Kimia Kelas X SMA/MA
Pembahasan:
1. CuO merupakan senyawa biner dari logam dan nonlogam
CuO
+2 -2
Cu memiliki biloks +2, sehingga nama senyawa tersebut adalah Tembaga(II) oksida
2. PCl3 merupakan senyawa biner dari nonlogam dan nonlogam
PCl3
+3 -3
P memiliki biloks +3, sehingga nama senyawa tersebut adalah Fosfor(III) klorida
3. PbSO4 merupakan senyawa yang mengandung ion poliatomik
PbSO4
+2 -2
Karena kation memiliki lebih dari satu biloks, beri angka romawi setelah nama
kationnya, sehingga nama senyawa tersebut adalah Timbal(II) sulfat
4. NaClO2 merupakan senyawa yang mengandung ion poliatomik
NaClO2
+1 +3 -4
Karena kation hanya memiliki satu biloks, sertakan biloks dari unsur di tengah dalam
ion poliatomik setelah nama ionnya, sehingga nama senyawa tersebut adalah
Natrium klorat(III)
5. HClO merupakan senyawa asam
HClO
+1 +1 -2
Karena HClO merupakan senyawa asam yang mengandung ion poliatomik, beri
angka romawi untuk unsur dalam ion yang memiliki lebih dari satu biloks, sehingga
nama senyawa tersebut adalah Asam klorat(I)
Untuk melihat pembahasan soal dalam bentuk video, silahkan scan QR-code berikut
41
@2022, Jurusan Tadris Kimia, UIN Sayyid Ali Rahmatullah
Kimia Kelas X SMA/MA
Latihan Soal
Jawablah soal-soal latihan berikut tanpa melihat kunci jawaban!
1. Nama IUPAC dari FeCl2 adalah.....
A. Besi(I) klorida
B. Besi(II) klorida
C. Besi(II) oksida
D. Besi(III) klorida
E. Besi(IV) oksida
2. Nama IUPAC dari NO adalah.....
A. Nitrogen oksida
B. Nitrogen(I) klorida
C. Nitrogen(II) oksida
D. Nitrogen(II) klorida
E. Nitrogen(III) oksida
3. Nama IUPAC dari Cu(NO3)2 adalah.....
A. Tembaga(II) nitrat
B. Tembaga(III) nitrat
C. Tembaga(IV) nitrat
D. Tembaga(V) nitrat
E. Tembaga(VI) nitrat
4. Nama IUPAC dari NaClO adalah.....
A. Klorat(I) natrium
B. Natrium klorat(II)
C. Natrium klorat(III)
D. Klorat(II) natrium
E. Natrium klorat(I)
5. Nama IUPAC dari HClO3 adalah.....
A. Asam klorat(I)
B. Asam klorat(IV)
C. Asam klorat(V)
D. Asam klorat(VI)
E. Asam klorat(VII)
6. Nama senyawa dengan rumus kimia Li2O adalah . . . . .
A. Dilitium monooksida
42
@2022, Jurusan Tadris Kimia, UIN Sayyid Ali Rahmatullah
Kimia Kelas X SMA/MA
B. Dilitium dioksida
C. Litium oksida
D. Litium (I) oksida
E. Litium (II) oksida
7. Rumus kimia dari magnesium nitrida adalah . . . .
A. MgN
B. MgN2
C. Mg2N
D. Mg2N2
E. Mg3N2
8. Nama senyawa As2O3 yang tepat adalah . . . .
A. Arsen oksida
B. Diarsen oksida
C. Diarsen trioksida
D. Arsen trioksida
E. Diarsen trioksigen
9. Rumus kimia senyawa difosforus pentaoksida adalah . . . . .
A. 2FO5
B. F2O5
C. 2PO5
D. P2O5
E. 2P2O5
10. Rumus kimia dari Timah(IV) klorida adalah . . . .
A. Sn4Cl
B. SnCl4
C. SnCl2
D. SnCl
E. Sn2Cl
Soal Essay (isian)
1. Jelaskan bagaimana penamaan senyawa biner dari logam dan nonlogam (senyawa
ionik) dan senyawa biner dari nonlogam dan nonlogam (senyawa kovalen), serta
berikan contohnya !
2. Tuliskan nama senyawa berikut !
a) Mg2N
43
@2022, Jurusan Tadris Kimia, UIN Sayyid Ali Rahmatullah
Kimia Kelas X SMA/MA
b) Mg2N2
c) Mg3N2
3. Bagaimana perbedaan penamaan senyawa yang mengandung ion poliatom jika kation
hanya memiliki satu bilangan oksidasi dengan kation yang memiliki lebih dari satu
bilangan oksidasi?
4. Tuliskan rumus kimia senyawa berikut ini !
a) Arsen oksida
b) Diarsen oksida
c) Diarsen trioksida
5. Jelaskan bagaimana penamaan senyawa asam yang mengandung ion poliatomik, serta berikan
contohnya !
Penilaian Diri
No Pertanyaan Ya Tidak
1 Apakah Anda telah mampu menentukan nama IUPAC
senyawa biner dari logam dan nonlogam berdasarkan
Biloks?
2 Apakah Anda telah mampu menentukan nama IUPAC
senyawa biner dari nonlogam dan nonlogam
berdasarkan Biloks?
3 Apakah Anda telah mampu menentukan nama IUPAC
senyawa yang mengandung ion berdasarkan Biloks?
4 Apakah Anda telah mampu menentukan nama IUPAC
senyawa asam berdasarkan Biloks?
Catatan:
Bila ada jawaban "Tidak", maka segera lakukan review pembelajaran,
Bila semua jawaban "Ya", maka Anda dapat melanjutkan ke pembelajaran berikutnya.
44
@2022, Jurusan Tadris Kimia, UIN Sayyid Ali Rahmatullah
Kimia Kelas X SMA/MA
Kegiatan Praktikum
Lakukanlah praktikum dan lengkapi bagian yang kosong !!!
A. Judul Praktikum
Reaksi reduksi dan oksidasi
B. Tujuan Praktikum
Mengamati terjadinya reaksi redoks dan bukan redoks pada beberapa reaksi kimia
C. Dasar Teori
Reaksi redoks adalah reaksi reduksi dan oksidasi yang berlangsung secara bersamaan.
1. Pengertian oksidasi dan reduksi dapat ditinjau berdasarkan 3 landasan teori, yaitu :
a) Reaksi Pengikatan dan pelepasan unsur oksigen
Reaksi oksidasi (pengoksigenan) adalah peristiwa penggabungan suatu zat
dengan oksigen. Contoh: Si + O2 → SiO.
Reaksi reduksi adalah peristiwa pengeluaran oksigen dari suatu zat. Contoh:
2CuO → 2 Cu +O2
b) Reaksi pelepasan dan pengikatan elektron
Oksidasi adalah peristiwa pelepasan elektron. Contoh: Na → Na+ + e
Reduksi adalah peristiwa penangkapan elektron. Contoh: Na+ + e → Na
c) Reaksi penambahan dan pengurangan bilangan oksidasi
Oksidasi adalah peristiwa naiknya / bertambahnya bilangan oksidasi suatu
unsur, sedangkan reduksi adalah peristiwa turunnya / berkurangnya bilangan
oksidasi.
2. Bilangan Oksidasi
Bilangan oksidasi ( biloks) disebut juga tingkat oksidasi. Bilangan oksidasi
diartikansebagai muatan yang dimiliki suatu atom dalam keadaan bebas atau dalam
senyawa yangdibentuknya. Biloks dapat ditentukan dengan aturan berikut:
a) Atom H dalam senyawa umumnya memiliki biloks = +1
b) Atom O dalam senyawa umumnya memiliki biloks = -2
c) Logam memiliki biloks positif, misalnya logam golongan IA harga biloksnya= +1
d) Atom bebas seperti : O2, N2, F2, Mg, Zn memiliki biloks = 0
e) umlah biloks dalam senyawa = 0
f) Jumlah biloks dalam ion poliatomik, contoh PO4 = muatannya = -3
g) Biloks ion tunggal, contoh Na+ = muatannya = +1
3. Oksidator dan Reduktor
45
@2022, Jurusan Tadris Kimia, UIN Sayyid Ali Rahmatullah
Kimia Kelas X SMA/MA
Oksidator adalah istilah untuk zat yang mengalami reduksi (biloksnya
turun),sedangkan Reduktor adalah zat yang mengalami reaksi oksidasi (biloksnya
naik/bertambah).Contoh:Pada reaksi 2Na + 2H2O → 2NaOH + H2
Reduktor adalah Na sebab biloksnya naik dari 0 ke +1
Oksidator adalah H2O sebab biloks H berubah dari +1 ke 0
D. Alat dan Bahan
Alat : Tabung reaksi, rak tabung reaksi, dan gelas ukur
Bahan : Larutan HCl 6 mL, larutan CuSO4 6 mL, larutan ZnSO4 6 mL, logam Mg,
Logam Zn, dan logam Cu
E. Prosedur Kerja
1) Logam Mg dalam larutan HCl
Siapkan 6 mLlarutan HCl ke dalam tabung reaksi 1
Masukkan sepotong logam Mg (Magnesium) ke dalam larutan HCl
Amati perubahan yang terjadi
2) Logam Zn dalam larutan CuSO4
Siapkan 6 mLlarutan CuSO4 ke dalam tabung reaksi 2
Masukkan sepotong logam Zn (Seng) ke dalam larutan CuSO4
Amati perubahan yang terjadi
3) Logam Cu dalam larutan ZnSO4
Siapkan 6 mLlarutan ZnSO4 ke dalam tabung reaksi 3
Masukkan sepotong logam Cu (Tembaga) ke dalam larutan ZnSO4
Amati perubahan yang terjadi
F. Hasil Praktikum
Larutan Logam Sebelum Sesudah
Warna Endapan Gelembung Warna Endapan Gelembung
Gas Gas
HCl Mg Bening - - ............ ............... ....................
CuSO4 Zn Biru - - ............ ............... ....................
ZnSO4 Cu Bening - - ............ ............... ....................
G. Pembahasan
Uraikan dan tuliskan persamaan reaksi yang terjadi pada 3 kegiatan praktikum diatas!
1. Reaksi yang terjadi pada logam Mg dalam larutan HCl
........................................................................................................................................
.......................................................................................................................................
46
@2022, Jurusan Tadris Kimia, UIN Sayyid Ali Rahmatullah
Kimia Kelas X SMA/MA
........................................................................................................................................
........................................................................................................................................
........................................................................................................................................
2. Reaksi yang terjadi pada logam Zn dalam larutan CuSO4
........................................................................................................................................
........................................................................................................................................
........................................................................................................................................
........................................................................................................................................
3. Reaksi yang terjadi pada logam Cu dalam larutan ZnSO4
........................................................................................................................................
........................................................................................................................................
........................................................................................................................................
........................................................................................................................................
4. Manakah dari tiga reaksi diatas yang merupakan reaksi redoks dan bukan reaksi
redoks, jelaskan dengan perubahan konsep bilangan oksidasi !
........................................................................................................................................
........................................................................................................................................
........................................................................................................................................
........................................................................................................................................
........................................................................................................................................
........................................................................................................................................
........................................................................................................................................
H. Kesimpulan
Tuliskan kesimpulan dari hasil kegiatan praktikum ini !
…………………………………………………………………………………………………….
………………………………………………………………………………………………….....
………………………………………………………………………………………………….....
………………………………………………………………………………………………….....
…………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………….
………………………………………………47…………………………………………………….
@2022, Jurusan Tadris Kimia, UIN Sayyid Ali Rahmatullah
Kimia Kelas X SMA/MA
GLOSARIUM
Oksidasi : • Reaksi pengikatan oksigen
Reduksi • Reaksi pelepasan elektron
• Reaksi dimana terjadi kenaikan bilangan oksidasi.
: • Reaksi pelepasan oksigen
• Reaksi pengikatan elektron
• Reaksi dimana terjadi penurunan bilangan oksidasi.
Redoks : Reaksi reduksi oksidasi
Oksidator : Zat yang mengalami reaksi reduksi
Reduktor : Zat yang mengalami reaksi oksidasi
Disproporsionasi : Zat yang mengalami reduksi sekaligus mengalami oksidasi
Konproporsionasi : Zat yang hasil reduksi dan oksidasinya sama
Bilangan oksidasi : Harga yang menunjukkan kemampuan suatu atom untuk melepaskan
atau menerima elektron dalam suatu reaksi
48
@2022, Jurusan Tadris Kimia, UIN Sayyid Ali Rahmatullah
Kimia Kelas X SMA/MA
DAFTAR PUSTAKA
Buku Sekolah Interaktif . Reaksi Redoks dan Elektrokimia. 2011. Pusat Pengembagan
Pendidikan dan Aktivitas Instruksional ITS Surabaya.
Fatimah, Is. Rubiyanto, Dwiarso. Dkk. Refleksi Nilai-nilai Keislaman pada Perkembangan
dan Aplikasi Ilmu Kimia. Universitas Islam Indonesia. 2017.
Hasniyah, Fatayatul, dkk. Pengembangan Uji Instrumen Tiga Tingkat dengan CRI untuk
Mendeteksi Miskonsepsi Dalam Pembelajaran Reaksi Redoks. Jurnal Inovasi
Pembelajaran Kimia. Vol. 3, No 2. 2021.
Kurniasari, Desy. Dkk. Integrasi Nilai-Nilai Keislaman Pada Reaksi Redoks dan
Elektrokimia Terhadap Rahasia Kekuatan Benteng Besi Iskandar Zulkarnain.
Walisongo Journal of Chemistry, Vol. 2, No. 1. 2019, hal 26-39.
Mendera, Gede. Reaksi reduksi dan oksidasi kimia kelas X. Direktorat SMA, Direktorat
Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN. 2020.
Putri, Profillia, dkk. Modul Paket Keahlian Kimia Kesehatan SMK: Tata Nama Senyawa dan
Perhitungan Kimia. Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan. 2016.
Sukmawati, Wati. Redoks dan Elektrokimi. Yogyakarta: Bintang Pustaka Madani. November
2020.
https://materi78.files.wordpress.com/2013/06/redoks_kim2_2.pdf Diakses pada tanggal 05
Maret 2022.
https://mimirbook.com/id/7616a1dd54d. Diakses pada tanggal tanggal 05 Maret 2022.
https://soalfismat.com/contoh-soal-reaksi-redoks-dan-pembahasan/. Diakses pada tanggal
tanggal 08 Maret 2022.
49
@2022, Jurusan Tadris Kimia, UIN Sayyid Ali Rahmatullah
Kimia Kelas X SMA/MA
BIOGRAFI PENULIS
Syekhah Hikmah adalah nama penulis Modul kimia ini.
Lahir di Jakarta pada tanggal 19 September 2001. Penulis
menempuh pendidikan pertama di TK Al-Islamiyah
Bangil, Kab. Pasuruan pada tahun 2007, kemudian
melanjutkan pendidikan di MI Al- islamiyah dan lulus
tahun 2013. Selanjutnya, penulis melajutkan pendidikan di
MTs Negeri 1 Pasuruan dan lulus tahun 2016. Penulis
melanjutkan pendidikan di MAN 1 Pasuruan dan lulus
tahun 2019.
Saat ini penulis sedang menempuh pendidikan S1 yakni semester 6 di UIN Sayyid Ali
Rahamatullah Tulunggung, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, jurusan Tadris Kimia.
Akhir kata penulis mengucapkan rasa syukur dan terimakasih kepada semua pihak yang telah
membantu dalam penyusunan Modul kimia ini. Semoga dengan adanya modul ini dapat
bermanfaat bagi pembaca, Aamiin..
50
@2022, Jurusan Tadris Kimia, UIN Sayyid Ali Rahmatullah