The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Perpustakaan YPIB, 2023-07-24 21:43:31

Modul Ajar 1 Kebidanan Komunitas

Modul Ajar 1 Kebidanan Komunitas

143 7) Membuat catatan dan laporan asuhan (Safrudin & Hamidah, 2009). 1. Pengertian pelayan rujukan System rujukan dalam mekanisme pelayanan MKET merupakan suatu system pelimpahan tanggung jawab timbal balik diantara unit pelayanan MKET baik secra vertical maupun horizontal atau kasus atau masalah yang berhubungan dengan MKET 2. Jenis Rujukan Rujukan MKET dapat dibedakan atas tiga jenis yaitu sebagai berikut: a. Pelimpahan Kasus 1) Pelimpahan kasus dari unit pelayanan MKET yang lebih sederhana ke unit pelayanan MKET yang lebih mampu dengan maksud memperoleh pelayanan yang lebih baik dan sempurna. 2) Pelimpahan kasus dari unit pelayanan MKET yang lebih mampu ke unit pelayanan yang lebih sederhana dengan maksud memberikan pelayanan selanjutnya atas kasus tersebut 3) Pelimpahan kasus ke unit pelayanan MKET dengan tingkat kemampuan sama dengan pertimbangan geografis, ekonomi dan efisiensi kerja. 4) Pelimpahan pengetahuan dan keterampilan b. Pelimpahan pengetahuan dan keterampilan ini dapat dilakukan dengan : 1) Pelimpahan tenaga dari unit pelayanan MKET yang lebih mampu ke unit pelayanan MKET yang lebih sederhana dengan maksud memberikan latihan praktis. 7.3 Rujukan Kb Di Komunitas


144 2) Pelimpahan tenaga dari unit pelayanan MKET yang lebih sederhana ke unit pelayanan MKET yang lebih mampu dengan maksud memberikan latihan praktis 3) Pelimpahan tenaga ke unit pelayanan MKET dengan tingkat kemampuan sama dengan maksud tukarmenukar pengalaman c. Pelimpahan bahan-bahan penunjang diagnostic 1) Pelimpahan bahan-bahan penunjang diagnostik dari unit pelayanan MKET yang lebih sederhana ke unit pelayanan MKET yang lebih mampu dengn maksud menegakkan diagnose yang lebih tepat 2) Pelimpahan bahan-bahan penunjang diagnostic dari unit pelayanan MKET yang lebih sederhana dengan maksud untuk dicobakan atau sebagai informasi 3) Pelimpahan bahan-bahan penunjang diagnostic ke unit pelayanan dengan tingkat kemampuan sama dengan maksud sebagai informasi atau untuk dicobakan 3. Sasaran Rujukan MKET a. Sasaran obyektif: PUS yang akan memperoleh pelayanan MKET, peserta KB yang akan ganti cara ke MKET, peserta KB MKET untuk mendapatkan pengamatan lanjutan, peserta KB yang mengalami komplikasi atau kegagalan pemakaian MKET, pengetahuan dan keterampilan MKET, bahan-bahan penunjang diagnostic b. Sasaran subyektif: petugas-petugas pelayanan MKET disemua tingkat wilayah. 1. Seorang ibu ingin berkonsultasi mengenai kontrasepsi yang tepat untuk dirinya setelah 40 hari persalinan. Ibu berusia 20 tahun, masih menyusui bayinya secara eksklusif, tidak ingin 7.4 Latihan


145 kembali hamil untuk jangka waktu minimal 3 tahun ke depan. Kontrasepsi yang cocok untuk ibu adalah . . . a. AKDR b. MAL (Metode Amenore Laktasi) c. Kondom d. Suntikan kombinasi e. Pil progestin 2. Pasangan lansia dengan usia istri 48 tahun yang masih memiliki periode menstruasi aktif, dianjurkan untuk memakai kontrasepsi . . . a. Implant b. AKDR c. MOW/MOP d. Suntikan progestin e. Kondom 3. Pasangan muda dengan usia istri 19 tahun datang ke unit kesehatan ingin menunda kehamilan dengan alasan masih menjalani pendidikan. Kontrasepsi yang dianjurkan… a. Kondom b. Pantang berkala c. Pil kombinasi d. AKDR e. Implant 4. Dari situasi di atas kemungkinan ibu tersebut mengalami . . . a. Sindrom klimakterium b. Menopause c. Infeksi febris akut d. Hamil e. Post menopause syndrome 5. Sikap bidan pada kasus tersebut adalah . . . a. Segera merujuk ibu tersebut b. Memberikan antipiretik c. Menganjurkan memperbanyak minum air putih


146 d. Memberikan konseling tentang penyebab gejala pada ibu dan keluarga e. Menyarankan untuk melepas AKDR karena ibu sudah melewati fase menopause Departemen Kesehatan RI. 2001. Pedoman Pelayanan Kebidanan Dasar. Jakarta: Depkes RI bekerjasama dengan United Nation Population Found Effendy, Nasrul. 1998. Dasar-Dasar Keperawatan Kesehatan Masyarakat. Jakarta: EGC Handajani, Sutjiati Dwi. 2012. Kebidanan Komunitas: Konsep & Manajemen Asuhan. Jakarta: EGC Machfoedz, Ircham. 2005. “Pendidikan Kesehatan Promosi Kesehatan”. Yogyakarta: Fitramaya. Notoatmojo, Soekidjo. 2003. “Pendidikan Dan Perilaku Kesehatan”. Jakarta: PT. Rineka Cipta. Reid, Lindsay. 2007. Midwifery: Freedom to Practise? An International Exploration of Midwifery Practice British: Elsevier. Runjati. 2011. Asuhan Kebidanan Komunitas. Jakarta: EGC Safrudin & Hamidah. 2009. Kebidanan Komunitas. Jakarta: EGC Syafrudin. 2009. Sosial Budaya Dasar untuk Mahasiswa Kebidanan. Jakarta: TIM. Varney, Helen. 2007. Buku Ajar Asuhan Kebidanan. Jakarta: EGC Yulifah & Yuswanto. 2009. Asuhan Kebidanan Komunitas. Jakarta: Salemba Medika. 7.5 Daftar Pustaka


Click to View FlipBook Version