YUSRIL NUR MAULADI
Kata Pengantar
Kurikulum 2013 dirancang untuk mengembangkan kompetensi
pendalaman ranah kognitif, afektif dan psikomotor. Proses
pencapaiannya dilaksanakan dengan memadukan ketiga ranah tersebut
melalui pembelajaran tematik terpadu. Untuk mencapai tujuan
tersebut, maka diperlukan materi ajar berbasis Problem Based
Learning sebagai pendamping buku.
Materi ajar ini bersifat terbuka dan akan terus dilakukan
penyempurnaan. Untuk itu, penulis sangat mengharapkan kritik dan
saran demi perbaikan dan kesempurnaan bahan ajar ini.
Akhir kata, penulis mengucapkan terima kasih kepada semua
pihak yang telah banyak membantu.
Pontinak, 22 November 2022
Yusril Nur Mauliadi
F4301221764
1
Daftar Isi
Kata Pengantar ....................................................................................................................... 1
Daftar Isi ............................................................................................................................... 2
Kompetensi Dasar ................................................................................................................. 3
Pengertian pokok pikiran ..................................................................................................... 4
Cara menentukan pokok pikiran dalam teks nonfiksi .................................................... 4
Kosakata baru dan Artinya ................................................................................................. 6
Pengertian rantai makanan ................................................................................................. 7
Pengertian jaring-jaring makanan ..................................................................................... 7
Rantai makanan pada jaring-jaring makanan .................................................................. 7
Poster jaring-jaring makanan ............................................................................................. 8
2
Kompetensi Dasar
Muatan Pembelajaran : Bahasa Indonesia
Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi
3.7 Menguraikan konsep – konsep yang 3.7.1 Menentukan pokok pikiran dalam
saling berkaitan pada teks nonfiksi. teks bacaan nonfiksi (C3)
3.7.2 Menemukan kosakata baru dalam
teks bacaan nonfiksi (C4)
3.7.3 Menafsirkan arti dari kosakata
baru dalam teks bacaan nonfiksi (C5)
4.7 Menyajikan konsep – konsep yang 4.7.1 Membuat peta pikiran
saling berkaitan pada teks nonfiksi berdasarkan teks bacaan nonfiksi (P5)
kedalam tulisan dengan bahasa sendiri.
Muatan Pembelajaran : IPA Indikator Pencapaian Kompetensi
Kompetensi Dasar 3.5.1 Menjelaskan pengertian rantai
makanan (C2)
3.5 Menganalisis hubungan antar 3.5.2 Menjelaskan pengertian jaring-
komponen ekosistem dan jaring – jaring jaring makanan (C2)
makanan dilingkungan sekitar. 3.5.3 Menemukan rantai makanan
berdasarkan jaring – jaring makanan
4.5 Membuat karya tentang konsep (C4)
jaring – jaring makanan 4.5.1 Melengkapi jaring-jaring
makanan dengan gambar (P3)
3
Pokok pikiran adalah gagasan yang menjadi dasar
sebuah paragraf. Pokok pikiran disebut juga ide pokok,
pikiran utama, gagasan utama atau gagasan pokok.
Setiap paragraf memiliki satu ide poko yang
merupakan inti dari pembicaraan yang ada pada
paragraf tersebut. Ide pokok biasanya terdapat di
awal, di tengah dan di akhir paragraf.
Cara menentukan pokok pikiran dalam teks nonfiksi
1. Membaca teks secara keseluruhan.
2. Mencatat hal penting yang ditemukan dalam teks.
3. Memilah kalimat utama.
4. Menentukan kalimat utama.
5. Mencatat hal – hal penting yang ditemukan dalam teks.
Cara membuat peta pikiran
1. Membaca teks bacaan dengan seksama.
2. Menemukan kalimat utama pada setiap paragraf.
3. Menemukan pokok pikiran pada kalimat utama.
4. Menemukan kosakata baru yang terdapat pada teks nonfiksi.
5. Menemukan kata kunci pada setiap paragraf.
6. Buatlah peta pikiran berdasarkan pokok pikiran dan kata kunci pada setiap
paragraf.
4
RANTAI MAKANAN
DAN JARING– JARINGMAKANAN
Kebergantungan antarmakhluk hidup dan lingkungannya menjadi
bagian dari kehidupan di dalam sebuah ekosistem. Tumbuhan mendapatkan
energi dari matahari. Hewan mendapatkan energi dari tumbuhan atau
hewan lain yang memakan tumbuhan. Tumbuhan berhijau daun mampu
membuat makanan sendiri. Makhluk hidup yang dapat membuat makanan
sendiri disebut produsen. Banyak jenis makhluk hidup yang tidak dapat
membuat makanan sendiri. Mereka mendapatkan energi dari makanan yang
mereka makan. Makhluk hidup yang memakan makanan tanpa bisa membuat
sendiri disebut konsumen. Beberapa jenis konsumen memakan tumbuhan.
Konsumen ini dinamakan herbivor. Konsumen yang memakan hewan sebagai
sumber energinya dinamakan karnivor. Ada juga konsumen yang memakan
baik tumbuhan maupun hewan, yang dinamakan omnivor.
Energi mengalir dari satu makhluk
hidup ke makhluk hidup lain di dalam rantai
makanan. Rantai makanan adalah hubungan
yang khas antara sekelompok produsen dan
konsumen. Konsumen memakan produsen.
Produsen melepas energi kepada konsumen.
Konsumen itu lalu menjadi mangsa konsumen yang lain. Mangsa adalah semua
hewan yang diburu untuk dimakan oleh hewan lain. Dengan demikian, mangsa
akan melepas energinya kepada pemangsa. Pemangsa atau predator adalah
konsumen yang berburu makanan. Jadi, energi dialirkan dari produsen
kepada konsumen di dalam rantai makanan.
5
Di dalam sebuah ekosistem,
terdapat hubungan antara
beberapa rantai makanan yang
terjadi. Satu jenis hewan dapat
terlibat dalam beberapa rantai
makanan, demikian juga dengan
produsen. Kumpulan dari
berberapa rantai makanan di dalam
sebuah ekosistem disebut dengan
jaring-jaring makanan.
Di dalam jaring-jaring makanan, jumlah hewan yang terlibat makin banyak
dan energi yang mengalir juga makin kompleks. Pada jaring-jaring
makanan, dimungkinkan terjadi persaingan antarmakhluk hidup, baik di
dalam rantai makanan, maupun di dalam jaring-jaring makanan. Setiap
komponen yang ada dalam jaring-jaring makanan saling memengaruhi satu
dengan yang lain.
KOSAKATA BARU DAN ARTINYA
1. Energi = Daya (kekuatan) yang dapat digunakan untuk melakukan berbagai
proses kegiatan.
2. Produsen = makhluk hidup yang dapat membuat makanannya sendiri
3. Konsumen = makhluk hidup yang memakan makanan tanpa bisa membuat
makanan sendiri
4. Herbivor = hewan pemakan tumbuh-tumbuhan
5. Karnivor = Hewan pemakan daging
6. Omnivor = Hewan Pemakan hewan lain dan tumbuhan
7. Predator = Konsumen yang berburu makanan.
8. Mangsa = Hewan yang diburu untuk dimakan oleh hewan lain.
6
Rantai makanan merupakan hubungan yang
khas antara sekelompok produsen dan konsumen.
Rantai makanan adalah perjalanan memakan dan
dimakan dengan urutan tertentu antarmakhluk
hidup. Gambar disamping dibaca, padi dimakan
RANTAI MAKANAN belalang, belalang dimakan katak, katak dimakan
ular.
Jaring-jaring makanan adalah
Kumpulan dari berberapa rantai makanan
di dalam sebuah ekosistem. Di dalam
jaring-jaring makanan, jumlah hewan yang
terlibat makin banyak dan energi yang
mengalir juga makin kompleks. Pada jaring-
jaring makanan, dimungkinkan terjadi
persaingan antarmakhluk hidup, baik di
dalam rantai makanan, maupun di dalam
jaring-jaring makanan. Setiap komponen
yang ada dalam jaring-jaring makanan
saling memengaruhi satu dengan yang lain. JARING JARING MAKANAN
Rantai Makanan pada Jaring-jaring Makanan
1. Rumput - ulat - ayam - elang
2. Rumput - ulat - ayam – ular - elang
3. Rumput - ulat - katak - elang
4. Rumput - ulat - katak – ular - elang
5. Rumput - belalang - ayam - elang
6. Rumput - belalang - ayam – ular - elang
7. Rumput - belalang - katak - elang
8. Rumput - belalang - katak – ular - elang
7
9. Rumput - tikus - elang
10. Rumput - tikus – ular - elang
11. Pohon - ulat - ayam - elang
12. Pohon - ulat - ayam – ular - elang
13. Pohon - ulat - katak - elang
14. Pohon - ulat - katak – ular - elang
15. Pohon - belalang - ayam - elang
16. Pohon - belalang - ayam – ular - elang
17. Pohon - belalang - katak - elang
Poster Jaring-jaring Makanan
8