PERATURAN AKADEMIK TA 2020/2021 SDN 1 LINGGASARI KORWIL BIDANG PENDIDIKAN KECAMATAN CIAMIS PERATURAN AKADEMIK TA 2020/2021
PEMERINTAH KABUPATEN CIAMIS DINAS PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR NEGERI 1 LINGGASARI Alamat: Jalan Ir H. Juanda No 84 Ciamis Tlp. (0265) 773725 Ciamis SURAT KEPUTUSAN KEPALA SDN 1 LINGGASARI Nomor : 421.2/SD.22/korwil Cms/2021 Tentang PERATURAN AKADEMIK SEKOLAH KEPALA SEKOLAH DASAR NEGERI 1 LINGGASARI Menimbang : a. bahwa dalam rangka memberikan arah/rambu-rambu pengelolaan Sekolah, khususnya dalam bidang akademik maka perlu ditetapkan Peraturan Akademik. b. bahwa untuk penetapan Peraturan Akademik perlu ditetapkan dengan Keputusan Kepala Sekolah. Mengingat : 1. Undang-undang Nomor : 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional; 2. Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Pendidikan Nasional; 3. Peraturan Pemerintah Nomor: 22 tahun 2006 tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. 4. Permendiknas No. 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan Oleh Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah 5. Perendiknas Nomor 20 tahun 2007 tentang Standar Penilaian; 6. Peremndiknas Nomor 41 tahun 2007 tentang Standar Proses Memperhatikan : Hasil rapat dewan pendidik tanggal 29 Oktober 2019 MEMUTUSKAN Menetapkan : PERTAMA : Peraturan Akademik SDN 1 Linggasari Tahun Pelajaran 2019/2020 KEDUA : Peraturan Akademik SDN 1 Linggasari sebagaimana yang dimaksud dalam diktun pertama diberlakukan bagi semua peserta didik SDN 1 Linggasari KETIGA : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan. Ditetapkan di : Ciamis Pada tanggal : 30 Oktober 2021 Kepala SDN 1 Linggasari Drs. Agus Gustawan, M. Pd. Nip 196608141988031006
BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 1. Peraturan akademik merupakan peraturan yang mengatur persyaratan kehadiran, ketentuan penilaian, remidial, kenaikkan kelas, kelulusan, dan hak-hak peserta didik SDN 1 Linggasari 2. Peraturan akademik merupakan peraturan yang mengatur hak peserta didik menggunakan fasilitas sekolah untuk kegiatan belajar. 3. Peraturan akademik merupakan peraturan yang mengatur layanan konsultasi kepada gu ru mata pelajaran, dan guru kelas. 4. Peserta didik SDN 1 Linggasari adalah anggota masyarakat yang sedang mengikuti proses pendidikan di SDN 1 Linggasari 5. Penilaian harian adalah kegiatan yang dilakukan secara periodik untuk mengukur Pencapaian kompetensi peserta didik setelah menyelesaikan satu kompetensi dasar atau lebih. 6. Penilaian tengah semester adalah kegiatan yang dilakukan pendidika untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik setelah melaksanakan 8 – 9 kegiatan pembelajaran. 7. Penilaian akhir semester adalah kegiatan yang dilakukan secara periodik untuk me ngukur pencapaian kompetensi peserta didik di akhir semester 1. 8. Penilaian Kenaikan Kelas adalah kegiatan yang dilakukan secara periodik untuk Mengukur pencapaian kompetensi peserta didik di akhir semester 2. 9. KKM adalah Kompetensi Ketuntasan Minimal 10. Sekolah adalah lembaga pendidikan yang dimanfaatkan oleh peserta didik untuk menuntut ilmu BAB II KETENTUAN KEHADIRAN Pasal 2 (1) Peserta didik wajib hadir mengikuti proses pembelajaran selama satu tahun pelajaran untuk setiap tingkat. (2) Setiap peserta didik wajib hadir mengikuti proses pembelajaran minimal 90 persen kehadiran dalam setiap semester. (3) Setiap peserta didik wajib mengikuti kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan dilapangan (di luar kelas) sesuai karakteristik mata pelajaran . (4) Peserta didik yang tidak dapat mengikuti proses pembelajaran di kelas dihitung masuk dalam kegiatan belajar mengajar apabila: a. mengikuti lomba mewakili sekolah; b. menghadiri upacara/kegiatan yang ditugaskan oleh sekolah c. mengerjakan sesuatu yang berkaitan dengan program sekolah. Pasal 3 Ketidakhadiran peserta didik dalam proses pembelajaran dapat disebabkan : a. Sakit (dibuktikan dengan surat keterangan dokter dan atau pemberitahuan langsung/suratdari orang tua/wali )
b. Ijin (didahului dengan permohonan atau surat dari orang tua/wali) c. Ditugaskan oleh Sekolah untuk mengikuti kegiatan kurikuler dan ekstrakurikuler. d. Sengaja tidak mengikuti kegiatan pembelajaran tanpa keterangan yang sah BAB III KETENTUAN PENILAIAN Pasal 4 1. Penilaian terhadap peserta didik dilaksanakan secara terencana dan berkesinambungan melalui berbagai kegiatan ulangan dan tugas individu maupun kelompok. 2. Tugas peserta didik dapat berupa : a. tugas terstruktur b. tugas tidak tersetruktur 3. Tugas terstruktur sebagaimana disebutkan dalam ayat 2 butir a pasal ini adalah tugas yang harus dikerjakan peserta didik dalam batas waktu penyelesaian ditentukan dan berkaitan langsung dengan kompetensi suatu mata pelajaran 4. Tugas tidak terstruktur sebagaimana disebutkan dalam ayat 2 butir b pasal ini adalah tugas yang harus dikerjakan peserta didik, tidak terkait langsung dengan kompetensi suatu mata pelajaran dan waktu penyelesaiannya bebas. 5. Jenis tugas tidak terstruktur diantaranya membuat laporan hasil membaca buku perpustakaan sekolah, menulis dengan tema bebas karena datang terlambat di sekolah, dan sebagainya Pasal 5 Penilaian hasil belajar di SDN 1 Linggasari terdiri atas: a. penilaian hasil belajar oleh pendidik; b. penilaian hasil belajar oleh satuan pendidikan; dan c. penilaian hasil belajar oleh Pemerintah; d. Penilaian Praktik; e. Penilaian Sikap; f. Penilaian Kepribadian; g. Ujian Sekolah; h. Ujian Nasional Pasal 6 1. Penilaian hasil belajar oleh pendidik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 butir a dilakukan secara berkesinambungan dalam bentuk penilaian harian, penilaian tengah semester, penilaian akhir semester, dan penilaian kenaikan kelas. 2. Penilaian harian adalah kegiatan yang dilakukan secara periodik untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik setelah menyelesaikan satu kompetensi Dasar (KD) atau lebih; Penilaian harian disusun oleh guru kelas dan atau guru mata pelajaran pada saat penyusunan silabus yang penjabarannya merupakan bagian dari rencana pelaksanaan pembelajaran; Penilaian harian berupa tes berbentuk soal uraian dan atau tes lisan; Hasil Penilaian harian diinformasikan kepada peserta didik sebelum diadakan Penilaian harian berikutnya; Peserrta didik yang belum mencapai KKM harus mengikuti kegiatan remidial. Kegiatan remidial paling banyak dua kali. 3. Penilaian tengah semester adalah kegiatan yang dilakukan untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik setelah melaksanakan 8 – 9 minggu kegiatan pembelajaran;
Cakupan penilaian tengah semester meliputi seluruh indikator yang merepresentasikan seluruh KD pada periode tersebut; Penilaian tengah semester dilakukan atas koordinasi sekolah, dan dilakukan secara serentak serta terjadwal; Penilaian tengah semester disusun oleh guru kelas dan atau guru mata pelajaran pada saat penyusunan silabus yang penjabarannya merupakan bagian dari rencana pelaksanaan pembelajaran; Penilaian tengah semester berupa tes tertulis berbentuk soal uraian; Hasil penilaian tengah semester diinformasikan kepada peserta didik selambat-lambatnya satu minggu setelah pelaksanaan; Peserta didik yang belum mencapai KKM harus mengikuti kegiatan remidia; Peserta didik harus dan hanya mengikuti remidial pada indikator yang elum mecapai KKM; Kegiatan remidial dilaksanakan sebelum pelaksanaan penilaian akhir semester dan dilakukan paling banyak dua kali. 4. Penilaian akhir semester adalah kegiatan yang dilakukan oleh pendidik untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik di akhir semester pertama; Cakupan penilaian akhir semester meliputi seluruh indikator yang merepresentasikan semua KD pada semester pertama; Penilaian akhir semester dilakukan atas koordinasi sekolah, dan dilakukan secara serentak serta terjadwal; Penilaian akhir semester disusun oleh guru kelas dan atau guru mata prlajaran pada saat penyusunan silabus yang penjabarannya merupakan bagian dari rencana pelaksanaan pembelajaran; Penilaian akhir semester berupa tes tertulis berbentuk soal pilhan ganda jumlah 20 s.d 30 untuk kelas 1 – 3 ditambah 3 s.d. 5 soal uraian; 30 s.d.40 untuk kelas 4 – 6 ditambah dengan 5 s.d. 10 soal uraian. Hasil penilaian akhir semester dinformasikan kepada peserta didik selambat-lambatnya satu minggu setelah pelaksanaan; Peserta didik yang belum mencapai KKM harus mengikuti kegiatan remidial; Peserta didik harus dan hanya mengikuti remidial pada indikator yang belum mencapai KKM. Kegiatan remidial dilaksanakan satu kali. 5. Penilaian kenaikan kelas adalah kegiatan yang dilakukan oleh pendidik di akhir semester genap untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik di akhir semester genap; Cakupan ulangan kenaikan kelas meliputi seluruh indikator yang merepresentasikan KD pada semester genap; Penilaian kenaikan kelas disusun oleh guru kelas dan atau guru mata pelajaran pada saat penyusunan silabus yang penjabarannya merupakan bagian dari rencana pelaksanaan pembelajaran; Penilaian kenaikan kelas dilaksanakan oleh sekolah secara bersama-sama untuk seluruh mata pelajaran di akhir semester 2; Penilaian kenaikan kelas berupa tes tertulis berbentuk soal pilhan ganda jumlah 20 s.d 30 untuk kelas 1 – 3 ditambah 3 s.d. 5 soal uraian; 30 s.d.40 untuk kelas 4 – 6 ditambah dengan 5 s.d. 10 soal uraian; Hasil penilaian kenaikan kelas dinformasikan kepada peserta didik selambat-lambatnya satu minggu setelah pelaksanaan; Peserta didik yang belum mencapai KKM harus mengikuti kegiatan remidial; Peserta didik harus dan hanya mengikuti remidial pada indikator yang belum mencapai KKM; Kegiatan remidial dilaksanakan satu kali 6. Penilaian praktik adalah penilaian yang di kerjakan membutuhkan praktek dari peserta didik; Penilaia praktik hanya dilakukan pada mata pelajaran tertentu; Penilaia praktik hanya dilakukan pada indikator yang bersifat praktik; Pelaksanaan penilaian praktik disesuaikan dengan kegiatan belajar mengajar yang disusun dalan RPP; Instrumen dan prosedur penilaian disusun dan dikembangkan berdasarkan ketentuan yang berlaku. 7. Penilaian Sikap adalah penilaian terhadap sikap dan tindakan peserta didik di dalam ataupun di luar kelas; Penilaian sikap dilakukan pada semua mata pelajaran; Penilaian sikap dilakukan pada indikator yang bersifat sikap; Pelaksanaan penilaian sikap disesuaikan dengan kegiatan belajar mengajar yang disusun dalam RPP; Instrumen dan prosedur penilaian sikap disusun dan dikembangkan berdasarkan ketentuan yang berlaku. 8. Penilaian Kepribadian adalah penilaian yang dituukan untuk menilai kepribadian peserta didik; Penilaian kepribadian dilakukan oleh konselor; Guru kelas dan atau guru mata pelajaran sebagai konselor; Pelaksanaan penilaian kepribadian dirancang dan
dilaksanakan oleh konselor; Instrumen dan prosedur penilaian keprobadian disusun berdasarkan ktentuan. 9. Ujian Sekolah adalah penilaian yang dilakukan oleh guru untuk menguji peserta didik di akhir tahun pelajaran pada kelas 6 sekolah dasar; Ujian sekolah dilakukan untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik pada mata pelajaran tertentu; Ujian sekolah meliputi ujian tulis, ujian praktik dan penilaian sikap pada kelompok mata pelajaran tertentu; Prosedur dan pelaksanaan ujian sekolah tulis, prakti dan penilaian sikap mengikuti ketentuan yang berlaku. 10. Ujian Nasioanal adalah penilaian yang dilakukan oleh pemerintah untukmenguji kompetensi peserta didik setelah belajar selama di sekolah dasar; Ujian nasional adalan penilaian yang dilakukan oleh pemerintah pada beberapa mata pelajaran tertentu dalam kelompok mata pelajaran pengetahuan dan teknologi; Prosedur dan pelaksanaan ujian nasional mengikuti ketentuan yang berlaku. 11. Penilaian sebagaimana dimaksud pada pasal 5 digunakan untuk: a. menilai pencapaian kompetensi peserta didik; b. bahan penyusunan laporan kemajuan hasil belajar; dan c. memperbaiki proses pembelajaran. Pasal 7 1. Penilaian hasil belajar oleh satuan pendidikan bertujuan menilai pencapaian standar kompetensi lulusan untuk semua mata pelajaran. 2. Penilaian hasil belajar sebagaimana dimaksud pada ayat 11 terdiri dari pendidikan agama islam, pendidikan kewarganegaraan, bahasa Indonesia, matematika, ilmu pengetahuan alam, ilmu pengetahuan sosial, seni budaya dan keterampilan, pendidikan jasmani olah raga dan PLH, bahasa Sunda, bahasa Inggris dan karawitan 3. Penilaian hasil belajar sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan melalui ujian untuk menentukan kelulusan peserta didik dari SDN 1 Linggasari. 4. Penilaian hasil belajar oleh satuan pendidikan dilaksanakan di kelas 6 semester genap Pasal 8 1. Penilaian hasil belajar oleh pemerintah bertujuan untuk menilai pencapaian kompetensi lulusan secara nasional pada mata pelajaran bahasa Indonesia, matematika dan ilmu pengetahuan alam. 2. Penilaian hasil belajar oleh pemerintah dilakukan melalui ujian nasional untuk menentukan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan. 3. Penilaian hasil belajar oleh pemerintah dilaksanakan di kelas 6 semester genap BAB IV PENENTUAN NILAI HASIL BELAJAR Pasal 9 1. Nilai ahlak mulia dan kepribadian dihimpun oleh guru kelas/wali kelas dari dengan memperhatikan penilaian dari guru mata pelajaran. 2. Nilai pengembangan diri / ekstra kurikuler dihimpun oleh guru/pembina kegiatan pengembangan diri/ekstra kurikuler. 3. Skala nilai kepribadian dan ekstra kurikuler , Sangat Baik = A, Baik = B, Kurang = C
4. Nilai akhir setiap mata pelajaran diperoleh dari : (rata-rata ulangan harian ditambah 2 x rata-rata tugas, ditambah 1 x nilai PTS dan ditambah 2 x PAS) dibagi 5 5. Nilai pada laporan hasil belajar selalu ada komentar dari pendidik Kompetensi Dasar yang diselesaikan dalam satu semester. 6. Setiap peserta didik berhak menerima pengembalian hasil ulangan, ulangan harian,ulangan tengah semester, ulangan akhir semester, ulangan kenaiakan kelas setelah diperiksa dan diberi komentar oleh pendidik BAB V PENGEMBANGAN DIRI DAN EKSTRA KURIKULER Pasal 10 1. Pengembangan diri peserta didik SDN 2Ciamis dalam bentuk pendidikan pramuka. 2. Pendidikan pramuka sebagaimana disebutkan ayat 1 harus diikuti seluruh peserta didik kelas 1 sampai kelas 6 semester 1. 3. Pendidikan pramuka sebagaimana dusebutkan ayat 1 bertujuan membentuk nilai-nilai karakter Pasal 11 1. Ekstra kurikuler yang disediakan untuk mengembangkan potensi non akademik peserta didik meliputi bidang keagamaan, kebahasaan, kesenian, olahraga 2. Peserta didik boleh memilih satu atau dua jenis ekstra kurikuler sesuai dengan bakat dan minatnya. 3. Ekstra kurikuler dilaksanakan pada siang hari pukul 13.00 – 14.00 untuk hari Senin sampai dengan Kamis dan pukul 11.00 – 12.00 untuk hari Sabtu. BAB VI KENAIKAN KELAS DAN KELULUSAN Pasal 12 1. Kenaikan kelas dilaksanakan setiap akhir tahun pelajaran. 2. Kriteria Kenaikan Kelas diatur sebagai berikut: a. Menyelesaikan seluruh program pembelajaran pada dua semester di setiap kelas. b. Nilai yang di bawah Standar Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) tidak lebih dari 25 %. c. Rata-rata nilai kepribadian BAIK Pasal 13 1. Peserta didik dinyatakan lulus dari Sekolah setelah: a. menyelesaikan seluruh program pembelajaran b. memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia, kelompok mata pelajaran kewrganegaraan dan kepribadian, kelompok mata pelajaran estetika, dan kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga, dan kesehatan c. lulus ujian sekolah, sesuai dengan Standar Kompetensi Lulusan yang ditentukan 2. Nilai baik sebagaimana dimaksud dalam ayat 1 item b, adalah nilai afektif dari kelompok mapel tersebut dan penilainya melalui pengamatan.
3. Standar Kompetensi Lulusan (SKL) sebagaimana dimaksud ayat 1 item c, akan ditetapkan melalui Surat Keputusan Kepala Sekolah setelah melalui keputusan rapat dewan pendidikan. BAB VII PENGGUNAAN FASILITAS BELAJAR Pasal 14 1. Setiap peserta didik, berhak mendapatkan pelayanan yang sama dalam hal penggunaan fasilitas belajar yang dimiliki oleh Sekolah. 2. Fasilitas belajar yang sebagaimana dimaksud dalam ayat 1 adalah a. Perpustakaan b. Buku Pelajaran c. Buku Referensi d. Buku Perpustakaan 3. Peserta didik yang menggunakan fasilitas belajar sebagaimana dimaksud ayat 2, berkewajiban menjaga keamanan, kebersihan, dan ketertiban. 4. Peserta didik yang menggunakan fasilitas belajar sebagaimana dimaksud ayat 2 item b, dan c dan d dibawa pulang, berkewajiban menggunakan kartu anggota perpustaaan serta mengisi buku pinjaman. 5. Ketentuan lebih lanjut tentang penggunaan fasilitas belajar sebagaimana dimaksud ayat 2, diatur dalam tata tertib perpustakaan. Pasal 15 1. Setiap peserta didik berkewajiban untuk memelihara setiap fasilitas belajar yang terdapat di lingkungan sekolah. 2. Setipa peserta didik berkewajiban mentaati tata tertib SDN 1 Linggasari 3. Setiap peserta didik berkewajiban menjaga nama baik sekolah, guru dan orang tua BAB VIII LAYANAN KONSULTASI Pasal 17 1. Setiap peserta didik berhak mendapatkan layanan konsultasi dari guru kelas dan guru mapel. 2. Layanan konsultasi sebagaimana dimaksud ayat 1 meliputi bidang: a. Akademik b. Bimbingan dan Konseling 3. Lanyanan konsultasi sebagaimana dimaksud ayat 1 dapat dilaksanakan oleh peserta didik maupun orangtua/wali peserta didik 4. layanan konsultasi Bimbingan dan konseling sebagaimana dimaksud dalam ayat 2 item b, meliputi: a. Bimbingan belajar b. Bimbingan pribadi c. Bimbingan sosial, dan d. Bimbingan karir. 5. Catatan hasil layanan konsultasi sebagaimana dimaksud ayat 1 dapat dituangkan dalam buku penghubung.
BAB IX MUTASI PESERTA DIDIK Pasal 18 1. Mutasi Peserta Didik dapat berupa : a. Mutasi Masuk b. Mutasi Keluar 2. Proses penerimaan Peserta Didik pindah masuk dilakukan awal semester ganjil dan genap setiap awal tahun pelajaran dengan memperhatikan jumlah peserta didik. 3. Peserta Didik yang mutasi masuk harus memenuhi persyaratan : a. Berasal dari SD/MI Negeri, atau swasta b. Surat mutasi dari Sekolah/madrasah asal yang telah mendapat pengesahan dari Kepala sekolah/Madrasah asal dan Kepala Dinas Kabupaten c. Memiliki Laporan Hasil belajar ( Rapor ) dengan nilai lengkap dari sekolah/madrasah asal. Pasal 19 1. Peserta didik berhak pindah keluar atas permintaan orang tua/wali murid. 2. Orang tua peserta didik yang akan mutasi keluar, harus mengajukan permohonan mutasi keluar dan melampirkan surat keterangan bersedia menerima dari Sekolah yang dituju. 3. Peserta didik yang mutasi keluar, tidak memiliki tanggungan di SDN 1 Linggasari seperti pinjaman buku, SPP dan lainnya. BAB X KETENTUAN LAIN Pasal 20 1. Agar peraturan ini dapat diketahui oleh warga Sekolah maka secara berangsur-angsur akan disosialisasikan. 2. Biaya yang timbul akibat keputusan ini dibebankan pada anggaran sekolah. 3. Peraturan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan, dan akan ditijau kembali apabila ada kekeliruan. Ditetapkan di : Ciamis Pada tanggal : 30 Oktober 2019 Kepala Sekolah Drs. Agus Gustawan, M. Pd. NIP 196608141988031006