STeunryuanwana AKlakrabnoan
Oleh : Auliyaa Putri Arshandhy
SMA Plus Tahfidz Ibnu Umar
KOMPETENSI DASAR
3.9 Menganalisis struktur, tata nama, sifat,
sintesis, dan kegunaan senyawa karbon
4.9 Menyajikan rancangan percobaan sintesis
senyawa karbon, identifikasi gugus fungsi dan/atau
penafsiran data spektrum inframerah (IR)
INDIKATOR
Mengidentifikasi gugus fungsi senyawa
karbon
Menuliskan struktur dan nama senyawa
karbon berdasarkan gugus fungsinya
Menjelaskan sifat-sifat fisik senyawa karbon
dAepnagaynanggudgiums afkusnugdsi ?
Gugus fungsi adalah atom atau
gugus yang menentukan sifat
suatu senyawa
Gugus fungsi mempunyai sifat
spesifik yaitu hanya dapat
bereaksi dengan pereaksi
(tertentu), maka senyawa
karbon dapat diidentifikasi
berdasarkan gugus fungsi yang
dimiliki dengan pereaksi yang
sesuai
SENYAWA TURUNAN ALKANA
ALKOHOL KETON
ETER ALDEHID
Gugus Fungsi A(Alklkoahnool l)
Alkohol merupakan
golongan senyawa dengan
rumus umum R-OH, dimana
R adalah alkil (R = CnH2n+1)
Jenis Alkohol
Alkohol primer
Alkohol sekunder
Alkohol tersier
Gugus Fungsi (EAtelkroksi Alkana)
Eter merupakan isomer
fungsi dari alkohol. Eter
memiliki rumus umum
R-O-R, dengan R adalah
alkil.
Kegunaan Eter
Eter digunakan sebagai
pelarut senyawa organik,
untuk obat bius pada
operasi dan desinfektan
Gugus Fungsi (AAldlkeahnidal)
Aldehid atau alkanal dapat
dianggap sebagai turunan
alkana dengan mengganti -CH3
dari alkana dengan gugus
fungsi -CHO.
Rumus umum aldehid adalah
R-CHO , dengan R adalah alkil.
Kegunaan Aldehid
Larutan 37% formaldehid
(metanal) dalam air disebut
formalin digunakan untuk
mengawetkan benda-
benda anatomi.
Gugus Fungsi K(Aeltkoannon)
Alkanon merupakan isomer
fungsi dari aldehid dengan
gugus fungsional -CO-.
Rumus umum alkanon adalah
R-CO-R dengan R adalah alkil
Kegunaan Keton
Alkanon digunakan sebagai
pelarut dan bahan
pembuat zat organik lain
Gugus Fungsi A(AslakmanKoaatr)boksilat
Asam karboksilat atau alkanoat
adalah turunan alkana yang
memiliki gugus -COOH.
Rumus umum asam karboksilat
adalah R-COOH dengan R
adalah alkil. R=CnH2nO2
Asam karboksilat ini termasuk
dalam golongan asam organik
dan merupakan asam lemah.
Tata Nama Asam Karboksilat
Nama asam karboksilat diturunkan dari nama
alkana dengan menggantikan akhiran -ana dengan -
anoat dan penomoran dimulai dari gugus fungsi -
COOH terlebih dahulu serta penambahan awalan
Contoh asam.
Alkana Asam alkanoat O
Metana Asam metanoat
Butana Asam butanoat OH
Propana ???
RUMUSAN PENENTUAN TATA
NAMA ASAM KARBOKSILAT:
1.Rantai induk adalah rantai terpanjang yang mengandung gugus
fungsi
2.Penomoran dimulai dari gugus fungsi (-COOH)
Contoh:
CH3-COOH: asam etanoat = asam metana karboksilat = asam asetat =
asam cuka
CH3-CH2-COOH: asam propanoat = asam etana karboksilat = asam
propionat
Sifat Fisis
SKIAFARTBOAKSSAIMLAT Titik didihnya cukup tinggi karena
adanya ikatan hidrogen dengan berat
molekul yang besar
Memiliki nilai pKa (tetapan asam) kecil
Pada suhu rendah berwujud cair encer,
sedangkang suhu tinggi berwujud padat
Sifat Kimia
SIFAT KIMIA
1 Asam karboksilat merupakan asam
lemah, semakin panjang rantai karbon
semakin lemah sifat asamnya.
2 Dapat bereaksi
dengan basa
membentuk garam
3 Dapat bereaksi
dengan alkohol
membentuk ester
SIFAT KIMIA
4 Asam formiat dapat dioksidasi
menjadi CO2 dan H2O
5 Dengan halogen terjadi substitusi atom H
pada C alfa oleh atom halogen
Pembuatan
Asam Karboksilat
1 Dengan mengoksidasi alkohol primer
2 Dengan mereaksikan gas CO2 dengan
pereaksi Grignard
3 Dengan sintesis nitril, yaitu dengan
mereaksikan alkil halida (R-X) dengan NaCN
atau KCN dalam larutan beralkohol.
4 Asam formiat dibuat dengan mereaksikan
gas karbon monoksida dengan uap air,
dengan katalisator oksida logam pada suhu
sekitar 200°C dan tekanan tinggi
AKseagmunKaaanrboksilat
Asam formiat
digunakan dalam
industri tekstil,
penyamaan kulit, dan
untuk menggumpalkan
getah karet (lateks)
Asam asetat (cuka)
digunakan sebagai
pengasam makanan
Asam sitrat digunakan
untuk pengawet,
contohnya untuk
pengawet buah kaleng
Gugus Fungsi (EASlTkEilRAlkanoat)
Ester merupakan isomer fungsi
dari asam karboksilat dengan
gugus fungsi -COO-
Rumus umum ester adalah R-
COO-R' dengan R adalah alkil.
R=CnH2nO2
Ester merupakan salah satu
senyawa yang istimewa karena
dapat ditemukan baik di buah-
buahan, lilin, dan lemak
TATA NAMA ESTER
1.Rantai induk adalah rantai terpanjang yang
mengandung gugus alkanoat
2.Penomoran dimulai dari atom C pertama yang
terikat pada atom O
Contoh:
CH3-CH2-COO-CH2-CH3 = etil propanoat
CH3-CH2-CH2-CH2-COO-CH3 = metil pentanoat
CH3-CH2-COO-CH2-CH(CH3)-CH3 = 2-metil propil
propanoat
SIFAT FISIS
ESTER
Titik didih dan Titik leleh rendah karena
tidak memiliki ikatan Hidrogen.
Ester suku rendah berupa zat cair yang
berbau harum (beraroma buah-buahan).
Ester bersuku rendahsedikit larut, sedangkan
ester bersuku tinggi makin mudah larut
Semakin panjang rantainya, ester semakin
tidak larut dalam air
Merupakan senyawa nonelektrolit
SIFAT KIMIA
ESTER
Tidak terdapat ikatan Hidrogen,
tetapi ada ikatan van der Waals
Menggunakan indikator asam basa akan menunjukkan
sifat netral
Hidrolisis ester suku tinggi dengan NaOH atau KOH
menghasilkan sabun dan gliserol (reaksi penyabunan).
Ester dapat mengalami reduksi menjadi alkohol.
PEMBUATAN ESTER
Ester dibuat dengan reaksi
esterifikasi, yaitu reaksi antara
asam karboksilat dengan alkohol
KEGUNAAN ESTER
Sebagai esens buatan,
misalnya:
1.CH3COOC2H5 : etil asetat
berbau pisang selai.
2.CH3COOC2H11 : amil asetat
berbau buah nanas, juga
sebagai pelarut damar.
3.CH3COOC8H17 : oktil asetat
berbau buah jeruk.
4.C4H9COOC5H11 : amil
valerat berbau buah apel
KEGUNAAN ESTER
Sebagai bahan pembuat
kain (Poliester).
Bahan pembuat sabun
(untuk ester suku
tinggi).
DASENMSAUNKGSAETS !