PEDOMAN TATA KERJASISTEM .I_
WA,,EmN-WWDM Halaman 122dari 122
KESEHATAN KERJA KKKS
Revisi kc 0 : Maret 2007
No.Kpts : 1 9 / ' ~ 2 0 0 7 - S 8
OGP, Report No.6.151160 : ChecWist for an Audit of Safety Management,
UK OGP, 1990T(,:- ,- .-b A .I -' --
I'r _'.I I
Petersen,Dan, Technique of Safety Management, Tokyo, McGraw
' .-Z-' i:- ,
Hill,Inc,1980 y-+aq! :' Z -
Step Change in Safety, Leading Perfomance I ~ d i ~Gtu0id~ancetbrE M i v e
Use, United Kingdom, Step Change,1999
USA Department of Energy, MHD GN-72, Safety Management Systems
under the Occupational Health and Safety
.-(Major HazardI., s!F>aciliit-ie,s) Regulation, USA,
DEO, 2001 :r; d'
US Department of Labour, OHSAS Standard CFR 29 1910.119, Process
Safety Management,USA ,1999
- . I 9,
. .-0 ,'*,,. .* ,
--
8>
C
~~TATA SISIXM
BMN- gESELllMATAN DAN
k k i h a u 118hi 122
ICEBEJUTAN ICERJA EDlLhES
Pads d m harimesh diesel penggmkpompapemadamtidak h b j a
mra&matis kWca Ltrik mati, dan meskipun&pat berfwrgsi,pada
saat kejadian, tidak dapat dioperasikan karena s m n g penyelam
-;<adng brad. dkkitar p i p imp (sudbn). $$@ ?r Y ;
+*.,*., :
Tata letsk penyelamatan tidak bisa diterapkan dan prosedur
g<#<:;:.-penatqgukngan keadaandarurat tidak berjalan.mY;,; ; , I)
bisa mendarat di Helipad.
, I 8ii!;.A&m&k apwatad vaha tidak berfungsisi :Jd i;.
! Dmah pipa mtnpk dan gas tidak tahan terhadap Wanan timi.
-.7.;..-4.p1-. ... m p.airpe mdam diesel tidak bekerja scam artomtii.
.. ,1 %i...
-,, . I - , . Z. .vF,.+ 1 ., ..
* . .'8.'.,<.. \' ... 'I \, k ' -
,.;Gp2,, $! ;;.<:
, :.;\,:;.
;.-. , . ;:>-.;;.;.;
.* -:p
..; , ?
, :--Lo .- .:>.;?!* !?$27,s:- 8.;.;F>, ,-.';k::.;.;..;...::,*;,?
, ,, , ,:
L 1 ' - - . '*--. 3 -,;
- - ~ ~ -- ~ 47,. ;
d$armitvsno aatulb &dpka& dan ~ ~
WId p@ramnrjemen di anjungan telah mendapt pelatihsn
damrat, tgtPlpi fjdgk pmah dim- Whn
davn tMak mnleruskan prosedur ke lapisan di biawcshnya.
ulangan keadaan darurat di anjurgan dan
dak pernah dilakukan.
.f
"'I
&./, &*F*:d-
I (1 &., l"d& &a idmkkasi bahaya yang rnungkin tirnbul dt gnjungan.
Komunikwi aat.ra p,.ec-.n,,- 8..g1 a..yw+as kurang baik, hanya komunlkasi
seam. :4 !
1 ;:!i, PerCI~bn~fryelarnatkeadaan darurat tidak mencukupi.
8a
PEDOMAN TATA KERJASISTEM Halaaan 120dari 122 :'
MANAJEMEN lCESELAMATAN DAN
KWJlSATAN KERJA KKKS
. - A,
No.Kpts : 1 9 / B ~ R O C n - S 8
w i--F-=t -I +
I YIe I d y l t
C
Figure 4. Piper Alphs: produelim (84'1 lewl.
, :. . . . .-.....
_ . "k:~". ..-,. . . . . .' ,;., ;-;T',?;'j. ; .!.. ,.,-*.>,. . .,, ,... .,......,, ,- 4
.;
.< .,,:., . ,7 .3:, .. .t:'
-.<-':~,: .. . . . .8 , > , -- ,. .C- .
I. .. . -< ,
f',.'."
... . . .
.. :. . . - . ,) . .-
.
8 ." . ' . r . t.'
A PEDOlWAN TATA IZEWA SISTEM Halaman 121dari 122
MANAJEMEN gESELAMATAN DAN
KESEHATAN KF3.IA KKKS
No. Kgts : 19/BPOOQOOL?007-S8 Revisi Ice 0 : Maret 2007
Refemnsi
American Petroleum Institute,API 9100A :M&I Envimnment, Heam and
SafetyIWanagmerrt Sysim, API, USA, 1998
American Institute of Chemical Engineers, Center for Process Safety,
Guidelines for /mp/mentlng Praoew Safety
Management, ISBN 0 8169OiWl8 ,W1994
BSI, Crccwpational Health and Safety Assessment System 18001,
Requirements for the I m p k u m n t m , Unitesf
Kingdom, BS1,1999
BSI, tkcupa- Heah71and SamA s s e m System 18002, G W m s
for the /rnpJernentation d OHSAS 18001,
U n M Kingdom, BSl,l99!9
Dominic Cooper, Dr, improving Safety C&m, A h W k a / Guide, UK,
Applied Safety Science, Hull, 2001
E8P Forum, GuMIhres for the Develwment a d AppkWon of H d h ,
Safety and Envhnmrrn?a! Management
System, U n MMjqgkm, 1$04
Health and SafetyExtswtive,SuwW~rlIHeakb and!
United Kingdbrn, WSE Book, 20QO ,
W e r l Tenaga Kerja, P e m n a k w Nornoll :PER,QWdP99S,fmtangj I
Sistem MarseJernen Kasrvlamatan dan
K e s g r n K@al .wmta,lm
I
- -b
... PEM)MAN TATA KERJA SISTEM Halaman 112 dari 122
Revisi ke 0 : Maret 2007
4 b, MAN- KESELAMATAFI DAN
KESEaaTAN KERJA KMS
No.Kw : 19/BP00000n007-S8
2. Uralan Kejadlrn
a. Sebelum Kejadian
Tanggal 6 Juli 1988 suatu kegiatan besar berlangsungdi anjungan
yaitu pemasangan Riser baru di Chanter dan metering termasuk
pekerjaan pemeliharaan besar.
Untuk memenuhi kebutuhan pekerja yang terlibat disediakan
akomodasitambahan diTham, sebuahRoatingvessel yang berlabuh
dekat anjungan.
Sanngan Gas Conservation Module (GCM)dibersihkan,dan sebagai
konsekuensinya operasi beralih ke phase 1 (tanpa melewati GCM).
Sebagai akibatnya gas relatif lebih basah dan besar jumlahnya.
Potensi tejadnya forrnasi hydrat telah diketahuildipertimbangkan
oleh manajemendi darat dan telah diberitahu ke anjungan bahwa
injeksi methanol menjadi 12 x lebih banyak dari biasanya ketika
beroperasi pada phase 2.
.--, Namun suplai methanol terganggu hingga kebatas krisis anbra
jam 4 - 8 P.M.
Pompa injeksicondensateyang beroperasiadalah pompa B, sedang pompa
A dakm perawatan, meliputi :
Prevention maintenancetahunan
Perbaikan kopling pompa untuk pemeriksaan vibrasi
= Resertiakasi PSV 504
Pompa A dilsolasi dengan menutup GOV (Gas Operated Valve) pada
suction dan delivery, tanpa memasangsorokan buta (slipplate). Pada
pagi harinya petugas setempat mengijinkan pembukaan PSV oleh 2
orang pekerja kontmktor untuk rnelakukan penyetelan, namuntemyata
pekerjaan tidak dapat diselesaikan sore harinya.
... PEDOMAN TATA K I W A SWI'EM Halammtn 117& 122
Revisi keO : Maret 2WI
A MAN-MEN XWEIdUTAN DAN
I KImmATAru $EBJA EaSgS
No.Kpts :l.9IB-48
Sisbrn ljin Kerja
Sistem ljin Kerja yang tertulb dan baku belurn sempurna.
1Wsk ada diPkusi ddengan PsngawasC$em~sebehm menandatangarti
sistem ijin kmja, tanpa pemeriksaanuhng dan hnga meflhatlinspeksi
petalatanpng &an d h r j a h n Qan t a p mengrer8ahui tanjutank e g ' i
shift sebelumnya.
Supervisor meupun operator rnenandatangani work pmil dan
meletakkandiatas me@ ruangMa.
Betiempa pekerjaan dlgabung menjdi stfu pmr& tanpa ~ u m e n t a s i ,
IPengamkdZan Nebtakaran
~~~~lrie-,ps~~~
Tsutan dan C l q m m Wap dlpwhahartkan, kmmW k ada konw~nW
dari PiperAlpha.
= Kawl pemadm&a tWpit i e k efsW unbk permdaman M a r a n
bssar seper9i yaw tejadi.
T m Penyehmatan e hiwW I
Timmwk
Behingga h.1pak #llekmlwlse but.
= Ko-kan korbanya~lgrnnhggd diseb~bkant&~hup CO dan gas.
Asap tebal m s u k ks nreengan saat Wkerja memrbuka Nntu untuk
~Q46ltTI8btI.
Perencam f~ w - ~@ ~b
api
r P e ~ ~ ~ ~~ d
m t e r deluge system, whingga Wak erfsktM m umm-n
M a s 8.
PEDOMAN TATA KERJA SWIEM Halaman 119 dari 122
MANaJEMEN KESELAMATAN DAN
I ICESEHATAN I(ERJA KIUrS
No.Kpts : 1 9 J B m 0 6 7 - S 8 Revisi ke 0 : Maret 2007
-Rekomendasi rekomendasi auditor &ri Public Inquiry yang telah
disampaikan dalam laporan utamanya 12 bulan yang lalu tidak
ditindak lanjuti oleh manajemsn.
Bahan Diskusi
Bagaimana kondisi penerapan SMK3 dalam perusahaan anda, dan apakah
hiberbagai kelernahan yang tercermin dalarn kasus Pipkr Alpha telah
masuk dalam elemen sistem manajemen K3 di perusahaan anda?
4b PEDOMAM TATA KERJA SISTEM Hdarnan 1 dari 17
MANAJEMEN KESELAMATAN DAN Revisi Ire 0 : Maret 2007
KESEHATAN KERJA KKKS
No. Kpts : 19/BP00000/2007-S8
PROTOKOCA U m SMK3 BPMIGAS
KTASl IKRll IA
ain;
1. A p a k a h M a n a j e m e n l e l a h
f m m p d i m kodtmen sgcara nyata
(visiblecommibnent)&lam perilakudan
tindakan SShaMmi (conboh pemakaian
5. Adanyaprosedwrewardand~hmt
6. Aqakah penempan W dijalankandengan
kowisten?
TII PEDOMAN TATA gERlA S B T E M Hdamm2dari 17
-TAN mRJA IEYgS Wleviaikeo: M a r e t r n
No. Kpts : 19B-$8
PROTMcOLN D f f SMK3 R m
I mBOPeKTk81I KUFTERW PewmRprc-~ 1
MwpUl
J. Adanya kebljakan K?*n.tulis Ammmianajemen perusahaanyang memuat visl,
mlsl dan tujuan yang ldak &paldl bidang K3.
4. K&j&kmK3tsweBut-09
a. Viei den MjBj perusaham Warn
mnnyamK3
b. l E w n i t m n u n h w k ~ l g g ~ n w p
e, Mmciptakan kondW ISnglmgm ---
wayeng-mp.ncaAnann,
kecelakaan keFjr, penyakit aMW
-kerja, baksya bbsikaren abu
keadaan~~~
d. Melakukan pernbinaen d r n
peldhmn pekerfe, kuntmkkr &an
mha maha
e. Komitmen untwk peningkatan
berkslanjutan (continuous
-- - m#
PENMAN TATA KERJA SISTEM Halamaa 3 dari 17
MANAJEMEN KIWELAMATAN DAN Revisi ke 0 : hrlaret 2007
ICESEEATAN KERJA KKKS
NO. ~ p t :s1 9 / ~ m n 0 0 7 - ~ 8
PROTOKOLAUDIT SMK3 BPMIGAS
EKSPEKTAsl I IWTERIA PETUNJUKAUDIT0
I -II.nkms-n.
I
1. P e ~ ~ ~ htaelaahnmene5apkansasara
dan target. Kineja K3 untuk tingkat
korporat, departemen, dau unit kerja
yang tertuang dalam ddcumen tertulis
2. Sasaran dan target kinerja K3 telah
memenuhi persyaratan SMART
3. Sasaran dan t a r g e t t e l a h
d#comunikmbnkepada geluruhpekerja
dan pih%klainnya
--
eran serta dan ketr-"'atan --if seluruh karyawan dalam menin
kineria K3.
1. Apakah peran sefta &n keterlibatan
seluruh pihak dalam K3telah dijabarkan
dan .dituangkan soGara tertulis
t
mDOMAN TATA KERJAS m M Halaman4dari 17
MANAJEMEN KESELAMATAN DAN Revisi ke 0 : Maret 2007
KESIEAATAN KERJA KICKS
No. K p t ~: 1 9 / B ~ / 2 0 0 7 - S 8
I I EKSPEKTASIIKRmRlA 1 fPETUNJUK AUDITOR ERlFtKASl I
-Elemen 2 Oraanisasi S~~rnhonrava rlan n n k ~ ~ r n n n t s r i
1. Apakah perusahaan memiliki shuktur
organisasi pengelblaan K3 dalam
perusalwan secara struktural dan non
struMural?
2. Apakah organisasi K3 memiliki akses
langsung kepada manajemen puncak
I I&lam pemsahaadapanganproduksi?
3. Apakah tugas, tanggungjawab dan
tanggunggugat semua unsur dalam
perusahaan telah ditetapkan dan
tercantum &lam uraian tugas masing-
masing?
B. 8W K3 k r f u n g m l wb.0.l fullfWor d m rdrkor untuk vrhrn
~,bdrtndnuru#lK3mtap.nuntnunkhmj.p.~K3d.h
u*-yrnObwk.H.
I1. Apakah uraianjabatan dantugas fungsi
K3 blah mencerminkan tanggungjawab
dan tanggung gugat yang jelas?
2. Apakah organisasi lini memiliki
tanggunggugat K3 yang jelas?
3. Apakah fungsi K3 telah rnenjalankan I
L
fungsinya mhgaifiPsiHQtor dan advisor
tarhadap organisaei lini? -
+
, # , ,PEDQMAN TATA I[<ERJASISTEM Halaman 7 dari 17
MANAJEMEN WELAMATAN DAN Revisi ke 0 : Maret 2007
ILESEHATAN KERJA KKKS
- . .I L+ r. ' No.Kpts :19/BFWOOOI2007-Sg~ -.
- -- ,.,, L i -PROTOKOL .
' ,
A-.U-.D,:I-T SM.K3 B,,I , , m:* P Y W
-r-
,I
', -:'
, .:b. konstruksi
..<. ..
1. Apekah penwahm telah mmggwakan
teknik i&MkasP bshaya yang sesuai
dengan e a t dan kompleksib owrasi
2. Apakah identifikasi bahaya
mempertimbangkan 'berbagai dampak
terhadap manusia, pekeja, finansial,
soshl; danbinnya ?
Halaman 8 dari 17
PROTOKOLAUDIT SMK3 BPMIGAS
H. Semua potensi bahaya didokurnentasikan, dilaporkan dan dikomunikasikan
kepada semua pihak yang berkepentingan. -
1. Apakah pe~sahaansudah memiliki dan 1
mendokumentas~kan semua hasil
identifikasi bahaya dan risiko ? II
2 Apakah hasil dari identiflkasi bahaya +- .*<; iIL$L2 ll; I
dikomunikasikan kepada semua pihak
terkait untuk meningkatkan kondisi 4
Eingkungankerja ?
17,-,-!
-
:,:
J. Hasil identifikasi bahaya digunakan sebagai masukan dalam penllaian risiko
IK3.
-
1. Apakah ,,,,il identifikasi bahaya
telah digunakan sebagai bahan
penyugunansasaran dan rencma ketja
wiaphmgsi?
2. Apakah hasil identifikasi bahaya jika
diperlukan dilanjutkan dengan analisa
bahaya yang lebih mendalam ?
lI 1. . , p a k a h p e r u s a l .. t e l a h I
mengembangkan dan menetapkan
.. .,-;,:.--Ad**L-,".:?,..; kriteria peringkat risiko dan batasan
yang dapat diterima (ALARP) 7
, ;'$'v-;<
2. Apakah perusahaan telab rnelakukan
a m l h bahaya dan risiko untuk setsap
kegiatan berbahaya, pembangunan
proyek baru, pengernbangan dan
modiisi fasUis 7
FEDOMAN TATA KERJA SISTEM
MANAJEMEN KESELAMATAN DAN
KESEHATAN KERJA KKKS
No.Kpts : 19/B-a07
. .. .
.8
lmmMAN TkTA HEAJk SlIS'TEM
MAN- -TAPY BAN ~6~1 7
lCESElUTM KEiUA KICKS
R.svi9 h6: , M m20Q7
No.Kpts :1 4 1 f S ~ 0 0 7 - S %
PROTOKOLAUDIT SMK3 BPMIGAS
EKsPBKTA81I HRmRLA
I. ~ ~ d e y a ~ B e l a h ~
a d cNfwir a h u fasllk&r K37
I
-I
I
.. I
..- ., 3
. <..
,
\.
I
-
I
PEDOMAN TATA KERJASISTEM
MAJEMEN KESELAMATAN DAN
KERJA KKKS Halaman 9 dari 17
-HATAN Revisi ke 0 : Maret 2007
No.Kpts : 19/BPOOOOO/2007-S8
II 1: IEKSPEKTASIIKRlTERlA '-.....:.; PETUNJUKAUDITOR VERlRKASl II
1Apakah penllaian rislko dllakukam. ':7.' ',' ,
dengan metode kualitatif, semi d a ~ I
kuantlt"' -esuai dengan ris"--iya ' L
I 1. Apekah haell penllaian rislko telah
ditlndaklanjutl aengan rnelakukan
pangendallanyang efektlf ?
I 2. Apekah perusahen telah memilski ,
pedoman dm prosedw pemgendalian
bahaya sesual hasil kajian risiko ?
*.. *-.. I .
.,. i,' 8'. '.
.. . ..
q $<2.';- -
4.:. .,+>,.: .l .
..:,I.:...;-,.'<.;<...,l:l .. - .\
. l
+. , , .. -. ;:: .-
,
I,.*;,'.'
4. ApekehludanedaPPOedWpenyedlaan,
I Ipengguneen dan pemelharaanAPD ?
w PEM)MAN TATA lLERJA SlSTEM I3&man 1Oded 17
Revisi kt 0 : Meret 2007
MANAJEMEN KE§l&UUTANDABJ
KESEHATAN K E w A KlMS
No.Kpts : 1 9 / B ~ 0 0 7 - S 8
PROIOKQLAUDIT SMm WMmm
A. Perusahaan memllikl prosedur K3 untuk tahap rancang bangun dan konstruks
semua fasilltas operasi balk fasllitas baru, pengembangan dan atau modlflkasl
Apakah dalam rancang bangun telah -
mempertimbangkan aspek K3 secara
sistemals (Project Safety Review) 7
------
2. Apakah dalam rancang bangun blah
rnenggunakan sstandar Wmisyang dlekui
dan sewai dengan karslkt8- f a s i b
den kondisio ~ i ?
3. Apakah unsur K3 telah tesliht dalam
peninjauan keselamatan untuk setiap
I B.
rancang bangun?
=
Parusahun momlllkl prosadur atau podoman drn standu untuk mrnj, .
kasrlamatrn pangoprrrslrn surtu fasllltrs atru unlt oprrrsl
prosedur untuk menjalankan fasilites --
opemi dg#lgenaman?
r
2. Apakah peralatan kritls (critical
equipment) telah diidentifikrsi?
I
3. A p a k a h p e r u s a h a a n t e l a h
mengembangkan dan menjalankan
prosedur keselamatan untuk kgsrmn
opmsi sepl%Permitsyetm, CoMmd
spa=, dU7
----------
Halaman 11dari 17
- .- ' 't PROTOKOLAUDIT SMK3 BPMIGAS ' .
,'
D. Perusahaan memiliki Sistem Manajemen Keselamatan, Kesehatan Kerja dan
LindunganLingkungan(SMK3LL) Kontraktorserta produkdanjasa yang digunakan
1. Apakah penIrahean sudah memiliM
pedoman atau prosedur mengenai
Keselamatan Kontraktor (CSMS)?
Halaman 12dari 17
1. Apakah ada prosedur tertulis tentang
pengelolaan perubahan baik yang
menyangkut operasional teknis.
administrasi dan personal yang dapat
menimbulkandarnpak KSLL?
: h e n 5 Palatthan, KompeBsnsldan Kep-dllllan
erdapat prosedur tentang
yang memuat identifikasi
n pelatihan, pelaksanaanr
PEDOMAN TATA KJ3RJA SISTEM -
MANAIEMEN WELAMATAN DAN Halaman 13 dari 17
KJBEHATAN KEWA KKKS
r
No. K p t ~: 19/BP0000012007-S8 Revisi ke 0 : Maret 2007
PROTQKOLAUDIT SMK3 B P W
B. Perusahaan rnemiliki sistem dan prosedur untuk mengidentifikasi kebutuhan
dan persyaratan kompetensi yang diperlukan untuk setiap kegiatan ataujabatan.
Kompetensidisesuaikan dengan jenis pekerjaan, bahaya dan kondisi lingkungan
kerja.
,. A p a k a h p e r u s a h a a n t e l a h
mengidentifikasi kornpetensi yang
dipedukan untuk setiap pekerjaan atau
jabatan, khususnya yang berisikotinggi
d v temadap keselamatan?
2. ApaKBh petusafiam metntliki program
kornprehensif untuk rnembina dan
menjaga kompetensi pekerjanya?
2. Perusahaan memiliki shndar kornpetensi untuk setiap jenis pekejaan, terutama
yang berisiko tinggi, terrnasuk standar kornpetensi yang disyaratkan menurut
peraturan &n perundangan yang berlaku.
. Perusahaan memiliki dan melaksanakan sistem dan prosedur pengembangan
budaya K3 di perusahaan.
E. Perusahaan rnelaksanakan upaya pengembangan budaya K3.
F. Perusahaan mernpunyai program pengambangan SDM untuk meningkatkan
perllaku, kepedulian dan komunikasi budaya K3.
PEDOWAN TATA gERJA SISTEM Halaman 14 dari 17
MANAJEMeN KESELAMATAN DAN
KESEHATAN KERJA KKKS
... No. Kpts : 19/BP00000/2007-S8 Revisi lce 0 : Marer 2007
?fWtWM,AUDtT 8- BPYOOAB.
I EKSPEKTASII KRlTERlA I I -'PETUNJUK AMITOR MRnKASl
-Elemen 6 Komunikasidan lnformasi
--A. Perusahaan memiliki dan melaksanakan prosedur dan sistem komunlkasi K3
untuk internal maupun eksternal perusahaan.
1. Apakah telah terdapat prosedur atau
sistem untuk memungkinkantejalinnya
komunikasidua arah antam manajemen
dengan pekerja, mitra kerja dan
masyarakat sekitar7
2. Apakah prosedur tersebut telah
dilaksanakan secara konsekuen?
(Misalnya melalui safety talk, safety
meeting, brosur atau buletin)?
3. Apakah tersedia suatu sistem
pengelolaan inforrnasi dan dakumen?
clan personil untuk getlapjenis keadaan
2. Apakah pemsahaan telah melakukan
identiikasi dan mendokumentslsikan
sernua potensi k d a a n darurat yang
dapat terjadi dalam operasi 7
...
PEDQMAN TATA KERJA SISTEM
MANAJEMEN KESELAMATAN DAN Halaman I5 dari 17
KESEHATAN KERJA KKKS
... No.Kpts : 19/BP00000/2007-S8 Revisi ke 0: Maret 2007
;: ...I ,. , . -I..;.-.::-:;
' ,:.. .,:" 3 "II'L.,
-.' ;I.!. r . . :.. : PROTOKOLA U D S~MKJ BPM~GAS
-. .'. - 8
..
-' .-
v
, .
t.! .. . ..
, I.
A A L PEWMAN TATA gJeRlA SlSTEM
DAN
MANAJEMEN -TAN Halaman 16 dari 17
KESEHATAN ICERJA KRKS
No. Kpts : 19/BP00000/2007-S8 Revisi ke 0 : M m t 2alT
PROTMOL,AUDn;8WKSBPlSlOAS
I EKSPEKTASI1KRilERlA I IPETUNJUKAUDITOR VUWIKASS
I A. ~ n m n U i k i r l s t a m d m p r ~ p r l . p a p n , ~ , ~
kaibn~mmurlikapny.bab,tlndrkbnjut~hrrll
I C. Perusahaan mengembangkan sistem pembehjaran dad insiden yang
tmjmii-
1. A@ah psnmhean telah memW
SWWI psngukmnkJnerja K3 Wk
laggingmaupunW i n g hcfkatc#?
PROTOKOLAUDIT SMK3 BPMlGAS
I. nrmkah hasil tinjau ulang manajernen
bkah dilaksanakan untuk penlngkatan