BEST PRACTICE
DENGAN METODE STAR
PPG Daljab Kategori 2 Tahun 2022
Universitas Lampung
#2
ROHOFLINEAHTSUANY,AS.PD
Guru di SD Negeri 1 Bumi Nabung Timur
Tujuan yang Ingin Dicapai
Melalui praktik baik ini, saya ingin menyampaikan
tujuan yang ingin saya capai pada kegiatan
pembelajaran saya yaitu melalui pembelajaran
menggunakan model Problem Based Learning (PBL)
dapat meningkatkan pemahaman peserta didik
mengenai operasi hitung campuran yang nantinya
hasil belajar yang diperoleh juga meningkat seiring
dengan pemahaman yang diperoleh peserta didik
Situasi
SD Negeri 1 BUmi Nabung Timur adalah sekolah dimana saya mengajar., jarak rumah saya dengan
sekolah hanya sekitar 100 meter. Alhamdulillah saya di amanahkan unutuk mengajar di sekolah yang
tidak jauh dengan rumah saya.
Di SD Negeri 1 Bumi Nabung Timur saya mengajar di kelas VI, untuk kelas VI ini terdiri dari 2 kelas
dan saya mengajar di kelas VI.b. Wah kelas VI.b biasanya peserta didiknya super-super "nakalnya, gak
bisanya, susah belajarnya", begitu biasa orang-orang memberikan suatu predikat kepada kelas yang
bukan kelas A. Namun masalah sebenarnya bukan sebutan kelas A atau B nya tetapi suatu kelas
daoat dikatakan benar benar A dapat dilihat bagaimana kemauan peserta didik untuk belajar Selain
itu sebagai guru saya juga harus bisa memperhatikan masalah-masalah yang dialami peserta didik
selama pembelajarn yang guru berikan. Untuk itu pada kegiatan ini saya juga mengidentifikasi
permasalahan yang terjadi. Adapun permasalahan yang saya temukan adalah ternyata 1ketika akan
bertanya atau mengemukakan pendapat peserta didik cenderung tajut salah sehingga kesulitan pada
peserta didik tidak tersampaikan dan tidak dapat guru tindak lanjuti. Selanjutnya dalam mengajar
guru bekum memanfaatkan media dan model pembelajaran inovatif, pembelajarn yang berlangsung
masih berpusat pada guru., yang sehingganya untuk peserta didik yang gaya belajarnya bukan suka
mendengar akan sering mengobrol ketika guru sedang menjelaskan. Terlepas dari masalah masalah di
atas terdapat masalah yang sangat sering terjadi dan hampir semua peserta didik saya
mengalaminya yaitu menganggap pelajaran matematika adalah pelajaran yang sulit yang sehingganya
akan belajar matematika mereka enggan kemudian berdampak pada pemahaman mereka dalam
beberapa materi terutama pada materi operasi hitung campuran.
Menjadi Penting karena apa?
Mengalami masalah tentunya bukan hanya saya saja.
Masih banyak guru yang memiliki masalah yang sama
dengan yang saya alami sehingga praktik baik ini menjadi
penting untuk di bagikan. Semoga nantinya praktik ini
selain bisa memotivasi saya dalam menerapkan
pembelajaran yang inovatif juga diharapkan bisa menjadi
referensi dan inspirasi bagi rekan-rekan guru yang
mengalami masalah yang sama dengan yang saya
temukan di sekolah tempat saya mengajar.
saya harus menerapkan model pembelajaran yang taYdnaagnglgaumnmygeapnrjiatjaauwkdtaiibkpeisnraiayna
inovatif untuk membuat perubahan pada sistem
pembelajaran yang dapat mengatasi masalah-masalah Rohfinatun, S.Pd
yang telah teridentifikasi. Lalu saya sebagai guru juga
harus berperan aktif dan mempunyai tanggung jawab
untuk melaksanakan praktik pembelajaran ini secara
efektif dengan menggunakan model dan media
pembelajaran yang tepat dan inovatif sehingga tujuan
pembelajaran dan hasil belajar siswa bisa tercapai
sesuai dengan apa yang diharapkan.
Selain itu, saya sebagai guru model bertanggung jawab
melakukan perbaikan-perbaikan dalam pembelajaran
berdasarkan hasil refleksi dan saran atau masukan
yang diberikan observer agar pembelajaran kedepannya
lebih berkualitas atau lebih baik lagi.
Dalan mengatasi suatu masalah sudah pasti terdapat tantangan yang harus
dihadapi. Tantangan saya dalam menerapkan kegiatan pembelajaran dengan
metode dan media adalah seperti yang saya sampaikan di awal untuk siswa yang
tidak suka mendengar ketika ada peserta didik yang maju kedepan untuk
presentasi dan menyajikan hasil diskusi kelompoknya, peserta didik yang
dibelakang (audience) ada yang mengobrol atau tidak memperhatikan paparan
temannya. Tantangan selanjutnya yaitu membuat peserta didik terfokus dalam
pembelajaran dimana peserta didik Peserta didik susah untuk tetap fokus belajar
selama 70 menit pembelajaran. Ada juga yaitu membuat peserta didik menjadi aktif
dalam pembelajaran seperti tidak malu dalam bertanya atau menyampaikan
pendapat, yang terjadi di kelas saya adalah beberapa peserta didik cenderung
masih pasif dalam kegiatan diskusi kelompok dan ketika melaksanakan presentasi
dan penyajian hasil diskusi kelompoknya, peserta didik masih malu-malu.
Apa tantangannya?
Siapa yang terlibat?
Karena dalam melaksakan apapun saya tidak bisa
melakukannya sendiri untuk itu saya membutuhkan
bantuan dari beberapa pihak agar pelaksanan PPL
terlaksana dengan baik yang terlibat di dalamnya yaitu
peserta didik yang menjadi sentral dalam proses
pembelajaran selanjutnya guru sebagai fasilitator ada
juga Dosen dan guru pamong sebagai pembimbing
serta observer. Rekan peserta PPG kelompok 5 sebagai
observer. Kepala sekolah selaku supervisor. Rekan
sejawat yang membantu terlaksananya kegiatan PPL.
Langkah-langkah yang saya lakukan untuk menghadapi tantangan
tersebut adalah:
Saya menstimulus siswa agar aktif dalam kelompoknya dan
membimbing siswa secara menyeluruh dalam kegiatan kelompok.
Saya menyemangati, mendampingi siswa supaya tidak malu-malu dan
lebih percaya diri pada saat mempresentasikan dan menyajikan hasil
karya di depan kelas.
Saya meminta peserta didik yang di belakang (audience) untuk
memberikan tanggapan atau respon ketika ada peserta didik lain yang
mempresentasikan atau menyajikan hasil diskusi ke depan.
Saya menyelipkan ice breaking di sela-sela proses pembelajaran agar
peserta didik dapat kembali fokus belajar
Proses pelaksanaannya melibatkan
Proses pelaksanaannya melibatkan kepala sekolah selaku
pimpinan yang selalu memberikan masukan, motivasi dan
kemudahan dalam menjalankannya serta dewan guru juga
memberikan motivasi dan sedia membantu dalam
prosesnya. Begitu juga dengan keterlibatan dosen
pembimbing dan guru pamong serta rekan-rekan ppg
kelompok 5 selaku observer yang memberikan refleksi
sebagai perbaikan pembelajaran kedepannya.
Sumber daya /materi yang
diperlukan
Proyektor, laptop, Printer, kertas HVS, kertas karton,
kertas origami, spidol, dan buku Teks Pelajaran ( Buku
guru dan buku siswa) dan buku referensi lainnya.
Adanya sumber daya dan materi tersebut dalam
pelaksanaannya adalah sangat memudahkan guru
dalam melaksanakan pembelajaran
Dampak dari langkah-langkah yang
telah di terapkan
Peserta didik menjadi aktif dan antusias dalam
pembelajaran terlihat dari setiap kegiatan yang saya
lakukan mereka melaksanakannya dengan antusias dan
tidak merasa terbebani. Kegiatan yang selanjutnya
berdampak yaitu peserta didik dapat bekerjasama dengan
baik dalam diskusi dikelompoknya sekaligus sudah tidak
malu-malu dalam menyampaikan hasil diskusi di depan kelas
Sedangkan dampak dari penggunaan media adalah motivasi
belajar peserta didik meningkat dan peserta didik lebih
mudah memahami materi yang diberikan
KEEFEKTIFANNYA
Hasilnya efektif diterapkan karena
ketuntasan pemahaman peserta didik
akan materi yang disampaikan menjadi
meningkat selain itu hasil belajar peserta
didik dari 20 peserta didik mencapai 85 %
HASIL
BELAJAR
ROHFINATUN, S.PD
RESPON BERBAGAI PIHAK
Respon dari peserta didik terhadap kegiatan pembelajaran yang
dilakukan adalah peserta didik sangat senang karena media
pembelajarannya menarik dan materi pembelajaran jadi lebih mudah
dipahami.
Adapun respon teman sejawat terkait dengan strategi yang saya
lakukan adalah mereka berharap kedepannya bisa mengajar seperti
yang saya lakukan sehingga kedepannya bisa membangun peserta didik
yang aktif, kreatif, cerdas dan berwawasan.
Faktor keberhasilan dari kegiatan praktik pembelajaran ini adalah
penguasaan guru terhadap materi yang diajarkan dan model
pembelajaran yang digunakan serta penggunaan media
pembelajaran, menyebabkan kegiatan pembelajaran dapat
berlangsung sesuai dengan yang diharapkan sehingga tujuan
pembelajaran dapat tercapai. Selain itu, dukungan dari kepala
sekolah, rekan sejawat serta bimbingan dari dosen dan guru
pamong serta rekan-rekan peserta PPG yang memberikan refleksi
terhadap pembelajaran menjadi faktor keberhasilan praktik
pembelajaran ini.
OBSERVASI
OBSERVASI
PEMBELAJARAN YANG DIPEROLEH
DARI KESELURUHAN PROSES
Dalam setiap proses pembelajaran guru harus menyesuaikan materi
1 dengan model pembelajaran yang akan digunakan dan juga dalam
pelaksanaannya harus menggunakan media pembelajaran yang sesuai.
Guru harus menyiapkan berbagai cara untuk membuat peserta didik
2 fokus selama proses pembelajaran
Setiap peserta didik mempunyai potensi masing-masing, meskipun
demikian dalam setiap mata pelajaranmereka diharuskan mencapai
3 standar minimal yang sudah ditentukan, guna menghadapi tantangan
hidup di kemudian hari.
Dalam menyusun intrumen penilaian harus memperhatikan indikator dan
4 dapat mengukur ketercapaian pembelajaran peserta didik, intrumen
tersebut harus bisa mengakomodir semua peserta didk
Terima Kasih
Semoga Bermanfaat