CITRA KHARISMA SILITONGA DESRYANTI MANURUNG AULIA RENSY TARIHORAN PROFESI DAN PROFESIONALISME JABATAN GURU Menjadi Guru Profesional RIWANA VINANSIA SIMARMATA DHEA DIVANA ANGGRENI TIARA SAUNA SEMBIRING Buku Saku
I PROFESI DAN PROFESIONALISME JABATAN GURU PROFESI DAN PROFESIONALISME JABATAN GURU Puji Tuhan kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat rahmat dan hidayahnya buku saku profesi dan profesionalisme jabatan guru "menjadi guru profesional" dapat kami selesaikan sesuai dengan yang diharapkan. Buku saku ini diharapkan dapat bermanfaat untuk mengenalkan dan menjelaskan secara ringkas mengenai profesi dan bagaimana menjadi profesional dalam jabatan guru profesional. Sehingga pada akhirnya dalam profesi keguruan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia demi generasi yang akan datang. Dengan menerapkan isi buku ini setiap calon guru dan guru dan tenaga pendidikan lainnya yang sedang dan dalam proses menjadi guru dapat bekerjasama untuk mewujudkan guru yang profesional dan bermutu melalui pembentukan guru profesional. Terimakasih yang tak terhingga kami ucapkan kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam penyusunan buku saku ini. Akhir kata Penulis Ucapkan Terimakasih Kelompok 1 Medan, 15 Mei 2023
II PROFESI DAN PROFESIONALISME JABATAN GURU PROFESI DAN PROFESIONALISME JABATAN GURU KATA PENGANTAR ........................................................ i DAFTAR ISI ..................................................................... ii BAB I GURU SEBGAIA JABATAN PROFESI ............... 1 A. PENGERTIAN PROFESI DAN PROFESIONAL ..... 1 B. HAKEKAT PROFESI KEPENDIDIKAN .................. 2 C. KARAKTTERISTIK DAN SYARAT-SYARAT PROFESI KEPENDIDIKAN ... 2 BAB 2 PROFESIONALISME GURU ............................. 3 A. PROFESI GURU ........................................................ 4 B. PROFESIONALISME GURU .................................... 4 C. CIRI - CIRI DAN KONSEP GURU PROFESIONAL ............................................. 4 D. KOMPETENSI GURU PROFESIONAL .................. 5 E. KOMITMEN GURU PROFESIOANL ...................... 5 F. FAKTOR PROFESIONALISME GURU ................... 6 DAFTAR PUSTAKA ........................................................ 7
01 PROFESI DAN PROFESIONALISME JABATAN GURU PROFESI DAN PROFESIONALISME JABATAN GURU A. Pengertian profesi dan profesional Profesi itu suatu pekerjaan atau jabatan yang memerlukan suatu persiapan melalui pendidikan dan pelatihan khusus. Biasanya sebutan "profesi" selalu di kaitkan dengan pekerjaan atau jabatan yang di pegang oleh seseorang, tetapi tidak semua pekerjaan atau jabatan dapat disebut profesi karna profesi menuntut keahlian seseorang. Secara umum ada beberapa ciri atau sifat yang selalu melekat pada profesi, yaitu: pendidikan, pelatihan dan pengalaman yang bertahun-tahun. Adapun secara khusus sifat yang selalu melekat pada profesi adalah: a. Adanya kaidah dan standar moral yang sangat tinggi b. Adanya pengetahuan khusus c. Mengabdi pada kepentingan masyarakat d. Ada izin khusus untuk menjalankan suatu profesi e. Memahami ciri-ciri umum profesi tersebut Profesionalisme menurut Nata (2003:140) adalah pandangan tentang bidang pekerjaan yaitu pandangan yang menganggaap bidang pekerjaan sebagai suatu pengabdian melalui keahlian tertetu dan yang menganggap keahlian itu sebagai suatu yang harus diperbaharui secara terus menerus dengan memanfaatkan kemajuankemajuan yang terdapat dalam ilmu pengetahuan. B. Hakekat Profesi Kependidikan Secara umum yang dimaksud dengan tenaga kependidikan adalah orang-orang yang berkecimpung dengan peserta didik dan peduli dengan masalah-masalah kependidikan serta memiliki tugas dan wewenang tertentu di bidang kependidikan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Peraturan pemerintah no38/1992 tentang tenaga kependidikan di atur tentang jenis, jenjang, wewenang pengadaan, penugasan dan pemberhentian, pembinaan dan pengembangan, kesejahteraan, kedudukan dan penghargaan, dan ikatan profesi tenaga kependidikan. C. Karakteristik dan Syarat-Syarat Profesi Kependidikan Karakteristik profesi kependidikan, sebagai berikut: 1. Tidak mementingkan kepentingan pribadi dari pada pelayanan kemanusiaan dan juga masyarakat
02 PROFESI DAN PROFESIONALISME JABATAN GURU PROFESI DAN PROFESIONALISME JABATAN GURU 2. Seorang yang professional, harus meningkatkan pengetahuannya serta mempelajari konsep-konsep serta prinsip-prinsip pengetahuan khusus yang mendukung keahliannya. 3. Mempunyai kualifikasi yang sesuai dengan bidangnya untuk memasuki profesi tersebut serta mampu meningkatkat pengetahuannya yang berfungsi dalam pertumbuhan jabatan. 4. Mempunyai kode etik yang mengatur keanggotaan. tingkah lakusikap dan cara kerja. 5. Memiliki suatu kegiatan intelektual yang tinggi. Syarat-syarat Profesi Kependidikan yaitu sebagai berikut: 1. Memiliki adanya keterampilan yang berdasarkan konsep dan teori ilmu pengetahuan yang mendalam 2. Memiliki suatu keahlian dalam bidang tertentu sesuai dengan bidang profesinya. 3. Memiliki tingkat pendidikan keguruan yang memadai. 4. Mempunyai kepekaan terhadap dampak yang diberikan kepada masyarakat dari pekerjaan yang dilaksanakannya 5. Mempunyai perkembangan ilmu yang sejalan dengan dinamika kehidupannya.
04 PROFESI DAN PROFESIONALISME JABATAN GURU PROFESI DAN PROFESIONALISME JABATAN GURU A. Profesi Guru Guru adalah faktor yang mutlak untuk menjadikan pendidikan sebagai sebuah sektor pembangunan yang efektif. Dalam pengertian yang sederhana, guru adalah orang yang memberikan ilmu pengetahuan kepada anak didik. Kemudian guru dalam pandangan masyarakat adalah orang yang melaksanakan pendidikan di tempattempat tertentu, tidak harus di lembaga pendidikan formal, tetapi bisa juga di tempat umum, tempat ibadah, di rumah dan sebagainya. Pendidikan merupakan sebagai leading sector dalam pembangunan, sudah sepatutnya menjadikan guru sebagai bagian terpenting dalam melakukan perubahan terhadap sistem pendidikan nasionalguru menjadi primadona ketika pendidikan dianggap sebagai instrumen pemberdayaan dan peningkatan mutu manusia. B. Profesionalisme Guru Profesionalisme guru merupakan sebuah kondisi arah nilai tujuan dan kualitas suatu keahlian dan kewenangan dalam bidang pengajaran dan yang berkaitan dengan pekerjaan seseorang yang menjadi mata pencaharian. Sementara itu guru professional adalah guru yang memiliki kompetensi yang dipersyaratkan untuk melakukan tugas pendidikan dan pengajaran. Kopetensi di sisni meliputi pengetahuan, sikap dan ketrampilan professional baik. Profesionalisme guru adalah suatu tingkat penampilan seseorang dalam melaksanakan pekerjaan sebagai guru yang didukung dengan keterampilan dan kode etik, Eksistensi seorang guru adalah sebagai pendidik profesional di sekolah, dam hal ini guru sebagai uswatun hasanah, jabatan administratif, dan petugas kemasyarakatan. Dengan kata lain pengertian guru professional adalah orang yang mempunyai keahlian dan kemampuan khusus dalam bidang kegurun sehingga ia mampu melakukan tugas dan fungsinya sebagai guru dengan kemampuan maksimal. Guru yang professional adalah orang yang terdidik dan terlatih dengan baik, serta memiliki pengalaman yang kaya dalam bidangnya. C. Ciri-ciri dan Konsep Guru Profesional Suatu pekerjaan professional memerlukan persaratan khusus, yakni: a. menuntut adanya ketrampilan berdasarkan konsep dan teori ilmu pengetahuan yang mendalam.
05 PROFESI DAN PROFESIONALISME JABATAN GURU PROFESI DAN PROFESIONALISME JABATAN GURU b. menekankan pada suatu kehlian dalam bidang tertentu sesuai dengan bidang profesinya. c. menuntut adanya tingkat pendidikan yang memadai. d. adanya kepekaan terhadap dampak kemasyarakatan dari pekerjaan yang dilaksanakanya. e. memungkinkan perkembangan sejalan dengan dinamika kehidupan. D. Kompetansi Guru Profesional Kompetensi berasal dari bahasa Inggris competency yang berarti kecakapan, kemampuan, dan wewenang. Sedangkan pengertian dari kompetensi guru profesional yaitu orang yang memiliki kemampuan dan keahlian khusus dalam bidang keguruan, sehingga ia mampu melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai guru dengan kemampuan maksimal. Untuk mencapai tujuan tersebut, guru yang profesional harus memiliki empat kompetensi, di antaranya yaitu: 1. Kompetensi pedagogik, yaitu kemampuan mengelola pembelajaran peserta didik yang meliputi pemahaman terhadap peserta didik. 2. Kompetensi kepribadian, yaitu kemampuan personal yang mencerminkan kepribadian yang bermental sehat dan stabil, dewasa, arif, berwibawa, kreatif, sopan santun, disiplin, jujur, rapi, serta menjadi uswarun hasanah bagi peserta didik. 3. Kompetensi profesional, yaitu kemampuan penguasaan materi pembelajaran secara mendalam dan memiliki berbagai keahlian di bidang pendidikan. 4. Kompetensi sosial, yaitu kemampuan guru untuk berkomunikasi dan berinteraksi baik dengan peserta didik, orang tua peserta didik dan masyarakat, sesama pendidik/ teman sejawat dan dapat bekerja sama dengan dewan pendidikan/ komite sekolah, mampu berperan aktif dalam pelestarian dan pengembangan budaya masyarakat, serta ikut berperan dalam kegiatan sosial. E. Komitmen Guru Profesional Macam-macam komitmen guru profesional yaitu: 1. Komitmen terhadap sekolah sebagai satu unit sosial 2. Komitmen terhadap kegiatan akademik sekolah 3. Komitmen terhadap siswa-siswi sebagai individu yang unik 4. Komitmen untuk menciptakan pengajaran bermutu
06 PROFESI DAN PROFESIONALISME JABATAN GURU PROFESI DAN PROFESIONALISME JABATAN GURU F. Faktor Profesionalisme Guru Secara garis besarnya faktor-faktor yang mempengaruhi profesionalisme guru antara lain sebagai berikut: 1. Status Akademik 2. Pengalaman belajar 3. Mencintai profesi sebagai guru 4. Berkepribadian
07 PROFESI DAN PROFESIONALISME JABATAN GURU PROFESI DAN PROFESIONALISME JABATAN GURU Hasan, S. (2018). Profesi dan Profesionalisme Guru. uwais inspirasi indonesia. Ahmad, Syarwani H & Hodsay, Zahruddin. 2020. Profesi Kependidikan dan Keguruan. Yogyakarta: DEEPUBLISH Hakiki, Muhammad & Fadli, Radinal. 2021. Profesi Kependidikan. Purwokerto Selatan: CV . Pena Persada
PROFESI DAN PROFESIONALISME JABATAN GURU Guru merupakan tokoh yang memiliki peran besar dan penting dalam meningkatkan mutu pendidikan. Berdasarkan standart nasional pendidikan, guru memiliki empat kompetensi dasar, yaitu kompetensi pedagogik, sosial, kepribadian dan profesional. Setiap guru harus memiliki kompetensi profesional. Guru yang memiliki profesionalime yang tinggi akan tercermin dalam perilaku dan kesediaannya terhadap perwujudan dan peningkatan kualitas profesional melalui berbagai cara dan strategi. la akan selalu mengembangkan dirinya sesuai dengan tuntutan perkembangan zaman sehingga keberadaannya senantiasa memberikan makna profesional. Menjadi Guru Profesional CITRA KHARISMA SILITONGA DESRYANTI MANURUNG AULIA RENSY TARIHORAN RIWANA VINANSIA SIMARMATA DHEA DIVANA ANGGRENI TIARA SAUNA SEMBIRING Penulis