MEDIA
PEMBELA JARAN
POKOK-POKOK PIKIRAN
PEMBUKAAN UUD
NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 1945
RAKHYAN RISNU SASONGKO
201699405503
UNIVERSITAS PANCASAKTI TEGAL
Rakhyan Risnu
Sasongko
Nomor Peserta
201699405503
Universitas Pancasakti Tegal
CEK SEMANGAT PAGI
SEMANGAT PAGI!!!
Pagi…. Pagi…. Pagi….
Semangaaaattt… Pagi!!!
“Kalau mau menunggu sampai
siap, kita akan menghabiskan sisa
hidup kita hanya untuk
menunggu”
—Lemony Snicket
TUJUAN PEMBELAJARAN
01 02
Melalui kegiatan ceramah peserta Melalui kegiatan diskusi peserta didik
didik dapat menjelaskan pokok dapat menelaah pokok pikiran
pikiran Pembukaan Undang-Undang Pembukaan Undang-Undang Dasar
Dasar Negara Republik Indonesia Negara Republik Indonesia Tahun 1945
Tahun 1945 dengan baik dengan kritis
03 04
Melalui kegiatan diskusi peserta Melalui kegiatan presentasi kelompok
didik dapat menyusun laporan hasil peserta didik dapat menyajikan hasil
telaah pokok pikiran Pembukaan telaah pokok pikiran Pembukaan
Undang-Undang Dasar Negara Undang-Undang Dasar Negara
Republik Indonesia Tahun 1945 Republik Indonesia Tahun 1945 dengan
dengan cermat penuh percaya diri
Pokok-Pokok Pikiran Pembukaan
UUD Negara Republik Indonesia
Tahun 1945
Realisasi Pokok Pikiran Pembukaan UUD NKRI Tahun 1945 dalam Pasal dan
Aktivitasnya
POKOK PIKIRAN
PERTAMA (PERSATUAN)
➢ Pokok pikiran pertama Pembukaan UUD NRI
Tahun 1945 adalah persatuan.
➢ Hal ini identik dengan sila ke-3 Pancasila,
yaitu persatuan Indonesia yang tercermin
dalam kalimat “Negara melindungi segenap
bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah
Indonesia dengan berdasar atas persatuan”
➢ Adapun bentuk realisasi Pokok pikiran
pertama (persatuan) antara lain:
1. Mempererat rasa persaudaraan
2. Menanamkan sikap toleransi
3. Meningkatkan rasa cinta terhadap
budaya dan tanah air
POKOK PIKIRAN
PERTAMA (PERSATUAN)
Pasal Isi Pasal
Pasal 1 Ayat 1 Negara Indonesia ialah Negara Kesatuan, yang
Pasal 18 Ayat 1 berbentuk Republik.
Negara Kesatuan Republik Indonesia dibagi atas
Pasal 27 Ayat 3 daerah-daerah provinsi dan daerah provinsi itu
Pasal 30 Ayat 1 dibagi atas kabupaten dan kota, yang tiap-tiap
Pasal 30 Ayat 3 provinsi, kabupaten, dan kota itu mempunyai
pemerintahan daerah, yang diatur dengan undang-
undang.
Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta
dalam upaya pembelaan negara.
Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta
dalam usaha pertahanan dan keamanan negara.
Tentara Nasional Indonesia terdiri atas Angkatan
Darat, Angkatan laut dan Angkatan Udara sebagai
alat negara bertugas mempertahankan,
melindungi, dan memelihara keutuhan dan
kedaulatan negara.
POKOK PIKIRAN KEDUA (KEADILAN SOSIAL)
➢ Pokok pikiran kedua Pembukaan
UUD NRI Tahun 1945 adalah
keadilan sosial
➢ Sila ke-5 Pancasila tersebut
tercermin dalam kalimat, “Negara
hendak mewujudkan keadilan sosial
bagi seluruh rakyat Indonesia”
Adapun bentuk realisasi Pokok pikiran
kedua (keadilan sosial) antara lain:
1. Bersikap adil terhadap semua
golongan
2. Tidak rasis serta membanding-
bandingkan sesuatu
3. Mentaati peraturan sekolah
POKOK PIKIRAN KEDUA (KEADILAN SOSIAL)
Pasal Isi Pasal
Pasal 1 Ayat 3 Negara Indonesia adalah negara hukum.
Pasal 18 Ayat 2 Pemerintahan daerah provinsi, daerah
kabupaten, dan kota mengatur dan mengurus
sendiri urusan pemerintahan menurut asas
otonomi dan tugas pembantuan.
Pasal 27 Ayat 1 Segala warga negara bersamaan
kedudukannya di dalam hukum dan
Pasal 27 Ayat 2 pemerintahan dan wajib menjunjung hukum
Pasal 31 Ayat 1 dan pemerintahan itu dengan tidak ada
kecualinya
Tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan
dan penghidupan yang layak bagi
kemanusiaan
Setiap warga negara berhak mendapat
pendidikan
POKOK POKIRAN KETIGA (KEDAULATAN RAKYAT)
➢ Pokok pikiran ketiga Pembukaan UUD NRI
Tahun 1945 adalah kedaulatan rakyat.
➢ Sila ke-4 Pancasila tersebut tercermin
dalam kalimat, “Negara yang
berkedaulatan rakyat, berdasarkan atas
kerakyatan dan
permusyawaratan/perwakilan”
Adapun bentuk realisasi Pokok pikiran ketiga
(kedaulatan rakyat) antara lain:
1. Menerapkan musyawarah saat mengambil
keputusan
2. Menerima dan menghargai hasil musyawarah
3. Tidak memaksakan kehendak
POKOK POKIRAN KETIGA (KEDAULATAN RAKYAT)
Pasal Isi Pasal
Pasal 1 Ayat 2 Kedaulatan berada di tangan rakyat dan
Pasal 2 Ayat 1 dilaksanakan menurut Undang-Undang Dasar.
Pasal 6 A Ayat 1 Majelis Permusyawaratan Rakyat terdiri atas
Pasal 18 Ayat 3 anggota Dewan Perwakilan Rakyat dan anggota
Dewan Perwakilan Daerah yang dipilih melalui
Pasal 19 Ayat 1 pemilihan umum dan diatur lebih lanjut dengan
undangundang.
Presiden dan Wakil Presiden dipilih dalam satu
pasangan secara langsung oleh rakyat.
Pemerintahan daerah provinsi, daerah
kabupaten, dan kota memiliki Dewan Perwakilan
Rakyat Daerah yang anggotaanggotanya dipilih
melalui pemilihan umum.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat dipilih melalui
pemilihan umum.
POKOK PIKIRAN KEEMPAT (KETUHANAN)
➢ Pokok pikiran keempat Pembukaan UUD NRI Tahun
1945 adalah ketuhanan
➢ Sila ke-1 dan ke-2 Pancasila tersebut tercermin
dalam kalimat, “Negara berdasarkan atas
Ketuhanan Yang Maha Esa, menurut dasar
kemanusiaan yang adil dan beradab”
Adapun bentuk realisasi Pokok pikiran keempat
(ketuhanan) antara lain:
1. Menghormati kepercayaan agama lain
2. Tidak merasa agama sendiri paling benar dan baik
3. Menjaga serta merawat makhluk dan semua
ciptaan Tuhan
POKOK PIKIRAN KEEMPAT (KETUHANAN)
Pasal Isi Pasal
Pasal 28 A Setiap orang berhak untuk hidup serta berhak
mempertahankan hidup dan kehidupannya.
Pasal 28 B Ayat Setiap orang berhak membentuk keluarga dan
1 melanjutkan keturunan melalui perkawinan
yang sah.
Pasal 28 B Ayat Setiap anak berhak atas kelangsungan hidup,
2 tumbuh, dan berkembang serta berhak atas
perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.
Pasal 29 Ayat 1 Negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha
Esa.
Pasal 29 Ayat 2 Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap
penduduk untuk memeluk agamanya masing-
masing dan untuk beribadat menurut
agamanya dan kepercayaannya itu.
Lakukanlah telaah terhadap Realisasi Pokok
Pikiran Pembukaan UUD NKRI Tahun 1945
dalam Pasal dan Aktivitasnya
TUGAS KELOMPOK
Kelompok 1 Kelompok 2
Bebaskan Mary Jane Veloso, Merry Utami Tekan Laju Kenaikan Harga BBM,
dan Tutik Dari Hukuman Mati, Selamatkan Pemerintah Berikan BLT BBM untuk
WNI dari Hukuman Mati Warga Tidak Mampu
https://lbhmasyarakat.org/bebaskan-mary- https://biz.kompas.com/read/2022/09/26/0
jane-veloso-merry-utami-dan-tutik-dari- 81214228/tekan-laju-kenaikan-harga-
hukuman-mati-selamatkan-wni-dari- bbm-pemerintah-berikan-blt-bbm-untuk-
hukuman-mati/ warga-tidak-mampu
Kelompok 3 Kelompok 4
Rembug Desa, Cara Ganjar Mengurai Masalah Grebeg Syawal, Ritual Sedekah Bumi Keraton
Bersama Kades dan Warga Yogyakarta
https://koransulindo.com/budaya-musyawarah- https://nationalgeographic.grid.id/read/1328081
yang-mulai-memudar/ 1/grebeg-syawal-ritual-sedekah-bumi-keraton-
yogyakarta
LAKUKAN TELAAH
1. Deskripsikan kondisi/permasalahan yang terkait
dengan kasus pada tiap kelompok!
2. Analisislah nilai-nilai pokok pikiran pembukaan
yang termuat dalam kasus kelompok anda!
3. Bagaimana eksistensi keberadaan nilai-nilai pokok
pikiran pembukaan di masa sekarang?