The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by zeifulsmeser, 2021-04-18 04:56:45

Yakinlah Menghafal Al-Qur'an Itu Mudah

Yakinlah Menghafal Al-Qur'an Itu Mudah

Yakinlah! Menghafal Al-Quran Itu Mudah!

menyediakan waktu untuknya, maka semakin
besar Alquran mencintai Anda.

Berlama-lamalah dengan Alquran. Seseorang
pernah bertanya, “Berapa lama dan apa saja
yang kita lakukan dengannya?”. Ustadz Deden
Mukhyaruddin menjawab, “Se-lama mungkin
dan terserah apa yang mau kalian lakukan
dengannya!”. Artinya, jika sudah menghafal
ayat, Anda bisa lanjut untuk mentadaburi, atau
muraja’ah, atau sekedar tilawah Alquran. Di lain
kesempatan, Ustadz Yusuf Sackiro berkata tentang
prime time ini, “Aktivitas seorang hafidz dengan
Alquran itu harus lebih intensif dibandingkan
dengan aktivitasnya yang lain.”

Jangan pernah katakan bahwa Anda sibuk
sehingga belum bisa menghafal atau belum bisa
bergabung dalam Lembaga Tahfizh Quran (LTQ).
Perlu diketahui, tidak ada kesibukan yang akan
berakhir tanpa adanya campur tangan dari Allah.
Bukankah Khalifah Umar bin Khaththab malah
menambah tilawahnya setelah dilantik menjadi
khalifah? Lantas, siapa kita sehingga tidak mampu
mengkhususkan waktu untuk Alquran. Semoga
kita, khususnya para aktivis dakwah, tidak ada
yang belum mulai menghafalkan Alquran.

3. Menuruti Kendala

“Saya cepat mengantuk kalau menghafal!”

51

Yakinlah! Menghafal Al-Quran Itu Mudah!

“Otak saya agak lemah, sangat lama untuk
mengingat ayatnya!” Jangan pernah menuruti
kendala-kendala di atas ataupun kendala yang
lain. Bersahabatlah dengan kendala karena Anda
terbiasa melawannya. Jika mengantuk, jangan
menghentikan menghafal dan jangan segera
tidur! Lakukanlah hal lain sejenak atau sekedar
mengambil air wudhu. Jika memang mengantuk
berkelanjutan, Ustadz Deden menyarankan agar
Anda tetap menghafal hingga prime time

untuk Alquran sudah habis. Tidak masalah jika
hafalan kurang bagus karena mengantuk karena
itu bisa dimurajaah lagi. Berbeda jika keadaannya
Anda memilih tidur. Justru, Anda akan selalu
memilih tidur ketika mengantuk saat menghafal
di lain hari.

4. Membenarkan Alasan Umur untuk Santai dalam
Menghafal

“Saya sudah terlalu tua untuk menghafal, jadi
sepertinya susah!”. Terkadang, beberapa orang
juga menjadikan alasan umur sebagai kendala.
Maka tidakkah dirinya ingat bahwa menghafal
bukan untuk hafal! Iya, menghafal bukan untuk
hafal, tapi hanya untuk sekedar dekat dengan
Alquran.

Anda jangan iri dengan mereka yang memiliki
kemampuan menghafal dengan cepat. Karena
ketahuilah, bahwa kemampuan cepat menghafal

52

Yakinlah! Menghafal Al-Quran Itu Mudah!

adalah ujian dari Allah. Ujian untuk menguji apakah
hamba-Nya tersebut bersyukur atau justru kufur
nikmat. Tetapi, jika Anda termasuk orang yang
agak lamban dalam menghafal, bersyukurlah
sebanyak-banyaknya karena itu tandanya Allah
ingin Anda selalu dekat dengan Alquran! Masya
Allah, itulah karunia yang paling besar.

5. Bukan Bersabar, Melainkan Bersyukur dalam
Menghafal Quran

Ustadz Deden pernah berkata, “Tidak perlu
bersabar dalam menghafal Alquran! Karena,
segala interaksi dengannya akan mendatangkan
berkah. Maka, bersyukurlah!” Kita bisa hafidz
Quran 30 juz bukan karena usaha kita, tetapi
karena rahmat (nikmat) dari Allah Swt. Jangankan
hafidz 30 juz, ketika kita baru memulai menghafal
satu ayat pun, itu merupakan sebuah nikmat
dari Allah Swt untuk kita. Maka, ketika Anda
menghafal, bersyukurlah. Dan rasakan bagaimana
rasa syukur tersebut dapat membuat Anda untuk
terus menghafal ayat berikutnya.

6. Melihat role model yang salah

Seseorang pernah bertanya kepada Ustadz
Deden, “Saya heran sama si Fulan, sudah hafidz
tapi beliau masih saja berpacaran, ustadz?” Beliau
menjawab, “Saya tidak yakin si Fulan memiliki
hafalan yang kuat.” Ikhwahfillah.. Jika seseorang
memiliki niat lurus dalam menghafal Alquran,

53

Yakinlah! Menghafal Al-Quran Itu Mudah!

maka ia akan menjadikan hafalannya sebagai
benteng atas kemaksiatan yang menggoda di
depannya. Tidak ada orang yang kuat hafalannya
sementara ia terus bermaksiat. Namun perlu
diingat oleh seorang hafidz Quran bahwa semakin
tinggi pohon berdiri, maka semakin besar pula
angin yang akan menerjangnya.

7. Kurang Memperhatikan Momen Muraja’ah

Ketika sudah memiliki hafalan, sedikit apapun
itu, harus di muraja’ah. Jangan muraja’ah seadanya,
tapi muraja’ah yang berkualitas. Bagaimana cara
muraja’ah yang berkualitas? Muraja’ah memiliki
empat zona, yaitu:

Satu hari, yaitu memuraja’ah seluruh hafalan
selama satu hari. Jika Anda memiliki hafalan
1 juz, maka Anda muraja’ah 1 juz tersebut per
harinya.Tiga hari, yaitu memuraja’ah seluruh
hafalan selama tiga hari. Artinya, jumlah hafalan
Anda dibagi tiga hari. Jika Anda memiliki hafalan
1 juz, berarti Anda muraja’ah 3-4 lembar per
harinya. Dengan demikian, hafalan Anda terjaga
selama tiga hari berturut-turut.Tujuh hari, yaitu
memuraja’ah seluruh hafalan selama 7 hari. Jika
Anda memiliki hafalan 7 juz, maka Anda muraja’ah
1 juz per harinya.

Sepuluh hari, yaitu memuraja’ah seluruh
hafalan selama 10 hari. Jika Anda memiliki hafalan
30 juz, maka Anda muraja’ah 3 juz per harinya.

54

Yakinlah! Menghafal Al-Quran Itu Mudah!

Dan ini adalah zona aman bagi mereka yang
telah mengkhatamkan hafalan 30 juz.

Jangan menambah hafalan baru (ziyadah)
tanpa mengulang hafalan yang lama (muraja’ah).
Muraja’ah harus lebih diperhatikan daripada
ziyadah. Masing-masing porsinya adalah 50%
untuk muraja’ah , porsi 30% untuk ziyadah,
kemudian sisa porsi 20% untuk tilawah .

Perhatikanlah moment muraja’ah Anda dengan
baik. Ingatlah.. Seseorang dikatakan hafidz bukan
sekarang, tapi nanti, yaitu ketika ia meninggal
dunia sedangkan hafalannya masih terpelihara.
Jadilah husnul khatimah dengan Alquran!

“Saat perang Uhud, banyak para shahabat
yang syahid dan Allah memasukkan mereka ke
golongan Alhul Quran (keluarganya Alquran)?
Kenapa Allah menasukkan mereka ke golongan
tersebut sedangkan saat itu ayat dan surat dalam
Alquran belum sempurna diturunkan? Jawabannya
adalah, seandainya mereka masih hidup, maka
mereka akan terus menghafal Alquran, mereka
akan terus berusaha agar selalu dekat dengannya.
Ingatlah.. Menghafal bukan untuk hafal, tapi
hanya sekadar untuk dekat dengan Alquran”

Sumber:

https://www.dakwatuna.com/2015/07/24/72028/beberapa-
kesalahan-dalam-menghafal-alquran/amp

55

Kiat Menghafal al-Qur’an

Menjadi penghafal Al Qur’an? wow...
keren.... Bayangkan kalau kita bisa menjadi
pemelihara Al Quran. Menurut beberapa
ulama, penghafal Al Quran, berarti termasuk “Kami”
yang disebut kedua dalam QS Al-Hijr (15:9)

“Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan
Al Qur’an, dan sesungguhnya Kami benar-benar
memeliharanya “

Bagaimana caranya supaya hafalan nempel terus
ya? Jangan sampai hari ini dengan susah payah
menghafal eh bulan depan udah lupa...

Baru baru ini saya baca buku yang bagus soal
kiat menghafal Al Quran. Supaya isi buku tersebut
tidak terlupakan, saya tulis di blog ini ringkasannya

56

Yakinlah! Menghafal Al-Quran Itu Mudah!

ya. Mudah mudahan bermanfaat untuk kita semua.
Amiin.

Berikut kiatnya:

1. Meluruskan niat , harus ikhlas karena Allah.

2. Baca doa agar hafalan tidak mudah terlupakan:

Diriwayatkan dari Ibnu Mas’ud apa yang
ia dengar dari Rasulullah SAW tentang sabda
beliau : “Siapa yang takut lupa Al Quran setelah
menghafalnya dan ilmu setelah mempelajarinya
hendaklah ia mengucapkan:

Allaahumma nawwir bil kitaabi bashorii,
wasyrohbihi shodrii, wasta’mil bihi badanii,
wa ath’liq bihi lisaanii, wa qowwii bihi janaanii,
wasyrohbihi fahmii, wa qowwii bihi ‘azmii,
bihaulika wa quwwatika fa innahu laa haula wa
laa quwwata illa bika, Yaa arhamar roohimiin.

Artinya: Ya Allah, sinarilah penglihatanku
dengan kitab ini, lapangkanlah dadaku dengannya,
pekerjakanlah tubuhku dengannya, lancarkanlah
lidahku dengannya,kuatkanlah hatiku dengannya,
gamblangkanlah pemahamanku dengannya,
kuatkanlah azamku dengannya, dengan daya dan
kekuatanMu. Sesungguhnya tak ada daya dan
kekuatan kecuali dengan (pertolongan)Mu. wahai
Dzat yang sangat berbelah kasih. 1)

3. Perbaiki bacaan sebelum menghafal. Bacaan

57

Yakinlah! Menghafal Al-Quran Itu Mudah!

harus benar tajwid mau pun makhrojnya. Untuk
hal ini diperlukan guru pembimbing.

4. Memotivasi diri:

a. Sadari bahwa Allah memberikan kemampuan
yang luar biasa kepada otak kita. Otak terdiri
dari sepuluh ribu juta sel neutron. Manusia
mampu memproses hingga 30 milyar
informasi setiap detik. ( ket: Kalau manusia
bisa menciptakan komputer yang memorinya
begitu canggih, tentunya Allah bisa membuat
yang lebih canggih lagi, yaitu manusia. Setuju
ngga? )

Lihat Al qomar (QS 54:17) “Dan
sesungguhnya telah Kami mudahkan Al
Qur’an untuk pelajaran, maka adakah orang
yang mengambil pelajaran?”

Anak anak di Palestina bisa menghafal 2
juz Al Quran dalam 2 jam, fakta ini saya baca
dari harian Republika. Ada guru ngaji teman
saya yang hafal Al Quran dalam 2 bulan. Jadi
otak manusia memang mempunyai potensi
yang luar biasa.

b. Mengingat keutamaan menghafal Al Quran,
antara lain mengingat hadis berikut:

“Dikatakan pada penghafal Al Quran, ‘
Bacalah dan naiklah.’ Bacalah dengan tartil
sebagaimana engkau melakukannya di dunia.

58

Yakinlah! Menghafal Al-Quran Itu Mudah!

Sesungguhnya tempatmu terletak di akhir
ayat yang engkau baca.” (HR. Abu Dawud)

Pada waktu perang Uhud. Sahabat
Rasulullah banyak yang syahid sehingga satu
liang lahat diisi dengan beberapa jenazah.
Rasulullah mendahulukan yang lebih banyak
hafalannya untuk dimasukkan ke dalam liang.

Untuk menjadi imam atau bahkan duta
besar di jaman Rasul SAW diutamakan yang
lebih banyak hafalannya. Khusus untuk duta
besar dipilih yang hafal surah Al baqoroh.

Jenazah penghafal Al Quran yang
diketemukan pada musibah tsunami di Aceh,
tercium wangi dan badannya utuh tertutup
rapih, sementara kebanyakan jenazah yang
lain sudah bau dan terbuka auratnya.

Orang tua dari penghafal Al Quran (yang
juga mengamalkan tentunya)akan dianugrahi
mahkota sebagai penghargaan dari Allah SWT
di hari akhir nanti.

Penghafal surat Al Waqiah akan
dimudahkan rezekinya. (lihat posting saya soal
Rezeki)

Masih banyak keutamaan lain yang
menunjukkan keutamaan itu diberikan di
dunia dan akhirat.

59

Yakinlah! Menghafal Al-Quran Itu Mudah!

c. Menghafalkan Al Quran cukup atau bahkan
sangat menyita waktu. Agar tidak merasa rugi
ada baiknya mengingat hadis berikut:

“Penghuni surga tidak meratapi sesuatu
pun selain waktu mereka yang lewat dan
mereka tidak mengingat Allah di waktu itu.”
(HR. Thabrani)

Ngomong ngomong soal waktu, saya jadi
ingat cerita yang membuat saya terhenyak
dan mulai berniat menghafal Al qur’an dengan
lebih serius. Begini ceritanya:

Seorang anggota DPR dari Indonesia
bertemu dengan seorang anggota DPR dari
Palestina.

Ternyata sudah biasa bagi orang Palestina,
bila bertemu sesama muslim mereka
menanyakan berapa banyak hafalan Al
Qur’an mereka. Anggota DPR dari Palestina
ini menanyakan berapa banyak hafalan
anggota DPR Indonesia tersebut. Subhanallah,
ternyata anggota DPR ini sudah hafal 20 juz.
Tentunya tidak banyak anggota DPR kita
yang sedemikian hebatnya. Lalu apa kira-
kira reaksi dari orang Palestina tersebut ? ....ia
menanyakan, Berapa umurmu? jawab orang
Indonesia itu... 40 tahun . Orang Palestina itu
berkata Kamu kemana aja ? ....... ???

60

Yakinlah! Menghafal Al-Quran Itu Mudah!

Kebanyakan dari anak anak Palestina
sudah mulai menghafal Al Qur’an dari usia
7 tahun. Dengan kecepatan yang paling
lambat, mereka menghafal minimal 1 ayat
sehari. Walau pun kenyataannya mereka ada
yang bisa menghafal 1 juz dalam 1 jam. 6666
ayat berarti bisa dihafal dalam jangka waktu
paling lambat sekitar 18 tahun.Jadi di usia 25
tahun mereka sudah hafal seluruh Al Qur’an.
Makanya dalam kisah di atas, ia heran orang
anggota DPR itu “baru” hafal 20 juz.

Waktu mendengar cerita yang disampaikan
oleh kakak saya itu, saya sedang kuliah di Al
Hikmah. Ustadz menjelaskan bahwa hafalan
seseorang menentukan posisinya di surga.
Kira-kira begini penjelasan beliau. Kalau ditest
oleh malaikat ternyata bacaan nya hanya
disitu-situ aja nanti malaikat bilang Ya udah
kamu di sini aja, ngga usah naik ke tempat
yang lebih tinggi . Rasanya saya mau menangis,
bagaimana dengan saya yang usianya sudah
lebih dari 40 tahun dan hafalan saya baru
sedikit sekali?...Semoga Allah memberi waktu
dan kesempatan bagi kita yang belum hafal
Al Qur’an, untuk mengejar ketertinggalan ini.
Amiin.

d. Menyadari dan meyakini bahwa dunia
dibandingkan akhirat bagaikan setetes air di
lautan luas. Tujuan hidupnya adalah akhirat:

61

Yakinlah! Menghafal Al-Quran Itu Mudah!

“Siapa yang akhirat adalah tujuannya, Allah
akan mengumpulkan perkara-perkaranya ,
menjadikan kecukupan dalam hatinya, dan
dunia mendatanginya dalam keadaan tunduk.

Sedangkan siapa yang dunia adalah
tujuannya, niscaya Allah akan mencerai
beraikan urusannya, menjadikan kefakirannya
(terpampang)di antara kedua matanya dan
dunia tidak mendatanginya selain yang telah
ditetapkan untuknya.” (HR/ Ahmad))

5. Meninggalkan kemaksiatan.

6. Bersungguh sungguh dalam mencari metode
yang paling tepat dan mengamalkannya dengan
konsisten. Beberapa hal yang perlu dilakukan:

a. Tentukan target.

b. Konsentrasi.

c. Menghafal saat kondisi hati dalam keadaan
nyaman.

d. Manajemen waktu.Sisihkan waktu khusus
setiap hari, untuk menghafal dan untuk
mengulang.

e. Mencari tempat yang kondusif untuk
menghafal.

f. Perhatikan ayat ayat yang mirip dan
memperhatikan perbedaannya, agar tidak

62

Yakinlah! Menghafal Al-Quran Itu Mudah!

tertukar.

g. Mengulang ulang. Salah satu cara yang cukup
ampuh dalam memperlancar hafalan adalah
dengan mengulang bacaan suatu ayat sampai
20 kali, kemudian ke ayat berikutnya juga 20
kali. Setelah ayat ke 4, dibaca ayat 1 sampai
4 sebanyak 20 kali. Demikian seterusnya. -
Membacanya di dalam sholat. Dibaca dalam
sholat wajib untuk yang sudah dihafal dan
sholat sunnah untuk yang dalam proses
penghafalan.

h. Jangan menghafal ke halaman berikutnya
sebelum halaman tertentu lancar.

i. Minta disimak orang lain yang kompeten.

7. Mencari lingkungan yang mendukung , berkawan
dengan orang-orang sholeh.

Kiat tambahan yang penting:

1. Hanya menggunakan satu model cetakan mushaf,
sehingga memudahkan mengingat posisi ayat
dan lebih baik lagi kalau bisa mengbayangkan
tulisannya.

2. Menggunakan Al Qur’an yang memiliki arti untuk
setiap katanya. Dengan sedikit demi sedikit
menghafal artinya maka menghafal bisa lebih
mudah. Untuk kalimat atau ayat yang sulit dihafal
baru gunakan asosiasi, lihat poin yang terakhir di

63

Yakinlah! Menghafal Al-Quran Itu Mudah!

bawah ini.

3. Mendengarkan bacaan syaikh yang
memperaktekkan tajwid dengan baik

4. Membaca dan menghafal dengan suara indah.

5. Membaca, menghafal dan sekaligus mentaddaburi
ayat.

6. Mengasosiasikan dengan sesuatu .

Sumber:

http://setetes-embun-di-pagi-hari.blogspot.com/2011/09/kiat-
menghafal-al-quran-dan-doa-hafal.html?m=1

64

Jika Hafalan Al-Qur’an
Terasa Susah dan Sulit

Nyantol di Ingatan

Kuat-kuat dalam diri kita untuk bisa hafalan,
cita-citakan diri kita menjadi seorang Hafidz/
ah. Jika hafalan Al Quran terasa susah dan sulit
nyantol di ingatan, dan jika banyak surat yang sudah
kita hafal hilang dan susah diingat, maka kita perlu
muhasabah dan introspeksi diri. Apakah dosa-dosa
kecil telah menutup pintu otak kita dalam menerima
ilmu, ataukah karena ada sesuatu yang kurang halal
masuk ke dalam tubuh kita…?

Apakah kita terlalu sibuk dengan urusan dunia
sehingga kehabisan waktu menghafal, ataukah
karena motivasi dalam diri kitalah yang sudah tidak
ada? Dan tentunya masih banyak lagi kemungkinan2
yang menjadi penyebabnya

Semoga kendala2 yang menghalangi kita untuk

65

Yakinlah! Menghafal Al-Quran Itu Mudah!

dekat dengan Al Quran, tidak menjadi alasan bagi
kita untuk membela diri mencari pembenaran.
Namun justru semakin menantang kita untuk lebih
giat lagi mengusahakannya.

Bagi anda sedang dan ingin menghafalkan Al-
Qur’an dengan baik, tapi bingung, merasa kesusahan?
Belum lagi kalau menghafalnya itu seorang diri dan
belum punya pembimbing? mungkin beberapa cara
berikut bisa membantu

1. Usahakan mushaf yang anda pegang adalah
mushaf ayat-ayat pojok (yang setiap halamannya
diakhiri ayat-ayat pojok, karena itu standar bagi
para penghafal)

2. Cari tempat yang mendukung dan bisa
mengkondisikan diri dan pikiran menjadi tenang
dan fresh, misalnya mesjid, musholla, kamar dan
tempat-tempat yang sepi dan sunyi.

3. Mulai dari ayat-ayat yang kira-kira paling mudah
dihafal seperti juz Amma ( juz 30), juz 29, 28 dst,
lima juz terakhir lah, karena semua itu ayat-ayat
nya masih pendek dan standar ‘susah’. Sebab
kalau itu sudah berhasil kita lewati Insya Allah
semua surat akan lancar.

4. Sebelum ayat yang dimaksud anda hafal,
usahakan dibaca berulang-ulang sampai lidah
kita lancar membacanya, akrab dan berkali-kali
terlintas di benak/memori. Misalnya setengah

66

Yakinlah! Menghafal Al-Quran Itu Mudah!

halaman (7 baris) dibaca 7-10 kali. jangan sekali-
kali menghafal jika anda belum membacanya
sama sekali.

5. Setelah itu baru mulai dihafal satu persatu ayat-
ayatnya.

6. Nah di sini, anda akan tahu kadar dan kekuatan
daya ingat anda.

7. Ingat!! hafalan yang anda hafal (misalnya pagi
ba’da subuh) dengan baik, belum tentu masih
akan anda ingat di sore harinya.

8. Kalau anda sudah hafal setengah halamannya,
coba jeda sedikit dengan melakukan aktifitas lain
yang ringan.

9. Selang beberapa menit, anda baca lagi hafalan
yang sudah dihafal tadi lalu biszhohril ghaib
(tanpa melihat mushaf)

10. Jika anda masih bisa membacanya dengan
baik, berarti kemampuan anda cukup bagus..
selanjutnya, coba anda selingi dengan jeda waktu
lebih lama misalnya 3 jam, 4 jam atau sampai
setengah hari.

11. Jangan tambah dulu hafalan anda..minimal sehari
1 surat atau 1 halaman.

12. Lalu ulang lagi hafalan yang anda hafal di pagi
hari..Apabila masih lancar, maka InsyaAllah anda

67

Yakinlah! Menghafal Al-Quran Itu Mudah!

punya potensi menghafal lebih banyak lagi.

13. INGAT! Bahwa hafalan baru bisa dibilang teruji
kelancarannya bila ia sudah berjalan dengan
rentang waktu yang cukup lama sesuai dengan
tingkat review /muroja’ahnya. Semakin banyak
anda mereview sebuah hafalan, maka akan
semakin kuat pula hafalan itu..begitu pula
sebaliknya..semakin jarang diulang, maka akan
semakin mudah hafalan itu.

14. Lama-kelamaan anda akan teruji membacanya
tanpa mushaf dan dengan PD, karena mushaf
tidak selalu bersama anda saat anda sibuk dengan
aktivitas lain.

15. Usahakan hafalan anda yang sudah matang dan
lancar direview setiap saat, di manapun dan
kapanpun.

16. Jagalah hafalan itu dengan muraja’ah. Bacalah
surat yang baru kita hafal ke dalam shalat-shalat
kita.

17. Putar mp3 murottal Al Quran, jadikan fasilitas yang
ada membuat kita semakin mudah mendekati
Allah, jangan malah melenakan dan membuat
kita semakin cinta dunia.

18. Lebih baik bila anda menghafal dan memu-
roja’ahnya dengan rekan seperjuangan atau minta
disimak sama orang yang anda percayai..

68

Yakinlah! Menghafal Al-Quran Itu Mudah!

Semoga Allah berkenan menganugerahkan ilmu-
Nya yang banyak kepada kita. Yang banyak, dan tidak
sedikit. Amin.

Sumber:

http://laz-tamu.blogspot.com/2012/01/jika-hafalan-al-quran-
terasa-susah-dan.html

69

10 Hikmah Positif
Sulit Menghafal

Al-Qur’an

Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah.
Sungguh, hanya orang kafir yang berputus asa
dari rahmat Allah. (Yusuf: 87) Mampu menghafal
seluruh al-Quran 30 juz adalah impian semua
mukmin. Karenanya, mereka amat giat meraih nikmat
ini. Tetapi, tidak jarang yang mengalami kesulitan
saat menghafal al-Quran .

Sudah berkali-kali mencoba, selalu lupa. Hari ini
hafal halaman 3, yang kemarin halaman 2 udah gak
inget. Capek, payah, jera dan mau putus asa rasanya.
Ketahuilah, al-Quran adalah rahmat Allah dan putus
asa adalah kesesatan serta pebuatan orang sesat.
“Hanya orang-orang tersesat yang berputus asa dari
rahmat Allah.” (al-Hijr: 56)

Maka itu, kami ingin berbagi kabar gembira dan

70

Yakinlah! Menghafal Al-Quran Itu Mudah!

motivasi bahwa tidak hafal-hafal al-Quran adalah
menyenangkan. Bagaimana bisa? Simak ulasan
dibawah ini.

1. Double Rewards

Satu huruf al-Quran, satu kebaikan dan
satu kebaikan 10 pahala. Bagi yang kesulitan
melafalkan, satu hurufnya diganjar dua kebaikan.
Berarti setiap hurufnya 20 pahala. Semakin
sulit semakin banyak. Kalikan dengan jumlah
pengulangan Anda. Rasulullah bersabda,

“Orang yang mahir membaca al-Quran,
bersama para malaikat yang mulia lagi berbakti.
Sedangkan orang yang membaca Al-Quran
tergagap-gagap akan mendapatkan dua pahala.”
(Ahmad)

2. Prime Time

Al-Quran, seluruhnya adalah kebaikan. Tak
hafal-hafal ketika mencoba menghafalnya berarti
Anda berlama-lama dalam kebaikan. Semakin
lama semakin baik, bukankah Anda menghafal
untuk mencari kebaikan! Beruntunglah.

3. Pahala Niat Tahfidz Al-Quran

Ketika Anda menghafal Al-Quran, berarti Anda
sudah punya niat yang kuat. Rasulullah menyebut
70 syuhada dalam tragedi sumur

71

Yakinlah! Menghafal Al-Quran Itu Mudah!

Ma’unah sebagai qori (hafidz), padahal hafalan
mereka belum sempurna.

Loh, kok bisa. Belum hafal al-Quran sudah
dianggap sebagai hafidz?

Karena seandainya mereka masih hidup,
mereka akan terus menghafal. Jadi, meski Anda
tak hafal-hafal, Anda adalah hafidz selama tak
berhenti menghafal. Bukankah hafidz yang
sebenarnya adalah di akhirat?

4. Kepuasan Tersendiri

Tahfidz Al-Quran ibarat masuk ke sebuah
taman yang indah. Mestinya Anda betah dan
nyaman, bukan ingin buru-buru keluar. Menghafal
tak hafal-hafal adalah cara Allah memuaskan
Anda menikmati taman itu. Tersenyumlah.

5. Terhindar dari Maksiat

Ketika menghafal menjadi sulit dan tak kunjung
berhasil, dapat dipastikan selama itu indra mata,
telinga, dan lisan Anda tidak sedang melakukan
maksiat. Semakin lama durasinya, semakin bersih,
semakin baik.

6. Tak Sia-sia Menghafal al-Quran

Memegang mushaf adalah kemuliaan, dan
melihatnya adalah kesejukan. Anda sudah
mendapatkan hal itu saat menghafal kendati

72

Yakinlah! Menghafal Al-Quran Itu Mudah!

belum tamat hafalannya.

7. Menggugurkan Dosa

Adakalanya kita banyak berbuat maksiat. Baik
yang terasa maupun tidak, sengaja maupun tidak.
Semoga gagal hafal adalah kifaratnya saat tidak
ada tebusan dosa kecuali itu.

8. Disayang Allah

Tak hafal-hafal mungkin karena Allah sangat
cinta kepada kita. Allah tak memberikan ayat-ayat-
Nya sampai kita benar-benar layak dicintai-Nya.
Jika kita tidak senang dengan keadaan seperti ini,
perlu dipertanyaakan kepada siapa sebenarnya
selama ini kita mencintai.

9. Lelah Yang Terbayar

Setiap kali menghafal, kemudian lupa tentu
melelahkan. Inilah lelah yang memuaskan, karena
setiap payahnya dicatat sebagai amal shalih.
Semakin susah semakin shaleh.

Allah adalah al-Khaliq bukan makhluk seperti
manusia. Manusia tidak akan menghitung dan
menghargai kegagalan kita. Tapi, Allah akan
memberi nilai dan mensyukuri setiap usaha
hambanya, sekecil apapun.

“Siapa yang mengerjakan kebaikan akan Kami
tambahkan baginya kebaikan. Sesungguhnya

73

Yakinlah! Menghafal Al-Quran Itu Mudah!

Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.”
(Asy-Syura: 23)
10. Road to Ikhlas

Melihat semua hikmah di atas, sulit menghafal
kitab suci al-Quran , tandanya Anda di pintu
hidayah. Berarti Anda sedang dijauhkan dari
nafsu. Jauh dari nafsu tandanya dekat dengan
ikhlas, dan ikhlas lahirkan mujahadah yang hebat.

Sumber:

https://www.openulis.com/sulit-menghafal-al-quran/

74

Yakinlah! Menghafal Al-Quran Itu Mudah!

Inilah Alasan Mengapa
Harus Tetap Menghafal Al-

Qur’an Meski Sulit

Memiliki cita-cita sebagai seorang hafidz
quran merupakan sebuah cita -cita yang
diidam -idamkan oleh masyarakat muslim .
Betapa tidak , dengan menghafal Quran maka Allah
akan meninggikan derajat kita di surga nanti.

Akan tetapi dalam prosesnya , kadang kita akan
merasa jenuh . Terlebih lagi jika sulit untuk menghafal
suatu ayat Al Quran, maka semakin malaslah
melakukan aktivitas yang mulia tersebut.

Meski sulit dan susah , masih tetap ada solusi
yakni menikmati proses menghafalnya. Seorang
penghafal Al Quran bernama Ustadz Deden M
Makhyaruddin yang juga menjuarai musabaqah Al
Quran internasional, memberikan sejumlah alasan
mengapa proses menghafal bisa menyenangkan

75

Yakinlah! Menghafal Al-Quran Itu Mudah!

meski tidak mampu menghafal dengan baik .

1. Sesungguhnya satu huruf Al Quran akan berbuah
1 kebaikan dan satu kebaikan oleh Allah dibalas
dengan 10 pahala. Sementara orang yang susah
menghafal akan mendapatkan 2 kebaikan yang
berarti akan mendapatkan 20 kebaikan. Jika
menghafalkan suatu ayat yang sulit , maka
bisa dibayangkan berapa nilai pahala yang kita
dapatkan . Belum lagi jika kita terus mengulang
-ngulang ayat tersebut .

2. Al Quran sejatinya adalah sebuah kebaikan.
Dengan susahnya menghafal Al Quran , berarti
kita telah berlama-lama dalam kebaikan . Jika
terus dilakukan , otomatis hari - hari kita ada
dalam kebaikan. Bukankah tujuan kita menghafal
adalah untuk mendapatkan kebaikan?

3. Saat berusaha untuk menghafal , secara langsung
kita memiliki niat yang kuat . Para syuhada yang
meninggal dalam tragedi sumur Ma’ unah pun
oleh Rasulullah disebut sebagai Qari atau hafidz
meski mereka belum menghafal seluruh isi Al
Quran .

Oleh karena itu, kita akan tetap dikatakan
sebgai seorang hafidz selama kita tetap istiqamah
melakukan hafalan tersebut. Dan ketahui bahwa
julukan hafidz yang kita harapkan adalah julukan
yang nanti Allah beri di akhirat, bukan julukan

76

Yakinlah! Menghafal Al-Quran Itu Mudah!

dari manusia di dunia .

4. Melakukan aktivitas menghafal Al Quran laksana
berada di sebuah taman bunga . Kita tidak perlu
tergesa - gesa untuk keluar dari taman tersebut.
Nikmatilah dan syukuri bahwa kita masih diberi
kesempatan untuk mencicipi indahnya taman Al
Quran .

5. Dengan berlama-lama menghafal namun sulit
untuk masuk dalam pikiran , setidaknya anggota
tubuh kita yang lain akan terjaga dari perbuatan
maksiat. Mata , telinga dan lisan kita akan jauh
dari perbuatan yang tidak Allah ridhai. Dengan
demikian, hati dan tubuh kita akan bersih dari
perbuatan dosa saat itu.

6. Kemuliaan akan didapatkan ketika seseorang mau
memegang Al Quran . Kesejukan juga akan terpatri
dalam mata batin kala melihat kandungannya .
Jadi jangan merasa sedih dengan ketidakhafalan
kita , karena kita sudah mendapatkan kenikmatan
memegang dan melihat kitabullah tersebut yang
membuat iri mereka yang tak memiliki waktu .

7. Hidup yang kita jalani akan dipenuhi dengan
berbagai dosa, entah itu dosa kecil ataupun
besar. Ketika hafalan kita tidak lancar-lancar, itu
kemungkinan besar akan menjadi kafarat akan
dosa-dosa kita.

8. Jika kita tidak hafal akan suatu ayat , bisa jadi

77

Yakinlah! Menghafal Al-Quran Itu Mudah!

Allah menangguhkan ayat tersebut sampai benar
-benar kita layak untuk dicintai oleh Allah. Ini juga
yang dinamakan “dirindukan ayat” .
9. Proses menghafal yang tak hafal- hafal akan
membuat pikiran dan fisik menjadi lelah . Namun
jangan khawatir karena lelah yang ada pada diri
kita akan dicatat sebagai sebuah amal shaleh.
10. Jika menghafal namun tetap susah, bisa
menandakan kita tengah berada di depan pintu
hidayah. Semakin berat perjuangan kita , semakin
jauh pula dari nafsu diri. Jika sudah begitu, maka
ikhlas akan mendekati dan akan melahirkan
mujahadah yang sejati.
Jadi jangan patah semangat untuk terus berusaha
menghafal Al Quran karena akan ada keindahan
dibalik kesusahan yang kita jalani bersama Al Quran.

Sumber:

http://www.kabarmakkah.com/2016/02/inilah-alasan-mengapa-
menghafal-quran.html

78

Penyebab Para Penghafal
Al-Qur’an Mampu
Menghafal

Pertama: Adanya keinginan yang kuat untuk
meng hafal. Apakah keinginan ini telah ada
pada diri Anda? Maksud saya adalah keinginan
kuat yang men-dorong Anda melakukan berbagai
hal untuk mewujudkan tujuan Anda?

Kedua: Mencurahkan berbagai sebab untuk
meng-hafai. Di antaranya adalah usaha untuk
mengatur waktu dengan segala bentuk atau cara,
usaha untuk meluangkan waktu yang cukup untuk
menghafal, usaha untuk menekan waktu tidur dan
usaha lainnya untuk mewujudkan tujuan yang paling
besar, yaitu hafal Al-Qur’anul Karim.

Apa usaha yang telah Anda curahkan untuk
menghafal? Apakah Anda telah mencurahkan usaha
tersebut untuk menghafal?

79

Yakinlah! Menghafal Al-Quran Itu Mudah!

Ketiga: Keyakinan mereka bahwa Allah telah me-
milih mereka untuk menghafal kitab-Nya dan mereka
yakin bahwa Allah memilih mereka di antara jutaan
kaum muslimin. Maka dari itu, kegembiraan mereka
bertambah dan mereka rajin untuk menghafal.
Maka, apakah Anda masih ragu? Apakah Anda
tidak mengetahui bahwa Allah memilih Anda untuk
menghafal Al-Qur’an?

Ketahuilah, bacaan Anda terhadap kitab ini sendiri
merupakan awal dipilihnya Anda untuk menghafal,
Insya Allah. Maka dari itu, janganlah Anda merasa
malas!

Keempat : Mereka berusaha keras untuk menjauhi
segala hal yang dapat melemahkan tekad mereka dan
meremehkan kekuatan mereka di dalam perjalanan
menuju Allah. Sama saja, apakah cobaan itu berasal
dari anak, orang tua, teman kerja, ataukah orang-
orang yang berusaha meragukan faedah menghafal.

Apakah Anda telah menjauhi pesan-pesan
negatif ini dari para penganguran yang tidak punya
kerjaan kecuali membuat keraguan dan kedustaan?

Kelima : Memanfaatkan waktu seluruhnya sampai
tidur pun hilang dari mata mereka, sehingga mereka
tidak tidur karena Al-Qur’an. Karena begitu kerasnya
usaha mereka, hampir-hampir aku ingin memberikan
pernyataan bahwa Al-Qur’an telah masuk ke dalam
hati mereka lebih dari satu kali.

80

Yakinlah! Menghafal Al-Quran Itu Mudah!

Apakah Anda telah bermalam selama dua bulan
dalam kegelapan dan Anda melaluinya dengan tidur?

Setelah itu, Anda ingin menyusulku pada waktu
shubuh?

Ketahuilah, kaum yang mendapatkan pujian
adalah mereka yang memiliki kemuliaan.

Keenam : Membayangkan sesuatu yang
mengagum-kan. Maka dari itu, kebanyakan mereka
seperti sopir dan penunggang unta yang setiap kali
mendapati kesung-guhannya melemah dan jalan
yang ditempuhjauh, ia ber-khayal bahwa ia sedang
membaca dan mengkhatamkan hafalannya dengan
surat ini:

“Katakanlah, Aku berlidung kepada Rabb (yang
memelihara dan menguasai) manusia, Raja manusia,
Ilah manusia, dari kejahatan (bisikan) setan yang
biasa bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan)
ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan
manusia” (QS. An-Naas: 1-6)

Betapa seringnya ia mengkhayalkannya, sampai
ia menangis. Sehingga setelah itu, kesungguhannya
pun meningkat. Atau ia berkahayal bahwa dirinya
sedang membaca Al-Qur’an dan menaiki tangga
menuju surga. la berkhayal bahwa dirinya dan
kedua orang tuanya sedang mengenakan mahkota
kewibawaan pada hari kiamat.

Apakah Anda melihat diri Anda, ketika sedang

81

Yakinlah! Menghafal Al-Quran Itu Mudah!

membaca surat An-Nas? Kemudian, air mata Anda
pun mengalir di atas pipi karena gembira bisa
mengkhatamkan hafalan Al-Qur’an?

Ketujuh : Menghafal Al-Qur’an bukanlah perkara
yang mudah, jika dilihat dari sudut pandang besarnya
pahala di sisi Allah, tekad yang kuat untuk menghafal
Al-Qur’an, serta cobaan dan ujian yang harus dihadapi
oleh para penghafal Al-Qur’an.

Apakah Anda bersungguh-sungguh dan positif
ingin menghafal Al-Qur’an ataukah tidak?

Allah Ta’ala berfirman:

“Apakah manusia itu mengira bahwa mereka
dibiar-kan (saja) mengatakan, ‘Kami telah beriman,’
sedang mereka tidak diuji lagi?” (QS. Al-Ankabut: 2)

Aku bisa memastikan bahwa kebanyakan dari
mereka melewati hari-hari ini dengan berbagai
kondisi yang penuh dengan kesulitan dan ujian. Dan
sesungguhnya hal itu tidak lain untuk mengungkap
apakah mereka adalah orang yang sunguh-sungguh
memiliki tekad untuk menghafal, ataukah mereka
semata-mata hanya mencoba-coba untuk melewati
jalan-jalan kemuliaan, sebagaimana perkataan
mereka. Sesungguhnya, sikap mereka yang paling
menakjubkan adalah jika mereka mampu, maka
mereka akan menyempurnakan hafalan; dan jika
tidak, maka mereka akan berpaling meninggalkannya.

Akan tetapi, di dalam ayat Al-Qur’an dikatakan :

82

Yakinlah! Menghafal Al-Quran Itu Mudah!

“Di antara orang-orang mukmin itu ada orang-
orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan
kepada Allah. Maka, di antara mereka ada yang gugur,
dan di antara mereka ada (pula) yang menunggu-
nunggu dan mereka tidak merubah ( janjinya).” (QS.
Al-Ahzab: 23)

Maka, apakah Anda adalah orang yang sungguh-
sungguh memiliki tekad untuk menghafal, sehingga
Anda termasuk orang yang menunggu-nunggu
apa yang telah dijanjikan Allah dan tidak merubah
janjinya?

Kedelapan:Danyangtidakakanakulupakanadalah
sesungguhnya mereka semua telah menentukan
waktu di mana saat itu mereka mengkhatamkan
hafalannya; dan waktu yang ditentukan agar mereka
termotivasi untuk berlomba dan bertanding. Karena
jika hal ini dibiarkan tergantung (tertunda-tunda),
maka tidak mungkin mereka akan menyelesaikannya.
la akan tetap tergantung begitu saja.

Begitu banyak rencana yang tidak dapat kita
selesaikan dengan penuh rasa senang melakukannya,
karena kita tidak meluangkan waktu, sehingga
rencana itu bisa diselesaikan.

Maka dari itu, janganlah Anda berpaling
sampai Anda menentukan waktu dimana Anda
mengkhatamkan Al-Qur’an. Jika Anda belum
menentukan waktu, maka bukanlah akal dan
kemampuan Anda yang bermasalah, akan tetapi

83

Yakinlah! Menghafal Al-Quran Itu Mudah!

permasalahannya karena tidak adanya penentuan
waktu pengkhataman.

Tentukanlah waktunya dari sekarang! Dan
hendaknya waktu tersebut adalah sebulan, dengan
izin Allah. Dan se-bulan, sekali-kali tidak akan berlalu
kecuali Anda telah khatam menghafalkannya.

Kesembilan : Aku mendapati sebagian ikhwan dan
akhwat meratapi waktu yang telah ia sia-siakan tanpa
menghafal Al-Qur’an, walaupun permasalahannya
berasal dari luar keinginan mereka. Perasaan nyeri
ini adalah perasaan yang menunjukkan kesungguhan
mereka untuk mengkhatamkan Al-Qur’an, walau
sebenarnya mereka tidak bersungguh-sungguh
ketika mereka meratapi waktu yang mereka sia-
siakan untuk menghafal Al-Qur’an.

Maka, apakah Anda merasakan waktu yang telah
tersia-siakan dari Anda tanpa menghafal Al-Qur’an?
Apakah Anda merasa bersedih karenanya?

Kesepuluh : Mereka menaklukkan semua
penghalang yang mereka hadapi dan merubahnya
menjadi wasilah-wasilah yang membantu untuk
mengkhatamkan Al-Qur’an. Ini merupakan tindakan
kreatif, menjadikan masalah sebagai kunci untuk
mendapatkan jalan keluar.

Kesebelas : Mereka menjadikan ibadah sebagai
salah satu wasilah untuk membantu menghafal Al-
Qur’an,sehingga Anda mendapati salah seorang

84

Yakinlah! Menghafal Al-Quran Itu Mudah!

dari mereka shalat, sedang yang lainnya memohon
pertolongan kepada Allah. Dan yang lainnya, yang
merupakan kebanyakan dari mereka, berusaha keras
menjaga wudhu untuk memperbarui ketekunan dan
semangat mereka.

Berwudhu adalah salah satu cara untuk
menghapus kesalahan dan dosa-dosa. Dan faktor
apakah yang mem-buat kita menunda-nunda
menghafal Al-Qur’an, selain dosa?

Marilah kita memohon pertolongan kepada Allah,
memohon ampunan atas dosa-dosa kita dan tindakan
yang berlebih-lebihan dalam urusan kita, agar Dia
memberkahi langkah kita; dan mengukuhkannya di
dalam perjalanan menuju hafalan yang sempurna,
dengan izin Allah.

Sumber:

https://indahnyamenghafalquranblog.wordpress.com/penyebab-
para-penghafal-al-quran-mampu-menghafal/

85

Kisah Indahnya Menghafal
Al-Qur’an

Betapa mulianya orang-orang yang mampu
mempelajari, menghafal serta mengamalkan
kitab suci umat Islam, Alquran. Seperti
yang telah disabdakan oleh Rasulullah SAW
yang menerima Alquran sebagai wahyu di masa
kenabiannya, bahwa sebaik-baik manusia adalah
yang mempelajari Alquran dan mengajarkannya.
“Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari Alquran
dan mengajarkannya ” (HR. Al-Bukhari 4639).

Sudah semestinya kita sebagai umat muslim
turut mengamalkan hal yang sangat dianjurkan oleh
teladan kita. Tak mudah bagi kita untuk mempelajari
dan menghafal Alquran yang terdiri dari 30 Juz, 114
Surat. Tapi bukan berarti hal itu merupakan satu
ketidakmungkinan untuk diamalkan.

86

Yakinlah! Menghafal Al-Quran Itu Mudah!

Tak sedikit orang-orang yang hidup di zaman
ini mampu mempelajari dan menghafal Alquran
dengan baik. Tak hanya para pemuda, bahkan
orang tua yang telah lanjut usia dan balita pun
mereka mampu mempelajari dan menghafal jika
memiliki tekad dan kemauan yang kuat dalam
dirinya. Terbukti, mempelajari dan menghafal
Alquran bukanlah satu hal yang mustahil.
Imam Yoga, lelaki berusia 29 tahun yang saat ini
memiliki seorang istri dan seorang anak merupakan
salah satu orang yang memiliki tekad dan kemauan
untuk mempelajari serta menghafalkan Alquran.
Kesibukannya sebagai seorang aktivis dakwah,
seorang suami yang harus mencari nafkah dan
sebagai seorang ayah, tidak membuatnya merasa
kesulitan untuk menghafalkan Alquran diusianya
yang semakin matang.

Dengan mempelajari Alquran hidup akan jadi
lebih mudah dan terarah, karena Alquran merupakan
petunjuk bagi seluruh umat manusia di dunia.
Keagungannya pun sanggup mengagungkan orang-
orang yang bersedia menyerahkan hidupnya untuk
mempelajari, menghafal dan mengamalkan Alquran.
Imam Yoga adalah contoh nyata yang dapat kita
teladani sebagai seorang yang menyerahkan hidupnya
untuk Alquran, sehingga ia mendapatkan keagungan
dan kemuliaan dari kitab yang dipelajarinya itu.
Selasa malam 3 Maret 2015 tepatnya di salah satu
kecamatan di kota Semarang Jawa Tengah, seperti
biasanya Imam Yoga melaksanakan agenda rutin

87

Yakinlah! Menghafal Al-Quran Itu Mudah!

mingguan yang diwajibkan bagi setiap kader Al Akh.

Dengan penuh semangat ia siap menjalani seluruh
rangkaian kegiatan yang sudah biasa dilakukan
setiap minggunya. Dimulai dari pembukaan dengan
membaca tilawah, menyetorkan hafalan masing-
masing selama sepekan dan penyampaian materi-
materi yang membangkitkan semangat berislam
oleh seorang ustadz. Rangkaian kegiatan tersebut
merupakan rutinitas yang selalu dijalani oleh setiap
kader setiap pekannya termasuk Imam Yoga.

Hari itu terasa biasa saja, tak ada hal apapun
yang dirasa berbeda oleh semua yang hadir. Setelah
pembacaan tilawah dan setoran hafalan, ustadz
pun menyampaikan materi seperti biasanya. Semua
mendengar dan memperhatikan yang disampaikan
ustadz hingga akhirnya Imam Yoga terlihat lelah dan
tertidur dalam duduknya. Semua menganggap hal
itu wajar dengan berkhusnudzon kalau saat itu ia
tengah kelelahan akibat kesibukannya sebagai aktivis.
Tak ada satupun yang mecoba membangunkannya
hingga seluruh rangkaian acara pada malam itu
selesai.

Salah satu temannya mencoba membangunkan
karena kegiatan malam itu sudah berakhir agar ia
segera pulang untuk beristirahat dirumah. Saat itu
lah semua orang yang hadir tersentak melihat tubuh
yang tertidur itu terkulai lemah tak sadarkan diri. Tak
perlu pikir panjang Imam Yoga pun segera dilarikan

88

Yakinlah! Menghafal Al-Quran Itu Mudah!

ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan
medis. Sesampainya di rumah sakit, kembali mereka
dikejutkan oleh vonis dokter yang mengatakan bahwa
Imam Yoga telah wafat sebelum tubuhnya sampai di
rumah sakit.

Sungguh indah ketika seorang penghafal Alquran
mengakhiri tugasnya sebagai khalifah di muka bumi ini.
Imam Yoga menghembuskan nafas terakhirnya setelah
ia menghafalkan Alquran dan disaat ia berkumpul
dengan orang-orang yang sholeh dalam sebuah
majelis. Bukan hanya dikelilingi orang-orang sholeh,
bahkan ia berpulang ditengah-tengah kumpulan para
malaikat yang turut hadir dalam setiap majelis ilmu.
Kematian adalah satu hal yang pasti dialami oleh
setiap makhluk-Nya yang bernyawa. Tak ada satu pun
makhluk yang mampu mengetahui kapan saatnya ajal
menjemput. Dan ketika waktunya tlah tiba, seluruh
alam semesta tak kan mampu mengelaknya. Seperti
yang disampaikan oleh sang istri setelah mengetahui
kepergian sang suami, ia berkata “Jika itu sudah
takdirnya, saya tidak bias menolaknya.” Semoga Allah
menerima seluruh amal ibada beliau, melapangkan
kuburnya dan menempatkannya di tempat terbaik
disisi Allah SWT.

“Sesungguhnya Alquran ini memberikan
hidayah kepada ( jalan) yang lebih lurus ” (Al-Isra: 9)
Melalui kisah ini kita dapat memetik pelajaran yang
sangat berharga, bahwa Alquran adalah kitab suci
yang harus kita pelajari dan kita amalkan sepanjang

89

Yakinlah! Menghafal Al-Quran Itu Mudah!

usia kita. Karena Allah telah menyampaikan melalui
Firman-Nya tersebut di atas, Alquran memberkan
hidayah kepada jalan yang lebih lurus.

Sumber:

https://www.dakwatuna.com/2015/03/20/66044/kisah-indahnya-
menghafal-alquran/amp/

90

Pelengkap:

27 Manfaat Menghafal
Al-Qur’an bagi Kecerdasan

dan Kesehatan

Al-Qur’an adalah kitab suci bagi umat Islam.
Di dalamnya terkandung berbagai ilmu
pengetahuan untuk manusia. Untuk itu
membacanya termasuk suatu kebaikan bahkan
kewajiban. Selain itu, Al-Qur’an berisi petunjuk untuk
hidup manusia.

Mengamalkan Al-Qur’an adalah kewajiban bagi
seluruh umat muslim di dunia. Karena, di dalamnya
terdapat penjelasan mengenai apa yang harus
dilakukan dan apa yang dilarang bagi umat Islam.
Bahkan di dalamnya terdapat ilmu pengetahuan mulai
dari kesehatan, politik, ilmu pengetahuan alam, dan
ilmu lainnya. Maka Al-Qur’an adalah petunjuk yang
berisi penjelasan seluruh aspek kehidupan manusia.

91

Yakinlah! Menghafal Al-Quran Itu Mudah!

Untuk mengamalkannya harus dimulai dari
membacanya. Setelah dibaca, isinya pun harus dijaga.
Caranya dengan memahami isi Al-Qur’an dari artinya.
Tak hanya dipahami artinya, harus juga di amalkan
dalam kehidupan sehari-hari. Maka, beberapa orang
yang ingin menjaga sepenuh hati Al-Qur’an juga
menghafalkan ayat-ayat di dalamnya.

Menghafal Al-Qur’an sebagai bentuk menjaga
sepenuh jiwa dan raga amalan dalam Al-Qur’an.
Apalagi dalam sholat, umat Islam diwajibkan untuk
membaca surah pendek atau surah lain selain Al-
Fatihah. Untuk itu, menghafal dan membaca Al-
Qur’an adalah bagian penting dari kehidupan seorang
muslim dan muslimah.

Kini, sudah banyak bermunculan kembali anak-
anak penghafal Al-Qur’an. Dengan bimbingan
orangtua mereka, akhirnya mereka berhasil menjadi
seorang hafidz. Ternyata hal ini pun didasari karena
kesadaran orangtua akan manfaat membaca dan
menghafal Al-Qur’an.

Anda juga ingin tahu apa saja manfaat yang bisa
diambil dari menghafal dan membaca Al-Qur’an?
Simak, list berikut ini dan jangan lupa dicatat:

1. Mendapat Kenikmatan Dunia

Menurut beberapa hadits, salah satu kenik-
matan dunia adalah hafal dengan Al-Qur’an.
Dengan menjaga Al-Qur’an, Allah senantiasa

92

Yakinlah! Menghafal Al-Quran Itu Mudah!

memberikan kemudahan baginya. Bahkan Allah
izinkan hambanya untuk iri pada seseorang yang
diberi kenikmatan hafal Al-Qur’an.

”Tidak boleh seseorang berkeinginan kecuali
dalam dua perkara, menginginkan seseorang
yang diajarkan oleh Allah kepadanya Al-Qur’an
kemudian ia membacanya sepanjang malam
dan siang, sehingga tetangganya mendengar
bacaannya, kemudian ia berkata, ‘Andaikan aku
diberi sebagaimana si fulan diberi, sehingga aku
dapat berbuat sebagaimana si fulan berbuat’”
(HR. Bukhari)

2. Mendapat Pahala Kebaikan

Manfaat menghafal Al-Qur’an selanjutnya
adalah bertambahnya pahala kebaikan. Semua
manusia berlomba untuk bisa memperoleh
pahala. Pahala inilah yang akan menghantarkan
manusia ke surga. Pahala diperoleh dari kebaikan
yang dilakukan selama manusia hidup. Salah
satunya dengan membaca dan menghafal Al-
Qur’an. Allah pun akan lipat gandakan pahala ini
bagi orang-orang yang rajin.

“Barang siapa yang membaca satu huruf saja
dari kitabullah maka seseorang akan mendapatkan
kebaikan satu kali. tetapi setiap kebaikan akan
dibalas dengan sepuluh kalinya.” (HR. Tirmidzi)

3. Mendapat Penghargaan dari Nabi SAW berupa

93

Yakinlah! Menghafal Al-Quran Itu Mudah!

Penghargaan Khusus Tasyrif Nabawi

Rasulullah sangat menghargai para hafidz
Qur’an. Diberikannya berbagai keutamaan khusus.
Seperti saat wafat akan didahulukan di kubur, dan
juga dijadikan pemimpin delegasi atau pasukan
khusus. Orang yang punya hafalan banyak pun
diizinkan menjadi imam sholat berjamaah.

Adalah nabi mengumpulkan di antara dua
orang syuhada Uhud kemudian beliau bersabda,
“Manakah di antara keduanya yang lebih
banyak hafal Al-Qur’an, ketika ditunjuk kepada
salah satunya, maka beliau mendahulukan
pemakamannya di liang lahat.” (HR. Bukhari)

Rasulullah SAW bersabda, ”Yang menjadi
imam suatu kaum adalah yang paling banyak
hafalannya.” (HR. Muslim)

Dari Abu Hurairah ia berkata, “Telah
mengutus Rasulullah SAW sebuah delegasi
yang banyak jumlahnya, kemudian Rasul
mengetes hafalan mereka, kemudian satu per
satu disuruh membaca apa yang sudah dihafal,
maka sampailah pada Shahabi yang paling muda
usianya, beliau bertanya, “Surat apa yang kau
hafal? Ia menjawab, ”Aku hafal surat ini.. surat ini..
dan surat Al Baqarah.” Benarkah kamu hafal surat
Al Baqarah?” Tanya Nabi lagi. Shahabi menjawab,
“Benar.” Nabi bersabda, “Berangkatlah kamu dan
kamulah pemimpin delegasi.” (HR. At-Turmudzi

94

Yakinlah! Menghafal Al-Quran Itu Mudah!

dan An-Nasa’i)

4. Mencerminkan Seseorang yang Memiliki Ilmu

Sebagaimana yang kita ketahui bersama
bahwa orang berilmu punya nilai lebih. Karena,
ilmulah yang menjaga seseorang. Dibandingkan
harta, orang yang berilmu senantiasa punya
jabatan lebih. Dalam Al-Qur’an pun, orang yang
hafal Al-Qur’an sangat istimewa.

“Sebenarnya, Al Qur’an itu adalah ayat-ayat
yang nyata di dalam dada orang-orang yang
diberi ilmu. Dan tidak ada yang mengingkari
ayat-ayat Kami kecuali orang-orang yang zalim.”
(QS Al-Ankabuut 29:49)

5. Memberikan Derajat dan Wibawa yang Lebih Baik

Membaca Al-Qur’an akan membuat diri lebih
berilmu. Dengan demikian, orang-orang pun
akan menghormati penghafal Al-Qur’an. Seorang
penghafal Al-Qur’an akan disenangi, disayangi,
bahkan dikagumi banyak orang. Karena, ingin
mencontoh kemampuannya.

“Orang orang yang hebat dalam membaca
Al-Qur’an akan selalu ditemani para malaikat
pencatat yang paling dimuliakan da taat pada
Allah SWT dan orang orang yang terbata-
bata membaca Al-Qur’an lalu bersusah payah
mempelajarinya maka dia akan mendapatkan dua
kali pahala,” (HR. Bukhari)”

95

Yakinlah! Menghafal Al-Quran Itu Mudah!

6. Menghormati Seorang Hafidz juga Disukai Allah

Dalam hal ini Allah melihat seseorang yang
menyenangi dan mengagumi hafidz sama halnya
mengagungkan Allah. Artinya, dengan kuasa
Allah seorang hafidz dimampukan untuk bisa
hafal banyak ayat. Itulah sama halnya mengagumi
kuasa Allah berupa rahmat pada seorang
penghafal Al-Qur’an.

“Sesungguhnya termasuk mengagungkan
Allah menghormati orang tua yang muslim,
penghafal Al-Qur’an yang tidak melampaui batas
(di dalam mengamalkan dan memahaminya)
dan tidak menjauhinya (enggan membaca dan
mengamalkannya) dan Penguasa yang adil.” (HR.
Abu Daud)

7. Hafidz Merupakan Orang-orang Terpilih

Manfaat menghafal Al-Qur’an sangat banyak
bagi seorang hafidz atau orang yang fasih
menghafalkan Al Qur’an. Hidayah Allah diketahui
hanya untuk orang-orang tertentu saja. Termasuk
seorang yang hafal Al-Qur’an, mereka juga adalah
orang-orang pilihan Allah.

“Sesungguhnya Allah mempunyai keluarga di
antara manusia, para sahabat bertanya, “Siapakah
mereka ya Rasulullah?” Rasul menjawab, “Para ahli
Al-Qur’an. Merekalah keluarga Allah dan pilihan-
pilihan-Nya.” (HR. Ahmad)

96

Yakinlah! Menghafal Al-Quran Itu Mudah!

8. Mendapat Perlindungan dan Rahmat Lewat
Malaikat

Allah sangat menyukai orang-orang yang
menjaga Al-Qur’an dalam dirinya. Termasuk
dengan membaca dan menghafalnya. Apalagi
dengan memahami isi dan mengamalkannya.
Allah memberi perhatian khusus bagi orang-
orang ini. Allah melindungi mereka dari kejahatan.
Selain itu juga melimpahkan banyak rahmat bagi
mereka.

” Ketika para kaum muslim berkumpul di
masjid masjid allah dan mereka membaca Al-
Qur’an dan mempelajarinya, maka akan datang
kepada mereka ketentraman , rahmat allah dan
dilindungi malaikat malaikat dan allah menyebut
mereka dihadapan makhluk yang ada didekatnya.”

9. Al-Qur’an Menjadi Syafa’at (Penolong) bagi para
Pembacanya

Membaca Al-Qur’an bisa menyelamatkan
kita di akhirat. Al-Qur’an akan menolong dan
menemani setelah hidup berakhir. Bahkan sampai
kematian pun, seorang yang dekat dengan Al-
Qur’an akan memperoleh kemuliaan.

“Bacalah Al-Qur’an karena sesungguhnya
pada hari kiamat nanti akan datang memberikan
syafaat yang baik kepada pembacanya.” (HR.
Muslim)”

97

Yakinlah! Menghafal Al-Quran Itu Mudah!

10. Memperoleh Mahkota Kemuliaan yang disebut
dengan Tahjul Karomah

Manfaat menghafal Al-Qur’an selanjutnya
adalah memperoleh mahkota kemuliaan atau
Tahjul Karomah. Penghargaan ini datangnya
langsung dari Allah. Merekalah orang-orang
terpilih yang dianggap bisa melewati ujian di
dunia yang hanya sementara. Mereka dianggap
berhasil lulus dari segala cobaan duniawi.

Mereka akan dipanggil, “Di mana orang-
orang yang tidak terlena oleh menggembala
kambing dari membaca kitabku?” Maka berdirilah
mereka dan dipakaikan kepada salah seorang
mereka mahkota kemuliaan, diberikan kepadanya
kesuksesan dengan tangan kanan dan kekekalan
dengan tangan kirinya. (HR. At-Tabrani)

11. Orangtua Mereka pun Dijanjikan Kemuliaan

Ternyata, tak hanya seorang penghafal Al-
Qur’an saja yang dijanjikan kemuliaan. Orangtua
mereka pun juga. Sungguh, seorang anak yang
berbakti pada orangtua salah satu caranya adalah
memberikan kemuliaan.

“Mengapa kami dipakaikan jubah ini?”
Dijawab,”Karena kalian berdua memerintahkan
anak kalian untuk mempelajari Al-Qur’an.” (HR.
Al-Hakim)

12. Mendapatkan Pahala Terbanyak

98

Yakinlah! Menghafal Al-Quran Itu Mudah!

Tahukah Anda, jika membaca Al-Qur’an
paling banyak pahalanya? Pahala bagi orang
yang membaca Al-Qur’an dihitung dari huruf
yang dibacanya. Semakin panjang ayatnya maka
semakin besar pahalanya. Apalagi jika menghafal,
akan mengulang-ulang kata yang dibaca. Pahala
pun berlipat-lipat.

“Barangsiapa yang membaca satu huruf
dari Al-Qur’an maka baginya satu hasanah, dan
hasanah itu akan dilipatgandakan sepuluh kali.
Aku tidak mengatakan Alif Lam Mim itu satu
huruf, namun Alif itu satu huruf, Lam satu huruf
dan Mim satu huruf.” (HR. At-Turmudzi)

13. Membuat Seseorang Berperilaku Mulia

Membaca Al-Qur’an bisa merubah seseorang.
Dengan membaca Al-Qur’an seseorang bisa
mendapat ilmu baru untuk memperbaiki hidupnya.
Seseorang juga bisa mendapat pencerahan yang
lebih baik untuk hidupnya seperti hidayah. Al-
Qur’an memberi jalan bagi seseorang untuk jadi
lebih baik.

“Sebaik baiknya manusia adalah yang
membaca dan mempelajari Al-Qur’an serta
mengajarkannya pada orang lain.” (HR.Bukhari)”

14. Diberikan Keberuntungan dalam Perdagangan

Allah sangat menyukai jual beli yang berarti
perdagangan. Karena, Allah melihat orang-orang

99

Yakinlah! Menghafal Al-Quran Itu Mudah!

yang menghafal Al-Qur’an adalah orang yang
bersyukur. Allah pun menjanjikan bahwa orang
yang bersyukur akan ditambah lagi nikmatnya.
Salah satunya lewat perniagaan.

“Sesungguhnya orang-orang yang selalu
membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan
menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami
anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam
dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan
perniagaan yang tidak akan merugi, agar Allah
menyempurnakan kepada mereka pahala mereka
dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya.
Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha
Mensyukuri.” (QS Faathir 35:29-30)

15. Meningkatkan Kecerdasan

Menghafal adalah salah satu cara untuk
meningkatkan kecerdasan seseorang. Dengan
menghafal otak akan lebih cepat menyerap
informasi juga menyimpannya dalam jangka
waktu lama. Semakin sering membaca Al-Qur’an
ternyata melatih juga peningkatan otak dalam
mencerna informasi.

Beberapa penelitian pun menunjukkan
bahwa orang yang pandai menghafal punya
kecerdasan yang baik. Terbukti dengan mereka
rajin menghafal, mereka juga akan lebih mudah
mengingat hal-hal kecil yang mereka harus ingat.
Jadi, jika Anda ingin punya anak cerdas bisa mulai

100


Click to View FlipBook Version