LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
(LKPD)
Satuan Pendidikan : SMA Negeri 11 Kota Jambi
Kelas / Semester : XI MIPA / II
Materi : Sistem Koloid
Kurikulum : 2013
Penyusun :
Iqlima Nabila, S.Pd
2020/2021
KOMPETENSI DASAR
3.15. Menganalisis peran koloid dalam kehidupan berdasarkan
sifat- sifatnya.
INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI
3.15.1. Menjelaskan perbedaan larutan, suspensi dan koloid
3.15.2. Menganalisis benda-benda ke dalam fase terdispersi dan fase
pendispersinya
3.15.3. Mengelompokkan jenis koloid
TUJUAN PEMBELAJARAN
Selama proses belajar mengajar berlangsung, memiliki sikap ingin
tahu, teliti dalam melakukan pengamatan, dan bertanggung jawab
dalam menyampaikan pendapat, menjawab pertanyaan, memberi
saran dan kritik serta dapat menjelaskan perbedaan larutan,
suspensi dan koloid, menganalisis benda-benda ke dalam fase
terdispersi dan fase pendispersinya , dan pengelompokkan jenis
koloid yang dilakukan dengan benar dan tepat.
PETUNJUK PENGGUNAAN LKPD
1. LKPD ini akan diberikan kepada siswa dalam bentuk link saat
proses pembelajaran yang berlangsung secara daring.
2. Dibagian awal LKPD ini disebutkan Kompetensi Dasar, Indikator
Pencapaian Kompetensi dan Tujuan Pembelajaran yang harus
dikuasai oleh siswa.
3. Terdapat materi yang tersedia di LKPD ini untuk menunjang
pengetahuan konsep siswa.
4. LKPD ini dikerjakan secara berkelompok sesuai dengan kelompok
yang telah ditetapkan oleh guru.
5. Kerjakan setiap tahapan yang ada pada LKPD ini, amati
permasalahan yang diberikan oleh guru dan pecahkan
permasalahan tersebut dengan kelompok anda.
6. Cara mengisi LKPD ini adalah dengan langsung mengetikkan
jawaban pada kolom yang tersedia.
7. Di akhir halaman LKPD ini terdapat nama kelompok yang harus
anda isikan.
8. Presentasikanlah hasil diskusi kelompok anda mengenai
permasalahan yang ada.
9. Kumpulkan hasil diskusi kelompok anda dengan mengklik tanda
finish.
MATERI AJAR
A. Definisi Koloid
Koloid berasal dari bahasa Yunani, dari kata “ kolla “ dan “ oid “. Kolla berarti
lem, sedangkan oid berarti seperti/mirip. Istilah koloid diperkenalkan pertama
kali oleh Thomas Graham pada tahun 1861 berdasarkan pengamatannya terhadap
gelatin.
B. Perbandingan antara sifat larutan, koloid dan suspense
No Aspek Larutan Koloid Suspensi
Ukuran Ukuran Ukuran partikelnya Ukuran
1 partikel partikelnya < antara 1 – 100 nm Partikelnya >
100 nm
1nm
2 Jumlah Fase Terdiri dari 1 fase Terdiri dari 2 fase Terdiri dari 2
fase
3 Kestabilan Stabil Tidak stabil
(tidak mengendap) Pada umumnya stabil (mudah
mengendap )
Tidak dapat Dapat disaring dengan
4 Pemisahan disaring
penyaring ultra Dapat disaring
Homogen (tidak Secara makroskopis
bersifat homogen
5 Pengamatan dapat dibedakan tetapi jika diamati Heterogen
Mikroskop walaupun dengan mikroskop
menggunakan
mikroskop ultra) ultra, bersifat
heterogen.
6 Sistem Molekular Padatan halus Padatan kasar
dispersi
7 Contoh larutan gula, air sabun, susu, minuman kopi,
udara bersih, mentega, santan,
air sungai yang
puding
etanol 70 % kotor
C. Jenis-Jenis Koloid
No Fase Medium Nama Contoh
Terdispersi Pendispersi Koloid
Gelas berwarna, paduan logam misal
1 Padat Sol perunggu
Padat Cair Padat
Gas Tinta, sol emas, sol belerang, lem cair,
2 Padat Sol pati dalam air
3 Asap rokok, debu di udara, asap
Cair Aerosol buangan knalpot
4 Gas Padat
Cair Padat Jeli, mentega, selai, agar-agar, lateks,
Emulsi semir padat
5 Cair Padat
6 (Gel ) Susu, santan, minyak ikan, es krim,
mayones
7 Emulsi
Gas
Aerosol Awan, obat semprot, hair spray
8
Cair
Buih Karet busa, batu apung,
padat/ sterofoam, biskuit, kerupuk
busa
Padat
Buih cair/ Busa sabun, pasta, krim kocok
busa cair
Lembar Kerja Peserta Didik
(LKPD)
11.. MMeennggaammaattii
Silahkan kalian baca dan pahami pemaparan kasus berikut !
Peristiwa asap kabut besar (The Great Smog) yang melanda Kota London, Inggris.
Peristiwa asap kabut terjadi tahun 1952 hingga menggemparkan warga. Saat itu, London
gelap tertutup awan yang bukan awan hujan, tetapi merupakan awan yang berisi kabut
dan asap yang mengandung gas SO2. Gas SO2 yang terkandung dalam asap dikarenakan
adanya polusi udara akibat penggunaan batubara. Akibat adanya polusi udara, terbentuk
lapisan tebal asap kabut di langit kota London. Polusi tersebut berlangsung dari hari
Jumat, 5 Desember hingga Selasa, 9 Desember 1952, kemudian polusi tersebar
dengan cepat ke seluruh kota. Peristiwa ini terjadi pada musim dingin diakibatkan oleh
cuaca dingin bercampur dengan fenomena meteorology antisiklon (sirkulasi angin
berskala besar dengan tekanan atmosfer yang tinggi) dan kondisi cuaca berangin.
Berdasarkan laporan medis, lebih dari 4.000 orang meninggal dan 100.000 lebih
mengalami gangguan pernapasan akut akibat menghirup asap kabut. Peristiwa ini
merupakan suatu kejadian langka karena mencapai angka kematian yang sa- ngat tinggi.
Oleh karena itu, peristiwa ini dianggap sebagai polusi udara terburuk dalam sejarah
Inggris dan menghasilkan pengaruh besar terhadap penelitian lingkungan, peraturan
pemerintah, dan kesadaran publik tentang hubungan antara kondisi udara yang bersih
dengan kesehatan.
Kasus serupa juga terjadi di 25 provinsi di negara Cina tahun 2014. Pemerintah
setempat menyatakan kota tersebut sebagai kota berbahaya dan setiap warga yang akan
beraktivitas dihimbau menggunakan masker penutup hidung. Pusat Meteorologi Nasional
setempat menyebutkan, sebagian besar wilayah Cina bagian timur dan selatan dilaporkan
diselimuti kabut tipis. Kabut tebal juga melanda Sichuan Basin, Provinsi Guizhou, Provinsi
Yunnan, Provinsi Anhui, Provinsi Fujian, dan Provinsi Xinjiang. Minimnya aliran udara
horizontal dan vertikal membuat asap knalpot dan polutan yang tercipta sulit untuk
menguap. Kondisi inilah yang membuat Cina terperangkap di dalam tebalnya asap kabut.
Asap kabut atau lebih dikenal smog (smoke dan fog) merupakan sejenis kasus
pencemaran udara berat yang bisa terjadi dalam jangka waktu tertentu, baik terjadi
berhari-hari atau hitungan bulan. Asap merupakan dispersi padatan dalam gas. Kabut
merupakan dispersi partikel air dalam udara. Kabut terjadi saat udara panas yang
mengandung uap air tiba-tiba mengalami pendinginan sehingga sebagian uap air mengalami
kondensasi.Jika asap bergabung dengan kabut, maka kabut menghalangi asap naik.
Akibatnya, asap berada di sekitar kita dan kita menghirupnya.Asap mengandung
partikel yang dapat mengiritasi paru-paru dan membuat batuk. Akibat asap yang
ditimbulkan mengandung gas SO2 akibat industri batubara, maka gas ini dapat bereaksi
dengan oksigen dan uap air membentuk asam sulfat. Asam sulfat akan mengiritasi paru-
paru sehingga menghasilkan banyak lendir.
(Sumber: dimodifikasi dari www.liputan6.com)
2. Orientasi Masalah
.
Setelah kalian membaca dan mengamati pemaparan kasus di atas, pertanyaan apa yang
muncul di pikiran kalian?
1. …………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………
2. …………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………
3. …………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………
3. Mengumpulkan informasi
Untuk menjawab pertanyaan kalian, lakukanlah pencarian informasi dengan membaca
buku koloid yang telah kalian miliki atau mencari di media internet, kemudian tulis hasil
pengamatan informasi kalian di bawah ini.
Hasil pengumpulan informasi :
1. …………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………
2. …………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………
3. …………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………
4. Mengasosiasi
Berdasarkan informasi yang kalian peroleh, jawablah pertanyaan berikut ini.
1. Termasuk ke dalam campuran apakah asap dan kabut? (campuran homogen,
suspensi, atau koloid) Jelaskan!
2. Apa sajakah zat penyusun dari asap dan kabut?
Asap: fase terdispersi fase pendispersi
Kabut: fase terdispersi fase pendispersi
3. Berdasarkan jenisnya, termasuk ke dalam jenis koloid apakah asap dan kabut?
Jelaskan!
4. Apa akibatnya jika tubuh menghirup asap?
5. Bagaimanakah cara mencegah terjadinya asap dan kabut dari proses industri
yang dapat berdampak negatif terhadap lingkungan?
6. Bagaimanakah cara menanggulangi terjadinya pencemaran asap dan kabut?
1. ……………………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………………
2. ……………………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………………
3. ……………………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………………
4. ……………………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………………
5. ……………………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………………
6. ……………………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………………
8. Presentasi
Ayo presentasikan hasil diskusi kalian,
tunjukkan jika kalianlah kelompok terbaik
9. Menarik Kesimpulan
Berdasarkan masalah yang telah kalian diskusikan, kesimpulan apa yang
dapat kalian peroleh?
.....................................................................................................................................
.....................................................................................................................................
.....................................................................................................................................
.....................................................................................................................................
.....................................................................................................................................
.....................................................................................................................................
.....................................................................................................................................
.....................................................................................................................................
.....................................................................................................................................
.....................................................................................................................................
.....................................................................................................................................
NAMA ANGGOTA KELOMPOK :
1.
2.
3.
4.
5.
DAFTAR PUSTAKA
Harnanto, Ari. 2009. Kimia 2 Untuk SMA/MA kelas XI. Jakarta : Pusat
perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.
Arifath, Arifatun. 2009. Kimia Untuk kelas XI SMA/MA. Jakarta : Pusat
perbukuan Departeman Pendidikan Nasional.
https://www.google.com/url?sa=i&url=https%3A%2F%2Fhot.liputan6.com%
2Fread%2F4254729%2F10-manfaat-susu-murni-untuk-kesehatan-tak-
cuma-buat-
tulang&psig=AOvVaw0PgfMzPm40AdB_KceDUog7&ust=162044757277300
0&source=images&cd=vfe&ved=0CAIQjRxqFwoTCKj4mOHbtvACFQAAAAA
dAAAAABAJ
https://www.google.com/url?sa=i&url=https%3A%2F%2Fwww.kajianpustaka.
com%2F2017%2F01%2Fpengertian-sifat-dan-jenis-jenis-
koloid.html&psig=AOvVaw16nVdzEcXCe62ovQ209VBu&ust=162044958393
5000&source=images&cd=vfe&ved=0CAIQjRxqFwoTCLitxqHjtvACFQAAAA
AdAAAAABAJ
https://pixabay.com/photos/beach-sea-starfish-mussels-sand-1449008/