Dzikir Kunci Pembuka Jalan Karya: Muhammad Luthfi Ghozali
Desain sampul: M Luthfi Gh
Penata teks: Drs. Ali Murtadho, M.pd
Tata letak: M luthfi Gh
Diterbitkan oleh Penerbit: ABSHOR
Jl. Raya Ungaran Gunungpati Km 4
Sumurrejo Gunungpati SEMARANG
Tlp. (024) 70794008
E mail: [email protected]
Disebarkan oleh: ABSHOR Hidmah dan IbadaH
Jl. Raya Ungaran Gunungpati Km 4
Sumurrejo Gunungpati SEMARANG
Tlp. (024) 70799949
SMS. 081 575 624 914
E-mail: [email protected]
Website: http://www.alfithrahgp.com
~ 1 2 ~ Ponpes Assalafi Al Fithrah Gunungpati SEMARANG
Dzikir Kunci Pembuka Jalan Solusi yang paling tepat adalah mendatangi
majlis-majlis dzikir yang dibimbing oleh para ahlinya.
Ketika kehidupan sedang mengalami jalan Yakni para guru mursyid yang suci lagi mulia.
buntu karena dihimpit masalah kehormatan, seperti Berdzikir kepada Allah Ta’ala bersama-sama di dalam
sedang menghadapi fitnah yang dikembangkan satu “komunitas dzikir” yang mereka selenggarakan.
sesama teman misalnya, maupun urusan hutang Karena di majlis-majlis dzikir semacam itulah satu-
piutang yang belum terlihat ada jalan penyelesaian, satunya tempat dimana Allah Ta’ala akan mencurah-
seringkali manusia datang kepada orang-orang yang kan rahmat-Nya. “Rahmat ilahiyat” yang tidak hanya
dianggap mampu mencarikan jalan keluar. Terkadang dapat memberikan solusi dan jalan keluar bagi
mereka juga datang ke makam Waliyullah. Berwasilah kesulitan yang sedang menghimpit, tetapi juga dapat
kepada Allah Ta’ala supaya Allah Ta’ala memberikan menumbuhkan dan merajut semangat “ukhuwah
jalan keluar guna menyelesaikan masalah yang islamiyah” yang hakiki.
sedang dihadapi.
Di majelis dzikir
Dalam kondisi
hati susah seperti itu, tersebut Allah Ta’ala
apabila jalan yang
ditempuh itu salah, akan menurunkan
maka upaya tersebut
tidak menyelesaikan malaikat-Nya untuk
masalah malah bisa jadi
menimbulkan masalah ikut berdo’a. Para
baru yang kadang-kadang jauh lebih berat dari
masalah yang semula. Terlebih ketika orang datang ke Malaikat itu
dukun-dukun atau paranormal yang belakangan ini
marak membuka promosi dan advertensi di koran- membantu mendoa-
koran dan majalah.
kan orang-orang yang hadir, supaya di majelis itu
semakin mendapatkan tambahan keberkahan dari-
Nya, sehingga do’a dan munajat yang dipanjatkan itu
lebih mendapatkan ijabah. Karena hanya Allah Ta’ala
yang dapat memberikan jalan keluar kepada hamba-
Nya yang beriman. Hal itu bisa terjadi, asal orang
yang ikut berdzikir di dalam majelis yang mulia itu
tidak terjangkit penyakit hati yang mematikan, seperti
sifat munafik yang terkadang memang ditradisikan
Dzikir Kunci Pembuka Jalan ~3 4 ~ Ponpes Assalafi Al Fithrah Gunungpati SEMARANG
oleh seseorang yang ambisi kekuasaan dengan tujuan QS.al-Ahzab.33/43. Mengeluarkan manusia dari
untuk memecah belah sesama saudara seperguruan. kesusahan hatinya menuju kegembiraan yang diidam-
idamkan.
Perintah untuk mendatangi dan melaksanakan
majelis dzikir tersebut ditegaskan Allah SWT. dengan Adapun orang-orang yang tidak percaya kepada
firman-Nya : Allah Ta’ala (kafir). Mereka tidak percaya bahwa
dengan “bertaqarrub” itu dapat memberikan jalan
"Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan keluar dari masalah yang sedang dihadapi, sehingga
menyebut nama) Allah, dzikir yang sebanyak-banyaknya * mereka mencari jalan keluar melalui dukun dan
Dan bertasbihlah kepada-Nya di waktu pagi dan petang * paranormal, maka sedikitpun mereka tidak akan
Dialah yang memberi rahmat kepadamu dan malaikat-Nya pernah mendapatkan walayah dari-Nya. Allah SWT.
menegaskan pula dengan firman-Nya:
(memohonkan ampunan untukmu) supaya Dia
mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya. Dan "Sesungguhnya Allah melaknati orang-orang yang tidak
adalah Dia Maha Penyayang kepada orang-orang yang percaya (kafir) dan menyediakan bagi mereka api yang
menyala-nyala * mereka kekal di dalamnya dan mereka
percaya ". QS.al-Ahzab.33/41-43.”
tidak akan mendapatkan Walayah dan pertolongan ". QS.
Mujahadah di jalan Allah dengan berdzikir dan al-Ahzab.33/64-65.
bertasbih sebanyak-banyaknya, baik di waktu longgar
maupun waktu sempit, dikerjakan oleh orang-orang Iman artinya percaya.
yang percaya (beriman), akan menjadikan sebab-sebab Maksudnya, orang beriman
diturunkan-Nya walayah kepada mereka. Yakni adalah orang yang mau
kemudahan hidup dan jalan keluar untuk membuka diri untuk
menyelesaikan segala urusan kehidupan manusia: menerima ilmu orang lain ke
“Mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya". dalam hazanah keilmuannya.
Maka yang dimaksud orang
Dzikir Kunci Pembuka Jalan ~5
6 ~ Ponpes Assalafi Al Fithrah Gunungpati SEMARANG
kafir adalah sebaliknya, yaitu orang yang menutup "Sesungguhnya orang-orang yang mendustakan ayat-ayat
diri atau menolak ilmu orang lain, karena Kami dan menyombongkan diri terhadapnya, sekali-kali
dianggapnya ilmu tersebut tidak sama dengan tidak akan dibukakan bagi mereka pintu-pintu langit dan
keyakinannya. Akibatnya, apabila yang ditolak itu tidak pula mereka masuk surga, hingga unta masuk ke
ternyata sekedar ilmu manusia, maka hal itu tidak lubang jarum. Demikian Kami memberi pembalasan
akan membawa dampak yang membahayakan bagi kepada orang-orang yang berbuat kejahatan ".QS.al-
dirinya. Namun dengan menolak ilmu orang lain itu A’raaf.7/40.
ternyata yang tertolak adalah hidayah Allah untuk
dirinya, maka berarti sama saja menolak hidayah Langit yang tertutup
Allah. Dengan itu berarti mereka menolak kebaikan oleh kesombongan hati
yang didatangkan Allah Ta’ala untuk dirinya sendiri. dengan mendustakan
Itulah kerugian yang nyata, karena mereka telah ayat-ayat Allah sehingga
menutup pintu keberuntungan yang diturunkan orang yang kafir itu tidak
untuk dirinya sendiri. dapat masuk surga
sebagaimana unta tidak
Oleh karena itu, iman dapat masuk lubang jarum, langit tersebut bukan
langit yang ada di ufuk bumi, akan tetapi langit yang
adalah satu-satunya ada di dalam dada manusia, yaitu langit hatinya
sendiri. Oleh karena pintu langit hati itu terlebih
kunci kesuksesan hidup dahulu telah ditutup dengan sifat kafir dan sombong,
maka jika tidak dibuka sendiri dengan imannya,
bagi manusia. Siapa berarti selamanya tidak ada yang mampu membukan
beriman kepada Allah 8 ~ Ponpes Assalafi Al Fithrah Gunungpati SEMARANG
Ta’ala berarti membuka
pintu keberuntungan
yang ada di sisi Allah Ta’ala untuk dirinya sendiri.
Kalau mereka kafir dan tidak percaya kepada kepada
Allah dan kepada para Nabi serta para ulama’-Nya,
berarti menutup sendiri pintu keberuntungan itu,
sehingga selamanya tidak ada yang akan mampu
membuka lagi kecuali dirinya sendiri. Allah SWT.
berfirman :
Dzikir Kunci Pembuka Jalan ~7
lagi, dengan itu berarti mereka tidak akan Kalau yang menjadi wali-wali manusia itu
mendapatkan walayah dari Allah. Jika manusia tidak ternyata setan Jin, maka itu adalah sejelek-jeleknya
mendapatkan walayah dari Allah Ta’ala, maka yang wali yang menyertai hidupnya. Allah SWT. berfirman:
akan menjadi wali-wali mereka(yang akan
memberikan walayah) adalah setan Jin yang selalu "Barang siapa temannya adalah setan, maka itu adalah
bergentayangan mencari mangsa. seburuk-buruknya teman".
QS.an-Nisa’4/38.
Hal itu disebabkan, oleh
karena mereka telah Dan sungguh benar firman Allah SWT. :
berpaling dari dzikir
kepada Allah Ta’ala, "Dan orang-orang yang kafir (tidak percaya) wali-
tidak mau menjadi bagian walinya adalah setan, yang mengeluarkan mereka dari
dari “komunitas dzikir” cahaya kepada kegelapan, merekalah penghuni neraka,
yang diselenggarakan
oleh para ahlinya, mereka bahkan sengaja menjauhi mereka kekal di dalamnya". QS.al-Baqoroh2/257.
jalan kebaikan yang terbentang di depan mata itu,
maka jalan kejelekan segera saja menerkam dirinya. Itu bisa terjadi, karena Allah
Allah SWT. berfirman : tidak menjadikan dua hati di
dalam satu rongga dada: “Allah
“Barang siapa berpaling dari Dzikir kepada Allah Yang sekali-kali tidak menjadikan bagi
Maha Pemurah, maka Kami adakan baginya setan. Maka seseorang dua buah hati di dalam
rongganya”.QS.al-Ahzab/4. Hati
setan itulah yang menjadi teman yang selalu manusia itu hanya satu dan
menyertainya”. QS.az-Zukhruf.43/36. isinya juga satu. Jika dalam hati
itu tidak diisi madu, maka racun
Dzikir Kunci Pembuka Jalan ~9
10 ~ Ponpes Assalafi Al Fithrah Gunungpati SEMARANG
pasti segera menyatu. Padahal, bila hati itu diisi madu Pembuka Tujuh Pintu Hati
berarti menjadi tempat madu dan apabila dimasuki
racun berarti menjadi tempat racun. Manusia bisa Untuk mendapatkan Hidayah Laduniah1,
memilih sendiri jalan kehidupannya, mengisi hatinya
dengan madunya dzikir yang dapat menyembuhkan seorang hamba wajib membangun sebab-sebabnya,
berbagai penyakit kehidupan atau racun kafir yang
dapat mematikan kehidupan. Selanjutnya, dari situ yaitu dengan melaksanakan mujahadah di jalan Allah
manusia menjalani kehidupan untuk memilih jalan
kematian dengan nikmat atau penderitaan. baik secara vertikal maupun horizontal. Vertikal
dengan melaksanakan sholat, puasa dan dzikir yang
diistiqomahkan di jalan yang
terbimbing (thoriqoh) sedang-
kan secara horizontal dengan
mengendalikan intensitas
kemauan nafsu syahwat guna
diarahkan semata-mata dalam
pelaksanan pengabdian hakiki
kepadaNya. Dengan
mujahadah tersebut supaya
seorang salik mendapatkan futuh (terbukanya
penutup hati). Hal tersebut sebagaimana yang telah
dijanjikan Allah dengan firmanNya: “Dan orang-orang
yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, benar-benar
akan Kami tunjukkan Kepada mereka jalan-jalan Kami”.
QS.al-Ankabut.29/69.
Dzikir Kunci Pembuka Jalan ~ 11 1 Hidayah Allah Ta’ala yang datang dari urusan Ilahiyah yang disebut
sumber ‘ilmu laduni’. Hidayah tersebut didapatkan sebagai buah ibadah
yang dilakukan atas dasar takwa.
12 ~ Ponpes Assalafi Al Fithrah Gunungpati SEMARANG
Dalam kaitan terbukannya pintu hati tersebut, dzikir dalam hatinya. Empat pintu dzikir tersebut
dikaitkan dengan firman Allah Ta’ala berikut ini : sebagai berikut:
"Sesungguhnya Waliku adalah Allah, yang telah • Pintu pertama, lesannya dimudahkan untuk
menurunkan Al-Kitab (Al-Qur'an). Dan Dia memberikan berdzikir kepada Allah meski dengan hati
Walayah kepada orang yang sholeh ". QS.al-A’raaf.7/196. yang masih dalam keadaan lupa kepada-Nya
Guru kita, Hadrotusy Syekh Romo • Pintu kedua, lesannya berdzikir dengan hati
KH. Ahamad Asrori al-Ishaqi ra. yang sudah mulai ingat.
berkata dalam suatu fatwanya.
Beliau berkata: “Buah yang dapat • Pintu ketiga, lesannya berdzikir dengan hati
diperoleh dari hasil pelaksanaan yang hadir di hadapan Allah.
mujahadah dan riyadhoh di jalan
Allah, hati seorang hamba akan • Pintu keempat, lesannya berdzikir dengan hati
mendapatkan futuh dari-Nya. yang lupa kepada selain yang didzikiri.
Yakni terbukanya matahati untuk menerima hidayah
azaliyah. Sebagai terbiyah yang didatangkan secara *) Merupakan empat tahap terbukanya pintu
bertahap sampai tujuh tahap. Dengan futuh tersebut matahati(futuh) supaya seorang salik (berjalan di
seorang hamba berpotensi mendapatkan jalan Allah atau berthoriqoh) dapat wushul kepada
“ma’rifatullah” dan mencintai-Nya. Tahapan tersebut Allah Ta’ala sehingga dapat merasakan
adalah sebagai berikut: kenikmatan berdzikir. Empat tahap tersebut harus
mampu mereka selesaikan sampai mereka benar-
1. Terhadap orang yang beribadah dengan benar dapat merasakan kenikmatan dalam
bersungguh-sungguh (mujahadah) di jalan Allah, “bermujalasah” (bersimpuh di hadapan Allah
sebagai buah dzikir yang mereka lakukan itu, Ta’ala). Dzikir yang dilakukan itu seperti menu
tahap pertama Allah akan membuka empat pintu makanan yang harus dimakan setiap hari, setelah
hati mereka mampu menikmati kenikmatannya,
Dzikir Kunci Pembuka Jalan ~ 13 maka dzikir-dzikir yang harus dilakukan
tersebut—sebagai kewajiban pribadi yang sudah
dibai’ati di hadapan guru mursyidnya—tidak lagi
menjadi beban hidup yang harus ditanggung, tapi
14 ~ Ponpes Assalafi Al Fithrah Gunungpati SEMARANG
malah menjadi kebutuhan yang sudah tidak dapat Hasilnya, sejak itu hidupnya menjadi penuh
ditinggalkan. kenikmatan dan kedamaian, tidak merasa ada
yang kurang suatu apapun lagi sehingga mampu
Hal tersebut menunjukan, karena hati seorang menerbitkan rasa syukur yang sesungguhnya.
hamba telah wushul kepada Tuhannya sehingga
matahatinya mampu bermusyahadah kepada- Setelah kesyukuran
Nya. Dia melihat dan menyaksikan keelokan itu mampu
qodho’ dan qodar-Nya, seperti orang yang sedang menjiwai prilaku
kasmaran duduk di sisi kekasihnya, maka dan karakter
kenikmatan dalam kebersamaan itu mampu kehidupan, maka
mengalahkan kenikmatan lain yang ada di alam Allah akan
sekitarnya. menurunkan
tambahan kenikmatan lagi, sehingga di dalam
2. Ketika seorang salik itu sudah dapat merasakan menempuh kehidupan selanjutnya, mereka tidak
keni'matan berdzikir, maka dibuka baginya pintu merasa takut dan khawatir lagi untuk selama-
kedekatan dengan Allah Ta’ala. lamanya. Itulah ilmu yakin yang didapatkan dari
buah ibadah yang tidak mungkin bisa didapatkan
*) Dengan terbukanya pintu kedekatan itu, maka melalui proses belajar mengajar. Ilmu yakin itu
dimanapun berada seorang salik akan merasa adalah ilmu yang maha luas, seperti samudera
berada di sisi-Nya. Berada dalam perlindungan, tidak bertepi, dan dari situlah kemudian mengalir
pemeliharaan dan pertolongan-Nya, sehingga aliran ilmu laduni.
kenikmatan-kenikmatan hidup yang selama ini
terhijab oleh ketamakan hati dan pengakuan hawa 3. Kemudian diangkat kepada maqom kerinduan
nafsu, setelah matahati itu menjadi cemerlang, dengan Allah.
anugerah-anugerah ilahi itu menjadi tampak
terang di pelupuk mata. Dengan itu menjadikan *) Setelah hijab-hijab yang menyelimuti matahati
hatinya merasa malu kepada Allah Ta’ala, betapa menjadi sirna, sehingga hati mampu merasakan
selama ini dia belum pernah mensyukurinya. setiap kenikmatan yang ada, terlebih disaat sanga
salik itu sedang mengadakan pendekatan
Dzikir Kunci Pembuka Jalan ~ 15
16 ~ Ponpes Assalafi Al Fithrah Gunungpati SEMARANG
(taqorrub) dengan ibadah dan mujahadah, maka • Ketiga : Bertauhid didalam pemilikan
timbullah rasa rindu kepada Allah Ta’ala. Rindu (tauhiidul milki).
untuk selalu mendekat ke hariba’an-Nya.
Hasilnya, dalam keadaan yang bagaimana dan • Keempat: Bertauhid didalam kejadian
dimanapun berada, kecemerlangan hati itu selalu (tauhiidul wujud).
dijaganya. Mereka takut kalau-kalau kejernihan
itu menjadi keruh kembali, sehingga apapun yang *) Dengan terbukanya empat tahap pintu tauhid
dilakukan, baik ibadah vertikal maupun tersbut, menjadikan seorang hamba dapat
horizontal dilaksakanannya semata-mata untuk terhindar dari perbuatan syirik, baik syirik di
menjaga hati itu supaya tidak menjadi keruh lagi. dalam tujuan amal, didalam amal perbuatan,
Allah menggambarkan keadaan itu dengan didalam hak pemilikan maupun syirik didalam
firman-Nya: wujud. Dengan itu menjadikan seorang salik itu
mampu tidak takut dan tidak berharap lagi
“Laki-laki yang tidak dilalaikan oleh perniagaan kecuali hanya kepada Allah Ta’ala. Itulah
dan tidak (pula) oleh jual beli dari mengingati kekuatan aqidah yang tidak cukup hanya
Allah, dan (dari) mendirikan sembahyang, dan dibangun dengan penguasaan ilmu pengetahuan
saja, namun juga harus dengan pelaksanaan amal
(dari) membayarkan zakat. Mereka takut kepada ibadah yang istiqomah.
suatu hari yang (di hari itu) hati dan penglihatan
Kalau orang hanya mengerti tentang tauhid secara
menjadi goncang”. QS.an-Nur.24/37. teori saja, bukan mendapatkan kekuatan tauhid
yang dibangun melalui dzikir dan wirid yang
4. Lalu seorang salik didudukkan diatas kursi-kursi istiqomah, maka tauhid itu sering kali hanya
ketauhidan. Artinya, hatinya mampu bertauhid dominan dilahirkan dengan ucapan di bibir saja,
kepada Allah Ta’ala . bahkan malah hanya diaktualisasikan dengan
mensyirikkan dan membid’ahkan orang lain.
• Pertama : Bertauhid didalam tujuan (tauhiidul Demikianlah yang banyak dilakukan oleh
qoshdi). pendatang baru di komunitas masyarakat yang
heterogen. Layaknya seperti maling teriak maling,
• Kedua : Bertauhid didalam perbuatan karena tanpa terasa sesunggunya mereka sendiri
(tauhiidul fi'li)
18 ~ Ponpes Assalafi Al Fithrah Gunungpati SEMARANG
Dzikir Kunci Pembuka Jalan ~ 17
yang suka berbuat syirik dan bid’ah. Stateman yang demikian itu amar ma’ruf nahi mungkar, tapi
yang mereka lontarkan serngkali meresahkan ternyata hasilnya justru “kemungkaran”, yakni
umat dan perpecahan masyarakat dimana-mana. menjadikan kekacauan dan perpecahan yang
berkepanjangan ?. Hal itu bisa terjadi, karena
Di komplek-komplek sejatinya tauhid mereka hanya di bibir saja,
perumahan yang sedang hati mereka penuh dengan syirik dan
masyarakatnya kemungkaran telah mampu dibuktikan sendiri
majemuk. Sebelum oleh hasil kinerja mereka di tengah-tengah
mereka datang, masyarakat. Ironisnya, sarang mereka justru di
aktifitas keagamaan di masjid-masjid yang dibangun oleh jerih payah
tengah masyarakat masyarakat yang kemudian mampu dikuasai oleh
yang heterogen itu berjalan dengan damai. keserakahan hati yang dibungkus dengan
Namun setelah mereka datang, dengan managemen secara professional dan sistematis.
mengatasnamakan amal ma’ruf nahi munkar,
mereka malah memporakporandakan kedamaian Pendatang baru itu
tersebut dengan statemen “syirik dan bid’ah” mampu melengserkan
yang mereka budayakan. Hal tersebut ternyata kepengurusan
sebagai ciri khas yang paten akan keberadaan terdahulu yang
mereka di mana-mana. notabene terdiri dari
masyarakat tardisional
Seperti tentara-tentara setan yang bertugas dan awam, setelah itu
mengadu domba manusia, mereka bisanya hanya mereka mengadakan gerakan sapu bersih
menyalahkan kebiasaan yang dilakukan terhadap amal ibadah yang biasa dilakukan oleh
masyarakat setempat yang jelas-jelas telah masyarakat setempat yang mereka anggap bid’ah
menunjukkan hasil yang positif. Yaitu kerukunan dan syirik tersebut. Akibatnya, keresahan dan
dalam pergaulan, karena masyarakat telah perpecahan terjadi dalam masyarakat, demikian
terbiasa menerima perbedaan yang ada. Namun fenomena telah berbicara dimana-mana.
setelah mereka datang, masyarakat malah menjadi
bingung dan terpecah belah. Mereka mengatakan 20 ~ Ponpes Assalafi Al Fithrah Gunungpati SEMARANG
Dzikir Kunci Pembuka Jalan ~ 19
5. Setelah tauhid yang ada dalam hati sang salik orang kafir. Meski kadang-kadang mereka
semakin mapan, kemudian hijab-hijab hatinya mampu menunjukkan penampilan lahir yang
diangkat dan dimasukkan ke dalam pintu sama, sama-sama melaksanakan ibadah di bawah
Wahdaniyat. satu atap masjid yang sama, kehidupan mereka
ternyata tidak mampu menunjukkan sikap
*) Kekuatan suluk(mistikisme) yang mampu persaudaraan yang hakiki, bahkan selalu saling
diaktualisasikan dalam pelaksanaan dzikir dan bermusuhan dan sikut-sikutan tanpa ada
wirid istiqomah yang didasari tauhid yang hakiki, kesudahan.
menjadikan hati seorang hamba fana di hadapan
Tuhannya. Nuraninya menyatu di dalam rahasia 6. Setelah yang asalnya berbeda itu telah mampu
ke-Esaan-Nya. Seperti segelas air susu ketika kembali ke asalnya, kembali ke Haribaan-Nya di
dituangkan di tengah samudera, maka air campur dunia fana, selanjutnya dibuka penutup-penutup
susu itu seketika menjadi air samudera. Keagungan dan Kebesaran Allah yang selama ini
Demikianlah, ketika hati manusia yang telah menutupi sorot matahatinya. Ketika matahati
tercemari kotoran basyariyah itu ditempa dengan seorang hamba yang tembus pandang itu selalu
pelaksanaan suluk yang terkendali, akhirnya melihat Keagungan dan Kebesaran Tuhannya
keadaan manusia kembali kepada fithrahnya. maka jadilah hati itu menjadi fana dengan dirinya
sendiri.
Itu bisa terjadi, karena
sejatinya asal mula air 7. Selanjutnya, Allah akan memberikan penjagaan
susu dan air samudera dan pemeliharaan secara berkesinambungan
itu memang terlahir dari kepadanya. Adapun pertama kali penjagaan dan
benda yang sama. pemeliharaan yang akan diberikan kepadanya
Seandainya yang satu ialah, mereka akan dijaga dan dipelihara dari
dari minyak dan pengakuan nafsunya sendiri. Dengan penjagaan
satunya air, meski dicampur dengan cara yang tersebut maka jadilah ia sebagai seorang yang
bagaimanapun keduanya pasti tidak dapat telah mendapatkan Walayah atau waliyullah.
bersatu selama-lamanya. Percontohan antara air (dikutip dari pengajian rutin minggu ke 2 yang diasuh
dan minyak itu ibarat hati orang beriman dan hati Harotusy Syekh Romo KH. Ahmad Asrori al-Ishaqi ra.)
Dzikir Kunci Pembuka Jalan ~ 21 22 ~ Ponpes Assalafi Al Fithrah Gunungpati SEMARANG
*) Tujuh tahapan futuh tersebut merupakan dari lulusan pesantren, orang yang pandai
tahapan terbukanya matahati seorang hamba membaca kitab kuning dan berpidato, maka orang
untuk dapat bermusyahadah dan berma’rifat awam menilai mereka itu dikira gambaran
kepada Allah Ta’ala. Tahapan itu harus dicapai seorang Kyai yang ideal. Kyai yang mempunyai
melalui suluk(meditasi secara islami). Untuk yang karomah dan sakti mandraguna. Sehingga para
demikian itu, seorang hamba harus menjalani awam tidak ragu lagi mengikuti praktek yang
jalan ibadah (thoriqot) yang terbimbing oleh guru mereka lakukan dalam mencarikan jalan keluar
ahlinya(guru mursyid yang suci lagi mulia). dari problem kehidupan yang sedang melilit.
Mereka tidak berhenti mengikuti kecuali ketika
Manakala jalan ibadah para awam itu telah habis-habisan terpelosok di
itu tidak ada yang dalam jebakan tipudaya.
membimbing, maka
pembimbingnya adalah Inilah awal
setan Jin, sehingga kehancuran—bagi
amal ibadah itu bukan orang yang senang
menghasilkan beribadah dengan
ma’rifatullah (ilmu laduni), tapi boleh jadi tanpa bimbingan
kelebihan-kelebihan pribadi yang sifatnya seorang guru
duniawi hingga malah mendorong manusia ahlinya—yang tidak
terperangkap kepada tipu daya setan Jin yang mudah dapat disadari kecuali setelah mereka
terkutuk. benar-benar hancur sama sekali. Kita berlindung
kepada Allah Ta’ala dari tipudaya hawa nafsu dan
Akibatnya, hasil akhir mujahadah dan riyadhoh setan yang terkutuk.
yang dilakukan itu hanya menjadikan para salik
menjadi dukun dan paranormal yang cenderung Oleh karena itu, tidak cukup hanya ilmu saja—
berbuat syirik. Sombong dan takabbur karena yang didapatkan dari membaca buku dan kitab—
merasa mempunyai kelebihan melebihi orang lain. kemudian orang itu berangkat untuk berjalan di
Terlebih ketika dukun dan paranormal itu terlahir jalan Allah dalam rangka mengamalkan ilmu
tersebut. Ilmu tersebut harus terlebih dahulu
Dzikir Kunci Pembuka Jalan ~ 23
24 ~ Ponpes Assalafi Al Fithrah Gunungpati SEMARANG
digurukan kepada guru ahlinya. Dengan Tamsil Tentang Sebuah Kebangkitan
bimbingan guru itu, ilmu yang sudah dikuasai itu
baru dipraktekkan dalam pelaksanaan mujahadah Yang asalnya mati menjadi hidup lagi disebut
dan riyadhoh di jalan Alah. Sebab, yang harus
diilmui dengan ilmu itu terlebih dahulu adalah bangkit, seperti “mayat bangkit dari kuburnya”. Oleh
hatinya sendiri, supaya hati itu terbebas dari
kotoran karakter basyariyah yang dapat karena itu hari kiamat disebut hari kebangkitan,
menyesatkan jalannya ibadah.
karena saat itu semua manusia yang sudah mati di
Asy-Syekh Abdul Qodir al-Jilani ra. berkata:
"Seseorang tidak akan dibuka hatinya kecuali bagi alam kuburnya dibangkitkan di padang mahsyar
mereka yang telah bersih dari pengakuan nafsu
dan kemauan syahwatnya. Maka ketika seseorang untuk menjalani tahapan kehidupan di alam akhirat.
teledor untuk mensucikan jiwanya, ia diuji oleh
Allah dengan sakit, sebagai kafarat dan pensucian Namun kebangkitan yang akan dibahas dalam uraian
terhadap jiwanya, sadar maupun tidak, supaya
dia pantas untuk bermujalasah di hadapan berikut ini bukan
Tuhannya" (Lujjainid Dani)
kebangkitan orang mati
dari alam kuburnya,
tetapi dari kematian
jiwanya disebabkan
kebodohan dan
kejumudan, menjadi
orang yang jiwanya hidup
dan lentur karena jiwa itu sudah mendapat ilmu
pengetahuan dan iman. Jiwa yang asalnya kaku dan
beku itu menjadi jiwa yang cerdas dan idealis karena
orang tersebut kini telah menjadi orang yang
mengetahui, mengerti, memahami dan mengenal baik
kepada dirinya maupun Tuhannya, itulah orang yang
telah menemukan jati dirinya.
Apabila kebangkitan tanah di muka bumi yang
asalnya tandus menjadi subur harus dibangkitkan
Dzikir Kunci Pembuka Jalan ~ 25 26 ~ Ponpes Assalafi Al Fithrah Gunungpati SEMARANG
dengan air hujan, maka demikian pula kebangkitan Memang maksud ayat diatas bisa dikaitkan
hati. Namun bedanya, hati yang asalnya mati dan dengan kebangkitan tanah-tanah diatas permukaan
jumud itu tidak harus dibangkitkan dengan air hujan bumi, yang asalnya tandus dan kering menjadi subur.
tapi dengan ilmu pengetahuan. Allah SWT. telah Namun, oleh karena Al-Qur’an bukan diturunkan
membuat perumpamaan (tamsil) kebangkitan jiwa untuk bumi tapi untuk manusia, maka yang lebih
tersebut dengan firman-Nya : tepat istilah kebangkitan ini ditujukan kepada tanah-
tanah yang ada di dalam dada manusia, yaitu hati
"Dan Allah, Dialah yang mengirimkan angin, lalu sanubari mereka. Dalam kaitan ini, maka Ulama'
angin itu menggerakkan awan, maka Kami halau awan adalah ibarat angin yang diutus (didatangkan) Allah
Ta’ala di suatu tempat yang tandus keimanan. Mereka
itu ke suatu negeri yang mati, lalu Kami hidupkan itu menggerakkan awan mendung yang mengandung
bumi setelah matinya dengan hujan itu. Demikianlah air hujan, itulah ilmu pengetahuan. Ilmu pengetahuan
di-ibaratkan air hujan karena ilmu pengetahuan itu
kebangkitan itu". QS.Fathir.35/9 menghidupkan hati-hati manusia setelah matinya,
seperti air hujan menghidupkan tanah-tanah setelah
Apabila ayat di atas tandusnya.
diartikan secara lahir,
maka kebangkitan itu Kebangkitan hati itu bermula ketika ilmu yang
adalah kebangkitan tanah disampaikan oleh para Ulama’ itu sudah diserap di
yang ada di permukaan dalam hati para pendengarnya, maka hati itu seketika
bumi, namun bila diartikan menjadi lentur, mau menerima pendapat orang lain
secara batin, maka dan tidak sombong. Hati seperti itu ibarat tanah yang
kebangkitan itu adalah dapat menyerap air hujan kemudian tanah itu menjadi
kebangkitan tanah yang ada di dalam dada manusia subur. Tanah yang asalnya mati itu menjadi hidup,
yakni hatinya. Kebangkitan hati dari kejumudan yang benih-benih yang sudah ada di dalamnya tumbuh
membelenggu kehidupan itu termaktub di dalam menjadi tanaman dan pepohonan, demikian pula hati
firman Allah SWT. ( َآ َِ َ ا ُ ُرKadzaalikan Nusyuur), manusia. Maka pohon itu adalah amal sholeh yang
yang artinya : Demikian itulah sebuah kebangkitan. tumbuh dari bibit yang sudah ada di dalam hati, yaitu
potensi kebaikan yang setiap manusia secara fithrah
Dzikir Kunci Pembuka Jalan ~ 27
28 ~ Ponpes Assalafi Al Fithrah Gunungpati SEMARANG
yang aspal (asli tapi palsu). Mereka mengaku dan hanya akan mempermalukan diri mereka sendiri di
mengatasnamakan Agama padahal sejatinya hanya hadapan Tuhannya nanti di hari kiamat.
mencari keuntungan duniawi yang sifatnya pribadi.
Mereka berdalih untuk membela negara dan bangsa, Oleh karena itu, meski amal yang diperbuat itu
padahal membuat provokasi terselubung dengan sejatinya adalah amal yang utama, namun oleh karena
memanfaatkan kelemahan lawan politik sekedar tujuannya telah terkontaminasi dengan niat yang keji,
hanya mendongkrak eksistensi diri yang sedang mereka memanfaatkan keawaman dan kepatuhan
sekarat. Mereka tidak malu-malu lagi dan tidak sadar umat sekedar untuk memperturutkan kehendak hawa
bahwa yang demikian itu hanyalah sekedar bentuk nafsu dan setan, maka amal itu akan tertolak di
unjuk kemunafikan yang menggelikan. hadapan Allah Ta’ala, bahkan hanya akan
meninggalkan kemunafikan yang mengakar dalam
Yang lebih hati masyarakat yang gilirannya akan menggerogoti
aqidah dan iman. Akhirnya menjadi muassal
ironis lagi, kadang- timbulnya perpecahan dan permusuhan antara
sesama teman. Hal itu disebabkan, karena yang
kadang kemasan itu sedang mereka lakukan itu sejatinya hanyalah buih
mengambang yang segera akan musnah dan sia-sia.
bahkan berbentuk
haflah istighotsah dan
mujahadah akbar. Amal
ibadah yang biasanya
dilakukan Baginda Untuk itu, hendaklah amal ibadah tersebut
dilaksanakan dengan baik dan sempurna, lahir dan
Nabi saw. dan para Ulama’ sejati untuk melahirkan batin. Lahirnya adalah amal sholeh dan batinnya
adalah niat yang hasanah(baik). Kalau tidak, maka
keprihatinan hati kepada Allah Ta’ala atas kesusahan amal itu akan tertolak di sisi Allah Ta’ala. Rasulullah
saw. telah menyatakan hal tersebut melalui sabdanya :
dan penderitaan umat, malah digunakan mencari
pangkat dan jabatan. Do’a bersama yang semestinya
merupakan sarana komunikasi antara seorang hamba
secara jama’ah dengan Tuhannya itu, oleh para tokoh
gadungan itu hanya dijadikan alat politik untuk . ًْ ً א ْن א
menggalang umat supaya mendukung kehendak ْ א א د: لħ א
hawa nafsunya sendiri. Mereka (para tokoh gadungan
itu) tidak sadar bahwa perbuatan yang demikian itu
Dzikir Kunci Pembuka Jalan ~ 37 38 ~ Ponpes Assalafi Al Fithrah Gunungpati SEMARANG