The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by GBI Rayon 7, 2022-02-04 03:22:39

Berjalan Bersama Tuhan Yesus

Bahan COOL UMUM Februari 2022

Bahan
Sharing
COOL UMUM

FEBRUARi 2022

MINGGU 1

MELANGKAH
BERSAMA

TUHAN YESUS

Tuhan menetapkan
langkah-langkah orang,
yang hidupnya berkenan kepadaNya

Mazmur 37:23

Dalam memasuki tahun yang baru, ada beberapa diantara
mereka yang pesimis bahwa akan terjadi perubahan ke arah yang
lebih baik, ada juga yang takut bahwa keadaan justru akan
semakin memburuk, namun ada juga yang optimis dan percaya
bahwa keadaan akan berubah menjadi lebih baik.
Bagaimana dengan Anda?
Mari kita kembali merenungkan salah satu ayat kunci dari tahun
2022: “firman-Nya: "Janganlah ingat-ingat hal-hal yang dahulu,
dan janganlah perhatikan hal-hal yang dari zaman purbakala!
Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang
sudah tumbuh, belumkah kamu mengetahuinya? Ya, Aku hendak
membuat jalan di padang gurun dan sungai-sungai di padang
belantara.” (Yes 43:18-19)
Bagaimana agar kita dapat melangkah dengan pasti di tahun yang
baru?

Sharing

1. Jangan mengingat hal-hal yang dahulu
Dalam konteks ayat ini, TUHAN sedang berbicara kepada bangsa
Israel yang sedang berada dalam pembuangan agar jangan terpaku
dengan cara-cara yang Ia gunakan untuk menolong nenek moyang
bangsa Israel dari tanah Mesir. Sebab dengan terpaku pada
paradigma yang lama, orang Israel akan menantikan TUHAN
menolong mereka dengan cara-cara yang lama, sehingga ketika
mereka belum melihat hal tersebut terjadi mereka merasa
belum ditolong oleh TUHAN.
Kita semua tentunya pernah ditolong TUHAN di masa-masa yang
sulit dengan cara-Nya yang Ajaib, namun ketika kita mengalami
masa sulit dan menantikan pertolongan TUHAN dalam tahapan
berikutnya dari kehidupan kita, jangan sampai kita berpikir bahwa
pertolongan TUHAN yang sekarang ini pasti akan datang dengan
cara yang sama sebagaimana dulu Ia menolong kita. Sebab Ia punya
banyak cara untuk menolong kita dan Ia tidak pernah kehabisan
cara! Itu sebabnya apa pun yang kita hadapi sekarang ini, jangan
takut dan gentar. Tetap melangkah dengan pasti, yakin akan
pertolongan TUHAN dan miliki paradigma yang baru.

2. Melihat apa yang sedang Tuhan kerjakan
Selain jangan mengingat hal-hal yang dahulu, TUHAN juga
mengatakan “lihat…” Apa yang harus kita lihat? Sesuatu yang
baru, yang sekarang sudah tumbuh. Jalan di padang gurun dan
sungai di padang belantara adalah hal-hal yang out of the box,
sesuatu yang di luar nalar dan pikiran manusia, ini adalah
sebuah paradigma yang baru! Tentunya diperlukan sebuah upaya
untuk melihat dan mengerti paradigma yang baru yang TUHAN
sedang kerjakan. Upaya yang dimaksud bukan sikap berlagak tahu,
sok pintar atau menduga-duga, melainkan:
a. Buka mata, dengan melihat, menyimak, dan memperhatikan
dengan baik-baik apa yang TUHAN sedang kerjakan. Untuk itu
kita perlu terus berada dekat TUHAN, memiliki keintiman dengan-

Nya seperti seorang anak yang terus menerus berada di dekat
bapanya sambil memperhatikan apa yang bapanya sedang
kerjakan.
b. Buka pikiran, dengan mengalami transformasi pikiran kita
sebagaimana tertulis dalam Roma 12:2, “Janganlah kamu
menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh
pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan
manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada
Allah dan yang sempurna.” Dengan mengalami pembaharuan
pikiran kita dapat membedakan mana yang merupakan kehendak
Allah dan mana yang bukan.
c. Buka hati, artinya jangan sampai kita menutup diri dengan
ketidakpercayaan, keraguan, dan pesimis. Melainkan kita
harus membuka hati kita, percaya dan beriman denga napa yang
TUHAN firmankan dan janjikan.

KESAKSIAN

Target apakah yang sudah anda capai di Tahun2021 dan target apa yang
akan anda di Tahun ini.

Kesimpulan dan saling mendoakan

Jangan berhenti untuk bertumbuh dan maju.

MINGGU 2

Target
Rohani
Orang
Percaya

Hendaklah kamu berakar di dalam Dia
dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu
bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu,
dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur.

Kolose 2:7

Memiliki target adalah sesuatu yang lazim terjadi, tetapi seringkali target
hanya dibuat untuk hal-hal seperti bisnis, pencapaian nilai akademis. Tidak
banyak orang yang memikirkan dengan sungguh-sungguh target dalam hal
kerohanian dalam kehidupannya mengikut Tuhan. Banyak orang Kristen
di luar sana belum pernah ataupun sungkan membuat target rohani di
awal tahun, namun kita sebagai orang percaya yang merupakan murid
Kristus, tertanam di gereja lokal dan di komunitas sel (COOL)
seyogyanya mampu menetapkan target rohani di dalam terang Firman
Tuhan. Mengidentifikasi serta merencanakan tujuan hidup kita, termasuk
kerohanian kita, adalah bagian dari strategi kehidupan yang berhasil.
Banyak orang Kristen yang hidup dengan sebuah JAM, tetapi jarang yang
hidup dengan sebuah KOMPAS (lihat buku KOM 200 materi 230.8).Tidak
heran jika banyak orang Kristen di era pandemi yang mengalami stagnasi,
clueless, dan hidup seadanya bahkan berfilosofi biarkan hidup mengalir
seperti air yang mana kita tahu bahwa air itu mengalir dari tempat yang
tinggi ke tempat yang rendah (penurunan). Hidup yang seperti itu
merugikan diri sendiri dan juga menghalangi kita bergerak di era pentakosta
ke-3 dimana penuaian yang terbesar dan yang terakhir sedang terjadi. Oleh
karena itu, di awal tahun 2022 ini, Mari kita alami paradigma yang baru
mengenai target rohani?

Sharing

1. Target pribadi dalam pertumbuhan rohani
Mengacu pada 1 Kor1: 9 “Allah, yang memanggil kamu kepada persekutuan
dengan Anak-Nya Yesus Kristus, Tuhan kita, adalah setia”, maka kita dapat
jelas menyakini bahwa target pribadi kita adalah memiliki persekutuan
dengan Kristus. Hal itu sudah kita lakukan selama ini misalnya melalui:
a. Kelompok membaca Alkitab bersama secara rutin. Akan tetapi, target
rohani seyogyanya memiliki peningkatan dari tahun sebelumnya.
Misalnya jika selama tahun lalu kita hanya melakukan pembacaan
Alkitab dengan paradigma “yang penting baca” atau “yang penting
setor laporan baca”, maka tahun ini target rohani kita adalah membaca
dengan konsisten setiap hari, berurutan, dan mampu menemukan kaitan
antara yang kita baca dengan pribadi dan karya Kristus serta bagaimana
menerapkan yang kita temukan itu di dalam hidup keseharian.
b. Menjadi anggota COOL yang setia. Akan tetapi, setelah lama menjadi
anggota COOL, tiba saatnya mengalami peningkatan dari tahun
sebelumnya yaitu menjadi pengurus COOL dan bahkan menjadi
gembala COOL baru. Paradigma lama bahwa menjadi gembala COOL
adalah beban berat karena sendirian, memiliki anggota banyak, dan harus
selalu intensif bertemu, harus diganti dengan paradigma baru bahwa
membuka COOL baru tidak harus sendirian, tetapi bisa merupakan kerja
tim atau paireddan dengan anggota awal berjumlah sedikitpun, tidak
mengurangi esensi dari COOL yaitu memuridkan jemaat sehingga
semakin serupa Kristus.

2. Target dalam keluarga dan pelayanan
Mengacu pada Amos 3:3 “Berjalankah dua orang bersama-sama, jika
mereka belum berjanji?” selain target rohani pribadi, kita yang sudah
menikah, perlu menetapkan target rohani bersama dengan pasangan untuk
pertumbuhan bersama, keluarga dan pelayanan. Target rohani ini harus
dibicarakan dan didoakan bersamasehingga ada kesepakatan serta
komitmen yang tinggi. Beberapa contoh target rohani bersama pasangan
antara lain:
a. Pengadaan mezbah keluarga yang lebih konsisten dan variatif (misalnya
tiga-lima hari dalam seminggu dan memiliki beberapa aktivitas di
dalamnya).
b. Memberikan kunjungan dan/atau konseling bagitiga pasang suami isteri
yang sedang dalam pergumulan keluarga dan haus untuk dimuridkan.

c. Mengikuti seminar paska nikah untuk merawat pernikahan dua kali
setahun.

d. Memastikan setiap anak-anak di rumah bertumbuh imannya dengan
mendorong mereka mengikuti dengan sungguh-sungguh sekolah
minggu/ JC/ Youth/ KOM Junior.

Tanpa target rohani yang jelas (baik bagi pribadi maupun pasangan dan
keluarga) maka jangan heran jika di akhir tahun, kita sulit mengukur
pertumbuhan yang terjadi dalam kerohanian kita dan juga kerohanian
pasangan/ keluarga.

KESAKSIAN

Target apakah yang sudah anda capai di Tahun2021 dan target apa yang
akan anda di Tahun ini.

Kesimpulan dan saling mendoakan

Jangan berhenti untuk bertumbuh dan maju.

MINGGU 4

DOA

Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu
akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai
ke ujung bumi." Kisah Rasul 1:8

1. Doakan visi yang telah diberikan Tuhan kepada Gembala Jemaat,
Bapak Pdt Sutadi Rusli, yaitu 70 Cabang, 2500 Kelompok CoOL,
dan 50.000 Jemaat, ada banyak jiwa-jiwa yang dimenangkan
sehingga Rayon 7 mengalami penuaian jiwa-jiwa yang besar.

2. Berdoa buat Pembangunan GRHA Amal Kasih dan Sekolah Amal
Kasih, agar berjalan lancar serta Tuhan cukupkan biaya-biaya yang
perlukan.

3. Berdoa bagi Bapak Gembala, Pdt Sutadi Rusli, dengan keempat
Wakilnya agar perlindungan, kesehatan, pengurapan, hikmat dan
kuasa Tuhan semakin nyata dalam pelayanannya. Kemanapun
Gembala Jemaat pergi melayani, ada banyak jiwa yang
dimenangkan untuk kemuliaan Tuhan.

4. Doakan agar di Tahun 2022 ini Gereja Tuhan di Indonesi sudah dapat
melaksanakan Ibadah secara Onsite tanpa rasa takut.

5. Doakan persiapan PILPRES dan Kampanye agar tidak menimbulkan
kerusuhan dan anarkais.

6. Doakan Presiden dan Wakil Presiden RI dalam menangani Virus
COVID-19 dan dampaknya, sehingga keadaan menjadi kondusif
dan tetap terbangun bangsa Indonesia lebih maju dan sejahtera.

7. Doakan TNI dan Polri untuk terus menjaga keamanan dan stabilitas
Nasional dari orang yang tidak bertanggung jawab, seperti
terorisme dan kelompok radikalisme yang ingin mengganti Ideologi
negara ini. Doakan juga agar Polri dapat memberantas peredaran
Narkoba, perdagangan manusia, dan juga memberantas kejahatan.

8. Doakan para Gembala Cabang di Rayon 7 agar semakin di berikan
Hikmat dalam menggembalakan dan mengembangkan jemaat
dimasa Pandemi ini.

9. Doakan untuk Lawatan Tuhan bagi Generasi Yeremia agar mereka
mengalami Perjumpaan dengan Tuhan dan Kepenuhan Roh Kudus.

10. Doakan agar lawatan dan Api Pentakosta Ketiga semakin besar
melawat Indonesia, ditengah goncangan yang saat ini terjadi,
biarlah setiap Provinsi dan Pulau-pulau yang ada boleh mengalami
kuasa dan lawatan Tuhan. Sehingga banyak jiwa bertekuk lutut
menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat dalam hidupnya.

Pokok Doa ini dapat ditambahkan sesuai dengan kebutuhan yang
ada di Cabang-Cabang atau CoOL-CoOL yang ada di tempat
Bapak/Ibu saat ini, Tuhan Yesus Memberkati.

KESAKSIAN

Jemaat diberi kesempatan untuk memberikan kesaksian mengenai hasil
dari Kubu Doa/Doa Keliling yang sudah pernah dilakukan.

GEREJA BETHEL INDONESIA

JEMAAT INDUK DANAU BOGOR RAYA


Click to View FlipBook Version