8 SMART ASN (Integritas) Tepat waktu pada saat melaksanakan kegiatan aktualisasi. SMART ASN (Nasionalisme) Leaflet/brosur menggunakan bahasa yang mudah dipahami yaitu bahasa Indonesia. SMART ASN (Profesionalisme) Membuat leaflet dengan kreatif dan menarik. SMART ASN (Digital Skills) Memanfaatkan media internet dan aplikasii terbaru dalam membuat desain power point dan leaflet yang menarik. Managemen ASN:
7 3 Melakukan Pelayanan Informasi obat melalui penyuluhan dan pembagian leaflet atau brosur tentang obat Hipertensi dan Diabetes militus kepada pengunjung Puskesmas. 1. Mengisi daftar hadir peserta. 1. Tersedia da hadir peser 2. Melaksanakan pelayanan Informasi Obat 2. Peserta memahami penyampaia informasi ob 3. Melakukan tanya jawab singkat mengenai Informasi Obat yang disampaikan 3. Memastikan peserta memahami penyampaia informasi
9 Memanfaatkan waktu dengan baik dalam persiapan leaflet. aftar rta Beriorientasi Pelayanan: Memberikan pelayanan informasi obat dengan ramah dan proaktif. Akuntabel: Memberikan Pelayanan Informasi obat dengan menggunakan referensi yang akurat. Kompeten: Memberikan pelayanan informasi obat sesuai kompetensi bidang keilmuan. Harmonis: Melayani setiap pertanyaan pasien dengan ramah tanpa Kegiatan ini berkontribusi dalam Visi Kabupaten Barito Selatan yaitu “Barito Selatan yang Maju, Mandiri dan Profesional yang Beriman dan Bertaqwa” serta berkontribusi dalam Misi “Peningkatan Profesionalisme pegawai di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Selatan” Pelaksanaan kegiatan ini yang didasarkan pada nilai-nilai dasar ASN dan nilai kedudukan dan peran ASN dalam NKRI memperkuat nilai: 1) Integritas 2) Nasionalisme 3) Profesionalisme 4) Hospitality 5) Inovatif 6) Akuntabel an bat n an
8
0 membeda-bedakan. Loyal: Memberikan pelayanan informasi obat sesuai kebutuhan masingmasing pasien. Adaptif: Memberikan pelayanan informasi obat kepada semua kalangan Kolaboratif: Melakukan sinergitas dengan sesame petugas Kesehatan dalam kegiatan ini. SMART ASN (Integritas) Tepat waktu sesuai jadwal yang ditentukan dalam pelanksanaan pelayanan informasi obat. SMART ASN
8
1 (Nasionalisme) Menggunakan Bahasa Indonesia yang benar saat pelayanan informasi obat dan apabila ada pasien yang kurang memahami akan berusaha memberikan penjelasan sesuai Bahasa yang mereka pahami. SMART ASN (Profesionalisme) Memberikan pelayanan Informasi obat sesuai bidang keilmuan dengan sebaik-baiknya. Smart ASN (Hospitality) Memberikan pelayanan Informasi obat dengan senyum, sapa, salam dan ramah. SMART ASN (Digital Skills)
8 4 Melakukan Pelayanan Konseling Obat bagi pasien yang setuju atau direkomendasika n oleh dokter 1. Melakukan konsultasi dengan mentor untuk saran dan arahan kegiatan selanjutnya 1. Mendapatka arahan untuk kegiatan selan 2. Mengisi form data peserta yang ingin melakukan konseling 2.Mendapatka daftar peserta Konseling 3. Mengumpulkan data dan no HP 3.Mendapatka peserta yang
2 Menggunakan aplikasi dalam membuat desain leaflet serta menggunakan MS Ofice Power Point dalam pelayanan Informasi obat. Managemen ASN: Mencatat setiap pertanyaan dari pasien dengan cermat dan teliti. an njutnya Beriorientasi Pelayanan: Memberikan pelayanan Konseling obat sesuai kebutuhan pasien dengan ramah. Akuntabel: Memberikan pelayanan konseling dengan mengutamakan kerahasiaan privasi pasien. Kompeten: Kegiatan ini berkontribusi dalam Visi Kabupaten Barito Selatan yaitu “Barito Selatan yang Maju, Mandiri dan Profesional yang Beriman dan Bertaqwa” serta berkontribusi dalam Misi “Peningkatan Profesionalisme Pelaksanaan kegiatan ini yang didasarkan pada nilai-nilai dasar ASN dan nilai kedudukan dan peran ASN dalam NKRI memperkuat nilai: 1) Integritas 2) Nasionalisme 3) Profesionalisme 4) Hospitality 5) Inovatif 6) Networking an an data
8 peserta yang ingin melakukan konsultasi melalui media WA dan membuat grup WA bagi pasien/ peserta bersedia berga ke grup konse 4. Meminta saran dan masukan dari peserta tentang kegiatan ini 4.menMendap saran yang membangun d peserta
3 abung ling Memberikan pelayanan konseling yang sebaikbaiknya sesuai bidang keilmuan. Harmonis: Membangun kedekatan dengan pasien agar terjalin komunikasi yang baik. Loyal: Menggali informasi dengan sabar dari pasien demi tercapainya konseling yang maksimal demi kebaikan pasien. Adaptif: Berusaha menyesuaikan diri dengan berbagai pasien dari setiap kalangan dalam pelayanan konseling. Kolaboratif: pegawai di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Selatan” 7) Akuntabel patkan dari
8
4 Melakukan kerja sama dengan petugas Kesehatan lain dalam pelaksanaan konseling agar pasien mendapatkan terapi yang maksimal. SMART ASN (Integritas) Memberikan pelayanan konseling dengan mengutamakan infprmasi yang jujur dan benar kepada pasien. SMART ASN (Nasionalisme) Melakukan tindak lanjut kepada pasien dengan membentuk grup Wa. SMART ASN (Profesionalisme) Memberikan pelayanan konseling dengan sebaik-baiknya sesuai bidang keilmuan.
8 5 1.Berkonsultasi dengan mentor 1. Menyiapkan data hasil kegiatan Saran dan ma yang memban
5 SMART ASN (Hospitality) Melayani pasien dengan ramah dengan penuh rasa tanggung jawab. SMART ASN (Networking) Menjalin kerja sama yang bai kantar petugas kesehatan. SMART ASN (Digital Skills) Menggunakan media social Wa sebagai sarana untuk membuat grup konseling secara online. Managemen ASN: Melaksanakan kegiatan dengan pencatatan dan dokumentasi yang baik. sukan gun Beriorientasi Pelayanan: Bertaqwa” serta berkontribusi Pelaksanaan kegiatan ini yang
8 mengenai hasil kegiatan dan evaluasi hasil kegiatan Mencatat setiap saran dan masukan mentor dari mentor
6 Melakukan diskusi dengan mentor demi tercapainya hasil yang baik bagi psien Akuntabel: Melaporkan hasil kegiatan kepada mentor dengan penuh tanggung jawab. Kompeten: Mencatat hasil evaluasi dengan sebaik-baiknya. Harmonis: Menghargai setiap arahan dan masukan dari mentor. Loyal: Bertanggung jawab dengan setiap hasil kegiatan yang disampaikan kepada mentor Adaptif: dalam Misi “Peningkatan Profesionalisme pegawai di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Selatan” didasarkan pada nilai-nilai dasar ASN dan nilai kedudukan dan peran ASN dalam NKRI memperkuat nilai: 1) Integritas 2) Nasionalisme 3) Profesionalisme 4) Hospitality 5) Inovatif 6) Akuntabel
8
7 Selalu mengembangkan kreativitas sebagai seorang ASN dengan melakukan evaluasi hasil kegiatan. Kolaboratif: Membuat dokementasi kegiatan dengan dukungan dan bantuan dari rekan kerja. SMART ASN (Integritas) Tepat waktu dengan jadwal yang diberikan mentor. SMART ASN (Nasionalisme) Pada saat melakukan evaluasi menggunakan bahasa yang mudah dipahami yaitu bahasa Indonesia. SMART ASN (Profesionalisme)
8 6 Melakukan konsultasi 1. Menemui mentor untuk konsultasi 1. Adanya sar dan masuka
8 Menlakukan evaluasi dengan sebaik-baiknya dengan penuh tanggungjawab. SMART ASN (Hospitality) Bersikap ramah pada pasien dalam melakukan kegiatan evaluasi. SMART ASN (Digital Skills) Disini saya menggunakan media internet dalam mencari refrensi. Managemen ASN: Melaksanakan kegiatan dengan profesional, substansi sesuai dengan peraturan perundang undangan yang berlaku. ran an Berorientasi Pelayanan: Melakukan Bertaqwa” serta berkontribusi Pelaksanaan kegiatan ini yang
8 kepada Kepala Tata Usaha UPT Puskesmas Tabak Kanilan selaku mentor dalam rangka pelaporan hasil aktualisasi terkait laporan aktualisasi kegiatan pelaksanaan. laporan aktualisasi mentor. 2. Melakukan konsultasi dengan coach. 2. Adanya sar dan masuka dari coach. 3. Mencetak laporan aktualisasi 3. Tersedianya laporan aktualisasi
9 dari komunikasi secara ramah dengan mentor dan coach. Akuntabel: Menyusun laporan aktualisasi dengan jujur, cermat, disiplin, dan berintegritas tinggi. Kompeten: Menyusun laporan aktualisasi dengan kualitas terbaik. Harmonis: Menghargai segala saran, masukan, maupun kritik dari mentor sebagai arahan dan nasihat untuk mendapat hasil terbaik. Loyal: Menjaga nama baik pimpinan dan juga instansi tempat bertugas dalam pelaksanaan dalam Misi “Peningkatan Profesionalisme pegawai di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Selatan” didasarkan pada nilai-nilai dasar ASN dan nilai kedudukan dan peran ASN dalam NKRI memperkuat nilai: 1) Integritas 2) Nasionalisme 3) Profesionalisme 4) Hospitality 5) Inovatif 6) Akuntabel ran an a
9
0 kegiatan. Adaptif: Berinovasi dan kreatif dalam pembuatan laporan. Kolaboratif : Senantiasa terbuka dalam menerima bantuan dan masukan demi tercapainya kegiatan dan laporan aktualisasi. SMART ASN (Integritas) Menyelesaikan laporan aktualisasi tepat waktu. SMART ASN (Nasionalisme) Pada saat konsultasi menggunakan bahasa yang mudah dipahami mentor dan coach yaitu bahasa Indonesia.
9 Tabel 3.6 Matriks Ran
1 SMART ASN (Digital Skills) Menggunakan Laptop dan Printer dalam penyusunan laporan aktualisasi. Manajemen ASN: Menyusun laporan aktualisasi sesuai dengan pedoman yang ada dan berdiskusi dengan mentor serta coach untuk kesempurnaan penyusunan laporan aktualisasi. ncangan Aktualisasi
9 a. Jadwal Pelaksanaan Aktualisasi Dalam melaksanakan rencana aktualisasi akan dijadwalk dapat memudahkan Calon Pegawai Negeri Sipil membuat lap aktualisasi akan dilaksanakan selama masa Off campus yang be jadwal pelaksanaan aktualisasi pada tabel 3.7. No Kegiatan Waktu Kegiatan 1 Melakukan konsultasi kepada Kepala Tata Usaha UPT Puskesmas Tabak Kanilan selaku mentor dalam rangka pelaksanaan aktualisasi. 16-18 Maret 2023 UP Pu Ta Ka 2 Membuat SOP pelayanan informasi obat dan SOP pelayanan konseling serta menyiapkan tempat dan, materi dalam bentuk power Point dan Leaflet yang akan digunakan dalam proses pelayanan informasi obat dan konseling obat pada pasien hipertensi dan 20-25 Maret 2023 UP Pu Ta Ka
2 kan pada waktu tertentu dan mempunyai Output yang jelas agar poran hasil aktualisasi. Adapun Jadwal pelaksanaan kegiatan erlangsung mulai 16 Maret sampai dengan 09 Mei 2023. Berikut Tempat Sasaran Output/Hasil PT uskesmas abak anilan Pasien dengan keluhan Hipertensi dan Diabetes Militus Terlaksananya rancangan awal kegiatan aktualisasi. PT uskesmas abak anilan Pasien dengan keluhan Hipertensi dan Diabetes Militus Tersedianya tempat konseling, materi dalam bentuk power point dan leaflet
9 diabetes militus 3 Melakukan Pelayanan Informasi obat melalui penyuluhan dan pembagian leaflet tentang obat Hipertensi dan Diabetes militus kepada pengunjung Puskesmas 27 Maret -03 April 2023 UP Pu Ta Ka 4 Melakukan Pelayanan Konseling Obat bagi pasien yang setuju atau direkomendasikan oleh dokter 04-12 April 2023 UP Pu Ta Ka 5 Berkonsultasi dengan mentor mengenai hasil kegiatan 13-20 April 2023 UP Pu Ta Ka 6 Melakukan konsultasi dengan Kepala Tata Usaha UPT Puskesmas Tabak Kanilan selaku mentor dalam rangka pelaporan hasil aktualisasi 27 April-09 Mei 2023 UP Pu Ta Ka Tabel 3.7 Jadwal Pe
3 PT uskesmas abak anilan Pasien dengan keluhan Hipertensi dan Diabetes Militus Meningkatkan pemahaman pasien tentang hipertensi dan diabetes militus dan pengobatannya. PT uskesmas abak anilan Pasien dengan keluhan Hipertensi dan Diabetes Militus Terlaksananya Pelayanan Konseling obat bagi pasien Hipertensi dan Diabetes Militus PT uskesmas abak anilan Pasien dengan keluhan Hipertensi dan Diabetes Militus Mendapatkan hasil evaluasi kegiatan PT uskesmas abak anilan Pasien dengan keluhan Hipertensi dan Diabetes Militus Tersedianya laporan aktualisasi elaksanaan Aktualisasi
94 No Kegiatan Maret 2023 16 17 18 19 20 21 22- 23 24 25 26 27 28 29 30 31 1 2 3 4 5 6 7 8 1 Melakukan konsultasi kepada Kepala Tata Usaha UPT Puskesmas Tabak Kanilan selaku mentor dalam rangka pelaksanaan aktualisasi. 2 Membuat SOP pelayanan informasi obat dan SOP pelayanan konseling serta menyiapkan tempat dan, materi dalam bentuk power Point dan Leaflet yang akan digunakan dalam proses pelayanan informasi obat dan konseling obat pada pasien hipertensi dan diabetes militus 3 Melakukan Pelayanan Informasi obat melalui penyuluhan dan pembagian leaflet tentang obat Hipertensi dan Diabetes militus kepada pengunjung Puskesmas 4 Melakukan Pelayanan Konseling Obat bagi pasien yang setuju atau direkomendasikan oleh dokter 5 Berkonsultasi dengan mentor mengenai hasil kegiatan 6 Melakukan konsultasi dengan Kepala Tata Usaha UPT Puskesmas Tabak Kanilan selaku mentor dalam rangka pelaporan hasil aktualisasi Table 3.8 Matrix Jadwal pelaksanan Aktualisasi
April 2023 Mei 2023 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21- 26 27 28 29 30 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Hari minggu dan hari libur bersama
95 BAB IV PENUTUP a. Kesimpulan Berdasarkan pemaparan pada bab-bab sebelumnya, dalam mengimplementasikan dan mengaktualisasikan nilai – nilai dasar ASN ditempat kerja dapat memberikan manfaat bagi penulis maupun instansi tempat kerja agar dapat meningkatkan kualitas ASN dalam melayani masyarakat dan terlaksananya kegiatan yang berprinsip efektif, efisien dan mengandung nilai inovasi demi mewujudkan pelayanan publik yang maksimal. Adapun core values ASN diimplementasikan dalam kata “BerAKHLAK” yang merupakan akronim dari “Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif, merupakan nilai dasar yang harus dimiliki oleh CPNS. Penulis menyimpulkan bahwa kurang optimalnya pelayanan informasi obat dan pelayanan konseling pada pasien hipertensi dan diabetes militus karena adanya faktor-faktor penghambat. Faktor-faktor yang menjadi penghambat diantaranya belum ada SOP untuk melakukan PIO dan konseling Obat, tidak ada sarana dan fasilitas yang memadai dalam melakukan Pelayanan Informasi Obat dan Konseling Obat, kurangnya pengetahuan petugas farmasi untuk melakukan PIO dan Konseling obat dan Kurangnya pemahaman pasien tentang pentingnya pelayanan informasi obat dan konseling obat . Sehingga upaya yang harus dilakukan dalam mengatasi hambatan yang terjadi diantaranya melaksanakan kegiatan pelayanan informasi obat (PIO) dengan metode penyuluhan langsung dan membagikan brosur, dan melakukan pelayanan konseling obat. b. SARAN Pada akhir pelaksanaan kegiatan ini diharapkan penulis mendapat masukan-masukan dari penguji, coach serta mentor untuk penyempurnaan Rancangan Aktualisasi ini sehingga dapat berguna bagi pelaksanaan aktualisasi hingga menjadi habituasi ditempat kerja.
96 DAFTAR PUSTAKA Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2021. Berorientasi Pelayanan: “Modul Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil’’. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2021. “Akuntabel: Modul Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil”. Jakarta: Lembaga AdministrasiNegara Republik Indonesia. Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2021. “Kompeten: Modul Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil”. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2021. “”Harmonis: Modul Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipi”l. Jakarta: Lembaga Administrasi NegaraRepublik Indonesia. Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2021. “Loyal: Modul Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil”. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2021. “Adaptif: Modul Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil”. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2021. “Kolaboratif: Modul Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil”. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2021. “SMART ASN: Modul Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil”. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2017. “Manajemen ASN: Modul Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil”. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. Mentri Kesehatan Republik Indonesia. 2009. “Petunjuk Teknik Jabatan Fungsional Apoteker dan Angka Kreditnya”. Jakarta: Mentri Kesehatan Republik Indonesia.
97 Mentri Kesehatan Republik Indonesia. 2016. “Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas”. Jakarta: Mentri Kesehatan Republik Indonesia UPT Puskesmas Tabak Kanilan. 2022. “Profil Puskesmas UPT tabak Kanilan. Tabak Kanilan”: UPT Puskesmas Tabak Kanilan. Pemerintah Kabupaten Barito Selatan. 2010. “Perbub no 14 tentang ketentuan umum”.Buntok: Pemerintah Kabupaten Barito Selatan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan. 2022. “Rencana Pembangunan Daerah Kabupaten Barito Selatan tahun 2023-2026”.Buntok: Pemerintah Kabupaten Barito Selatan Menteri Kesehatan Republik Indonesia.2004. “Kebijakan Dasar Pusat Kesehatan Masyarakat”. Jakarta: Menteri Kesehatan Republik Indonesia Pemerintah Pusat. 2014. “Undang-undang (UU) tentang Aparatur Sipil Negara”. Jakarta: Pemerintah Pusat KEMENPANRB.2017. “Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi tentang Standar Kompetensi Jabatan Aparatur Sipil Negara”. Jakarta: KEMENPANRB.
98 PROFIL PENULIS Gambar 2.9 sosok Penulis Nama : Ivon Rantetandung S. Farm., Apt NIP : 19911117 202203 2 008 Jenis Kelamin : Perempuan Tempat/ Tanggal Lahir : Toraja Utara/ 11 November 1991 Alamat Domisili : Jl. Pahlawan Buntok Kec. Dusun Selatan Kab. Barito selatan Provinsi Kalimantan Tengah Pendidikan Terakhir : Profesi Apoteker Pangkat/ Golongan : Penata Muda / IIIb Jabatan : Apoteker Ahli Pertama Unit Kerja : UPT Puskesmas Tabak Kanilan Kec. Gunung Bintang Awai, Kab. Barito Selatan, Provinsi Kalimantan Tengah Narahubung : 085389182649/ [email protected]
99