APA ITU DINAMIKA PENDUDUK?? Dinamika Penduduk adalah perubahan / pertumbuhan jumlah penduduk dari waktu ke waktu, hal ini disebabkan karena adanya peristiwa kelahiran, kematian, dan perpindahan penduduk.
APA SAJA FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPERNGARUHI DINAMIKA PENDUDUK DI INDONESIA?? • Kelahiran (Natalitas) • Kematian (Mortalitas) • Migrasi (Perpindahan)
A. PERTUMBUHAN PENDUDUK ALAMI RUMUS : P = L - M Ket: P = Pertumbuhan Penduduk L = Lahir M = Mati Pengukuran dari selisih angka kelahiran dan angka kematian dalam satu tahun.
CONTOH SOAL 1. Diketahui angka kelahiran di KONOHA pada tahun 2050 adalah sebesar 10.000.000 jiwa. Jika jumlah angka kematiannya adalah 2.000.000 jiwa, berapakah pertumbuhan penduduk alami di Wakanda? P = L - M 10.000.000 - 2.000.000 = 8.000.000 2. Pada tahun 2020, penduduk di wilayah WAKANDA berjumlah 45.000 orang, jumlah kelahiran setahun yaitu 3.000 orang dan jumlah kematian yaitu 1.500 orang. Berapakah pertumbuhan penduduk alami di Mariland? P = 3.000 - 1.500 = 1.500 1.500 ÷ 45.000 x 100% = 0,03%
B. PERTUMBUHAN PENDUDUK TOTAL Pengukuran dari selisih pertumbuhan alami lalu ditambah dengan selisih pertumbuhan penduduk non alami. P = (L–M) + (I–E) Ket: P = Pertumbuhan Penduduk L = Lahir M = Mati I = Imigrasi E = Emigrasi
CONTOH SOAL 1. Di Kota M dengan jumlah kelahiran 749.000 jiwa dan kematian 459.000 jiwa, sedangkan jumlah imigrasi sebanyak 669.000 jiwa dan emigrasi 412.000 jiwa. Tentukan jumlah pertumbuhan penduduk totalnya P= (L–M) + (I–E) (749.000-459.000) + (669.000-412.000) = 290.000 + 257.000 = 547.000
CONTOH SOAL 2. Di suatu desa memiliki angka kelahiran 80 dan kematian 25, jumlah imigrasi 50 dan emigrasi 30. Maka pertumbuhan totalnya adalah P= (L–M) + (I–E) (749.000-459.000) + (669.000-412.000) = 290.000 + 257.000 = 547.000
C. NATALITAS Kondisi bertambahnya penduduk karena kelahiran bayi. D. FERTILITAS Tingkat kesuburan wanita/pria yang berperan dalam peningkatan jumlah penduduk.
E. ANGKA KELAHIRAN KASAR (Crude Birth Rate/CBR) Besarnya jumlah kelahiran bayi hidup yang dibagi dengan seluruh jumlah penduduk di wilayah dan tahun tertentu. CBR = B/P × K B = jumlah kelahiran P = jumlah penduduk K = konstanta (1.000 penduduk
CONTOH SOAL 1. Di suatu daerah, diketahui bahwa jumlah penduduk pada pertengahan tahun 2021 adalah 6.940.000. Diketahui pula jumlah kelahirannya adalah 865.000 jiwa. Hitunglah angka kelahiran kasarnya! B/P × 1.000 = 865.000/6.420.000 × 1.0000 = 135
CONTOH SOAL 2. Pada 2018, diketahui bahwa jumlah penduduk pada pertengahan tahun di wilayah W adalah 1.250.000. Diketahui pula jumlah kelahirannya adalah 300.000 jiwa. Hitunglah angka kelahiran kasarnya! 300.000/1.250.000 × 1.000 = 240
F. ANGKA KEMATIAN KASAR (CRUDE DEATH RADE/CDR) Besarnya jumlah kematian per jumlah tiap 1.000 penduduk CDR = D/P × K Ket: D = jumlah kematian P = jumlah penduduk K = konstanta (1.000)
Pada tahun 2020, populasi suatu kota adalah 500,000 jiwa dan terdapat 2,500 kematian selama tahun tersebut. Hitunglah angka kematian kasar untuk kota tersebut. Contoh Soal Jawab : CDR = D X 1.000 p 2,500 X 1.000 = 5 500,000 Jadi, angka kematian kasar untuk kota tersebut adalah 5 per 1000 jiwa. Pada tahun 2022, suatu daerah mencatat 750 kematian dalam populasi sebesar 60,000 orang. Hitunglah angka kematian kasar untuk tahun tersebut. Jawab : CDR = D X 1.000 p 750 X 1.000 = 12,5 60,000 Jadi, angka kematian kasar untuk kota tersebut adalah 12,5 per 1000 jiwa.
G. ANGKA KELAHIRAN UMUM (GENERAL FERTILITY RATE/GFR) Besarnya jumlah kelahiran dari setiap 1.000 wanita usia subur (15-49 tahun) GFR = B/P(15-49) × K Ket: B = jumlah kelahiran P = penduduk wanita usia 15-49 K = konstanta
CONTOH SOAL Jumlah penduduk di wilayah AB adalah 500.00 jiwa di tahun 2014 dan jumlah bayi yang dilahirkan oleh wanita rentang usia 15 sampai 49 tahun sebanyak 4.000 jiwa. berapakah angka kelahiran umum di wilayah AB? GFR = B/P(15-49) x K GFR = 4.000/500.000 x 1.000 = 8 jiwa Di suatu Desa Bunga ada banyaknya wanita yang telah berumur 15 sampai 49 tahun. Pada pertengahan tahun 2023 adalah sebanyak 8.500 jiwa wanita umur 15-49 tahun, sedangkan jumlah bayi yang lahir adalah 850 jiwa. Berapa angka kelahiran umumnya? GFR = 850/8.500 x 1.000 = 100 jiwa
H. ANGKA KELAHIRAN MENURUT KELOMPOK UMUR (Age Specific Fertility Rate/ASBR) Besarnya jumlah kelahiran tiap 1.000 penduduk wanita dengan usia tertentu. ASBR = Bx/Px × K Ket: Bx = jumlah kelahiran pada wanita usia tertentu Px = jumlah penduduk wanita usia tertentu K = konstanta (1.000)
Pada tahun 2019 penduduk wanita yang berumur 26-30 tahun di Kabupaten Pulu-pulu telah mencapai 2.000 juta, Jumlah kelahiran bayi tersebut sebanyak 40 bayi. Hitunglah angka kelahiran dari wanita kelompok umur tersebut ditahun 2018! ASBR = Bx/Px.K ASBR = B(26-30) / P(26-30) x 1.000 = 40/2.000 x 1.000 = 20 jiwa CONTOH SOAL Pada tahun 2022 penduduk wanita yang berumur 16- 25 tahun di Wilayah Kemang berjumlah 10.000 jiwa, Jika Jumlah kelahiran bayi tersebut sebanyak 70 bayi. Hitunglah angka kelahiran dari wanita kelompok umur tersebut ditahun 2021! ASBR = Bx/Px.K ASBR = B(16-25) / P(16-25) x 1.000 = 70/10.000 x 1.000 = 7 jiwa
Masalah besar yang di hadapi pemerintah Angka kelahiran yang sangat tinggi
Faktor yang mendukung angka kelahiran tinggi Menikah usia muda Pandangan masyarakat "banyak anak, banyak rezeki" Anak sebagai harapan bagi orang tua sebagai pencari nafkah Keinginan memiliki anak jenis kelamin tertentu
Upaya pemerintah menekan angka kelahiran yang tinggi di Indonesia Edukasi seks Program keluarga berencana (KB) Tunjangan cukup sampai 2 anak Pemberdayaan perempuan
Persaingan yang dapat timbul akibat angka kelahiran tinggi Persaingan tenaga kerja Persaingan dalam dunia pendidikan Persaingan layanan kesehatan
Upaya pemerintah mengatasi persaingan tersebut Meningkatkan akses dan kualitas pendidikan Menyelenggarakan program pelatihan kerja Kolaborasi dengan sektor swasta Dunia kerja
Peningkatan akses pendidikan Upaya pemerintah mengatasi persaingan tersebut Pembagunan infrastruktur pendidikan Pengembangan sumber daya manusia Dunia pendidikan
Peningkatan mutu layanan kesehatan Upaya pemerintah mengatasi persaingan tersebut Peningkatan akses kesehatan Pemberian insensif Dunia kesehatan