The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

20220306 Warta Mingguan Paroki Katedral #96-2

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Katedral Jakarta, 2022-03-06 04:21:41

20220306 Warta Mingguan Paroki Katedral #96-2

20220306 Warta Mingguan Paroki Katedral #96-2

GEREJA ST PERAWAN MARIA DIANGKAT KE SURGA
PAROKI KATEDRAL JAKARTA

Jl. Katedral No. 7B, Jakarta 10710
T. (021) 3457746 - 3519186
WA: 0812 1383 1415

e-mail: [email protected]
www.katedraljakarta.or.id

facebook/instagram: katedraljakarta

#96 WARTA MINGGUAN
MARET Hari Minggu Prapaskah I Tahun C
2022 06 Maret 2022

MEMASUKI “RETRET AGUNG UMAT” DENGAN JIWA BESAR DAN HATI
RELA BERKORBAN

Oleh: Rm. Bernadus Ch. Triyudo Prastowo, SJ

Halo umat yang terkasih, pada minggu ini, Ia dengan jiwa besar dan hati rela berkorban,
melatihkan sikap lepas bebas pada tendensi-
secara liturgi, kita memasuki Minggu tendensi yang dapat menjauhkan diri dari Allah
dan sesama. Maka Ia pun tegas sejak semula
Prapaskah I. Prapaskah merupakan

dan berani memilih mana yang lebih sesuai
kesempatan berahmat untuk
dengan kehendak Allah, dengan terus
mempersiapkan diri memasuki misteri berkomunikasi dengan BapaNya. Ia dengan jiwa
besar dan hati rela berkorban, melatihkan sikap
agung Paskah. Congregatio Pro Cultu lepas bebas pada tendensi-tendensi yang dapat
menjauhkan diri dari Allah dan sesama. Dalam
Divino menyebut masa ini sebagai masa pergulatan melawan godaan-godaan itu, kita
tidak mungkin hanya bergantung pada
mendaki gunung suci Paskah yang kekuatan kita sendiri, melainkan harus disertai
doa dan hidup seturut Firman-Nya. Di titik
merupakan puncak dari Tahun Liturgi. itulah kita bisa mengarah pada langkah tobat.

Dalam tradisi Gereja Katolik, masa ini juga Ada dua dimensi tobat yang ingin ditegaskan
menjadi kesempatan “Retret Agung Umat” dalam masa ini, yakni personal dan sosial (KL
karena dalam masa ini umat diajak untuk 110). Secara personal, tobat adalah gerak hati
mempersembahkan diri secara khusus yang semakin membuat relasi dengan Allah
kepada Allah dengan menyadari dekat, semakin menyadari kecenderungan diri
kecenderungan negatif diri sekaligus dan berdamai dengan diri. Sarana untuk
menyadari betapa besar kerahiman dan melatihkannya adalah dalam hal nyata
keterbukaan Allah untuk menerima segala (lahiriah), seperti puasa-pantang, doa. Namun,
niat dan usaha baik kita. Maka diharapkan tobat yang sejati tidak cukup hanya sebatas
dalam masa ini, umat semakin dapat pada hal lahiriah ini, yang lebih penting
memetakan kecenderungan dalam diri, kemudian adalah hal lahiriah ini dapat juga
berdiskresi, serta berkomunikasi dengan mendorong orang pada sebuah perubahan
Allah secara intens. sikap dan tindakan dengan semakin peduli,
semakin berarti bagi orang lain dan lingkungan.
Hari ini Injil mengisahkan tentang Yesus Maka di sini, tobat memiliki dampak yang lebih
luas yakni sosial. Perbaikan relasi dengan
yang dicobai di padang gurun saat Ia sesama dan lingkungan adalah arah kedua
pertobatan yang perlu dilatihkan selama masa
sedang berpuasa. Godaan itu menyangkut prapaskah ini.
Selamat menjalani “retret agung umat.”
mencari kenikmatan dengan cara yang
Salam.
tidak benar, popularitas semu, dan

berkompromi dengan kejahatan. Godaan

seperti itu juga sangat mungkin kita alami.

Namun, Yesus tahu ciri godaan yang ingin

menawarkan hal-hal semu dan

menjauhkan diri dari Tuhan dan sesama.

Maka Ia pun tegas sejak semula dan berani

memilih mana yang lebih sesuai dengan

kehendak Allah, dengan terus

berkomunikasi dengan BapaNya.

KATAKESE MASA
PRAPASKAH

APA SEMANGAT DASAR YANG DIHARAPKAN

SELAMA MASA PRAPASKAH?

Semangat dasar yang ingin ditumbuhkan dalam masa ini adalah pertobatan, yakni kerinduan untuk
membenahi, menguduskan dan menyelaraskan diri kita dengan kehendak Allah. Semangat
pembaharuan dan pembenahan diri inilah yang menjadi arah dari masa ini. “Prapaskah dimaksudkan
agar semua orang secara mantap memperbaharui diri dan diperbaharui sesuai dengan citra Allah
yang telah bangkit.” (rumusan Misale Romanum)

Bapa Suci Paus Fransiskus dalam pesan prapaskah 2022 menyampaikan, “Prapaskah mengundang
kita untuk bertobat, kepada perubahan pola pikir, sehingga kebenaran dan keindahan hidup dapat
ditemukan bukan pada memiliki tetapi dalam memberi, bukan pada mengumpulkan tetapi berbagi
kebaikan.” Selanjutnya, beliau menegaskan bahwa dalam masa ini, kita diundang untuk menjadi
“rekan kerja Tuhan” dalam tindakan berbagi kebaikan.

Di akhir pesannya, beliau menyampaikan untuk tidak Lelah dalam berbuat baik. Dasarnya adalah
kebaikan Allah pada kita. “Tanah disiapkan dengna puasa, disiram dengan doa, dan diperkaya
dengan tindakan nyata peduli, amal kasih.”

Apa Ciri Pokok dari Masa Prapaskah ini?

Menurut Konstitusi tentang Liturgi Kudus Konsili Vatikan II (KL 109), ada dua ciri khas
Masa Prapaskah yang patut diberi penekanan yang lebih besar dalam liturgi dan dalam
katekese liturgi:

1. Mengenang atau mempersiapkan 2. Membina tobat
pembaptisan, Tobat memiliki dua lapisan: personal dan sosial
Semangat baptis harus menjiwai setiap (KL 110). Tobat adalah sikap hati (rohaniah)
orang Kristiani yakni pembaruan diri terus- yang perlu mendapatkan perwujudannya dalam
menerus dan senantiasa terbuka terhadap hal nyata (lahiriah), seperti puasa-pantang,
sapaan Allah. Bagi para katekumen, masa doa, amal kasih. Tobat yang sejati tidak cukup
ini juga menjadi persiapan intensif untuk hanya sebatas pada hal lahiriah ini, yang lebih
menerima sakramen inisiasi. Bagi yang penting kemudian adalah hal lahiriah ini dapat
sudah dibaptis, masa ini menjadi mendoroang orang pada sebuah perubahan
kesempatan untuk mensyukuri rahmat sikap dan Tindakan dengan semakin peduli,
dengan perbaikan diri. semakin berarti bagi orang lain dan
lingkungan.

KATAKESE MASA
PRAPASKAH

BAGAIMANA PELAKSANAAN PANTANG DAN PUASA
SECARA YURIDIS?

Menurut Kitab Hukum Kanonik 1249 – Semua orang beriman kristiani wajib menurut cara
masing-masing melakukan tobat demi hukum ilahi; tetapi agar mereka semua bersatu dalam
suatu pelaksanaan tobat bersama, ditentukan hari-hari tobat, dimana umat beriman kristiani
secara khusus meluangkan waktu untuk doa, menjalankan karya kesalehan dan amal-kasih,
menyangkal diri sendiri dengan melaksanakan kewajiban-kewajibannya secara lebih setia dan
terutama dengan berpuasa dan berpantang. Ketentuan dari Konferensi para Uskup di
Indonesia menetapkan selanjutnya :

Soal kapannya? Soal Siapa yang Terikat?

Hari Puasa dilangsungkan pada hari Rabu Yang wajib berpuasa ialah semua orang
Abu dan Jumat Agung. Hari Pantang Katolik yang berusia 18 tahun sampai
dilangsungkan pada hari Rabu Abu dan awal tahun ke-60. Yang wajib
tujuh Jumat selama Masa Prapaskah sampai berpantang ialah semua orang Katolik
dengan Jumat Agung. Bila mau melakukan yang berusia genap 14 tahun ke atas.
di luar hari itu, hal tersebut sah.



Soal pemahaman?

Puasa (dalam arti yuridis) berarti makan
kenyang hanya sekali sehari. Pantang (dalam
arti yuridis) berarti memilih pantang daging,
atau ikan atau garam, atau jajan atau rokok.
Bila dikehendaki masih bisa menambah sendiri
puasa dan pantang secara pribadi, tanpa
dibebani dengan dosa bila melanggarnya.

Peraturan Gererja tentang Pantang dan Puasa adalah hal minimal. Setiap umat boleh
melakukan lebih dari yang minimal sebagai ungkapan tobat dengan memperhatikan diri dan
orang lain. Pantang dan Puasa adalah latihan mendisiplinkan diri. Konstitusi Apostolis
Paenitemini yang dikeluarkan oleh Paus Paulus VI (17 Februari 1966) menegaskan bahwa
tujuan ulah tapa kita ialah cinta kepada dan penyerahan diri pada Allah.

KATAKESE MASA
PRAPASKAH

BAGAIMANA PELAKSANAAN PANTANG DAN PUASA

SECARA YURIDIS?

Maka berpantang dan berpuasa bukannya untuk kemegahan dan kegagahan diri. Yang diarah
dari ini adalah sebuah pengenalan diri yang lebih utuh dan kemudian ada pembaruan batin
tentang cara merasa, menilai dan mewujudkan diri. Dengan pengenalan diri itu kemudian
orang dapat diajak kedalam upaya karya kesalehan dan amal kasih (KHK 1249). Antara
pantang-puasa tidak bisa dipisahkan dari gerak keluar yaitu karya amal kasih dan
kesalehan: Ikut serta dalam Jalan Salib, ambil bagian dalam Misa, adorasi di hadapan
Sakramen Mahakudus, meluangkan waktu untuk berdoa secara prbadi, membaca bacaan-
bacaan rohani, menerima Sakramen Tobat dengan baik dan memperoleh absolusi, membuat
Gerakan nyata yang membawa perubahan pada lingkungan hidup dan kepedulian pada sesama
adalah bentuk lain yang harus seiring sejalan. Meskipun praktik perayaan dapat berubah
dan berkembang dari jaman ke jaman, namun fokus Masa Prapaskah tetap sama: yaitu
menyesali dosa, memperbaharui iman, serta mempersiapkan diri menyambut perayaan
sukacita misteri keselamatan kita.

Banyak sekali sesungguhnya yang dapat kita lakukan, jika kita sungguh ingin bertumbuh di
dalam iman. Namun seungguhnya, mulailah saja dengan langkah kecil dan sederhana. St.
Theresia dari Liseux pernah mengatakan tipsnya, yaitu, “Lakukanlah perbuatan-perbuatan
yang kecil dan sederhana, namun dengan kasih yang besar.”

PENGUMUMAN

PENGUMUMAN PERKAWINAN

PERTAMA:
1.Vinsensius Terrer Sauliam Budianto, Paroki Katedral-Wilayah St. Antonius
Padua, Lingkungan St. Bernadinus dari Sienna & Noval Rianti Salim,
Pontianak.

KETIGA:
1.Albertus Willy Tjhai, Paroki Katedral-Wilayah St. Fransiskus Xaverius,
Lingkungan St. Aloysius Gonzaga & Marleen Rosianti Sumali, Paroki Kristus
Salvator, Jakarta Barat.

JADWAL RUTIN

BERKAT IBU HAMIL: MINGGU KE-1, Pk 09.00
BERKAT ULANG TAHUN PERKAWINAN: MINGGU TERAKHIR, Pk 09.00

INFO GEREJA

INFO GEREJA

INFO MISA

KOLEKTE

Umat diperkenankan memberikan kolekte
melalui transfer atau scan QR code berikut:

Kolekte I:
BCA 391 300 1245
Gereja Katolik Katedral

Kolekte II:
CIMB 7061 9399 7300
Gereja Katolik Katedral Jakarta

SEKRETARIAT

PELAYANAN SEKRETARIAT PAROKI (UPDATE 15 JAN 2022)

Senin - Sabtu: 08.00 - 20.00, RABU libur
Minggu: 08.00 - 15.00

Pelayanan tatap muka terbatas dan mengikuti protokol.
Nomor telepon: 021-3457746 dan 3519186
WA: 0812-1383-1415
E-mail: [email protected]

Permohonan UJUD MISA dapat diajukan melalui Sekretariat
Paroki paling lambat 1 (satu) minggu sebelumnya.

MEDIA KOMUNIKASI PAROKI

FOLLOW & SUBSCRIBE:
@katedraljakarta

(instagram.com/katedraljakarta)

Katedral Jakarta
(facebook.com/katedraljakarta)

Komsos Katedral Jakarta
(youtube.com/komsoskatedraljakarta)

@katedraljakarta

www.katedraljakarta.or.id

Kami mengajak Lingkungan/Seksi/Kategorial untuk berbagi cerita dan foto kegiatan lewat
e-mail: [email protected]
Sertakan dengan keterangan tentang kegiatan (tempat, waktu, dll).
Foto yang memenuhi syarat dapat ditampilkan di FB, Instagram atau warta mingguan (bukan
foto selfie, tidak buram & terlihat jelas jenis kegiatannya).


Click to View FlipBook Version