TAHUN 2021 ADALAH TAHUN INTEGRITAS
05 AGUSTUS 2021
RENUNGAN KHUSUS
KEDAULATAN TUHAN
DAN KEHENDAK BEBAS MANUSIA
untuk kalangan sendiri
RENUNGAN KHUSUS kemahakuasaan dan kedaulatan Tuhan.
KEDAULATAN TUHAN Mengenai kemerdekaan/kebebasan manusia, ada
peringatan keras dalam Galatia 5:13. Walaupun
DAN KEHENDAK BEBAS MANUSIA manusia dipanggil untuk hidup dalam
kemerdekaan, jangan sampai kehendak bebas itu
Kehendak bebas adalah kemampuan manusia digunakan untuk hidup dalam dosa yang dapat
untuk memilih, menimbang dan membuat sebuah merusak kehidupan manusia itu sendiri.
keputusan. Tuhan memberikan kehendak bebas, Sebaliknya, kemerdekaan itu hendaknya dipakai
ketika menciptakan manusia dengan firman: untuk dapat melayani/membangun satu dengan
lainnya atas dasar kasih sesuai dengan kehendak
"Baiklah kita menjadikan manusia menurut Tuhan.
gambar dan rupa Kita." Kejadian 1:26
Barry Schwartz, lewat 'The Paradox of Choice'
Bukti bahwa manusia diciptakan oleh Tuhan menyatakan bahwa ada dua jenis kebebasan atau
dengan kualitas "segambar" dan "serupa" dengan kemerdekaan:
Tuhan, Allah Sang Pencipta, adalah manusia diberi
akal budi untuk berpikir dan menimbang- · Kebebasan Negatif (Negative Freedom): adalah
nimbang keputusan. Manusia tidak diciptakan bebas dari perintah dan aturan. Dengan bebas dari
bagai sebuah robot atau mesin yang hanya perintah dan aturan, manusia menjadi makhluk
beroperasi sesuai dengan tombol-tombol ataupun
perintah-perintah dari "sang operator". Waktu
menghadapi banyak pilihan, sebagai makhluk
berakal budi, manusia dilatih untuk dapat
menimbang-nimbang segala pilihan-pilihan itu,
inilah yang disebut dengan kehendak bebas.
Di Taman Eden ada berbagai jenis pohon, yaitu
pohon-pohon yang buahnya bisa dimakan, pohon
kehidupan dan pohon pengetahuan yang baik dan
yang jahat. (Kejadian 2:16-17)
Pohon pengetahuan yang baik dan jahat tidak
dilenyapkan dari taman Eden oleh Tuhan sebagai
bukti bahwa Allah menghargai kehendak bebas
manusia. Manusia diajar untuk bertanggung
jawab dengan pilihan yang dibuatnya, karena ada
konsekuensi dari setiap pilihan yang diambil.
Tuhan yang Maha Berdaulat menciptakan
manusia dengan memiliki kehendak bebas
(kemerdekaan) dalam memilih, sebagai cerminan
pemberian Kedaulatan Tuhan bagi manusia dalam
porsi yang terbatas. Kehendak bebas manusia
sama sekali tidak dapat melunturkan
liar. memaksimalkan potensi dirinya sendiri dan juga
potensi orang lain, sehingga apa yang sudah
· Kebebasan Positif (Positive Freedom): adalah dirancangkan oleh Allah Sang Pencipta dapat
suatu keadaan di mana manusia dengan dicapai secara penuh.
kebebasan yang dimiliki memilih untuk
melakukan isi perintah dan aturan yang dapat Penjelasan Barry Schwartz dapat membantu
memaksimalkan potensi manusia. menjawab, mengapa Tuhan 'membiarkan' pohon
tersebut tetap berada di dalam taman Eden.
Bila manusia yang diciptakan dengan memiliki Tuhan menghendaki manusia menggunakan
kehendak bebas menggunakan kebebasannya kehendak bebasnya untuk menaati kehendak
secara negatif, manusia menjadi bebas sebebas- Tuhan. Sehingga Allah melihat bahwa manusia
bebasnya, tanpa aturan, tanpa hukum, tanpa etika, mengikuti kehendak-Nya bukan karena tidak ada
tanpa moral, tanpa mempertimbangkan hak dan pilihan lain, melainkan dengan sadar memilih
kewajiban sesamanya; dan manusia akan menjadi untuk taat akan perintah Tuhan. Inilah tujuan
makhluk yang liar. Tuhan memberikan kehendak bebas kepada
manusia, di tengah-tengah segala pilihan yang
Tapi bila manusia yang memiliki kehendak bebas ada, manusia tetap dapat menaati Kehendak
menggunakan kebebasannya untuk memilih yang Tuhan.
baik dan benar, maka lewat pilihannya itu, ia dapat
Sayangnya, manusia gagal, keliru menggunakan
kehendak bebasnya, sehingga jatuh ke dalam
dosa. Padahal, jika manusia memilih untuk taat
kepada Tuhan, rencana Tuhan akan digenapi
dengan sempurna. (Kejadian 1:28)
TUHAN TETAP BEKERJA DI ATAS KEHENDAK
BEBAS MANUSIA
Roma 8:28, Allah turut bekerja dalam 'segala
sesuatu', termasuk di dalamnya adalah kehendak
bebas manusia. Allah dapat menunjukkan
kedaulatan-Nya dalam kehendak bebas manusia.
Kisah Perjalanan Hidup Yusuf (Kejadian 37) 3
Waktu saudara-saudara Yusuf melihat bahwa
Yakub lebih mengasihi Yusuf, bencilah mereka
kepada Yusuf, dan kebencian kepada Yusuf
bertambah, setelah Yusuf menceritakan mimpi-
mimpinya kepada mereka. Akhirnya mereka
berniat untuk membunuh Yusuf, tapi Ruben
mengusulkan supaya Yusuf dimasukkan ke dalam
sumur kering. Selanjutnya, tanpa sepengetahuan
Ruben, mereka menjual Yusuf kepada rombongan
orang Ismael yang sedang dalam perjalanan ke
Mesir.
bersambung ke halaman 6
SEPTEMBER senin selasa rabu
06 07 08
Azusa Street Prayer Tower Azusa Street Prayer Tower
pkl. 14.00 via ZOOM
KANTOR GEREJA pkl. 10.00 via ZOOM
Gd. Lautan Bogor
Jl. Gg. Pabaton No.63, RT.02/RW.03,
Pabaton, Kecamatan Bogor Tengah,
Kota Bogor, Jawa Barat 16121
Telp. 0251-8326315
Fax. -
www.gbi-bogor.org
[email protected]
4
kamis jumat sabtu minggu
09 10 11 12
Ibadah di rumah
Menara Doa Pembangunan Morning in His Presence
pkl. 17.00 via ZOOM pkl. 06.00 via ZOOM STREAMING VIA YOUTUBE
channel GBI Danau Bogor Raya
pkl. 09.00 WIB
Anda Rindu Menjadi Saluran Berkat ? PENTAKOSTA KETIGA
1. LumbungCOOL menerima donasi berupa beras
Pentakosta Ketiga adalah pencurahan Roh
atau mie instan yang dapat dikirim atau kami dapat Kudus yang dahsyat di zaman ini melebihi
mengambil di tempat Bapak/Ibu/Saudara.
yang terjadi di Azusa Street.
2. LumbungCOOL menerima donasi berupa uang tunai
yang dapat ditransfer ke BCA 566 075 3780 Pentakosta Ketiga akan mengakibatkan
an. GBI Danau Bogor Raya. (Mohon bukti transfer penuaian jiwa yang terbesar dan yang
dapat dikirim melalui WA 0813-5000-3682, terakhir sebelum Tuhan Yesus datang
Sdri. Cindy Lensoen).
kembali.
Informasi LumbungCOOL dapat menghubungi
Pentakosta Ketiga akan membangkitkan
WA 0813-5000-3658 generasi Yeremia yaitu anak-anak muda yang
PEMBERITAHUAN dipenuhi Roh Kudus, cinta mati-matian
kepada Tuhan Yesus, tidak kompromi
PERSEMBAHAN ATAU terhadap dosa, dan akan bergerak untuk
PERPULUHAN
memenangkan jiwa.
Bagi Saudara yang akan memberikan persembahan
perpuluhan atau persembahan lainnya, dapat ditransfer Pentakosta Ketiga lahir di Indonesia dan
ke : bergerak ke bangsa-bangsa. Gerakan ini dari
# Rekening Bank Permata No. 070 16 84 702 Timur ke Barat dan akan kembali ke
atas nama Gereja Bethel Indonesia Jemaat Induk Yerusalem.
Danau Bogor Raya
Pentakosta Ketiga akan memberikan kuasa
# Rekening Bank BCA No. 573 53 80 777 untuk menyelesaikan Amanat Agung dan
atas nama Gereja Bethel Indonesia setelah itu Tuhan Yesus datang kembali.
# Saudara juga dapat tetap mentransfer ke Nomor
Rekening seperti yang biasa Saudara pergunakan selama
ini.
Mohon bukti transfer dapat dikirim melalui:
WhatsApp 0813-9871-8924
an. Chrisyani (Dept Keuangan R7 Bogor)
sambungan dari halaman 3 menggunakan kehendak bebasnya, manusia
harus betul-betul hidup melekat dengan Tuhan
Kisah perjalanan hidup Yusuf sarat dengan dan selaras dengan Firman Tuhan.
penderitaan, dimulai dengan kedegilan saudara-
saudara kandungnya, tipu daya istri Potifar, dan Tuhan mengajarkan manusia untuk memiliki
ketidaksetiaan dari sahabat-sahabatnya di pengetahuan (cognitive) yang benar tentang
penjara; tapi berakhir dengan penuh kemenangan Tuhan dan memiliki pengalaman hidup (affective)
dan sukacita. Ia dipakai Tuhan untuk bersama dengan Tuhan sehingga manusia dapat
menyelamatkan keluarganya dari bencana menggunakan 'kehendak bebas' yang sesuai
kelaparan. dengan Kehendak Tuhan.
"Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat "Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama,
terhadap aku, tetapi Allah telah mereka- menaruh pikiran (cognitive) dan perasaan
rekakannya untuk kebaikan, dengan maksud (affective) yang terdapat juga dalam Kristus
melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni Yesus." Filipi 2:5
memelihara hidup suatu bangsa yang besar."
Kejadian 50:20 Paulus dalam Galatia 5 mengajarkan supaya tidak
tersesat dalam kehendak bebasnya, manusia
Ketika saudara-saudara Yusuf merancangkan harus hidup sesuai dengan pimpinan Roh Kudus,
yang jahat kepadanya, Tuhan tidak melakukan
intervensi atas tindakan jahat mereka tapi Allah "Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh, maka kamu
menggunakan perbuatan-perbuatan jahat tidak akan menuruti keinginan daging."
saudara-saudara Yusuf tersebut untuk menjadi Galatia 5:16
jalan bagaimana Allah membangun sebuah bangsa
yang besar. BERJALAN DALAM KEHENDAK TUHAN TIDAK
SELALU MULUS
MENGGUNAKAN KEHENDAK BEBAS DENGAN Pada tahun 1921, ada dua keluarga; David Flood
BENAR dan Svea serta Joel Erickson dan Bertha; yang atas
Yesus Kristus dalam Yohanes 15:7 mengajarkan: keinginan mereka sendiri berangkat menuju
pedalaman Afrika untuk menginjil di sana. David
"Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku dan Svea membawa serta David Jr, bayi pertama
tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang mereka yang berusia dua tahun. Dalam perjalanan
kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya." itu, David Jr. terkena penyakit malaria. Waktu tiba
di suatu desa, mereka tidak diizinkan untuk
Dalam frasa "Mintalah apa saja yang kamu masuk desa itu, sehingga mereka mendirikan
kehendaki, dan kamu akan menerimanya." terlihat pondok dari lumpur yang berada di tepi luar desa
betapa Tuhan juga tetap menghargai kehendak dan tinggal menetap di sana.
bebas manusia. Bagaimana supaya kehendak
bebas manusia tidak dipakai sembarangan Setelah beberapa bulan, mereka menderita
sehingga jatuh dalam dosa? Jawabannya adalah, kekurangan gizi parah dan jarang berhasil
"Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku berhubungan dengan penduduk desa. Setelah
tinggal di dalam kamu". Supaya tidak salah dalam lewat enam bulan, kedua keluarga ini berpikir
untuk pulang. Keluarga Erickson memutuskan
6 untuk kembali ke Swedia, tetapi karena Svea
hamil, keluarga Flood tetap tinggal di desa itu. Saat RENUNGAN ALKITAB
itu, Svea pun terserang malaria dan sering
mengalami demam, tetapi ia tetap memberikan 3 CARA YESUS
bimbingan rohani kepada satu-satunya kontak
mereka dengan penduduk lokal, seorang anak MENGHADAPI MASALAH
kecil dari penduduk desa tersebut. DENGAN ORANG TERDEKAT
Malaria membuat kondisi Svea terus memburuk di jawaban.com
tengah-tengah kehamilannya. Ia berhasil
melahirkan seorang bayi perempuan, tetapi Yesus adalah teladan karakter yang kuat untuk
setelah melahirkan, ia meninggal dunia. Secara kita contoh. Dia bisa emosi dan menunjukkan
manusia, mereka gagal dalam melaksanakan apa belas kasihan dalam satu waktu. Dia juga bahkan
yang menjadi kerinduan mereka untuk menjadi bisa menangis (Yohanes 11: 35), Dia merasakan
misionari di Afrika, bahkan David Flood harus belas kasihan untuk orang lain (Markus 3: 5) dan
kehilangan istrinya. Dia juga bisa marah (Markus 3: 5).
Tapi siapa yang menyangka bahwa seorang anak Saat Yesus bertemu dengan Musa dan Elia di atas
kecil yang membantu keluarga Flood, satu- gunung Hermon. Dia dan ketiga murid-Nya Petrus,
satunya penduduk asli yang berhasil dibimbing Yakobus kembali menemui murid-murid yang
untuk menjadi pengikut Kristus akhirnya menjadi lain. Mereka mendapati banyak orang
penginjil yang berhasil dan memimpin sebuah berkerumun diantara para murid. Beberapa ahli
gerakan Pentakosta dengan 110.000 orang Taurat sedang memperdebatkan sesuatu dengan
Kristen, 32 pos penginjilan, satu pusat sekolah mereka. Lalu seorang ayah mendapati Yesus dan
Alkitab, dan rumah sakit dengan kapasitas 120 meminta kesembuhan dari anaknya yang
tempat tidur. Nama orang itu adalah Ruhigita kerasukan setan.
Ndagora.
Dari peristiwa ini, mari belajar tiga hal dari Yesus
Walaupun secara manusia mereka merasa gagal, saat menghadapi konflik dengan keluarga, teman,
bahkan harus kehilangan banyak hal, tapi "Allah rekan sepelayanan, rekan kerja dan juga tetangga:
lewat Roh-Nya turut bekerja dalam segala sesuatu
untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang 1. Dalam situasi konflik, tetaplah mengontrol
mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil emosi
sesuai dengan rencana Allah." Tuhan Yesus Waktu mendapati banyak orang berdebat dengan
memberkati kita semua. (NS) para murid, Yesus memang menunjukkan emosi
kesal. Tapi seketika hati-Nya dipenuhi dengan
AMIN belas kasihan.
Yesus mungkin merasa frustrasi dengan tindakan
orang-orang itu. Tapi Dia segera menguasai emosi
itu dengan benar. Dia bahkan menyampaikan
kebenaran yang seharusnya diketahui orang-
orang itu.
2. Selesaikan konflik bersama sebagai tim
Yesus meminta anak yang kerasukan itu untuk
dibawa kepada-Nya dan para murid
membawanya. Yesus berbicara kepada sang ayah
dan menyampaikan apa yang Dia ketahui. Lalu Dia
menyembuhkan anak itu hanya dengan kuasa Roh
(Matius 12: 28).
bersambung ke halaman 8
sambungan dari halaman 7
Dari Yesus kita belajar bahwa setelah merasa
emosi, kita perlu mengalihkan pikiran kita kepada
hal yang mendesak untuk diselesaikan. Sekalipun
di tengah kemarahan, Yesus sendiri tetap
membangun kerja sama dengan sang ayah dan
juga para murid.
Jadi, waktu kita menghadapi konflik selesaikanlah
hal itu bersama dalam satu tim.
3. Ambil waktu berdiskusi
Setelah menyembuhkan anak tersebut, Yesus dan
para murid mengasingkan diri bersama-sama.
Dan di waktu masa lenggang itulah, Yesus
menjelaskan kalau para murid tidak mampu
menyembuhkan penyakit karena mereka kurang
beriman.
Lalu Yesus pun mengajari mereka tentang iman
kepada Allah (Matius 17: 20-21).
Setelah masalah bisa ditangani dengan baik, kita
bisa belajar lagi dari peristiwa yang kita alami. Kita
bisa belajar tentang bagaimana mengatur emosi
dan membangun kerja sama.
Kita perlu hikmat dari Tuhan supaya kita bisa
menyelesaikan konflik yang kita hadapi sama
seperti Yesus. Mari undang Tuhan untuk
membentukmu.
“Selidikilah aku, ya Allah, dan kenallah hatiku,
ujilah aku dan kenallah pikiran-pikiranku;
lihatlah, apakah jalanku serong, dan tuntunlah aku
di jalan yang kekal!” (Mazmur 51: 23-24)
AMIN
8