~ 101 ~ Yani: Bismillahirrahmanirrahim, saya mau pak tapi tergantung orang tua saya juga mereka memperbolehkan saya atau tidak menikah masih kuliah. Orang tua yani: ya boleh dong , bapak sama ibu senang sekali bisa melihat kamu bahagia. Alhamdulillah kamu mendapatkan sesosok lelaki yang tampan, sholeh, sopan. Semoga kamu menjadi istri yang baik untuknya dan sakinah mawadah warahmah bersamanya. Yani,ihsan: amiin, alhamdulillah Yani tidak menyangka jika orangtuanya menyepakati lamaran dari pemuda yang bernama ihsan. Bahkan orangtuanya malah menyuruh mereka tidak menundanunda pernikahannya. Seminggu setelah lamaran pasangan tersebut menikah, banyak teman diantara mereka tidak menyangka bahwa wanita yani tersebut menikah karena setau temannya yani adalah karakter wanita yang pendiam dan jauh dari yang namanya Cinta apalagi kalau sampai pacaran. Akan tetapi pemuda yang bernama ihsan dia berbanding terbalik dari sikap yani. Ihsan sangat aktif dikampusnya dikelasnyapun banyak orang yang mengagumi dirinya terutama perempuan namun dia tipe orang sangat cuek pada perempuan dia mau berbicara kepada perempuan ketika ada hal yang penting saja termasuk dalam pelajaran.
~ 102 ~ Banyak perempuan yang patah hati ketika pemuda yang bernama ihsan menikah. TAMAT
~ 103 ~ BIOGRAFI PENULIS Yani Siti Sakiyah, lahir di ciamis, pada 24 juni 1998, ia adalah anak kedua dari dua saudara. Merupakan buah hati dari pasangan Rusdin dan Warsih. Yani merupakan panggilan akrabnya dari bangku SMA hingga saat ini di bangku kuliah, dulu saat masa kecilnya dia sering dipanggil ade karena ia merupakan anak terakhir, yani terlahir dari sosok keluarga yang sederhana ayahnya sebagai pekerja petani dan ibunya hanya membantu pekerjaan sang ayahnya. Dari sejak kecil yani diajarkan tentang agama, orangtuanya pun selalu bilang jangan pernah kamu tinggalkan shalat yang lima waktu, orangtuanya sangat sayang sekali padanya dan ingin sekali anak-anaknya menjadi anak yang sholehah. Ketika umurnya 6 tahun dia disekolahkan di MI Karyamukti yang berada dikampungnya, setelah lulus dia melanjutkan pendidikannya di MTsN Pamarican dan sekarang sudah menjadi MTsN 10 ciamis, dia menempuh jenjang pendidikan MTs sambil mondok di psantren ihya ulumiddin, setelah lulus yani pun melanjutkan pendidikannya di SMA PLUS AL-HASAN
~ 104 ~ Banjarsari diapun menempuh jenjang pendidikannya sambil mondok di psantren AL-HASAN. Waktu dia berada dibangku SMA kelas XII ia pernah meraih juara 1 pidato B.arab antar kelas dan iapun pernah meraih prestasi juara 1 satu kelas dipondoknya. Saat SMA dia juga termasuk yang aktif di organisasi dan pramuka. Setelah lulus dari SMA belieu melanjutkan pendidikannya di perguruan tinggi UIN SGD Bandung, jurusan komunikasi penyiaran islam dan saat ini dia semester 3. Dikampusnya dia mengikuti sebuah organisasi ekstra bernama LDM dan komunitas kampus atau jurusan bernama LEBAH.