LAPORAN RANCANGAN AKTUALISASI
“OPERASI PRAKTIK BTA”
(OPTIMALISASI PENERAPAN SOP (Standar Operasional Prosedur)
PADA TAHAP PRA-ANALITIK PEMERIKSAAN BTA (Bakteri Tahan Asam))
Disusun oleh:
Nihad, S.Tr.Kes.
NDH 40
UPTD RSUD La Temmamala
Dibimbing oleh:
Mentor: drg. Suriana, S.Kg, M.Adm.Kes.
Coach: Hariyanto, S.Psi, MM.
PEMERINTAH KABUPATEN SOPPENG BEKERJA SAMA DENGAN
PUSAT PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN DAN
KAJIAN MANAJEMEN PEMERINTAHAN
LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA REPUBLIK INDONESIA
2021
LEMBAR PERSETUJUAN
EVALUASI RANCANGAN AKTUALISASI
PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III ANGKATAN II
PEMERINTAH KABUPATEN SOPPENG BEKERJA SAMA DENGAN
PUSAT PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN DAN KAJIAN MANAJEMEN PEMERINTAHAN
LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA
TAHUN 2021
NAMA : NIHAD, S.Tr.Kes
NIP : 19971107 202012 2 003
INSTANSI : UPTD RSUD LA TEMMAMALA
JABATAN : AHLI PERTAMA - PRANATA LABORATORIUM KESEHATAN
NDH : 40
JUDUL AKTUALISASI
“OPERASI PRAKTIK BTA”
(OPTIMALISASI PENERAPAN SOP (Standar Operasional Prosedur)
PADA TAHAP PRA-ANALITIK PEMERIKSAAN BTA (Bakteri Tahan Asam))
Disetujui untuk disampaikan pada Evaluasi Rancangan Aktualisasi
Pelatihan Dasar CPNS Golongan III Angkatan II Pemerintah Kabupaten
Soppeng Bekerja Sama dengan Pusat Pelatihan dan Pengembangan dan
Kajian Manajemen Pemerintahan Lembaga Administrasi Negara tahun
2021.
Watansoppeng, 19 Maret 2021
Menyetujui,
Coach Mentor
Hariyanto, S.Psi., MM. drg. Suriana, S.Kg., M.Adm.Kes.
ii
LEMBAR PERSETUJUAN HASIL PERBAIKAN
EVALUASI RANCANGAN AKTUALISASI
PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III ANGKATAN ...
PEMERINTAH KABUPATEN SOPPENG BEKERJA SAMA DENGAN
PUSAT PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN DAN KAJIAN MANAJEMEN PEMERINTAHAN
LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA
TAHUN 2021
NAMA : NIHAD, S.Tr.Kes.
NIP : 19971107 202012 2 003
INSTANSI : UPTD RSUD LA TEMMAMALA
JABATAN : AHLI PERTAMA – PRANATA LABORATORIUM KESEHATAN
JUDUL AKTUALISASI
“OPERASI PRAKTIK BTA”
(OPTIMALISASI PENERAPAN SOP (Standar Operasional Prosedur)
PADA TAHAP PRA-ANALITIK PEMERIKSAAN BTA (Bakteri Tahan Asam))
Telah diseminarkan dan disempurnakan berdasarkan masukan dari
Penguji, Coach dan Mentor pada tanggal 19 Maret 2021.
Watansoppeng, 19 Maret 2021 Mentor
Menyetujui,
Coach
Hariyanto, S.Psi, MM. drg. Suriana, S.Kg, M.Adm.Kes.
Penguji
Asdar, S.Sos, MM.
iii
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kami panjatkan kepada Allah SWT, hanya karena belas
kasih dan anugerah-Nya penulis dapat menyelesaikan rancangan aktualisasi dan
habituasi dengan judul “OPERASI PRAKTIK BTA (Optimalisasi Penerapan SOP
(Standar Operasional Prosedur) Pada Tahap Pra Analitik Pemeriksaan BTA
(Bakteri Tahan Asam))” sebagai sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan
Pelatihan Dasar CPNS Golongan III Angkatan II Pemerintah Kab. Soppeng
dengan baik, dimana Pemerintah Kab. Soppeng bekerja sama dengan LAN
Makassar. Kegiatan pada rancangan Aktualisasi ini diharapkan mampu
mencerminkan nilai-nilai dasar profesi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang
meliputi materi tentang Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komiten Mutu
dan Anti Korupsi (ANEKA) yang dapat diterapkan di unit kerja.
Penulisan rancangan aktualisasi ini tidak terlepas dari bimbingan,
dorongan dan bantuan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, penulis mengucapkan
terima kasih pada semua pihak yang telah turut serta membantu penyusunan
rancangan ini kepada :
1. Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kab. Soppeng yang telah
menyelenggarakan pelatihan dasar CPNS Golongan III Angkatan II
2. Kepala Pusat LAN yang telah memfasilitasi Pelatihan Dasar CPNS Golongan
III Angkatan II ini;
3. Asdar, S.Sos, MM. selaku penguji, yang memberikan masukan dan arahan
sehingga rancangan aktualisasi ini dapat diterapkan dengan baik.
4. drg. Suriana, M.Amd.Kes. selaku mentor yang telah memberikan masukan dan
arahan sehingga rancangan aktualisasi ini dapat diselesaikan dengan baik.
5. Hariyanto, S.Psi, MM. selaku Coach yang telah memberikan bimbingan dan
arahan kepada penulis sehingga rancangan aktualisasi ini dapat selesai dengan
baik.
iv
6. Seluruh Widyaswara yang telah memberikan ilmunya selama kegiatan Pelatihan Dasar
CPNS Golongan III Angkatan II.
7. Seluruh panitia penyelenggara Pelatihan Dasar CPNS Golongan III Angkatan II.
8. Seluruh peserta Pelatihan Dasar CPNS Golongan III khususnya Angkatan II atas inspirasi,
kekompakan, bantuan, dan dukungannya.
9. Orang tua, Kakak, Adik dan keluarga besar terima kasih atas bantuan, fasilitas, dorongan
dan doa yang tidak pernah putus. Semoga penulis dapat memberikan yang terbaik untuk
kalian.
10.Keluarga Besar Laboratorium UPTD RSUD La Temmamala yang telah memberikan
pengalaman dan dukungan sehingga dalam penyusunan laporan ini menjadi lancar.
Penulis menyadari bahwa rancangan aktualisasi ini masih banyak kekurangan, oleh
karena itu kami mohon sumbang saran dan kritik dari para guru serta pembaca lainnya demi
perbaikan di masa mendatang. Penulis berharap rancangan aktualisasi ini dapat bermanfaat
bagi masyarakat dan terutama instansi UPTD RSUD La Temmamala Kab.Soppeng.
Penulis memohon maaf yang sebesar-besarnya atas segala kesalahan dalam bertutur
kata maupun sikap yang kurang berkenan dalam berinteraksi selama melakukan rancangan
aktualisasi. Kiranya Allah sumber segala rahmat dan kasih karunia melimpahkan berkat dan
anugerahNya atas kita semua. Amin..
Watansoppeng, 18 Maret 2021
Penulis,
Nihad, S.Tr.Kes
NIP. 19971107 202012 2 003
v
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL ................................................................................................ i
HALAMAN PERSETUJUAN................................................................................... ii
HALAMAN PENGESAHAN .................................................................................. iii
KATA PENGANTAR .............................................................................................. iv
DAFTAR ISI ............................................................................................................. vi
BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG .................................................................................. 1
B. TUJUAN DAN MANFAAT ......................................................................... 2
C. WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN .............................................. 3
D. RUANG LINGKUP AKTUALISASI .......................................................... 3
BAB II
GAMBARAN UMUM UNIT KERJA DAN NILAI-NILAI DASAR ASN
A. VISI DAN MISI KABUPATEN SOPPENG................................................. 4
B. GAMBARAN UMUM RUMAH SAKIT ..................................................... 4
C. VISI, MISI, DAN FALSAFAH RSUD LA TEMMAMALA ...................... 5
D. MAKSUD DAN TUJUAN ........................................................................... 5
E. SEJARAH BERDIRINYA RUMAH SAKIT ............................................... 6
F. NILAI-NILAI ORGANISASI ...................................................................... 7
G. FASILITAS PELAYANAN ......................................................................... 7
H. SUMBER DAYA MANUSIA ...................................................................... 9
I. FASILITAS SARANA DAN PRASARANA .............................................. 9
J. STRUKTUR ORGANISASI RUMAH SAKIT ............................................ 10
K. JUMLAH TENAGA BERDASARKAN PENDIDIKAN/PROFESI RSUD LA
TEMMAMALA ............................................................................................. 12
L. NILAI-NILAI DASAR PROFESI ASN ........................................................ 13
M. INDIKATOR NILAI-NILAI DASAR........................................................... 19
vi
BAB III
RANCANGAN AKTUALISASI .............................................................................. 22
vii
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Perubahan tuntutan lingkungan akan terus bergulir seiring dengan
perkembangan arus globalisasi. Di era globalisasi ini, masyarakat semakin kritis terhadap
segala aspek, termasuk terhadap mutu pelayanan publik yang berkualitas. Berbagai
upaya penyelenggaraan pemerintahan yang baik dan bersih telah dilakukan semata-mata
hanya untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah.
Tuntutan pelayanan publik berdampak pada perlunya pembenahan manajemen
pemerintahan dengan melakukan berbagai penyesuaian iklim kerja dan teknik
penyelesaian pekerjaan yang semakin inovatif.
Inovasi layanan akan berhasil dengan baik apabila dijalankan oleh aparatur
yang memiliki kompetensi sesuai syarat jabatan dan memiliki tanggung jawab secara
professional serta memberikaan pelayan publik yang berkualitas, berintegritas dan
mempererat persatuan dan kesatuan NKRI (Negara KesatuanRepublik Indonesia).
Dewasa ini, pelayanan publik yang dilakukan ASN (Aparatur Sipil Negara) di
bidang kesehatan mendapat sorotan publik, terutama tentang kualitas pelayanan yang
kurang memuaskan. Sejalan dengan peningkatan pengetahuan dan teknologi, kebutuhan
dan tuntutan masyarakat terhadap mutu pelayanan semakin meningkat, baik pelayanan
yang bersifat preventif, promotif, kuratifmaupun rehabilitative. Hal ini menunjukkan
bahwa pandangan masyarakat terhadap kesehatan telah meningkat dan berdampak pada
tercapainya derajat kesehatan yang optimal.
Pusat Pelatihan dan Pengembangan dan kajian manajemen pemerintahan LAN
Republik Indonesia telah melakukan inovasi dengan pola baru yang memungkinkan
1
peserta untuk mampu menginternalisasikan nilai-nilai dasar profesi ASN dengan cara
penerapan aktualisasi pada tempat tugas. Dalam hal ini penulis melakukan aktualisasi di
pelayanan bidang kesehatan dimana penulis bertugas sebagai Ahli Teknologi
Laboratorium Medis di Instalasi Laboratorium RSUD La Temmamala Soppeng.
RSUD Latemamamala Soppeng merupakan rumah sakit daerah di Kabupaten
Soppeng yang diharapkan dapat memberikan pelayanan publik yang berkualitas
khususnya di bidang pelayanan kesehatan. Oleh karena itu setiap pelayan publik
khususnya pegawai ASN senantiasa bersikap adil dan tidak diskriminatif dalam
memberikan pelayanan kepada masyarakat dan diharapkan dapat mengaktualisasikan
jiwa ANEKA (Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu dan Anti
Korupsi) di lingkungan kerjanya sehingga cita-cita reformasi birokrasi dapat tercapai.
B. Tujuan dan Manfaat
1. Tujuan
Tujuan dari aktualisasi nilai-nilai dasar ASN ini adalah mampu mengaktualisasikan
nilai-nilai dasar ASN dalam diri yaitu Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik,
Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi sehingga seorang ASN dapat bekerja secara
professional dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya.
2. Manfaat
Manfaat dari kegiatan aktualisasi ini adalah CASN dapat merubah pola sikap dan
bekerja dengan menerapkan nilai-nilai dasar profesi ASN dalam setiap tugas dan
tanggung jawabnya.
2
C. Waktu dan Tempat Pelaksanaan
Pelaksanaan Latsar Golongan III Angkatan II Pusat Pelatihan dan
Pengembangan dan kajian manajemen pemerintahan LAN Republik Indonesia yang
berlangsung selama hampir 2 bulan terhitung mulai tanggal 1 Maret 2021 – 28 April
2021, dengan tahapan kegiatan sebagai berikut :
1. Tahapan internalisasi Nilai-nilai dasar ASN, dilaksanakan pada tanggal 1 Maret –
20 Maret 2021 bertempat di Hotel Surya Kabupaten Soppeng
2. Tahapan aktualisasi, dilaksanakan tanggal 22 Maret – 24 April 2021 di RSUD La
Temmamala Soppeng
3. Seminar Aktualisasi dilaksanakan pada tanggal 26 April – 28 April 2021
D. Ruang Lingkup Aktualisasi
Kegiatan aktualisasi ini dilakukan di RSUD La Temmamala Soppeng yang
beralamat di Jalan Malaka Raya. Secara lebih khusus, fokus kegiatan aktualisasi ini
adalah di Laboratorium RSUD La Temmamala kegiatan aktualisasi ini dilaksanakan
pada tanggal 22 Maret – 24 April 2021.
3
BAB II
GAMBARAN UMUM UNIT KERJA
A. Visi dan Misi Kabupaten Soppeng
Visi:
“Soppeng yang Lebih Melayani, Maju dan Sejahtera 2024”
Misi:
1) Memanfaatkan penyelenggaraan pelayanan dasar
2) Memantapkan perwujudan kesejahteraan masyarakat
3) Memantapkan pencapaian daya saing daerah
4) Memantapkan tata kelola pemerintahan yang baik
5) Memantapkan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.
B. Gambaran Umum Rumah Sakit
Peningkatan mutu pelayanan kesehatan menjadi isu utama dalam pembangunan
kesehatan baik dalam lingkup nasional maupun global. Hal ini didorong karena semakin
besarnya tuntutan terhadap organisasi pelayanan kesehatan untuk mampu memberikan
pelayanan kesehatan secara paripurna kepada masyarakat, sesuai dengan Undang-
Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dimana pembangunan kesehatan
bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi
setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya sebagai
investasi bagi pembangunan sumber daya manusia yang produktif secara sosial dan
ekonomis.
Rumah sakit merupakan institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan
pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna yang menyediakan pelayanan rawat
inap, rawat jalan dan gawat darurat berdasarkan Undang Undang Nomor 4 Tahun
2009 tentang Rumah Sakit.
Rumah Sakit Umum Daerah La Temmamala Soppeng merupakan rumah sakit publik
yang dikelola oleh pemerintah daerah diselenggarakan berdasarkan Pengelolaan Badan
Layanan Umum atau Badan Layanan Umum Daerah yang sesuai dengan peraturan
4
perundang-undangan berdasarkan “Undang-undang Nomor 4 Tahun 2009 pasal 20
ayat(3)”.
Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
1238/MenKes/SK/X/1997, Rumah Sakit Umum Daerah La Temmamala Soppeng adalah
rumah sakit umum kelas C yang mempunyai Lima Belas jenis pelayanan spesialis, yang
merupakan pusat rujukan khususnya dalam wilayah Kabupaten Soppeng dan berdasarkan
Peraturan Bupati Soppeng Nomor 02/I/2012 tanggal 12 Januari 2012, tentang Penetapan
Rumah Sakit Umum Daerah La Temmamala Soppeng sebagai Badan Layanan Umum
Daerah.
Motto RSUD La Temmamala Soppeng adalah “Melayani Sepenuh Hati” senantiasa
berusaha memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik kepada masyarakat di
Kabupaten Soppeng.
C. Visi, Misi dan Falsafah RSUD La Temmamala Soppeng
Visi RSUD La Temmamala Soppeng adalah terwujudnya Rumah Sakit Umum Daerah
La Temmamala yang Berkualitas, Profesional dan Bersahaja.
Misi yang diemban oleh RSUD La Temmamala Soppeng adalah sebagai berikut :
1. Melaksanakan Pelayanan dan Manajemen Rumah Sakit yang efektif, efisien,
transparansi dan akuntabel.
2. Meningkatkan sarana dan prasarana dalam mendukung pelayanan kesehatan yang
lebih baik sesuai standar pelayanan Rumah Sakit.
3. Meningkatkan mutu pelayanan rujukan yang bermutu dan profesional.
4. Memantapkan kemandirian keuangan Rumah sakit melalui pengelolaan keuangan
secara akuntabel, transparansi dan efisien.
Falsafah RSUD La Temmamala Soppeng adalah sebagai berikut :
1. Kesembuhan dan kepuasan anda adalah harapan dan kebahagiaan kami.
2. Bekerja dengan tulus dan ikhlas atas landasan pengabdian dan keimanan.
D. Maksud dan Tujuan
Maksud penyusunan Profil RSUD La Temmamala Soppeng tahun 2021 ini adalah
sebagai bahan evaluasi kinerja rumah sakit dalam memberikan pelayanan kesehatan
kepada masyarakat selama tahun 2021. Disamping itu, bagi unsur pimpinan dapat
dijadikan dasar dalam mengambil keputusan untuk pengembangan kedepan, dan seluruh
pegawai RSUD La Temmamala Soppeng bisa menjadikan sebagai bahan untuk mawas
5
diri dalam memberikan pelayanan yang lebih baik dan profesional pada tahun-tahun
mendatang.
Tujuan disusunnya profil ini adalah tersedianya data dan informasi hasil kegiatan
pelayanan kesehatan tahun 2021 di RSUD La Temmamala Soppeng dalam rangka
meningkatkan efisiensi, mutu pelayanan dan profesionalisme serta diperolehnya
gambaran situasi pelayanan kesehatan di RSUD La Temmamala Soppeng menurut unit
kerja yang ada.
E. Sejarah Berdirinya Rumah Sakit
RSUD Soppeng pertama kali berdiri pada tahun 1943 dengan nama RSU
Watansoppeng dan berlokasi di Jalan Pemuda. Pada tahun 1959, lokasi RSU
Watansoppeng berpindah tempat ke Jl. Samudera No. 4.
Sejak tahun 1966 s/d 1987 RSU Watansoppeng merupakan bagian dari Kantor Dinas
Kesehatan Kab.Soppeng, sehingga jabatan pimpinan rumah sakit dijabat oleh Kepala
Dinas Kesehatan Kab. Soppeng.
Dalam sejarahnya, gedung RSU Watansoppeng pernah dua kali mengalami musibah
kebakaran yaitu pada tanggal 19 Agustus 1983 dan 15 September 1985.
Berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Sulawesi Selatan tanggal 17 April 1987
No.299/IV/1987 tentang struktur organisasi RSU kelas D Kab/Kodya, maka sejak saat itu
jabatan Direktur RSU Watansoppeng tidak lagi dijabat oleh Kepala Dinas Kesehatan
Kabupaten Soppeng.
Berdasarkan surat Keputusan Bupati Kepala Daerah Tingkat II Soppeng tertanggal
11 Februari 1991 No.46/II/1991 nama RSU Watansoppeng berubah menjadi RSUD
Ajjappannge Soppeng.
Pada tahun 1997, Kelas RSUD Ajjappannge Soppeng ditingkatkan dari rumah sakit
kelas D menjadi rumah sakit kelas C sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Kesehatan
RI tanggal 28 Oktober 1997 No.1238/Menkes/SK/X/1997. Kemudian pada tanggal 15
April 2008 berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kesehatan RI No.YM.01/III/1220/2008
RSUD Ajjappannge Soppeng telah terakreditasi lima pelayanan dasar terakreditasi penuh.
Seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan sehingga
situasi dan kondisi RSUD Ajjappannge sudah tidak dapat lagi memenuhi semua
kebutuhan akan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, sehingga Pemerintah Daerah
Kabupaten Soppeng mengrealokasikan Rumah Sakit Umum Daerah di Jalan Malaka Raya
dengan harapan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat baik yang rawat jalan maupun
6
rawat inap, maka dimulailah pembangunan RSUD sejak tahun 2007 sampai sekarang
dengan lahan luas ± 5 hektar.
Dalam proses pemindahan ke Rumah Sakit Baru para pemangku adat dan tokoh
masyarakat melakukan pertemuan dengan pemerintah yang hasilnya “Karena Rumah
Sakit kita adalah rumah sakit yang baru maka pemberian nama yang baru pula, dari
hasil polling maka lahirlah keputusan dengan mengangkat nama raja pertama di
kabupaten Soppeng yaitu La Temmamala to Manurungnge ri Sekkanyyili “. Dan pada
tanggal 23 Maret 2015 diresmikanlah RSUD Soppeng dengan nama RSUD La
Temmamala oleh Gubernur Sulawesi Selatan, DR. H. Syahrul Yasin Limpo, SH, M. Si,
MH.
F. Nilai – nilai organisasi
Dalam rangka mewujudkan Visi dan Misinya, RSUD La Temmamala Soppeng
memiliki nilai dasar dan keyakinan dasar yang merupakan budaya kerja dan menjadi
pijakan, pegangan dan pedoman dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya.
Nilai-nilai dasar terdiri atas :
a. Kepuasan
b. Profesionalisme
c. Keadilan
d. Keterbukaan
e. Efisiensi
Rumusan nilai-niladi dasar adalah seluruh jajaran RSUD La Temmamala Soppeng tanpa
terkecuali dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya memiliki budaya kerja
kelembagaan yang professional, efisien dan efektif, memiliki jiwa dan semangat yang
berkeadilan dan terbuka disertai kepedulian yang tinggi terhadap tuntutan kepuasan
masyarakat.
G. Fasilitas Pelayanan
1. Pelayanan 24 jam
a. Unit Gawat Darurat
b. Instalasi Farmasi
c. Instalasi Laboratorium
d. Unit Transfusi Darah (UTD)
e. Instalasi Radiologi : X-Ray Diagnostik
7
f. Elektromedis :
a) Electro Cardiography (ECG)
b) Ultrasonography (USG)
c) CT-SCAN
g. Instalasi Gizi
g. Instalasi Kamar Jenazah
h. Instalasi Laundry
i. Instalasi CSSD (Central Sterile Supply Departement)
2. Rawat Jalan
a. Poli Interna
b. Poli Bedah
c. Poli Anak
d. Poli Obstetri dan Gynekologi :
1) Poli Antenatal Care
2) Poli Keluarga Berencana
e. Poli Mata
f. Poli Gigi dan Mulut
e. Poli Saraf
e. Poli Jiwa
e. Poli Jantung & Pembuluh Darah
e. Poli CST (Care Support and Treatment)
e. Poli VCT (Voluntary Counseling and Testing)
e. Poli Kulit dan Kelamin
e. One Day Care
e. Fisioterapi (Rehabilitasi Medik)
e. Poli Gizi
e. Poli THT
e. Poli TB DOTS
3. Gedung Rawat Inap
Gedung ruang rawat inap di RSUD La Temmamala Kabupaten Soppeng terdiri
dari :
a. Perawatan Interna Kelas I & II
b. Perawatan Interna Kelas III lantai 1 dan lantai 2
8
c. Perawatan Bedah terdiri Bedah, Mata dan THT
d. Perawatan Anak
e. Perawatan Obstetri dan Gynekologi terdiri INC dan PNC
f. Perinatologi
g. Perawatan Saraf, Jantung dan Pembuluh Darah
h. Perawatan Jiwa
i. Ruang ICU
j. Ruang ICCU
k. Perawatan Super Vip
l. Perawatan Isolasi
4. Kamar Bedah :
a. Bedah Umum
b. Bedah Obstetri dan Gynekologi
c. Bedah Mata
d. Bedah THT
H. Sumber Daya Manusia
Pelaksanaan pelayanan kesehatan di RSUD La Temmamala Kabupaten Soppeng
didukung oleh tenaga medis maupun paramedis dan jenis ketenagaan yang lainnya.
I. Fasilitas Sarana dan Prasarana
1. Fasilitas Alat Medis dan Non Medis
Dalam operasionalnya RSUD La Temmamala Kabupaten Soppeng didukung
dengan alat medis dan non medis sebagaimana tercantum dalam lampiran profil
ini.
2. Fasilitas Kendaraan
RSUD La Temmamala Kabupaten Soppeng dalam memberikan pelayanan
kesehatan kepada masyarakat didukung oleh kendaraan operasional dalam
meningkatkan mobilitas pelayanan.
9
J. Struktur Organisasi Rumah Sakit
Bagan Struktur Organisasi dan Tata Kerja Rumah Sakit
DIREKTUR
KELOMPOK JABATAN KABAG.TATA USAHA
FUNGSIONAL
KASUBAG KASUBAG KASUBAG
ADMINISTRASI ADMINISTRASI KEUANGAN
KEPEGAWAIAN UMUM,DIKLAT DAN
AKREDITASI
KABID PELAYANAN DAN KABID REKAM MEDIK, KABID
ASUHAN KEPERAWATAN PENGAWASAN DAN PERENCANAAN,PENGEMBANGAN
KASI PELAYANAN PENGENDALIAN DAN PEMELIHARAAN
DAN PENUNJANG
KASI REKAM KASI PENYUSUNAN
MEDIK MEDIK PROGRAM PENGAWASAN
KASI KASI PENGAWASAN DAN EVALUASI
KEPERAWATAN DAN PENGENDALIAN
KASI KESEHATAN
LINGKUNGAN SARANA
DAN PRASARANA
Sumber: Profil Rumah Sakit Umum Daerah La Temmamala 2015
1. Struktur Organisasi
Jabatan yang ada di RSUD La Temmamala Soppeng terdiri atas :
A. Direktur : dr. Hj. Nirwana
B. Kepala Bagian Tata Usaha : Yanwar Saiful, SKM
1) Kepegawaian : Judiana, A.Md
2) Keuangan : Jumriati Rauf, SKM., M.Si.
10
3) Administrasi Umum, Diklat & Akreditasi : Nirwati, SH., MM
C. Kabid Pelayanan & Askep : drg. Aswan, M.Kes
1) Kasi Pelayanan & Penunjang Medik : drg. Suriana, M.Adm.Kes
2) Kasi Keperawatan : Sofiawaty Yunus, S.Kep,Ns,M.Kep
D. Kabid Rekam Medik : Hj. Rosnani Sam, S.Sos,M.Si
1) Kasi Rekam Medik : Kasmawati Umar, S.Kep, Ns
2) Kasi Pengawasan & Pengendalian Pelayanan :Hj.Rahmawati, SKM, M.M
E. Kabid Perencanaan, Pengembangan & Pemeliharaan :
Hj. Kartini, SKM, M.Kes
1) Kasi Penyusunan Program Pengawasan & Evaluasi :
Erniwati Rante, SKM, M.Si
2) Kasi Kesling, Sarana & Prasarana : Ruslan, SKM
11
K. Jumlah Tenaga Berdasarkan Pendidikan/Profesi RSUD La Temmamala
12
L. Nilai-Nilai Dasar Profesi ASN
Berdasarkan Undang- Undang Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara
yang mengedepankan penguatan nilai-nilai dan pembangunan karakter dalam mencetak
PNS yang memiliki integritas moral yang tinggi, kejujuran semangat dan motivasi,
nasionalisme dan kebangsaan, karakter kepribadian yang unggul dan bertanggungjawab,
dan profesionalisme yang tinggi serta memiliki komptetensi bidang, sehingga melahirkan
PNS yang mampu bersikap dan bertindak professional dalam melayani masyarakat serta
berdaya saing.
Berdasarkan Peraturan Kepala Lembaga Administrasi Negara Nomor 12 tahun 2018
tentang Pedoman Penyelenggaraan Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil pasal 12
bahwa adanya kurikulum pembentukan karakter ASN yaitu agenda nilai-nilai dasar ASN.
Adapun 5 (lima) nilai profesi ASN yaitu : Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik,
Komitmen Mutu dan Anti Korupsi (ANEKA) serta mengetahui peran PNS dalam NKRI
yaitu :Whole of Government, Manajemen ASN, dan Pelayan public.
a. Akuntabilitas
Akuntabilitas adalah kewajiban pertanggungjawaban yang harus dicapai.
Akuntabilitas merujuk pada kewajiban setiap individu, kelompok atau institusi untuk
memenuhi tanggung jawab menjadi amanahnya. Adapun nilai-nilai dasar akuntabilitas dalam
menciptakan lingkungan kerja yang akuntabel yaitu :
1. Kepemipinan, yaitu seorang pemimpin yang memiliki peranan dalam menciptakan
lingkungan kerja yang akuntabel dari atas ke bawah dengan cara memberikan contoh
dan teladan pada orang lain seperti adanya komitmen tinggi dalam melakukan
pekerjaan sehingga memberikan efek postif bagi pihak lain.
13
2. Transparansi, dengan adanya transparansi kepada public memberikan perlindungan
kepada pengaruh negatif dan korupsi dalam pengambilan keputusan. Dan adanya
transparansi dapat meningkatkan akuntabilitas dalam pengambilan keputusan-
keputusan.
3. Integritas, dengan adanya integritas menjadikan suatu kewajiban untuk menjunjung
tinggi dan mematuhi semua hukum yang berlaku, sehingga dapat memberikan
kepercayaan dan keyakinan pada public dan/ atau stakeholders.
4. Tanggung jawab (Responsibilitas), yaitu memberikan kewajiban bagi setiap
individu dan lembaga bahwa ada suatu konsekuensi dari setiap tindakan yang telah
dilakukan, karena adanya tuntutan untuk bertanggungjawab atas keputusan yang telah
dibuat.
5. Keadilan, adalah landasan utama dari akuntabilitas. Keadilan harus dipelihara oleh
pimpinan pada lingkungan organisasinya.
6. Kepercayaan, rasa keadilan akan membawa pada sebuah kepercayaan. Kepercayaan
ini akan melahirkan akuntabilitas.
7. Keseimbangan, untuk mencapai akuntabilitas dalam lingkungan kerja maka
diperlukan adanya keseimbangan antara akuntabilitas dan kewenangan serta harapan
dan kapasitas.
8. Kejelasan, agar individu atau kelompok dalam melaksankan wewenang dan
tanggungjawabnya, mereka harus memiliki gambaran yang jelas tentang apa yang
menjadi tujuan dan hasil yang diharapkan.
9. Konsistensi, menjamin stabilitas. Penerapan yang tidak konsistensi dari sebuah
kebijakan, prosedur, sumber daya akan memiliki konsekuensi terhadap tercapainya
lingkungan kerja yang tidak akuntabel, akibat melemahnya komitmen dan kredibiltas
anggota organisasi.
14
10. Menghindari Praktek Kecurangan (Fraud) dan Perilaku Korup, dengan
pembentukan suatu etika dan aturan perilaku internal organisasi yang dibangun
bersama-sama dan saling berkontribusi antara pimpinan kepada bawahan begitupun
sebaliknya.
11. Penggunaan Sumber Daya Milik Negara, PNS tidak boleh menggunakan fasilitas
public untuk kepentingan pribadi, sebagai contoh motor atau mobil dinas yang tidak
boleh digunakan untuk kepentingan pribadi.
12. Penyimpanan dan Penggunaan Data serta Informasi Pemerintah, dimana
pemerintah atau aparatur dapat menjelaskan semua aktivitasnya dengan memberikan
data dan informasi yang akurat.
13. Mengatasi Konflik Kepentingan, adalah situasi yang timbul dimana tugas public
dan kepentingan pribadi bertentangan.
b. Nasionalisme
Nasionalisme dalam arti sempit adalah suatu sikap yang meninggikan bangsanya
sendiri. Sedangkan dalam arti luas nasionalisme merupakan pandagan tentang rasa cinta yang
wajar terhadap bangsa dan Negara, dan sekaligus menghormati bangsa lain. Setiap ASN
harus menerapkan nilai-nilai pancasila dan semangat nasionalisme dalam menjalankan tugas
sebagai pelaksana kebijakan public, sebagai pelayan public, dan sebagai perekat dan
pemersatu bangsa. Dengan nasionalisme yang kuat, maka setiap ASN memiliki orientasi
berpikir mementingkan kepentingan public, bangsa dan Negara. Prinsip nasionalisme bangsa
Indonesia dilandasi nilai-nilai Pancasila. Adapun indicator nilai-nilai dasar Nasionalisme
yaitu :
1. Nilai Ketuhanan, dimana adanya ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa,
menjalankan segala perintah dan mejauhi segala larangan dalam agamanya dan adanya
sikap toleransi saling menghormati antar umat beragama.
15
2. Nilai Kemanusiaan, yaitu tindakan dan perilaku ASN yang berlandaskan rasa
kemanusiaan baik dalam melaksanakan kebijakan maupun melayani masyarakat.
3. Nilai persatuan, semangat gotong royong, kebersamaan, senasib dan sepenaggungan
serta dapat menyumbangkan pikiran dan tenaga, saling membantu, bersama membela
kebenaran, dan bekerja giat dalam kelompok kerja.
4. Nilai Permusyawatan, demokrasi permusyawaratan dibangun berdasarkan akal dan
kearifan (hikmat dan bijaksana), bukan berdasarkan kekuasaan.
5. Nilai keadilan, sikap memperlakukan public secara adil tanpa memandang status social,
agama, ras, etnik, dan sebagainya.
6. Kerja keras, artinya pantang menyerah, gigih dan selalu mengarahkan segala macam
bentuk daya dan upaya dalam melakukan sesuatu.
7. Disiplin, berarti taat atau patuh terhdap tata tertib atau peraturan yang berlaku.
8. Tidak diskriminatif, tidak membatasi, tidak melecehkan atau tidak mengucilkan orang
lain.
9. Cinta Tanah Air, perasaan kuat akan rasa memiliki tanah dan seluruh tumpah darah
Indonesia.
10. Rela berkorban, sikap yang mencerminkan adanya kesediaan memberikan sesuatu yang
dimiliki untuk orang lain atau kelompok kerja, walaupun akan menimbulkan kehilangan
atau penderitaan terhadap diri sendiri.
c. Etika Publik
Etika public merupakan refleksi tentang standar/ norma yang menentukan baik/
buruk, benar/ salah perilaku, tindakan dan keputusan untuk mengarahkan kebijakan public
dalam rangka menjalankan tanggung jawab pelayanan public. Adapun indikator dari nilai
dasar etika public adalah
1. Memegang teguh nilai-nilai dalam ideology Negara Pancasila.
16
2. Setia dan mempertahankan UUD 1945.
3. Menjalankan tugas secara professional dan tidak berpihak.
4. Membuat keputusan berdasarkan prinsip keahlian.
5. Menciptakan lingkungan kerja yang non diskriminatif.
6. Memelihara dan menjunjung tinggi standar etika luhur.
7. Mempertanggungjawabkan tindakan dan kinerja kepada public.
8. Memiliki kemampuan dalam melaksanakan kebijakan program pemerintah.
9. Memberikan layanan kepada public secara jujur, tanggap, cepat, tepat, berdaya guna,
berhasil guna, dan santun.
10. Mengutamakan kepentingan berkualitas tinggi.
11. Menghargai komunikasi, konsultasi dan kerjasama.
12. Mengutamakan pencapaian hasil dan mendorong kinerja pegawai.
13. Mendorong kesetaraan dalam pekerjaan.
14. Meningkatkan efektivitas system pemerintah yang demokratis sebagai perangkat
system karir.
d. Komitmen Mutu
Komitmen mutu merupakan pelaksanaan pelayanan public dengan berorientasi
pada kualitas hasil/ mutu dalam memberikan layanan kepada public. Adapun indikator
nilai-nilai dasar komitmen matu antara lain :
1. Efektivitas, adalah pencapaian tujuan yang telah ditentukan secara tepat. Dalam
memberikan pelayanan public, ASN harus harus bekerja secara efektif yakni pelayanan
yang diberikan tepat sasaran.
2. Efisiensi, adalah mengoptimalkan penggunaan sumber daya yang dimiliki untuk
mencapai tujuan yang telah ditentukan.
17
3. Inovasi, adalah proses atau hasil pengembangan, menciptakan hal baru, atau membuat
terobosan baru yang memberikan nilai yang berarti atau signifikan.
4. Menjaga mutu, adalah mempertahankan kualitas yang baik atau memastikan bahwa
kualitas dari output sudah baik.
e. Anti Korupsi
Anti Korupsi adalah suatu tindakan atau gerakan yang dilakukan untuk memberantas
segala tingkah laku atau tindakan yang melawan norma-norma dengan tujuan memperoleh
keuntungan pribadi, merugikan negara/ masyarakat baik langsung maupun tidak langsung.
Adapun nilai-nilai dasar anti korupsi sebagai berikut :
1. Jujur, yaitu berkata dan bertindak sesuai kebenaran dan aturan yang ada.
2. Disiplin, yaitu melakukan kegiatan dalam aturan bekerja sesuai dengan peraturan yang
berlaku.
3. Tanggung jawab, yaitu mengemban tugas dengan sebaik-baiknya dan siap
menaggung resiko atas apa yang dikerjakan dalam bentuk apapun.
4. Peduli, yaitu ikut merasakan dan menolong apa yang dirasakan orang lain, saling
membantu sesama dan tidak egois.
5. Mandiri, yaitu berusaha untuk melaksanakan dan menyelesaikan tugas pekerjaannya
sendiri, tidak bergantung pada orang lain dengan melimpahkan pekerjaannya kepada
orang lain.
6. Kerja keras, merupakan hal yang penting dalam rangka tercapainya target dari suatu
pekerjaan. Jika target tercapai, peluang untuk korupsi secara materiil maupun non
materiil (waktu) menjadi lebih kecil.
7. Sederhana, yaitu menerima dengan tulus dan ikhlas terhadap apa yang telah ada dan
diberikan oleh Tuhan.
18
8. Berani, mampu untuk mengatakan, atau melaporkan kepada pihak yang berwenang
jika ada yang melakukan kesalahan atau menyeleweng.
9. Adil, yaitu : memandang kebenaran sebagai tindakan dalam perkataan maupun
perbuatan saat memutuskan peristiwa yang terjadi.
M. Indikator Nilai-Nilai Dasar
Berdasarkan nilai-nilai dasar yang telah diuraikan diatas maka pada bagian ini akan
dijabarkan indikator nilai dasar sebagai berikut:
No. NILAI DASAR INDIKATOR
1. AKUNTABILITAS - Tanggung jawab
- Kepemimpinan
2. NASIONALISME - Integritas
- Kepercayaan
- Keseimbangan
- Keadilan
- Transparan
- Konsisten
- Kejelasan
- Religious (patuh kepada ajaran agama)
- Hormat menghormati
- Kerjasama
- Tidak memaksakan kehendak
- Jujur
- Amanah (dapat dipercaya)
- Adil
- Persamaan derajat
- Tidak diskriminatif
- Mencintai sesama manusia
- Tanggang rasa
- Membela kebenaran
- Persatuan
19
3. ETIKA PUBLIK - Rela berkorban
4. KOMITMEN MUTU - Cinta tanah air
- Memelihara ketertiban
- Displin
- Musyawarah
- Kekeluargaan
- Menghormati keputusan
- Tanggung jawab
- Kepentingan bersama
- Gotong royong
- Sosial
- Tidak menggunakan hak yang bukan
miliknya
- Hidup sederhana
- Kerja keras
- Menghargai karya orang lain
- Jujur
- Bertanggung jawab
- Integritas tinggi
- Cermat
- Disiplin
- Hormat
- Sopan
- Taat pada peraturan perundang-undangan
- Taat perintah
- Menjaga rahasia
- Efektivitas
- Efesiensi
- Inovasi
- Berorientasi mutu
-Adaptif
-Responsif
-Perbaikan berkelanjutan
20
5. ANTI KORUPSI - - Jujur
- - Disiplin
- - Tanggung jawab
- - Kerja keras
- - Sederhana
- - Mandiri
- - Adil
- - Berani
- - Peduli
6. MANAJEMEN ASN - Profesional
- Memiliki nilai dasar
- Etika profesi
- Bebas dari intervensi politik
- Anti korupsi
- Unggul
- Berkualitas
- Integritas
- Tanggung jawab
- Berorientasi pada pelayanan public
7. WOG - Kolaborasi
- Kebersamaan
- Kesatuan
- Tujuan bersama
8. PELAYANAN - Kepuasan masyarakat
PUBLIK - Partisipatif
- Transparan
- Responsif
- Non diskriminatif
- Mudah dan murah
- Efektif dan efisien
- Aksesibel
- Akuntabel
- Berkeadilan
21
BAB
RANCANGAN A
FORMAT RANCANG
Unit Kerja : RSUD LA TEMMAMAL
Isu yang diangkat
Gagasan Pem ecahan Isu : Lemahnya Penerapan SOP
Tujuan Gagasan Pemecahan Isu BTA (Bakteri Tahan Asam
Analisis Dampak Isu
: Optimalisasi Penerapan
Pemeriksaan BTA (Bakter
: Memperoleh Preparat B
Laboratorium RSUD La T
: Tidak efesiennya pelayana
Temmamala akibat tidak b
No. Kegiatan Tahapan Outp
Kegiatan Hasil Ke
(1) (2) (3) (4
1. Verifikasi atas isu a. Melakukan konsultasi 1. Persetuj
yang ada dengan kepala ruangan kepala r
b. Memeriksa kecocokan antara 2. Hasil
identitas formulir permintaan data pas
2
B III
AKTUALISASI
GAN AKTUALISASI
LA (Pranata Laboratorium Kesehatan Ahli Pertama)
P (Standar Operasional Prosedur) pada Tahap Pra-Analitik Pemeriksaan
m) di Instalasi Laboratorium RSUD La Temmamala
SOP (Standar Operasional Prosedur) pada Tahap Pra-Analitik
ri Tahan Asam) di Instalasi Laboratorium RSUD La Temmamala
BTA (Bakteri Tahan Asam) yang Memenuhi Standar di Instalasi
Temmamala
an pemeriksaan BTA (Bakteri Tahan Asam) di Laboratorium RSUD La
berkualitasnya preparat BTA
put / Keterkaitan Kontribusi Penguatan
egiatan Substansi Mata Terhadap Visi Nilai
4) Pelatihan Misi Organisasi
(5) (6) (7)
juan 1. Etika Publik: Meningkatkan Penguatan nilai
– nilai dasar
ruangan sopan dan hormat mutu pelayanan
Rumah sakit
verifikasi 2. Akuntabilitas: rujukan yang
yaitu Nilai
sien Kejelasan bermutu dan
22
pemeriksaan dengan label
identitas pada preparat BTA
c. Melakukan pengecekan 3. Data
terhadap preparat BTA serta BTA
kelayakannya untuk
pemeriksaan BTA.
Deskripsi :
(5) Keterikatan Substansi Mata Pelatihan :
Dalam melakukan kegiatan Pengecekan preparat BTA, saya dapat mema
tanggung jawab ASN sebagai pelayan publik.
Kegiatan 1 : Verifikasi atas isu yang ada
Tahapan 1 : Saat saya tiba di instalasi laboratorium, saya akan meng
ruangan instalasi laboratorium. Kemudian, saya akan ma
menjelaskan tujuan saya mengenai aktualisasi saya dan b
mengenai verifikasi atas itu yang saya dapatkan di instalasi
Tahapan 2 : Setelah saya telah melakukan konsultasi dengan kepala ru
serta kelayakannya untuk pemeriksaan BTA. Dalam mem
dengan label identitas pada preparat BTA harus dipastik
Tanggal Lahir dan Nomor Rekam Medik pasien (Akuntabi
2
profesional. Profesionalisme
preparat 3. Akuntabilitas:
Tanggung jawab
Komitmen
Mutu:
memastikan
kualitas mutu
astikan mutu dan kualitas dari sampel tersebut sesuai dengan tugas dan
getuk pintu kepala ruangan saya dan mengucap salam kepada kepala
asuk saat telah diijinkan dan dengan sopan dan santun saya akan
berkonsultasi dengan beliau terkait kegiatan yang saya akan lakukan
laboratorium. (Etika Publik)
uangan saya, saya akan melakukan pengecekan terhadap preparat BTA
meriksa kecocokan antara identitas formulir permintaan pemeriksaan
kan sama dan jelas. Yang paling penting diperhatikan adalah Nama,
ilitas)
23
Tahapan 3 : Setelah melakukan pengecekan kecocokan antara formulir
kondisi fisik preparat yang ada di ruang mikrobiologi labor
saya akan bertanggung jawab penuh terhadap keasl
memperhatikan kelayakan mutu dan kualitas prepar
pewarnaan Ziehl Neelsen (Manajemen Mutu).
(6) Konstribusi Terhadap Visi-Misi Organisasi :
1. Meningkatkan mutu pelayanan rujukan yang bermutu dan pro
2. Memantapkan kemandirian keuangan Rumah sakit melalui pe
(7) Penguatan Nilai Organisasi
Penguatan nilai – nilai dasar Rumah Sakit yaitu Nilai Profesionalisme
No. Kegiatan Tahapan Output /
Kegiatan Hasil Kegiata
(1) (2) (3) (4)
2. Membuat a. Menyiapkan alat dan bahan 1. Alat dan b
Preparat BTA yang digun
sesuai dengan pada tahap
standar analitik u
pemeriksaan B
b. Memeriksa kecocokan 2. Data hasil verif
2
r permintaan dan preparat, saya akan melakukan pengecekan terhadap
ratorium rumah sakit. Dalam proses pengecekan terhadap preparat BTA,
lian bukti isu yang ada di laboratorium (Akuntabilitas) dengan
rat BTA seperti kondisi label identitas pasien, hasil ulir, dan hasil
ofesional.
engelolaan keuangan secara akuntabel, transparansi dan efisien.
Keterkaitan Substansi Kontribusi Penguatan
Nilai
an Mata Pelatihan Terhadap Visi Misi
Organisasi
(5) (6) (7)
bahan 1. Akuntabilitas: 1. Melaksanakan Penguatan
nakan Tanggung jawab Pelayanan dan nilai – nilai
pra- Manajemen dasar Rumah
untuk Rumah Sakit sakit yaitu
BTA yang efektif, Nilai
efisien, Profesionalis
fikasi 2. Akuntabilitas: transparansi dan me &
24
antara identitas formulir pasien
permintaan pemeriksaan
dengan pot sampel sputum
(dahak)
c. Memeriksa kualitas sampel 3. Data hasil
sputum (dahak) Pemeriksaan
Sampel
d. Menuliskan identitas 4. Dokumentasi
pasien pada bagian kaca preparat denga
preparat identitas pasie
e. Membuat apusan sputum 5. Dokumentasi
(dahak) di atas kaca preparat
f. Melakukan pewarnaan 6. Preparat telah
Ziehl Neelsen terwarnai
Deskripsi :
(5) Keterkaitan Substansi Mata Pelatihan :
Pembuatan preparat BTA pada pasien dengan standar merupakan sa
2
Tanggung jawab akuntabel. Keterbukaan.
2. Meningkatkan
mutu pelayanan
rujukan yang
3. Komitmen Mutu: bermutu dan
Mutu profesional.
4. Komitmen Mutu:
an Inovasi
en
5. Akuntabilitas:
Intergitas, Tanggung
6. Akuntabilitas:
Tanggung jawab
alah satu cara untuk melaksanakan tugas di Laboratorium RSUD La
25
Temmamala sebagai ASN di yaitu sebagai Pelayanan Publik
Kegiatan 2: Membuat Preparat BTA Sesuai dengan Standar
Tahapan 1 : Pada kegiatan ke dua, saya akan memulainya dengan melaku
BTA dengan penuh tanggung jawab. Seperti sampel sput
lampu spiritus, korek api, botol yang berisi desinfektan, za
APD (Alat pelindung diri: handscoen, masker, jas lab), pens
Tahapan 2 : Saya akan memeriksa kecocokan antara identitas formulir pe
(dahak) pasien dengan memperhatikan kejelasan nama, ta
jawab (Akuntabilitas)
Tahapan 3 : Saya akan memeriksa kualitas sampel sputum (dahak) deng
sputum (dahak). Disini saya akan menggunakan sampe
berwarna kuning kehijauan dan berjumlah 3-5 ml, bukan me
Tahapan 4 : Saya akan menuliskan identitas pasien di atas kaca sediaan
spidol hitam yang permanen yang diletakkan dibalik kaca
tidak lagi menggunakan kertas label yang mudah luntur keti
Tahapan 5: Saya akan melakukan tahap pengapusan sputum (dahak
menggunakan lidi/bambu/ose, kemudian meratakan sediaan
sehingga didapat sebaran leukosit lebih rata dan area bac
dengan cara melewatkan sediaan 3x di atas lampu spiritus.
desinfektan. Saya akan melakukannya dengan penuh inte
(Akuntabilitas)
Tahapan 6 : Saya akan melakukan pewarnaan Ziehl-Neelsen dengan p
pertama saya lakukan adalah meletakkan sediaan menghad
yang lainnya. Kemudian saya akan genangi seluruh permu
dari bawah dengan menggunakan salut api sampai keluar
menggunakan air mengalir dengan hati-hati. Lalu, saya aka
fuchsin menghilang. Kemudian sediaan saya bilas lagi d
2
ukan persiapan alat dan bahan yang digunakan dalam membuat preparat
tum (dahak), kaca sediaaan yang bersih, aplikator dari lidi/bambu/ose,
at warna Ziehl Neelsen (carbol fuchsin, asam alkohol, methylene blue),
sil 2B/spidol hitam kecil yang permanen (Akuntabilitas)
emeriksaan pasien dengan identitas yang tertera pada pot sampel sputum
anggal lahir dan nomor rekam medik pasien dengan penuh tanggung
gan memperhatikan sampel dari segi warna, kekentalan dan jumlah
el yang mukopurulen (kondisi sputum (dahak) dalam keadaan kental,
enggunakan sampel saliva (air liur). (Komitmen Mutu)
n pada bagian yang buram/frosted dengan menggunakan pensil 2B atau
sediaan sehingga identitas pasien akan terlihat jelas dan tahan lama,
ika diwarnai. (Komitmen Mutu)
k) di atas Object glass dengan mengambil sampel pada pot sampel
n dengan membuat spiral-spiral kecil pada saat apusan setengah kering
ca lebih homogen. Keringkan apusan di udara bebas. Lakukan fiksasi
. Celupkan lidi/bambu/ose yang telah digunakan pada botol yang berisi
egritas sesuai dengan SOP yang berlaku dan penuh tanggung jawab.
penuh tanggung jawab sesuai dengan SOP yang berlaku. Yang paling
dap ke atas pada rak bak cuci, beri jarak 1 cm antar satu sediaan dengan
ukaan sediaan dengan carbol fuchsin. Lalu saya akan memanasi sediaan
uap. Saya akan mendiamkannya selama 5 menit. Kemudian saya bilas
an genangi lagi menggunakan asam alkohol hingga warna merah calbol
dengan hati-hati menggunakan air mengalir. Kemudian saya genangi
26
sediaan menggunakan zat warna Methylene blue. Kemu
miringkan dan saya keringkan di udara bebas. Sedia
(Akuntabilitas)
(6) Konstribusi Terhadap Visi-Misi Organisasi :
1. Melaksanakan Pelayanan dan Manajemen Rumah Sakit yang efek
2. Meningkatkan mutu pelayanan rujukan yang bermutu dan profesi
(7) Penguatan Nilai Organisasi
Penguatan nilai – nilai dasar Rumah sakit yaitu Nilai Profesionalisme & K
No. Kegiatan Tahapan Output /
Kegiatan Hasil Kegiata
(1) (2) (3) (4)
3. Melakukan a. Meminta perizinan 1. Persetujuan ke
sosialisasi kepada kepala ruangan ruangan
kepada petugas
Laboratorium
terkait cara b. Menyiapkan alat dan 2. Alat dan b
membuat bahan yang digun
preparat BTA untuk sosialis
yang
berkualitas
2
udian dibilas lagi menggunakan air mengalir. Terakhir, sediaan saya
aan sudah menjadi preparat yang siap digunakan untuk dianalisa
ktif, efisien, transparansi dan akuntabel.
ional.
Keterbukaan.
Keterkaitan Substansi Kontribusi Penguatan
Nilai
an Mata Pelatihan Terhadap Visi Misi
Organisasi
(5) (6) (7)
epala 1. Akuntabilitas: 1. Melaksanakan Penguatan
Bertanggung jawab Pelayanan dan nilai – nilai
Etika publik: sopan Manajemen dasar Rumah
dan hormat Rumah Sakit sakit yaitu
bahan 2. Komitmen mutu: yang efektif, Nilai
nakan inovasi efisien, Profesionalis
sai transparansi dan me &
akuntabel. Keterbukaan.
2. Meningkatkan
27
c. Mengadakan sosialisasi 3. Terselenggara
dengan petugas sosialisasi
laboratorium terkait cara mengenai
memperoleh preparat memperoleh
BTA yang berkualitas. preparat
berkualitas
Deskripsi :
(5) Keterikatan Substansi Mata Pelatihan :
Dalam melakukan sosialisasi kepada petugas laboratorium terkait c
hubungan kerja sama yang baik. (Whole of Goverment)
Kegiatan 3 : Melakukan sosialisasi kepada petugas laboratorium
Tahapan 1 : Saat saya telah tiba di depan ruangan kepala ruangan sa
akan masuk ke dalam ruangan beliau ketika saya telah
saya, saya akan bertanggung jawab (Akuntabilitas)
santun (Etika Publik).
Tahapan 2 : Kemudian setelah mendapatkan ijin kepala ruangan,
sosialisasi bersama petugas laboratorium. Kemudian sa
2
anya 3. Nasionalisme: mutu pelayanan
kerjasama
rujukan yang
cara Etika Publik :
Sopan bermutu dan
yang Komitmen Mutu: profesional.
Inovasi
cara membuat preparat BTA yang berkualitas maka akan terjalin suatu
terkait cara memperoleh preparat BTA
aya, saya akan mengetuk pintu dan saya akan mengucapkan salam. Saya
diijinkan masuk. Kemudian untuk meminta ijin kepada kepala ruangan
untuk melakukan sosialisasi dengan cara komunikasi yang sopan dan
, saya akan menyiapkan alat dan bahan yang akan digunakan untuk
aya akan menyiapkan alat peraga yang umumnya digunakan pada tahap
28
pra analitik pemeriksaan BTA, seperti Object glass, ap
saat sosialisasi saya juga menyiapkan daftar hadir yang
tidak lupa, saya juga menyiapkan notulensi sebagai alat
Tahapan 3 : Dalam proses sosialisasi diperlukannya kerjasam
berkomunikasi yang sopan (Etika Publik) Disini s
laboratorium sehingga akan terjalin komunikasi dua ara
teknik ulir yang baik, pemberian label serta pewarnaan
tahap pelabelan menggunakan pensil 2B/spidol perman
jelas ataupun luntur sehingga hasil preparat yang dipe
perlu lagi dilakukan pengambilan sampel ulang (Komi
(6) Konstribusi Terhadap Visi-Misi Organisasi :
1. Melaksanakan Pelayanan dan Manajemen Rumah Sakit yang efek
2. Meningkatkan mutu pelayanan rujukan yang bermutu dan profesi
(7) Penguatan Nilai Organisasi
Penguatan nilai – nilai dasar Rumah sakit yaitu Nilai Profesionalisme & K
2
plikator lidi/bambu/ose, pensil 2B/spidol permanen hitam, dll. Terakhir,
g digunakan untuk memberikan informasi kehadiran peserta sosialisasi.
t dokumentasi jalannya sosialisasi (Komitmen Mutu)
ma (Nasionalisme) yang baik antar sesama teman sejawat dengan
saya akan melakukan sosialisasi dalam bentuk diskusi antar petugas
ah. Saya dan teman sejawat laboratorium akan berdiskusi mengenai cara
n Ziehl Neelsen. Disini saya berinovasi dan menekankan sosialisasi pada
nen hitam agar tidak ada lagi preparat yang memiliki identitas yang tidak
eroleh berkualitas dan mengefisiensikan waktu pemeriksaan dan tidak
itmen Mutu)
ktif, efisien, transparansi dan akuntabel.
ional.
Keterbukaan.
29
No. Kegiatan Tahapan Output /
Kegiatan Hasil Kegiatan
(1) (2) (3) (4)
4. Membuat 1. Mengkoordinasikan 1. Persetujuan
Poster kepada kepala ruangan kepala ruangan
mengenai cara terkait pengadaan poster
pembuatan 2. Mendesain Poster 2. Tersedianya
Desain Poster
preparat BTA.
3. Mencetak Poster 3. Poster Tercetak
4. Memasang Poster 4. Poster Terpasan
Deskripsi :
3
n Keterkaitan Kontribusi Terhadap Penguatan
Substansi Mata Visi Misi Nilai
Pelatihan Organisasi
(5) (6) (7)
1. Etika Publik : 1. Melaksanakan Penguatan
Sopan & Santun. Pelayanan dan nilai – nilai
Manajemen Rumah dasar Rumah
2. Komitmen Sakit yang efektif, sakit yaitu
Mutu : Inovasi efisien, transparansi Nilai
Anti Korupsi: dan akuntabel. Kepuasan,
Keterbukaan
Mandiri 2. Meningkatkan sarana
k 3. Anti Korupsi : dan prasarana dalam dan Efisiensi
Sederhana, mendukung pelayanan
Mandiri kesehatan yang lebih
ng 4. Komitmen baik sesuai standar
Mutu : Efektif pelayanan Rumah
Nasionalisme: Sakit.
Sila ke-3 3. Meningkatkan mutu
pelayanan rujukan yang
bermutu dan
profesional
30
Dengan membuat poster mengenai cara pembuatan preparat BTA aka
Pelayanan Publik.
(5) Keterkaitan Substansi Mata Pelatihan :
Kegiatan 4 : Membuat Poster mengenai cara pembuatan preparat B
Tahapan 1 : Saya akan bersikap sopan dan santun selama berkonsulta
sehingga tidak terjadi kesalahpahaman mengenai pengadaan
Tahapan 2 : Saya akan membuat desain poster dan itu merupakan sebu
yang saya ciptakan sendiri (Anti Korupsi)
Tahapan 3 : Setelah desain telah jadi, maka saya akan mencetaknya secar
Tahapan 4: Saya akan memasang di tempat yang strategis di dalam ru
dengan petugas laboratorium (Nasionalisme) sehingga m
Mutu).
(6) Konstribusi Terhadap Visi-Misi Organisasi :
1. Melaksanakan Pelayanan dan Manajemen Rumah Sakit yang efek
2. Meningkatkan sarana dan prasarana dalam mendukung pelayanan
3. Meningkatkan mutu pelayanan rujukan yang bermutu dan profesi
(7) Penguatan Nilai Organisasi
Penguatan nilai – nilai dasar Rumah sakit yaitu Nilai Kepuasan , Keterbu
3
an mempermudah kita untuk mengakses informasi sesuai dengan nilai
BTA
asi dengan kepala ruangan (Etika Publik) dan melakukan musyawarah
n poster di Instalasi Laboratorium (Nasionalisme)
uah inovasi (Komitmen Mutu) Desain yang saya gunakan adalah desain
ra sederhana dan tidak merepotkan orang lain (Anti Korupsi)
uangan mikrobiologi di instalasi laboratorium dengan bergotong-royong
memudahkan petugas laboratorium untuk membaca poster (Komitmen
ktif, efisien, transparansi dan akuntabel.
n kesehatan yang lebih baik sesuai standar pelayanan Rumah Sakit.
ional.
ukaan & Efisiensi.
31
3
32