The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Buku Karya Sisa SD Kreatif Cendekia kab Kutai Barat Kalimantan Timur Tahun 2022

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by kreatifcendekia2020, 2023-05-09 00:57:02

AKU BISA NULIS

Buku Karya Sisa SD Kreatif Cendekia kab Kutai Barat Kalimantan Timur Tahun 2022

Keywords: cerpen #sd #karya tulis

It is Me Karya Tulis Siswa SD Kreatif Cendekia Hak Cipta @ 2022 Cendekia Press Penulis : Naila Amelia Nur Rosida Hasya Amararatna Atiqah Tinggadewi P Nur Aaliyah Desain Cover : Sheila Assalam


Mereka mengubah diriku Hai, namaku Aghata, dulu aku adalah anak yang pendiam, pemalu, dan sulit untuk bergaul, apalagi di sekolah, semua itu disebabkan karena adanya pembullyan. Dulu aku bukanlah anak yang sangat pintar, standarlah, para pembully membullyku karena aku jelek dan itu membuatku insecure. Namun, setelah aku mengenal mereka diriku bahkan hidupku berubah drastis.


Disetiap pagi aku merasa tidak semangat bersekolah karena aku pasti akan dibully, mereka juga akan mengolok-olok ku, pukulan, cacian, makian selalu menjadi makanan pokok ku sehari-hari, bullyan itu membuatku tidak semangat hidup, depresi, dan stress, setiap aku mengadu ke guruguru, mereka tidak mempedulikan mereka menganggap remeh bullyan itu aku tak mendapat keadilan dari para guru-guru. Ibuku yang sudah muak karena anaknya tidak mendapat keadilan, ibuku pun menyuruhku untuk pindah sekolah, aku


pindah ke UNIVERSITAS HARVAS disinilah aku menemukan mereka. Hari pertama masuk kupikir aku akan dibully lagi, Namun aku salah sekolah berlangsung secara baik-baik saja, yaa walau aku masih belum memiliki 1 orang pun teman, malamnya setelah sholat Tahajud ak berdo’a kepada Allah semoga mendapatkan teman yang aik dan pastinya semoga aku tidak dibully. Keesokan paginya, dikampus ada 2 wanita dating menghampiriku, salah satu dari Ke-2 wanita itu bertanya “HAII, KENAL FALDI AZKARA GA?” “wanita itu sangat ceria”


kataku dalam hati, “EH HAI, AKU ANAK BARU DISINI, TAPI NAMA ITU SEPERTI TIDAK ASING” jawabku, “Oo kalo gitu ayo ikut kita yuk, sekalian kenalan sama yang lain.” Kata wanita satunya, Wanita itu pun menarikku ke suatu tempat, disitu aku melihat 2 orang lelaki dan 1 orang lelaki yang tidak asing… Setelah aku berkenalan dengan mereka Berempat aku pun bertanya siapa lelaki yang tidak asing itu, Ternyata ia adalah Faldi Azkara, Faldi adalah sahabat masa kecilku, kami berpisah karena orang tua ku pindah kota dan pastinya aku ikut.


Singkat cerita, kami ber6 pun menjadi sahabat, mereka memperlakukanku secara baik bahkan mereka mengingatkanku dalam hal kebaikan seperti, tidak berprisangka buruk, sholat Tahajud, puasa Senin-Kamis, DLL. Bahkan merekamemberi tauku beberapa rahasia, seperti jika ingin cantik amalkan surah Yusuf ayat 4, jangan lupa sholat Tajahud, jika ingin muka cantik dan tidak kusam maka berpuasalah, karena mereka aku menjadi anak yang lebij pintar, rajin belajar dan beribadah, aku menjadi lebih cantik dan tidak sombong.


Kini aku tau arti SAHABAT yang SEBENARNYA, Terimakasih Ya Allah <3 Yuk teman kita jadi orang yang rendah hati, tetap bersabar dan berdo’a, Jadikanlah Allah tempat bersandar Roda itu berputar sabarlah, Allah itu Maha adil, kebaikan akan dibalas dengan kebaikan, teruslah bersujud hingga terwujud. “sesungguhnya Allah bersama orangorang yang sabar, (QS. Al-Baqarah 2:153)” Penulis : Naila Amelia Nur Rosida


MamaKu Special isah ibuku, dia adalah wanita yang kuat, dia bekerja keras untuk keluarganya dan anak-anaknya. Makku itu seperti mempunyai kekuatan sihir, karena di tahu dimana barang kita, padahal emakku tidak pernah megang barang gw.


Tapi kalau bersih-bersih selalu dapat barang gw yang hilang. Mamakku tidak mengenali waktu walau mamakku kecapean dia tidak pernah menyerah, dia selalu bersemangat, selalu tersenyum tidak mengenal capek.


Mamakku adalah Raja tukang NGOMEL ini paling ku benci kalau setiap buat sesuatu harus kenak omel dulu, Tapi kalau soal nilai sekolah anjlok disitu sudah mulai aura-aura mengerikan bermuncul-muncul. Pagi, siang, sore, malam selalu kenak omel mulu dah.


Tapi sekarang aku tau mengapa mamak selalu mengomelku, karena mamakku peduli sama aku, dia juga khawatir kepadaku untuk masa depanku. Mak Terimakasih sudah menjaga aku dari kecil sampai besar. Penulis : Atiqah Tinggadewi P.


PENGHUNI DANAU Pada jaman dahulu ada makhluk yang menyerupai Rusa, makhluk itu bernama Riztal. Riztal memiliki , kekuasaan di Danau Koi, Danau itu dipenuhi oleh ikan Koi. Riztal adalah salah satu sumber kehidupa di Danau itu. Semua ikan meminta permohonan ke Riztal…


Tapi disuatu hari… ada ikan Koi yang menghampiri Riztal “Wahai penguasa, bolehkah saya meminta permohonan” Tanya Ikan Koi, “Apa itu?” Jawab Riztal, “Saya ingin diri saya menjadi sangat cantik dan elegan!” Sontak Ikan Koi, “Mengapa begitu, Koi?” Tanya Riztal sambil menatap muka Koi, “Saya tidak ingin teman-teman saya mengejek saya…” Jawab ikan Koi dengan suara kecil, “mengejekmu? Tidak mungkin terjadi wahai Koi.” Riztal tersenyum,


“Sudah pasti! Aku terlihat sangat jelek. ” Koi mulai terlihat murung, “Tidak, Koi. Kamu tercipta apa adanya, kamu juga belum tau jika mereka benarbenar mengejekmukan?” “Iya sih… Tapi saya tidak percaya diri karena saya berbeda dengan yang lain.” “Berbeda itu indah, kamu tidak perlu takut, semua diciptakan berbeda Koi. Tidak


ada yang tidak cantik maupun elegan dan kita memiliki keunikan tersediri.” “Apakah benar seperti itu?” Mata Koi berbinar, “Benar kok! Percaya dirilah Koi!” Riztal mengsupport Koi, “Terimakasih banyak penguasa!!” Koi pergi meninggalkan Riztal dengan senyuman lebar. Koi mencoba untuk berkumpul dengan Koi lain. “Wah Halooo!! Kamu pasti anak baru yaa?” “eh iya hihi-“ Koi menjawab dengan canggung,


“Ah ga usah takut, Ayo gabung sama kami!” ajak salah satu Koi, dan akhirnya Koi Menyadari bahwa dia tidak diejek dengan Koi lain, pikirannya yang membuat bayangan dia akan diejek karena tampilannya, bahwa di kenyataan dia sama sekali tidak di ejek. Penulis : Hasya Amararatna


Good bye Kota Impian Saat itu usiaku 7 tahun. Ayah memberitahuku jika lusa kami akan pergi umroh. Betapa senangnya hatiku mendengar kabar itu. Itu pertama kalinya Aku naik pesawat. Perjalanan ke Madinah tidak hanya satu kali penerbangan saja tetapi kamijuga harus transit di bandara Singapura. Sesampainya di Madinah, kami pergi menuju hotel untuk beristirahat. Setelah iyu kami menuju Masjid Nabawi


untuk menziarahi makam Rasulullah. Kami beribadah sholat, zikir, dan berdoa disana. Keesokan harinya, kami diajak menuju kebun kurma serta belanja bberapa oleh -oleh khas kota Madinah. Setelah tiga hari di Madinah, kami melakukan perjalanan menuju kota Mekkah. Kami sekeluarga melaksanakan ibadah umroh. Kami melakukan towaf, sya’i dan ibadah yang lainnya. Setelah sholat subuh kami sarapan dibawah Payung yang ada didekat Masjid. Saya ta’jub melihat paying yang


besar tersebut bisa membuka sendiri, “wow keren sekali” ucapku dengan kagum. Ada kejadian lucu tapia gak menyedihkan. Ketika kami ingin masuk Masjidil Haram, nenek membawa Tas yang isinya bekal makanana. Kami di berhentikan petugas. “apa isi ta situ” kira – kira seperti itu pertanyaanya tetapi menggunakan Bahasa arab. Karena kami semua tidak bisa Bahasa arab maka Nenek memperagakan seperti orang makan, maksud nenek ingin kasih tau bahwa isisnya makanan, hehehe. Tetapi sama petugas tidak di izinkan masuk. Dan kami akhirnya beribadah di luar masjid.


Selama 7 hari di makah dan Madinah rasanya seruuuu banget. Semoga aku kelak nanti bisa Kembali ke kota impiannku lagi. Good bye Baitullah, Good bye kota impianku…… Penulis: Nur Aaliyah


Click to View FlipBook Version