Bahan Ajar
Pembelajaran Tematik Kelas 2
Tema 5. Pengalamanku
Subtema 1. Pengalamanku Di Rumah
Pembelajaran 2
PENDIDIKAN PROFESI GURU Rizki Tri Nugraheni
PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR 2101680295
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH
PURWOKERTO
Identitas Bahan Ajar
Satuan Pendidikan : SD Negeri 3 Grenggeng
Kelas/Semester : 2/2
Tema : 5. Pengalamanku
Sub Tema : 1. Pengalamanku Di Rumah
Pembelajaran ke : 2 (dua)
Materi Pokok : Bahasa Indonesia, PPKn, PJOK
Alokasi Waktu : 1 Pembelajaran
Kompetensi Inti
1. Menerima dan menjalankan ajaran agama
yang dianutnya.
2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin,
tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya
diri dalam berinteraksi dengan keluarga,
teman dan guru.
3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara
mengamati (mendengar, melihat, membaca)
dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu
tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan
kegiatannya, dan benda-benda yang
dijumpainya di rumah dan di sekolah.
4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam
bahasa yang jelas dan logis, dalam karya yang
estetis, dalam gerakan yang mencerminkan
anak sehat, dan dalam tindakan yang
mencerminkan perilaku anak beriman dan
berakhlak mulia.
KD dan Indikator
PPKn
1.1 Menerima hubungan gambar bintang, rantai, pohon beringin, kepala banteng,
dan padi kapas dan sila-sila Pancasila sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa.
1.1.1 Menunjukkan sikap syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa melalui
pengamalan sila pertama dalam Pancasila.
2.1 Bersikap bekerja sama, disiplin, dan peduli sesuai dengan sila-sila Pancasila
dalam lambang negara “Garuda Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
2.1.1 Menunjukkan sikap disiplin dalam beribadah di rumah sesuai sila pertama
dalam Pancasila.
3.1 Mengidentifikasi hubungan antara simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang
negara “Garuda Pancasila”.
3.1.1 Menyebutkan bunyi sila pertama dalam Pancasila
3.1.2 Mengidentifikasi simbol sila pertama dalam Pancasila
3.1.3 Menggolongkan contoh sikap di rumah yang sesuai dengan sila pertama
dalam Pancasila
4.1 Menjelaskan hubungan gambar pada lambang Negara dengan sila-sila Pancasila
4.1.1 Menceritakan pengalaman di rumah yang sesuai dengan sila pertama pada
Pancasila
KD dan Indikator
Bahasa Indonesia
3.6 Mencermati ungkapan permintaan maaf dan tolong melalui teks tentang budaya
santun sebagai gambaran sikap hidup rukun dalam kemajemukan masyarakat
Indonesia
3.6.1 Mengidentifikasi ungkapan permintaan maaf
3.6.2 Membuat ungkapan permintaan maaf dengan kalimat sendiri
4.6 Menyampaikan ungkapan ungkapan santun (menggunakan kata “maaf”, “tolong”)
untuk hidup rukun dalam kemajemukan
4.6.1 Menyampaikan secara lisan ungkapan permintaan maaf
PJOK
3.5 Memahami variasi pola gerak dominan (bertumpu, bergantung, keseimbangan,
berpindah/lokomotor, tolakan, putaran, ayunan, melayang, dan mendarat) dalam
aktivitas senam lantai
3.5.1 Menjelaskan pola gerak bertumpu dalam aktivitas senam lantai
4.5 Mempraktikkan variasi berbagai pola gerak dominan (bertumpu, bergantung,
keseimbangan, berpindah/lokomotor, tolakan, putaran, ayunan, melayang, dan
mendarat) dalam aktivitas senam lantai
4.5.1 Mempraktikkan pola gerak bertumpu dalam aktivitas senam lantai
Tujuan Pembelajaran
1. Siswa mendengarkan teks pendek dari guru tentang “Beni Tidak
Sengaja Menyenggol Guci”, siswa dapat mengidentifikasi
ungkapan permintaan maaf dalam cerita dengan benar.
2. Siswa melakukan diskusi kelompok tentang ungkapan permintaan
maaf, siswa mampu membuat ungkapan permintaan maaf dengan
bahasanya sendiri.
3. Siswa melakukan diskusi kelompok tentang ungkapan permintaan
maaf, siswa mampu menyampaikan ungkapan permintaan maaf di
depan kelas dengan baik.
4. Siswa mendengarkan penjelasan dari guru mengenai sila pertama
Pancasila, siswa mampu menyebutkan bunyi sila pertama pada
Pancasila dengan benar.
5. Siswa melakukan kegiatan tanya jawab dengan teman mengenai
simbol sila Pancasila, siswa mampu menunjukkan simbol sila
pertama pada Pancasila dengan benar.
6. Siswa melakukan diskusi kelompok tentang pengamalan sila
pertama Pancasila, siswa mampu menunjukkan rasa syukur sebagai
umat beragama dengan baik.
7. Siswa melakukan diskusi kelompok mengenai sikap sehari-hari di
rumah, siswa dapat menggolongkan sikap di rumah yang sesuai
dengan sila pertama dengan benar.
8. Siswa melakukan kegiatan pengerjaan LKPD terkait sikap sila
pertama, siswa mampu menceritakan pengalaman di rumah yang
sesuai dengan sila pertama Pancasila dengan percaya diri.
9. Siswa melakukan kegiatan mengamati video gerak bertumpu, siswa
mampu menjelaskan pola gerak bertumpu dengan benar.
10. Siswa melakukan kegiatan memperhatikan video gerak bertumpu,
siswa mampu mempraktikkan pola gerak bertumpu bersama tema
satu kelompok dengan benar.
URAIAN
BAHAN AJAR
“Andi dan Ayah sedang bermain “menirukan kuda
berjalan”. Coba amati bagaimana gerakannya!”
“gerakan yang dilakukan oleh Andi adalah salah
satu contoh gerakan bertumpu.”
“Lalu, apakah gerakan bertumpu itu?”
Lihatlah vidio
pembelajaran berikut ini!
https://youtu.be/zk-cQo-jFnc
GERAK BERTUMPU
Gerakan bertumpu adalah gerakan yang dilakukan dengan
menggunakan salah satu anggota tubuh sebagai tumpuan.
Salah satu yang sering digunakan sebagai tumpuan adalah
tangan. Gerakan bertumpu pada tangan berguna untuk melatih
kekuatan otot lengan dan tangan.
URAIAN
BAHAN AJAR
MACAM GERAK BERTUMPU
1. Gerak bertumpu pada dinding
Cara melakukan gerak bertumpu pada dinding adalah sebagai
berikut:
a. Berdiri di depan diding datar
b. Letakkan kedua telapak tangan di depan dinding
c. Bengkokkan lengan dengan memajukan badan ke dinding.
2. Bertumpu pada lantai
Cara melakukan gerak bertumpu pada lantai adalah sebagai berikut:
a. Letakkan tangan di lantai dengan posisi yang terbuka selebar
bahu
b. Kaki Anda bertumpu pada ujung jari kaki
c. Turunkan bahu sampai membentuk siku
d. Angkat lagi bahu hingga lengan lurus
Bahan Ajar
Setelah mengerti gerakan
bertumpu, Andi dan teman
temannya mencoba untuk
mempraktikkannya di rumah.
Sepulang sekolah mereka
bermain dan juga berlatih
gerakan bertumpu. Namun
sayang, ketika bermain Andi
tidak sengaja menyenggol
temannya hingga terjatuh. Apa
yang seharusnya dilakukan
Andi?
Apa yang harus dilakukan Andi?
Andi harus minta maaf pada temannya. Andi harus mengucapkannya dengan
tulus. Bagaimana cara mengucapkannya? Mari kita bantu Andi.
Ungkapan permintaan maaf
Ungkapan permintaan maaf adalah ungkapan yang digunakan untuk
meminta maaf pada seseorang. Ungkapan permintaan maaf digunakan
ketika kita melakukan kesalahan atau merasa bersalah kepada
seseorang. Ungkapan permintaan maaf harus diuapkan dengan bahasa
yang santun. se;lain itu permintaan maaf juga harus diucapkan dengan
tulus
Ungkapan Permintaan Maaf
Andi meminta maaf pada Edo.
“Edo, maafkan aku. Aku tidak
sengaja membuatmu terjatuh.”
Edo menjawab, “tidak apa-apa
Andi, aku memaafkanmu.
Terimakasih telah membantuku
berdiri.”
Keduanya bersyukur karena Edo tidak terluka. Mereka melanjutkan
permainan kembali.
Kamu Harus Tahu
Ketika temanmu melakukan kesalahan dan mau meminta maaf, maka
kita harus memafkannya. Kita harus saling memafkan. Memafkan
adalah salah satu contoh sikap kita menghargai orang lain. Dengan
memaafkan kita akan lebih bersyukur atas apa yang Tuhan berikan.
URAIAN
BAHAN AJAR
Ketika bermain dengan teman di rumah, kita tidak boleh
meninggalkan tanggung jawab kita kepada Tuhan. Ketika sudah
waktunya untuk beribadah, kita sebaiknya berhenti bermain. Kita
tetap harus beribadah sesuai agama dengan tepat waktu.
“Beribadah merupakan penerapan sila pertama pada Pancasila.
Masih ingatkah kalian bagaiman bunyi sila pertama Pancasila? Apa
simbolnya?”
Bunyi Sila Pertama Pancasila
Bunyi sila pertama Pancasila adalah:
“Ketuhanan Yang Maha Esa”
Simbol sila perta Pancasila adalah Bintang
URAIAN
BAHAN AJAR
Sikap yang sesuai dengan sila pertama Pancasila
Berdoa sebelum makan Menghormati agama lain
Beribadah tepat waktu
Mempersilakan teman
melaksanakan kegiatan peribadatan
sesuai agamanya
Daftar Pustaka
Anonim. 2010. Modul 5 Melompat dan Menumpu Keseimbangan Praktek 2.
Diunduh dari file:///C:/Users/win%2010%20pro/Pictures/Modul_5
_Melompat_dan_Menumpu-Keseimbangan-Praktek_2.pdfpada 11 Januari
2022 pukul 11.00
Rima Trianingsih. 2016. Bahan Ajar Tematik Terpadu Kelas 2 SD. Diunduh dari
https://id.scribd.com/document/329403583/Bahan-Ajar-Tematik-Terpadu
-Kelas-2-SD pada 11 Januari 2022 pukul 11.00
Taufina. 2017. Buku Guru Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Kelas 2 Tema 5.
Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Taufina. 2017. Buu Siswa Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Kelas 2 Tema 5.
Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.