History of Ecoprint ALTSL | KEL.4 X4 Teknik ecoprint ini pada singkatnya menggabungkan seni dan alam di mana tujuannya adalah menciptakan hasil yang indah dan berkelanjutan. E 1. Muncul pada Tahun 2000. Teknik ecoprint pertama kali muncul pada awal tahun 2000-an. Teknik ini menggabungkan tentang pewarnaan alami dan seni untuk menciptakan metode yang unik dan menarik. Hal ini tidak hanya memberikan tampilan yang unik pada produk, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap lingkungan karena bahan-bahan yang digunakan bersifat alami dan ramah lingkungan. coprint adalah cara mencetak dengan bahan alami seperti menggunakan daun yang berpattern cantik dan bunga. sebelum memasuki Indonesia Ecoprint juga memiliki sejarah yang menarik dan patut di hargai sebagai trobosan baru. 2. Diperkenalkan oleh India Flint. I.ndia Flint adalah seorang seniman yang menjadi sosok sentral dalam perkembangan ecoprint. Ia mengembangkan metode ini melalui eksperimen dan penelitian yang mendalam tentang sifat-sifat tumbuhan, pigmen alami, dan serat kain. Karya-karyanya telah menginspirasi banyak seniman tekstil di seluruh dunia untuk menjelajahi teknik pencetakan alami ini.. 3. Mulai Masuk ke Indonesia. Teknik ecoprint mulai diperkenalkan di Indonesia sekitar tahun 2016. Di negara ini, tradisi pencelupan alami dan seni tekstil memiliki akar yang kuat sehingga ecoprint memiliki daya tarik tersendiri bagi masyarakat seniman dan perajin lokal. 4. Berkembangnya Produsen Ecoprint Pada 2018, ecoprint semakin mendapatkan perhatian dan popularitas. Banyak produsen kain dan pakaian mulai mengadopsi teknik ini dalam proses produksi mereka.