GEREJA ST. PERAWAN MARIA DIANGKAT KE SURGAPAROKI KATEDRAL JAKARTAWARTA MINGGUANHARI MINGGU PRAPASKAH IV - TAHUN A15 MARET 2026#305MAR 2026Jl. Katedral No. 7B, Jakarta 10710T. (021) 3457746 - 3519186, WA: 0812 1383 1415e-mail: sekretariat@katedraljakarta.or.idwww.katedraljakarta.or.idFacebook/Instagram: katedraljakartaoleh Rm. Yohanes Deodatus, SJ“MEMANDANG SEPERTI ALLAH MEMANDANG”Saudari-saudaraku terkasih, kata BUTA dalambahasa itu tidak hanya merujuk padaketidakmampuan melihat secara fisik, tetapijuga seringkali digunakan untuk menyatakansuatu kiasan, misalnya cinta buta, membabibuta, cemburu buta. Dalam penggunaan kiasanitu, seseorang secara fisik bisa melihat - tidakbuta, tapi ada bagian dari hidupnya; entah caraberpikir, cara merasa yang dinilai tidak berfungsisebagaimana mestinya.Hal yang sama juga berlaku dalam hidup rohaniatau iman kita. Yesus Kristus secara fisikmemang tidak nampak, tapi kehadirannya bisakita rasakan, bisa kita alami dalam hidup kita,Namun demikian karena kebutaan rohani, orangyang jelas-jelas mengalami Tuhan Yesus, bisatidak menyadari keberadaan-Nya. Ada orangyang menerima banyak anugrah dan berkatTuhan, namun tidak melihat itu, tidak merasakankehadiran Yesus.Ada seorang opa yang terbaring sakit, ketika sayakunjungi dia curhat betapa dia begitu marah. Diacerita semasa hidupnya dia sudah bekerja kerasuntuk keluarganya, berjuang untuk orang lain,kok sekarang saya sakit. Betapa Tuhan tidak adilbaginya. Lalu saya tanya;“Opa, apakah anak-anak ada yang hidupnyasusah?” Tidak ada, semua anak-anak kerja,hidupnya baik. Jawab Opa itu terbata-batakarena stroke yang ia alami.“Apakah anak-anak, cucu-cucu menelantarkanopa?” Nggak… mereka datang seminggu sekalinengok bergantian.“Apakah opa pernah ditengok teman, sahabat,atau saudara lain?” Ada tapi saya bilang nggakmau ditengok, malu sakit.“Lalu apakah yang selama hidup ini Opausahakan itu, menurut opa berhasil atau gagal?”Opa itu hanya bisa diam dan menangis.Saudari-saudaraku terkasih, hal yang sama jugakita bisa pelajari dari orang-orang Yahudi, danlebih-lebih Orang Farisi: Ada orang yang butasejak lahir. Muncul pertanyaan dari para muriddengan latar belakang pemikiran teologisdemikian: Orang yang hidupnya celaka; sakit,miskin, dan segala penderitaan yang dialamimanusia itu berasal dari Allah yang marahakibat dosa atau ketidaksetiaan yang seseoranglakukan. La sekarang kalo sejak lahir buta;apakah bayi itu yang berdosa atau orang tuanyaberdosa sehingga punya anak buta.Inilah kebutaan yang dimaksud dalam Injil;suatu cara pandang, pemikiran, cara merasayang tidak sesuai dengan cara Yesusmemandang, cara Yesus merasa, dan cara Yesusbertindak.Orang Farisi lebih jauh lagi; tidak mensyukuridan memuji Allah karena orang buta sejak lahiryang datang padanya bisa sembuh, tapi justrumempersoalkan Yesus yang menyembuhkan sibuta itu pada hari sabat. Orang lain sudahberkomentar,“Nggak mungkin orang berdosabisa membuat mukjizat macam itu. Itu pastiutusan Allah” tapi Orang Farisi tetap memilihbuta terhadap kenyataan itu.Kita seringkali jatuh dalam pemikiran initerutama dalam saat-saat berat hidup kita,“Tuhan apa salahku sehingga aku menderitabegini?”,“Tuhan apakah aku tidak kau ampuni?”Padahal belum tentu semua soal itu, bisa jadipenderitaan itu ada karena kelemahan kita ataukarena kejahatan manusia lain. Penderitaan sulitmencari kerja misalnya, bisa jadi karena kitakurang berusaha, tapi bisa jadi bukan karenakita kurang berusaha atau tidak punya skill, tapikarena sempitnya lapangan pekerjaan akibatkebijakan orang lain yang berdampak bagi kita.Bencana-bencana yang terjadi akhir-akhir tidaklagi disebut bencana alam, tetapi bencanaekologis; suatu bencana yang terjadi karenamanusia semena-mena terhadap alam, danseluruh manusia lain kena akibatnya. Banyakorang merusak alam, kita yang tidak merusakalam pun kena getahnya.
Dengan demikian, bagi Yesus segala celaka yang dialami bukan melulu soal orang punyadosa atau kesalahan sehingga dihukum, tetapi melalui penderitaan atau keadaan itulahkemuliaan Allah dinyatakan.“Kita semua orang berdosa yang hidup dalam gelap, namun diubah oleh Yesus melaluipembaptisan menjadi anak terang. Maka mari kita hidup sebagai anak-anak terang”Begitulah Paulus mengingatkan umat di Efesus dan mengingatkan kita hari ini. Mari terusbelajar menjadi anak-anak terang agar Kristus bercahaya melalui hidup kita.Tak perlu merasa rendah diri apalagi putus asa. Allah itu punya cara pandang sendiri yangpenuh belas kasih dan pengampunan yang kerap kali sulit dipahami manusia, namun kitadipanggil untuk bertobat: terus berusaha menyesuaikan pikiran kita dengan pikiran Yesus,perasaan kita seperti perasaan Yesus, dan hidup kita seperti hidup Yesus.Ketika memilih calon raja pengganti Saul, Samuel diutus kepada Isai yang punya banyakanak. Samuel dengan cara pikirnya – cara pandangnya yakin bahwa salah satu anak yangnamanya Eliab yang badannya gagah, kuat, berwibawa inilah yang akan jadi raja. Tapi Allahmengatakan… bukan! Bukan itu raja yang kupilih, tapi Daud; badannya kecil, masihkekanak-kanakan bermain dengan kambing domba peliharaannya. Samuel bingung… Inicalonnya? Allah berkata“Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya.Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata,tetapi TUHAN melihat hati.”Tuhan bukan lihat kesuksesan, kehebatan, prestasi, dan pandangan orang terhadap kita,tetapi Tuhan memandang ketulusan hati kita.Semoga cara kita memandang semakin serupa dengan cara Yesus memandang.Amin.WARTA PAROKIPilihannya lalu apakah saya akan terus menyalahkan Tuhan dan menyalahkan keadaan,atau saya mau menjadi orang yang dalam penderitaan itu bertahan dan berjuang karenamelihat Yesus di dalamnya - Yesus yang juga menderita bersama kita dan kita bangkitbersama Kristus pula.
ARAH DASAR TAHUN 2026KEUSKUPAN AGUNG JAKARTA
Ketentuan:Gerbang depan gereja akan ditutup 10 menitsetelah misa dimulai.Misa online disiarkan di Youtube Komsos Katedral Jakarta.Semua misa dilaksanakan dalam Bahasa Indonesia.Jam misa terbaru, per 1 Maret 2025.PAROKI KATEDRAL JAKARTA JADWAL MISAMISA MINGGUANSABTU16.0018.30OFFLINEOFFLINE06.0008.3011.0016.3019.00OFFLINEOFFLINE | ONLINEOFFLINEOFFLINE | ONLINEOFFLINEMINGGU06.00 | 12.00 | 18.00JUMAT PERTAMAMISA HARIANSENIN-JUMATOFFLINEOFFLINE | ONLINESABTU06.00 OFFLINE06.0018.00
KOMUNITAS KERAHIIMAN ILAHIKATEDRAL JAKARTAMENGUNDANGGEDUNG GRHA LT. 3RUANG PAULUS089518605510 STELLA
PENGUMUMANBagi Umat yang mengetahui adanya Halangan Nikah Wajibmemberitahukan kepada Pastor parokiP ERKAWI N A NP E N GU M U M A N KE T IGASTEVANUS ANDRES SIDUNATA: Wilayah St. Yakobus Zebedeus,Lingkungan St. Thomas, Paroki Katedral, Gereja St. PerawanMaria Diangkat ke Surga Jakarta dan LAURA LAURENSIADEVICA NATALIA, Gereja St. Yohanes Bosco - Danau Sunter.
MISA ANAK-ANAKSETIAP BULAN GANJIL DI MINGGU TERAKHIRPUKUL 11.00 WIBMISA PEMBERKATAN IBU HAMILDAN MENDAMBA ANAK:SETIAP MINGGU PERTAMA,PUKUL 08.30 WIBMISA PEMBERKATANHARI ULANG TAHUN PERKAWINAN:SETIAP MINGGU TERAKHIR,PUKUL 08.30 WIBMISA PEMBERKATANHARI ULANG TAHUN LANSIA:SETIAP SABTU TERAKHIR,PUKUL 16.00 WIBPEMBAPTISAN BAYI:SETIAP BULAN GENAPDI HARI MINGGU PERTAMA,PUKUL 13.00 WIBPENGUMUMANJADWAL RUT I N
BINA IMAN ANAK (BIA) INDRIA, USIA 4-5 TAHUN: SETIAP MINGGU, PUKUL11.00-12.00 WIB DI RUANG YAKOBUS& YOHANES GRHA LANTAI 3 (KECUALIMINGGU PERTAMA DALAM BULAN:LIBUR).BINA IMAN ANAK (BIA) PRATAMA, USIA6-7 TAHUN: SETIAP MINGGU, PUKUL11.00-12.00 WIB DI RUANG FILIPUS&BARTOLOMEUS GRHA LANTAI 3(KECUALI MINGGU PERTAMA DALAMBULAN: LIBUR).BINA IMAN ANAK (BIA) MADYA, USIA8-9 TAHUN: SETIAP MINGGU, PUKUL11.00-12.00 WIB DI RUANG PAULUSGRHA LANTAI 3 (KECUALI MINGGUPERTAMA DALAM BULAN: LIBUR).JADWAL RUT I NPENGUMUMAN
LEGIO MARIA PRESIDIUM REGINA ANGELORUM:SETIAP SABTU, PUKUL 15.00-17.00 WIBDI RUANG ST.YOHANES GRHA LT.3LEGIO MARIA PRESIDIUM RATU SURGA:SETIAP SELASA, PUKUL 15.30-17.30 WIBDI RUANG ST. ANDREAS GRHA LT.3LEGIO MARIA PRESIDIUM RATU PECINTADAMAI:SETIAP KAMIS, PUKUL 13.00-15.00 WIBDI RUANG PAULUS GRHA LT.3LEGIO MARIA PRESIDIUM RATU ROSARI:SETIAP KAMIS, PUKUL 19.00-21.00 WIBDI RUANG PAULUS GRHA LT.3LEGIO MARIA PRESIDIUM PINTU SURGA:SETIAP RABU, PUKUL 15.00-17.00 WIBDI RUANG PAULUS GRHA LT.3DOA KOMUNITAS KERAHIMAN ILAHI (KKI):SETIAP JUMAT PUKUL 17.00-18.00 WIBDI RUANG PAULUS GRHA LT.3PENGUMUMANJADWAL RUT I N
PENGUMUMANBINA IMAN REMAJA (BIR), USIA 10-16TAHUN: SETIAP SABTU; MINGGU KE 2&4,PUKUL 13.00-14.30 WIB.PDKK KATEDRAL : SETIAP RABU, PUKUL19.00 - 21.00 DI RUANG BARNABASLANTAI 3 GRHAJADWAL RUT I N
INFO GEREJA
KOLEKTE I:BCA 391 300 1245Gereja KatolikKatedralKOLEKTE II:CIMB 7061 9399 7300Gereja KatolikKatedral JakartaKOLEKTEUmat dipersilakan untuk memberikan kolektemelalui transfer atau scan QR code berikut:
FOLLOW & SUBSCRIBE:@katedraljakarta(instagram.com/katedraljakarta)Katedral Jakarta(facebook.com/katedraljakarta)Komsos Katedral Jakarta(youtube.com/komsoskatedraljakarta)@katedraljakartawww.katedraljakarta.or.idPELAYANAN SEKRETARIAT PAROKISenin-Sabtu : 08.00-20.00 WIBRabu : lIBUR (TUTUP)Minggu : 08.00-15.00 WIBNomor telepon : 021-3457746 dan 3519186WA : 0812-1383-1415Email : [email protected] EDIA KO M U N IKAS I PAROKIKami mengajak Lingkungan/Seksi/Kategorial untuk berbagi cerita dan foto kegiatan melaluiemail: [email protected] dengan keterangan tentang detail kegiatan (tempat, waktu, dll.)Foto yang memenuhi syarat dapat ditampilkan di FB, Instagram atau Warta Parokimingguan (bukan foto selfie, tidak buram & terlihat jelas jenis kegiatannya)Permohonan UJUD/INTENSI MISA KUDUS dapat diajukan melaluiSekretariat Paroki paling lambat 1 (satu) minggu sebelumnyaatau dengan mengakses https://bit.ly/IntensiMisaKatedral.UJUD/INTENSI MISA KUDUS