KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Allah SWT, yang melimpahkan segala rahmatNya sehingga
penulis dapat menyelesaikan e-modul dampak pembakaran hidrokarbon. Pada e-modul ini
materinya bersumber dari buku-buku paket persekolahan. Adapun isinya berupa beberapa
reaksi, zat hasil reaksi dan dampak dari reaksi pembakaran hidrokarbon itu sendiri. Tujuan
dibuatnya e-modul agar siswa bisa lebih mudah memahami materi dampak pembakaran
hidrokarbon dan lebih fleksibel dalam belajar karena bisa diakses kapan pun dan dimana pun.
Pada kesempatan ini penulis menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak
yang terlibat dalam penyusunan e-modul ini. Besar harapan penulis kepada siswa, adanya e-
modul ini bisa bermanfaat bagi para siswa dan mempermudah dalam mempelajari materi kimia,
terutama dampak pembakaran hidrokarbon.
Semarang, 5 April 2022
Penulis
Irvan Khoiril Anas
(1908076078)
i
1
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ……………………………………………………………………….. i
DAFTAR ISI ……………………………………………………………………………….... ii
DAFTAR GAMBAR ……………………………………………………………………….. iii
URAIAN MATERI …………………………………………………………………………...1
RANGKUMAN ..……………………………………………………………………………..5
LATIHAN SOAL ……………………………………………………………………………..6
DAFTAR PUSTAKA ………………………………………………………………………...8
ii
2
DAFTAR GAMBAR
Gambar 1 Asap Pembakaran Bahan Bakar Bensin ………………………………………….. 1
Gambar 2 Mencairnya Es Di Daerah Kutub ………………………………………………… 2
Gambar 3 Simulasi Hujan Asam …………………………………………………………….. 3
iii
3
URAIAN MATERI
DAMPAK PEMBAKARAN HIDROKARBON
Penggunaan bahan bakar tentu akan menimbulkan dampak bagi lingkungan. Bensin
salah satu contohnya yang mempunyai kandungan utama campuran heptana, oktana, dan
belerang.
Gambar 1 Asap Pembakaran Bahan Bakar Bensin
Kerusakan lingkungan atau alam sangat dikecam dalam islam. Hal ini karena semua
kerusakan yang ada, semuanya akan berdampak kepada manusia itu sendiri. Allah SWT di
dalam Al-Quran surat Ar-Rum ayat 41 berfirman :
َظ َه َر ا ْل َف َساد فِى ا ْلبَ ِر َوا ْلبَ ْح ِر ِب َما َك َس َب ْت اَ ْي ِدى النَّا ِس ِلي ِذ ْي َقه ْم َب ْع َض ا َلّ ِذ ْي َع ِمل ْوا لَعَ َلّه ْم َي ْر ِجع ْو َن
Artinya :
“Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia;
Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar
mereka kembali (ke jalan yang benar).”
Ayat tersebut menjelaskan bahwa kerusakan yang ada di bumi ini karena perbuatan
manusia sendiri. Rusaknya lingkungan akan mengakibatkan kerugian yang kembalinya kepada
manusia. Sunnatullah tersebut untuk menyadarkan manusia akan pentingnya menjaga alam
sekitar. Ayat ini berhubungan dengan dampak pembakaran hidrokarbon. Pasalnya, pembakaran
hidrokarbon merupakan salah satu perbuatan manusia yang dapat merusak lingkungan. Begitu
banyak dampaknya, baik berupa rusaknya alam maupun menimbulkan penyakit bagi manusia.
Oleh karena itu, ayat ini mengingatkan manusia, agar senantiasa memperhatikan pembakaran
hidrokarbon untuk kebaikan kehidupan manusia itu sendiri.
1
4
Pembakaran bensin dapat berlangsung secara sempurna dan tidak sempurna.
Pembakaran oktana dalam bensin merupakan pembakaran sempurna serta menghasilkan gas
karbon dioksida dan air.
2C8H18(l) + 25O2(g) → 16CO2(g) + 18H2O(g)
Gas karbon dioksida yang dihasilkan dari pembakaran bahan bakar bensin memiliki
dampak bagi kehidupan. Adanya karbon dioksida yang berlebihan di atmosfer dapat
menimbulkan efek rumah kaca. Fenomena efek rumah kaca dapat menaikkan temperatur
permukaan bumi. Jika temperatur bumi naik, maka gumpalan es di daerah kutub akan mencair
dan berakibat naiknya permukaan air laut.
Gambar 2 Mencairnya Es Di Daerah Kutub
Selain pembakaran sempurna, senyawa hidrokarbon dalam bensin dapat juga mengalami
pembakaran tidak sempurna.
2C8H18(l) + 17O2(g) → 16CO(g) + 18H2O(g)
Atau
2C8H18(l) + 21O2(g) → 8CO(g) + 8CO2(g) + 18H2O(g)
Pembakaran secara tidak sempurna menghasilkan gas CO yang dapat membahayakan bagi
Kesehatan. Gas CO terhirup oleh tubuh, kemudian CO akan segera masuk ke dalam darah dan
berikatan dengan hemoglobin.
Gas CO lebih mudah bereaksi dengan hemoglobin dibandingkan dengan oksigen. Akibatnya
tubuh akan kekurangan oksigen sehingga dapat menyebabkan pusing, sesak napas, muntah,
pingsan, bahkan kematian.
2
5
Proses pembakaran bensin dalam mesin kendaraan membutuhkan udara sebagai sumber
pembakaran. Seperti yang telah diketahui, bahwa penyusun udara terbanyak adalah gas
nitrogen. Pada suhu tinggi, di dalam kendaraan bermotor dapat terjadi reaksi antara nitrogen
dengan oksigen.
N2(g) + O2(g) → NOx(g)
Gas NOx di udara tidak beracun secara langsung pada manusia. Gas NOx ini bereaksi
dengan bahan-bahan pencemar lain sehingga menimbulkan fenomena asam kabut (smog).
Smog dapat menimbulkan sesak napas dan mata perih.
Senyawa lain yang bertindak sebagai pencemar adalah gas SO2 dan SO3. Gas SO2 di
atmosfer sebagian besar merupakan hasil pembakaran bahan bakar yang mengandung
belerang. Kadar SO2 yang cukup tinggi mengakibatkan penyakit radang paru-paru pada
manusia dan khlorosis (kepucatan) pada daun-daun. Reaksi dari SO2 akan menyebabkan
terbentuknya SO3.
2SO2(g) + O2(g) → 2SO3(g)
Gas SO3 merupakan oksida asam yang mudah bereaksi dengan air dan membentuk asam
sulfat.
SO3(g) + H2O(l) → H2SO4(aq)
Akibat yang ditimbulkan adalah hujan asam (pH air hujan akan menurun) sehingga timbul
korosi logam-logam, kerusakan bangunan, dan memudarnya cat-cat pagar.
Gambar 3 Simulasi Hujan Asam
3
6
Selain gas CO, CO2, NOx, dan SOx, logam Pb dapat mencemari udara. Logam Pb yang
terbakar membentuk oksida Pb. Logam Pb dalam senyawanya, yaitu TEL (tetraethyllead)
sengaja ditambahkan ke dalam bensin untuk menaikkan nilai oktan (bilangan yang menyatakan
kualitas bensin). Di negara maju, penggunaan TEL pada bensin sudah dilarang. Seharusnya di
Indonesia pun sudah saatnya untuk tidak menambahkan TEL pada bensin.
4
7
RANGKUMAN
Penggunaan bahan bakar tentu akan menimbulkan dampak bagi lingkungan. Bensin
salah satu contohnya yang mempunyai kandungan utama campuran heptana, oktana, dan
belerang. Pembakaran bensin dapat berlangsung secara sempurna dan tidak sempurna.
Pembakaran oktana dalam bensin merupakan pembakaran sempurna serta menghasilkan gas
karbon dioksida dan air. Gas karbon dioksida yang dihasilkan dari pembakaran bahan bakar
bensin memiliki dampak efek rumah kaca. Pembakaran secara tidak sempurna menghasilkan
gas CO yang dapat membahayakan bagi Kesehatan. Gas CO mengakibatkan tubuh akan
kekurangan oksigen sehingga dapat menyebabkan pusing, sesak napas, muntah, pingsan,
bahkan kematian. Pada suhu tinggi, di dalam kendaraan bermotor dapat terjadi reaksi antara
nitrogen dengan oksigen yang dapat menimbulkan fenomena asam kabut (smog). Smog dapat
menimbulkan sesak napas dan mata perih. Selain itu, hasil pembakaran hidrokarbon terutama
bahan bakar juga menghasilkan SO2 dan SO3. Kadar SO2 yang cukup tinggi mengakibatkan
penyakit radang paru-paru pada manusia dan khlorosis (kepucatan) pada daun-daun. Adapun
gas SO3 dapat menimbukan hujan asam.
5
8
LATIHAN SOAL
1 Suatu kendaraan seharusnya menggunakan bahan bakar tipe pertamax turbo. Tetapi
karena suatu daerah tidak terdapat bahan bakar tesebut maka kendaraan tersebut sehari-
harinya diisi oleh bahan bakar tipe pertalite. Apa dampak dari hal ini?
A. Akan terbentuk gas CO2 dan H2O saja
B. Akan menghasilkan O2 berlimpah
C. Dapat meningkatkan resiko serangan jantung
D. Dapat menyebabkan bersin-bersin orang disekitar
E. Mengurangi kadar CO dalam udara
2 Di suatu kota A dan B yang memiliki jumlah KK relatif sama mempunyai banyak
perbedaan. Di kota A setiap KK memiliki 1 mobil dan 2 motor sedangkan kota B setiap
KK memiliki 1 motor, di kota A sedikit tumbuhannya karena berupa perkotaan
metropolitan sedangkan kota B relatif masih banyak pohon, kota A penduduknya
mempunyai penghasilan >5 jt sedangkan kota B <5 jt, Di kota A juga sering macet dan
kota B jarang macet, kemudian kota B relatif lebih kotor daripada kota A.
Pertanyaannya kota mana yang mengalami fenomena kepucatan pada daun-daun
tumbuhannya?
A. Kota B karena kotor
B. Kota A karena banyak polusi udara
C. Kota B karena penghasilan warganya sedikit
D. Kota A dan B karena penduduknya sama
E. Kota B karena banyak pohon
3 Di bumi gas yang ada sangat banyak. Salah satu gas yang ada adalah oksigen dan
nitrogen. Mengapa kedua gas ini bisa membahayakan manusia didaerah perkotaan?
A. Karena terlalu banyaknya gas nitrogen di bumi
B. Pada daerah perkotaan gas oksigen terlalu banyak dihirup
C. Banyak digunakan pada pembakaran kendaraan
D. Kurangnya tumbuhan di perkotaan
E. Terlalu panasnya daerah perkotaan
6
9
4 Suatu daerah memiliki tanah yang terlalu basa. Oleh karena itu, daerah tersebut sulit
untuk ditanami pohon. Akan tetapi ketika bulan-bulan yang memiliki curah hujan tinggi
menjadi keberkahan daerah tersebut karena tanahnya tiba-tiba bisa ditanami tumbuhan.
Kenapa hal ini terjadi?
A. Sering terguyur air hujan
B. Tanahnya sudah tidak terkena panas karena kemarau
C. Kurangnya kadar air dalam tanah
D. Tanahnya berubah menjadi lebih lunak
E. Tanahnya tercampur lumpur dari sungai
5 Andi merupakan seorang yang bekerja di sebuah perusahaan. Perusahaan itu berada di
sebuah daerah yang rawan banjir. Walaupun banjirnya tidak besar tetapi setiap kali
hujan pasti airnya menggenang bisa sampai selutut. Akhir akhir ini andi kebingungan
kenapa motornya sering mogok, padahal pada awal bekerja disitu sekitar 10 tahun yang
lalu walaupun motornya diparkir di tempat yang ada genangan banjirnya dan terguyur
hujan tetapi tidak membuat mogok. Andi juga sekarang merasa aneh karena hujan yang
turun sering membuatnya gatal-gatal. Fenomena ini terjadi karena apa?
A. Lembabnya daerah tersebut karena sering hujan
B. Kurangnya cahaya matahari
C. Kualitas motornya yang jelek
D. Efek rumah kaca
E. Polusi udara yang tinggi
7
10
DAFTAR PUSTAKA
Sutresna, Nana, Dindin Sholehudin, dan Rangga Saleh. 2016. Aktif dan Kreatif Belajar Kimia.
Bandung: Grafindo Media Pratama.
Utami, Budi, dkk. 2009. KIMIA Untuk SMA/MA Kelas X. Jakarta: PUSAT PERBUKUAN
Departemen Pendidikan Nasional.
Setyawati, Arifatun Anifah. 2009. KIMIA Kelas X. Jakarta: PUSAT PERBUKUAN
Departemen Pendidikan Nasional.
8
11
E-modul ini merupakan pengembangan e-modul yang telah disusun sebelumnya.
Dalam e-modul ini materi yang dibahas adalah dampak pembakaran hidrokarbon. Isi dari e-
modul ini adalah beberapa reaksi, zat hasil reaksi dan dampak dari reaksi pembakaran
hidrokarbon itu sendiri. Di dalamnya juga disajikan beberapa gambar sebagai visualisasi agar
mudah dipahami oleh siswa. Selain itu, diakhir materi diberikan Latihan soal untuk
mengevaluasi pemahaman siswa. E-modul ini sangat direkomendasikan untuk digunakan
sebagai penunjang pembelajaran.
12