang penyuka hujan yang
derasnya air hujan. Tak jauh dari menyimpan banyak luka.
Tasya terdapat truk yang remnya *Sekian*
blong, sehingga supir tidak bisa Pelita_SMP Maarif 1 Pamekasan ││ 13
mengendalikan mobilnya. Tasya tidak
sadar bahwa ada truk yang mengarah
padanya, hingga pada akhirnya truk
itu menabrak Tasya hingga terpental
sangat jauh. Kejadian itu terjadi
begitu cepat, sehingga tidak dapat
dihindari oleh tasya. Tepat pada pukul
12.50 Anastasya Putri Maheswari
menghembuskan nafas terakhir
dibawah air hujan yang menjadi
kesukaannya.
Keluarga Maheswari diselimuti
duka, jenazah Tasya sudah berada di
kediaman Maheswari dan akan segera
dikuburkan. Tangis kedua
orangtuanya pecah. Mereka meratapi
nasibnya yang harus kehilangan anak
satu-satunya. Mereka sangat
menyesal atas perbuatannya
seandainya waktu bisa diputar
kembali mereka akan menyayangi
Tasya dan tidak akan memberinya
tekanan, namun semua sudah
terlambat, nasi sudah menjadi bubur,
gadis itu sudah pergi dan tidak akan
kembali lagi.
Di suatu hari yang sangat cerah sesampainya di rumah, Indah
terdengar kicauan kicauan burung di menceritakan tentang teman sekelasnya
halaman rumah kecil yang terdapat kepada ibunya dengan penuh gembira.
keluarga sederhana yang mempunyai Setelah menceritakan Indah pun merasa
seorang putri, ia bernama Indah, umurnya lapar, "Ma, aku lapar, Sekarang mama lagi
masih cukup kecil karena baru masuk SD. masak apa”. Ibu Eni pun menjawab "Mama
Keesokan harinya, Indah masuk sekolah di masak makanan kesukaan Indah loh, yaitu
SD Negeri Bunga Lestari, ia di antarkan - ayam goreng” Indah menjawab “Wah
oleh ibunya yang bernama Ibu Eni. Ibu Eni ayam goreng” Ibu Eni pun menyiapkan
adalah seorang ibu rumah tangga, makanan dan menyuapi Indah. Indah
sedangkan ayahnya bernama Pak Ahmad. senang sekali karena mendapat kasih
Setiap harinya Pak Ahmad merantau untuk sayang dan perhatian dari orang tuanya.
menafkahi keluarganya.
Beberapa tahun berlalu, Indah pun
Ibu Eni pun mengantarkan Indah ke bertambah besar, ia sudah naik ke kelas 6.
sekolah. Sesampainya mereka di sekolah, Di sekolah, Indah dipilih oleh gurunya
Ibu Eni berkata kepada putrinya "Nak, untuk mengikuti lomba Olimpiade Sains.
semangat yah sekolahnya jangan nakal- Indah bersemangat sekali dan memberi tau
nakal, belajar yang benar yah". Sembari kepada orang tuanya bahwa ia mengikuti
mengangguk. Indah pun menjawab dengan lomba. Kedua orang tuanya pun sangat
cepat, “Siap Mama!!”. “Nak, Ibu pulang senang sekali.
dulu yah, sana masuk ke kelasnya”. Indah
pun menjawab “Iya Maaa...”. Kemudian Satu minggu kemudian ,Indah pun
Indah melambaikan tangannya yang dikirim ke Banyuwangi untuk mengikuti
dibalas dengan lambaian tangan Ibu Eni lomba tersebut, Indah mengikuti lomba
sambil tersenyum. Indah pun masuk ke tersebut dengan baik. Setelah mengikuti
kelasnya. Di sekolah Indah merasa senang lomba Indah pulang dari Banyuangi, Indah
sekali karena mendapat banyak teman, pun sakit sehigga tidak tau tentang
tetapi meskipun ada yg nakal, Indah tidak kelanjutan kabar lomba tersebut. Ayahnya
menghiraukan. Beberapa jam kemudian pun pulang karena indah sedang sakit. Ke
bell pun berbunyi menandakan waktu esokan harinya Indah pun kembali pulih
pulang. Ibu Eni menjemput Indah, dan sehat.
Pelita_SMP Maarif 1 Pamekasan ││ 14
Saat mentari mulai memancarkan
sinarnya, Indah sangat penasaran dengan
hasil lomba tersebut. Setelah itu Indah
memakai sepatu untuk bersiap-siap
berangkat ke sekolah. Sesampainya di
sekolah Indah masuk ke dalam kelasnya.
Sesampainya di kelas, gurunya
mengumumkan bahwa Indah yang ikut
lomba kemarin berhasil meraih juara 3
sehingga mendapat mendali perunggu Mendengar suara tangisan tersebut,
Ibu Eni bertanya kepada Indah “Kenapa
serta piagam penghargaan. Mendengar itu, adiknya menangis?”. Indah pun menjawab
"Iya Ma, aku memarahinya karena telah
Indah sangat senang sekali, meskipun juara menyobek bukuku." Ibu Eni pun memarahi
balik Indah "Indah, seharusnya kamu tidak
3 dia sudah berusaha dan tetap bersyukur. memarahi adikmu, karena dia masih anak-
anak''. Indah pun menangis mendengar
Tak terasa, bell pun berbunyi, Indah pulang omelan mamanya dan berkata “Mama
jahat, Mama udah tidak seperti dulu lagi,
sekolah kemudian memberi tahu kepada Mama udah gak sayang lagi sama Indah”.
Seketika Indah pergi untuk menenangkan
ibu dan bapaknya. Kedua orang tuanya hatinya. Indah menangis dan berkata
dalam hatinya. “Kenapa mama tidak
sangat bangga sekali kepada Indah karena seperti dulu lagi, kenapa Mama biarin
Indah melakukan semua hal sendiri, Mama
berhasil menjadi juara. sudah tidak perhatian sama Indah, apa
karena ada adik Angga, mama jadi lebih
Waktu demi waktu berlalu, setahun sayang ke adik Angga”. Indah pun tidak
mengerti. Indah masih mengira bahwa
kemudian Indah mulai beranjak remaja mamanya tidak memperhatikan dia lagi.
dan sudah kelas 1 SMP. Waktu terus beberapa menit kemudian Indah pun
kembali ke rumahnya, dia hanya diam, dan
berputar hingga akhirnya ibu Eni hamil. masuk ke kamarnya. Hari-hari telah
berlalu, Indah mulai berubah menjadi
Meskipun hamil, ibu Eni tetap pendiam karena Indah mengira dirinya
sudah tidak diperhatikan lagi. Indah pun
memperhatikan Indah. Singkat cerita, mengerjakan semuanya sendiri, tanpa ada
bantuan orang lain. Yang biasanya makan
beberapa bulan kemudian Ibu Eni di suapin, sekarang dia makan sendiri. Yang
biasanya bajunya di cucikan, sekarang dia
melahirkan bayi laki-laki yang diberi nama mulai mencuci bajunya sendiri.
Angga. Indah sangat senang dengan Pelita_SMP Maarif 1 Pamekasan ││ 15
kehadiran adik Angga. Indah pun berkata
dalam hatinya “Emm, kenapa ya semenjak
ada adik Angga, aku sama mama tidak
diperhatikan, biasanya makan disuapin,
sekarang kok nggak yah.” Indah belum
mengerti, saat itu pikiran Indah masih
seperti anak-anak. Singkat cerita setahun
kemudian adik Angga mulai besar, dan dia
mulai nakal. Suatu hari Indah sedang
mengerjakan tugas di kamarnya,
kemudian adek Angga menghampiri dan
mengganggu dengan merobek buku
tugasnya. Melihat itu, Indah memarahi
hingga adik Angga menangis.
Tahun demi tahun mulai berganti, Di situlah Indah mulai mengerti,
Indah sudah kelas 3 SMP. Di dalam kelas, bahwa anak-anak ada masanya untuk
saat tidak ada pelajaran, Indah hanya dimanja dan diperhatikan. Kalau dimanja
berdiam diri saja, karena gurunya ada sampai dewasa akan berdampak pada kita
rapat. Sikap Indah masih pendiam karena sendiri seperti tidak mempunyai
Indah belum mengerti. Nah, disinilah Indah kemandirian, tidak percaya diri, dan masih
merenung dan memikirkan, Indah pun tergantung kepada kedua orang tua,
berkata dalam hatinya.”Kenapa ya kedua semua anak pasti akan berpikiran dan
orang tuaku sudah tidak memperhatikanku mengira orang tuanya tidak sayang lagi
dan tidak memanjakan aku seperti dulu terhadap dirinya. Semua akan ada masanya
lagi, apa dia sudah tidak sayang lagi sama untuk mengetahui dan mengerti. Tidak ada
aku yah? Emm, tapi masak iya orang tua orang tua yang mengabaikan anaknya atau
tidak sayang sama anaknya? Emm, tidak sayang terhadap anaknya. Semua
seumpamanya aku sampai saat ini dimanja orang tua pasti sayang, dan ingin yang
oleh kedua orang tuaku dan diperhatiin, terbaik untuk anak nya. Bell pun berbunyi
makan disuapin, baju dicuciin, emangnya menandakan pulang sekolah, Indah pun
akan berdampak terhadap aku? tapi kalau mulai mengerti dan memahaminya. Kini
dipikir-pikir, jika aku masih disuapin sampai Indah sudah belajar hidup mandiri dan
Sekarang, malu dong, kan udah besar, bahagia bersama keluarganya.
masak apa-apa harus orang tua yang
melakukan semua, malu juga sih”. ***SEKIAN***
Pelita_SMP Maarif 1 Pamekasan ││ 16
Anka Maisya Putri adalah seorang lalu pergi meninggalkan Anka ke lantai
anak perempuan yang berumur 15 tahun. bawah.
Dia adalah anak dari Dian Pratama dan
Chelsea Agustin. Keluarga mereka terbilang Setelah Mama Anka turun, Anka pun
cukup kaya dan terkenal karena Dian langsung bergegas ke bawah karena takut
Pratama adalah seorang pengusaha. Saat orang tuanya menunggu dirinya.
matahari sudah tenggelam di arah barat, Sesampainya di meja makan, mereka pun
terlihat seorang gadis baru saja memasuki makan malam bersama. Selesai makan
rumahnya. Dia terburu-buru karena takut malam, Anka beserta Mama dan Papanya
orang tuanya melihatnya karena baru saja berkumpul di ruang keluarga, karena
pulang. Tentu mereka akan marah karena biasanya mereka sangat jarang berkumpul
melihat putri kesayangannya itu pulang bersama. "Bagaimana harimu Anka?" Ucap
malam. "Semoga saja mama tidak sang Papa. "Baik Pa, semuanya lancar".
melihatku pulang malam" ucap Anka. Anka Jawab Anka sambil menatap papanya. Lalu
pun bergegas cepat ke dalam kamarnya. papa Anka pun berkata "Baguslah kalau
Setelah sampai di kamarnya, Anka begitu, belajar yang rajin ya?". "Iya Pa, aku
langsung membersihkan dirinya. usahakan sebaik mungkin" Anka berkata
sambil tersenyum.
“Tok tok tok!!”. Terdengar suara
seseorang mengetuk pintu kamar Anka. Mereka cukup lama duduk di ruang
"Iya, sebentar" ucap Anka sambil tamu. Anka pun pamit pada orang tuanya
membukakan pintu kamarnya, ternyata untuk masuk ke kamarnya. Di kamar yang
mama anka yang berada di balik pintu cukup luas dan berwarna hijau terdapat -
dengan raut wajah khawatir. Mama anka
berkata. ”Kenapa pulang malam?!, kan Pelita_SMP Maarif 1 Pamekasan ││ 17
Mama sudah bilang jangan pulang malam
takut terjadi sesuatu sama kamu.” "Emm,,,
maaf ya Maa, tadi Anka kelamaan nunggu
bus, jadi pulangnya kemaleman” Jawab
Anka dengan perasaan bersalah karena
telah pulang malam. "Yasudah tidak papa,
sekarang kamu turun yaa, kita makan
malam bersama, Mama tunggu di meja
makan". Mama Angka berkata sambi ber -
berbagai lukisan dan karya dirinya sendiri, Setelah berbincang-bincang bersama
Anka belajar untuk pelajaran keesokan
harinya dan mengerjakan tugas-tugas yang temannya. Bel masuk pun berbunyi, semua
ada. Tak terasa Anka sudah belajar sangat
lama dan jarum jam pun sudah siswa dan siswi masuk ke dalam kelasnya
menunjukkan angka 22.00 WIB. "Hoamm,
alhamdulillah sudah selesai, lebih baik aku masing-masing. Tak lama kemudian guru
tidur awal supaya tidak bangun
kesiangan"Ucap Anka. Kemudian Anka datang berserta seorang laki-laki dengan
merapikan semua buku-bukunya dan ia
pun langsung tidur. wajah yang tidak begitu ramah.
Pagi pun tiba, terdengar kicauan "Assalamu'alaikum Anak-anak, hari ini Ibu
burung-burung yang sangat merdu. Anka
sudah bersiap dengan seragam yang sudah membawa teman baru untuk kalian." Ucap
rapi dengan membawa tas hijau
kesayangannya ke bawah. Anka pun Bu Rina. "Silahkan Nak, perkenalkan diri."
bergegas turun ke bawah untuk menemui
papanya. "Paa... Aku sudah selesai. Ayo Bu Rina mempersilahkan murid baru itu
kita berangkat" Ucap Anka. Setelah itu
Anka langsung berangkat ke sekolah untuk memperkenalkan diri.
dengan diantar oleh papanya. Tak lama
kemudian Anka sampai di sekolahnya. Hari "Assalamu'alaikum Wr Wb. Perkenalkan
ini adalah hari pertama anka masuk
sekolah setelah kenaikan kelas. nama saya Vero Narendra, saya pindahan
"Assalamu'alaikum Teman-teman." ucap
Anka memberikan salam pada ketiga dari sekolah SMP Solo 1, senang bisa
sahabatnya itu. "Waalaikumsalam." jawab
mereka bertiga serentak. Kirana, eva, mengenal kalian." Pungkasnya dengan
devan adalah sahabat Anka. Mereka
bertiga sudah bersahabat sejak kelas 1 menunjukkan wajah datarnya. Mereka
SMP. "Lama banget sih kamu." Kata Kirana.
"Hehehe maaf tadi aku bangun lumayan semua cukup senang dengan kedatangan
kesiangan". Anka berkata sambil
cengengesan. "Cantik-cantik kebo yaa." murid baru itu kecuali Devan, dia tidak
Tambah devan sambil tertawa. Mereka
pun ikut tertawa mendengar perkataan begitu senang dengan kedatangan murid
Devan yang benar apa adanya. "Udah
jangan ketawa teruss udah mau bel, lebih baru itu. "Sombong banget yak nggak mau
baik kita siap-siap saja buat pelajaran hari
ini". senyum, ganteng sih iya, tapi sombong."
Kirana berkata dengan nada ketus dan
menatapnya dengan sinis. "Biasa aja sih
nggak ganteng amat." Tambah eva. "Nggak
sih, dia ganteng cuma wajahnya saja
datar." Jawab Kirana tak terima. Mereka
tidak mau mendengar perkataan satu sama
lain. Mereka hanya saling menatap dengan
sinis. "Sudahlah tidak usah ribut, semua
orang pasti punya pendapat masing-
masing, tidak usah diperpanjang lagi." Lerai
Anka. Kedua sahabatnya itu hanya
menanggapi dengan saling membelakangi
satu sama lain. "Haduh, ada-ada saja
kalian." Ucap Anka pasrah. "Apasih, cuma
gara-gara dia, kalian bertengkar,
gantengan juga aku." Devan berkata sambil
mengedipkan mata pada Anka.
Pelita_SMP Maarif 1 Pamekasan ││ 18
Anka hanya meresponnya dengan "Aku bakso yaa, sama es teh."Jawab
tatapan malas. "Baik Vero, silahkan duduk Kirana antusias. "Aku samain aja kayak
di sebelah bangku Anka dan Kirana." Ucap punya Kirana." Tambah Eva. "Aku juga ya
Bu Rina. "Baik Bu." Sahut Vero dengan devan, makasih." Anka berkata sambil
wajah datarnya. Setelah itu Vero pun tersenyum. "Iya sama sama cantik ku."
duduk di tempat yang diperintahkan oleh Pungkas Devan senang karna Anka
Bu Rina. “Baik anak-anak, sekarang kalian tersenyum kepadanya, Sedari dia baru
buka halaman 12 kerjakan soal-soalnya bersahabat dengan Anka, Eva, Kirana.
dengan benar jangan dijawab asal-asalan, Devan sudah suka pada Anka tapi dia tidak
mengerti!”. "Mengerti bu.... " Jawab menunjukkan perasaanya kepada Anka dia
murid-murid serentak. Setelah beberapa takut persahabatannya dengan mereka
jam, bel istirahat pun berbunyi “Tringgg bertiga hancur dan Anka akan menjauhi
tringg”. "Ke kantin yuk." Ajak Eva kepada Devan.
tiga sahabatnya. " Ayooo, gass lahhh."
Jawab Devan dan Kirana. " Aku ikut aja". Devan pun memesan makanan yang
Sahut Anka sambil tersenyum. Saat Anka dititipkan oleh sahabatnya, setelah itu dia
ingin keluar, Anka berhenti sejenak dan kembali dan membawa pesanan
melihat ke arah kanan sebelah bangkunya sahabatnya itu. "Nih buat kalian, apasih
yang ternyata ada Vero anak baru yang yang tidak buat kalian."Ucap Devan.
tidak ke kantin dan hanya mendengarkan "Tanks, Devan." mereka berterimakasih
lagu dengan menggunakan headset. kepada Devan sambil mengambil makanan
"Ekhem, permisi kenapa kamu tidak ke yang sudah dibawakan oleh Devan. "Iya
kantin?." Anka bertanya dengan hati-hati. tentu saja." Jawab Devan. Setelah itu
Lalu Vero pun melepaskan headsetnya dan mereka pun memakan makanan mereka,
berkata. "Bukan urusanmu!". "Yasudah aku setelah selesai mereka kembali ke
duluan. "Pungkas Anka sambil berlalu pergi kelasnya. "HELLO GUYS." Sapa Eva dengan
dan hanya di respon dengan deheman oleh heboh saat memasuki kelasnya. "Ih apasih
Vero. alay banget." Sahut Kirana jengkel. "Ihh
jangan ikut-ikutan kau." Samber Eva tak
Sesampainya Anka di kantin, dia terima. "Terserah saya lah mau ngomong
langsung mencari dimana keberadaan apa." Sarkas Kirana. "Yaudah sama
temannya di kantin itu. "Maaf yaa telat, terserah aku mulut juga mulut aku." Sahut
tadi habis ke toilet." Ucap Anka berbohong. Eva tak mau kalah. "Udah cukup perasaan
"Pantesan lama."Sahut Eva. "kalian mau dari tadi pagi ribut terus, bisa tidak akur
pesan apa biar aku yang pesanin, kalian sehari saja." Lerai Anka. " Ayo aku suka
nitip aja sama aku". Sahut Devan. keributan." Ucap Devan semakin mengadu
domba sambil tertawa terbahak bahak.
"Kalian tidak bisa diam kah?." Tegur Vero.
"Sangat mengganggu pendengaranku"
lanjutnya. “Apasih gak jelas dasar muka datar.”
Jawab Eva dan Kirana. "Shut jangan bilang
gitu." Tegur Anka. "Emang kenyataan Anka,
sudah tidak usah bela dia." Sarkas Devan -
Pelita_SMP Maarif 1 Pamekasan ││ 19
cemburu karna Anka membela Vero. berlalu pergi. "Aneh padahal aku hanya
"Jangan nilai seseorang kalau belum tau diam, dan dia menganggapku saingan?."
sifatnya yang seutuhnya Devan!." Pungkas Vero berkata sambil tersenyum.
Anka lalu duduk. Devan hanya menatap
Anka dan berkata "Hmmm, baiklah". "Maaf Sesampainya Anka dirumah.
yaa Vero teman aku tidak sopan sama "Assalamu'alaikum, ma aku pulang" ucap
kamu." Ucap Anka merasa bersalah. "Iya." Anka "Waalaikumsalam nak, sudah
Jawab Vero singkat. Anka berterimakasih pulang?.” Sahut mama Anka. "Iya ma cepat
sambil tersenyum manis. pulang, soalnya guru-gurunya ada
kepentingan ma." Jawab Anka. "Oh...
Vero yang melihatnya pun langsung Yasudah kamu cepat ganti baju dan turun
mengalihkan pandangannya karena dia mama tunggu kamu di meja makan." Ucap
merasakan ada sesuatu yang berbeda saat mama Anka. "Iya ma aku ganti baju dulu."
melihat senyum Anka. “Manis sekali.” Batin Balas Anka dan berjalan pergi ke kamarnya.
Vero. Devan yang melihatnya pun sakit
hati dan cemburu karna sepertinya Anka Setelah Anka mengganti baju, Anka
dekat dengan Vero. Pelajaran pun dimulai pun lansung turun ke bawah untuk makan
Vero masih tetap terbayang-bayang siang." ada yang bisa anka tolongin ma?."
senyuman Anka, entah lah dia tak mengerti Anka bertanya sambil tersenyum. "Tidak
mengenai perasaanya itu. Pelajaran sudah ada, kamu tunggu saja di meja makan ya."
berakhir waktunya bagi semua murid Jawab mama Anka. "Yasudah kalau begitu
untuk pulang, disisi lain Vero masih diam, ma. "Pungkas Anka dan pergi duduk ke
melirik Anka yang sedang mengemasi meja makan. Setelah Anka duduk,
barang-barangnya "Aku duluan yaaa mamanya pun menyajikan makanan di
teman-teman." Ucap Anka. "Ayo aku juga meja makan, lalu mamanya mengambilkan
mau ke parkiran." Ajak Kirana yang disusul nasi untuk Anka dan dirinya sendiri. "Papa
oleh Eva, yaitu teman baiknya walaupun mana ma, belum pulang dari kantor ya."
sering bertengkar. Sedangkan di dalam Tanya Anka karna tidak menemui ayahnya
kelas masih tersisa Devan dan Vero yang yang biasanya sudah duduk di meja makan.
sedang mengemasi barang-barangnya, lalu "Sepertinya tadi papa bilang ada urusan
Devan mendekati Vero dan tepat di depan mendadak." Sahut mamanya. "Oh... iya
meja tempat duduknya devan menggebrak ma." Balas Anka dan langsung memakan
meja Vero "Kamu anak baru jangan makanannya.
lancang disini, ingat yaa jangan berani
kamu mendekati Anka" ucap Devan Pelita_SMP Maarif 1 Pamekasan ││ 20
mengancam. "Memangnya kenapa jika aku
mendekati Anka?." Tanya Vero. "Dia itu
milikku bukan milik mu." Jawab Devan
tegas. "Memangnya kamu siapa?
Pacarnya? Bukan kan? Yasudah jangan
seperti orang terobsesi dengan Anka."
Tegas Vero. "Berani kau mendekati Anka
kau akan tau akibatnya." Ancam Devan dan
Selesai makan, Anka bermain Anka pun senyum senyum sendiri,
ponsel di kamarnya, dia sedang sibuk entah apa yang dia pikirkan mungkin
membalas semua pesan-pesan yang karena dia menyukai laki-laki itu, Anka pun
temannya kirim. mencoba mengajak Vero untuk bergabung
Eva : “Oh ya kan besok libur ayo kita dengan temannya. Vero menerima ajakan
dari Anka, yang mengajaknya bergabung
jalan-jalan?” dengan temannya. Keesokan harinya,
Kirana : “Boleh, jalan-jalan kemana?” mereka berlima sudah berkumpul di taman
Anka : “Aku ikut kalian saja” kota. "Kamu mengajak vero?." Tanya
Devan : “Bagaimana kalau kita jalan-jalan Devan. "Iya kenapa memang?, tidak ada
salahnya kan aku mengajak dia supaya kita
ke taman kota” berempat lebih akrab." Jawab Anka. "Aku
Kirana : “Yaps setelah itu kita makan ya” sih terserah Anka aja, yakan Eva."ucap
Eva : “Makan teruss” kirana. "Iya betul." Sahut Eva. Setelah
Devan : “Oke setuju yaa” cukup lama mereka berlima berbincang-
Anka : “Iya”. bincang di taman kota, mereka pun
memutuskan untuk ke tempat makan.
Setelah Anka membalas "Aku ke toilet sebentar." Pamit Vero sambil
pesan temannya anka mendapat berlalu pergi. Lalu Devan yang
pesan dari seseorang. mendengarnya pun mempunyai niat jahat
Nomor tidak dikenal : “Simpan supaya Vero dibenci oleh Anka, pada saat
nomor saya.” “Vero” mereka berbincang-bincang sambil
Anka : “Oh... Iyaa”. menunggu Vero, Devan memasukkan hp
nya kedalam tas Vero.
Devan memasukkan hp nya secara
sembunyi-sembunyi kedalam tas Vero
supaya tidak diketahui oleh mereka
bertiga. Setelah itu Vero pun datang dan
mereka langsung memesan makanan, tak
lama kemudian makanan yang dipesan
sudah datang dan mereka makan bersama-
sama. "Eh, kalian lihat ponselku tidak?"
Devan bertanya pada teman-temannya.
"ponsel mu? Aku tidak liat tuh memangnya
kamu bawa ponsel?." Sahut Kirana. Anka
pun menimpali "Aku juga tidak melihat
poselmu.” "aku kira kamu tidak bawa
ponsel." Eva berkata sambil menatap
Devan. "Kamu lihat tidak." Devan bertanya
pada Vero.
Pelita_SMP Maarif 1 Pamekasan ││ 21
"Semenjak di taman kota aku tidak Setelah kejadian itu mereka tidak
melihat ponselmu." Vero berkata sambil pernah bertukar sapa lagi. Eva merasa ada
keharanan karena sejak di taman kota Vero yang janggal, Lalu Eva pun meminta tolong
tidak melihat Devan membawa ponsel. pada temannya untuk menyelidikinya. Tenyata
"Sungguh? Kamu tidak melihat ponselku." ada cctv yang menangkap kelakuan Devan. Eva
Ucap Devan tersenyum jahat. "Iya,memangnya sangat terkejut setelah mengetahui bahwa
kenapa?". Jawab Vero dan bertanya kepada Devanlah dalang dari semua itu. Eva langsung
Devan . "Coba aku lihat tas mu.” devan berkata memberitahu kepada Kirana dan Anka bahwa
sambil mengambil dan memeriksa tas Vero. Devan yang sengaja memasukkan ponselnya
"Baiklah silahkan saja lihat". Sahut Vero." “Lalu kedalam tas Vero, supaya Vero dibenci oleh
ini apa.” Tanya Devan sambil mengeluarkan Anka. Sama halnya seperti Eva, Anka dan
Ponselnya dari dalam tas Vero. Anka beserta Kirana juga sangat terkejut, mereka tidak
Kirana dan Eva pun terkejut melihat ponsel menyangka kalau Devan akan berbuat senekat
Devan ada di dalam tas Vero. "A-apa itu itu. Setelah perbuatannya terbongkar, Devan
benar!?”. Anka terkejut dan tidak percaya sangat takut sahabatnya membencinya, diapun
dengan apa yang dia lihat di depan matanya. berjanji pada ketiga sahabatnya, tidak akan
"Tidak aku tidak mengambil ponsel devan." mengulanginya lagi dan akan meminta maaf
Jawab vero meyakinkan Anka. "Aku tidak pada Vero. Lalu mereka berempat menemui
menyangka kamu begitu Vero.” Anka sangat Vero dan meminta maaf pada Vero, mereka
kecewa pada Vero. "sungguh aku tidak tau juga mengajak Vero untuk bergabung dengan
bagaimana ponsel Devan berada di dalam tas mereka lagi. Vero pun memaafkan mereka dan
ku". Jawab Vero dengan jujur. "Tidak usah menerima ajakan mereka. Akhirnya mereka
bohong lebih baik kau pergi dari sini Vero.” pun bersahabat
Devan berkata sambil membentak Vero.
"Kamu mau berkata apa lagi Vero, sudah jelas “””” SEKIAN “”””
ponsel Devan ada ditasmu." Sahut eva sambil
menatap Vero penuh amarah karena kecewa.
Pelita_SMP Maarif 1 Pamekasan ││ 22
Pelita_SMP Maarif 1 Pamekasan ││ 23
Pelita_SMP Maarif 1 Pamekasan ││ 24
Pelita_SMP Maarif 1 Pamekasan ││ 25
Vero : Woi
Eko : Apaan
Vero : Setiap gua sedih lo ada di sisi gua, Tiap
gua kena musibah juga lo selalu ada di
sisi gua, Terus tiap kali gua ngerasa
ancur lo juga ada di samping gua
Eko : Itu tandanya gua selalu ada buat lo
Vero : Bukan, Itu tandanya lo bawa sial
Eko : Astaufirullah
Vero : Kamu temen yg setiakan?
Eko : Ialah, apasih yang enggak buat kamu
Vero : Katanya kalau temen yg setia itu selalu
berbagi?
Eko :Ialah, memang kamu nemu apa aku mintak
dong, bagi dua
Vero : tatatapiii
Eko : jangan pelit dong kan temen setia
Vero : tadi akuu nemu taiii, nih kalau kamu mau
mintak, aku bagi buat kamu
Eko : enggak gak usah
Vero : nih nih
Pelita_SMP Maarif 1 Pamekasan ││ 26
Cowok : Yank keluar yuk
Cewek : kapan ?
Cowok : kamis sore
Cewek : ok sayang, Emang mau keluar keman
Cowok : kemana yaaa?
Cewek : ketaman kota aja yang
Cowok : gak seeru
Cewek : mau ke mana sih penasaran
Cowok : ke kuburan aja ya, kan malam jum at
Cewek :
Cowok : Yank tadi hp ku jatuh dari lantai 3
Cewek : Terus gimana yang pasti pecah ya
Cowok : enggak yang, untung aku hidupin mode pesawatnya jadi dia terbang
Cewek :
Pelita_SMP Maarif 1 Pamekasan ││ 27
Belajar Tuk Menggapai Cita Cita
By:Lailatul Fajariyah(VIIIA)
Setiap saat ku melangkahkan kakiku
Rasa tak sabar ingin bertemu dengan guru
Rasa tak sabarku mempunyai arti sesuatu
Untuk memperoleh ilmu baru
Diriku memang seorang siswa
Siswa yang ingin dipandu
Agar menjadi lebih baik
Dari waktu ke waktu
Dengan seiring berjalannya waktu
Disirulah mulai timbul sesuatu tujuanku
Yaitu cita-cita yang ingin ku tuju
Pentingnya BELAJAR
By:Thorfatu Ainin(IXB)
Tak ada yang bodoh
Semuanya pintar
Namun otak kita yang berbeda
Jika kau ingin pintar
Pergunakanlah otakmu untuk belajar
Belajar adalah kunci kesuksesan
Tanpa belajar kita tidak akan tahu
Mana yang benar?
Dan mana yang salah?
Pelita_SMP Maarif 1 Pamekasan ││ 28
Ilmu Yang Bermanfaat
By:Mauidatul Hasanah(VIIIB)
Saat ku langkahkan kakiku
Menuju ke sekolah
Betapa senang hati ini
Ketika menerima ilmu
Ku belajar dengan sungguh-sungguh
Agar aku bisa
Meraih cita-citaku
Ilmu yang bermanfaat
Kelak di dunia
Maupun di akhirat
Pujaan Hati
By:Thorfatu Ainin(IXB)
Kekasihku
Saat kupandang wajahmu
Aku sangat terpesona
Dengan ketampananmu
Saat ku melihat matamu
Aku terjerat dalam tatapanmu
Saat aku melihat senyummu
Aku terpikat
Dengan manis senyummu
Pelita_SMP Maarif 1 Pamekasan ││ 29
Cinta Dalam Diam
By:Mauidatul Hasanah(VIIIB)
Saat ku menatapmu
Bersama dengan sahabatku
Sakit rasa hati ini
Tak kuasa menahan air mata
Yang kemudian jatuh satu persatu
Ku ingin mengatakan kepadamu
Betapa aku sangat mencintaimu
Berkali-kali aku berusaha
Tuk melupakanmu
Tak kuasa hati ini
Menahan rasa yang ada di hati
Ku mohon, Katakan satu kata
Yang bisa menyakiti hatiku
Agar aku bisa melupakanmu
Dibalik Diamku Aku Tersakiti
By:Lailatul Fajariyah(VIIIB)
Setiap saat, setiap waktu
Diriku selalu memikirkanmu
Tetapi entah mengapa
Dirimu tak pernah mengerti perasaanku
Mengapa hal ini harus terjadi padaku
Aku tak kuat, aku tak mampu
Saat melihat dirimu
Sedang bersanding Dengan wanita dekatmu
Pelita_SMP Maarif 1 Pamekasan ││ 30
MARS SMP MA’ARIF 1 PAMEKASAN
Cipt : Makmun Abrori, ST
Kami di sini siswa-siswi SMP
SMP Ma’arif 1 Pamekasan
Belajar demi menggapai cita-cita
Cita cita yang sedang kami dambakan
Derap langkah kakiku tuk mengejar prestasi
Ayunan tanganku menggapai cita-cita
Fokuskan fikiranku menyongsog masa depan
Jernihkan kalbuku menjadi siswa taqwa
Dalam koridor iman islam dan ihsan
Siap berprestasi terdidik dalam imtaq
Pelita_SMP Maarif 1 Pamekasan ││ 31
Kolase Musim Gugur merupakan salah satu teknik seni dengan
menempelkan berbagai macam unsur ke dalam sate frame sehingga
menghasilkan karya seni baru. Dengan mampu membuat kolese sendiri,
kita dapat gunakan untuk menjadi hiasan dinding.
Adapun cara membuatnya cukup simple lho.. yaitu sebagai berikut :
Alat dan Bahan
Spidol, kertas karton, pensil, penghapus, gunting, lem, figora, daun kering
& daun muda.
Langkah-Langkah Membuat Kolase Musim Gugur:
1. Siapkan bahan-bahan yang diperlukan, seperti:kertas karton, spidol, pensil,
penghapus, gunting, lem, figora, daun kering & daun muda.
2. Mengggambar objek yang telah ditentukan.
3. Menebali objek yang telah digambar dengan menggunakan spidol.
4. Gunting kecil-kecil daun kering & daun muda
5. Oleskan lem disela-sela yang telah di tentukan.
6. Taburkan daun kering & daun muda disela-sela yang sudah diolekan lem.
7. Diamkan selama 5 menit agar lem kering.
8. Langkah terakhir masukkan hasil kolase yang sudah kering kedalam
figora.
Cukup mudah kan?! Jadi, buat temen-temen bisa dicoba di rumah ya. Jika
ingin mencoba bisa ikuti langkah-langkahnya ya...
Pelita_SMP Maarif 1 Pamekasan ││ 32
SOAL MENDATAR SOAL MENURUN
1) Berbeda- beda tetapi tetap satu 1) Negara terkecil di ASEAN
4) Iklim negara Indonesia 2) Sebutan pemain sinetron laki-laki
5) Bentuk tubuh hewan di dalam air 3) Gas yang dihasilkan manusia
8) Kata baku (ijin) 6) Udara yang dihirup oleh manuisa
9) Jam (Inggris) 7) Makanan khas Bandung
10) Membaca (inggris) 13) Sudut pandang orang kedua
11) Presiden pertama negara Indonesia 15) Water (Indonesia)
12) Mengambil milik orang lain 17) Hospital (Indonesia)
14) Makna pancasila
16) Tempat pencernaan makanan Pelita_SMP Maarif 1 Pamekasan ││ 33
Perkenalkan nama saya Mohammad Irfan biasa dipanggil Irfan. Saya lahir di
Pamekasan 01 Oktober 2007 dan sekarang berusia 15 tahun. Saya lahir dan tumbuh atas
bimbingan nenek dan kakek yang berada di Dusun Tengah Desa Terrak Kecamatan Tlanakan
Kabupaten Pamekasan. Di saat aku masih kecil, kedua orang tuaku merantau ke Kota
Palembang. Orang tuaku bernama Ibu Mairiyah dan Bapak Ali wafa. Mereka bekerja sebagai
pedagang. Ketika aku sudah mulai sekolah, orang tuaku pindah dari Palembang ke Kota Batu
Kabupaten Malang. Saya merupakan anak kedua dari 3 bersaudara. Kakak saya bernama
Sakinah dan adik saya bernama Mohammad Khoirul Anam.
Di usia 5 tahun, saya sekolah di TK RA.Mashithah.
Kemudian pada usia 7 tahun, saya sekolah di SDN Mangar
2. Pada usia 8 tahun, saya sekolah di Madrasah Raudatul
Ulum Terrak. Menginjak usia 13 tahun, saya sekolah di
SMP Ma'arif 1 Pamekasan hingga kini saya sudah duduk di
kelas 9A.
Sewaktu kelas 4 SD, Saya pernah mengikuti lomba IPA, lomba IPS saat duduk di
bangku kelas 8. Lomba Matematika juga pernah saya ikuti saat berada di kelas 6. Dari sekian
lomba yang saya ikuti, saya tidak pernah juara, tetapi saya tidak pernah putus asa, saya terus
belajar dengan giat. Karena kegagalan awal dari kesuksesan, tidak ada orang yg sukses tanpa
adanya kegagalan.
Saat ini saya aktif di Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS). Pada Organisasi OSIS, saya
menjabat sebagai ketua OSIS. Semenjak saya bergabung di OSIS, saya mendapatkan banyak
ilmu yang bermanfaat. Dari sini juga saya lebih disiplin, peduli terhadap sesama, dan lebih
bertanggung jawab.
Hobi saya makan. Dan cita-cita saya adalah ingin memajukan negara ini. Perinsip
hidup saya jangan pernah takut gagal karena kegagalan awal dari kesuksesan, tunjukkan
kepada orang lain bahwa kamu bisa menata hidupmu dengan baik.
Pelita_SMP Maarif 1 Pamekasan ││ 34
Seseorang yang bernama Supriadi yang biasa dipanggil Adi. Dia lahir di Pamekasan
pada tanggal 14 juli 2008 dan sekarang berusia 14 tahun. Dia lahir dan tumbuh atas bimbingan
ayah dan ibunya. Dia merupakan anak tunggal. Ibunya bernama Sutihah dan Ayahnya bernama
Jamaluddin. Namun saat dia berusia 4 tahun ayahnya sudah sering tidak ada di rumahnya
karena sering berada di rumah istri keduanya yang rumahnya ada di Dusun Monthor Desa
Bandaran. Pada saat itulah dia memulai hidupnya hanya dengan ibunya serta dengan paman
dan bibinya.
Di usia 6 tahun dia masuk sekolah di RA.Muslimat NU. Kemudian pada usia 7 tahun
dia sekolah di MD. Raudlatul Ulum Terrak. Dan pada usia 8 tahun dia sekolah di SDN Mangar 2.
Pada usia 12 tahun dia masuk Pondok Pesantren Nasrul Ulum Bagandan Pamekasan. Namun
pada usia 13 tahun dia berhenti mondok sehingga masuk ke sekolah SMP Maarif 1 Pamekasan
karena dia tidak naik kelas sekarang dia duduk di kelas 8 SMP Maarif `1 Pamekasan.
Dia pernah mengikuti lomba yang diadakan MD. Raudlatul Ulum Terrak. Dia
mengikuti lomba sholawat dengan temannya pada kelas 3 Madrasah Diniyah. Walaupun dia
tidak juara. tapi dia tidak kehilangan sebuah kenangan tersebut. Hobi dia bersholawat. Dan
cita-citanya ingin menjadi seseorang yang sukses. Perinsip hidupnya untuk sekarang tetaplah
semangat di area gemparan para ayank ha haaa
Pelita_SMP Maarif 1 Pamekasan ││ 35
Seorang laki-laki yang memiliki tinggi
semampai dan memiliki bentuk tubuh yang ideal,
sering memakai kacamata bening, lahir di Pamekasan
pada tanggal 19 April 1988. Beliau mempunyai
kegemaran membaca, suka berkarya dan suka berfoto.
Beliau bernama Fadoli.
Kegiatan sehari-hari yang beliau lakukan yaitu menemani anak bangsa dan
memberikan warna baru sehingga mereka menjadipelangi. Jabatan beliau ialah sebagai guru
mata pelajaran seni budaya dan pembina osis smp maarif 1 pamekasan. Saat ini beliau tinggal
i di Dusun Tengah Desa Terrak Kecamatan Tlanakan Kabupaten Pamekasan.
Pak Fadol yang biasa disapa pak Fadol sebagaimana nasehat beliau “Jangan takut
menghadapi masalah, karena dalam semua masalah pasti ada makna yang indah”. Bapak fadol
adalah bapak yang tegas dalam mendidik anak anaknya, walau beliau kadang-kadang marah
tapi dibalik kemarahannya beliau adalah guru yang sangat peduli terhadap generasi bangsa.
Beliau rela tidak menjenguk keluarganya yang sedang sakit hanya karena untuk
melatih anak-anak yang menjadi petugas upacara. Sehinga anak-anaknya bisa seperti petugas
kipbraka. Saya sangat salut kepada beliau karena beliau adalah sosok guru.
Pelita_SMP Maarif 1 Pamekasan ││ 36
DARI :F
UNTUK :H
SALAM :Jangan bergadang terus ya, jangan makan
pedes pedes Terus yah nanti maghnya
kambuh
DARI :Bima
UNTUK :Zahra
SALAM :Jangan lupa makan
DARI :Sigembul
UNTUK :Bucon
SALAM :Jaga kesehatan, jan lp yg lima waktu
DARI :Dika
UNTUK :Tim futsal
SALAM :Semangat terus pantang menyerah
DARI :Lukman farid H.
UNTUK :Mbak f
SALAM :Uhibbuka fillah
DARI :Sitti sofia
UNTUK :Mbak i
SALAM :Untukmu yang disana aku merindukanmu
Pelita_SMP Maarif 1 Pamekasan ││ 37
DARI :Dewi aprilia cantika
UNTUK :Nabila nuril aini
SALAM :Sehat selalu
DARI :Sita
UNTUK :H
SALAM :Sehat selalu
DARI :Wahet
UNTUK :Indah
SALAM :Jangan lupa makan
DARI :Aan
UNTUK :H
SALAM :Sehat selalu
DARI :Yesa
UNTUK :A
SALAM :Semoga kamu tetap masih ingat
padaku, sehat selalu
DARI :Indah
UNTUK :Wahid
SALAM :Jangan nakal
Pelita_SMP Maarif 1 Pamekasan ││ 38
Di sebuah desa yang indah bernama desa kelinting hidup seorang anak
bernama Mori. Mori hidup bahagia bersama kedua orang tuanya, keluarga Mori
tergolong keluarga sederhana. Tetapi pada suatu hari rumah mereka kebakaran dan
tidak ada satu barangpun yang tersisa.
Karena kejadian tersebut mereka tidak mempunyai rumah untuk tinggal, dan
mereka hidup sebatang kara. Mori sangat sedih atas kejadian tersebut, lalu ayah Mori
berinisiatif untuk tinggal di hutan. Mori dan ibunya menyetujui ide ayahnya tersebut.
Merekapun pergi kehutan untuk mencari tempat yang lebar yang cocok untuk
dijadikan gubuk.
Mereka bekerjasama dengan alat seadanya, meraka berbagi tugas untuk
membuat gubuk tersebut. Ayah Mori untuk menebang pohon, Mori bertugas
mengukur panjang lebarnya gubuk yang akan dibuatnya, ibu Mori bertugas mencari
makanan. Saat semua bahan terkumpul mereka beristirahat sejenak untuk makan.
Kemudian tidak lama kemudian gubuknya pun jadi.
Hari berganti hari mereka hidup di gubuk tersebut. Disaat ayah, ibu, dan Mori
makan bersama datang seorang perisakti yang bernama peri Kiki dan dia mengucapkan
kepada keluarga Mori untuk mengambil tongkat ajaib di belang gubuk mereka. Ayah
Mori langsung bergegas pergi kebelakang gubuk mereka untuk mengambil tongkat
ajaib tersebut. Dan peri itupun mengucapkan bahwa tongkat itu bisa merubah batu
menjadi makanan. Dan peri itupun menghilang. Ayah Mori mencobanya dan ternyata
memang bisa.
Pada suatu hari Mori sakit parah dan ayah Mori mencoba menyembuhkan
Mori menggunakan tongkatnya tersebut. Dan alhamdulillah Mori bisa sembuh. Dari
situlah ayah Mori berniat untuk menolong orang yang sakit. Dan pada hari itu ayah
Mori menyimpan tongkatnya dengan baik.
Pelita_SMP Maarif 1 Pamekasan ││ 39
Peringatan maulid nabi ini
termasuk hal yang baik bagi kita.
Sebagai umat islam tentunya harus
merasa gembira dan bersyukur atas
kelahiran nabi Muhammad SAW.
Mengapa kita harus gembira dan
bersyukur, karena nabi Muhammad
ini yang menjadi sebab terciptanya
makhluk termasuk manusia.
Seandainya Allah tidak menciptakan
Nabi Muhammad, niscaya makhluk
yang ada di dunia ini termasuk
manusia tidak tercipta sebagaimana
Allah telah berfirman di dalam hadits
kutsi “Seandainya bukan karena kamu
Muhammad tidak akan aku ciptakan
langit dan makhluk”
Artinya nabi Muhammad ini termasuk penyebab terciptanya makhluk termasuk
manusia kemudian nabi Muhammad ini yang juga menjadi penyebab termasuk
karunia allah yang sangat luar biasa dan menjadi penyebab selamatnya manusia
di dunia dan di akhirat. Karena nabi Muhammad ini termasuk orang yang di utus
oleh Allah untuk membebaskan manusia dari alam kegelapan menuju alam yang
terang menderang yaitu ajaran agama islam. Nabi Muhammad-lah yang
menunutun kita dari alam kegelapan menuju alam yang terang menderang. Jadi,
patut kita kiranya umat islam ini merasa gembira dan bersyukur atas kelahiran
nabi Muhammad SAW.
Selain dari pada itu, kita umat islam ini wajib sebenarnya iman kepada
nabi Muhammad dan cinta terhadap nabi Muhammad itu suatu kewajiban
dalam memperingati kelahiran nabi Muhammad ini kalau menurut saya adalah-
Pelita_SMP Maarif 1 Pamekasan ││ 40
termasuk salah satu bukti kecintaan kita kepada NabiMuhammad SAW. Karena
tanda-tanda orang cinta itu yaitu banyak selalu mengingat orang yang dicintai.
Jadi kalau kita mempringati kelahiran nabi ini termasuk salah satu tanda bukti
bahwa kita ini mencintai Nabi Muhammad SAW. Selanjutnya, mencintai nabi itu
apalagi bisa dibuktikan dengan selalu mengingatnya kepada Nabi Muhammad
SAW sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW ”Barang siapa yang mencintai
sesuatu maka orang itu akan banyak menyebut orang yang ia cintai”. Sesuatu
yang ia cintai ini kalau memang cinta kepada Nabi Muhammad SAW banyak
mengingatnya diantaranya adalah ingat terhadap memperingati kelahiran Nabi
Muhammad SAW. Jadi, memperingati kelahiran nabi ini merupakan salah satu
bentuk bukti dari cinta kita kepada Nabi Muhammad SAW.
Mencintai sesuatu itu, selain
mengingat maka termasuk diantaranya
adalah menceritakan orang-orang yang
dicintai termasuk kalau kita cinta kepada Nabi
Muhammad, semestinya kita ini senang
menceritakan kisah –kisah Nabi Muhammad
SAW. Senang mendengarkan kisah-kisah Nabi
Muhammad SAW. Karena salah satu bukti
bahwa kita mencintai, kita akan senang
mendengarkan orang yang kita cintai dan
senang kita menceritakan sesuatu yang kita
cintai termasuk dalam hal mencintai Nabi
Muhammad SAW.
Dahulu pada zaman nabi, ada seseorang dari pedalaman mendatangi
Nabi, lalu dia bertanya kepada nabi “ Kapan hari kiamat itu terjadi?” maka Nabi
Muhammad menjawab “Mengapa kamu mau bertanya tentang itu? Apakah
kamu sudah cukup untuk menghadapi hari kiamat? Apakah amalmu sudah cukup
untuk menghadapi hari kiamat?” Maka kemudian orang pedalaman ini berkata
“Tidak wahai Rosul, saya tidak punya apa-apa untuk dibanggakan atau yang
dihandalkan”. Kemudian nabi bertanya “Kenapa kamu kok bertanya tentang hari
kiamat? Apakah bekalmu sudah cukup?” lalu orang pedalaman itu berkata “Tidak
wahai Rasol, kami hanya bermodalkan Cinta Kepada Allah dan Cinta Kepada
Rasulullah”. Nah, kemudian Nabi Muhammad berkata “Kamu akan bersama
dengan orang yang dicintai”.
Pelita_SMP Maarif 1 Pamekasan ││ 41
Yang terpenting, Hal ini salah satu bukti dari hadis nabi bahwa kalau
orang mencintai Nabi Muhammad itu nanti akan bersama dengan Nabi
Muhammad bahkan dalam hadits lain nabi berkata "Barang siapa yang
mencintaiku, maka ia akan bersamaku di surga" ini di dalam hadits. Nah berarti
disini kita di dalam memperingati kelahiran Nabi ini selain bersyukur dan bahagia
atas kelahiran Nabi, bisa juga sebagai salah satu bukti kecintaan kita terhadap
Nabi Muhammad saw. Ini salah satu, bukan satu-satunya artinya cinta kita
kepada Nabi Muhammad itu bisa dibuktikan dengan hal-hal lain contoh
mengikuti apa yang diajarkan oleh nabi, karena orang yang dicintai biasanya
cenderung untuk selalu ingin sama dengan orang yang dicintainya. Dalam ayat
Alquran Allah berfirman yang artinya "Allah berfirman katakan Muhammad
jikalau kalian semua mencintai Allah maka hendaknya kamu ikuti aku kata nabi
maka allah akan mencintaimu". Jika seseorang mencintai seseorang maka dia
akan cenderung untuk selalu mengikuti orang yang dicintai termasuk kita
terhadap Nabi Muhammad SAW. Mencintai Nabi Muhammad Salah satu bukti
dari kecintaan kita kepada nabi Muhammad adalah mengikuti apa yang telah
diajarkan oleh Rasulullah Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam.
Dalam pelaksanaan peringatan Maulid Nabi ini, sangatlah bagus
sebenarnya, tapi yang terpenting dalam memperingati kelahiran nabi diisi
dengan kegiatan-kegiatan yang tidak melanggar aturan-aturan agama. Harus diisi
dengan hal-hal yang baik yang tidak bertentangan dengan norma-norma agama,
tidak bertentangan dengan ajaran-ajaran Nabi Muhammad sallallahu alaihi
wasallam. Adapun yang terjadi di masyarakat, lebih-lebih di Desa Terrak bahkan
lebih khusus di SMP Maarif 1 Pamekasan ini biasanya kalau di dalam perayaan
Maulid Nabi biasanya diisi dengan pembacaan sejarah nabi, pembacaan solawat
nabi, pembacaan al-Fatihah bahkan sedekah. Ini semua adalah sesuatu yang
baik, yang tidak melanggar terhadap aturan-aturan agama. Bahkan dalam suatu
hadits nabi berkata, kalau enggak keliru artinya "Yang paling dekat denganku
nanti di hari kiamat adalah mereka yang paling banyak membaca solawat
terhadapku". Artinya, siapa yang selalu membaca solawat kepada nabi, maka dia
yang paling dekat dengan Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam. Jadi
pelaksanaan peringatan Maulid Nabi itu yang terpenting jangan sampai diisi
dengan hal-hal yang tidak baik yang bertentangan dengan agama.
Pelita_SMP Maarif 1 Pamekasan ││ 42
Pelita_SMP Maarif 1 Pamekasan ││ 43
Pelita_SMP Maarif 1 Pamekasan ││ 44
Pelita_SMP Maarif 1 Pamekasan ││ 45
Penanggung Jawab : Kepala Sekolah
Pembina OSIS : Fadoli, S.Pd
Ketua Redaksi : Sofyan Maulana
Sekretaris : Adista Mauluna
Bendahara : Laelatul Fajariyah
Reporter : 1. Mauidatul Hasanah
Editor 2. Thorfatu Ainin
3. Ach Safik
Desain Grafis : 1. Khofifatul Aliyah
2. Nurhidayana Ahmad
: 1. Mohammad Saiful Fahmi
2. Mohammad Irfan
Pelita_SMP Maarif 1 Pamekasan ││ 46
Pelita_SMP Maarif 1 Pamekasan ││ 47