The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by GBI Rayon 7, 2022-07-16 00:25:45

Bisa Hidup Kudus Karena Allah Telah Menguduskan

Warta Jemaat 17 Juli 2022

TAHUN 2022 ADALAH TAHUN PARADIGMA YANG BARU
17 JULI 2022

untuk kalangan sendiri

Sepertinya tidak ada yang salah dengan
hal ini. Orang tentu perlu 'take action',
seperti kata Alkitab:

“iman tanpa perbuatan-perbuatan
adalah mati”
(Yakobus 2:26)

Akan tetapi, ini bisa menandakan bahwa
orang ingin mewujudkan segala sesuatu
dengan cepat, instan, tanpa perlu banyak
berpikir atau merenung. Tanpa disadari,
ini mungkin menjadi sebuah penanda
bahwa orang terlalu fokus dengan apa
yang dia bisa dan harus lakukan. Dalam
istilah Alkitab, ini biasa disebut dengan
'mengandalkan kekuatannya sendiri'.
(Yeremia 17:5)

“Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita
Yesus Kristus yang dalam Kristus telah
mengaruniakan kepada kita segala
berkat rohani di dalam sorga.”
Efesus 1:3

Ketika orang rindu untuk mengalami
sesuatu yang baik dalam kehidupannya,
kebanyakan mereka mencari langkah-
langkah atau metode yang praktis untuk
dilakukan. Untuk mengalami berkat
Tuhan yang melimpah, misalnya, orang
cenderung untuk mencari 'rumus
menjadi kaya seperti Salomo'. Supaya
bisa hidup kudus, orang akan mencari
resep seperti 'langkah menuju
kekudusan'. Tidak mengherankan kalau
content dengan tema-tema seperti itu
memiliki viewers yang banyak.

Bagaimana anak-anak Tuhan seharusnya membaca Firman Tuhan dalam 1 Petrus
mewujudkan hal-hal yang baik dalam 1 secara utuh. Kita akan menemukan
hidupnya sesuai dengan paradigma sebelum Allah Bapa meminta “kuduslah
Alkitabiah? Mari kita mengambil hidup kamu”, Ia
kudus sebagai contoh.
“karena rahmat-Nya yang besar telah
Ketika orang mengingatkan sesamanya melahirkan kita kembali oleh
untuk hidup kudus dengan mengutip, kebangkitan Yesus Kristus dari antara
“Kuduslah kamu, sebab Aku [Tuhan] orang mati, kepada suatu hidup yang
kudus” (1 Petrus 1:16), seringkali orang penuh pengharapan, untuk menerima
yang diingatkan berpikir: "Bagaimana suatu bagian yang tidak dapat binasa,
mungkin saya bisa seperti Allah yang yang tidak dapat cemar dan yang tidak
kudus?” dapat layu, yang tersimpan di sorga bagi
kamu.” (1 Petrus 1:3-4)

Hidup kudus seolah-olah menjadi Ternyata Petrus menyerukan hidup
sesuatu yang baik untuk dipercakapkan kudus setelah jemaat diingatkan apa
namun hampir mustahil untuk yang Allah Bapa telah lakukan buat
dilakukan. Benarkah demikian? Mari kita mereka di dalam Kristus, yaitu
melahirkan mereka kembali untuk
menerima suatu bagian yang tidak dapat
cemar. Perintah untuk hidup kudus bisa
dilakukan karena terlebih dulu Allah
telah menguduskan kita.

“Tetapi oleh Dia kamu berada dalam
Kristus Yesus, yang oleh Allah telah
menjadi hikmat bagi kita. Ia
membenarkan dan menguduskan dan
menebus kita.” (1 Korintus 1:30)

Mengapa pada kenyataannya orang
sering merasa sulit untuk hidup kudus?
Berdasarkan pemahaman yang telah
dibahas sebelumnya, sulitnya hidup
kudus terjadi karena seringkali orang
lupa bahwa Tuhan terlebih dahulu telah

bersambung ke halaman 6

3

senin selasa rabu

JULI18 19 20

KANTOR GEREJA Azusa Street Prayer Tower Mezbah Doa Pagi Azusa Street Prayer Tower
pkl. 10.00 via ZOOM pkl. 05.30 via ZOOM pkl. 14.00 via ZOOM
Gd. Lautan Bogor
Jl. Gg. Pabaton No.63, RT.02/RW.03,
Pabaton, Kecamatan Bogor Tengah,
Kota Bogor, Jawa Barat 16121
Telp. 0251-8326315
Fax. -
www.gbi-bogor.org
[email protected]

4

kamis jumat sabtu minggu

21 22 23 24
Ibadah Raya
Mezbah Doa Pagi Menara Doa Pembangunan Morninh in His presence
pkl. 05.30 via ZOOM pkl. 17.00 via ZOOM pkl. 05.30 via ZOOM STREAMING VIA YOUTUBE
channel GBI Danau Bogor Raya
pkl. 09.00 WIB

Anda Rindu Menjadi Saluran Berkat ? PENTAKOSTA KETIGA
1. LumbungCOOL menerima donasi berupa beras
Pentakosta Ketiga adalah pencurahan Roh
atau mie instan yang dapat dikirim atau kami dapat Kudus yang dahsyat di zaman ini melebihi
mengambil di tempat Bapak/Ibu/Saudara.
yang terjadi di Azusa Street.
2. LumbungCOOL menerima donasi berupa uang tunai
yang dapat ditransfer ke BCA 566 075 3780 Pentakosta Ketiga akan mengakibatkan
an. GBI Danau Bogor Raya. (Mohon bukti transfer penuaian jiwa yang terbesar dan yang
dapat dikirim melalui WA 0813-5000-3682, terakhir sebelum Tuhan Yesus datang
Sdri. Cindy Lensoen).
kembali.
Informasi LumbungCOOL dapat menghubungi
Pentakosta Ketiga akan membangkitkan
WA 0813-5000-3658 generasi Yeremia yaitu anak-anak muda yang

P E M B E R I TA H U A N dipenuhi Roh Kudus, cinta mati-matian
kepada Tuhan Yesus, tidak kompromi
PERSEMBAHAN ATAU terhadap dosa, dan akan bergerak untuk
PERPULUHAN
memenangkan jiwa.
Bagi Saudara yang akan memberikan persembahan
perpuluhan atau persembahan lainnya, dapat ditransfer Pentakosta Ketiga lahir di Indonesia dan
ke : bergerak ke bangsa-bangsa. Gerakan ini dari

# Rekening Bank Permata No. 070 16 84 702 Timur ke Barat dan akan kembali ke
atas nama Gereja Bethel Indonesia Jemaat Induk Yerusalem.
Danau Bogor Raya
Pentakosta Ketiga akan memberikan kuasa
# Rekening Bank BCA No. 573 53 80 777 untuk menyelesaikan Amanat Agung dan
atas nama Gereja Bethel Indonesia setelah itu Tuhan Yesus datang kembali.

# Saudara juga dapat tetap mentransfer ke Nomor
Rekening seperti yang biasa Saudara pergunakan selama
ini.

Mohon bukti transfer dapat dikirim melalui:
WhatsApp 0813-9871-8924
an. Chrisyani (Dept Keuangan R7 Bogor)

sambungan dari halaman 3 berarti hidup kudus bisa dilakukan tanpa
upaya atau perjuangan kita sama sekali.
menguduskan mereka. Akan tetapi, ada perbedaan besar antara
Dapat kita simpulkan bahwa untuk upaya hidup kudus yang dilakukan
mewujudkan segala sesuatu harus dengan kekuatan sendiri dengan upaya
dimulai dengan 'apa yang Tuhan telah yang dilakukan dengan kesadaran bahwa
kerjakan dalam hidup kita', sebelum 'apa seseorang telah dikuduskan.
yang kita akan kerjakan'. Prioritas utama
adalah 'being', yaitu identitas kita “di Ada kisah menarik yang bisa
dalam Kristus”; baru setelah itu 'doing', menggambarkan kebenaran ini. Ingwer
yaitu apa yang sebaiknya kita kerjakan Ludwig Nommensen, atau yang lebih
sesuai dengan identitas tersebut, apa dikenal sebagai Opung Nommensen,
langkah-langkah yang harus diambil. datang ke Sumatera di abad ke-19 untuk
memberitakan Injil kepada suku-suku
Kita tidak mungkin melakukan sesuatu Batak. Suatu ketika seorang kepala suku
dalam hidup kita yang sebelumnya menyambut Nommensen dan berkata,
Tuhan belum kerjakan atas kita. Rasul “Anda punya waktu dua tahun untuk
Paulus adalah alat di tangan Tuhan yang mempelajari adat kami dan untuk
menyadarkan orang percaya akan meyakinkan kami bahwa Anda membawa
realitas hidup 'di dalam Kristus' ini. pesan yang layak untuk kami dengar.”
Ungkapan 'di dalam Kristus' atau yang Setelah dua tahun berlalu, si kepala suku
sejenisnya muncul tidak kurang dari 164 bertanya kepada Nommensen
kali dalam tulisan Paulus. Ini berarti, bagaimana Kekristenan berbeda dari
kesadaran atau cara pandang bahwa kita aturan moral dan tradisi yang mereka
ada 'di dalam Kristus' adalah sesuatu anut.
yang sangat penting menurut Firman
Tuhan. Mari kita hidup dengan "Kami sudah tahu apa yang benar,” ucap
paradigma ini! si kepala suku. Kami juga memiliki
hukum-hukum yang melarang kami
Apa yang akan terjadi apabila anak-anak mencuri, atau mengambil isteri sesama,
Tuhan memakai paradigma ini dalam atau berbohong.
hidupnya? Orang yang memiliki
paradigma bahwa ia telah dikuduskan, Nommensen menjawab, “Itu benar
atau telah dijadikan orang kudus oleh adanya. Tapi Allahku memberikan
Yesus, tidak akan berkata dalam hatinya kemampuan untuk menaati hukum-
'betapa sulitnya hidup kudus, betapa hukum tersebut.”
gampangnya berbuat dosa'. Ini adalah
paradigma yang lama. Sebaliknya, ia akan Hal ini mengagetkan si kepala suku.
berkata dalam hatinya: “Saya ini orang “Bisakah engkau mengajari orang-
kudus, karenanya saya mencintai dan orangku untuk hidup lebih baik?”
memilih perbuatan yang kudus." Inilah
paradigma yang baru! Ini tentu bukan

6

“Tidak, saya tidak bisa,” jawab KATAALKITAB
Nommensen. “Tapi kalau mereka
menerima Yesus Kristus, Allah akan 4 KORBAN PERSEMBAHAN
memberikan mereka kekuatan untuk
melakukan apa yang benar.” YANG MENYENANGKAN HATI TUHAN

Si kepala suku kemudian mengundang jawaban.com
Nommensen untuk tinggal selama enam
bulan. Dalam kurun waktu itu, Apa saja? Inilah 4 korban persembahan yang
Nommensen memberitakan Injil dan menyenangkan hati Tuhan.
mengajar orang-orang di kampung
tentang bagaimana Roh Kudus bekerja 1. Korban pujian
dalam kehidupan orang Kristen. “Kamu Penulis Ibrani berkata, “Sebab itu marilah kita,
boleh tinggal selama yang kamu suka,” oleh Dia, senantiasa mempersembahkan korban
ujar si kepala suku. “Agamamu lebih baik syukur kepada Allah, yaitu ucapan bibir yang
dari agama kami, karena Allahmu memuliakan nama-Nya. Dan janganlah kamu lupa
berjalan bersama manusia dan berbuat baik dan memberi bantuan, sebab korban-
memberikan mereka kekuatan untuk korban yang demikianlah yang berkenan kepada
melakukan hal-hal yang Ia minta.” Allah.” (Ibrani 13: 15-16)

Haleluya! Paradigma tentang apa yang Sebagian besar dari 11 pasal pertama di kitab
Allah telah lakukan buat kita Roma berisi tentang pengorbanan Yesus. Atas
menentukan apa yang kita akan kerjakan pengorbanan berharga ini, Paulus mengajak
dalam hidup kita. semua orang percaya untuk menghormati
pengorbanan tersebut melalui korban pujian.
“A high view of God leads to high worship Tuhan sendiri akan disenangkan melalui puji-
and holy living, but a low of God leads to pujian yang keluar dari bibir kita. Tapi tentunya
trivial worship and low living.” kita harus memuji Tuhan dengan hati yang murni.
(Pandangan yang tinggi tentang Allah
akan menghasilkan penyembahan yang 2. Korban hidup
tinggi dan kehidupan kudus, tapi Paulus kembali menegaskan di Roma 12: 1,
pandangan yang rendah tentang Allah “Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan
akan menghasilkan penyembahan pura- Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu
pura dan kehidupan bermoral rendah) - mempersembahkan tubuhmu sebagai
persembahan yang hidup, yang kudus dan yang
AMIN berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang
sejati.”

Tuhan mau kita mempersembahkan seluruh
hidup kita, termasuk waktu, harta benda, telinga,
mulut, seksualitas, pikiran, emosi dan sikap kita.

Paulus menggambarkan bahwa korban hidup ini
sebagai sesuatu yang kudus, yang berkenan dan
menjadi ibadah yang sejati.

Jika di Perjanjian Lama, orang-orang harus
menyembelih binatang untuk dipersembahkan
kepada Tuhan maka di Perjanjian Baru korban
persembahan tersebut digantikan dengan diri kita
sendiri. Jadi seluruh hidup kita harus menjadi
korban persembahan yang menyenangkan hati
Tuhan.

bersambung ke halaman 8

sambungan dari halaman 7

3. Korban pemberian
Pemberian yang didasarkan oleh kemurahan hati
adalah pengorbanan yang menyenangkan hati
Tuhan. Seperti yang disampaikan di dalam Ibrani
13: 16, bahwa berbagi dengan orang lain adalah
bentuk dari korban pemberian.

Karena itulah kita perlu memberi dengan murah
hati kepada siapapun juga.

“Tetapi, jika seterumu lapar, berilah dia makan; jika
ia haus, berilah dia minum! Dengan berbuat
demikian kamu menumpukkan bara api di atas
kepalanya.” (Roma 12: 20)

4. Korban yang didorong oleh kasih
Bentuk korban persembahan terakhir yang juga
menyenangkan hati Tuhan adalah berbuat baik
karena dorongan kasih. Paulus menyampaikan
melalui Ibrani 13: 16, “Dan janganlah kamu lupa
berbuat baik dan memberi bantuan, sebab korban-
korban yang demikianlah yang berkenan kepada
Allah.”

Walaupun Tuhan mau kita meninggalkan hal-hal
buruk dalam hidup kita, tetapi hal itu tidak cukup.
Kita perlu berbuah melalui perbuatan kita.

Kasih yang berkorban didorong oleh kasih Tuhan
yang ada di dalam kita. Untuk berbuat baik, kita
memerlukan motivasi yang tulus dari dalam hati;
tanpa topeng atau tidak menjadikannya
sandiwara.

Daripada kita hanya mengumbar kebaikan kita
sebagai topeng supaya menarik perhatian orang
lain, lebih baik kita tidak berbuat kebaikan. Karena
hal itupun hanya akan membuat Tuhan muak.

Jadi melalui 4 korban persembahan di atas, Paulus
mendesak orang percaya untuk menghasilkan
buah yang baik. Sehingga nama Tuhan
dipermuliakan dan ditinggikan di surga.

AMIN

8


Click to View FlipBook Version