GAS MULIA
Daftar Isi Presentasi 1. Pengertian 2. Ciri - ciri khas 3. Unsur - unsur Gas Mulia 4. Contoh Gas Mulia 5. Sifat Gas Mulia 6. Penerapan Kehidupan Sehari-hari
Gas mulia adalah istilah yang digunakan dalam kimia untuk mengacu pada unsur-unsur kimia tertentu yang terletak dalam kelompok gas di tabel periodik, terutama golongan 18, yang juga dikenal sebagai golongan gas mulia atau gas inert. Golongan ini terdiri dari helium (He), neon (Ne), argon (Ar), kripton (Kr), xenon (Xe), dan radon (Rn).
Reaktivitas Rendah Tidak Berwarna, Tidak Berbau, dan Tidak Berasa Titik Didih dan Titik Beku Rendah Penggunaan dalam Aplikasi Khusus
Helium (He) – Nomor Atom 2, Helium adalah unsur ringan yang digunakan dalam berbagai aplikasi, termasuk dalam balon udara, industri semikonduktor, dan pencitraan medis. 1. Neon (Ne) – Nomor Atom 10, Neon dikenal karena cahaya yang dihasilkannya saat diberikan tegangan listrik, dan digunakan dalam lampu neon dan tanda-tanda neon. 2. Argon (Ar) – Nomor Atom 18, Argon adalah gas yang umum ditemukan dalam atmosfer bumi dan digunakan dalam pengelasan, pemotongan logam, serta dalam isolasi termal. 3.
Kripton (Kr) – Nomor Atom 36, Kripton digunakan dalam penelitian ilmiah, lampu pijar khusus, dan aplikasi dalam bidang optik. Xenon (Xe) – Nomor Atom 54, Xenon digunakan dalam lampu sorot kuat, lampu strobo, dan dalam beberapa jenis laser. Xenon juga digunakan dalam pencitraan medis dan penelitian ilmiah. Radon (Rn) – Nomor Atom 86, Radon adalah satu-satunya gas mulia yang bersifat radioaktif. Karena radioaktivitasnya, radon dapat menjadi masalah kesehatan jika terkumpul dalam ruangan tertutup.
1.Helium (He): Nomor Atom: 2 Penggunaan: Digunakan dalam balon udara, pengisi balon, industri semikonduktor, pendingin dalam peralatan medis, dan juga dalam pencitraan resonansi magnetik (MRI).
Unsur gas mulia ini dapat digunakan dalam las titanium dan stainless steel. Argon juga digunakan dalam las dan sebagai pengisi bola lampu pijar. Krypton bersama argon digunakan sebagai pengisi lampu fluoresen bertekanan rendah. Krypton juga digunakan dalam lampu kilat untuk fotografi kecepatan tinggi. Helium cair digunakan sebagai zat pendingin karena memiliki titik uap yang sangat rendah. Helium yang tidak reaktif digunakan sebagai pengganti nitrogen untuk membuat udara buatan untuk penyelaman dasar laut.
Penemu Kontribusi terbesar yang dilakukan ahli kimia Skotlandia, William Ramsay, terhadap kemajuan ilmu pengetahuan adalah menemukan kelompok gas-gas mulia yang sebelumnya tidak mampu terdeteksi di atmosfer.