The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

MODUL_KECANTIKAN_SISWA_make_up_karakter[1]

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by eko Soema, 2024-06-21 01:07:49

MODUL_KECANTIKAN_SISWA_make_up_karakter[1]

MODUL_KECANTIKAN_SISWA_make_up_karakter[1]

Keywords: modul

1 BAB I KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA A. Ilmu Kesehatan Ilmu kesehatan (higiene) mempelajari segala usaha kesehatan masyarakat yang khusus melindungi, memelihara dan mempertinggi derajat kesehatan badan dan jiwa, baik untuk umum maupun untuk perorangan dengan tujuan memberikan dasar kelanjutan hidup yang sehat serta mempertinggi kesejahteraan dan daya guna perikehidupan manusia. Karena luasnya bidang sasaran, untuk memudahkan higiene dapat dibedakan dalam bidang-bidang sebagai berikut : 1. Higiene perorangan Higiene perorangan bertujuan melindungi, memelihara dan mempertinggi tingkat kesehatan jasmani dan rohani perorangan. Usaha ini ditempuh dengan berbagai cara seperti di bawah ini : a. Menjaga kesehatan jasmani dengan diet simbang, berpedoman pada susunan makanan 4 sehat 5 sempurna. Makanan 4 sehat terdiri atas nasi, sayur, daging dan buah. Jika susunan makanan ini ditambah dengan susu atau telor, maka tercapai susunan makanan 5 sempurna. b. Menjaga kebersihan tubuh dan anggota tubuh dan anggota tubuh dari sumber penularan penyakit. Hal ini ditempuh dengan memperhatikan kebiasaan mandi sedikitnya dua kali sehari menggunakan sabun, menukar pakaian luar/ dalam setelah mandi, memelihara kebersihan mulut dan gigi dengan berkumur dan menggosok gigi setelah makan, terutama menjelang tidur. Menjaga kebersihan jari-jemari tangan dan kaki serta rambut. c. Melakukan latihan jasmani secara teratur guna memperkuat otot dan meningkatkan daya tubuh terhadap serangan penyakit. d. Menempuh irama hidup dengan teratur dan terutama dengan menyediakan waktu tidur yang cukup. e. Menjauhkan diri dari kebiasaan yang merugikan kesehatan, seperti duduk atau jalan membungkuk yang berakibat menimbulkan kelelahan bagi otot, minum alkohol atau merokok yang merugikan kesehatan hati dan jantung, membaca di tempat yang penerangannya kurang sehingga merugikan kesehatan mata dan sebagainya. f. Memupuk kesehatan jiwa dengan beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Menjauhkan diri dari pikiran buruk dan membina pikiran yang sehat menuju kepada ketentraman rohani. 2. Higiene perusahaan Higiene perusahaan bertujuan melindungi, memelihara dan mempertinggi tingkat kesehatan jasmani dan rohani manusia yang bekerja dalam suatu perusahaan, baik dia pimpinan perusahaan, karyawan, maupun semua orang yang datang dan berurusan dengan perusahaan tersebut. Usaha ini ditempuh dengan berbagai cara sebagai berikut :


2 a. Menjaga dan memelihara bangunan perusahaan sehingga aman dan nyaman bagi pekerja maupun pengunjung. b. Menjaga penerangan yang cukup,aliran udara yang baik, penyediaan air yang cukup dan bersih, tersedianya kakus yang memenuhi syarat kesehatan, tempat sampah yang tertutup dan kebersihan ruangan kerja yang selalu terpelihara. c. Menjaga dan memelihara agar karyawan bebas dari penyakit menular serta tidak mengidap penyakit menular sehingga dapat membahayakan kesehatan sesama karyawan dan pengunjung perusahaan itu. d. Tersedianya berbagai piranti (perangkat) pencegah penularan penyakit seperti masker penutup mulut, sarung karet yang dapat dipakai merawat pelanggan secara higienis dan sebagainya. e. Tersedianya berbagai larutan antiseptik dan desinfektan yang efektif dan aman digunakan. 3. Higiene lingkungan Higiene lingkungan bertujuan menjadikan lingkungan hidup mampu memberi kemungkinan, terbaik sebagai penunjang kesehatan. Usaha ini ditempuh dengan berbagai cara sebagai berikut : a. Menjaga agar lingkungan hidup tidak tercemar oleh kotoran, bahan kimia dan air limbah hasil buangan proses industri. b. Menjaga agar lingkungan bebas dari polusi udara dan polusi suara berupa kebisingan yang merugikan kesehatan jasmani dan rohani. c. Menjaga agar sumber air dan tumbuh-tumbuhan sebagai paru-paru lingkungan terpelihara kelestariannya. Ketiga higiene di atas, yaitu : higiene perorangan, higiene perusahaan dan higiene lingkungan merupakan usaha yang saling berkaitan, saling mendukung dan menunjang. Sehingga usaha yang gagal di salah satu bidang akan dapat merugikan usaha penegakan kesehatan di bidang yang lainnya. Karenanya ketiganya harus mendapatkan perhatian sekaligus. B. Sanitasi Sanitasi adalah usaha pengawasan terhadap lingkungan fisik manusia yang dapat merugikan kesehatan dan kelangsungan hidup manusia. Hal ini ditempuh, antara lain dengan pembuata sumur atau sumber air yang memenuhi syarat kesehatan, pengawasan kebersihan peralatan makanan, pengawasan pembuangan sampah dan air limbah, mencuci tangan sebelum makan dan sebagainya. 1. Sanitasi Ruang Salon Sanitasi ruang salon dilakukan dengan menyediakan fasilitas penunjang kesehatan umum di salon, seperti terjaminnya sirkulasi udara bersih, tersedianya saluran pembuangan air bekas pencuci yang tertutup rapat, tersedianya kamar kecil yang memenuhi standar kesehatan, tersedianya tempat sampah yang tertutup, adanya fasilitas penggunaan desinfektan yang dapat digunakan untuk mencuci atau mengepel lantai


3 salon dan sebagainya. Dengan demikian semua fasilitas penunjang kesehatan yang telah tersedia dipergunakan dengan berdaya guna serta efektif dan efisien. Secara singkat dapat dikatakan, sanitasi salon ialah tindakan yang digunakan untuk memelihara dan memajukan kesehatan umum dengan cara mencegah berjangkitnya penyakit menular. 2. Sanitasi Peralatan Salon Sanitasi peralatan salon adalah suatu tindakan yang dilakukan untuk menjaga agar peralatan salon tidak menjadi sumber penularan penyakit. Hal ini dilakukan dengan berbagai cara, yaitu : a. Desinfeksi, yaitu pembebasan peralatan salon dari kuman-kuman dengan menggunakan bahan-bahan kimiawi yang disebut desinfektan. Desinfektan tersebut antara lain, berbagai senyawa amonium kuaterner. Misalnya : zephiran, cetavlon dan klorheksidin. Alkohol untuk alat-alat elektroda dan lisol seperti sabun antiseptik dethol untuk mencuci tangan, sisir, gunting rambut, sikat rambut, jepit rambut dan sebagainya. b. Sterilisasi, yaitu suatu tindakan yang dilakukan untuk mematikan semua bentuk jasad renik yang terdapat pada suatu benda, sehingga benda tersebut menjadi steril. Tindakan ini dapat dilakukan dengan dua kelompok cara sebagai berikut : 1) Berdasarkan ilmu alam a) Panas kering, (1) Membakar : alat-alat yang terbuat dari logam atau keramik (2) Memanggang : alat-alat yang terbuat dari logam atau keramik juga untuk tenunan (handuk, penutup rambut dan sebagainya) setelah dibungkus dalam kertas dan dipanggang dalam oven. Umumnya dalam membakar dan memanggang pisau dan gunting akan lekas menjadi tumpul. (3) Menyetrika : tenunan setelah dibungkus dalam kertas pembungkus coklat-hangus. b) Panas basah, yaitu dengan merebus dalam air mendidih selama 20 menit. c) Menyaring dengan saringan keramik atau porselin, seperti saringan Bekerfeld dan Chamberlain. Cara menyaring juga disebut cara filtrasi. d) Menyinari, menggunakan sinar ultraviolet atau sinar gamma. Cara penyinaran disebut radiasi. 2) Menggunakan zat kimia a) Merendam dalam larutan kimia berdaya bunuh kuman, seperti larutan sublimat, alkohol, betadin, resiguard dan savlon. b) Menguapi dengan uap formalin yang juga memiliki daya bunuh kuman. Sterilisasi menggunakan cara ini juga disebut fumigasi.


4 Gambar 1.1 Berbagai peralatan untuk sanitasi Keterangan gambar : a. Tabung berisi desinfektan untuk merendam peralatan b. Lemari kedap udara mengandung uap formalin yang berguna untuk menyimpan peralatan yang siap pakai c. Alat sanitasi listrik yang memancarkan sinar ultraviolet guna menyimpan peralatan siap pakai 3. Desinfektan dan Antiseptik Desinfektan dan antiseptik adalah zat-zat yang digunakan dalam sanitasi. Desinfektan yang banyak digunakan di salon kecantikan adalah sebagai berikut : a. Senyawa amonium kuarterner dalam bentuk cairan atau tablet, dilarutkan dalam air dengan perbandingan 1:1000. Gunamya untuk merendam peralatan selama 1-5 menit. b. Formalin yang berbentuk cairan berkekuatan 25%, digunakan untuk merendam peralatan selama 20 menit. c. Alkohol dengan kekuatan 70 % untuk merendam peralatan tajam dan elektroda. d. Cresol atau lisol berkekuatan 10%, digunakan untuk mencuci lantai dan membersihkan kamar mandi. Antiseptik yang banyak digunakan dalam salon kecantikan adalah sebagai berikut : a. Jodiumtincture, berbentuk cairan berkekuatan 2%, untuk membersihkan pisau, gunting dan sebagainya. b. Hidrogen peroksida, berbentuk cairan berkekuatan 3%, yang gunanya membersihkan kulit dan luka-luka kecil. c. Alkohol dalam larutan 60% untuk mencuci tangan dan membersihkan luka kecil. Tidak dapat digunakan untuk kulit yang terdapat luka-luka iritasi. d. Formalin dalam larutan 5% untuk mencuci tangan, membersihkan bak shampo, lemari kaca dan peralatan salon. e. Klorosol dalam larutan 0,5% untuk membasuh tangan dan penggunaan lainnya.


5 BAB II MENCUCI RAMBUT I. Jenis-Jenis Kulit Kepala Dan Rambut 1. Kulit Kepala dan Rambut Normal Ciri-ciri kulit kepala normal adalah: • Kelenjar palit bekerja dengan normal • Dapat menghasilkan sebum / minyak untuk melumasi kulit kepala dan rambut normal • Kulit kepala kelihatan bersih • Tidak berminyak • Tidak bersisik • Tidak kering Ciri-ciri rambut normal adalah: • Daya elastisitas 20% (baik) dan bersifat higroskopis • Jika diraba rambut terasa lembut dan halus • Rambut terlihat bercahaya, segar dan sehat • Rambut mudah ditata • Pertumbuhan rambut normal • Rambut tidak mudah patah atau rusak 2. Kulit Kepala dan Rambut Kering Ciri-ciri kulit kepala kering adalah: • Kelenjar palit kurang giat bekerja • Kurang menghasilkan sebum untuk melumasi kulit kepala dan rambut • Terlihat kering dan kusam • Kulit kepala bersisik Ciri-ciri rambut kering adalah: • Bersuara bila dipegang • Penampilannya terlihat gersang dan kaku • Berwarna pirang/kemerahan/ cahaya pudar • Rambut tipis, rapuh dan biasanya ujung rambut berbelah • Sering kali ditumbuhi ketombe atau sindap • Pertumbuhan rambut jarang • Elastisitas rambut kurang


6 3. Kulit kepala dan Rambut Berminyak Ciri-ciri kulit kepala berminyak adalah: • Kelenjar palit sangat giat bekerja • Menghasilkan sebum secara berlebihan • Kulit kepala selalu terlihat basah dan lengket • Kulit kepala sangat mudah kotor Ciri-ciri rambut berminyak adalah: • Rambut tumbuh lebat • Sangat elastis bekisar anatar 40% - 50% • Rambut terlihat mengkilat, selalu basah dan lengket • Sering ditumbuhi ketombe atau sindap basah (pityriasi steatoides) • Memiliki sifat higroskopis rendah, elastisitas rambut tinggi da tidak mudah patah. 4. Rambut Glassy adalah rambut yang mempunyai selaput cuticula sangat tebal Tanda-tanda rambut glassy adalah: • Rambut terlihat kaku dan tegar • Rambut sangat sukar menjadi basah • Proses peresapan obat sangat lama • Rambut sukar dilakukan penyasakan (disasak) II. Kondisi Kulit Kepala Dan Rambut Melalui pengamatan dan perabaan kita dapat mengetahui berbagai kondisi sebagai berikut : a. Jenis Kulit Kepala dan Rambut Jenis kulit kepala dan rambut dapat dibedakan atas; jenis kulit kepala dan rambut yang normal, berminyak, kering, serta glossy. b. Diameter Rambut Diameter rambut adalah ukuran rambut yang dilihat dari besar kecilnya batang rambut, dimana hal ini dapat dibedakan atas, halus, sedang dan kasar. c. Elastisitas Rambut Elastisitas rambut merupakan sifat batang rambut yang dapat menentukan keberhasilan dalam penataan rambut. Elastisitas rambut dibedakan atas, elastisitas yang baik, sedang dan buruk. Cara menentukan elastisitas rambut yaitu dengan menarik batang rambut, apabila langsung patah ketika ditarik maka rambut tersebut


7 tidak elastis, sedangkan bila ditarik rambut tersebut menjadi mulur (tertarik) maka rambut dikatakan memiliki elastisitas yang baik. d. Porositas Rambut Porositas rambut merupakan kondisi rambut yang ditentukan oleh cuticula rambut. Cuticula yang sangat terbuka membuat kondisi rambut dikatakan porus, sedangkan cuticula yang sangat tertutup membuat rambut tersebut dikatakan resistant atau porositas yang sangat jelek. e. Tingkat Kesuburan Rambut Tingkat kesuburan rambut dapat menentukan tebal tipisnya pertumbuhan rambut. f. Warna Rambut Warna rambut ditentukan oleh zat pigmen yang ada pada batang rambut. Setiap orang memiliki warna rambut yang berbeda-beda seperti rambut bewarna merah, rambut bewarna hitam kecoklat-coklatan, rambut yang bewarna coklat, rambut yang bewarna kuning hingga rambut yang bewarna hitam. g. Panjang Pendek Rambut Panjang pendeknya rambut dapat dibedakan atas; rambut dikatakan pendek apabila kepanjangannya mencapai tengkuk, sedangkan dikatakan panjangnya bila rambut tersebut melebihi bahu. h. Kelainan yang Ada Pada Kulit Kepala dan Rambut Kelainan-kelainan kulit kepala dan rambut dapat dilihat apakah hal tersebut merupakan kontra indikasi dari kosmetika yang digunakan atau hanya kelainan biasa. III. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kondisi Rambut 1. Pengaruh udara/iklim sekitarnya. 2. Proses kimia dan proses phisik pada penataan rambut. 3. Faktor dalam tubuh. IV. Pencegahan Penyakit Kulit Kepala Dan Rambut Pokok utama yang harus diperhatikan sebagai tindakan pencegahan terhadap penyakit kulit kepala dan rambut adalah sebagai berikut: a. Rambut dan Kulit Kepala harus selalu dalam keadaan bersih. b. Semua peralatan yang digunakan harus bersih dan steril (perhatikanlah sanitasi alatalat). c. Usahakan alat-alat untuk perawatan rambut seperti sisir, jepitan, sisir blow ataupun tutup kepala tidak dipakai oleh orang lain/sembarang orang.


8 d. Bila terlihat tanda-tanda seperti jamur dikulit kepala, secepatnya diobati dengan obat anti jamur. e. Bagi penyayang binatang/memelihara binatang, sebaiknya memelihara binatang dengan benar, misalnya mengatur tempat makanan, makanan yang dimakan, tempat kotoran (tidak disembarang tempat), pengaturan mandi, dan tempat tinggal/kandang. Hal ini bertujuan untuk mencegah penyakit yang ditularkan melalui kutu dan kotoran binatang peliharaan. . f. Bagi penggemar olah raga berenang, bila berenang dikolam renang umum, hendaklah berhati-hati dan selalu memakai tutup kepala. Hal ini bertujuan untuk menghindari gangguan penyakit piodra yang mengganggu kesuburan rambut. g. Bagi penderita kulit kepala yang termasuk kelompok trichophyton baik disebabkan oleh jamur maupun oleh eksim, maka paling penting diketahui untuk pencegahannya yaitu dengan menghindari/mencegah bila terlihat tanda-tanda bercak- bercak. Apalagi bila diiringi dengan warna kuning dan basah, secepatnya berobat dan menghindari makanan yang berlemak, menghindari pikiran-pikiran stress dan menghindari banyaknya keringat keluar. h. Memperhatikan gizi yang seimbang dalam kehidupan sehari-hari untuk pertumbuhan rambut sehat. V. Fungsi Rambut Sepanjang sejarah peradaban manusia, rambut selalu menempati kedudukan penting. Kedudukan penting tersebut berkaitan langsung dengan berbagai fungsi rambut. Adapun fungsi utama rambut adalah sebagai berikut: 1. Pelindung 2. Penghangat 3. Penambah Kecantikan Bila ditinjau dari sisi estetika, rambut memiliki fungsi sebagai berikut: 1. Pertanda status sosial 2. Identitas profesi 3. Menunjang penampilan VI. Mencuci Rambut 1. Persiapan Persiapan yang dilakukan sebelum melaksanakan pencucian rambut, meliputi: a. Persiapan Pribadi, penting dilakukan persiapan pribadi untuk kelancaran


9 pelaksanaan mencuci rambut. Hal pertama yang dilakukan adalah: 1. Menata rambut dengan rapi: Jika rambut pendek, maka harus ditata rapi Jika rambut panjang maka rambut harus disanggul Jika mengenakan hijab, maka hijab harus berwarna putih polos. 2. Merias wajah dengan rapi dan sederhana 3. Mengenakan pakaian kerja yang sesuai Busana berwarna putih polos Busana tidak boleh transparant dan tidak berenda-renda Mengenakan celana panjang berwarna hitam 4. Mengenakan pakaian kerja dengan rapi Tidak menggenakan celana panjang berbahan jeans Pakaian yang dikenakan tidak boleh terlalu ketat Anggota tubuh yang seharus tertutup tidak terlihat 5. Cek kelengkapan area kerja yaitu washbak, kursi, meja 6. Cek kelengkapan alat yaitu, sisir, handuk 7. Cek kelengkapan bahan yaitu, shampoo dan conditioner b. Persiapan Klient, yaitu mempersiapkan klient dengan melepaskan perhiasan serta bertanya apakah ada implant logam dalam tubuh klient. Terpenting adalah mendiagnosa kondisi kulit kepala klient. c. Persiapan Alat dan Bahan 1. Menyiapkan alat dan kosmetika yang akan digunakan. 2. Susunan alat dan ksometika dilakukan berdasarkan skala prioritas 3. Peralatan harus lengkap dan bersih Tabel 2.1 : Alat dan Bahan Proses Mencuci Rambut No Alat Nama Alat dan Kegunaan 1 Sisir Besar, berfungsi untuk mengurai rambut yang kusut, serta untuk membantu proses perting rambut. 2 Sisir Garpu, berfungsi untuk mengurai rambut yang kusut. 3 Sisir ekor, berfungsi untuk memparting rambut.


10 4 Sisir ekor besi, untuk membantu proses pratata rambut. 5 Sisir sikat, berfungsi untuk mengurai rambut kusut, dan membuang debu yang menempel pada rambut. 6 Sisir blow bulat penuh, berfungsi untuk membantu proses blowdry atau styling. 7 Jepit gigi, berfungsi untuk menjepit rambut yang telah diparting 8 Kip plastik, berfungsi untuk menahan air pada badan model ketika proses shampoing. 9 Handuk, berfungsi untuk mengeringkan rambut. 10 Shampoo, yang sesuai dengan jenis rambut, dengan penambahan air 1:3 berfungsi untuk membersihkan kulit kepala dan rambut. 11 Conditioner berfungsi untuk mengembalikan keadaan rambut kekeadaan semula (netral) 12 Washbak berfungsi untuk mencuci rambut klient/model


11 2. Persiapan Pencucian Rambut Sebelum melakukan pencucian, stylish harus melakukan diagnosa kulit kepala dan rambut, hal ini berfungsi untuk menentukan bahan kosmetika rambut yang akan digunakan, dan menentukan perlakukan yang harus dilakukan terhadap kulit kepala dan rambut klient. Diagnosa kulit kepala dan rambut meliputi: a. Kelainan Kulit Kepala : 1) Bakteri atau Mikroba : a) Bisul b) Bisul Batu 2) Dermatitis papilaris capillitii, yaitu keadaan kulit kepala yang mengalami peradangan dengan adanya nanah, dimana lesi peradangan ditandai dengan warna merah dan dikelilingi oleh lapisan kulit yang kasar dan keras karena kelenjar parut yang berlebihan (keloid). 3) Kelainan karena infeksi jamur 4) Peradangan menahun 5) Serangga 6) Sidap/ketombe : a) Sindap kering b) Sindap basah 7) Tinea capitis/kadas/ringrowm, yaitu keadaan kulit yang cekung dan berkerak, kulit berwarna kuning, keadaan iniada yang kering dan ada yang basah. Penyakit ini berbau tak sesap serta berasa sangat gatal. b. Kelainan-kelainan pada rambut : 1) Penyakit mutiara, adalah suatu keadaan pada batang rambut, dimana pada batang rambut terdapat bintil-bintil berwarna putih atau abu-abu seperti mutiara, hal ini dapat terjadi karena sisa kosmetik yang tidak dibersihkan, sehingga menyebabkan eambut menjadi rusak, dan pada ujung rambut terbelah menjadi dua bagian. 2) Cinities/rambut beruban, yaitu keadaan rambut yang telah mengalami penurunan jumlah pigmen atau pigmen telah hilang, hal ini bisa terjadi karena menderita suatu penyakit, atau karena faktor genetis/turunan. Kelainan cinities ada 2 macam, yaitu: a. Congenital Cinities, yaitu kelainan yang terjadi sejak lahir pada sebgaian rambut ataupun pada seluruh bagian rambut. b. Acquire Cinities, yaitu kelaianan yang diderita oleh orang dewasa, penyebab kelianan ini dapat karena usia, karene depresi, kecemasan berlebih, kegugupan berlebih (nervous), atau karena sakit yang menahun. 3) Trichoclasia, pada keadaan ini rambut mudah patah (rapuh), bintil bintil putih yang terdapat pada batang rambut menyebabkan pasokan oksigen tidak merata, sehingga rambut menjadi rapuh. 4) Trichoptilosis adalah suatu keadaan rambut dimana rambut pecag-pecah seperti serabut, hal ini disebabkan karena pemakaian kosmetika yang salah, kurang


12 gizi, paparan sinar matahari langsung, ataupun penggunaan alat-alat listrik yang berlebihan pada proses penataan rambut. 5) Hypertrichosis/hirsutisme, adalah keadaan rambut dimana batang rambut tumbuh sangat besar atau melebar diatas ukuran normal. 6) Trichorhexis nodosa, suatu keadaan rambut yang pada bagian batang rambut terdapat benjolan-benjolan dan pada ujung benjolan tersebut rambut pecahpecah seperti serabut. Hal ini karena kekurangan minyak dan protein yang menyebabkan kerusakan pada keratin. Gambar 2.1. Bentuk Penyakit Rambut Dari Trichorhexis Nodosa (Sumber : Rostamailis, 2005) 7) Monilethri/monilethria, merupakan kelianan genetis atau bawaan, dimana keadaan batang rambut tumbuh tidak rata, pada pangkal batang rambut tumbuh normal namun pada bagian tengah batang rambut tumbuh sangat tipis, dan hal ini akanmenyebabkan rambut sering patah. 8) Alopecia (kebotakan), adalah suatu keadaan rambut yang mengalami kerontokan parah sehingga kulit kepala menjadi botak. Berdasarkan jenis kebotakan dapat dijelaskan sebagai berikut: a) Alopecia areata, adalah jenis kebotakan setempat yang terjadi pada area tertentu pada kepala. b) Alopecia adusta, adalah jenis kebotakan yang sering disebut sebagai botak asli yang terbawa sejak lahir, kebotakan ini bisa pada sebagian tempat ataupun pada seluruh bagian kepala. c) Alopecia senetis, adalah kebotakan pada usia tua, dimana rambut yang rontok tidak dapat tumbuh kembali. d) Alopecia sebor heica capitis, adalah kebotakan yang terjadi karena kelainan/kerusakan pada kelenjar sebasea, dimana rambut akan rontok kemudian tumbuh, kemudian rontok kembali secara terus menerus. e) Alopecia cecatricata, adalah jenis kobatakan yang terjadi tanpa didahului dengan peradangan, kerontokan terjadi pada area tertentu, dan ditandai dengan lingkaran-lingkaran merah atau lonjong pada kulit kepala. f) Alopecia dynamica, yaitu suatu jenis kebotakan karena rambut (folikel) rambut mengalami kelaianan/sakit, yang disebabkan karena infeksi jamur atau jenis infeksi lainnya. g) Alopecia syphylitica, adalah jenis kebotakan rambut yang disebabkan oleh penyakit syphylis h) Alopecia localis, suatu kelainan pertumbuhan rambut yang terjadi karena gangguan pada urat syaraf yang terletak pada bagian/area kebotkan, hal ini


13 dapat terjadi karena benturan yang keras ataupun kecelakaan lainnya. i) Alopecia moligua, yaitu sebutan bagi kebotakan yang menetap (tidak dapat tumbuh kembali) j) Alopecia universatis, yaitu jenis kebotakan yang disebabkan karen rambut ronton secara bersamaan karena suatu penyakit yang diderita, misalnya sakit thypus. k) Alopecia adnoda, yaitu botak bawaan lahir (botak asli) l) Alopecia premature, yaitu kebotakan/kerontokan rambut yang dialami oleh orang yang masih berusia muda (anak-anak, remaja, dewasa muda), jenis alopecia ini terbagi menjadi dua macam, yaitu: Alopecia prematura idiophatica, adalah keadaan rambut rontok yang terjadi pada waktu sebelum pertengahan umur. Alopecia prematura synato neatika, adalah kerontokan rambut yang dialami apada sebagian kepala atau badan yang disebabkan karena suatu penyakit. c. Memilih Kosmetika Rambut Pencucian rambut harus memperhatikan jenis serta kelainan yang terdapat pada kulit kepala dan rambut. Terdapat berbagai jenis shampoo yang penggunaanya disesuaikan dengan kondisi kulit kepala dan rambut. Shampoo terbagi dalam dua jenis yaitu: 1. Shampoo Basah, yaitu segala jenis shampoo yang dalam penggunaanya memerlukan air, baik sebagai pencampurnya maupun dalam pembilasannya. Macam shampoo basah adalah: • Shampoo Jeruk (lemon Shampoo) yang digunakan untuk jenis rambut berminyak • Shampoo Minyak (oil Shampoo) yang digunakan tanpa rambut dibasahi terlebih dahulu, dan berfungsi untuk mengikat kotoran pada batang rambut. • Shampoo Telur (Egg Shampoo) yang digunakan untuk rambut kering atau rambut normal mendekati kering. • Shampoo Lidah Buaya, yang digunakan untuk menyuburkan pertumbuhan rambut. • Shampoo Seledri, untuk rambut rontok dan berfungsi untuk petumbuhan dan kesuburan rambut • Shampoo Merang, yang digunakan untuk rambut pirang alami karena berfungsi untuk menghitamkan rambut asecara alami • Shampoo Ginseng digunakan untuk pertumbuhan rambut • Shampoo Anti Dandruff/anti ketombe, untuk rambut berketombe • Dan lain-lain


14 2. Shampoo Kering Adalah semua jenis shampoo yang pemakaiannya tidak menggunakan air. Ada dua type shampoo kering. 1. Shamppo kering yang menggunakan cairan spiritus (liquide spirit type) 2. Shampoo kering yang menggunakan serbuk/bubukan shampoo (dry powder type). d. Prosedur Pelaksanaan Pencucian Rambut 1. Memasang handuk pada leher klient, yang berfungsi untuk meminimalkan keadaan alergi leher model terhadap kip plastik. 2. Memasangkan kip shampoo pada leher klient 3. Memasangkan handuk diatas kip shampoo, yang berfungsi untuk mengeringkan rambut setelah proses shampooing selesai. 4. Menyikat atau menyisir rambut klient, menggunakan sisir besar atau sikat rambut 5. Penyikatan rambut dimulai dari belakang kepala bagian bawah terus menuju atas. 6. Penyikatan dilakukan untuk meniadakan kekusutan rambut.. 7. Menganalisa rambut dan kulit kepala dengan cara meraba, menyentuh dan mencatat hasilnya pada kartu diagnosa 8. Menyiapkan shampoo dan conditioner pada botol aplikator dengan jumlah sesuai kebutuhan 9. Mempersilahkan klient menuju washbak. 10. Menyiram rambut dengan air yang mengalir pada seluruh bagian rambut dan kepala, dengan posisi tangan kanan memegang slang air, tangan kiri menutupi bagian wajah sedemikian rupa agar air tidak mengalir ke wajah dan telinga. 11. Meratakan shampoo langsung dari botol aplikator pada keseluruh bagian rambut dan kulit kepala klient, shampoo telah dicampur air dengan perbandingan 1:3. . 12. Menggosok rambut yang telah diberi shampoo dengan pengurutan ringan, hal ini berfungsi untuk meratakan shampoo pada seluruh bagian kulit kepala dan rambut. 13. Mencuci seluruh bagian kulit kepala dan rambut dengan gerakan memutar atau zig-zag. 14. Membuang busa shampoo yang terdapat pada rambut klient ke dalam washbak. 15. Membilas rambut dan kulit kepala dengan cara disiram menggunakan air hangat/dingin dan dilakukan penggosokan hingga bersih dari shampoo dan terasa kesat bila diraba 16. Melakukan proses shampooing yang ke dua, dengan prosedur yang sama, hingga proses pembilasan, setelah rambut bersih rambut diberikan conditioner.


15 17. Mendistribusikan conditioner pada batang rambut dan diratakan keseluruh rambut 18. Menyiram kembali rambut dan kulit kepala hingga bersih dan tidak licin, dengan cara meraba dan dapat dipastikan bahwa di seluruh bagian kulit kepala dan rambut sudah bersih (kesat). 19. Mengeringkan rambut menggunakan handuk kering, hingga tidak ada air yang menetes. 20. Menutup/membungkus kepala menggunakan handuk dengan rapi 21. Mempersilahkan pelanggan menuju ke tempat duduk semula di depan cermin untuk dilakukan layanan selanjutnya 22. Menekan-nekan rambut dengan handuk hingga air meresap dan tidak ada lagi air yang menetes. 23. Cek kembali kebersihan rambut dengan cara meraba seluruh bagian kulit kepala dan rambut, indikator rambut sudah bersih dari shampoo dan conditioner adalah bila diraba kulit kepala dan rambut terasa kesat.


16 BAB III MENGERINGKAN RAMBUT DENGAN ALAT PENGERING (BLOWDRY) Blowdry adalah salah satu cara untuk membentuk rambut (styling) setelah rambut dicuci atau dirawat, blowdry merupakan bagian dari penataan rambut. Penataan rambut adalah suatu perlakuan terhadap rambut untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. Penataan lepas, dan penataan rambut dengan bentuk yang diinginkan dapat dilakukan dengan menggunakan hairdryer, bentuk-bentuk penataan memiliki beberapa jenis yaitu: penataan rambut sehari-hari, penataan rambut malam hari (pesta), penataan rambut semi resmi dan penataan rambut resmi. Menggunakan hairdryer, sisir, dan mouse sebagai kosmetikanya blowdry ini bisa dilakukan terhadap diri sendiri, sehingga penataan rambut blowdry ini digemari oleh banyak orang. Penataan rambut sehari-hari biasanya dilakukan dengan cara sangat sederhana, seperti membentuk potongan rambut, menguncir rambut dengan berbagai cara, atau mengelabang rambut. Potongan rambut dapat menunjang penampilan, terutama bagi orang yang memiliki bentuk wajah dengan bentuk tersendiri. Terdapat beberapa bentuk potongan rambut yang sesuai dengan bentuk wajah. 1. Bentuk Wajah Oval Adalah bentuk wajah yang dianggap paling ideal, sehingga potongan rambut bentuk apapun dapat diterapkan. Hanya saja perlu diperhatikan bahwa potongan rambut amat panjang atau amat pendek dapat membuat wajah terlihat sangat lonjong. Gambar 3.1 Penataan Rambut Wajah Oval


17 2. Bentuk Wajah Bulat Potongan rambut yang dianggap baik untuk wajah berbentuk bulat, adalah potongan rambut agak meninggi diatas, tidak terlalu panjang, hanya sebatas leher atau bahu. Berponi dan sisa rambut depan menutupi rahat atau samping pipi. Gambar 3.2 Penataan rambut Wajah Bulat 3. Bentuk Wajah Persegi Bentuk wajah persegi merupakan salah satu bentuk wajah yang unik dan berkesan keras, potongan rambut yang pas adalah potongan rambut berpotongan layer. Gambar 3.3 Penataan Rambut Wajah Persegi


18 4. Bentuk Wajah Hati Wajah dengan bentuk hati, juga merupakan bentuk wajah yang unik, potongan rambut yang cocok adalah pendek dan mengarah ke bagian luar. Gambar 3.4 Penataan Rambut Wajah Hati 1. Persiapan Alat a. Siapkan alat dan bahan Gbr 3.5 Jepit Bebek Gbr 3.6 Sisir Ekor Gbr 3.7 Sisir Blow Penuh Gbr 3.8 Sisir Blow Setengah Gbr 3.9 Hair Dryer


19 Hair Dryer Alat ini digunakan untuk mengerikan rambut, penataan rambut, serta perawatan rambut. Hair dryer menggunakan aliran listrik sebesar 220 volt, dalam penggunaannya perlu perhatian khusus, untuk menghindari kecelakaan kerja maka perlu diperhatikan beberapa petunjuk dibawah ini. Petunjuk Operasional Alat : Peringatan: 1. Jauhkan perangkat ini air, atau saat menggunakan tidak berada di dekat toilet, atau apapun yang basah. 2. Ketika menggunakan alat ini, tangan atau handuk harus dalam keadaan kering. 3. Jauhkan alat ini dari jangkauan anak-anak dan orang yang sakit. 4. Jangan biarkan kulit secara langsung kontak dengan permukaan panas atau elemen besi pada hair dryer. 5. Tidak menempatkan alat apapun pada permukaan panas yang sensitive, ketika alat disalurkan pada arus listrik. 6. Selalu cabut alat dari arus listrik jika tidak digunakan. 7. Instalasi perangkat sisa (RCD) dengan tingkat operasi residu saat ini tidak melebihi 30 mA dianjurkan pada sirkuit listrik 8. Jangan menghalangi udara masuk atau keluar selama penggunaan. 9. Outlet udara pembukaan alat ini akan menjadi panas saat digunakan, hindari menyentuh outlet atau aksesori yang melekat pada stopkontak. 10. Dalam penggunaannya harus memperhatikan keadaan rambut, agar rambut tidak masuk ke dalam inlet udara. Perangkat ini tidak dirancang untuk digunakan oleh orang dengan kemampuan fisik, sensorik atau mental, dan kurang pengalaman serta pengetahuan, kecuali jika mereka dibawah pengawasan instruktur atau instruksi penggunaan alat oleh orang yang bertanggung jawab untuk keselamatan mereka. Panas dan Pengendalian Kecepatan Keadaan suhu yang tinggi dan pengaturan kecepatan yang ideal, untuk mencapai hasil yang ideal demi mendapatkan kering rambut cepat dan kasar sebelum melakukan styling. Sedangkan suhu rendah dan pengaturan yang ideal diperlukan pada pembentukan rambut (styling). Overheating Cut-off Alat ini dilengkapi dengan termostat yang dapat memotong arus panas pada saat terjadi konsleting atau dalam keadaan suhu diatas ambang normal karena sebagian instalasi sebagian diblokir inlet udara atau keadaan rusak pada stop kontak. Jika alat hanya digunakan atau hanya diharapkan mengeluarkan udara dingin, maka switch di posisi nol (0) pada pengering, dan penyumbatan dihilangkan. Penggunaan dapat berlanjut dan tidak ada sesuatupun yang menghalangi bukaan udara. Dan pembersihan secara periodic pada tutup asupan udara dibagian belakang, diperlukan untuk mempertahankan kinerja.


20 Tombol Suhu Setelah suhu yang diinginkan tercapai, tekan tombol suhu dingin untuk mengatur daya dengan aliran udara dingin. Konsentrator aliran udara Nozzle Jika ingin mengeringkan rambut dengan cepat, maka atur pengering ke suhu panas yang lebih tinggi, dan mengatur kecepatan ke yang lebih cepat. Bila rambut sangat tebal dan lebat pertumbuhannya maka gunakan pengering dengan suhu tinggi, agar menghilangkan uap air lebih cepat. Styling Gunakan handuk kering untuk mengeringkan rambut sebelum menggunakan pengering rambut. Atur suhu dan kecepatan sebelum diaplikasikan pada rambut, jangan berkonsentrasi pada area tertentu dengan jangka waktu panjang, karena hal ini akan mengakibatkan kerusakan pada rambuut, dan iritasi pada kulit kepala. Ketika keadaan rambut hamper kering segera suhu dan kecepatan diturunkan, lalu bentuk/tata rambut sesai bentuk yang diinginkan. Pembersihan Selalu cabut alat dari listrik setelah digunakan dan pastikan alat dalam keadaandingin sebelum dibersihkan. Seka permukaan luar alat pengering dengan kain yang sedikit lembab, kemudian bersihkan sampai kering. Pengering ini memiliki alat yang seimbang yang dirancang secara professional, Selalu chek bahwa aliran udara bebas dari rambut, serat kapas, dan materi lainnya. Jangan dibersihkan ketika alat sedang beroperasi dan tersambung dengan arus listrik. Untuk membersihkannya harus dengan menggunakan vakum atau kuas dan bersihkan alat in I secra berkala Hang-up Putaran Pengering ini memiliki lubang gantungan memungkinkan agar mudah tergantung di penggantung alat. Penyimpanan Pastikan alat dalam keadaan dingin sebelum disimpan. Selalu simpan di lokasi yang kering. Jangan menarik kabel. Jangan membungkus kabel di sekitar alat, karena hal ini dapat menyebabkan kabel menjadi tertekuk dan patah. Untuk menghindari bahaya bila kabel sudah tertekuk dan rusak segera ganti dengan yang baru dan berkualitas. Secara teratur memeriksa kabel daya untuk kerusakan (terutama bila memasuki alat dan steker).


21 Keterangan gambar: A - Panas dan kontrol kecepatan B - Tombol Suhu Dingin C - Airflow Nozzle Konsentrator D - Air Intake Cap Removable E - Hang-up Putaran Gambar 3.10 Bagian-Bagian Hair Dryer 2. Mengeringkan Rambut Keringkan rambut dengan handuk, pastikan sudah tidak ada air yang menetes dari rambut. Lakukan pengeringan lepas dengan hairdryer. Gambar 3.11 Pengeringan rambut lepas (sumber internet) 3. Parting Setelah rambut dikeringkan hingga setengah kering, parting rambut menjadi 4 bagian (parting 4) untuk memudahkan pengerjaan Gambar 3.12 Parting 4


22 4. Styling Lakukan Blow dengan disain yang telah ditentukan, misalnya dengan mengarahkan rambut ke bagian dalam selapis demi selapis, dimulai dari rambut bagian bawah berlanjut hingga keatas dan depan, dengan arah hairdryer kearah atas dari bawah. (seperti gambar 9) ehingga akan didapat bentukan penataan rambut (styling) blow ke dalam. Bloking rambut untuk di blow jangan terlalu banyak, dengan ketebalan 1-2 cm lebar 2-4 cm. Gambar 3.13 Menggulung/blow Rambut ke Dalam


23 BAB IV PERAWATAN KULIT KEPALA DAN RAMBUT (CREAMBATH) 1. Pengertian ➢ Creambath adalah suatu perawatan kulit kepala dan rambut yang bertujuan untuk memperbaiki kondisi kulit kepala dan pertumbuhan rambut. Oleh karena itu creambath dilakukan dengan cara mengurut kulit kepala sampai ke bahu dan pengurutan yang teratur, mengoleskan kosmetika penyubur rambut, anti uban dan lain-lain, sesuai dengan kondisi kulit kepala dan rambut, Melakukan penguapan serta pembilasan kulit kepala dan rambut hingga bersih 2. Tujuan ➢ Tujuan perawatan kulit kepala dan rambut (creambath) adalah : 1. Memberikan nutrisi pada kulit kepala dan rambut 2. Melancarkan peredaran darah 3. Relaksasi 4. Menghilangkan kelainan kulit kepala dan rambut 5. Menjadikan rambut bersih, sehat dan bercahaya 3. Manfaat ➢ Manfaat perawatan kulit kepala dan rambut (creambath) adalah : 1. Meningkatkan dan melancarkan sirkulasi darah 2. Menenangkan syaraf dan rileksasi otot 3. Membersihkan kotoran ataupun ketombe yang ada di kulit kepala sehingga pertumbuhan rambut tidak terganggu 4. Persiapan a. Area Kerja Sebelum melakukan kegiatan praktek, area kerja yang harus disipakan dan diperhatikan adalah : • Lantai harus bersih. • Meja, troli, kursi dan washbak harus bersih dan bebas dari debu • Sirkulasi udara dalam ruangan harus bagus dan tidak ada aroma yang kurang sedap • Alat dan lenan yang digunakan harus di sterilkan terlebih dahulu untuk


24 mencegah tertularnya penyakit atau virus dari klient yang satu ke klient yang lain • Alat, bahan, lenan dan kosmetik di tata rapi di atas troly • Mengecek aliran air dan listrik (K3) b. Pribadi Persiapan pribadi disini meliputi: • Mamakai pakaian kerja • Berdandan yang cantik dan rapi tidak berlebihan • Bebas dari bau badan dan memakai wewangian yang tidak terlalu kuat aromanya • Rambut/ hijab di tata yang rapi sehingga tidak mengganggu pada saat bekerja • Memakai sepatu yang aman dan nyaman, maximal memiliki hak 2 cm c. Alat Alat yang digunakan untuk perawatan kulit kepala dan rambut (Creambath) adalah; Tabel 4.1 Alat-alat Untuk Creambath NO NAMA ALAT GAMBAR JUMLAH SPESIFIKASI FUNGSI ALAT 1 Sisir Besar 1 buah Plastik, bergigi jarang, berwarna merah Untuk menyisir rambut dari kekusutan 2 Sisir pengecatan 1 buah Plastik, Mempunyai sikat, Berwarna hitam Untuk mengoleskan cream ke kulit kepala dan rambut


25 3 Sisir ekor 1 buah Bahan plastik, bergigi Untuk memudah kan memarting rambut 4 Sisir garpu 1 buah Bahan plastik , Bentuk seperti garpu Untuk menyisir rambut setelah pencucian rambut 5 Sisir sikat 1 buah Bahan plastik Untuk membersihkan rambut yang sudah rontok 6 Sisir blow 1 buah Bahan plastik Untuk melakukan penataan blow 7 Botol aplikator 2 buah Bahan plastik Tempat shampoo dan coditioner 8 Jepit bergigi 4 buah Bahan plastik berwarna merah Untuk menjepit rambut pada saat parting 9 Hairdryer 1 buah Bahan aluminium Untuk mengeringkan rambut


26 10 Tempat sisir 1 buah Tempat sisir Untuk menaruh sisir yang akan digunakan pemangkasan 11 Troolly 1 buah Bahan plastik Sebagai tempat peralatan 12 Mangkok cream colesterol 1 buah Plastik warna hitam Tempat cream creambath 13 Cawan kosmetik 1 buah Plastik warna merah Tempat hair tonik 14 Waskom 1 buah Steinless Sebagai wadah air hangat saat massage 15 Tempat sampah 1 buah Plastik warna merah muda Untuk membuang kotoran, sisa kapas saat pearawatan


27 16 Shampoo basin 1 buah Wash bak sahampoo warna hitam Untuk mencuci rambut klien 17 Hair steamer 1 buah Bahan plastik, besi terdiri dari wadah penampung air dan helm Untuk penguapan kulit kepala dan rambut 18 Meja Rias 1 buah Meja Kaca dan dilapisi kayu Sebagai tempat melakukan perawatan 19 Kursi pangkas 1 buah hidrolik Untuk tempat duduk klien saat perawatan 21 Spatula 1 buah Plastik warna putih Untuk mengambil kosmetika creambath


28 b. Bahan Tabel 4.2 Bahan untuk Creambath NO NAMA BAHAN GAMBAR BAHAN JUMLAH SPESIFIKA SI FUNGSI 1 Kapas Secukupn ya Warna putih, dibentuk bulatan Untuk aplikasi hair tonik 2 Tissue Secukupn ya Warna putih Untuk melindungi klien dari percikan air, saat penyampoan 3 Air hangat Secukupn ya Air lunak Untuk meluruhkan sisa cream saat pembilasan C. Lenan Tabel 4.3 Lenan untuk Creambath NO NAMA LENAN GAMBAR LENAN JUMLAH SPESIFIKA SI FUNGSI 1 Handuk kecil Warna hitam 4 buah Bahan handuk Melindungi baju dari kosmetika Untuk towel dry 2 Cape penyampoa n 1buah plastik Untuk melindungi baju klien dari percikan air, saat penyampoan 3 Kamisol 1buah Kain katun Untuk mengganti baju klien saat perawatan creambath


29 4 Washlap 1buah Kain katun Untuk membersihkan punggung klien saat massage 5 Baju kerja 1buah Kain katun Untuk baju operator saat melakukan perawatan creambath sesuai SOP 6 Kain pel 1 buah Dari kain tebal, menyerap air Untuk mengepel lantai yang basah e. Kosmetika Tabel 4.4 Kosmetika untuk Creambath NO NAMA KOSMETIKA GAMBAR JUMLA H SPESIFI KASI FUNGSI 1 SHAMPOO secukupn ya CAIR Membuka imbrikasi rambut dan membersihkan kulit kepala dan rambut 2 CONDITIONE R secukupn ya CAIR Menutup imbrikasi rambut dan melembutkan rambut


30 3 Massage Cream secukupn ya Cream Untuk melicinkan dan memberi nutrisi pada kulit punggung klien 4 Cream kolesterol (cream creambath) secukupn ya Cream Untuk menutrisi kulit kepala dan rambut 5 Hair Tonik secukupn ya cair Untuk menyehatkan kulit kepala dan menyuburkan rambut Gambar persiapan alat, bahan. Lenan dan kosmetika perawatan rambut


31 5. Langkah Kerja Perawatan Kulit Kepala Dan Rambut (Creambath ) sesuai dengan SOP NO LANGKAH KERJA GAMBAR KEGIATAN Alokasi Waktu 1. 1. Menyambut Klien Mengucapkan salam, mempersilahkan masuk, memperkenalkan diri sebagai therapist / hair dresser yang akan merawat rambut pelanggan (creambath) 1 menit 2. 2. 3. Menyisir dan Menyikat 4. Sisir dan sikat rambut klien untuk menghilangkan kekusutan rambut dan merontokkan kotoran yang ada pada kulit kepala dan rambut 1 menit 3. Mendiagnosa Mendiagnosis kulit kepala dan rambut dengan teknik anamnase, inspeksi dan palpasi. Kemudian mencatat pada kartu pelanggan Mendiagnosis jenis kulit kepala dan rambut klien untuk menentukan jenis shampoo, conditioner dan cream creambath yang sesuai. Menentukan teknik perawatan yang tepat sesuai kondisi kulit kepala dan rambut klien 3 menit


32 4. Mengantar klien ke ruang ganti untuk memakai kamisol dan handuk hitam sebagai penutup dada. Mempersilahkan klien ke shampoo basin untuk melakukan pencucian rambut 3 menit 5. Mencuci Rambut dengan shampoo Membasahi Rambut 1) Basahilah seluruh rambut klien mulai dari bagian depan, puncak, belakang sebelah kanan dengan meletakkan tangan kiri di sekitar hair line dan tangan kanan memegang shower. 2) Untuk membasahi bagian sebelah kiri, letakkan tangan kanan di sekitar hair line dan tangan kiri memegang shower. 3 menit Mengaplikasian Shampoo 3) Aplikasikan shampoo sesuai dengan jenis kulit kepala dan rambut menggunakan botol aplikator 2 menit Penggosokan Kulit Kepala 4) Lakukan penggosokan pada kulit kepala menggunakan bantalan jari. Penggosokan kulit kepala ini dilakukan untuk membersihkan rambut dan kulit kepala dari kotoran, minyak bahkan kosmetika rambut yang menempel pada kulit kepala dan rambut. 5 menit


33 Membilas Rambut 5) Bilas rambut hingga bersih. 3 menit Mengeringkan Rambut dengan handuk (towel dry) 6) Pengeringan diawali dengan meremas rambut agar tidak terlalu basah, kemudian rambut di tekan-tekan dengan handuk ( towel dry )hingga menjadi lembab. Bungkus rambut dengan handuk hitam sampai rapi, persilahkan klien menuju meja rias untuk perawatan selanjutnya. 2 menit 6. Menyisir Rambut dengan sisir garpu Untuk menghilangkan kekusutan rambut lakukan penyisiran dengan sisir garpu. 7. Parting Rambut Parting rambut menjadi 4 bagian center dan ear to ear 3 menit 8. Mengaplikasikan Kosmetik Aplikasikan cream creambath selapis demi selapis pada seluruh bagian kepala dengan sisir pengecatan, kemudian lakukan massage atau pengurutan pada kulit kepala dan rambut meliputi efllurage, friction , vibration, rotation, petrisages. 12 menit


34 9. Massage Kepala 1) Lakukan massage pada bagian kepala, diawali dengan gerakan effleurage (mengusap) sebanyak 3x 2) Lakukan gerakan friction (rotasi) di sepanjang hair line dan dilanjutkan ke seluruh bagian kepala sebanyak 3x 3) Lakukan gerakan vibration (menggetar) dimulai dari bagian tengkuk menuju puncak kepala, samping kepala menuju puncak kepala dan depan menuju puncak kepala sebanyak 3x 4) Lakukan gerakan petrisage (meremas/mencubit) di kombinasikan dengan gerakan frigtion (rotasi), di awali dengan gerakan rotasi berjalan diseluruh bagian kepala dan di akhiri dengan gerakan meremas/ mencubit merata pada seluruh bagian kepala sebanyak 3x 5) Lakukan gerakan tappotage (menepuk) pada seluruh bagian kepala secara perlahan menggunakan kedua jari manis dan 10 menit


35 jari tengah yang di tempelkan sebanyak 3x 6) Akhiri gerakan massage kepala dengan gerakan effleurage (mengusap) sebanyak 3x 7) Selesai melakukan masage kepala, ikat rambut menjadi 1 dan jepit menggunakan jepit bergerigi. Dan pasangkan handuk disekitar hair line 8) Nyalakan hair steamer dan biarkan sampai uanya keluar 10. Massage Punggung 1) Lakukan gerakan massage punggung diawali dengan gerakan effleurage (mengusap) dimulai dari pangkal leher menuju ke bahu dan turun ke punggung sebanyak 3x 2) Lakukan gerakan friction (rotasi) dimulai dari pangkal leher menuju ke bahu dan turun ke punggung sebanyak 3x 3) Lakukan gerakan petrisage (meremas/mencubit) dimulai bahu dan turun ke punggung sebanyak 3x 4) Lakukan gerakan vibration (menggetar) dimulai dari pangkal leher menuju ke bahu dan turun ke punggung sebanyak 3x 5) Lakukan gerakan tappotage (menepuk) dimulai dari pangkal leher menuju ke bahu dan turun ke punggung sebanyak 3x 6) Akhiri gerakan massage punggung dengan gerakan effleurage (mengusap) dimulai dari pangkal leher menuju ke bahu dan turun ke punggung sebanyak 3x 7) Selesai massage punggung bersihkan sisa krim massage 5 menit


36 menggunakan washlap yang dibasahi dengan air hangat. 11. Penguapan 1) Panaskan steamer 2) Pasangkan hair bando/handuk pada sekitar hair line 3) Jika steamer sudah mengeluarkan uap hangat, pasangkan steamer pada kepala klient dan atur suhunya, jika terlalu panas maka penutup steamer bisa dibuka atur waktu steamer antara 10-15 menit 4) Lakukan penguapan pada kulit kepala dan rambut klien sekitar 10-15 menit 5) Setelah 15 menit, buka hair steamer dan Diamkan rambut selama 5 menit lalu lakukan pembilasan rambut 10 menit 12. Membilas / Mencuci Rambut dengan kondisioner 1) Cuci rambut menggunakan air hangat sampai tidak ada sisa cream creambath yang menempel 2) Aplikasikan conditioner pada batang rambut saja 3) Bilas rambut menggunakan air dingin sampai benar-benar bersih 4) Bungkus rambut menggunakan handuk dan keringkan kering handuk (towel dry) 5 menit 13. Mengaplikasikan Hair Tonic 1) Parting rambut menjadi 4 bagian center dan ear to ear 2) Aplikasikan hair tonic pada kulit kepala dan lakukan gerakan eflurage dan frigtion selapis demi selapis pada seluruh bagian kepala denggan menggunakan kapas yang 10 menit


37 dibentuk bulatan 3) Lakukan gerakan petrisage (meremas/mencubit) di kombinasikan dengan gerakan frigtion (rotasi), di awali dengan gerakan rotasi berjalan diseluruh bagian kepala dan di akhiri dengan gerakan meremas/ mencubit merata pada seluruh bagian kepala sebanyak 3x 4) Setelah seluruh bagian kulit kepla sudah diaplikasikan hair tonik secara merata, lalu lakukan pemijatan ringan 5) Jika sudah selesai rapikan dan sisir rambut klien kembali 14 Mempersilahkan klien untuk berganti baju kembali ke ruang ganti, mengenakan perhiasan dan asesoris klien Mengantar klien ke ruang ganti 75 menit 15. Memberikan saran pasca perawatan creambath dan mencatat pada kartu pelanggan : Melakukan perawatan kulit kepala dan rambut secara rutin dan teratur Dapat melakukan perawatan di rumah dengan vitamin rambut (Kosmetika yg mengandung vit E), masker tradisional dengan bahan alami Banyak mengkonsumsi air putih, sayur dan buah 16. Mengucapkan terimakasih atas kunjungan klien dan mengantar klien hingga meninggalkan ruang perawatan 75 menit TOTAL 75 menit


38 6. Berkemas NO LANGKAH KERJA GAMBAR KEGIATAN Alokasi Waktu 1. • Merapikan kembali alat-alat yang sudah selesai digunakan, bahan, lenen, kosmetika dan mengembalikan pada almari yang telah disediakan • Membersihkan area kerja , menyapu, mengepel lantai • Membuang sampah • Menata Area kerja hingga siap dipergunakan kembali untuk perawatan rambut selanjutnya 10 menit


39 BAB V PERAWATAN RAMBUT HAIR MASK 1. Pengertian ➢ Hair mask adalah suatu perawatan rambut yang bertujuan untuk memperbaiki dan memberikan nutrisi pada batang rambut. Hair mask bekerja dengan menjaga bagian korteks rambut sehingga beberapa masalah pada rambut seperti rambut patah, rambut kering dan bercabang, dapat dicegah dan diatasi ➢ Hair mask mengandung keratin, protein dan moisturizer yang berfungsi mengembalikan kelembaban rambut, lembut dan bersinar 2. Tujuan ➢ Tujuan perawatan kulit kepala dan rambut (hair mask) adalah: 1. untuk memberikan nutrisi pada batang rambut terutama rambut yang porus (mengalami kerusakan karena proses kimiawi ; pelurusan, pengeritingan, pewarnaan ) sehingga batang rambut menjadi sehat, kuat dan kutikula rambut tertutup normal 2. Membuat rambut sehat berkilau dan bercahaya 3. Memperbaiki kondisi batang rambut yang kurang sehat 3. Manfaat Manfaat perawatan rambut (hair mask) adalah : a. Meningkatkan kualitas rambut b. Memperbaiki kondisi rambut c. Mencegah kerontokan rambut d. Mencegah kerusakan rambut e. Merawat rambut yang rusak f. Mengembalikan kelembaban rambut g. Melembabkan rambut dan membuat rambut bercahaya/berkilau 4. Persiapan a. Area Kerja Sebelum melakukan kegiatan praktek, area kerja yang harus disiapkan dan diperhatikan adalah : • Lantai harus bersih. • Meja, troli, kursi dan washbak harus bersih dan bebas dari debu


40 • Sirkulasi udara dalam ruangan harus bagus dan tidak ada aroma yang kurang sedap • Alat dan lenan yang digunakan harus di sterilkan terlebih dahulu untuk mencegah tertularnya penyakit atau virus dari klient yang satu ke klient yang lain • Alat, bahan, lenan dan kosmetik di tata rapi di atas troly • Mengecek aliran air dan listrik (K3) b. Pribadi Persiapan pribadi disini meliputi: • Mamakai pakaian kerja • Berdandan yang cantik dan rapi tidak berlebihan • Bebas dari bau badan dan memakai wewangian yang tidak terlalu kuat aromanya • Rambut/ hijab di tata yang rapi sehingga tidak mengganggu pada saat bekerja • Memakai sepatu yang aman dan nyaman, maximal memiliki hak 2 cm c. Klien Persiapan Klien, meliputi: • Mamakai kamisol • Memakai handuk hitam sebagai penutup dada • Melepas asesories rambut


41 d. Alat, bahan, lenan dan kosmetika 1). Alat yang digunakan untuk perawatan rambut (Hair Mask) adalah; Tabel 5.1 Alat untuk Perawatan Rambut Hair Mask NO NAMA ALAT GAMBAR JUMLAH SPESIFIKASI FUNGSI ALAT 1 Sisir Besar 1 buah Plastik, bergigi jarang, berwarna merah Untuk menyisir rambut dari kekusutan 2 Sisir pengecatan 1 buah Plastik, Mempunyai sikat, Berwarna hitam Untuk mengoleskan cream ke kulit kepala dan rambut 3 Sisir ekor 1 buah Bahan plastik, bergigi Untuk memudah kan memarting rambut 4 Sisir garpu 1 buah Bahan plastik , Bentuk seperti garpu Untuk menyisir rambut setelah pencucian rambut 5 Sisir sikat 1 buah Bahan plastik Untuk membersihkan rambut yang sudah rontok 6 Sisir blow 1 buah Bahan plastik Untuk melakukan penataan blow


42 7 Botol aplikator 2 buah Bahan plastik Tempat shampoo dan coditioner 8 Jepit bergigi 4 buah Bahan plastik berwarna merah Untuk menjepit rambut pada saat parting 9 Hairdryer 1 buah Bahan aluminium Untuk mengeringkan rambut 10 Tempat sisir 1 buah Tempat sisir Untuk menaruh sisir yang akan digunakan pemangkasan 11 Troolly 1 buah Bahan plastik Sebagai tempat peralatan 12 Mangkok cream colesterol 1 buah Plastik warna hitam Tempat cream creambath 13 Cawan kosmetik 1 buah Plastik warna merah Tempat hair tonik


43 14 Shampoo basin 1 buah Wash bak sahampoo warna hitam Untuk mencuci rambut klien 15 Tempat sampah 1 buah Plastik warna merah muda Untuk membuang kotoran, sisa kapas saat pearawatan 16 Meja Rias 1 buah Meja Kaca dan dilapisi kayu Sebagai tempat melakukan perawatan 17 Spatula 1 buah Plastik warna putih Untuk mengambil kosmetika creambath 18 Kursi pangkas 1 buah hidrolik Untuk tempat duduk klien saat perawatan 2). Bahan Tabel 5.2 Bahan untuk Perawatan Rambut Hair Mask NO NAMA BAHAN GAMBAR BAHAN JUMLAH SPESIFIK ASI FUNGSI 1 Kapas Secukupn ya Warna putih, dibentuk bulatan Untuk aplikasi hair tonik


44 2 Tissue Secukupn ya Warna putih Untuk melindungi klien dari percikan air, saat penyampoan 3 Air hangat Secukupn ya Air lunak Untuk meluruhkan sisa cream saat pembilasan 3). Lenan Tabel 5.3 . Lenan untuk Perawatan Rambut hair Mask NO NAMA LENAN GAMBAR LENAN JUMLAH SPESIFIK ASI FUNGSI 1 Handuk kecil Warna hitam 4 buah Bahan handuk Melindungi baju dari kosmetika Untuk towel dry 2 Cape penyampoa n 1buah plastik Untuk melindungi baju klien dari percikan air, saat penyampoan 3 Kamisol 1buah Kain katun Untuk mengganti baju klien saat perawatan creambath 4 Washlap 1buah Kain katun Untuk membersihkan punggung klien saat massage


45 5 Baju kerja 1buah Kain katun Untuk baju operator saat melakukan perawatan creambath sesuai SOP 6 Kain pel 1 buah Dari kain tebal, menyerap air Untuk mengepel lantai yang basah 4). Kosmetik NO NAMA KOSMETIK GAMBAR JUMLA H SPESIFI KASI FUNGSI 1 SHAMPOO secukupn ya CAIR Membuka imbrikasi rambut dan membersihkan kulit kepala dan rambut 2 CONDITIONE R secukupn ya CAIR Menutup imbrikasi rambut dan melembutkan rambut 3 KRIM HAIR MASK secukupn ya Cream Untuk menyehatkan, merawat, menhaluskan, melembabkan batang rambut Membuat rambut sehat, segar dan indah


46 4 Hair Tonik secukupn ya cair Untuk menyehatkan kulit kepala dan menyuburkan rambut 5 Serum secukupn ya lotion Untuk memperbaiki kondisi rambut yang kering, rusak , mudah patah, kurang bercahaya, ujung bercabang 7. Langkah Kerja Hair mask sesuai dengan SOP : NO LANGKAH KERJA GAMBAR KEGIATAN Alokasi Waktu 5. 1. Menyambut Klien; Mengucapkan salam, mempersilahkan masuk, memperkenalkan diri sebagai therapist / hair dresser yang akan merawat rambut pelanggan (hair mask) 2 menit 6. 2. 7. Menyisir dan Menyikat 8. Sisir dan sikat rambut klien untuk menghilangkan kekusutan rambut dan merontokkan kotoran yang ada pada kulit kepala dan rambut 2 menit 3. Mendiagnosa Mendiagnosis kulit kepala dan rambut dengan teknik anamnase, inspeksi dan palpasi. Kemudian mencatat pada kartu pelanggan Mendiagnosis jenis kulit kepala dan rambut klien untuk 5 menit


47 menentukan jenis shampoo, conditioner dan cream creambath yang sesuai. Menentukan teknik perawatan yang tepat sesuai kondisi kulit kepala dan rambut klien 4. Mengantar klien ke ruang ganti untuk memakai kamisol dan handuk hitam sebagai penutup dada. Mempersilahkan klien ke shampoo basin untuk melakukan pencucian rambut 3 menit 5. Mencuci Rambut dengan shampoo Mengecek suhu air dan Membasahi Rambut 7) Basahilah seluruh rambut klien mulai dari bagian depan, puncak, belakang sebelah kanan dengan meletakkan tangan kiri di sekitar hair line dan tangan kanan memegang shower. 8) Untuk membasahi bagian sebelah kiri, letakkan tangan kanan di sekitar hair line dan tangan kiri memegang shower. 5 menit Mengaplikasian Shampoo 9) Aplikasikan shampoo sesuai dengan jenis kulit kepala dan rambut menggunakan botol aplikator 2 menit Penggosokan Kulit Kepala 10) Lakukan penggosokan pada kulit kepala menggunakan bantalan jari. Penggosokan kulit kepala ini dilakukan untuk membersihkan rambut dan kulit kepala dari kotoran, minyak bahkan kosmetika rambut yang menempel pada kulit kepala dan rambut. 5 menit


48 Membilas Rambut 11) Membuang busa shampoo dan membilas rambut hingga bersih. 3 menit Mengeringkan Rambut dengan handuk (towel dry) 12) Pengeringan diawali dengan meremas rambut agar tidak terlalu basah, kemudian rambut di tekan-tekan dengan handuk ( towel dry )hingga menjadi lembab. Bungkus rambut dengan handuk hitam sampai rapi, persilahkan klien menuju meja rias untuk perawatan selanjutnya. 2 menit 6. Menyisir Rambut dengan sisir garpu Untuk menghilangkan kekusutan rambut lakukan penyisiran dengan sisir garpu. 2 menit 7. Parting Rambut Parting rambut menjadi 4 bagian center dan ear to ear 3 menit 8. Mengaplikasikan Kosmetik Aplikasikan cream hair mask ( masker rambut) selapis demi selapis dari pada seluruh bagian kepala dengan sisir pengecatan. Aplikasikan kosmetik masker rambut dimulai dari section bawah rambut ( gambar section no. 3 dan 4 ) lalu ratakan kosmetik dengan jari telunjuk dan jari tengah ( seperti saat melakukan smooting) Aplikasikan masker rambut hingga merata pada seluruh kapal 20 menit


49 9. Biarkan rambut terurai untuk peresapan kosmetik dengan waktu kurang lebih 15 menit 15 menit 10. ACCUPRESSURE pada kepala dan punggung Tekan titik titik accupresure pada kepala dan punggung, untuk mengeluarkan racun/toxin pada kepala, memberi relaksasi dan kenyamanan pada klien 10 menit 11. Membilas / Mencuci Rambut dengan kondisioner a. Cuci rambut menggunakan air hangat sampai tidak ada sisa cream masker rambut yang menempel b. Aplikasikan conditioner pada batang rambut saja c. Bilas rambut menggunakan air dingin sampai benar-benar bersih d. Lakukan towel dry dan Bungkus rambut menggunakan handuk hitam 5 menit 13. Mengaplikasikan Hair Tonic 6) Parting rambut menjadi 4 bagian center dan ear to ear 10 menit


50 7) Aplikasikan hair tonic pada kulit kepala dan lakukan gerakan eflurage dan frigtion selapis demi selapis pada seluruh bagian kepala denggan menggunakan kapas yang dibentuk bulatan 8) Lakukan gerakan petrisage (meremas/mencubit) di kombinasikan dengan gerakan frigtion (rotasi), di awali dengan gerakan rotasi berjalan diseluruh bagian kepala dan di akhiri dengan gerakan meremas/ mencubit merata pada seluruh bagian kepala sebanyak 3x 9) Setelah seluruh bagian kulit kepla sudah diaplikasikan hair tonik secara merata, lalu lakukan pemijatan ringan 10)Jika sudah selesai rapikan dan sisir rambut klien kembali 14 Mempersilahkan klien untuk berganti baju kembali ke ruang ganti, mengenakan perhiasan dan asesoris klien Mengantar klien ke ruang ganti 5 menit 15. Memberikan saran pasca perawatan creambath dan mencatat pada kartu pelanggan : Melakukan perawatan kulit kepala dan rambut secara rutin dan teratur Dapat melakukan perawatan di rumah dengan vitamin rambut (Kosmetika yg mengandung vit E), masker tradisional dengan bahan alami Banyak mengkonsumsi air putih, sayur dan buah 5 menit


Click to View FlipBook Version