EKONOM Tokoh Inez Nurjanah Via Nurita Rahim Inez Nurjanah Via Nurita Rahim Dosen Pengampu Ibu Wardani Purnama Sari,S.Pd.M.Pd.E Dosen Pengampu Ibu Wardani Purnama Sari,S.Pd.M.Pd.E
Adam Smith lahir pada 5 Juni 1723 di Kirkcaldy, Fife, Skotlandia, dan meninggal pada 17 Juli 1790 di Edinburgh. Ia dikenal sebagai seorang filsuf dan ekonom yang dianggap sebagai bapak ilmu ekonomi modern. Karyanya yang paling terkenal adalah "The Wealth of Nations, " yang diterbitkan pada tahun 1776. Dalam karyanya ini, Smith merumuskan prinsip-prinsip dasar ekonomi pasar bebas dan menekankan pentingnya spesialisasi, pertukaran bebas dan kendali pasar yang minimal dalam mencapai kemakmuran nasional Adam Smith 1
David Ricardo (1772-1823) adalah seorang ekonom politik Inggris dan salah satu tokoh utama dalam aliran ekonomi klasik. Ia dikenal karena kontribusinya dalam teori nilai kerja, teori distribusi, dan teori perdagangan internasional. Salah satu konsep terkenal yang dikembangkan oleh Ricardo adalah teori keunggulan komparatif, yang menyatakan bahwa negara-negara seharusnya memproduksi barang dan jasa yang mereka hasilkan dengan biaya kesempatan yang lebih rendah dan memperdagangkan barang dan jasa tersebut dengan negara lain yang memproduksi barang dan jasa yang mereka hasilkan dengan biaya kesempatan yang lebih tinggi. David Ricardo 2
Karl Marx Karl Marx (1818-1883) adalah seorang filsuf, ekonom, sejarawan, pembuat teori politik, sosiolog, jurnalis, dan sosialis revolusioner asal Jerman. Ia lahir di Trier, Jerman, pada 5 Mei 1818 dan meninggal pada 14 Maret 1883 di London, Inggris. Marx dikenal sebagai pelopor utama gagasan "sosialisme ilmiah" dan dijuluki sebagai bapak dari komunisme. Karya-karyanya yang terkenal antara lain "Manifesto Komunis" dan "Das Kapital". 3
John Maynard Keynes John Maynard Keynes (1883-1946) adalah seorang ekonom Inggris yang dikenal sebagai pencerdas ekonomi modern dan pengarang Keynesian economics. Keynes merupakan pengarang teori ekonomi keynesian dan mengembangkan konsep seperti spesialisasi, perdagangan bebas, dan pemerintahan aktif untuk mengatasi ketidakpastian ekonomi 4
Gustave de Molinari Gustave de Molinari (1819-1912) adalah seorang ekonom politik Belgia dan ahli teori dari Sekolah Liberal. Ia dikenal karena kontribusinya terhadap pemikiran ekonomi liberal. Molinari adalah seorang liberal klasik yang memperjuangkan gagasan-gagasan liberalisme antistatis. 5
Eugen von Böhm Eugen von Böhm-Bawerk: Eugen von Böhm-Bawerk (1851-1914) adalah seorang ekonom Austria yang juga merupakan salah satu pendiri Mazhab Austria. Ia dikenal karena karyanya yang berjudul "Capital and Interest" (1884-1912), di mana ia mengembangkan teori tentang hubungan antara modal dan bunga. Böhm-Bawerk juga dikenal karena kritiknya terhadap teori nilai kerja Karl Marx dan kontribusinya terhadap teori modal dan bunga. Kontribusinya terhadap teori modal, bunga, dan kritik terhadap teori nilai kerja telah memberikan dampak yang signifikan dalam perkembangan ekonomi. 6
John Stuart Mill John Stuart Mill (1806-1873) adalah seorang filsuf ekonom asal Inggris yang terkenal karena karyanya yang berjudul "Principles of Political Economy" Ia dikenal akan minatnya terhadap logika dan teori etika, dan merupakan salah satu tokoh utama dalam ekonomi klasik dan teori utilitarianisme 7
Frédéric Bastiat (1801-1850) adalah seorang teoriwan liberal klasik, ekonom politik, dan anggota Majelis Nasional Prancis Beliau lahir di Bayonne pada 30 Juni 1801 dan meninggal di Roma pada 24 Desember 1850 Bastiat dikenal sebagai penggagas konsep biaya kesempatan dalam ekonomi dan pengarang Perumpamaan Jendela Pecah atau "kesesatan Glazier" Frédéric Bastiat 8
Jean-Baptiste Say (1767- 1832) adalah seorang ekonom dan pebisnis Prancis yang beraliran liberal klasik dan mendukung persaingan, perdagangan bebas, dan pembatasan bisnis. Ia dikenal sebagai penggagas Hukum Say, yang menyatakan bahwa nilai produksi selalu sama dengan pendapatan. Jean-Baptiste Say 9
John Locke John Locke (28 Agustus 1632 - 28 Oktober 1704) adalah seorang filsafat empirisme Inggris yang dikenal sebagai salah satu tokoh utama pendekatan empirisme dan filsafat negara liberal 10
David Hume (26 April 1711 - 25 Agustus 1776) adalah seorang filsuf, ekonom, dan sejarawan Skotlandia yang dianggap sebagai salah satu tokoh paling penting dalam filosofi barat dan Pencerahan David Hume 11
Immanuel Kant Immanuel Kant merupakan seorang filsafat Jerman yang dikenal sebagai salah satu pemikiran filsafat terpenting di dunia, termasuk dalam bidang ekonomi Beberapa karya terkenal Kant yang fokus pada bidang ekonomi meliputi "Kritik atas Nalar Murni" 12
Edmund Burke (12 Januari 1729 - 9 Juli 1797) adalah seorang negarawan Irlandia, penulis, ahli pidato, teori politik Beberapa karya terkenal Edmund Burke yang berfokus pada ekonomi meliputi "A Vindication of Natural Society" Dalam karya ini, Burke menyampaikan mengenai dasar-dasar Pandanganpandangan dan mengabdikan pada masa revolusi Amerika dan oposisinya terhadap revolusi Prancis Edmund Burke 13
Thomas Hobbes Thomas Hobbes (1588-1679) adalah seorang filsuf Inggris yang terkenal karena karyanya "Leviathan " yang menguraikan teori kontrak sosial yang berpengaruh Hobbes tidak memiliki kontribusi langsung dalam bidang ekonomi, ia memiliki beberapa ide yang relevan dengan konsep ekonomi Dalam karya-karyanya, Hobbes mengusulkan konsep politik yang memiliki implicasi ekonomi, seperti penggunaan kekuasaan pemerintah sebagai alat untuk memastikan keamanan dan pelestarian 14
Plato Plato adalah seorang filsuf pada zaman Yunani kuno. adalah salah satu pemikir pertama yang membahas konsep spesialisasi. Dalam karyanya "Republik", dia berpendapat bahwa masyarakat akan lebih efisien jika setiap individu berfokus pada pekerjaan yang mereka kuasai. Ini adalah konsep dasar dari apa yang kita kenal sekarang sebagai pembagian kerja. 15
Jean Bodin Jean Bodin adalah seorang ilmuwan Prancis . Sejak abad ke14. Sebenarnya ia dikenal karena memiliki toleransi yang tinggi terkait perbedaan agama. Tapi, dia juga mencetuskan teori tentang uang dan harga. Menurut Bodin, ada lima faktor nih yang menyebabkan naiknya harga barang, yaitu melimpahnya logam mulia, monopoli, pola hidup mewah, ekspor-impor, dan penurunan nilai mata uang. Jean Bodin 16
Aristoteles juga seorang filsuf pada zaman Yunani kuno (384 SM - 322 SM) adalah salah satu filsuf pertama yang membahas konsep nilai dan harga. Dia berpendapat bahwa nilai suatu barang ditentukan oleh kegunaannya, bukan oleh biaya produksinya. Ini adalah awal dari apa yang kita kenal sekarang sebagai teori nilai subjektif. Aristoteles 17
Richard Cantilon Richard Cantillon (1680- 1734) adalah seorang ekonom dan pemodal asal Irlandia yang dianggap sebagai salah satu tokoh penting dalam sejarah ekonomi. Ia dikenal sebagai pencipta teori ekonomi modern dan dijuluki sebagai "bapak ekonomi politik" serta "bapak kewirausahaan. 18
Mark Blaug (1927-2011) adalah seorang ekonom dan sejarawan pemikiran ekonomi terkemuka. Ia memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pemahaman sejarah analisis ekonomi dan perkembangan pemikiran ekonomi. Karya Blaug berfokus pada pentingnya memahami konteks historis gagasan ekonomi dan evolusi pemikiran ekonomi dari waktu ke waktu. Mark Blaug 19
Thomas Mun dikenal sebagai seorang penulis Inggris di bidang ekonomi pada abad ke 14 juga. Teorinya yang terkenal adalah tentang neraca perdagangan. Nah, pernyataan tentang ekspor yang harus lebih banyak dari impor, itu idenya Mun yang tercantum dalam A Discourse of Trade, from England to the East Indies. Selain itu, Mun juga percaya bahwa kepemilikan emas merupakan tolak ukur paling utama bagi kekayaan suatu negara. Thomas Mun 20
Joseph Schumpeter (1883-1950) adalah seorang ekonom dan sosiolog Amerika kelahiran Austria yang terkenal dengan teorinya tentang perkembangan kapitalis dan siklus bisnis. Ia memberikan kontribusi yang signifikan dalam bidang ekonomi, termasuk konsep kewirausahaan dan teori kehancuran kreatif. Karya Schumpeter berfokus pada proses dinamis perubahan ekonomi dan peran inovasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Joseph Schumpeter 21
Jean Baptiste Colbert Jean Baptiste Colbert adalah seorang pengawas keuangan dan sekretaris negara Prancis, pada masa pemerintahan Raja Louis XVI. Colbert bertanggung jawab terhadap pengembangan perdagangan, industri dan angkatan laut pedagang, memodernisasi Paris, serta mendukung kemajuan baru dalam ilmu pengetahuan. Makannya, gak heran kalau pada masa itu Prancis sudah berhasil menjadi salah satu negara dengan kekuatan dominan di Eropa. Jean Baptise Colbert Jean Baptise Colbert 22
François Quesnay (1694-1774) adalah seorang ekonom Perancis dan tokoh terkemuka Fisiokrat, aliran pemikiran ekonomi sistematis pertama di Perancis. Ia menjabat sebagai dokter konsultan Raja Louis XV di Versailles dan mengembangkan minatnya pada bidang ekonomi di kemudian hari, menerbitkan buku pertamanya tentang subjek tersebut pada usia 60-an. Karya Quesnay yang paling menonjol adalah "Tableau économique" (1758), yang menggambarkan hubungan antara berbagai kelas ekonomi dan sektor masyarakat dan mengembangkan gagasan keseimbangan ekonomi. François Quesnay 23
George Reisman George Reisman George Reisman (1937-2018) adalah seorang ekonom Amerika yang terkenal karena kontribusinya di bidang ekonomi dan integrasi Ekonomi Austria dan Klasik. Dia adalah Profesor Emeritus Ekonomi di Pepperdine University dan penulis karya berpengaruh seperti "Pemerintah Melawan Perekonomian: Kisah Penghancuran Sistem Ekonomi Amerika yang Berkelanjutan oleh Pemerintah AS Melalui Pengendalian Harga" dan "Kapitalisme: Sebuah Risalah tentang Ekonomi" 24
Antonio Ser a Antonio Serra dikenal sebagai seorang ekonom asal Italia. Menurutnya, ada empat faktor penting yang dapat dilakukan dalam mensejahterakan suatu negara, yaitu kapasitas produksi industri, keterampilan yang dimiliki masyarakat, perdagangan, dan kebijakan pemerintah. 25
Anne Robert Jaques Turgot (1727-1781), mempunyai dua sumbanganutama terhadap pemikiran ekonomi yakni teori uang sebagai tabir, dan teori fruktifikasi.Teori uang sebagai tabir yang mempersulit pengamatan fenomena ekonomi. Namundemikian pemikiran ini merupakan gagasan ke arah menemukan dasar satuan perhitungan. Anne Robert Jaques Turgot Anne Robert Jaques Turgot 26
Francois Boisguilbert adalah salah satu tokoh pemimpin ajaran ekonomi yang terkenal bersama dengan Adam Smith, yang juga dikenal sebagai Tokoh Ekonomi Dunia dan 'Bapak Ilmu Ekonomi' Dalam konteks ini, Francois Boisguilbert dikenal sebagai tokoh pemimpin ajaran ekonomi yang berkontribusi dalam pembentukan konsep ekonomi modern bersama Adam Smith. Keduanya memainkan peran penting dalam membantu ilmu ekonomi berkembang dan menjadi bidang ilmu pengetahuan yang lebih kompleks dan menyeluruh. Francois Boisguilbert 27
Jean-Jacques Rousseau (28 Juni 1712 – 2 Juli 1778) adalah seorang tokoh filosofi besar, penulis, dan penggiat pada abad pencerahan Secara keseluruhan, Jean-Jacques Rousseau dikenal sebagai tokoh liberalisme karena mempengaruhi perkembangan politik modern, dasar pemikiran pendidikan, dan ide-ide yang mengarah pada perjuangan masyarakat untuk kebebasan dan persamaan hak. Jean-Jacques Rousseau 28
Voltaire, secara asli François-Marie Arouet, adalah penulis, sarjana, dan filsafat Pencerahan Prancis yang terkenal karena akal budinya, kritiknya terhadap Kekristenan, terutama pada otoritas, dan mendukung beberapa hak asasi kontribusinya terhadap ekonomi: -Voltaire menulis dalam berbagai bentuk sastra, termasuk novel, esai, dan kerja sastra -Beliau mendukung diperbolehkannya kekuatan dan negara, serta menegaskan terhadap toleransi, kebebasan berbicara, dan pemisahan antara kekuatan dan negara -Voltaire menulis satiris yang mengkritik pergolakan dan dogma kekristenan serta institusi Francais dari hari -Beliau mendukung penggunaan kebebasan, terutama bagi masyarakat, dan menegaskan terhadap oligarisme dan intimidasi Voltaire 29
Charles-Marie de La Condamine (1701-1786) adalah seorang filsuf asal Perancis yang dikenal karena rekomendasi "Esai sur la Philosophie des droits de l'homme" (Essay on the Philosophy of the Rights of Man), di mana ia mendorong hak asasi manusia dan makna masyarakat untuk memegang hak-hak mereka. kontribusinya terhadap ekonomi: -Montesquieu menganjurkan “The Spirit of the Laws,” buku dalam yang menjelaskan tentang izin kekuasaan dan pembagian kekuasaan negara menjadi tria politika (pemerintah, legislatif, dan hukum) -Pembagian kekuasaan menjadi prinsip utama dalam politik Montesquieu, yang bertujuan untuk menghindari terjadinya pemusatan kekuasaan pada satu pihak atau satu Kekuasaan yang berpusat pada satu tangan -Montesquieu menekankan pentingnya memisahkan kekuasaan legislatif, eksekutif, dan hukum untuk menjaga keseimbangan dan memastikan hak-hak manusia Charles-Marie de La Condaminel Charles-Marie de La Condaminel 30
Jeremy Bentham (1748-1832) adalah seorang filsuf, ahli hukum, dan ekonom asal Inggris yang dikenal sebagai penggagas teori utilitarianisme. Ia memberikan kontribusi dalam bidang ekonomi melalui karyanya yang berjudul "Manual of Political Economy" pada tahun 1800, di mana ia mengembangkan prinsip politik ekonomi laissez-faire dengan beberapa modifikasi. Bentham juga menganjurkan kebebasan individu dan ekonomi, pemisahan gereja dan negara, kebebasan berekspresi, serta persamaan hak bagi perempuan Jeremy Bentham Jeremy Bentham 31
Nurcholish Nurcholish Madjid (1920-2005) adalah seorang tokoh kenamaan di Indonesia yang memiliki visi modernitas dalam Islam. Ia berkontribusi dalam berbagai bidang, termasuk ekonomi. Berikut ini adalah beberapa biografi Nurcholish Madjid dan kontribusinya terhadap ekonomi: -Nurcholish Madjid meninggalkan latar belakang sekolah rakyat dan mengaji di Madrasah al-Whathaniyyah, sebelum mempelajari lebih lanjut di luar negeri -Beliau ini memiliki fokus pada diskusus Islam dan Modernitas, yang mencakup ke-Islaman, kemodernan, dan ke-Indonesiaan -Pemikiran Nurcholish Madjid bermuara pada pendidikan dasar, yang didasarkan pada pendidikan yang menjadi berkelanjutan dan membentuk kesadaran tentang kehidupan yang sejahtera dan berkelanjutan Madjid 32
Frederick Winslow Taylor (1856-1915) adalah seorang insinyur mekanik asal Amerika Serikat yang dikenal sebagai "bapak manajemen ilmiah" dan merupakan pemimpin intelektual dari Gerakan Peninggalan Taylor. Ia mengembangkan ide tentang penggunaan metode ilmiah untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas pekerjaan di perusahaan. Kontribusinya dalam bidang manajemen dan teknik industri telah memberikan dampak besar pada perkembangan ekonomi dan industri di Amerika Serikat dan dunia. Meskipun tidak dikenal sebagai tokoh ekonomi utama, pemikiran dan kontribusinya dalam bidang manajemen dan teknik industri telah memberikan dampak yang signifikan pada perkembangan ekonomi dan industri. Frederick Winslow Taylor Frederick Winslow Taylor 33
Frank Bunker Gilbreth (1868-1924) adalah seorang insinyur industri dan manajemen asal Amerika Serikat yang dikenal sebagai salah satu tokoh utama dalam gerakan manajemen ilmiah. Ia dan istrinya, Lillian Moller Gilbreth, mengembangkan metode studi gerak dan waktu untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas di tempat kerja. Kontribusinya dalam bidang manajemen dan teknik industri telah memberikan dampak besar pada perkembangan ekonomi dan industri di Amerika Serikat dan dunia. Meskipun tidak dikenal sebagai tokoh ekonomi utama, pemikiran dan kontribusinya dalam bidang manajemen dan teknik industri telah memberikan dampak yang signifikan pada perkembangan ekonomi dan industri. Frank Bunker Gilbreth Frank Bunker Gilbreth 34
Lillian Moller Gilbreth Lillian Moller Gilbreth (1878-1972) adalah seorang psikolog industri dan insinyur industri asal Amerika Serikat yang dikenal sebagai salah satu pendiri gerakan manajemen ilmiah. Ia dan suaminya, Frank Bunker Gilbreth, mengembangkan metode studi gerak dan waktu untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas di tempat kerja. Kontribusinya dalam bidang manajemen dan teknik industri telah memberikan dampak besar pada perkembangan ekonomi dan industri di Amerika Serikat dan dunia. Meskipun tidak dikenal sebagai tokoh ekonomi utama, pemikiran dan kontribusinya dalam bidang manajemen dan teknik industri telah memberikan dampak yang signifikan pada perkembangan ekonomi dan industri. 35
Henri Fayol Henri Fayol (1841-1925) Henri Fayol, seorang ahli manajemen Prancis, memberikan pandangan holistik tentang pembagian kerja. Menurutnya, pembagian kerja harus memperhitungkan aspek tugas, struktur organisasi, dan koordinasi. Fayol menekankan pentingnya komunikasi yang baik dan koordinasi yang efektif antara berbagai unit kerja. 36
Max Weber (1864-1920) adalah seorang sosiolog dan ahli ilmu politik yang juga memberikan kontribusi pada teori pembagian kerja. Pendekatannya melibatkan pembagian kerja berdasarkan otoritas dan hierarki dalam organisasi. Weber berpendapat bahwa pembagian kerja harus didasarkan pada kualifikasi dan kompetensi individu, bukan faktor politik atau nepotisme. Max Weber 37
Charles Babbage, seorang ilmuwan komputer dan ahli matematika abad ke-19, berpendapat bahwa pembagian kerja dapat dicapai dengan menggunakan mesin dan teknologi. Dia mengembangkan gagasan tentang “ mesin analitik” yang dapat memecahkan masalah dengan membagi pekerjaan menjadi langkahlangkah terprogram. Charles Babbage Charles Babbage 38
Robert Owen (1771-1858), seorang tokoh dalam gerakan koperasi dan sosialis, mengusulkan konsep pembagian kerja yang adil dan manusiawi. Dia berpendapat bahwa kondisi kerja yang baik dan perhatian terhadap kebutuhan karyawan akan meningkatkan produktivitas dan kepuasan kerja. Meskipun tidak dikenal sebagai tokoh ekonomi utama, pemikiran dan kontribusinya dalam bidang manajemen dan teknik industri telah memberikan dampak yang signifikan pada perkembangan ekonomi dan industri. Robert Owen 39
Chester Irving Barnard (1886-1961) adalah seorang ahli bidang teori organisasi, seorang eksekutif dalam bisnis, dan seorang penulis berkebangsaan Amerika Serikat Ia dikenal sebagai salah satu tokoh dunia yang telah memberikan kontribusi penting bagi teori manajemen dan studi organisasi. Chester Irving Barnard Chester Irving Barnard 40
Mary Parker Follett (1868- 1933) adalah seorang pekerja sosial Amerika yang dikenal sebagai salah satu pendiri teori manajemen modern dan konsultan manajemen. Meskipun Mary Parker Follett tidak dikenal sebagai tokoh ekonomi utama, pemikiran dan kontribusinya dalam bidang manajemen dan teknik industri telah memberikan dampak yang signifikan pada perkembangan teori manajemen dan praktik manajemen modern. Mary Parker Follet 41
Henry Laurence Gantt, seorang insinyur industri, mengembangkan konsep “ grafik Gantt” untuk mengatur pembagian kerja. Grafik Gantt adalah alat visual yang digunakan untuk merencanakan dan melacak proyek dengan jelas. Melalui penggunaan grafik Gantt, pembagian kerja dapat diorganisir dengan lebih efisien, dan tim dapat memiliki pemahaman yang jelas tentang tenggat waktu dan tanggung jawab mereka. Henry Laurence Gant 42
Elton Mayo Elton Mayo, seorang psikolog sosial, melakukan penelitian terkenal yang dikenal sebagai Hawthorne Studies. Penelitian ini menyoroti pentingnya faktor sosial dan psikologis dalam pembagian kerja. Menurut Mayo, kepuasan kerja dan hubungan antara rekan kerja dapat memengaruhi produktivitas secara signifikan. 43
Peter Drucker, seorang ahli manajemen terkenal, memandang pembagian kerja sebagai proses yang terus berkembang. Dia menekankan pentingnya inovasi dan fleksibilitas dalam mengatur pembagian kerja. Drucker berpendapat bahwa organisasi harus siap beradaptasi dengan perubahan dan mengoptimalkan pembagian kerja sesuai dengan kebutuhan yang berubah. Peter Drucker 44
Douglas McGregor Douglas McGregor, seorang ahli manajemen dan psikolog, mengembangkan konsep “ Teori X dan Teori Y” dalam pembagian kerja. Teori X mengasumsikan bahwa individu cenderung malas dan tidak memiliki motivasi intrinsik, sedangkan Teori Y mengasumsikan bahwa individu memiliki potensi yang besar dan memiliki motivasi yang tinggi jika diberi kesempatan yang tepat. 45
Henri de Saint-Simon (1760-1825) adalah seorang pemikir terkemuka dalam gerakan sosialisme utopis abad ke-19. Ia dianggap sebagai salah satu pelopor gagasan sosialisme dan memiliki kontribusi besar dalam pengembangan teori ekonomi dan sosial. Beberapa kontribusi utamanya meliputi: -Pertahanan terhadap masyarakat yang didasarkan pada industrialisasi dan keyakinan bahwa kelas industri, yang terlibat dalam pekerjaan produktif, harus menjadi pemimpin dalam masyarakat. -Kritik terhadap kelas yang tidak produktif dan hanya hidup dari hasil kerja orang lain. -Pengaturan ekonomi dan masyarakat nasional yang dikelola oleh para industrialis dan ahli yang diangkat, dengan keyakinan bahwa hal ini akan menyebabkan kerjasama dalam masyarakat. Henri de Saint-Simon Henri de Saint-Simon 46
Charles Fourier (1772-1837) adalah seorang filsuf dan sosialis utopis Prancis yang dikenal karena kontribusinya dalam pengembangan teori ekonomi dan sosial. Beberapa kontribusi utamanya meliputi: -Fourierisme: Ia mengembangkan konsep Fourierisme, yang merupakan sistem sosial dan ekonomi yang ideal, di mana masyarakat terorganisir dalam "phalanstères" atau komunitas-komunitas kecil yang berbasis pada prinsip kerja sukarela dan distribusi hasil kerja yang adil. -Teori Ekonomi: Fourier mengemukakan kritik terhadap sistem ekonomi kapitalis pada zamannya dan mengusulkan sistem distribusi yang lebih adil dan berkelanjutan. Ia juga menekankan pentingnya memenuhi kebutuhan dasar semua anggota masyarakat. Charles Fourier Charles Fourier 47
Friedrich Engels Friedrich Engels (1820-1895) adalah seorang filsuf, ilmuwan sosial, dan tokoh politik asal Jerman yang dikenal sebagai mitra Karl Marx dalam pengembangan teori Marxis. Kontribusinya terhadap ekonomi terutama terkait dengan pengembangan teori ekonomi politik dan kritik terhadap kapitalisme. Bersama Marx, ia menulis "Manifesto Partai Komunis " yang memuat analisis tajam terhadap kondisi ekonomi dan sosial pada zamannya. 48
Pierre-Joseph Proudhon (1809-1867) adalah seorang filsuf, politikus, dan penulis terkemuka di France. Ia dikenal sebagai pengembangan teori anarkisme dan pengusahaan Bank of the People (Bank Rakyat). Beberapa kontribusi utamanya terhadap ekonomi meliputi: -Proudhon mengusulkan konsep "mutualisme" yang menjadi sistem ekonomi bersama-sama di mana masyarakat memiliki kredit dan mengendalikan bank yang dikelola oleh rakyat -Ia menulis "Systeme des Gages" yang menjelaskan bagaimana masyarakat dapat mengambil kemampuan politik dan ekonomi dengan mengendalikan pengusaha dan pemerintah Pier e-Joseph Proudhon 49